Ilustrasi. Awan hitam menyelimuti kawasan Batam Center. BMKG memprediksi dalam beberapa hari kedepan Kota Batam akan diguyur hujan. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
batampos.co.id – Kota Batam memasuki periode hujan tertinggi. Berdasarkan data klimatologi BMKG, setiap November dan Desember intensitas serta potensi hujan meningkat, dibandingkan bulan-bulan lainnya. Sehingga, hal ini perlu diwaspadai masyarakat.
Kepala Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Suratman, mengatakan fenomena ini sesuatu yang wajar. Tapi perlu diwaspadai masyarakat. “Ada potensi terjadi cuaca ekstrem,” kata Suratman, Kamis (2/12).
Masyarakat, kata Suratman dapat mewaspadai perubahan cuaca mendadak. Sebab, perubahan cuaca memberikan dapat terhadap gelombang laut. Ia berharap masyarakat yang beraktivitas di laut, menghindari kegiatan pelayaran, jika ada wilayah yang sedang terdampak gelombang tinggi.
Masyarakat juga diminta menghindari daerah yang rentan mengalami benacana, seperti lerang yang rawan longsor, kawasan yang pohon yang mudah tumbang serta di tepi pantai.
“Waspadai potensi dampak seperti banjir bandang, banjir pesisir, tanah longsor terutama di daerah yang rentan. Saya harap stakeholder terkait untuk terus mengintensifkan koordinasi, dalam rangka antisipasi bencana hidrometeorologi,” ungkapnya.
Suratman mengatakan BMKG pusat mengeluarkan peringatan untuk beberapa daerah yang berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Kepulauan Riau termasuk salah satu daerah, yang diperkirakan berpotensi hujan lebat dari Kamis (2/12) hingga Sabtu (4/12).
“Masyarakat yang berada di wilayah perairan Bintan, berhati-hati ada potensi gelombang setinggi 2 meter. Lalu di Anambas, gelombang setinggi 4 meter dan Natuna gelombang setinggi 6 meter,” ucapnya. (*)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) saat Peluncuran PIDI 4.0, Kamis (2/12). (istimewa)
batampos.co.id – Pemerintah telah menginisiasi kegiatan pembangunan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) sebagai implementasi salah satu prioritas nasional Making Indonesia 4.0. Pembangunan PIDI 4.0 merupakan bukti nyata upaya Indonesia dalam bertansformasi menuju Industri 4.0 dengan memperhatikan peningkatan nilai tambah dan kapasitas dalam global value chain.
Melihat peran strategis tersebut, diharapkan PIDI 4.0 dapat menjadi bagian untuk menunjukkan upaya nyata yang telah dilakukan sehingga mendukung tema besar Presidensi G20 Indonesia yang diimplementasikan secara inklusif, adaptif, dan implementatif.
“Saya sangat mengapresiasi pembangunan PIDI 4.0 yang merupakan solusi satu atap dalam percepatan transformasi industri 4.0 di Indonesia, sekaligus menjadi showcase Making Indonesia 4.0 untuk dunia terutama dalam hal digitalisasi,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya di acara Peluncuran PIDI 4.0, Kamis (2/12).
Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 secara resmi telah di mulai pada 1 Desember 2021. Menko Airlangga menyebutkan tema besar Presidensi G20 Indonesia yaitu “Recover Together, Recover Stronger”, dengan 3 pilar utama yang meliputi Arsitektur Kesehatan Global, Transformasi Digital, dan Transisi Energi menuju keberlanjutan.
“Tentu di pilar yang kedua ini agar tidak sebatas narasi, tetapi juga ada showcasing dalam bentuk yang lebih nyata, sesuai pidato Presiden Joko Widodo kemarin dimana arahannya agar pelaksanaan forum G20 tidak berfokus kepada seremoni-seremoni namun kepada hal yang lebih praktikal, dan lebih terutama lagi yaitu apa yang akan didapatkan oleh Indonesia dalam Presidensi G20 nanti,” jelas Menko Airlangga.
Selain soft launching PIDI 4.0, akan digelar juga Start-Up for Industry Award yang merupakan pemberian penghargaan kepada lima startup terbaik di Indonesia. Diharapkan dengan adanya Start-Up for Industry Award tersebut, dapat memotivasi pelaku start-up untuk memunculkan solusi-solusi terbaiknya dalam hal teknologi dan mengembangkan ekonomi inklusif.
