Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 894

Iptu TSH Diperiksa Intensif, Diduga Terima Rp40 Juta dari Hasil Pemerasan di Botania 1

0
Budianto Jauhari, warga Botania 1, Batamkota saat didampingi kuasa hukumnya Deni Kresianto Tampubolon. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Penyelidikan kasus penggerebekan fiktif yang berujung pemerasan di kawasan Ruko Bunga Raya, Botania 1, Batam, terus berkembang. Propam Polda Kepri kini tengah memeriksa intensif Iptu TSH yang diduga kuat ikut dalam aksi penggerebekan palsu tersebut.

Kepala Bidang Propam Polda Kepri Kombes Eddwi Kurniayanto mengatakan, proses pemeriksaan telah berjalan dan akan diperluas ke sejumlah saksi serta korban. “Yang bersangkutan sudah kami Patsus. Sudah kami lakukan pemeriksaan. Proses masih berjalan,” ujarnya, Selasa (4/11).

Eddwi menuturkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan saksi dan korban nantinya. Hal itu dilakukan guna menyinkronkan keterangan dengan pihak TNI. Sebab, tujuh dari delapan pelaku disebut merupakan oknum anggota TNI. “Kami akan sinkronkan keterangan keduanya untuk mengetahui peran masing-masing serta alasan keterlibatan mereka,” jelasnya.

Baca Juga: Warga Botania Diperas Oknum Aparat, Korban: Saya Ditodong Pistol, Ditekan, dan Dipaksa Transfer Uang ke Oknum Aparat

Terkait keterlibatan Iptu TSH, Eddwi mengatakan, dari keterangan sementara, perwira tersebut mengaku diajak oleh salah satu oknum TNI untuk ikut dalam penggerebekan. Namun, penyidik belum mengambil kesimpulan. “Untuk sementara keterangan TSH, dia diajak (oknum TNI). Tapi nanti akan kami cocokkan lagi, apakah benar demikian,” ucapnya.

Propam juga menelusuri dugaan adanya pembagian uang hasil pemerasan. Dari informasi awal, total uang yang diperas dari korban mencapai Rp300 juta, dan Iptu TSH disebut menerima Rp40 juta. “Kami dalami soal itu, termasuk angka pembagiannya,” kata Eddwi.

Ia menegaskan, saat ini kasus masih dalam tahap pemeriksaan kode etik. Propam belum bisa memastikan apakah laporan pidananya sudah masuk ke tahap penyidikan. “Secara garis besar, hasil penyelidikan kode etik ini nantinya akan membuktikan apakah yang bersangkutan bersalah atau tidak,” tegasnya.

Baca Juga: Oknum Aparat dan Penggerebekan Fiktif di Botania 1, Korban: “Ini Bukan Penegakan Hukum, Tapi Perampokan Bersenjata”

Sebelumnya, delapan penegak hukum diduga terlibat dalam penggerebekan fiktif yang mengatasnamakan Badan Narkotika Nasional (BNN) itu. Mereka disebut mendatangi sebuah ruko di kawasan Botania 1, melakukan penggeledahan tanpa dasar hukum, lalu memeras korban dengan dalih agar kasusnya tidak dilanjutkan.

Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan adanya satu anggota Polri yang diperiksa dalam kasus tersebut. Anggota berinisial TSH bertugas di Ditresnarkoba Polda Kepri. Saat ini sedang diperiksa mendalam oleh Bidpropam untuk memastikan fakta dan kebenaran dugaan pelanggaran.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan aparat lintas institusi. Polda Kepri memastikan akan menindak tegas anggotanya yang terbukti melanggar, baik secara etik maupun pidana. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Iptu TSH Diperiksa Intensif, Diduga Terima Rp40 Juta dari Hasil Pemerasan di Botania 1 pertama kali tampil pada Metropolis.

