Wander Luiz (tengah) saat beraksi melawan PSS Sleman. Luiz memutuskan berpisah dengan Persib Bandung. (Allex Qamarulla/Jawa Pos)
batampos – Persib Bandung memutuskan untuk berpisah dengan penyerang asal Brasil Wander Luiz. Luiz tidak akan menjadi bagian dari tim pada putaran kedua Liga 1.
“PT Persib Bandung Bermartabat dengan ini mengumumkan kerjasama dengan Wander Luiz telah berakhir. Striker berkebangsaan Brasil itu tidak lagi menjadi bagian dari Persib untuk putaran kedua Liga 1 2021-2022 nanti,” demikian pernyataan resmi klub yang dikutip Kamis.
“Kami segenap keluarga besar Persib mengucapkan terima kasih kepada Wander Luiz atas kerjasama dan kontribusinya selama ini. Semoga kesuksesan selalu menyertai Wander di manapun dia berada,” sambung pernyataan resmi klub tersebut.
Salam perpisahan juga disampaikan Luiz kepada Persib Bandung dan pendukungnya melalui unggahan Instagram miliknya @wanderluiiz_ pada Kamis pagi.
Luiz menjelaskan kontraknya di Persib akan habis pada 31 Desember. Dan kedua belah pihak memutuskan untuk berpisah pada bursa transfer Liga 1 kali ini.
Luiz menuliskan, Persib Bandung berhasil memulai musim 2020 dengan sangat baik. Dan dia yakin bisa menjadi juara. Namun, pandemi virus korona menghancurkan mimpi dari Maung Bandung.
Luiz menuliskan bahwa 1,5 tahun tanpa sepak bola adalah hal yang sulit. Dan itu terasa ketika mereka berusaha untuk kembali memulai musim yang baru. Pandemi, lanjut Luiz, menghancurkan ritme dan performa Persib Bandung sebelumnya.
“Saya ingin berterima kasih kepada tim dan manajemen yang memberikan saya kesempatan untuk membela klub hebat ini dan terutama saya ingin berterima kasih kepada Bobotoh untuk dukungan yang luar biasa, kamu akan sangat dirindukan di stadion,” tulis Luiz.
“Kalian semua kelas atas. Saya ingin mendoakan yang terbaik untuk Persib di masa depan dan pasti kita akan bertemu lagi. Sampai jumpa lagi,” sambungnya.
Sejak membela Persib Bandung dari tahun 2020, Luiz tercatat selalu tampil dalam 20 pertandingan Liga 1. Dia berhasil mencetak 10 gol dari total 1.753 menit.
Sebelum membela Persib, Luiz tercatat bermain di klub asal Vietnam Becamex Binh Duong FC. (*)
batampos – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali mengamankan terduga teroris. Dalam operasi di Batam, Kepulauan Riau, 4 orang teduga teroris diamankan.
“Iya benar ada penangkapan di Batam. Saat ini 4 tersangka teroris dibawa ke Polresta Barelang,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat (17/12).
Penangkapan ini sekaligus menambah daftar terduga teroris yang diamankan. Sehari sebelumnya, sudah ada 10 orang yang diciduk terlebih dahulu.
“Total penangkapan tersangka teroris hari Kamis 16 Desember 2021 Sumut 9 orang, Sumsel 1 dan 4 orang di Batam, Kepri,” jelas Ramadhan.
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri melakukan penegakan hukum terhadap terduga teroris. Seluruhnya ada 10 orang diamankan di Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Selatan (Sumsel) pada Kamis (16/12).
“Total penangkapan di Sumut sembilan orang,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat (17/12).
Ramadhan menjelaskan, 7 terduga teroris ditangkap di Langkat, Binjai, Belawan, dan Medan Barat. Sedangkan, dua lainnya ditangkap di Tanjung Balai. “Seluruh target diamankan di Polda Sumut,” imbuhnya.
Sementara itu, satu terduga teroris ditangkap di Sumatera Selatan. Sehingga jumlah keseluruhannya 10 orang. Saat ini masih dilakukan pendalaman kepada para terduga teroris. (*)
Informa Furnishing Batam Center memberikan promo spesial untuk berbagai produk bagi member setianya. F. Informa Furnishing
batampos – Informa Furnishing Batam Center, sebagai toko furnitur dan aksesoris terlengkap dan terbesar di Kota Batam kembali memberikan promo menarik untuk para member. Adapun promo tersebut ”Year End Sale”, menawarkan diskon hingga 50 persen plus esktra cashback hingga 15 persen plus ekstra poin hingga 200 poin senilai Rp 500 ribu.
