Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 8748

Lingga, Anambas, Karimun, Tanjungpinang, dan Natuna Zero Covid-19

0
Pelaksanaan vaksinasi di Tanjungpinang belum lama ini. F. Peri Irawan

batampos.co.id-Pandemi Covid-19 di Provinsi Kepri terus terkendali. Meskipun demikian, masyarakat tetap diharapkan untuk patuh pada protokol kesehatan.

“Dalam pekan ini, Kabupaten Lingga, Anambas, Karimun dan Natuna dikonfirmasi nol kasus baru yang ditemukan,” ujar Tjetjep Yudiana, Selasa (23/11). Untuk Tanjungpinang juga sudah nol kasus covid.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, Lingga ditetapkan senagai zona hijau setelah empat pekan nol kasus aktif Covid-19. Kemudian, Anambas sekitar dua minggu lalu nol kasus aktif. Namun dua hari lalu ada warga yang meninggal dunia, dan dinyatakan positif Covid-19 setelah dites usap dengan metode PCR. Kemudian menyusul Kabupaten Karimun.

BACA JUGA: Karimun Menuju Bebas Pandemi Covid-19, Vaksinasi Terus Dikejar

“Baru-baru ini Natuna nol kasus aktif setelah sembuh seorang pasien Covid-19. Jumlah kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan drastis sejak Agustus 2021 sampai sekarang,” jelasnya.

Menurutnya, per 22 November 2021 lalu, total jumlah kasus aktif di Kepri tinggal 5 orang, yang tersebar di Batam 2 orang, Tanjungpinang 2 orang, dan Bintan satu orang. Ia berharap, daerah-daerah lain menyusul segera nol kasus. Bagi daerah yang zero kasus, untuk Ditetapkan sebagai zona hijau, harus menunggu empat pekan. Jika tidak ada kasus baru, bisa ditetapkan zona hijau.

“Kita minta masyarakat untuk tetap waspada, dan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas diluar rumah,” tutup Tjetep Yudiana.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Moch Bisri mengatakan, untuk terus memperkuat ketahanan kelompok, pihaknya meminta empat daerah di Provinsi Kepri untuk menggesa vaksinasi terhadap warga lanjut usia (lansia). Menurutnya, itu menjadi salah satu pekerjaan rumah bersama.

“Pekerjaan rumah saat ini ialah cakupan vaksinasi lansia masih rendah atau di bawah 60 persen. Dari total tujuh kabupaten/kota, baru tiga daerah capaian vaksinasi lansianya melebihi 60 persen, yaitu Tanjungpinang, Batam dan Lingga,” ujar Moch Bisri, Selasa (23/11).

BACA LAGI: Kasus Covid Sudah Nihil, Warga Kundur Tetap Diminta Jangan Abai Prokes

Menyikapi kondisi tersebut, pihaknya meminta empat daerah (Anambas, Natuna, Bintan, dan Karimun) harus kerja keras untuk vaksinasi lansia, karena ini turut mempengaruhi levelisasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Kepri. Pihaknya turut mengimbau supaya warga lansia yang belum divaksin segera ikut vaksinasi demi menyelamatkan diri dan orang lain dari paparan

“Secara keseluhan untuk capaian vaksinasi sudah di angka 90 persen lebih. Kepri masuk empat besar provinsi dengan cakupan vaksinasi tertinggi di Indonesia,” jelasnya.

Seperti diketahui, total pasien Covid-19 di Kepri sejak pandemi sampai sekarang mencapai 53.869 orang, tersebar di Batam 25.921 orang, Tanjungpinang 10.228 orang, Bintan 5.583 orang, Karimun 5.486 orang, Anambas 1.846 orang, Lingga 2.310 orang, dan Natuna 2.495 orang.

Kemudian, jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 sejak pandemi mencapai 52.106 orang, tersebar di Batam 25.078 orang, Tanjungpinang 9.824 orang, Bintan 5.402 orang, Karimun 5.325 orang, Anambas 1.798 orang, Lingga 2.225 orang, dan Natuna 2.453 orang.

