Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 89

Pos Pengamanan Lebaran di Jembatan I Barelang Mulai Aktif

0
Pos pengamanan Jembatan I Barelang. F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – Pos pengamanan Lebaran di kawasan Jembatan I Barelang mulai diaktifkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat menjelang arus mudik.

Pos pengamanan tersebut menjadi salah satu titik strategis pengawasan karena kawasan Barelang kerap dipadati kendaraan, terutama pada akhir pekan maupun menjelang hari raya.

Kapolsek Sagulung, Husnul Afkar, melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Anwar Aris, mengatakan pos pengamanan mulai beroperasi pada akhir pekan ini dan akan aktif hingga 25 Maret 2026.

Baca Juga: PT Kepri Kuatkan Putusan PN Batam, Agustian Haratua Wajib Bayar Ganti Rugi

“Keberadaan pos ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan, baik yang hendak mudik maupun berwisata di kawasan Barelang,” ujarnya.

Menurut Anwar, petugas di pos pengamanan juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di jalur menuju Barelang. Selain itu, patroli rutin dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan. Layanan tersebut disiapkan untuk merespons cepat berbagai laporan maupun kondisi darurat di lapangan.

Dalam pengamanan ini, kepolisian turut melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk tim medis yang disiagakan di sekitar pos pengamanan untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi kondisi darurat atau kecelakaan.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata Barelang selama libur Lebaran agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga: Perkuat SDM Pariwisata Batam, AMSIH–HHRMA Kepri Kolaborasi dengan LPK dan Industri

Warga diminta menjaga barang berharga serta mematuhi aturan lalu lintas selama berada di kawasan tersebut.

“Harapan kami, melalui pengamanan terpadu ini masyarakat dapat merasakan mudik yang aman dan keluarga pun bisa merayakan Lebaran dengan bahagia,” kata Anwar. (*)

Artikel Pos Pengamanan Lebaran di Jembatan I Barelang Mulai Aktif pertama kali tampil pada Metropolis.

PT Kepri Kuatkan Putusan PN Batam, Agustian Haratua Wajib Bayar Ganti Rugi

0
Kuasa hukum PT Oods Era Mandiri, Jonariko Simamora, SH.MH, Hermanto Manurung, SH. F. Istimewa

batampos – Pengadilan Tinggi (PT) Kepulauan Riau menguatkan putusan Pengadilan Negeri Batam dalam perkara sengketa proyek pengaspalan di kawasan Batamindo antara PT Oods Era Mandiri dan Agustian Haratua.

Dalam putusan banding yang teregister dengan Nomor 7/PDT/2026/PT TPG tertanggal 10 Maret 2026, majelis hakim memutuskan menguatkan putusan PN Batam Nomor 161/Pdt.G/2025/PN Btm yang sebelumnya menyatakan Agustian Haratua terbukti melakukan wanprestasi atau ingkar janji.

Putusan PN Batam sendiri telah dibacakan pada 19 Desember 2025. Atas putusan tersebut, Agustian Haratua sempat mengajukan upaya hukum banding.

Baca Juga: Perkuat SDM Pariwisata Batam, AMSIH–HHRMA Kepri Kolaborasi dengan LPK dan Industri

Namun pada tingkat banding, majelis hakim memutuskan tetap menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama dengan perbaikan amar putusan.

“Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Batam Nomor 161/Pdt.G/2025/PN Btm tanggal 19 Desember 2025 dengan perbaikan amar putusan,” demikian kutipan amar putusan sebagaimana tercantum dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Batam.

Majelis hakim juga menyatakan bahwa Agustian Haratua selaku tergugat telah melakukan cidera janji atau wanprestasi terhadap PT Oods Era Mandiri.

Selain itu, majelis hakim menyatakan sah dan mengikat secara hukum perjanjian lisan antara para pihak terkait pekerjaan proyek Repair Asphalt Damage by K-300 at BIP Workplan 2023 berdasarkan kontrak Nomor BQ/EMT-23-0043-WO/23-0747 tertanggal 2 Oktober 2023 yang berlokasi di PT Batamindo Investment Cakrawala di Kota Batam.

Wajib Bayar Ganti Rugi

Dalam amar putusan tersebut, pengadilan juga menghukum Agustian Haratua untuk membayar ganti rugi materiil dan immateriil kepada PT Oods Era Mandiri sebesar Rp121.678.131 secara sekaligus dan seketika.