Promo ini khusus member dan untuk pembelian produk furnitur dengan minimum pembelanjaan tertentu.
”Promo program ini berlangsung hingga akhir Desember mendatang. Selain itu, kita juga ada promo khusus produk aksesoris rumah. Yaitu, beli satu gratis satu, yang hanya berlangsung selama empat hari saja hingga 19 Desember,” kata Lian Surahmat, Deputy Store Manager Informa Batam Center, Kamis (16/12).
Syarat untuk mendapatkannya cukup mudah sekali. Yaitu, sudah tercatat sebagai member kemudian berbelanja minimal angka tertentu baik itu produk furnitur atau home accessories.
”Untuk furnitur yang dipromokan mulai dari sofa, tempat tidur set, meja makan, matress. Furnitur kantor seperti kursi, meja restoran atau kafe. Sementara dan untuk kebutuhan sekolahan, seperti meja belajar juga bisa mendapatkan promo menarik ini,” katanya.
Ia menambahkan, promo ini juga termasuk untuk produk terkenal dari Amerika yaitu Ashley dengan ciri khasnya yang klasik tentunya sangat membuat tempat hunian Anda bersama keluarga akan semakin terasa enak dan nyaman.
Sedangkan dari produk homeware, Informa tawarkan produk dengan brand terkenal seperti alat masak Scanpan dari Denmark, Glass Lock dari Korea, Flonal dari Italia, Joseph and Joseph dari Jerman, dan masih banyak lagi brand Eropa yang sangat terkenal di kawasan Asia. Sedangkan untuk produk textile menawarkan kebutuhan ruang tidur seperti Bedding Set (sprey set) Curtain, Healty Pillow, Carpet Belgium, Cushion.
”Bagi pelanggan setia Informa Batam Center yang tidak bisa datang langsung, bisa transaksi via Virtual Account (VA), dan kami juga menyediakan fasilitas dengan pembayaran kartu kredit cicilan nol persen,” terangnya.
Kemudian juga ditawarkan pembiayaan kredit tanpa kartu kredit yaitu DanaKini yang memberikan penawaran bunga cicilan yang sangat ringan dengan proses administrasi hanya 30 menit saja, bisa langsung transaksi.
Tentunya dengan syarat dokumen pendukung seperti KTP, NPWP, SIM atau Paspor. Dan di bulan ini, Informa menyediakan promo DanaKini dengan bunga ringan.
”Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi salah satu toko Informa Furnishing yang ada di Batam atau dengan No WA 0877-9097-4490. Kunjungi kami Informa Furnishing Batam Center. Gedung, samping Ikan Daun Futsal.
Tentunya kami selalu siap melayani Anda. Kami juga menyediakan fasilitas parkir yang luas tanpa berbayar dan terbebas dengan kemacetan,” tutup Lian. (*)
batampos – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali melakukan penegakan hukum terhadap terduga teroris. Seluruhnya ada 10 orang diamankan di Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Selatan (Sumsel) pada Kamis (16/12).
”Total penangkapan di Sumut sembilan orang,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombespol Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat (17/12).
Ramadhan menjelaskan, 7 terduga teroris ditangkap di Langkat, Binjai, Belawan, dan Medan Barat. Sedangkan, dua lainnya ditangkap di Tanjung Balai. ”Seluruh target diamankan di Polda Sumut,” tutur Ramadhan.
Sementara itu, satu terduga teroris ditangkap di Sumatera Selatan. Sehingga jumlah keseluruhannya 10 orang. Saat ini masih dilakukan pendalaman kepada para terduga teroris.
Sementara itu, sebelumnya seperti dilansir dari Antara Penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap peran empat tersangka teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI) Sumatera Selatan yang ditangkap Senin (13/12). Mereka terlibat dalam menyembunyikan anggota JI yang buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO).
”Keempat orang tersebut selain terstruktur dalam kelompok JI, turut serta menampung dan menyembunyikan DPO kelompok JI atas nama Suwarno alias Hafidz alias Dodi alias Agung alias Mario (Kap),” kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabag Banops) Densus 88 Antiteror Polri Kombespol Aswin Siregar.
