Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 880

Porseni RA dan Madrasah Batam 2025, Amsakar–Li Claudia Dorong Lahirnya Bibit Unggul dan Atlet Berprestasi

0

batampos– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara resmi membuka ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) RA dan Madrasah Kota Batam Tahun 2025 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan yang mengusung tema Cerdas Beragama, Santun Berakhlak ini diawali dengan pelepasan pawai khafilah oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan yang digelar rutin setiap tahun tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan tahniah atas terselenggaranya Porseni ini. Momentum seperti ini penting untuk menumbuhkan keberanian, sportivitas, serta semangat berkompetisi di kalangan anak-anak kita. Dengan olahraga, hidup menjadi sehat, dan dengan seni, hidup menjadi indah,” ujar Amsakar.

BACA JUGA: Walikota Amsakar akan Evaluasi Total Pengelolaan Sampah di Batam

Ia menambahkan, ajang Porseni tidak hanya menjadi wadah menyalurkan bakat dan kreativitas, tetapi juga sarana membangun karakter generasi muda Batam agar berprestasi di bidang olahraga maupun seni.

“Semoga dari ajang ini lahir bibit-bibit unggul yang nantinya memperkuat kontingen Batam pada berbagai event di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Porseni tahun ini diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai jenjang pendidikan RA, MI, MTs, dan MA se-Kota Batam.

Sebanyak 47 cabang lomba dipertandingkan, terdiri atas 6 cabang untuk RA, 14 cabang untuk MI, 12 cabang untuk MTs, dan 15 cabang untuk MA.

Budi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan terhadap kegiatan pendidikan keagamaan di Batam.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota yang selalu mendukung kegiatan Kemenag. Kehadiran beliau berdua menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk tampil maksimal dan berprestasi,” ungkapnya.

Pembukaan Porseni berlangsung meriah dengan penampilan tari-tarian dari sejumlah sekolah serta pawai khafilah peserta yang memeriahkan suasana di Dataran Engku Putri. (*)

 

Artikel Porseni RA dan Madrasah Batam 2025, Amsakar–Li Claudia Dorong Lahirnya Bibit Unggul dan Atlet Berprestasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Porseni RA dan Madrasah Batam 2025, Amsakar–Li Claudia Dorong Lahirnya Bibit Unggul dan Atlet Berprestasi

0

batampos– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara resmi membuka ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) RA dan Madrasah Kota Batam Tahun 2025 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan yang mengusung tema Cerdas Beragama, Santun Berakhlak ini diawali dengan pelepasan pawai khafilah oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan yang digelar rutin setiap tahun tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan tahniah atas terselenggaranya Porseni ini. Momentum seperti ini penting untuk menumbuhkan keberanian, sportivitas, serta semangat berkompetisi di kalangan anak-anak kita. Dengan olahraga, hidup menjadi sehat, dan dengan seni, hidup menjadi indah,” ujar Amsakar.

BACA JUGA: Walikota Amsakar akan Evaluasi Total Pengelolaan Sampah di Batam

Ia menambahkan, ajang Porseni tidak hanya menjadi wadah menyalurkan bakat dan kreativitas, tetapi juga sarana membangun karakter generasi muda Batam agar berprestasi di bidang olahraga maupun seni.

“Semoga dari ajang ini lahir bibit-bibit unggul yang nantinya memperkuat kontingen Batam pada berbagai event di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Porseni tahun ini diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai jenjang pendidikan RA, MI, MTs, dan MA se-Kota Batam.

Sebanyak 47 cabang lomba dipertandingkan, terdiri atas 6 cabang untuk RA, 14 cabang untuk MI, 12 cabang untuk MTs, dan 15 cabang untuk MA.

Budi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan terhadap kegiatan pendidikan keagamaan di Batam.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota yang selalu mendukung kegiatan Kemenag. Kehadiran beliau berdua menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk tampil maksimal dan berprestasi,” ungkapnya.