Adapun total jumlah pasien yang meninggal dunia sejak pandemi Covid-19 sebanyak 1.758 orang, tersebar di Batam 841 orang, Tanjungpinang 402 orang, Bintan 180 orang, Karimun 161 orang, Anambas 47 orang, Lingga 85 orang, dan Natuna 42 orang.(*)

Reporter: Jailani

Pembangunan di Natuna Akan Dikeroyok Dana APBN dan APBD Kepri

0
Foto bersama mendagri, gubkepri, bupati natuna dan pejabat lainnya

batampos.co.id- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan pembangunan sarana dan infrastruktur di Natuna akan dipercepat, melalui dana APBN dan dukungan dari APBD Provinsi Kepri. Natuna merupakan wilayah perbatasan yang bersentuhan langsung dengan sejumlah negara tetangga, harus diperkuat, baik dari segi pertahanan, infrastruktur dan perekonomian.

BACA JUGA: Gubernur Minta Pengusaha Tidak Buru-Buru Reklamasi

“Kita sadari pembangunan Natuna butuh dukungan maksimal dari pemerintah pusat melalui APBN dan APBD Provinsi Kepri. Alokasi Rp 1 Triliun masih tidak cukup untuk percepatan pembangunan. Sebab dari dana Rp 1 Triliun itu, banyak dipergunakan untuk belanja rutin, jadi anggaran pembangunan untuk pembangunan harus dikeroyok dari APBN dan APBD Provinsi Kepri,”terang Mendangri dalam jumpa persnya di Kantor Bupati Natuna, Selasa (23/11/2021).

Khusus di Natuna terang Mendagri, ada permasalah klaim dari Vietnam tentang wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) mereka yang masuk wilayah Natuna.

Selain itu, tambah Mendagri ada juga klaim dari Tiongkok tentang nine dash line (sembilan garis putus-putus) sebagai tradisional fishing gron mereka, sehingga ada kapal-kapal nelayan mereka masuk ke wilayah Indonesia.

“Kita perlu memperkuat batas wilayah dan kedaulatan kita, dengan memperkuat kehadiran militer dan instrumen non militer, seperti perluasan wilayah tradisional, kekuatan ekonomi dan lain-lain,” Tegas Mendagri.

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan bahwa PLBN di Kecamatan Serasan akan segera beroperasi dan dioperasikan oleh BNPP untuk menunjang peningkatan sektor ekonomi masyarakat.

“PLBN di Serasan saat ini sudah rampung 90 persen, nanti tugas BNPP untuk mengoperasikanya melalui koordinasi kepada banyak stakeholder,” Pungkas Mendagri. (*)

Reporter: Sholeh

Kadisnaker Benarkan Laka Kerja di PT. Paxocean, 2 Pekerja Tewas

0
Kadisnaker Kota Batam, Rudi Syakyakirti. Foto: INT

batampos.co.id- Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batam Rudi Sakyakirti menyayangkan kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Paxocean Tanjunguncang, Senin (22/11). Dimana crane yang pekerja gunakan patah sehingga menyebabkan dua orang pekerja meninggal dunia serta dua orang lainnya luka-luka. “Benar dan kita sangat kita sayangkan kecelakaan kerja ini. Apalagi dalam kejadian ini terdapat beberapa korban jiwa,” ungkap Rudi, Selasa (23/11).

Kadisnaker juga mempertanyakan keselamatan kerja di sana. Sebab, sesuai Undang-Undang Nomor 1/1970 dan No. 23/1992 sudah mengatur mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja. “Ya kita pertanyakan seperti apa pelaksanaan K3 disana. Apakah dijalankan atau tidak,” tegas Rudi.

Ia menyebutkan, pengawasan tenaga kerja ini sebenarnya menjadi wewenang dari UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri. Disnaker Kota tidak memiliki wewenang mengenai pengawasan itu.

BACA JUGA: Beredar Informasi, 2 Tewas, 2 Pekerja Luka-Luka Kecelakaan Kerja di Tanjunguncang

“Kalau ada unsur kelalaian atau tidak berjalannya K3 itu wewenang Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Kepri. Bukan ranah di kita,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Pengawas Ketenagakerjaan Kepri Wilayah Kerja Kota Batam, Dr. Sudianto belum bisa dihubungi saat dikonfirmasi terkait kecelakaan kerja di PT. Paxocean Tanjunguncang.

Sebelumnya, berdasarkan data UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Provinsi Kepri, sepanjang tahun 2021 (Januari sampai September) ada sebanyak 3.735 kecelakaan kerja. Dimana 16 orang diantaranya meninggal.

Bila dibandingkan tahun 2020, kecelakaan kerja sedikit lebih rendah yakni, 3.817 kecelakaan kerja dengan korban meninggal dunia sebanyak 13 orang.