Empat tersangka teroris kelompok JI tersebut, yakni FAS ditangkap di Kelurahan Sako, Palembang. Lalu, EK ditangkap juga di Kota Palembang, AR ditangkap di Kelurahan Jawa Kanan, Lubuk Linggau II Timur, dan terakhir AI ditangkap di Kelurahan Talang Betutu, Kota Palembang.
Aswin menjelaskan, penangkapan empat orang anggota JI Sumatera Selatan itu terkait dengan penangkapan Amir (pimpinan) JI Parawijayanto pada 29 Juni 2019 dan pengungkapan jaringan JI wilayah Lampung pada November 2020. Dari penangkapan dan pengungkapan tersebut, beberapa anggota kelompok JI melarikan diri ke Sumatera Selatan, di antaranya Suwarno alias Hafidz, alias Dodi, alias Agung alias Mario.
”Selama pelariannya, DPO Suwarno ditampung atau difasilitasi oleh para jaringan JI wilayah Sumatera Selatan,” terang Aswin.
Keberadaan keempat tersangka sudah terendus sejak empat bulan yang lalu. Hingga Senin (13/12), keempat tersangka yang menyembunyikan DPO kelompok JI ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri bersama Polda Sumatera Selatan.
Selain menangkap empat tersangka jaringan JI di Sumatera Selatan, Tim Densus 88 Antiteror Polri juga menangkap satu orang tersangka di Provinsi Lampung. Aswin menambahkan, selain membantu dan menyembunyikan pelarian para DPO JI, para tersangka ada juga yang aktif di fund raising atau penggalangan dana untuk para pelarian tersebut. (*)
Bangunan Panorama Hills Tahap 3 tipe 80 hook. Panorama Hilss Tahap 3 merupakan klaster tahap 3 dari total 11 klaster yang diluncurkan. f. dok. Central Group
batampos – Central Group memberikan banyak promo menarik, sebelum grand launching Panorama Hills Tahap 3, Sabtu (18/12) besok. Salah satu promo paling menarik yakni kesempatan untuk mendapatkan logam emas mulia.
CEO Central Group, Princip Muljadi mengatakan, bagi calon konsumen yang sudah pernah meninjau lokasi Panorama Hills, tapi masih ragu, bisa menghubungi Property Advisor Central Group.
”Ini merupakan saat yang tepat, karena boleh hubungi Property Advisor, maka akan dapat undangan eksklusif. Undangan itu bisa diturkarkan dengan logam emas mulia tanpa syarat. Jadi, kalau tidak beli pun tidak apa-apa, karena dapat logam emas mulia juga,” kata Princip saat ditemui di Mega Mall, Batam Center, Kamis (16/12).
Princip kemudian menjelaskan bahwa Panorama Hills Tahap 3 merupakan klaster tahap 3 dari total 11 klaster yang diluncurkan, 18 Desember nanti. Panorama Hills ini berlokasi di kawasan Central Hills yang juga dikembangkan oleh Central Group.
”1.600 total unit. Central Hills ini merupakan kawasan township yang menggabungkan pemukiman dengan jasa komersial. Kami juga fokus kepada tempat hangout, untuk memenuhi tagline kami, yakni lifestyle residensial. Kami percaya bahwa penghuni yang membeli produk kami, akan menikmati satu kemudahan dan kenyamanan lifestyle,” tuturnya.
Central Hills yang berlokasi di Belian, Batam Center dapat menjadi pilihan utama, bagi konsumen yang mendamba kemudahan akses.
”Lokasi strategis. Dari jalan utama, ke kiri dekat dengan Pelabuhan Feri Batam Center, dan ke kanan dekat menuju bandara. Akses masuk juga bagus, karena ada tiga lokasi,” paparnya.
Sementara itu, Senior Property Advisor Central Group, Satria mengatakan, Panorama Hills merupakan salah satu proyek terlaris di Batam.
”Periode pre-launching selama dua bulan ini saja, tipe 55 tersisa hanya 3 unit, tipe 70 tersisa 4 unit. Keunggulan kami yakni rumah bertingkat dengan konsep mezzanin, sangat jarang ada di Batam. Kami rancang rumah dengan konsep 3 lantai, dimana lantai teratas merupakan attic room seperti rumah di barat. Istilahnya kamar di loteng. Jadi ini merupakan sesuatu yang baru di Panorama Hills,” ungkapnya.
Sedangkan untuk promo selama pameran, pengembang memberikan ekstra diskon lima persen, gratis surat-surat Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), gratis biaya akad, cicilan konsumen dibayarkan pengembang selam setahun, serta tiga unit AC.