Pembukaan Porseni berlangsung meriah dengan penampilan tari-tarian dari sejumlah sekolah serta pawai khafilah peserta yang memeriahkan suasana di Dataran Engku Putri. (*)

 

Artikel Porseni RA dan Madrasah Batam 2025, Amsakar–Li Claudia Dorong Lahirnya Bibit Unggul dan Atlet Berprestasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Pulau Lalang Lingga Belum Nikmati Listrik 24 Jam, Ini Kata PLN

0
PLN Lingga
Kantor ULP PLN Dabo Singkep. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Hingga awal November 2025, warga Desa Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, masih belum menikmati aliran listrik dari PLN.

Saat ini, masyarakat setempat masih mengandalkan mesin genset swadaya yang hanya dapat digunakan pada malam hari untuk penerangan.

Kepala Kantor ULP PLN Dabo Singkep, Suheri, mengatakan pihaknya terus berupaya agar Desa Pulau Lalang segera mendapatkan pelayanan listrik 24 jam.

“Kami terus melakukan berbagai persiapan agar Desa Pulau Lalang bisa segera menikmati listrik 24 jam,” ujar Suheri saat dikonfirmasi, Selasa (4/11).

Ia menjelaskan, rencana awal PLN adalah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di desa tersebut. Namun, untuk mempercepat proses penyediaan listrik, PLN menyiapkan rencana cadangan (plan B) dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

“Untuk percepatan, kami siapkan PLTD agar masyarakat bisa menikmati listrik sambil menunggu PLTS selesai,” jelasnya.

Suheri menuturkan, lahan untuk pembangunan PLTS dan PLTD telah dihibahkan oleh pihak desa dan masyarakat setempat. Surat hibah juga sudah diterima oleh PLN sebagai dasar pengurusan izin pembangunan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan pemerintah desa yang sudah membantu PLN dengan hibah tanah. Saat ini kami sedang mengurus Sertifikat Hak Milik (SHM) dan perizinan lainnya,” ujarnya.

Selain perizinan, PLN juga tengah mempersiapkan pembangunan konstruksi pembangkit, selter, dan relokasi mesin.
Pihaknya menargetkan pembangunan PLTD dimulai pada 2026 agar listrik bisa segera dinikmati warga sebelum proyek PLTS rampung.

“Untuk tahun ini belum bisa dimulai, tetapi kami targetkan 2026 pembangunan PLTD sudah berjalan,” pungkas Suheri. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Warga Pulau Lalang Lingga Belum Nikmati Listrik 24 Jam, Ini Kata PLN pertama kali tampil pada Kepri.

PT PLN Batam Raih Penghargaan Paritrana Award dari Pemerintah Provinsi Kepri

0
Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad (kiri) menjabat tangan Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri.

batampos — ‎PT PLN Batam kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima Penghargaan Paritrana Award Tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, kepada Samsul Bahri, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, yang hadir mewakili manajemen perusahaan dalam acara penganugerahan di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

Paritrana Award merupakan bentuk apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan kepada instansi pemerintah, badan usaha, dan lembaga yang menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerjanya. Penilaian meliputi aspek cakupan kepesertaan, inovasi dalam perlindungan pekerja, serta kepemimpinan institusi dalam pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap perlindungan sosial pekerja, sebelumnya PLN Batam telah memberikan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.000 pekerja rentan di wilayah Kepulauan Riau. Program ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat yang bekerja di sektor informal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas dedikasi dan kolaborasinya dalam melindungi para pekerja di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepri.

“Penghargaan Paritrana bukan sekadar simbol apresiasi, tetapi wujud nyata dari kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan dan keselamatan tenaga kerja. Melalui penghargaan ini, kami ingin menumbuhkan semangat bersama untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kepulauan Riau,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Pemprov Kepri terus berupaya memperluas jangkauan perlindungan, tidak hanya bagi pekerja formal tetapi juga bagi kelompok pekerja rentan di berbagai sektor.