Kepala Pengawas Ketenagakerjaan Kepri Wilayah Kerja Kota Batam, Dr. Sudianto menyebutkan, penyumbang angka kecelakaan kerja di Batam masih didominasi kecelakaan kerja di jalan raya. Bahkan angkanya mencapai 50 persen dari jumlah kecelakaan kerja secara keseluruhan.

” “Angka kecelakaan kerja ini kita rekap per enam bulan sekali,” ujarnya.

Selain di jalan raya, angka penyumbang kecelakaan kerja lain disebabkan oleh beberapa faktor seperti kejatuhan material, mesin produksi dan sebagainya.

Kecelakaan Kerja di jalan raya tertinggi sepanjang tahun 2021 terjadi bulan Agustus yakni sebanyak 275 kasus. Selanjutnya pada bulan April 2021 dengan jumlah 267 kasus dan bulan September 2021 yakni 234 kasus.

Sementara itu, angka kecelakaan kerja lain disebabkan oleh kejatuhan material yakni sebanyak 685 kasus, dan mesin produksi 518 kasus. Ada juga disebabkan kejatuhan 295 kasus, lain-lain 259 kasus, alat berat 76 kasus, bahan kimia 53 kasus, penyakit akibat kerja tiga kasus dan bejana bertekanan dua kasus.

“Kalau dilihat dari sektornya, paling dominan itu industri,” ungkap Sudianto. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

 Dies Natalis Ke-3, Politeknik Bintan Cakrawala Berkomitmen Cetak Lulusan Berkualitas di Industri Pariwisata

0
Ketua Yayasan Bintan Cakrawala, Aditya Laksamana, Pjs Direktur PBC, Emilia Ayu Dewi dan GGM PT. BRC, Abdul Wahab foto bersama dengan jajaran manajemen PT. BRC dan tamu undangan usai potong tumpeng dalam memperingati Dies Natalis Ke-3 Politeknik Bintan Cakrawala di kampus PBC, kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi, Selasa (23/11). F.Slamet Nofasusanto

batampos.co.id– Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) memperingati Dies Natalis Ke-3 dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan mulai 23 hingga 27 November 2021 di kampus PBC, kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi.

Peringatan Dies Natalis dibuka doa bersama dan pemotongan tumpeng di Kampus PBC yang berlokasi di kawasan wisata Bintan Resorts Lagoi, Selasa (23/11) pagi.

Dihadiri Ketua Yayasan Bintan Cakrawala, Aditya Laksamana yang juga GM PT. BIIE Lobam, Pjs Direktur PBC, Emilia Ayu Dewi dan GGM PT. BRC, Abdul Wahab.

BACA JUGA: Berharap Lagoi Dibuka Jalur VTL bagi Wisatawan Asing dari Singapura

Pjs Direktur PBC, Emilia Ayu Dewi berkata, Dies Natalis Ke-3 yang mengusung tema strength in unity diharapkan membuat PBC semakin kuat dalam mencetak mahasiswa yang berkualitas.

Katanya, PBC juga akan makin memperkuat kolaborasi dengan dunia industri dan kolaborasi antar program studi. “Kolaborasi dengan institusi lain juga dilakukan. Kita tidak menutup diri bekerjasama, bukan hanya institusi pariwisata, tapi institusi pendidikan di luar pariwisata,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Dewi menyampaikan, di Dies Natalis Ke 3, dua dosen PBC mendapatkan nilai terbaik dalam pelatihan pekerti yang diikuti puluhan dosen se- Indonesia. Dua dosen tersebut adalah Adiguna Tumpuan dan Welly Braham.

“Dari 40 dosen yang mengikuti pelatihan pekerti, dua dosen PBC mendapat hasil yang memuaskan dengan nilai tertinggi,” ujarnya.

Berbagai pencapaian ini, diharapkan membuat PBC terus berkomitmen mencetak lulusan yang terbaik dan berkualitas.

Ketua Yayasan Bintan Resort, Aditya Laksamana mengatakan, pencapaian yang membahagiakan pada Dies Natalis Ke-3 diantaranya dua dosen PBC telah memperoleh nilai terbaik dalam pelatihan pekerti.

Harapannya, PBC dapat terus berinovasi dan menghasilkan lulusan terbaik yang bisa diterima dengan baik di dunia industri pariwisata.