PIDI 4.0 merupakan sebuah lembaga Pemerintah, khususnya bagian dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri untuk membantu industri di Indonesia dalam bertransformasi menuju industri 4.0.
Adapun PIDI 4.0 menawarkan 5 layanan utama dalam membantu industri bertransformasi ke industri 4.0 yaitu Showcase Center, Delivery Center, Capability Center, Ecosystem for Industry 4.0, dan Engineering and AI Center.
“Saya ucapkan selamat kepada Menteri Perindustrian dan seluruh jajaran atas peluncuran PIDI 4.0. Semoga dengan hadirnya PIDI 4.0 dapat mendukung transformasi industri 4.0 di Indonesia,” pungkas Menko Airlangga. (*)
Polisi meringkus tersangka penggelapan motor rental, Ma. F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.
batampos.co.id – Polisi meringkus tersangka penggelapan sepeda motor di Tanjunguban, Ma, 26. Tersangka ditangkap di Bengkalis, Riau, akhir November 2021.
Kapolsek Bintan Utara, Kompol Suharjono mengatakan, tersangka menyewa motor rental Satria FU BP 6062 WD milik korban inisial HS, 28 sejak September 2021 lalu dengan sewa Rp 500 ribu sebulan.
“Jadi tersangka ini ngekos di Tanjunguban, di sana dia menyewa motor rental milik korban,” katanya.
Kata Suharjono, setelah digunakan, tersangka menjual sepeda korban ke orang lain di Tanjungpinang dengan harga Rp 2 juta.
“Pas menjual motor tersebut, tersangka bersama teman wanitanya, Ry. Keduanya warga Tanjungpinang,” katanya.
Suharjono mengatakan, kejadian ini diketahui setelah korban curiga karena tersangka tidak mengembalikan motor korban.
“Dicek di tempat kosnya, tersangka sudah tidak ada di kosnya, nomor handphonenya juga tidak aktif,” katanya. Akhirnya korban melaporkan kejadian ini.
Suharjono mengatakan, setelah dilacak, tersangka sudah berada di Bengkalis, Riau. Dia langsung memerintahkan anggota untuk ke Bengkalis, akhir November 2021.
Dari hasil pemeriksaan, Suharjono mengatakan, tersangka mengakui menjual sepeda motor korban ke orang lain di Tanjungpinang seharga Rp 2 juta.
Selain itu, tersangka juga melakukan pencurian 4 unit handphone dan uang tunai di rumah makan depan LPG Tanjunguban pada September lalu.
Untuk teman wanitanya, Ry, dia mengatakan, ikut diamankan. Namun Ry hanya berstatus saksi karena tidak mengetahui motor yang dijual tersangka merupakan motor orang lain.
Suharjono juga mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban perbuatan tersangka agar segera melaporkan ke Polsek Bintan Utara.
Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan sepeda motor sesuai pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukumannya paling lama empat tahun penjara. (*)
Sekretaris DPRD Kota Batam, Aspawi Nangali, saat menerima penghargaan JDIHN Award 2021 di jakarta. Foto: Setwan DPRD Kota Batam
batampos.co.id – Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kota Batam mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM RI sebagai Anggota jaringan dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional Terbaik I Tahun 2021 Katagori Sekretariat DPRD Kota.
Penghargaan JDIHN Awards Tahun 2021 diserahkan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly, bersama Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Widodo Ekatjahjana, kepada Sekretaris DPRD Kota Batam, Aspawi Nangali, di Jakarta, Kamis (2/12/2021).
Penghargaan dan penyerahan Piagam tersebut diberikan dalam rangka pelaksanaan Peraturan Presiden RI Nomor 33 Tahun 2012 Tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN).
Pada kesempatan tersebut, Aspawi menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Kementerian Hukum dan HAM RI serta Kepala Pusat JDIHN yang telah memberikan penghargaan Terbaik I Se- Indonesia kepada JDIH Sekretariat DPRD Kota Batam Katagori Sekretariat DPRD Kota.