”Dan yang beli selama pre-launching, akan dapat hadiah langsung. Ada sembilan macam, yang booking fee bisa pilih sesuai keinginannya,” pungkasnya. (*)
Ekspres suporter yang mendapat kesempatan mengikuti uji coba penerapan laga dengan penonton di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, kemarin (15/12). (HARITSAH ALMUTSIR/JAWA POS)
batampos – Harapan pencinta sepak bola untuk bisa menyaksikan langsung pertandingan di stadion tidak lama lagi terwujud. Polri memberikan izin pertandingan sepak bola digelar dengan dihadiri penonton. Itu berlaku untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2.
Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo menuturkan, pertandingan dihadiri penonton itu bisa digelar dengan catatan ada pembatasan. Yakni, tidak sesuai dengan kapasitas penuh stadion. Alasannya masih dalam situasi pandemi Covid.
”Polri memberikan izin uji coba penyelenggaraan Liga 1 dan 2 dihadiri penonton terbatas,” ujar Dedi kemarin (15/12).
Pemberian izin tersebut, lanjut dia, mempertimbangkan antusiasme masyarakat yang tinggi.Selain itu, Polri telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Dengan begitu, penanganan dan pengendalian Covid-19 tidak terhambat. ’’Seluruh pihak diajak komunikasi soal izin,’’ ucapnya.
Dedi menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat adalah hal yang mutlak. Polri akan turut mengawasi pelaksanaan prokes dalam pertandingan dengan penonton tersebut.
Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk menggelar pertandingan dengan penonton. Di antaranya, penonton wajib mengenakan masker dari awal hingga akhir pertandingan, penonton harus telah divaksin dua dosis yang dibuktikan dengan sertifikat vaksinasi, dan penonton harus mengakses aplikasi PeduliLindungi.
Selain itu, pertandingan digelar di wilayah yang perkembangan angka Covid 19-nya rendah. ’’Prokes dijalankan semua. Penonton, pemain, ofisial, dan sponsor,’’ tegasnya.
Polri, lanjut dia, akan mengevaluasi secara rutin pelaksanaan uji coba kompetisi dengan penonton. ’’Evaluasi pelaksanaannya berkala. Kompetisi berjalan, tapi kesehatan tetap terdepan,’’ ucapnya.
Di sisi lain, uji coba pertandingan dengan dihadiri penonton sudah dilakukan pada babak delapan besar Liga 2 yang dimulai semalam di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun, tidak semua penonton bisa masuk stadion.
Local Media Officer Nandang Permana Sidik menjelaskan, belasan suporter tidak bisa masuk Stadion Pakansari karena belum menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua.
”Kami tidak mau bernegosiasi. Jika tidak sesuai regulasi, kami tidak memberikan izin untuk masuk ke dalam stadion,” ucap pria yang juga media officer Persikabo 1973 itu kepada Jawa Pos.
Sebenarnya, kata Nandang, sosialisasi terkait peraturan menonton pertandingan di stadion dalam masa pandemi Covid-19 sudah dilakukan secara maksimal. Bila masih ada suporter yang datang tapi tidak sesuai regulasi, Nandang menyebut persoalan ada pada internal suporter.
”Mungkin ada yang baru sekali divaksin, tapi mengaku sudah dua kali divaksin. Giliran di sini menjalani pemeriksaan ketat, akhirnya tidak lolos,” ungkap pria yang akrab disapa Pepe itu.
Reaksi suporter yang tidak bisa masuk tentu kecewa. Mereka sudah datang dari jauh untuk menyaksikan dan memberikan support kepada tim kesayangannya. Namun, ketika di stadion, mereka tidak bisa menyaksikan secara langsung. ”Kami tidak mau uji coba ini terkendala. Jadi, kami harus menegakkan peraturan,” tegasnya.
Sementara itu, Presiden Pasoepati Maryadi Gondrong mengungkapkan, ada beberapa anggotanya yang tidak bisa masuk ke stadion karena belum divaksinasi dosis kedua. Hal itu akan menjadi pembelajaran di internal Pasoepati. Setelah ini, pihaknya akan memberikan edukasi kepada anggotanya.
”Paling tidak, peraturan yang diamanahkan operator kompetisi harus dipatuhi. Next, kami akan berangkatkan anggota yang sudah sesuai regulasi,” ucap Maryadi kepada Jawa Pos.