Ketua Panitia Dies Natalis Ke-3, Yayan Mardianah dalam laporannya menyampaikan, rangkaian kegiatan Dies Naralis Ke-3, dimulai kompetisi karaoke pada 23 November 2021 yang diikuti dosen dan mahasiswa, lalu 24 November 2021 diselenggarakan outbound dugong game untuk membangun kebersamaan.

Pada 25 November 2021, dilaksanakan webinar dengan tajuk tantangan wisata di Kepri yang diisi narasumber dari Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar.

Dalam Dies Natalis Ke-3, juga diselenggarakan diantaranya kompetisi publik speaking english yang diikuti 66 peserta dari puluhan sekolah yang ada di Kabupaten Bintan.

Di ujung kegiatan, diantaranya ada pentas seni, workshop, dan lomba fotografi dengan tema Lagoi sebagai gerbang pariwisata Indonesia.

Dia memastikan, berbagai kegiatan Dies Natalis Ke-3 yang dilaksanakan berlangsung dengan protokol kesehatan ketat dalam mencegah covid-19. (*)

Reporter: Slamet

PT Timah Tbk Bantu Renovasi Rumah Tahfiz An-Nur Desa Sungai Ungar, Kundur

0
karyawan PT timah menyerahkan bantuan untuk renovasi rumah tahfidz An Nur desa Sungai Ungar Kecamatan Kundur

batampos.co.id– PT Timah Tbk membantu perbaikan rumah tahfiz An-Nur desa Sungai Ungar Kecamatan Kundur. Bantuan ini untuk perbaikan, mengingat rumah Tahfiz An- Nur kondisinya sangat memprihatinkan. Terlihat bangunan rumah semi permanen yang ditempati untuk mengaji puluhan anak-anak kurang memadai.

BACA JUGA: PT Timah Bantu Pembangunan Musala Pantai Ketam, Desa Pongkar

Pengurus rumah Tahfid An-Nur Ustaz Nur Hanafi mengakui beberapa bagian bangunan rumah Tahfiz sudah mengalami kerusakan sehingga mendesak dilakukan renovasi. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sebanyak 30 santri terpaksa menumpang belajar di rumah warga.

“Terimakasih PT Timah atas perhatian dan bantuan semoga dapat membuat santri lebih aman, nyaman serta fokus belajar,”ujar Hanafi.

Ditambahkan jika bantuan PT Timah Tbk digunakan untuk perbaikan atap, lantai dan lainnya sehingga bisa dimanfaatkan kembali untuk para santri belajar dengan aman dan nyaman.

Ucapan yang sama juga disampaikan Muhtar juga mengapresiasi bantuan PT Timah Tbk yang telah membantu dan mendukung kegiatan pembelajaran dan meningkatkan kenyamanan para santri dalam menghafal Alquran. (*)

Reporter: Imam Sukarno

1 PMI Positif Covid-19 Meninggal di Batam

0
Kelapa Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi
(foto sebelum pandemi covid). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos.co.id- Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mengumumkan satu pasien positif Covid-19 di Batam meninggal dunia pada, Selasa (23/11).

Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Batam Didi Kusmarjadi mengatakan pasien dengan no kasus konfirmasi 25.834 itu merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia.

“Ya, di Batam korban sudah menjalani isolasi dan karantina selama 14 hari,” ujar Didi, Selasa (23/11).

BACA JUGA: Sat Polairud Polresta Barelang Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal di Perairan Belakang Padang

Menurutnya, dari hasil dua kali swab yang dilakukan, baik setelah tiba di Batam dan selesai menjalani karantina, korban dinyatakan negatif. Namun setelah karantina, yang bersangkutan sakit dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah di bawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, beliau kembali di swab dan hasilnya menunjukan positif Covid-19.

“Meninggalnya di rumah sakit. Korban juga memiliki penyakit bawaan (komorbid) diabetes dan darah tinggi,” tambah Didi.

Ditambahnya, selama di Batam korban tinggal bersama keluarganya di Kampung Pelita Lubukbaja. “Kepada kelurga tetap kita lakukan tracing,” jelasnya.

Selain pasien meninggal, Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam juga mencatat tambahan satu orang positif Covid-19. Sehingganya secara keseluruhan pasien positif berjumlah 25.836 orang. Sementara pasien meninggal secara keseluruhan berjumlah 842 orang.