Pihaknya bersama jajaran pengelolaan JDIH sangat mengapresiasi tim di Setwan Kota Batam.
Sekwan Kota Batam juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian yang diberikan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Batam beserta Pemerintah Daerah Kota Batam dalam memberikan perhatian dan dukungan yang luar biasa untuk kemajuan JDIH Sekretariat DPRD Kota Batam.
“Ke depannya diharapkan dari berbagai Sub Bagian dan Bagian di Sekretariat DPRD Kota Batam perlu dilakukan inovasi untuk pengembangan JDIH,” terang Aspawi.(*)
Pemeran film Believe: Ryan Wijaya, Abigail Gusmawan, dan Sebastian Teti. f. Azarine Cosmetic
batampos.co.id – Trend web series sedang menggeliat di kalangan segala usia semenjak masyarakat di seluruh dunia mulai menjalani karantina dikarenakan Covid-19. Maka dari itu, sebagian masyarakat mulai berlomba-lomba mencari hobi dan aktivitas baru agar tetap betah walaupun hanya beraktivitas di dalam rumah. Berbagai aktivitas yang bisa dilakukan di rumah untuk mengisi waktu luang mulai digemari sebagian besar masyarakat, salah satunya adalah menonton film.
Namun, trend series lebih banyak memiliki penggemar karena memiliki alur cerita bersambung yang membuat penonton penasaran dan menebak-nebak bagaimana akhir dari cerita tersebut. Series dapat memainkan aneka emosi dan perasaan berbeda dari setiap episode yang ditayangkan. Tentunya Azarine Cosmetic tidak mau kehilangan momentum tersebut.
Azarine Cosmetic merupakan brand kosmetik dan kecantikan lokal yang berdiri sejak 2002 yang diawali dengan aneka produk spa. Azarine menggunakan bahan-bahan alami berkualitas tinggi yang selalu berinovasi dengan aneka produknya. Tentunya dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar bisa melakukan perawatan dari rambut, wajah, hingga tubuh walaupun hanya di rumah saja.
Azarine Cosmetic menjadi beauty brand lokal pertama yang menciptakan web series dengan format vertikal dan bekerja sama dengan Tiktok Official Indonesia. Series berjudul “Believe” ini mengulas pentingnya menjadi versi terbaik melalui penampilan yang didukung rasa percaya diri, tentunya diselingi dengan bumbu romansa percintaan masa kini.
Dibintangi oleh Rayn Wijaya, Abigail Gusmawan, dan Sebastian Teti, pada episode perdana web series ini sudah ditonton lebih dari 500 ribu warga Tiktok. Selain itu, hashtag #AzarineBelieveSeries berhasil memasuki peringkat 5 pada trending topic di Twitter Indonesia.
“Believe” merupakan kisah tentang perjuangan seorang perempuan dalam meretas karir. Irene (Abigail Gusmawan) adalah CEO sebuah start-up yang sedang berusaha untuk mendapatkan investor. Ia dibantu oleh Alex (Rayn Wijaya) dan Sarah (Latifah) yang merupakan anggota timnya sejak awal start-up tersebut berdiri. Dalam prosesnya, Irene dan kawan-kawan bertemu dengan Hans (Sebastian Teti) seorang konsultan bisnis yang kemudian membantu mereka untuk mendapatkan investor. Apakah Irene berhasil untuk menaklukkan tantangan dari investor?
Beberapa fakta menarik mengenai “Believe” The Series adalah total waktu syuting hanya 30 jam dan hanya menggunakan 2 lokasi. Selain itu series ini disutradarai oleh salah satu tim yang turut berpartisipasi dalam project video klip Rossa yang berjudul “The Heart You Hurt”. “Believe” The Series akan tayang dalam 6 episode selama periode 23 November-9 Desember 2021.
“Kami percaya setiap orang memiliki aura yang akan semakin terpancar ketika mereka percaya diri, baik dari segi kemampuan maupun penampilan,” ujar Cella Vanessa selaku Chief Marketing Officer Azarine Cosmetic.