Dengan putusan banding ini, posisi hukum PT Oods Era Mandiri kembali dikuatkan dalam sengketa proyek pengaspalan di kawasan industri Batamindo.

Kuasa hukum PT Oods Era Mandiri dari Kantor Hukum Hermanto Manurung & Associates menyampaikan apresiasi terhadap putusan majelis hakim yang dinilai telah mempertimbangkan seluruh fakta persidangan secara objektif.

Baca Juga: Kasus Pecah Kaca Jadi Pengingat, Polisi Minta Warga Batam Tidak Lengah

Hermanto Manurung mengatakan putusan tersebut memberikan kepastian hukum bagi para pihak dalam perkara tersebut.

“Kami menghormati pertimbangan majelis hakim yang telah menilai perkara ini secara adil berdasarkan bukti dan fakta di persidangan. Putusan banding ini juga mempertegas bahwa pertimbangan hukum majelis hakim di tingkat pertama sudah tepat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan rekannya yang juga kuasa hukum PT Oods Era Mandiri, Jonariko Simamora.

Menurutnya, putusan banding tersebut menunjukkan bahwa proses hukum berjalan objektif dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan.

“Putusan ini sekaligus memperkuat posisi hukum serta reputasi PT Oods Era Mandiri,” katanya. (*)

Artikel PT Kepri Kuatkan Putusan PN Batam, Agustian Haratua Wajib Bayar Ganti Rugi pertama kali tampil pada Metropolis.

Perkuat SDM Pariwisata Batam, AMSIH–HHRMA Kepri Kolaborasi dengan LPK dan Industri

0
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata dan Kepala Disnaker Batam, Yudi Suprapto berfoto bersama pihak AMSIH dan HHRMA Kepri saat acara buka puasa bersama di Hotel Santika Batam, Kamis (12/3/2026). F. Disbudpar untuk Batam Pos

batampos – Asosiasi Manajemen Sumber Daya Insani Hotel (AMSIH) bersama HHRMA DPD Kepulauan Riau terus mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata, khususnya industri perhotelan di Kota Batam.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan kolaborasi yang dirangkai dengan buka puasa bersama pada Kamis (12/3/2026) di Hotel Santika Batam.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto, Ketua HILLSI DPD Kepri, Nurhalim, serta pimpinan Maybank Batam, Sherly. Turut hadir pula sejumlah pimpinan lembaga pelatihan kerja dan pendidikan, di antaranya LPK Barelang, LPK Comentora, LPK Global Lentera Kasih, Kepri Tourism Training Center, dan LPK Malangta.

Baca Juga: Di Hadapan Menteri Purbaya, BP Batam Tegaskan Komitmen Benahi Persoalan Investasi

Dalam sambutannya, Ardiwinata mengapresiasi kekompakan pengurus HHRMA yang dinilai konsisten mendorong peningkatan kompetensi anggotanya di sektor perhotelan.

“Luar biasa pengurus HHRMA yang kompak dan aktif melaksanakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kompetensi para anggotanya,” ujarnya.

Ketua AMSIH–HHRMA DPD Kepri, Suprianto, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, industri perhotelan, lembaga pelatihan, dan dunia pendidikan dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor pariwisata.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan industri pariwisata yang semakin kompetitif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, AMSIH–HHRMA DPD Kepri juga memaparkan Training Needs Analysis (TNA) sektor pariwisata, khususnya bidang perhotelan di Kota Batam. Analisis tersebut menjadi dasar dalam merancang berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Selain itu, organisasi tersebut juga menyampaikan rencana program pengembangan SDM pariwisata untuk periode 2027 hingga 2028. Program tersebut meliputi kegiatan bimbingan teknis (bimtek), pelatihan, hingga sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja di sektor pariwisata dan perhotelan.

Baca Juga: Belum Terima THR? Laporkan ke Posko Disnaker di Batamindo

Sebagai bentuk komitmen memperkuat kerja sama, dalam kegiatan itu juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara AMSIH–HHRMA DPD Kepri dengan sejumlah lembaga pelatihan kerja. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan pelatihan, peningkatan kompetensi, serta penyiapan tenaga kerja yang siap terjun ke industri perhotelan.

Menurut Suprianto, kolaborasi antara industri dan lembaga pelatihan merupakan langkah strategis untuk memastikan lulusan pelatihan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain agenda diskusi dan kerja sama, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Qurotal Ayun Mega Legenda.