“Masih banyak pekerja yang perlu kita lindungi, mulai dari nelayan, petani, hingga pengemudi transportasi daring. Tahun 2025, kami akan memperluas program perlindungan ini agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Ansar juga menekankan bahwa manfaat jaminan sosial tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga menjamin keberlanjutan hidup keluarga pekerja yang terdampak risiko kerja.

“Manfaat jaminan sosial bukan hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi keluarganya. Perlindungan ini memberi rasa aman, serta jaminan pendidikan bagi anak-anak mereka hingga ke jenjang perguruan tinggi. Inilah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” tutup Gubernur Ansar.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan PLN Batam dalam mengedepankan kesejahteraan pekerja serta tanggung jawab sosial perusahaan.

“Dengan diterimanya Paritrana Award ini, PLN Batam semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya unggul secara teknis dan bisnis, tetapi juga unggul secara sosial dan tata kelola sumber daya manusia,” ujar Samsul.

Ia menambahkan bahwa PLN Batam akan terus mengembangkan berbagai program perlindungan pekerja dan memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat Kepulauan Riau.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh manajemen dan dukungan tenaga kerja kami. Kami berkomitmen melangkah lebih jauh dengan meningkatkan kepesertaan jaminan sosial bagi pekerja formal dan informal, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan keberlanjutan operasional kami,” lanjutnya.

“Kami mensyukuri pengakuan ini sebagai bukti bahwa PLN Batam tidak hanya fokus pada penyediaan energi dan layanan kelistrikan, tetapi juga serius memperhatikan kesejahteraan pekerja kami, termasuk mereka yang berada di sektor rentan,” pungkas Samsul Bahri. (*)

Artikel PT PLN Batam Raih Penghargaan Paritrana Award dari Pemerintah Provinsi Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Catatkan Pertumbuhan Logistik Signifikan, Peti Kemas hingga General Cargo Tumbuh Dua Digit

0
Pelabuhan Batu Ampar, Batam

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja cemerlang di sektor logistik selama periode Januari–September 2025.

Tiga indikator utama, yaitu volume peti kemas, general cargo, dan kunjungan kapal barang, menunjukkan pertumbuhan dua digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pertumbuhan dua digit pada seluruh indikator utama menandakan posisi strategis Pelabuhan Batam serta peningkatan berkelanjutan dalam transformasi dan performa pelayanan pelabuhan.

Ia menjelaskan, sepanjang periode Januari–September tahun ini, total volume peti kemas yang ditangani Pelabuhan Batam tumbuh 18 persen atau mencapai 583.267 TEUs.

Kenaikan ini didorong secara masif oleh kinerja Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang baru memulai Tahap Komersial 2 pada awal September lalu. Terminal tersebut menyumbang 65 persen dari total volume dengan pertumbuhan signifikan sebesar 24 persen.

“Aktivitas impor menunjukkan laju tercepat dengan kenaikan 27 persen (226.576 TEUs), sejalan dengan kebutuhan industri. Sementara itu, ekspor tetap solid dengan pertumbuhan 19 persen (216.203 TEUs),” ujar Amsakar.

Tak hanya peti kemas, sektor kargo umum (general cargo) juga mencatat rekor signifikan. Total bongkar muat general cargo periode Januari–September 2025 mencapai 8,6 juta ton, meningkat substansial 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar tercatat sebagai kontributor utama dalam volume general cargo tersebut.

“Menariknya, dominasi logistik domestik terlihat jelas pada general cargo, di mana volume bongkar muat untuk kebutuhan pasar dalam negeri melonjak 25 persen. Ini mengukuhkan peran Batam sebagai hub distribusi regional yang efisien,” imbuh Amsakar.

Lebih lanjut, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menambahkan bahwa jumlah kunjungan kapal barang tercatat sebanyak 22.509 call sepanjang Januari–September 2025, dengan total bobot 39 juta GT. Angka ini naik masing-masing 6 persen dan 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Terminal Batu Ampar menjadi pintu utama dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 6.139 call (naik 11 persen) dan total bobot 7,8 juta GT.