Satlantas Polresta Barelang Gelar Kanalisasi di Jalan Sudirman, Arus Lalu Lintas Lancar

0
Satlantas Barelang gencarkan kanalisasi, wujudkan Batam tertib dan aman berlalu lintas. Foto. Satlantas Polresta Barelang untuk Batam Pos

batampos – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang melaksanakan kegiatan Kanalisasi pagi dan sore di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari Simpang KDA hingga Fly Over Laluan Madani, Selasa (4/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan raya agar mobilitas warga berjalan aman dan lancar.

Pelaksanaan Kanalisasi Pagi digelar pada Selasa, 4 November 2025 mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB, sementara Kanalisasi Sore dilaksanakan pada Senin, 3 November 2025 pukul 16.00–18.00 WIB. Sebanyak 20 personel dikerahkan pada pagi hari dan 16 personel pada sore hari untuk mengatur lalu lintas dan mengurai potensi kemacetan di kawasan padat tersebut.

Kegiatan Kanalisasi ini difokuskan pada empat titik strategis, yakni pertemuan arus depan Dang Anom, pertemuan arus depan Perumahan Plamo, Simpang KDA, serta lengan jalan Pos 909. Personel ditempatkan di titik-titik tersebut untuk mengurai potensi kepadatan sekaligus mencegah terjadinya crossing kendaraan yang sering menjadi pemicu kemacetan pada jam sibuk.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. “Kami melaksanakan Kanalisasi di titik-titik rawan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan mencegah potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat Kota Batam,” ujarnya.

Dari hasil pelaksanaan kegiatan, arus lalu lintas di sepanjang ruas Jalan Jenderal Sudirman terpantau lancar selama jam-jam padat. Situasi lalu lintas aman dan terkendali, serta masyarakat merasa lebih nyaman dalam berkendara. Selain itu, petugas juga melakukan upaya pencegahan dini terhadap potensi kecelakaan dan terus memantau situasi di lapangan secara langsung.

Program Kanalisasi ini juga bertujuan membentuk budaya disiplin dalam berlalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua agar selalu menggunakan lajur kiri sebagai jalur aman. Menurut Kompol Afiditya, kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat, ditandai dengan semakin banyak pengendara yang patuh mengikuti arahan petugas di lapangan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu disiplin dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. “Langkah kecil seperti mematuhi lajur dan arahan petugas akan memberikan dampak besar untuk mewujudkan Kota Batam yang tertib, aman, dan berkeselamatan,” tambahnya.

Setiap kerucut yang dipasang dan setiap lajur yang diarahkan oleh petugas merupakan wujud kepedulian Polri yang humanis terhadap keselamatan masyarakat. Melalui program Kanalisasi ini, Satlantas Polresta Barelang berupaya membentuk budaya disiplin demi menjaga nyawa para pengguna jalan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Satlantas Polresta Barelang Gelar Kanalisasi di Jalan Sudirman, Arus Lalu Lintas Lancar pertama kali tampil pada Metropolis.

Dagangan Sering Basah, Pedagang Asongan di Pelabuhan Letung Minta Pemkab Bangun Kios

0
Sejumlah pedagang di Pelabuhan Berhala, Pulau Jemaja sedang menjajakan dagangannya. Pedagang berharap ada pembangunan kios untuk mereka. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Para pedagang asongan di Pelabuhan Berhala, Letung, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, meminta pemerintah daerah membangun kios permanen yang layak sebagai tempat berjualan.

Selama ini mereka terpaksa berjualan di tempat terbuka tanpa pelindung dari panas maupun hujan, sehingga aktivitas jual beli sering terganggu terutama saat cuaca buruk.

Junai, salah satu pedagang yang rutin menjajakan makanan dan kerupuk kepada penumpang kapal setiap kali kapal bersandar, mengaku kesulitan berjualan ketika hujan turun.

“Saya jual makanan berat dan aneka kerupuk untuk penumpang kapal. Kalau hujan, ya basah kuyup kami,” keluh Junai, Senin (3/11).