Kegiatan sosial itu merupakan bentuk kepedulian AMSIH–HHRMA DPD Kepri bersama Maybank Batam.

Pada kesempatan yang sama, AMSIH–HHRMA DPD Kepri juga meluncurkan website resmi organisasi, yakni www.hhrmadpdkepri.com. Website tersebut diharapkan menjadi sarana komunikasi dan kolaborasi antaranggota serta mitra industri.

Melalui platform tersebut, anggota dapat memanfaatkan berbagai fitur, seperti memposting informasi lowongan kerja, menjalin kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pelatihan, serta mengakses berbagai informasi yang mendukung kebutuhan industri perhotelan dan pariwisata.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, serta diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kota Batam. (*)

Artikel Perkuat SDM Pariwisata Batam, AMSIH–HHRMA Kepri Kolaborasi dengan LPK dan Industri pertama kali tampil pada Metropolis.

Kickboxing Kepri Bantah Pergantian Pengurus, Tunggu Keputusan Pusat

0
Rudi Santoso bersama pengurus KickBoxing Kepri lainnya. F. Istimewa

batampos – Polemik kepengurusan Kickboxing Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir dibantah oleh pengurus daerah. Mereka menegaskan hingga kini tidak ada keputusan resmi terkait pergantian kepengurusan di tingkat provinsi.

Sekretaris Kickboxing Indonesia Kepri, Rudi Santoso, mengatakan berbagai klaim yang beredar di ruang publik tidak memiliki dasar organisasi yang sah. Sebab, hingga saat ini belum ada keputusan dari Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia mengenai pergantian, pembekuan, ataupun pencabutan mandat kepengurusan di Kepri.

“Tidak ada pergantian kepengurusan, tidak ada pencabutan mandat, dan tidak ada pembekuan organisasi. Kepengurusan Kickboxing Indonesia Kepri masih berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Menurut Rudi, setiap aktivitas yang mengatasnamakan perubahan kepengurusan tanpa keputusan resmi dari pengurus pusat tidak memiliki legitimasi organisasi dan tidak dapat diakui secara konstitusional.

Ia juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang dinilai mencoba menimbulkan kegaduhan dengan membawa nama organisasi olahraga tersebut.

“Organisasi ini memiliki aturan yang jelas melalui AD/ART dan mekanisme organisasi. Jadi tidak bisa diambil alih hanya melalui klaim sepihak atau tekanan,” tegasnya.

Di tengah polemik tersebut, pengurus Kickboxing Kepri telah melakukan audiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau guna membahas dinamika yang terjadi.

Dari pertemuan tersebut disimpulkan bahwa kewenangan pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) sepenuhnya berada di tangan Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia sebagai pemegang otoritas organisasi.

Rudi menambahkan, jika persoalan kepengurusan tidak segera mendapat keputusan dari pengurus pusat, kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada keikutsertaan cabang olahraga kickboxing dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau 2026.

“Jika belum ada keputusan dari pusat, dikhawatirkan cabang olahraga kickboxing tidak dapat diikutsertakan dalam Porprov 2026 karena berkaitan dengan legalitas kepengurusan,” katanya.

Meski demikian, pihaknya menegaskan tetap fokus menjalankan pembinaan atlet dan menjaga stabilitas organisasi olahraga di Kepulauan Riau sambil menunggu arahan resmi dari pengurus pusat. (*)

Artikel Kickboxing Kepri Bantah Pergantian Pengurus, Tunggu Keputusan Pusat pertama kali tampil pada Olahraga.

Akulaku dan BAZNAS Beri Pelatihan Sablon untuk Anak Binaan LPKA Jakarta

0
Perwakilan Akulaku Group dan BAZNAS RI memberikan pelatihan sablon kepada anak-anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta dalam program CSR Ramadan 2026. F. Istimewa

batampos – Akulaku Group bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa pelatihan keterampilan bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta selama Ramadan 2026.

Program tersebut menghadirkan pelatihan sablon yang ditujukan untuk membekali anak-anak binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal kemandirian di masa depan.