Perbandingan antara kenaikan jumlah kapal dan bobot kapal ini menandakan bahwa layanan pelabuhan di Batam telah memenuhi standar logistik internasional yang menuntut efisiensi skala ekonomi.

“Pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator logistik di periode Januari–September 2025 ini merupakan bukti nyata kinerja kolaboratif antara BP Batam, CIQP, dan para pemangku kepentingan,” ujar Benny.

“Capaian ini sejalan dengan arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam yang terus mendorong transformasi digital serta efisiensi layanan agar Batam semakin kokoh sebagai tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (*)

Artikel Batam Catatkan Pertumbuhan Logistik Signifikan, Peti Kemas hingga General Cargo Tumbuh Dua Digit pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Catatkan Pertumbuhan Logistik Signifikan, Peti Kemas hingga General Cargo Tumbuh Dua Digit

0
Pelabuhan Batu Ampar, Batam

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja cemerlang di sektor logistik selama periode Januari–September 2025.

Tiga indikator utama, yaitu volume peti kemas, general cargo, dan kunjungan kapal barang, menunjukkan pertumbuhan dua digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pertumbuhan dua digit pada seluruh indikator utama menandakan posisi strategis Pelabuhan Batam serta peningkatan berkelanjutan dalam transformasi dan performa pelayanan pelabuhan.

Ia menjelaskan, sepanjang periode Januari–September tahun ini, total volume peti kemas yang ditangani Pelabuhan Batam tumbuh 18 persen atau mencapai 583.267 TEUs.

Kenaikan ini didorong secara masif oleh kinerja Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang baru memulai Tahap Komersial 2 pada awal September lalu. Terminal tersebut menyumbang 65 persen dari total volume dengan pertumbuhan signifikan sebesar 24 persen.

“Aktivitas impor menunjukkan laju tercepat dengan kenaikan 27 persen (226.576 TEUs), sejalan dengan kebutuhan industri. Sementara itu, ekspor tetap solid dengan pertumbuhan 19 persen (216.203 TEUs),” ujar Amsakar.

Tak hanya peti kemas, sektor kargo umum (general cargo) juga mencatat rekor signifikan. Total bongkar muat general cargo periode Januari–September 2025 mencapai 8,6 juta ton, meningkat substansial 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar tercatat sebagai kontributor utama dalam volume general cargo tersebut.

“Menariknya, dominasi logistik domestik terlihat jelas pada general cargo, di mana volume bongkar muat untuk kebutuhan pasar dalam negeri melonjak 25 persen. Ini mengukuhkan peran Batam sebagai hub distribusi regional yang efisien,” imbuh Amsakar.

Lebih lanjut, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menambahkan bahwa jumlah kunjungan kapal barang tercatat sebanyak 22.509 call sepanjang Januari–September 2025, dengan total bobot 39 juta GT. Angka ini naik masing-masing 6 persen dan 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Terminal Batu Ampar menjadi pintu utama dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 6.139 call (naik 11 persen) dan total bobot 7,8 juta GT.

Perbandingan antara kenaikan jumlah kapal dan bobot kapal ini menandakan bahwa layanan pelabuhan di Batam telah memenuhi standar logistik internasional yang menuntut efisiensi skala ekonomi.

“Pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator logistik di periode Januari–September 2025 ini merupakan bukti nyata kinerja kolaboratif antara BP Batam, CIQP, dan para pemangku kepentingan,” ujar Benny.

“Capaian ini sejalan dengan arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam yang terus mendorong transformasi digital serta efisiensi layanan agar Batam semakin kokoh sebagai tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (*)

Artikel Batam Catatkan Pertumbuhan Logistik Signifikan, Peti Kemas hingga General Cargo Tumbuh Dua Digit pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Catatkan Pertumbuhan Logistik Signifikan, Peti Kemas hingga General Cargo Tumbuh Dua Digit

0
Pelabuhan Batu Ampar, Batam

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan mencatatkan kinerja cemerlang di sektor logistik selama periode Januari–September 2025.