Sesuai dengan tagline kami #ThePowerInYou, melalui ‘Believe’ The Series kami ingin mengajak setiap orang menyadari bahwa mereka punya kekuatan yang jauh lebih besar dibandingkan yang mereka bayangkan,” ujar Cella Vanessa selaku Chief Marketing Officer Azarine Cosmetic. (*)
Pelaku pencabulan anak. F. Satreskrim Polres Tanjungpinang
batampos.co.id – Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Tanjungpinang meringkus pelaku cabul di Jalan Sultan Mahmud Tanjungpinang, Selasa (30/11) malam. Pelaku inisial JFG diketahui telah mencabuli seorang anak di kawasan bundaran Dompak Tanjungpinang.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap mengatakan setelah mengetahui keberadaan pelaku, pihaknya langsung melakukan penangkapan. Pelaku ditangkap saat berada warung sebelah Pos Kamling kawasan Tanjung Unggat. “Saat diinterogasi, pelaku mengaku perbuatannya,” terang Awal, Kamis (2/12).
Saat ini, lanjut Awal, pelaku masih diperiksa lebih lanjut oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tanjungpinang. “Pelaku ditahan guna kepentingan penyelidikan,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya korban yang berada di rumah meminta uang untuk membeli makanan kepada orang tuanya, Rabu (6/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah diberi uang, korban keluar rumah saat orang tuanya menunaikan salat Magrib. Usai salat, orang tua korban mengetahui anak perempuannya tak kunjung kembali ke rumah.
Sekitar pukul 19.30 WIB, orang tua mendapat laporan dari Ketua RW setempat yang menginformasikan korban diselamatkan oleh sekuriti di kawasan bundaran tidak jauh dari kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Dompak, Bukit Bestari. Orang tua korban lalu mendatangi pos sekuriti kampus untuk melihat anaknya.
Saat ditanya orang tuanya, korban mengaku dibawa oleh seseorang laki laki yang tidak dikenalnya dari kawasan Tanjungpinang Barat menuju Dompak, Bukit Bestari. Korban juga mengaku orang tidak dikenal tersebut mencabuli dirinya.
Setelah itu, korban ditinggal sendirian oleh laki laki itu di kawasan sepi Dompak tidak jauh dari kampus Umrah. Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah oleh orang tuanya dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. (*)
batampos.co.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengandeng Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk membikin Desa Akuntabel. Akuntabilitas pelaporan keuangan di level desa diperlukan seiring kian masifnya pembangunan desa-desa di Indonesia.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh beserta rombongan di ruang kerjanya, pada Kamis (2/12/2021) Foto : Nugrah Setiadi/Didi
“Saat ini banyak kementerian/lembaga yang membikin desa percontohan sesuai dengan bidang tugas mereka. Ada desa konstitusi yang digagas Mahkamah Konstitusi, ada Desa Bersih Narkoba yang diinisiasi Badan Narkotika Nasional, Desa Pancasila yang digagas BPIP, dan terbaru Desa Antikorupsi yang dibentuk oleh KPK. Saya sangat senang dengan hal ini. Nah, saya kepingin BPKP juga punya, Desa Akuntabel atau Sistim akuntabilitas pembangunan desa (Sakti Desa) kan yang sangat berkompeten BPKP,” ujar Abdul Halim Iskandar saat menerima Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh beserta rombongan, di Kantor Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kalibata, Jakarta, Kamis (2/12/2021).
Dia menjelaskan Kemendes PDTT menjadikan akuntanbilitas pelaporan keuangan desa sebagai salah satu fokus pembinaan di level desa. Bahkan Kemendes PDTT punya Sistem Akuntabilitas Pembangunan Desa (Sakti Desa) untuk memastikan pelaporan pengunaan dana pembangunan benar-benar tersusun dengan baik. “Salah satu keraguan banyak orang saat desa akan mendapatkan dana desa dari APBN adalah kemampuan desa dalam merancang anggaran, pelaksanaan, penatausahaan, hingga metode pelaporannya atau dari sisi akuntabilitasnya. Nah sisi akuntabilitas ini yang hingga hari ini akan terus kita perbaiki,” katanya.