Dia menegaskan, Pasoepati mendukung uji coba pertandingan dengan penonton. Sebab, ini adalah ajang untuk melepas kerinduan setelah lama tidak bisa menonton pertandingan sepak bola secara langsung di stadion. Menurut Maryadi, kepuasan menjadi suporter adalah ketika bisa bersorak, menari, dan melihat gol ke gawang secara langsung di stadion.
Namun, lanjut dia, suporter perlu waktu untuk beradaptasi dengan regulasi menonton bola di masa pandemi. ”Bagi suporter, peraturan yang sekarang terlalu ribet. Suporter ada yang belum tahu aplikasi (PeduliLindungi, Red). Ada juga yang takut dengan swab antigen. Namun, secara umum, uji coba ini menjadi kemajuan bagi sepak bola Indonesia,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menilai, secara umum, penyelenggaraan pertandingan Liga 2 hari pertama dengan penonton berjalan lancar. Dia berharap kegiatan itu bisa terus berlanjut sampai Liga 2 selesai.
”Insya Allah kalau tidak ada hal menonjol yang jadi perhatian serius, kami akan lanjutkan ini ke Liga 1 seri keempat dan kelima yang akan digelar di Bali,” ucap mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Terkait antigen berbayar, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menuturkan bahwa akan ada pembicaraan lanjutan. Sebab, tes antigen untuk suporter sejatinya didukung Kemenkes. ”Hampir 10 ribu antigen disiapkan untuk penonton. Mungkin karena baru hari pertama jadi belum siap. Semoga berikutnya bisa sesuai hasil rapat koordinasi,” terang dia.
Menpora Zainudin Amali menambahkan, pemerintah mengapresiasi lancarnya pertandingan Liga 2 dengan penonton pada hari pertama. Menurut dia, Indonesia sudah seharusnya mulai mencoba pertandingan dengan penonton. ”Kalau tidak mencoba, kita tidak tahu di mana kelebihan dan kekurangan kita,” ucapnya.
Pelatih Persiba Balikpapan Fakhri Husaini menyambut baik uji coba kehadiran suporter di stadion. Menurut mantan pelatih tim nasional U-19 itu, uji coba perlu dilakukan karena kasus Covid-19 di Indonesia sudah melandai.
”Ajang Piala AFF saja sudah bisa ada penonton, kenapa kita tidak mengikuti? Tentunya, uji coba ini harus dengan protokol kesehatan yang ketat,” ucap Fakhri.
Mantan pelatih PKT Bontang itu menambahkan, sepak bola Indonesia sudah perlu menghadirkan penonton. Untuk tahap awal, kuota boleh dibatasi 100 per kelompok suporter. Nanti, secara bertahap kuota suporter harus ditambah.
”Selama ini, banyak orang sudah bisa hadir di pusat perbelanjaan, sekolah, atau tempat ibadah. Sekarang sudah waktunya memberikan kesempatan agar sepak bola bisa disaksikan penonton,” tegas pria 56 tahun tersebut.
Pelatih Sriwijaya FC Nil Maizar sependapat dengan Fakhri. Di Eropa, penonton sudah boleh hadir di stadion. ”Saya rasa bagus karena Indonesia sudah ikut memulai. Namun, protokol kesehatannya harus sangat ketat,” ucap mantan pelatih Persela Lamongan tersebut. (*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berziarah ke makam zuriat Raja Isa di Nongsa Pantai. F.Cecep Mulyana
batampos – Jelang Hari Jadi Kota Batam ke-192, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berziarah ke makam zuriat Raja Isa di Nongsa Pantai, Kecamatan Nongsa.
Kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan doa arwah yang dilangsungkan di Masjid At Taqwa Kampung Pantai Nongsa dan dilanjutkan pembacaan sinopsis sejarah Raja Isa.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menjelaskan, ziarah ini harus dimaknai sebagai perenungan kembali dan mengingatkan betapa panjangnya jalan yang sudah dilalui Kota Batam.
Menurut dia, Nong Isa sudah memberi dasar bagi Batam. Kegiatan ziarah tidak hanya untuk mengingatkan bahwa setiap yang bernyawa pasti akan meninggal. Tapi, juga sebagai pengingat bahwa pemerintahan di Batam sudah ada sejak 192 tahun yang lalu.
“Sekarang kita bersama adalah melanjutkan pembangunan, membawa Batam tumbuh menjadi kota yang mendiri, kuat, sehat, dan berdaya saing tinggi,” katanya, Kamis (16/12).