Tiga indikator utama, yaitu volume peti kemas, general cargo, dan kunjungan kapal barang, menunjukkan pertumbuhan dua digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pertumbuhan dua digit pada seluruh indikator utama menandakan posisi strategis Pelabuhan Batam serta peningkatan berkelanjutan dalam transformasi dan performa pelayanan pelabuhan.

Ia menjelaskan, sepanjang periode Januari–September tahun ini, total volume peti kemas yang ditangani Pelabuhan Batam tumbuh 18 persen atau mencapai 583.267 TEUs.

Kenaikan ini didorong secara masif oleh kinerja Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang baru memulai Tahap Komersial 2 pada awal September lalu. Terminal tersebut menyumbang 65 persen dari total volume dengan pertumbuhan signifikan sebesar 24 persen.

“Aktivitas impor menunjukkan laju tercepat dengan kenaikan 27 persen (226.576 TEUs), sejalan dengan kebutuhan industri. Sementara itu, ekspor tetap solid dengan pertumbuhan 19 persen (216.203 TEUs),” ujar Amsakar.

Tak hanya peti kemas, sektor kargo umum (general cargo) juga mencatat rekor signifikan. Total bongkar muat general cargo periode Januari–September 2025 mencapai 8,6 juta ton, meningkat substansial 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar tercatat sebagai kontributor utama dalam volume general cargo tersebut.

“Menariknya, dominasi logistik domestik terlihat jelas pada general cargo, di mana volume bongkar muat untuk kebutuhan pasar dalam negeri melonjak 25 persen. Ini mengukuhkan peran Batam sebagai hub distribusi regional yang efisien,” imbuh Amsakar.

Lebih lanjut, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menambahkan bahwa jumlah kunjungan kapal barang tercatat sebanyak 22.509 call sepanjang Januari–September 2025, dengan total bobot 39 juta GT. Angka ini naik masing-masing 6 persen dan 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Terminal Batu Ampar menjadi pintu utama dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 6.139 call (naik 11 persen) dan total bobot 7,8 juta GT.

Perbandingan antara kenaikan jumlah kapal dan bobot kapal ini menandakan bahwa layanan pelabuhan di Batam telah memenuhi standar logistik internasional yang menuntut efisiensi skala ekonomi.

“Pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator logistik di periode Januari–September 2025 ini merupakan bukti nyata kinerja kolaboratif antara BP Batam, CIQP, dan para pemangku kepentingan,” ujar Benny.

“Capaian ini sejalan dengan arahan Kepala dan Wakil Kepala BP Batam yang terus mendorong transformasi digital serta efisiensi layanan agar Batam semakin kokoh sebagai tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (*)

Artikel Batam Catatkan Pertumbuhan Logistik Signifikan, Peti Kemas hingga General Cargo Tumbuh Dua Digit pertama kali tampil pada Metropolis.

Bea Cukai Kenakan Sanksi Administrasi ke Panda Club dan Formosa KTV,  Total Denda Capai Rp45 Juta

0
Bea Cukai Batam saat mengamankan minuman keras tanpa cukai di Pub Panda. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos— Bea Cukai Batam mengumumkan perkembangan hasil penindakan terhadap dua tempat hiburan malam di Kota Batam yang kedapatan melanggar ketentuan di bidang cukai. Kedua lokasi tersebut adalah Panda Club One Batam Mall dan Formosa KTV, yang kini telah dikenai sanksi administratif dengan total denda mencapai Rp45 juta.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, melalui Kepala Seksi Layanan Informasi, Evi Oktavia, menyampaikan bahwa hasil penindakan ini merupakan tindak lanjut dari pengawasan intensif terhadap peredaran barang kena cukai, terutama minuman beralkohol tanpa pita cukai yang sah.