Direktur Teknologi Informasi PT Akulaku Finance Indonesia, Edy Salim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi sosial yang berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga: Operasional Ribuan SPPG Dihentikan Sementara

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan berbagi dengan sesama. Melalui kolaborasi bersama BAZNAS RI, bantuan yang disalurkan diharapkan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan bahwa program Ramadan tidak hanya difokuskan pada bantuan konsumtif, tetapi juga pemberdayaan.

“Melalui program ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan Ramadan sekaligus memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” katanya.

Kepala Divisi Pendayagunaan, Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Ajat Sudrajat, menambahkan kegiatan tersebut juga diisi dengan program Hidangan Berkah Ramadan berupa pembagian makanan berbuka puasa bagi anak-anak binaan.

“Hari ini kami membagikan hidangan berbuka, mulai dari takjil hingga makanan utama bagi anak-anak binaan,” ujarnya.

Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta, Syaikoni, mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada para anak binaan melalui kegiatan tersebut.

Baca Juga: KPK Lakukan OTT Lagi, Diduga Terkait Permintaan THR dengan Modus Fee Proyek

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan Akulaku Group atas dukungan dan perhatian kepada anak-anak binaan di LPKA Jakarta,” katanya.

Salah satu anak binaan berinisial RAPO (16) mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut karena memberikan pengalaman baru.

“Saya senang bisa belajar menyablon dan mengetahui perbedaan sablon digital dan manual. Terima kasih kepada BAZNAS dan Akulaku Group,” ujarnya.

Melalui berbagai program sosial ini, Akulaku Group berkomitmen terus menghadirkan inisiatif CSR yang tidak hanya bersifat bantuan jangka pendek, tetapi juga berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Artikel Akulaku dan BAZNAS Beri Pelatihan Sablon untuk Anak Binaan LPKA Jakarta pertama kali tampil pada News.

Karimun Siapkan 55 Kapal Feri, Puncak Mudik Diprediksi 18 Maret

0

batampos – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjungbalai Karimun membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Balai Karimun untuk mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 H.

Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun, Supendi, mengatakan posko tersebut beroperasi mulai Jumat (13/3) hingga Senin (30/3/2026) dengan dukungan sekitar 10 personel gabungan.

Untuk melayani arus mudik, pihaknya menyiapkan armada transportasi laut yang terdiri dari 55 kapal feri, 88 speedboat, satu kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yakni KM Kelud, serta kapal roro.

Baca Juga: BRK Syariah Karimun Salurkan Sembako dan Mushaf Al-Qur’an

“Kami memperkirakan jumlah penumpang tahun ini meningkat sekitar lima persen dibandingkan tahun lalu. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu (18/3) seiring libur nasional,” ujar Supendi.

Ia menjelaskan, posko angkutan Lebaran berfungsi sebagai pusat koordinasi dan informasi selama masa mudik. Selain itu, posko juga bertugas merespons cepat berbagai kondisi yang mungkin terjadi di lapangan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kondisi cuaca, kelaiklautan kapal, kesiapan pelabuhan, keselamatan pelayaran, hingga pelayanan bagi masyarakat pengguna transportasi laut.

“Kami berharap arus mudik tahun ini berjalan lancar, aman, dan nyaman sesuai tagline mudik tahun ini, Mudik Nyaman Bersama,” katanya.

Sementara itu, General Manager Pelindo Multi Terminal Tanjungbalai Karimun, Joni Hutama, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas di terminal penumpang domestik untuk mendukung kenyamanan pemudik.

Menurutnya, fasilitas yang tersedia antara lain ruang tunggu berpendingin udara, air minum gratis, akses WiFi, hingga area bermain anak.

“Fasilitas sudah kami siapkan agar penumpang merasa nyaman selama menunggu keberangkatan,” ujarnya.

Baca Juga: Ingatkan Amanah Mufakat 12, LAM Kepri: Monumen Bahasa di Pulau Penyengat Harus Dibangun

Di sisi lain, Ketua DPC Indonesia National Shipowners’ Association (INSA) Karimun, Bustami Datuk Rajo Marah, menyebut pihaknya telah menyiapkan kapal feri cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Menurutnya, tambahan armada kemungkinan akan difokuskan untuk rute dengan tingkat permintaan tinggi, salah satunya menuju Selat Panjang.

“Jika penumpang tidak tertampung kapal reguler, kami siap menambah kapal cadangan,” ujarnya. (*)

Artikel Karimun Siapkan 55 Kapal Feri, Puncak Mudik Diprediksi 18 Maret pertama kali tampil pada Kepri.