Gus Halim-sapaan akrab Abdul Halim Iskandar-jika BPKP bisa turun langsung dalam meningkatkan akuntabilitas dengan membuat Desa Akuntabilitas maka akan ada contoh baik yang bisa diduplikasi di desa-desa lain. Pemerintah Desa di seluruh Indonesia akan mendapatkan contoh kongkret bagaimana merancang anggaran, pelaksanaan, penatausahaan, hingga metode pelaporannya. “Sehingga yang berkaitan dengan akuntabilitas kinerja pembangunan desa, sekaligus kalau bisa kan mewujudkan dan memberikan kemudahan dalam SPJ (Surat Pertanggungjawaban) bagi desa,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Halim ini juga menjelaskan program-program yang sudah dan akan dilakukan Kemendes PDTT. Menurutnya, saat ini Kemendes PDTT telah menyiapkan perencanaan pembangunan desa berbasis data SDGs Desa sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo.
“Kita rumuskan SDGs Desa ini, karena waktu pertama Pak Presiden nugasin saya itu beliau bilang hari ini dana desa belum dirasakan secara umum oleh masyarakat, masih dirasakan oleh segelintir orang. Sampai dua kali beliau bilang,” ungkap Gus Halim.
“Dan saya memang memahami masalah itu, karena dana desa memang hanya dinikmati oleh sekelompok orang saja. Yang kelas bawah tidak tahu. Tidak pernah merasakan adanya dana desa,” sambungnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, SDGs Desa dirumuskan dengan menggunakan prinsip no one left behind atau tidak ada satu pun yang terlewatkan. Dalam artian, kehadiran dana desa harus dirasakan oleh seluruh warga masyarakat desa, utamanya warga kelas bawah.
“Dengan harapan, siapa pun ketika berbicara pembangunan di desa itu jelas arahnya. Desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, pendidikan desa berkualitas, keterlibatan perempuan di desa, desa layak air bersih dan sanitasi sampai pada desa Berjejaring untuk pembangunan desa,” ujarnya.
Mendengar paparan Mendes PDTT, Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh, merespon baik dan siap untuk mengawal program-program Kemendes PDTT tersebut. Menurutnya, BPKP yang ada di seluruh Indonesia ini juga dapat terlibat untuk validasi data maupun berkoordinasi dengan pemerintah daerah.
“Saya sangat senang sekali ini Pak Menteri dengerinnya. Jadi ada berapa hal yang bisa kita lakukan untuk membantu Pak Menteri. Menurut saya sudah bagus ini, sudah lebih jauh dari bayangan saya. Nanti kami akan mencocokkan supaya ada clearence – finishingnya semua. Terus kegiatan-kegiatannya apa. Artinya yang pertama seperti tadi, Sakti Desa ini bisa, bikin desa akuntabel bisa, walaupun namanya tetap pakai Sakti Desa,” ujar Ateh. (*)
Salah seorang warga mengurus paspor di kantor Imigrasi Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam ditunjuk menjadi percontohan untuk kantor pelayanan bagi masyarakat kelompok rentan. Hal ini guna mendukung penyamaarataan dalam mendapatkan hak asasi manusia (HAM).
Deputi Pelayanan Publik l, Kemenpan RB, Diah Natalisa mengatakan pelayanan publik menjadi konsentrasi pemerintah untuk ditingkatkan. Aparatur Sipil Negara (ASN) dimintai mampu menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Imigrasi Batam menjadi salah satu kantor percontohan dan dinilai sudah memenuhi fasilitas yang mendukung pemerataan pelayanan, termasuk bagi mereka yang masuk kelompok rentan,” ujarnya Kamis (2/12).
Untuk kelompok rentan itu di antaranya, lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, ibu menyusui dan lainnya. Penyediaan fasilitas pendukung kelompok rentan dalam mendapatkan pelayanan yaitu penyediaan ruangan menyusui, ada jalur khusus bagi mereka penyandang disabilitas. Selain itu ada juga penambahan ahli bahasa isyarat untuk membantu mereka yang membutuhkan.
“Jadi tadi saya mengecek semua fasilitas yang ada sudah bagus. Hal ini cukup bagus ya, karena belum banyak pelayanan publik yang menerapkan fasilitas tersebut,” ujarnya.
Diah mengungkapkan ke depan, kantor Imigrasi Batam ini akan menjadi tempat studi tiru oleh daerah lain. Pihak imigrasi di Batam harus siap dengan tamu yang akan datang nantinya. Sudah pasti akan lebih sibuk dengan kunjungan tersebut.