“Kami memastikan setiap pelanggaran di bidang cukai akan diproses sesuai ketentuan. Bea Cukai Batam berkomitmen menegakkan aturan dan menjaga kepatuhan pelaku usaha,” ujar Evi dalam keterangannya, Selasa (4/11).

Dijelaskan, dari hasil pemeriksaan di Panda Club One Batam Mall pada 28 Oktober 2025, petugas menemukan 246 botol dan kaleng minuman mengandung etil alkohol (MMEA) tanpa pita cukai dengan total volume 99,54 liter. Berdasarkan hasil penelitian, pelanggaran tersebut dikategorikan sebagai tindak pelanggaran atas Pasal 54 dan/atau Pasal 56 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

BACA JUGA: Bea Cukai Dalami Asal Miras Ilegal yang Ditemukan di Tempat Hiburan Malam

Pihak pengelola Panda Club mengajukan penyelesaian perkara dengan membayar sanksi administratif tanpa proses penyidikan, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 237/PMK.04/2022 tentang Penelitian Dugaan Pelanggaran di Bidang Cukai. Setelah dilakukan perhitungan berdasarkan PMK Nomor 160 Tahun 2023 mengenai tarif cukai etil alkohol dan minuman mengandung etil alkohol, ditetapkan nilai sanksi sebesar Rp25.680.000.

“Sanksi administratif berupa denda sebesar dua puluh lima juta enam ratus delapan puluh ribu rupiah telah dibayarkan ke rekening penampungan dana titipan Bea Cukai Batam di Bank Mandiri,” jelas Evi. Ia menegaskan, penyelesaian administratif tersebut tidak menghapus pengawasan terhadap kegiatan usaha yang bersangkutan di kemudian hari.

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap Formosa KTV juga menunjukkan adanya pelanggaran ketentuan izin di bidang cukai. Berdasarkan pemeriksaan, pengelola Formosa KTV menjalankan kegiatan yang memerlukan izin cukai tanpa memiliki izin resmi, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007.

Atas pelanggaran tersebut, telah diterbitkan billing DJBC atas sanksi administratif berupa denda sebesar Rp20.000.000 yang telah dibayarkan oleh pihak Formosa KTV pada kesempatan pertama. “Kedua pelaku usaha telah menunjukkan itikad baik dengan menyelesaikan kewajiban denda, namun tetap akan kami pantau agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Evi menambahkan.

Lebih lanjut, Bea Cukai Batam menyebutkan bahwa dua penindakan ini merupakan bagian dari operasi pengawasan terpadu yang dilakukan terhadap tempat hiburan malam di Batam. Operasi ini bertujuan mencegah peredaran minuman beralkohol ilegal yang dapat merugikan penerimaan negara serta berpotensi membahayakan masyarakat.

“Penegakan hukum di bidang cukai tidak semata soal sanksi, tetapi juga upaya menjaga keadilan dalam sistem perdagangan serta perlindungan terhadap konsumen. Kami mengimbau seluruh pelaku usaha untuk memastikan seluruh produk yang dijual telah memenuhi ketentuan cukai yang berlaku,” tegas Evi Oktavia.

Bea Cukai Batam berkomitmen terus memperkuat pengawasan dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, guna menekan praktik pelanggaran cukai di wilayah Batam. “Dengan kepatuhan bersama, kita dapat menciptakan iklim usaha yang sehat dan mendukung penerimaan negara untuk pembangunan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Bea Cukai Kenakan Sanksi Administrasi ke Panda Club dan Formosa KTV,  Total Denda Capai Rp45 Juta pertama kali tampil pada Metropolis.