BRK Syariah Karimun Salurkan Sembako dan Mushaf Al-Qur’an

0
Pimbag Ops BRK Syariah Karimun, Reza ketika menyerahkan 40 mushaf Al-Qur’an kepada TKQ-TPQ Darul Jannah. F. BRKS Karimun untuk Batam Pos

batampos – Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan BRK Syariah Cabang Tanjung Balai Karimun untuk berbagi kepada masyarakat. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), bank tersebut menyalurkan bantuan paket sembako serta mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat dan lembaga pendidikan Al-Qur’an.

Branch Manager BRK Syariah Karimun, Abdil Barr, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan. Selain menjalankan bisnis perbankan syariah, BRK Syariah juga berkomitmen memperkuat kepedulian sosial melalui penyaluran zakat karyawan.

“Alhamdulillah, kami telah menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket tersebut berisi beras, gula, minyak goreng, sirup, tepung, teh dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga: Pemkab Karimun Siapkan Pinjaman Rp135 Miliar ke Bank BJB, Masih Tahap Lengkapi Persyaratan

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya fakir dan miskin, dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan.

Menurut Abdil Barr, kegiatan ini juga menjadi upaya mendekatkan BRK Syariah dengan masyarakat di Kabupaten Karimun sekaligus memperkuat nilai-nilai ekonomi syariah melalui kepedulian sosial.

Selain penyaluran sembako, pada Jumat (13/3) BRK Syariah Karimun juga menyerahkan bantuan mushaf Al-Qur’an kepada TKQ-TPQ Darul Jannah sebanyak 40 eksemplar.

Bantuan tersebut berasal dari sumbangan para pegawai BRK Syariah sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan, khususnya bagi generasi muda.

Baca Juga: Tiket Ferry Batam–Singapura Kena Fuel Surcharge Rp65 Ribu, Dishub Kepri Minta Penundaan

“Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua dan bermanfaat bagi para santri dalam mempelajari Al-Qur’an,” kata Abdil Barr.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. (*)

Artikel BRK Syariah Karimun Salurkan Sembako dan Mushaf Al-Qur’an pertama kali tampil pada Kepri.

HKTI Kepri Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Kenalkan Pentingnya Dunia Pertanian

0
Ketua DPD HKTI Kepri, Nyanyang Haris Pratamura. F. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim dari berbagai wilayah di Kota Batam. Kegiatan yang berlangsung di Golden Prawn, Jumat (13/3), tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dalam suasana Ramadhan.

Sejak sore hari, anak-anak yatim yang hadir tampak bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka berbaur dengan para pengurus HKTI dan tamu undangan dalam suasana akrab. Kegiatan ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

Sebelum berbuka puasa, kegiatan diawali dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Khozim. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Setelah tausiah, suasana semakin meriah dengan adanya kuis interaktif untuk anak-anak. Panitia memberikan berbagai pertanyaan seputar dunia pertanian dan makanan. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah menarik dari panitia.

Ketua DPD HKTI Kepri, Dr. Nyanyang Haris Pratamura, mengaku bahagia dapat berbagi kebersamaan dengan anak-anak yatim melalui kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan sosial seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, sekaligus memberikan semangat agar mereka terus belajar dan tumbuh menjadi generasi yang baik,” ujar Nyanyang.

Ia juga berharap anak-anak panti asuhan yang hadir dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dengan bekal ilmu keagamaan yang kuat sebagai pedoman hidup mereka di masa depan.

Selain itu, Nyanyang juga mendorong anak-anak untuk mulai mengenal dunia pertanian sejak dini. “Pertanian adalah benteng ekonomi dan sumber utama kebutuhan pangan. Kami ingin generasi muda juga memahami pentingnya sektor ini,” katanya, seraya memperkenalkan peran dan fungsi HKTI kepada para peserta kegiatan.(*)

Artikel HKTI Kepri Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Kenalkan Pentingnya Dunia Pertanian pertama kali tampil pada Metropolis.

Sampah Menggunung di Seibinti–Seilekop, Bau Busuk dan Asap Pembakaran Ganggu Warga

0
Tumpukan sampah di pinggir jalan ganggu pengendara dan warga sekitar. f. eusebius sara/ Batam pos

batampos – Tumpukan sampah mengular di sepanjang Jalan Seibinti hingga kawasan Seilekop, Kecamatan Sagulung, Batam. Sampah rumah tangga, limbah pasar hingga sisa material bangunan bercampur menjadi satu dan menumpuk di pinggir jalan, bahkan meluber hingga ke badan aspal sehingga mengganggu pengguna jalan yang melintas.