“Ini kan hal baik. Jadi bisa saling berbagi ilmu dan pengalaman dalam menerapkan sistem pelayanan publik yang lebih baik dan berkualitas,” imbuhnya.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Ismoyo mengatakan hal ini menjadi sesuatu yang baik bagi kemajuan pelayanan publik keimigrasian di Batam. Menurutnya, perbaikan yang sudah dilakukan selama ini mendapatkan respon baik di Kemenpan-RB.
“Untuk pelayanan kami sangat serius, selalu berbenah menuju pelayanan yang lebih baik. Intinya masyarakat terlayani dengan baik,” tutupnya. (*)
Pelatih asal Indonesia Dwi Kristiawan saat memberi instruksi kepada ganda campuran India N. Sikki Reddy/Dhruv Kapila di Indonesia Masters 2021. (I’Ied R. Rifadin/Jawa Pos)
Sudah sepuluh tahun ini Dwi Kristiawan merantau ke India. Dia menjadi pelatih bulu tangkis tim nasional negara tersebut. Belum ada keinginan pulang. Dia malah betah dan penasaran ingin mengantar skuad ganda India menembus Olimpiade Paris 2024.
—
”Kalau saya sih mengalir aja. Selama masih dipercaya di sana, ya saya jalani,” ucap Dwi saat ditemui Jawa Pos di area Mix Zone Indonesia Open 2021.
Saat itu, Jawa Pos menanyakan ke pria asal Solo itu. Yakni, soal rencana kembali menjadi pelatih di Indonesia. Juga kenapa dia begitu betah melatih India yang dikenal kerap ganti-ganti pelatih asing.
Dwi mengaku bahwa dirinya masih di sana sampai tiga tahun mendatang. Sebab, dia sudah diberi target baru oleh Federasi Bulu Tangkis India (BAI). Yakni, meloloskan pasangan ganda dari negara tersebut ke Olimpiade Paris 2024.
Sepeninggal Flandy Limpele yang mundur dari jabatan pelatih ganda India tahun lalu, negara tersebut sampai saat ini masih kekurangan pelatih di sektor ganda. Pria 41 tahun itu kini ditemani dua pelatih lain menangani sektor tersebut. Semuanya dari Indonesia. Yakni, Namrih Suroto dan Miftah.
Dwi sebetulnya juga bukan pelatih spesialis ganda. Tapi, karena India kekurangan tenaga pelatih, Dwi harus banting setir dari sektor tunggal menjadi pelatih ganda. Lagi-lagi, semua itu berawal dari Flandy yang ditunjuk sebagai pelatih ganda India pada 2019. Saat itu, Flandy meminta bantuan Dwi bergabung di sektor ganda.
Saat masih melatih di tunggal, Dwi ikut memoles para pebulu tangkis andalan India di sektor itu. Misalnya, mantan ranking pertama dunia Saina Nehwal. Juga andalan tunggal putri India saat ini. Yakni, pemilik dua medali Olimpiade, Pusarla V. Sindhu.
”Kehadiran pelatih Indonesia seperti Dwi sangat membantu. Kami mendapat banyak masukan terkait sudut pandang-sudut pandang berbeda dalam pertandingan. Itu sangat penting untuk menambah wawasan kami,” ucap Sindhu.
Untuk mengisi kekurangan pelatih ganda saat ini, Dwi bersama para pemain ganda India sudah mengusulkan satu nama pelatih lain asal Indonesia ke BAI.
Namun, karena negosiasi masih berjalan, dia enggan mengungkap pelatih baru yang akan diboyong ke India tersebut. ”Tinggal nunggu keputusan dari pengurus federasi aja,” ucap mantan pemain jebolan PB Djarum Kudus tersebut.
Sebagai pelatih asing, Dwi menyebut dirinya harus pandai-pandai membawa diri. Salah satu cara yang dipakai untuk mendekati pemain adalah dengan sering mengajak mereka ngobrol di luar jam latihan.
Cara lain agar dia mendapatkan hati anak asuhnya adalah sering mengajak mereka makan bersama saat hari libur latihan. Biasanya, dia menjadwalkan sebulan dua kali hang out makan bareng atlet-atletnya. ”Pintar-pintar kita ngemong lah. Nanti mereka terbuka-terbuka sendiri,” ucap pria 41 tahun tersebut.