“Sepanjang 24 jam terkahir tercatat satu pasien baru dan satu pasien meninggal,” jelas Didi.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam sampai Selasa (23/11), angka kasus aktif di Batam saat ini tersisa dua orang. Dimana keduanya dirawat di rumah sakit rujukan. “Ya, sisa dua orang setelah beberapa hari sebelumnya ada tambahan pasien yang sembuh,” ujar Didi.

Selanjutnya, dalam beberapa pekan terkahir, zona hijau atau wilayah yang tidak memiliki kasus Covid-19 di Kota Batam juga kembali bertambah.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, sebanyak 61 kelurahan di Batam zona hijau. Sisanya hanya tiga kelurahan berzona kuning dengan angka kasus aktif masing-masing 1 orang.

Bila dibandingkan sepekan sebelumnya juga terdapat penambahan kelurahan yang zona hijau. “Ya, walaupun melandai, tetap tak boleh lengah, protokol kesehatan dan kebiasaan kehidupan baru wajib dijalankan,” tegas Didi.

Adapun kelurahan yang berzona kuning saat ini ialah Batu Besar, Baloi Indah dan Kampung Pelita. “Untuk Kecamatan, tersisa Lubukbaja dan Nongsa saja berzona kuning,” pungkasnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra



Tak Punya Izin, Aksi Pencari Suaka Kembali Dibubarkan Polisi dan Satpol PP

0
Puluhan pengungsi Afganistan melakukan unjuk rasa di tepi jalan Engku Putri Center depan kantor DPRDBatam, Selasa (23/11). Mereka menuntut proses pemindahan pengungsi Afganistan ke negara tujuan ketiga. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id- Puluhan pencati suaka asal Afganistan kembali melakukan aksi ujuk rasa di Taman Aspirasi, Selasa (23/11). Mereka meminta untuk dipindahkan ke negara penampung. Yakni, Amerika, Canada, Australia, dan New Zealand.

Namun, aksi mereka tak berlangsung lama karena dibubarkan oleh aparat kepolisian dan Satpol PP. Sebab, aksi ujuk rasa yang mereka gelar tidak mempunyai izin dari pihak terkait dan Batam yang masih dalam status pandemi Covid-19.

Salah satu pencari suaka, Hussein Ameni mengatakan, aksi yang mereka lakukan bertujuan untuk meminta pemerintah Indonesia membantu mereka untuk segera dipindahkan ke negara tujuan. Sebab, selama mereka berada di Indonesia, mereka tidak mendapatkan hak-hak mereka sebagai warga negara.

BACA JUGA : 8 Tahun Pengungsi Afganistan di Batam Mencari Suaka

“Karena kami ingin memulai lagi kehidupan kami . Sampai sekarang belum bisa dipenuhi,” ujarnya.Pencari suaka lainnya, Ali mengatakan, dirinya sudah tidak kuat harus tinggal di Batam. Pasalnya Ali mengaku sangat depresi karena belum juga mendapat kepastian akan nasibnya di Kota Batam. Sebab, uang yang diterimanya dari UNHCR tidak cukup untuk menghidupi keluarganya.

“Saya tidak makan, saya hanya minum obat. Itu membuat saya gila,” ujarnya. Ali juga mengatakan, dirinya sering memukul istri dan anaknya karena memiliki penyakit epilepsi dan depresi.

“Saya tetap berharap kamu semua mengerti,” ucapnya.Dalam aksi tersebut sempat terjadi dialog antar petugas Kepolisian dengan para pencari suaka, mengenai aksi yang tidak memiliki izin keramaian dari pihak Kepolisian.

Dialog antara pihak Kepolisian dengan perwakilan para pencari suaka sempat berlangsung alot, dan para pencari suaka kemudian memilih bertahan di depan Taman Aspirasi. Setelah dilakukan dialog yang panjang, akhirnya puluhan pencari suaka itu membubarkan diri sekitar pukul 11.30 WIB. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

 

Beredar Informasi, 2 Tewas, 2 Pekerja Luka-Luka Kecelakaan Kerja di Tanjunguncang

0

batampos.co.id- Sebuah kecelakaan kerja kembali terjadi di Kota Batam. Kali ini, kecelakaan kerja diduga terjadi di salah satu perusahaan galangan kapal di Tanjunguncang. Dalam kecelakaan kerja itu, menyebabkan 2 pekerja meninggal dunia dan 2 pekerja lainnya mengalami luka.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Mochamad Mustofa mengatakan, dirinya baru mendapatkan kabar kecelakaan kerja itu pada Senin (22/11) lalu. Dari informasi yang diterimanya, kecelakaan kerja itu terjadi di salah satu perusahaan di Tanjunguncang.