Rudi mengatakan pihaknya ingin semua masyarakat Batam mengingat bahwa sebelum ada pemerintahan yang saat ini, sudah ada pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.
“Sejarah tidak boleh kita lupakan, sebagai generasi penerus mari kita teruskan wujudkan pembangunan Kota Batam yang lebih baik,” kata Rudi.
Pada kesempatan itu, Rudi juga mengatakan pihaknya sebenarnya sudah lama ingin membangun gedung Zuriat Nong Isa. Tujuanya agar anak-anak generasi penerus mengetahui jejak sejarah awal pemerintahan Batam.
Hanya saja, saat ini masih terkendala dengan status lahannya. Karena itu pihaknya mengajak para tokoh-tokoh masyarakat untuk duduk bersama mencari lahan yang memungkinkan untuk di bangung gedung Zuriat Nong Isa.
“Anggaran tahun 2022 sudah selesai dibahas, artinya sisa masa jabatan saya tinggal tahun anggaran 2023 dan 2024. Mudah-mudahan yang kita harapkan ini dapat terealisasi,” jelasnya.
Perwakilan zuriah Nong Isa menyampaikan sejarah ringkas Raja Isa (Nong Isa) adalah putra dari Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V.
Dalam literatur sejarah, Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V memegang perintah atas Nongsa dan Rantaunya selama lima tahun.
Perintah dikeluarkan oleh Komisaris General sekaligus Residen Riau atas nama Sultan Abdul Rahman Syah (1812-1832) dan yang Dipertuan Muda Riau VI Raja Jakfar (1808-1832) pada tanggal 22 Jumadil Akhir 1245 H bertepatan dengan hari Jumat, 18 Desember 1829 M.
Tanggal 18 Desember ini kemudian ditetapkan sebagai peringatan Hari Jadi Kota Batam. Ketentuan mengenai Hari Jadi Kota Batam ini diatur dalam Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 4 Tahun 2009. (*)
Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito pihak yang diizinkan untuk melakukan karantina di fasilitas mandiri ialah pejabat Indonesia setingkat eselon I (satu). (dok JawaPos.com)
batampos – Satgas Covid-19 melalukan penyesuaian kebijakan karantina seduai SE Satgas Nomor 25 tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan internasional yang disusun dengan mempertimbangkan perkembangan kasus global Covid-19. Salah satunya termuat klausul aturan karantina mandiri bagi pejabat.
“Melalui kebijakan ini pemerintah akan meningkatkan upaya skrining dan monitoring pelaku perjalanan untuk meminimalisir potensi penyebaran kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito secara virtual baru-baru ini.
Menurut Prof Wiku, pihak yang diizinkan untuk melakukan karantina di fasilitas mandiri ialah pejabat Indonesia setingkat eselon I (satu). Pejabat diizinkan setelah menyelesaikan tugas kedinasan dan diskresi ini berlaku secara individual.
“Dimohon kepada siapa saja yang mengajukan diskresi dan tidak bisa memenuhi persyaratan yang dimaksudkan tersebut untuk melakukan karantina di fasilitas terpusat yang telah disediakan pemerintah,” jelas Prof Wiku.
Ketiga, yaitu aturan beberapa diskresi karantina dengan syarat mengajukan minimal 3 (tiga) hari sebelum kedatangan di Indonesia kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional serta kesepakatan antara Kementerian/Lembaga terkait, di antaranya Pemberlakukan terlepas dari kewajiban karantina di antaranya kepada Warga Negara Indonesia yang berada dalam keadaan mendesak, seperti memiliki kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus dan mengancam nyawa atau kedukaan karena anggota keluarga inti meninggal.
Warga Negara Asing (WNA) yang masuk kategori Pemegang visa diplomatik dan visa dinas; Pejabat asing setingkat menteri ke atas beserta rombongan yang melakukan kunjungan resmi/kenegaraan; Pelaku perjalanan yang masuk ke Indonesia melalui skema Travel Corridor Arrangement; Delegasi negara-negara anggota G20; dan Pelaku perjalanan yang merupakan orang terhormat (honourable persons) dan orang terpandang (distinguished persons).
Pejabat Boleh Ajukan Pengurangan Durasi
Pengurangan durasi karantina di fasilitas karantina mandiri dapat diajukan oleh pejabat dalam negeri setingkat eselon I (satu) ke atas berdasarkan pertimbangan dinas atau khusus. Pemberian izin ini wajib disertai dengan kepatuhan protokol kesehatan ketat.