Sebagai perantau, ada kalanya juga Dwi kangen keluarga di tanah air. Dari BAI, Dwi hanya diberi jatah pulang satu tahun dua kali. Selain itu, biasanya jika setelah menjalani turnamen di Indonesia seperti di Bali ini, dia lanjut mengambil cuti untuk menemui keluarganya di Solo.
Sebetulnya, pada 2018, Dwi sempat memboyong istrinya, Ratna Eva Marfita, beserta tiga anaknya tinggal di Hyderabad, India. Namun, setelah sepuluh bulan, sang istri lebih memilih kembali ke Solo.
”Saat itu anak sudah waktunya sekolah. Kami ingin mereka tetap sekolah di Indonesia,” ucap pria kelahiran Singosaren tersebut.
Dwi sendiri tidak mengira rezekinya datang dari negeri orang. Padahal, jauh sebelum itu, saat masih aktif sebagai atlet, Dwi kerap tampil di berbagai kejuaraan nasional.
Kali terakhir dia tampil adalah di PON Samarinda 2008. Saat itu dia membela Papua. Langkahnya terhenti di delapan besar oleh pasangan Jawa timur Bambang Suprianto/Toni Gunawan. ”Istilahnya dulu saya ini pemain bayaran. Main ke sana kemari,” ucapnya.
Saat mengingat awal datang ke India pada 2012, Dwi sempat kesulitan dengan makanan. Dia tidak doyan dengan masakan India. Akhirnya, selama dua tahun pertama tinggal di sana dia memilih masak sendiri.
Bahan-bahan bumbu dapur khas Indonesia dia boyong jika sedang pulang ke tanah air. ”Saat itu belum ada ASEAN market di sana. Lengkuas, serai, Masako (penyedap rasa, Red), saya bawa dari Indonesia,” ucapnya.
Kini, Dwi tidak hanya memoles pemain-pemain bulu tangkis senior India. Dia juga diberi tugas membagi ilmu kepada pelatih-pelatih lokal di negara tersebut. Salah satunya, berbagi cara menyusun program latihan.
Dia juga menangani tim junior India. Dengan makin banyaknya masyarakat India yang meminati bulu tangkis, Dwi mengaku tugasnya kini lebih mudah. Sebab, pemain-pemain junior India kini hanya fokus bermain di satu sektor.
”Idealnya kan memang begitu. Dulu ndak bisa karena masih kekurangan pemain. Sekarang yang junior-junior semua cuma main di satu nomor,” ucapnya. (*)
Banner raksasa 20LEGEND dibentangkan di tribun Stretford End dalam laga Premier League dua musim lalu. (MANCHESTER EVENING NEWS )
batampos.co.id – Sebelas hari setelah terusir dari Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer akan kembali lagi dini hari nanti (3/12).
Bukan Solskjaer yang sebenarnya, melainkan persembahan dari fans United untuk mantan pemain dan pelatih The Red Devils tersebut.
Daily Mail melaporkan bahwa fans United akan membentangkan banner raksasa di tribun Stretford End saat melawan Arsenal dini hari nanti.
Banner raksasa itu bertulisan ’’20LEGEND’’. Banner tersebut sama seperti saat Solskjaer diangkat sebagai pelatih United tiga tahun lalu.
Laga melawan Arsenal dipilih karena menjadi pertandingan kandang pertama United di Premier League setelah Solskjaer meninggalkan klub per 21 November lalu.
”Ketika kami menyambut pelatih baru di Old Trafford, kami pun bakal memberikan tribute kepada siapa yang pergi,” cuit kelompok suporter Stretford End Flags.
”Ole adalah pemain legendaris dan Ole mengembangkan klub ini sebagai pelatih. Selama ini kami tidak pernah berterima kasih secara benar kepadanya,” sambung kelompok suporter tersebut.
Solskjaer termasuk beruntung bisa mendapatkan penghormatan itu. Sebab, sejak Sir Alex Ferguson, belum ada pelatih United yang mendapatkan tribute di Stretford End.
Untuk tribute Sir Alex kala itu, Stretford End Flags menuliskan ”The Impossible Dream Made Possible”. (*)