Ia berharap pemerintah daerah segera membangun kios sederhana agar pedagang bisa berjualan dengan nyaman tanpa khawatir cuaca.

Menurut Junai, keberadaan kios tidak hanya memberi kenyamanan pedagang, tetapi juga membuat kawasan pelabuhan lebih tertata rapi dan memudahkan penumpang mencari makanan.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris (Aneng), mengatakan bahwa pemerintah daerah sudah memiliki rencana membangun kios pedagang di kawasan pelabuhan.

Namun, rencana tersebut masih terkendala oleh status kepemilikan lahan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kami sudah ada rencana membangun kios untuk pedagang, tapi karena pelabuhan itu milik Kementerian Perhubungan, jadi belum bisa dilaksanakan,” jelas Aneng, Selasa (4/11).

Ia menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub agar pembangunan kios bisa segera terealisasi.

“Harapan kami, ada solusi terbaik supaya pedagang bisa berjualan dengan layak tanpa mengganggu aktivitas pelabuhan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Dagangan Sering Basah, Pedagang Asongan di Pelabuhan Letung Minta Pemkab Bangun Kios pertama kali tampil pada Kepri.

General Cargo Naik 18 Persen, Batam Kian Kokoh Sebagai Hub Logistik Nasional

0
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. Foto. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Sektor logistik Batam kembali menunjukkan performa impresif. Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mencatat, aktivitas bongkar muat kargo umum atau general cargo di seluruh pelabuhan Batam melonjak signifikan selama periode Januari-September 2025.

Kinerja ini memantapkan posisi Batam bukan hanya sebagai pintu ekspor-impor, tetapi juga sebagai simpul distribusi domestik. Dalam periode sembilan bulan tersebut, total volume general cargo menembus 8,6 juta ton, naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, pertumbuhan dua digit di sektor general cargo mencerminkan ketahanan dan meningkatnya daya saing logistik Batam. “Dominasi kargo domestik dalam pertumbuhan ini menandakan bahwa Batam telah berperan nyata sebagai pusat distribusi regional yang efisien,” ujarnya, Selasa (4/11).

Lonjakan paling mencolok terjadi pada aktivitas bongkar muat untuk kebutuhan pasar dalam negeri. Volume kargo domestik tumbuh hingga 25 persen, melampaui proyeksi awal yang dipatok di kisaran 10 persen. “Kenaikan ini menunjukkan geliat industri dan perdagangan antarwilayah yang semakin aktif,” kata dia.

Sektor industri makanan dan bahan bangunan menjadi dua kontributor terbesar dalam peningkatan kargo domestik itu. Banyak perusahaan manufaktur di Batam kini memanfaatkan fasilitas pelabuhan untuk mengirimkan produk dan bahan baku ke wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Amsakar menjelaskan, dua pelabuhan utama: Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar, menjadi kontributor terbesar dalam pencapaian ini. Terminal Kabil menyumbang porsi terbesar untuk pengiriman bahan baku industri dan energi, sementara Batu Ampar mendominasi kargo umum non-curah.

“Sinergi antara terminal dan operator pelabuhan membuat proses bongkar muat semakin cepat dan efisien. Kami juga terus memperkuat digitalisasi sistem kepelabuhanan agar semua layanan bisa terintegrasi,” katanya.

Selain itu, peningkatan kinerja general cargo juga diikuti oleh naiknya aktivitas logistik lintas provinsi. Batam kini tak hanya menghubungkan jalur industri ekspor-impor, tetapi juga jalur distribusi antar daerah di wilayah barat Indonesia.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menambahkan, arus barang domestik menjadi indikator penting dalam mengukur daya tahan ekonomi. “Kita melihat pola baru, di mana logistik domestik mengalami percepatan yang bahkan lebih cepat daripada kargo ekspor. Ini tren positif bagi ketahanan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menilai, penguatan logistik domestik juga sejalan dengan strategi BP Batam menjadikan kota ini sebagai regional supply chain hub. Peningkatan efisiensi dan kapasitas pelabuhan dinilai memberi multiplier effect bagi industri dan sektor jasa transportasi laut.