Pemandangan ini bukan hal baru bagi warga sekitar. Penumpukan sampah disebut sudah berlangsung lama dan hingga kini belum terselesaikan secara tuntas. Di sejumlah titik, sampah terlihat menggunung dengan panjang yang cukup jauh di sepanjang ruas jalan tersebut.

Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah juga menimbulkan aroma tidak sedap yang menyengat. Bau busuk yang muncul dari sampah yang membusuk dikhawatirkan dapat mengancam kesehatan masyarakat sekitar, termasuk pengendara yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Andri, salah seorang warga Seibinti, mengatakan penumpukan sampah di kawasan itu sudah berlangsung lama dan setiap hari volumenya terus bertambah. Ia menyebut armada pengangkut sampah yang ada saat ini belum mampu mengatasi seluruh tumpukan yang ada.
“Sudah lama sampah ini menumpuk. Setiap hari terus bertambah. Armada yang datang tidak sanggup mengangkut semuanya,” ujar Andri.

Untuk mengurangi penumpukan dan bau yang menyengat, sebagian warga bahkan memilih membakar sampah. Namun cara ini justru memunculkan persoalan baru karena asap tebal dari pembakaran sampah sering kali menyelimuti kawasan tersebut.

Asap pembakaran sampah itu juga dikeluhkan warga karena berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi. Apalagi titik penumpukan sampah di Jalan Seibinti berada tidak jauh dari kawasan pemukiman penduduk dan sekolah di sekitar kawasan Candi Bantar.

Kondisi serupa juga terlihat di kawasan Seilekop yang berada dekat galangan kapal. Di wilayah ini, tumpukan sampah hampir memenuhi sepanjang ruas jalan, menciptakan pemandangan yang kurang sedap dan membuat lingkungan terlihat kumuh.

Penumpukan sampah yang memanjang ini membuat sejumlah titik terlihat seperti tempat pembuangan sementara liar. Sampah yang meluber hingga ke badan jalan juga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas serta membahayakan pengendara.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya mengakui persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Batam. Saat bersilaturahmi dengan warga Sagulung dalam acara buka puasa bersama di kawasan Citra Kebun Sagulung belum lama ini, ia menjelaskan kendala pengelolaan sampah juga berkaitan dengan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur.

Menurut Amsakar, pengelolaan sampah di Batam sebelumnya menggunakan sistem open dumping yang kini dilarang pemerintah pusat. “Zona A di TPA tidak lagi boleh digunakan karena modelnya open dumping. Sekarang kita pindahkan ke zona B dan C,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini volume sampah di zona B dan C TPA Telaga Punggur sudah mencapai sekitar 7,5 juta ton dengan ketinggian tumpukan sekitar 20 meter. Kondisi itu membuat truk pengangkut sampah harus dibantu buldoser untuk bisa naik ke area pembuangan.
“Kadang satu mobil butuh waktu sampai dua jam untuk membuang sampah karena antrean panjang. Itulah sebabnya sering terlihat truk antre berserak di TPA,” katanya.

Pemerintah Kota Batam, lanjut Amsakar, juga sempat menggunakan dana belanja tidak terduga untuk membantu percepatan penanganan sampah. Ia meminta camat dan lurah memetakan titik-titik penumpukan sampah yang paling mendesak agar proses pengangkutan bisa dilakukan secara bertahap.(*)

Artikel Sampah Menggunung di Seibinti–Seilekop, Bau Busuk dan Asap Pembakaran Ganggu Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

Pelabuhan ASDP Punggur Mulai Padat, DPRD Kepri Soroti Tiket Online Palsu

0
Kendaraan antre menunggu giliran untuk naik ke kapal roro di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Jumat (13/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aktivitas di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Batam, mulai dipadati kendaraan menjelang arus mudik Lebaran. Pada Jumat (13/3), puluhan truk dan mobil tampak mengantre di area dermaga, terutama saat kedatangan kapal Wira Loewisa yang melayani rute Batam–Buton.

