Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8960

GubKepri Bersama Bupati & Walikota Tandatangani Roadmap ETPD-HLM TP2DD

0
penandatanganan Roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan High Level Meeting 
Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Kepri, Selasa (16/11)

batampos.co.id-Gubkepri Ansar Ahmad bersama tujuh bupati dan walikota se-Kepri melakukan penandatanganan Roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Kepri, Selasa (16/11) di Batam. Kerjasama dan koordinasi yang baik antar penyelenggara pemerintah daerah se-Kepri sangat mempengaruhi keberhasilan implementasi ETP ini.

BACA JUGA: Ekonomi Belum Pulih, Gubkepri: UMP Kepri Naik, Tapi Kecil

“Pemerintah Provinsi Kepri sangat mendukung penuh ETP ini. Karena dapat mengoptimalkan pendapatan daerah, mewujudkan keuangan yang inklusif dan yang terpenting adalah melaksanakan amanat Kepres Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas TP2DD),” jelas Gubernur Ansar di Hotel Swiss Bell, Batam.

Tidak itu saja, tambah Gubernur Ansar, ETP juga bertujuan untuk meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional.  Untuk mencapai tujuan tersebut,  Pemprov Kepri telah membentuk Tim TP2DD pada Maret 2021 supaya  mekanisme digitalisasi ekonomi cepat berjalan di Kepri.

“Bagi pemerintah Kepri, Digitalisasi ekonomi ini punya tantangan sendiri. Selain perlunya memberikan pemahaman terhadap teknologi  pada masyarakat, juga ketersediaan prasarana pendukung. Terutama untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota se Kepri. Meski begitu ini harus kita usahakan bersama sehingga target ETP daerah ini terlaksana dengan baik,” jelas Ansar.

Strategi dan upaya pemerintah daerah untuk percepatan dan perluasann digitalisasi daerah ini dituangkan dalam bentuk road map dan timeline ETPD yang isinya akan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Kepala daerah Kabupaten/Kota se Kepri.

“Saya berharap seluruh Kepala Daerah se Kepri memiliki komitken yang solid dan terarah serta terukur dalam mendorong elektronifikasi transaksi di lingkungan pemerintah daerah,” ucap Gubernur Ansar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri Fadjar Majardi  menyebutkan perkembangan ETPD Kepri. Secara keseluruhan ada lima Pemda mengalami peningkatan indeks ETPD, dan 3 Pemda mengalami indeks ETPD. Berdasarkan status IETPD, Provinsi Kepri dan mayoritas Kabupaten/Kota masih berstatus  maju.

“Pertriwulan II tahun 2021 ini, Provinsi Kepri indeks ETPD Kepri sebesar 62,46% secara nasional. Yang tertinggi DKI dengan indeks 88.80% disusul Jawa Barat 87,90%,” jelasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut  Sekdapro Kepri Lamidi,  Asisten II Kepri Syamsul Bahrum, Wakil Walikota Batam H.Amsakar Ahmad, Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan,  Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim,  Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy, Bupati Natuna Wan Siswandi,  Wakil bupati Kepulauan Anambas,  Sekda karimun Wan Zuhendra, para Kepala OPD Kepri, Seluruh kepala BPKAD kabupaten/kota se Kepri. (*)

Reporter: Cipi Ckandina

Kenaikan UMP Rata-rata 1,09 Persen, Anggota DPRD Batam: Sistem Ini Telah Memiskinkan Buruh

0
FSPMI Kota Batam melakukan unjukrasa di depan kantor Wali Kota Batam beberapa waktu lalu. Mereka menuntut agar UMK Kota Batam pada 2022 naik 7 hingga 10 persen. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan rata-rata kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2022 sebesar 1,09 persen.

Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kota Batam, Mohamad Mustofa, mengatakan, saat ini buruh dalam posisi yang sangat dirugikan.

“Suka tidak suka, sistem ini telah memiskinkan buruh di Indonesia, khususnya di Kota Batam,” jelasnya, Rabu (17/11/2021).

Ia menjelaskan, dengan upah disetralisasi atau terpusat dipastikan sangat merugikan pekerja. Pasalnya kata dia, setiap daerah kebutuhan hidupnya berbeda-beda.