Hilang Kendali, Honda HRV Terperosok ke Parit di Depan RSUD RAT Tanjungpinang

0
Mobil HRV saat dievakuasi usai terperosok ke parit Jalan WR Supratman Tanjungpinang, Selasa (4/11). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sebuah mobil Honda HRV berwarna abu-abu terperosok ke parit di Jalan WR Supratman, tepat di depan RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT), Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, pada Selasa (4/11).

Peristiwa itu terjadi setelah pengemudi diduga hilang kendali saat melintas di jalan tersebut.

Mobil yang dikemudikan seorang pria berinisial S (65) itu melaju dari arah traffic light Sei Carang menuju simpang Kota Piring. Namun, sesampainya di depan RSUD RAT, mobil tiba-tiba oleng dan masuk ke sisi kiri jalan hingga terperosok ke parit.

Kejadian tersebut sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan lain. Sejumlah pengendara berhenti untuk menolong korban dan membantu mengeluarkannya dari dalam mobil.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Wery Wilson Marbun, mengatakan bahwa pengemudi tidak dalam keadaan mengantuk, tetapi terkejut hingga menekan pedal gas terlalu kuat.

“Saat ditanya anggota, dia tidak ngantuk. Tapi dia terkejut dan langsung menekan pedal gas dengan kuat,” ujar Wery, Selasa (4/11).

Akibat kejadian itu, pengemudi mengalami memar di bahu kiri, namun tidak ada korban jiwa maupun korban lainnya. Polisi memastikan bahwa surat kendaraan dan SIM pengemudi lengkap.

“Dia mengalami lebam di bahu kiri dan tidak ada korban lain. SIM dan STNK-nya lengkap,” tambah Wery.

Mobil kemudian dievakuasi menggunakan mobil derek agar arus lalu lintas kembali lancar. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Hilang Kendali, Honda HRV Terperosok ke Parit di Depan RSUD RAT Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Era Transformasi Transmigrasi, 504 KK Calon Transmigran Dilatih

0

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, membuka Kick Off Pelatihan Calon Transmigran yang berlangsung di Batalyon Infanteri 10/Satria Bhumi Yudha, Senin (3/11/2025).

Amsakar yang hadir bersama Wakil Kepala BP, Li Claudia Chandra, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan 504 Kepala Keluarga (KK) asal Rempang Eco-City sebagai calon transmigran yang unggul dan berdaya saing.

Melalui kolaborasi antara BP Batam dan pemerintah pusat, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pembentukan karakter masyarakat. Tujuannya adalah agar warga Rempang Eco-City mampu beradaptasi dan tumbuh di wilayah baru dengan semangat gotong royong dan kemandirian.

Amsakar berharap, para calon transmigran dapat menjadi penggerak ekonomi baru di Rempang Eco-City dan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial-ekonomi daerah.

“Kebijakan dari pemerintah harus kita maknai secara baik. Program ini bertujuan menciptakan kesejahteraan dan pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Ia juga optimistis, pelatihan ini menjadi pondasi awal bagi masyarakat untuk mengawali kehidupan Rempang yang berdikari.

Dengan sarana dan prasarananya yang lengkap, baik fasum maupun fasos. Era transformasi transmigrasi ini akan menciptakan kesejahteraan dan menjadikan masyarakat sebagai subjek untuk membangun peradaban baru yang produktif.

“Pemerintah ingin seluruh calon transmigran lebih produktif dan memiliki taraf hidup yang lebih baik,” tambah Amsakar.

Senada, Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Kementerian Transmigrasi, Prima Idwan Mariza, melaporkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program transmigrasi nasional.

Ia menjelaskan, sebanyak 1.394 Kepala Keluarga (KK) dari beberapa daerah secara serentak juga mengikuti pelatihan tersebut. Dan 504 KK di antaranya merupakan warga Rempang Eco-City.

“Transmigrasi masa kini bukan sekadar perpindahan penduduk, tapi membangun kehidupan baru yang sejahtera,” jelas Prima. (*)

Artikel Era Transformasi Transmigrasi, 504 KK Calon Transmigran Dilatih pertama kali tampil pada Metropolis.