Kendaraan yang hendak menyeberang terlihat mengular menunggu giliran naik kapal. Meski demikian, lonjakan penumpang disebut belum terlalu signifikan dan diperkirakan baru akan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Anggota Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, mengatakan pihaknya menerima sejumlah keluhan dari masyarakat terkait pembelian tiket kapal secara online. Salah satunya terkait harga tiket yang disebut melonjak tinggi.

Menurut Wahyu, setelah ditelusuri, sebagian keluhan tersebut diduga berasal dari situs penjualan tiket tidak resmi yang menyerupai laman resmi operator.

“Ada kemungkinan situs tersebut dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab atau hacker. Sistemnya berbeda dengan yang ada di sistem resmi. Akibatnya harga tiket berbeda dan ada masyarakat yang sudah membeli tiket, tetapi saat datang ke pelabuhan ternyata tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Geram Tukar Uang Sulit Bukan Main, BI Kepri Lakukan Evaluasi

Ia menyebut, sejumlah calon penumpang bahkan harus kembali pulang karena tiket yang mereka beli tidak terdaftar di sistem resmi. Selain itu, praktik percaloan juga sempat memanfaatkan situasi meningkatnya permintaan tiket.

“Kasihan masyarakat, mereka sudah beli tiket tetapi tidak bisa dipakai. Ini harus diantisipasi oleh pemerintah. Operator juga perlu lebih gencar mensosialisasikan situs resmi penjualan tiket agar masyarakat tidak tertipu,” katanya.

Wahyu menambahkan, saat ini kondisi di lapangan mulai berangsur normal. Ia bahkan sempat berbincang dengan salah satu penumpang yang membeli tiket secara online setelah tiba di pelabuhan dan langsung bisa berangkat pada hari yang sama.

Meski demikian, ia mengakui bahwa untuk beberapa rute tertentu tiket memang sudah habis terjual melalui sistem daring. Salah satunya untuk rute Batam menuju Kuala Tungkal yang disebut telah penuh hingga beberapa hari ke depan.

“Informasinya tiket ke Kuala Tungkal sudah penuh sampai lima hari ke depan. Mudah-mudahan jika ada pembatalan, kuotanya bisa kembali dibuka,” jelasnya.

Ia juga mendorong pemerintah agar sistem penjualan tiket kapal dapat terintegrasi dengan agen perjalanan daring seperti Traveloka atau Tiket.com agar masyarakat lebih mudah mengakses dan meminimalkan penipuan.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kepri lainnya, Rudy Chua, mengingatkan bahwa selain kelancaran arus penumpang, distribusi barang juga harus tetap menjadi perhatian selama masa mudik.

“Selain arus manusia, arus barang juga harus dijaga. Jangan sampai kepadatan kendaraan pemudik menghambat distribusi sembako sehingga menimbulkan kelangkaan,” ujarnya.

Menurut Rudy, hingga saat ini kondisi di pelabuhan masih relatif terkendali karena arus mudik baru mulai berlangsung. Ia memperkirakan puncak kepadatan akan terjadi pada akhir pekan, mengingat sebagian masyarakat masih bekerja dan bersekolah pada hari Jumat.

“Besok kemungkinan mulai terjadi penumpukan karena sudah akhir pekan. Hari ini masih banyak yang bekerja atau sekolah,” katanya.

Baca Juga: Belum Terima THR? Laporkan ke Posko Disnaker di Batamindo

Sementara itu, General Manager ASDP Batam, Reno Yulianto, mengatakan operasional kapal penyeberangan saat ini masih berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh regulator.

Ia menjelaskan, dari total 14 armada yang dimiliki, delapan kapal saat ini beroperasi di lintasan Batam. Sedangkan kapal lainnya ditempatkan di beberapa wilayah lain.

“Kalau untuk penambahan kapal, operator menunggu permintaan dari pemerintah atau regulator. Biasanya jika kapasitas sudah penuh, regulator akan bersurat untuk penambahan armada,” jelasnya.

Reno menambahkan, berdasarkan data produksi tiga tahun terakhir, peningkatan volume penumpang di lintasan Telaga Punggur rata-rata berada di kisaran 15 persen.

“Untuk tahun ini kami masih melihat perkembangan datanya karena arus mudik masih berjalan,” katanya.

Pihak ASDP memastikan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran.(*)

Artikel Pelabuhan ASDP Punggur Mulai Padat, DPRD Kepri Soroti Tiket Online Palsu pertama kali tampil pada Metropolis.