
batampos– Puluhan santri TPQ Sirojuttolibin mengikuti lomba wudu dan doa. Kegiatan ini diadakan Ranting Pemuda Pancasila Tanjunguban dalam rangka memperingati hari ibu. Ketua Ranting Pemuda Pancasila Tanjunguban, Totoedy mengatakan, kegiatan bakti sosial dan lomba wudu dan doa dilaksanakan dua hari 18-19 Desember di Musala Sirojuttolibin yang berlokasi di jalan Diponogoro Kampung Jeruk, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. “Pesertanya 11 santriwan dan 17 santriwati dari TPQ Sirojuttolibin Tanjunguban,” sebutnya.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana Harlynda Sulfyana mengatakan, lomba ini mengangkat tema ibuku surgaku. Bakti sosial dan lomba wudu serta doa digelar untuk menjalin silaturahmi dan menjaga kebersihan di lingkungan rumah ibadah.
Tujuan lain untuk memotivasi generasi muda supaya lebih minat membaca Alquran sehingga menjadi generasi yang cinta masjid.
Dari lomba wudu, Harlynda berharap memberikan bekal bagi generasi muda sejak dini soal bagaimana cara berwudu yang benar sehingga membuat ibadah salat lebih sah.
Diakhir perlombaan, panitia mengumumkan juara satu lomba wudhu untuk kategori santriwan diraih oleh Noval Kurniawan Syahputra, juara dua Muhammad Risky dan juara tiga Khoirul Ikhwan.
Sedangkan juara satu untuk kategori santriwati diraih Yunisa Ayu Lestari, juara dua Dzakiyyah dan juara tiga Qonita Adelia Putri Siregar.
“Meski ada yang belum meraih prestasi, seluruh adik-adik santri yang mengikuti lomba tetap memperoleh bingkisan dari panitia,” ujar wanita yang juga ketua panitia pelaksana peringatan Hari Ibu ke-93.
Dalam kesempatan itu, panitia juga memberikan bingkisan ke guru pembimbing, penasehat dan pembina TPQ dan musala Sirojuttolibin, H. Ahmadi dan pengurus musala, Jemah serta Ketua RT 004 Feri, Ketua RT 002, Hatno dan Ketua RW 009, Ismun karena dinilai sudah membimbing dan memberikan perhatian terhadap TPQ dan Musala Sirojuttolibin.
Selain itu, diserahkan bingkisan bantuan berupa buku Iqro untuk santri agar terus semangat dalam belajar mengenal Alquran sejak dini. (*)
Reporter: Slamet