“Semalam tahu-tahu ada yang WA (WhatsApp) dari entah karyawan atau apa, dia sampaikan telah terjadi kecelakaan kerja di perusahaan itu,” ujar Mustofa, Selasa (23/11).

Ia melanjutkan, kecelakaan kerja itu akibat adanya sebuah crane yang berada di kawasan perusahaan mengalami patah sewaktu mengangkat barang dan menjatuhkan karyawannya. Mengakibatkan 2 pekerja meninggal dan 2 lainnya luka-luka.

“Saya juga masih dalam tanda tanya. Tadi sempat saya konfirmasi ke beberapa kawan di sana. Sepertinya tertutup juga,” katanya.

Sejumlah pekerja perusahaan yang di konfirmasi Mustofa, mereka belum bisa memberikan keterangan lebih jauh karena masih di lapangan dan alasan lainnya. Namun sejumlah pekerja yang dihubungi Mustofa sempat membenarkan jika kecelakaan kerja itu memang benar terjadi.

“Kejadiannya memang ada. Apakah ada memakan korban atau tidak, itu belum konfirmasi (sama orang perusahaan) teleponnya sudah dimatikan,” tuturnya.

Ia menambahkan, kejadian kecelakaan ini sudah dilaporkannya kepada Ketua Komisi IV DPRD Batam. Selanjutnya, Komisi IV akan menindaklanjuti adanya informasi laka kerja di perusahaan itu.

“Komisi IV akan menindaklanjuti dengan turun ke lapangan dan meminta keterangan pihak terkait,” imbuhnya. Saat ini reporter kami masih mengkonfirmasi kejadian ini kepada pihak terkait untuk memastikan kejadian tersebut. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

Roby Tinjau Pelaksanaan Pilkades Serentak, Berharap Kades Jalankan Program

0
Ditemani Kapolres, Bupati Bintan meninjau pelaksanaan Pilkades

batampos.co.id– Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan meninjau langsung pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Bintan usai menggelar agenda zoom meeting bersama Kemendagri guna menyampaikan laporan perkembangan Pilkades di Kabupaten Bintan, Selasa (23/11) pagi.

BACA JUGA: Masa Tenang, Polisi Kawal Penertiban APK Pilkades di Desa Malang Rapat, Bintan

Dalam kunjungannya, Bupati berharap agar para Kades terpilih diharapkan dapat melakukan pembangunan sesuai dengan visi misi serta ikut melakukan program prioritas dalam pemulihan ekonomi di desa.

Pemerintah Kabupaten Bintan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak di dua desa yaitu Desa Malang Rapat dan Desa Dendun serta pemilihan Pilkades PAW yaitu Desa Sebong Lagoi.

“Tentu kita harapkan agar pelaksanaan Pilkades bisa berjalan lancar dan kondusif serta kita minta agar kepala desa terpilih dapat berpartisipasi aktif dan komitmen dalam menjalankan program-program guna membangun desa dan daerah Kabupaten Bintan yang kita cintai,” ujarnya

Kepala Dinas PMD Bintan, Rony Kartika menuturkan, proses pemilihan kepala desa berjalan dengan lancar, tertib dan aman serta kondusif. Pilkades serentak dilaksanakan mulai pukul 08.00 sampai dengan 14.00 WIB pada lokasi TPS masing-masing desa yaitu Desa Malang Rapat ada 5 TPS dengan jumlah 1.973 pemilih terdiri atas laki-laki 1.040 pemilih dan  perempuan 933 pemilih. Lalu, Desa dendun ada 2 TPS dengan jumlah pemilih 746 terdiri atas laki laki 399 pemilih dan perempuan 347 pemilih.

“Untuk Pilkades PAW melalui musyawarah desa di Aula Kantor Desa Sebong Lagoi dengan pemberi suara adalah penerima mandat dari kelembagaan desa, diperkirakan akan ada 50 suara untuk memilih 3 calon kades,” tutupnya. (*)

Reporter: Slamet

Hadir di Batam, Bumame Farmasi Berikan Pelayanan PCR dengan Standar Internasional

0
Layanan Tes Covid-19 secara Drive Thru Bumame Farmasi

batampos.co.id- Bumame Farmasi terus melebarkan lini pelayanannya dengan membuka cabang terbarunya di Batam tepatnya di jalan Ahmad Yani (Cafe Jhon Seven) yang resmi beroperasi, 24 November 2021.