Capaian ini merupakan hasil kolaborasi erat antara BP Batam, lembaga pemeriksaan dan karantina (CIQP), serta operator logistik. “Koordinasi yang baik menjadi kunci. Kita bekerja bersama memastikan kelancaran arus barang tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kepabeanan,” tambahnya.

Pertumbuhan di sektor kargo umum juga mendorong optimisme akan target kinerja logistik 2025 yang dipatok BP Batam. Dengan tren pertumbuhan dua digit sejak awal tahun, total volume kargo diproyeksikan dapat menembus 11 juta ton hingga akhir tahun ini. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel General Cargo Naik 18 Persen, Batam Kian Kokoh Sebagai Hub Logistik Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

General Cargo Naik 18 Persen, Batam Kian Kokoh Sebagai Hub Logistik Nasional

0
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. Foto. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Sektor logistik Batam kembali menunjukkan performa impresif. Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mencatat, aktivitas bongkar muat kargo umum atau general cargo di seluruh pelabuhan Batam melonjak signifikan selama periode Januari-September 2025.

Kinerja ini memantapkan posisi Batam bukan hanya sebagai pintu ekspor-impor, tetapi juga sebagai simpul distribusi domestik. Dalam periode sembilan bulan tersebut, total volume general cargo menembus 8,6 juta ton, naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, pertumbuhan dua digit di sektor general cargo mencerminkan ketahanan dan meningkatnya daya saing logistik Batam. “Dominasi kargo domestik dalam pertumbuhan ini menandakan bahwa Batam telah berperan nyata sebagai pusat distribusi regional yang efisien,” ujarnya, Selasa (4/11).

Lonjakan paling mencolok terjadi pada aktivitas bongkar muat untuk kebutuhan pasar dalam negeri. Volume kargo domestik tumbuh hingga 25 persen, melampaui proyeksi awal yang dipatok di kisaran 10 persen. “Kenaikan ini menunjukkan geliat industri dan perdagangan antarwilayah yang semakin aktif,” kata dia.

Sektor industri makanan dan bahan bangunan menjadi dua kontributor terbesar dalam peningkatan kargo domestik itu. Banyak perusahaan manufaktur di Batam kini memanfaatkan fasilitas pelabuhan untuk mengirimkan produk dan bahan baku ke wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Amsakar menjelaskan, dua pelabuhan utama: Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar, menjadi kontributor terbesar dalam pencapaian ini. Terminal Kabil menyumbang porsi terbesar untuk pengiriman bahan baku industri dan energi, sementara Batu Ampar mendominasi kargo umum non-curah.

“Sinergi antara terminal dan operator pelabuhan membuat proses bongkar muat semakin cepat dan efisien. Kami juga terus memperkuat digitalisasi sistem kepelabuhanan agar semua layanan bisa terintegrasi,” katanya.

Selain itu, peningkatan kinerja general cargo juga diikuti oleh naiknya aktivitas logistik lintas provinsi. Batam kini tak hanya menghubungkan jalur industri ekspor-impor, tetapi juga jalur distribusi antar daerah di wilayah barat Indonesia.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menambahkan, arus barang domestik menjadi indikator penting dalam mengukur daya tahan ekonomi. “Kita melihat pola baru, di mana logistik domestik mengalami percepatan yang bahkan lebih cepat daripada kargo ekspor. Ini tren positif bagi ketahanan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menilai, penguatan logistik domestik juga sejalan dengan strategi BP Batam menjadikan kota ini sebagai regional supply chain hub. Peningkatan efisiensi dan kapasitas pelabuhan dinilai memberi multiplier effect bagi industri dan sektor jasa transportasi laut.