“Pada prinsipnya, ketetapan ini adalah bentuk upaya pemerintah menjaga kestabilan negara. Pemerintah berupaya keras tetap mewadahi berbagai kegiatan dan kepentingan kenegaraan walaupun berada di dalam kondisi serba terbatas dalam pandemi Covid-19,” jelasnya.
Menurut Prof Wiku, kebijakan pengendalian Covid-19 ini dimuktahirkan dengan mempertimbangkan banyak aspek agar dapat melindungi masyarakat sebaik-baiknya. Ia berharap semua elemen masyarakat mampu menahan diri untuk bepergian apabila tidak ada kebutuhan yang mendesak.
“Diharapkan semua elemen masyarakat juga dapat turut mengawasi implementasi kebijakan ini, sebagai upaya proses check and balance,” katanya. (*)
batampos – Dandim 0316 Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan mengatakan pihaknya akan menyediakan lokasi karantina di Asrama Haji bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Penyediaan lokasi karantina ini dilakukan jika terjadi overload di sejumlah rusunawa.
“Sudah kita siapkan dj Asrama haji. Jika terjadi overload,” ujar Sigit, Kamis (16/12) siang.
Seperti diketahui Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II yang selama ini dijadikan tempat karantina PMI sudah kelebihan penghuni.
Jumlah PMI mendekati angka 2.000 orang. Bahkan satu kamar hunian terisi enam sampai delapan PMI. “Untuk sementara ini di Asrama Haji dulu,” kata Sigit.
Diketahui, Pekerja Migran Indonesia (PMI) di lokasi karantina mulai over kapasitas. Jumlah PMI mendekati angka 2.000 orang hingga Kamis (16/12).
Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Rusunawa Pemko Batam di Tanjunguncang I dan Tanjunguncang II yang selama ini dijadikan tempat karantina PMI sudah kelebihan penghuni. Satu kamar hunian terisi enam sampai delapan PMI.
Dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di lokasi karantina menuturkan, dampak dari membludaknya PMI di lokasi karantina ini adalah meningkatnya jumlah PMI yang terkonformasi positif Covid-19.
“Terakhir kemarin ada 24 orang yang positif. Mungkin itu dampaknya karena banyak sekali PMI yang ditampung di sini. Sudah over kapasitas sekarang,” ujarnya.
PMI yang terkonformasi positif semuanya sudah dipindahkan ke Rumah Sakir Khusus Infeksi (RSKI) Galang. Sisa PMI yang ada di lokasi karantina sebanyak 1.971 orang hingga Kamis (16/12) siang. (*)
batampos – Menghadapi tantangan ke depan, tiga hal penting yang perlu menjadi p erhatian Nahdlatul Ulama (NU) adalah ideologisasi, sinergi, dan berpikir global. Ketiganya perlu diwujudkan demi kebaikan NU di era Kebangkitan Kedua (an-Nahdlah ats-Tsaniyah).
Hal tersebut disampaikan oleh Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A, Anggota Komite I DPD RI
Dapil DIY saat menjadi keynote speaker dalam Webinar Alumni PCI NU Se-Dunia; Road to Muktamar Lampung dengan tema NU Global; Berkhidmah Tanpa Batas melalui aplikasi Zoom pada Kamis (16/12) malam.
Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A, Anggota Komite I DPD RI
“Ideologisasi dengan memperbanyak kaderisasi, patut dimarakkan kembali agar warga NU tahu arah perjuangan, visi, misi dan tujuan organisasi, kelebihan dan kekurangan, siapa lawan (dalam pengertian positif) dan siapa kawan,” jelas Senator asal D.I. Yogyakarta tersebut.
Di antara caranya, menurut pria yang akrab disapa Gus Hilmy tersebut, adalah memperbanyak pendidikan kader di setiap level organisasi, seperti IPNU-IPPNU, Fatayat, Ansor-Banser, PMII, NU sendiri: PKNU-MKNU. Di sisi lain, pondok pesantren juga perlu memberikan materi khusus ke-NU-an.
“Kedua, hal penting yang harus mendapat perhatian adalah soal sinergi. Sinergi semua komponen NU agar sesama kader saling mendukung dan tidak saling memotong demi mengupayakan maslahat NU,” kata anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tersebut.
Sinergi yang dimaksud Gus Hilmy adalah sinergi antarpengurus, antarbanom, antarlembaga, atau pengurus dengan banom atau lembaga dengan banom dan lain sebagainya.