Bumame Farmasi  siap melayani permintaan tes PCR maupun Swab Antigen berstandar internasional bagi seluruh masyarakat Batam, ataupun pelancong yang berkunjung ke Batam dengan jam kerja 08.00 – 19.00 WIB setiap hari.

Direktur Utama Bumame Farmasi, James Wihardja mengatakan, kehadiran Bumame Farmasi di Batam sebagai bentuk komitmen dalam membantu Pemerintah Indonesia menekan penyebaran Covid-19. Disebutkannya, pada tiap cabang dan laboratorium Bumame Farmasi selalu memiliki pelayanan lengkap dan variatif. ”Mulai dari layanan PCR Swab Test, Swab Antigen Regular, Swab Antigen Abbott Panbio dan Swab Antigen Abbott Panbio Nasal hingga Tes Pasca Covid untuk mengetahui kondisi tubuh setelah terpapar virus Covid-19,” ujarnya.

”Sebagai penyedia layanan kesehatan yang saat ini berfokus pada Tes Covid-19, kami ingin memenuhi kebutuhan masyarakat akan Swab Test yang aman, nyaman dengan harga yang terjangkau,” ucap James lagi.

BACA JUGA: BP Batam Siapkan KEK Kesehatan Internasional Sekupang

Di cabang Batam, warga dapat mengakses layanan Tes Covid-19 secara Drive Thru, Walk-in atau menggunakan layanan Home Service yang dapat disesuaikan waktu dan lokasinya sesuai kebutuhan pelanggan.

”Bumame juga memiliki layanan paket Corporate, Wedding, School serta Special Event, yang mana Tim Bumame Farmasi akan datang langsung ke rumah, hotel atau sekolah untuk melakukan Tes Covid-19, dengan hanya melakukan reservasi melalui WhatsApp. Sejak registrasi hingga hasil bisa diakses secara online, sehingga sangat praktis dan meminimalisir kontak langsung dalam masa pandemi seperti saat ini,” ujarnya.

James juga berharap, kehadiran Bumame Farmasi mampu menghidupkan kembali roda perekonomian, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjalani testing untuk memastikan kondisi kesehatan.

Siap Hadapi Mutasi Covid-19
Bumame Farmasi pun ingin memaksimalkan keamanan masyarakat di Batam, terutama dalam menghadapi mutasi-mutasi terbaru virus Covid-19 dan antisipasi potensi gelombang ketiga pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru.

James juga menerangkan bahwa PCR kit yang digunakan oleh Bumame Farmasi mampu mendeteksi Gen RdRP dan N yang ada pada virus SARS-CoV-2, termasuk mutasi varian Mu maupun varian Delta yang memicu gelombang kedua di Indonesia beberapa waktu lalu.

Laboratorium Bersertifikat
General Manager Bumame Farmasi, Iqbal Adhika, Laboratorium Bumame Farmasi telah terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan, sehingga sudah diakui legitimasinya untuk mengeluarkan surat laboratorium hasil PCR Swab Test, Swab Antigen dan Tes Covid-19 lainnya.

Berdasarkan hasil uji konfirmasi laboratorium yang dilakukan Dinas Kesehatan serta Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi DKI Jakarta, hasil laboratorium Bumame Farmasi tervalidasi sangat akurat.

“Bumame Farmasi juga menjamin hasil PCR dapat diterima oleh masyarakat dalam kurun kurang dari 24 jam dan hasil Swab Antigen yang bisa didapatkan dalam waktu 30 menit saja,” ucap Iqbal.

Prosedur yang dihadirkan oleh Bumame Farmasi serba online dan mudah diakses. Layanan ini dihadirkan untuk memberi kemudahan dalam uji kesehatan Tes Covid-19 demi menuju gaya hidup yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat luas.

Selain itu, sistem yang digunakan Bumame Farmasi sudah terintegrasi secara terpadu dan terkoneksi dengan PeduliLindungi, pelanggan hanya cukup mengakses melalui www.bumamefarmasi.com untuk mendapatkan informasi terbaru, layanan dan registrasi Tes Covid-19, semua bisa diakses dengan praktis dan mudah.  Hasil Swab Test pun akan langsung dikirim melalui nomor WhatsApp yang sudah didaftarkan atau bisa diakses kapanpun di dalam website Bumame Farmasi. (*)