Capaian ini merupakan hasil kolaborasi erat antara BP Batam, lembaga pemeriksaan dan karantina (CIQP), serta operator logistik. “Koordinasi yang baik menjadi kunci. Kita bekerja bersama memastikan kelancaran arus barang tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kepabeanan,” tambahnya.

Pertumbuhan di sektor kargo umum juga mendorong optimisme akan target kinerja logistik 2025 yang dipatok BP Batam. Dengan tren pertumbuhan dua digit sejak awal tahun, total volume kargo diproyeksikan dapat menembus 11 juta ton hingga akhir tahun ini. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel General Cargo Naik 18 Persen, Batam Kian Kokoh Sebagai Hub Logistik Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

General Cargo Naik 18 Persen, Batam Kian Kokoh Sebagai Hub Logistik Nasional

0
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. Foto. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Sektor logistik Batam kembali menunjukkan performa impresif. Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mencatat, aktivitas bongkar muat kargo umum atau general cargo di seluruh pelabuhan Batam melonjak signifikan selama periode Januari-September 2025.

Kinerja ini memantapkan posisi Batam bukan hanya sebagai pintu ekspor-impor, tetapi juga sebagai simpul distribusi domestik. Dalam periode sembilan bulan tersebut, total volume general cargo menembus 8,6 juta ton, naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyebut, pertumbuhan dua digit di sektor general cargo mencerminkan ketahanan dan meningkatnya daya saing logistik Batam. “Dominasi kargo domestik dalam pertumbuhan ini menandakan bahwa Batam telah berperan nyata sebagai pusat distribusi regional yang efisien,” ujarnya, Selasa (4/11).

Lonjakan paling mencolok terjadi pada aktivitas bongkar muat untuk kebutuhan pasar dalam negeri. Volume kargo domestik tumbuh hingga 25 persen, melampaui proyeksi awal yang dipatok di kisaran 10 persen. “Kenaikan ini menunjukkan geliat industri dan perdagangan antarwilayah yang semakin aktif,” kata dia.

Sektor industri makanan dan bahan bangunan menjadi dua kontributor terbesar dalam peningkatan kargo domestik itu. Banyak perusahaan manufaktur di Batam kini memanfaatkan fasilitas pelabuhan untuk mengirimkan produk dan bahan baku ke wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Amsakar menjelaskan, dua pelabuhan utama: Terminal Umum Curah Cair Kabil dan Terminal Batu Ampar, menjadi kontributor terbesar dalam pencapaian ini. Terminal Kabil menyumbang porsi terbesar untuk pengiriman bahan baku industri dan energi, sementara Batu Ampar mendominasi kargo umum non-curah.

“Sinergi antara terminal dan operator pelabuhan membuat proses bongkar muat semakin cepat dan efisien. Kami juga terus memperkuat digitalisasi sistem kepelabuhanan agar semua layanan bisa terintegrasi,” katanya.

Selain itu, peningkatan kinerja general cargo juga diikuti oleh naiknya aktivitas logistik lintas provinsi. Batam kini tak hanya menghubungkan jalur industri ekspor-impor, tetapi juga jalur distribusi antar daerah di wilayah barat Indonesia.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menambahkan, arus barang domestik menjadi indikator penting dalam mengukur daya tahan ekonomi. “Kita melihat pola baru, di mana logistik domestik mengalami percepatan yang bahkan lebih cepat daripada kargo ekspor. Ini tren positif bagi ketahanan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menilai, penguatan logistik domestik juga sejalan dengan strategi BP Batam menjadikan kota ini sebagai regional supply chain hub. Peningkatan efisiensi dan kapasitas pelabuhan dinilai memberi multiplier effect bagi industri dan sektor jasa transportasi laut.