Sinergi ini, bagi Gus Hilmy, dapat diwujudkan dengan cara pengelolaan potensi jama’ah NU. Ini juga mengharuskan kita punya rumusan praktis tentang ukhuwah nahdliyyah sehingga dapat dengan mudah laksanakan, apa yang harus dilakukan sebagai kader NU di level masing-masing.
“Yang ketiga adalah berpikir global. NU sudah sepatutnya bicara urusan global, bicara keluar, out of box. Jangan hanya bicara NKRI dan Pancasila, tapi juga bicara tentang teknologi, informasi, dan kedokteran. Melalui apa? Melalui peningkatan kualitas perguruan tinggi-perguruan tinggi, rumah sakit-rumah sakit, media-media dakwah, dan sarana komunikasi digital kita,” jelas alumni PCI Sudan dan Malaysia tersebut.
Yang terpenting dalam berorganisasi, menurut wakil Rais Syuriah PWNU DIY tersebut, adalah bagaimana semua anggota maju bersama-sama, berkembang bersama-sama, sejahtera bersama-sama. Jika ada satu atau dua orang yang maju sendiri, tujuan berorganisasi bisa dikatakan kurang berhasil alias gagal.
Gus Hilmy juga mengingatkan lima prinsip dasar sebagai landasan khidmah kader NU yang disampaikan oleh Allahuyarham K.H. Ali Maksum, yaitu (1) ats-Tsiqatu bi Nahdlatil Ulama, setiap warga NU harus mempercayai NU sebagai tuntunan hidup yang sesuai. (2) al-ma’rifatu bi NU, warga NU harus memahami NU secara keseluruhan. (3) al-amalu bi Ta’alimi NU, warga NU harus mengamalkan ajaran dan tuntunan NU. (4) al-Jihadu fi Sabili NU, berjuang dengan spirit dan dasar-dasar perjuangan ala NU. (5) ash-Shabru fi Sabili NU, sabar dalam ber-NU.
Webinar ini diikuti oleh PCI NU dari berbagai negara, di antaranya adalah Suriah, Turki, Mesir, Sudan, Lebanon, Tunisia, Libya, Maroko, Yordania, Yaman, Hongkong, Korea, Jepang, Malaysia, United Kingdom, dan Amerika.
Hadir pula tokoh-tokoh NU yang menyampaikan pandangannya, yaitu K.H. Taj Yasin Maimoen Zubair (Wakil Gubernur Jawa Tengah), Dr. H. Emil Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur), dan Dr. K.H. Afifuddin Dimyathi, M.A. (Katib Syuriah PBNU).
Kiai Afif mengingatkan bahwa hal penting dalam berkhidmah kepada NU adalah rabithah qolbiyah (Ikatan emosional).
“Dengan ikatan emosional, kita lebih mudah menyelesaikan berbagai persoalan. Buat apa berselisih di NU, toh manhaj sama, ajarannya sama, gurunya sama. Dengan ikatan emosional, kita akan lebih mudah berkorban. Dan dengan ikatan emosional, kita tidak mempermasalahkan siapa pun pemimpinnya, semua akan tetap berperan, berjuang bersama,” kata alumni PCI Mesir dan Sudan tersebut.
Dalam sambutannya, Gus Taj Yasin menyampaikan bahwa terkait Muktamar 34 mendatang di Lampung. “Apa yang terjadi dan menjadi keputusan adalah yang terbaik untuk Nahdlatul Ulama. Kita harus mempercayakan kepada guru-guru kita. Sebagai murid, semua yang berada di pucuk pimpinan NU hari ini adalah guru. Tugas kita kemudian adalah merenungkan bagaimana bentuk khidmah kita setelah Muktamar 34. Tidak perlu lagi memikirkan hasil dan polemik yang terjadi, tapi apa peran kita ke depan.”
Pernyataan tersebut diamini oleh Gus Emil Dardak. Menurutnya, bagi para santri, Muktamar bukan tentang bagaimana hasilnya nanti, tetapi bagaimana setelahnya. Ia juga menambahkan bahwa adanya PCI NU di berbagai dunia, hal ini menandakan ruang khidmah NU itu sangat luas.
“Kehadiran dan keberadaan PCI ini menandakan adanya keterhubungan khidmah dari pelajar-pelajar Indonesia di berbagai negara. Tidak hanya bagi santri, tetapi juga yang berlatar belakang bukan santri,” katanya alumni PCI Jepang tersebut. (*)