Capaian ini merupakan hasil kolaborasi erat antara BP Batam, lembaga pemeriksaan dan karantina (CIQP), serta operator logistik. “Koordinasi yang baik menjadi kunci. Kita bekerja bersama memastikan kelancaran arus barang tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kepabeanan,” tambahnya.

Pertumbuhan di sektor kargo umum juga mendorong optimisme akan target kinerja logistik 2025 yang dipatok BP Batam. Dengan tren pertumbuhan dua digit sejak awal tahun, total volume kargo diproyeksikan dapat menembus 11 juta ton hingga akhir tahun ini. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel General Cargo Naik 18 Persen, Batam Kian Kokoh Sebagai Hub Logistik Nasional pertama kali tampil pada Metropolis.

Sekolah Luar Biasa Negeri II Seibeduk Segera Rampung, Anak Berkebutuhan Khusus Tak Perlu Lagi Sekolah Jauh

0
Pembangunan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) II di Kelurahan Mangsang, Kecamatan Seibeduk kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti beberapa bulan. Foto. Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos – Pembangunan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) II di Kelurahan Mangsang, Kecamatan Seibeduk kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti beberapa bulan. Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menargetkan proyek tersebut rampung sebelum tahun ajaran baru mendatang.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam, Kasdianto memastikan pengerjaan telah kembali berjalan yang sebelumnya baru sampai tahap fondasi dan tiang. “Pembangunan sudah berjalan kembali. Jika sesuai rencana, gedung SLB Negeri II Seibeduk ini bisa digunakan pada tahun ajaran baru nanti,” ujarnya, Selasa (4/11).

Kasdianto menjelaskan untuk tahap pembangunan lanjutan ini mencakup pembangunan empat ruang kelas, ruang guru, serta fasilitas pendukung lainnya. “Kita ingin memastikan sekolah ini bisa segera difungsikan, minimal sebagian ruangnya bisa dipakai dulu sambil penyempurnaan terus berjalan,” tambahnya.

Baca Juga: Gedung SLBN Seibeduk Dibutuhkan Segera, Pemerintah Diminta Percepat Penyelesaian

Proyek SLBN II Seibeduk sebelumnya sempat tertunda akibat keterbatasan anggaran. Padahal, keberadaan sekolah ini dinilai sangat penting untuk menampung anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Batam bagian timur. Saat ini, satu-satunya SLB negeri aktif di Batam berada di kawasan Batam Centre yang jaraknya cukup jauh dari banyak permukiman warga.

Kepala Bidang SLB Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Siti Hidayati Rochmah mengatakan pembangunan sekolah di Seibeduk menjadi prioritas karena meningkatnya jumlah siswa setiap tahun.

Tahun ini, terdapat 89 peserta Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SLB di Batam, namun 79 siswa yang tertampung. “Dengan adanya sekolah baru ini, kita harap tidak ada lagi anak berkebutuhan khusus yang tidak mendapat tempat belajar,” ujarnya.

Sementara Tokoh masyarakat Seibeduk, Sulaiman, menyambut baik kabar kelanjutan proyek ini. Menurutnya, warga sudah lama menunggu sekolah tersebut selesai agar anak-anak berkebutuhan khusus di wilayahnya tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk bersekolah. “Kami bersyukur pembangunan sudah jalan lagi. Harapan kami, tahun ajaran baru nanti anak-anak sudah bisa belajar di sini,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Sekolah Luar Biasa Negeri II Seibeduk Segera Rampung, Anak Berkebutuhan Khusus Tak Perlu Lagi Sekolah Jauh pertama kali tampil pada Metropolis.

Warga Botania Diperas Oknum Aparat, Korban: Saya Ditodong Pistol, Ditekan, dan Dipaksa Transfer Uang ke Oknum Aparat

0
Budianto Jauhari, warga Botania 1, Batamkota saat didampingi kuasa hukumnya Deni Kresianto Tampubolon. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos — Pengalaman pahit yang menimpa Budianto Jauhari, warga Botania 1, Batamkota, akibat aksi pemerasan oknum aparat, masih membekas hingga kini. Korban menceritakan perlakuan delapan oknum yang saat itu mengaku sebagai petugas BNN berlangsung sangat dramatis dan tidak manusiawi, membuat dirinya, istri, serta teman-temannya yang berada di lokasi syok berat.

Budianto mengungkapkan, malam itu dirinya ditodong pistol oleh para pelaku yang menuntut uang sebagai syarat penyelesaian tuduhan kepemilikan narkoba. “Awalnya mereka minta Rp1 miliar. Karena saya tidak punya, permintaan diturunkan jadi Rp300 juta. Dengan todongan senjata, saya terpaksa meminjam uang abang ipar. Semua dilakukan lewat dua kali transfer,” ujarnya, Senin (3/11), di depan Markas Denpom 1/6 Batam. Bukti transfer tersebut kini menjadi bagian dari proses hukum selanjutnya.

Baca Juga: Oknum Aparat dan Penggerebekan Fiktif di Botania 1, Korban: “Ini Bukan Penegakan Hukum, Tapi Perampokan Bersenjata”

Tak hanya itu, para pelaku juga memaksa korban untuk menghapus rekaman CCTV di rumahnya. Tekanan dan ancaman ini membuat korban dan keluarganya semakin trauma. “Istri saya sampai menyuruh pindah rumah sementara. Dia benar-benar syok melihat kejadian ini dan merasa rumah kami terus diawasi orang,” kata Budianto.

Kuasa hukum korban, Deni Kresianto Tampubolon, menambahkan, komplotan pemeras yang sama bahkan menawarkan “jasa keamanan” pasca kejadian dengan imbalan Rp30 juta. “Ini jelas modus pemerasan sistematis. Klien kami tidak hanya dirugikan secara materi, tetapi juga secara psikologis,” ujarnya.

Deni menjelaskan, pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Denpom 1/6 Batam dan sedang menyiapkan dokumen tambahan untuk dilaporkan ke Polda Kepri. “Semua bukti, termasuk rekaman dan transfer uang, sudah dikumpulkan. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas, agar aparat tidak menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Budianto berharap proses hukum segera berjalan dan memberikan keadilan. “Trauma ini masih terasa setiap hari. Saya hanya ingin hukum ditegakkan dan kejadian seperti ini tidak menimpa orang lain,” ungkapnya. Hingga kini, korban masih menjalani pemeriksaan sebagai pelapor, sementara pihak Denpom Batam memastikan laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Warga Botania Diperas Oknum Aparat, Korban: Saya Ditodong Pistol, Ditekan, dan Dipaksa Transfer Uang ke Oknum Aparat pertama kali tampil pada Metropolis.

AC RSUD RAT Tanjungpinang Rusak, Wagub Kepri: Segera Kami Perbaiki!

0
Kipas angin yang dibawa keluarga pasien untuk menyejukkan salah satu ruangan inap di RSUD RAT Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengaku baru mengetahui bahwa sistem pendingin udara (AC) di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang mengalami kerusakan parah hingga membuat pasien dan keluarga membawa kipas angin sendiri ke ruang rawat.

Nyanyang menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan segera menindaklanjuti permasalahan ini agar kondisi kenyamanan pasien bisa segera pulih.

“Kita juga baru tahu ya. Secepatnya akan kita bereskan,” ujar Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa (4/11).

Ia menjelaskan, kerusakan terjadi pada AC central yang berfungsi mendinginkan seluruh ruangan di RSUD RAT. Menurutnya, pihak rumah sakit saat ini sudah melakukan perbaikan sistem pendingin tersebut.

“Kemarin AC central-nya rusak, ya tentu berpengaruh ke semua ruangan. Sekarang sedang dalam proses perbaikan,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kerusakan AC RSUD RAT sudah berlangsung sekitar empat bulan. Meski pihak rumah sakit menyediakan kipas gantung di setiap ruangan, pasien tetap merasa gerah dan pengap karena udara panas di dalam ruangan tertutup.

“Jadi kami bawa kipas angin sendiri, apalagi ruangannya tertutup,” kata Ronal, salah satu keluarga pasien di RSUD RAT Tanjungpinang.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan RSUD RAT, Syarip Hidayat, membenarkan adanya gangguan pada sistem pendingin ruangan. Ia mengatakan pihak rumah sakit sudah menginformasikan kondisi ini kepada pasien rawat inap.

“Beberapa ruangan memang sedang bermasalah dengan pendingin ruangan. Untuk sementara kami pasang kipas agar tetap nyaman,” jelas Syarip.

Menurutnya, pemasangan AC split baru sedang dilakukan secara bertahap, sementara AC central lama masih diperbaiki.

“Masalah utamanya ada di jaringan pipa besi yang korosi di hampir setiap lantai. Kami sedang melakukan pengelasan supaya tidak bocor lagi,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail. 

Artikel AC RSUD RAT Tanjungpinang Rusak, Wagub Kepri: Segera Kami Perbaiki! pertama kali tampil pada Kepri.

Kemenag Batam: Umrah Mandiri Boleh, Tapi Jangan Asal Berangkat

0
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Syahbudi. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Pemerintah resmi mengesahkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Salah satu poin penting dalam regulasi ini adalah dilegalkannya pelaksanaan umrah secara mandiri, di mana jemaah dapat berangkat ke Tanah Suci tanpa harus melalui biro perjalanan resmi atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Kebijakan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk beribadah secara lebih fleksibel, namun di sisi lain juga menimbulkan kekhawatiran terkait kesiapan jemaah dan perlindungan hukum selama berada di luar negeri.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Syahbudi, menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah bukan membatasi, melainkan menertibkan dan memberikan perlindungan kepada jemaah.

Baca Juga: Lebih Hemat dan Fleksibel, Umrah Mandiri Kini Resmi Dilegalkan Pemerintah

“Intinya, pemerintah hanya ingin menertibkan dan memberikan perlindungan pada jemaah,” ujar Syahbudi, Selasa (4/11).

Menurutnya, pemerintah tetap berkewajiban melindungi setiap warga negara yang melaksanakan ibadah ke Tanah Suci, termasuk mereka yang memilih jalur mandiri. Karena itu, meskipun aturan ini memberi ruang kebebasan, jemaah tetap harus melapor kepada pihak berwenang agar keberangkatannya tercatat secara resmi.

“Ya, nanti kita lihat juknis dari Kementerian Haji tentang aturan umrah mandiri. Karena pemerintah harus melindungi warga negara bila di luar negeri, apalagi untuk umrah,” ujarnya.

Syahbudi menjelaskan, aturan turunan berupa petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) saat ini masih disusun oleh pemerintah pusat. Setelah diterbitkan, juknis tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh kantor wilayah dan Kemenag daerah dalam menerapkan kebijakan umrah mandiri di lapangan.

“Kita masih menunggu juklak dan juknis dari Kementerian Haji. Prinsipnya, jemaah boleh umrah mandiri, tapi tetap harus terdata,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan aturan ini juga menjadi langkah antisipasi agar tidak muncul praktik umrah ilegal atau penipuan yang merugikan masyarakat. Dengan pendataan resmi, pemerintah bisa memastikan jemaah berangkat dan pulang dengan aman serta mendapatkan pendampingan jika terjadi kendala di luar negeri.

“Ya, kita tunggu saja. Artinya dengan adanya aturan ini, jemaah bisa lebih tenang karena ada perlindungan dari negara,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kemenag Batam: Umrah Mandiri Boleh, Tapi Jangan Asal Berangkat pertama kali tampil pada Metropolis.