“Ini tidak bisa ditarik ke pusat. Karena dengan kenaikan sekarang sudah terbukti benar-benar apa yang terjadi sekarang, suka atau tidak suka kemiskinan akan naik dengan kondisi yang ada,” katanya.

Politisi PKS itu mengatakan, dengan upah saat ini pekerja di Kota Batam sudah sangat kesulitan untuk memenuhi hidup. Terlebih beberapa komiditi saat ini naik drastis.

“Apalagi hasil survei BPS (Badan Pusat Statistik,red) sendiri mengatakan Kepri adalah bagian dari 10 daerah yang memang dalam biaya hidup tertinggi. Khusus di Kepri, Kota Batam adalah kota yang biaya hidupnya tertinggi,” paparnya.

Dengan kondisi saat ini, kata dia, dalam mengambil kebijakan pemerintah harus benar-benar berpandang kepada rakyat bukan hanya kepada investasi.

“Apa yang dinyatakan didalam Undang-Undang (UU) Omnimbus Law atau Cipta Kerja yang dulu digadang-gadang UU sapu jagat ini akan memudahkan investasi masuk dan akan tidak ada pengangguran dan lainnya, nyata sekarang UU itu tidak mampu juga mendatangkan investasi,” katanya.

UU tersebut lanjutnya justru berdampak negatif kepadda para buruh. Hal ini kata dia, harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat dan mengevaluasi UU Cipta Kerja.

Ia melanjutkan, UU Cipta Kerja yang sudah diketok pada 2020 lalu sampai hari ini belum terlalu mendongrak investasi.

“Mau tidak mau pemerintah harus mengakui dalam penerapan Undang-Undang ini ada yang miss. Hanya sebatas ingin memberikan karpet-karpet merah bagi perusahaan yang sudah ada di Indonesia yang dengan Undang-Undang tersebut perusahaan tersebut tentunya akan membesar. Tapi perusahan-perusahaan baru belum ada yang signifikan,” tuturnya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut bahwa besaran UMP 2022 ini tidak bisa sesuai dengan keinginan buruh karena pemerintah harus mengikuti formula baru yang tertuang di PP dan merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Namun kata dia, formula ini bertujuan meminimalisir kesenjangan upah di antar wilayah dan mengentaskan kemiskinan.

“Yang sebenarnya ini adalah salah satu kebijakan yang justru berimbang untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah yang upah minimumnya tinggi dan upah wilayah lainnya yang rendah,” kata Ida saat rapat bersama Komisi IX DPR, Senin (15/11/2021).(*/esa)

Vaksin Covid ke Rumah Warga di Tanjungpinang Sudah Suntik 768 Sasaran

0
Sasaran lansia disuntik vaksin oleh petugas, belum lama ini. F. ist

batampos.co.id– 12 hari pelaksanaan serbuan vaksinasi ke rumah -rumah warga di tingkat kelurahan di Tanjungpinang sudah menyasar ke 768 target sasaran penerima dosis pertama dan kedua.

Selama serbuan vaksin dilakukan, tim vaksinator bergerak ke empat kelurahan yaitu Kelurahan Senggarang, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kelurahan Kampung Bugis dan Kelurahan Kamboja.

BACA JUGA: Kepri Menuju Level 1 PPKM, Gubernur Himbau Para Lansia Untuk Segera Vaksin

Koordinator Vaksinasi covid-19 Kota Tanjungpinang, Riono menjelaskan serbuan vaksin yang dilaksanakan itu cukup efektif untuk mempercepat capaian 100 persen vaksin di Tanjungpinang.

Tercatat sasaran umum usia di atas 18 tahun ditemukan sebanyak 568 orang gabungan penerima dosis pertama dan kedua, kemudian untuk sasaran lansia ditemukan sebanyak 126 sasaran dan remaja usia antara 12-17 tahun sebanyak 74 orang.

“Itu baru empat kelurahan yang ditemukan tim serbuan mencapai 768 sasaran,” kata Riono, Rabu (17/11). Untuk jadwal serbuan vaksin ke rumah warga selanjutnya akan dilaksanakan di Kelurahan Penyengat pada Kamis (18/11), Kelurahan Tanjungpinang Kota dilaksanakan pada Jumat (19/11), selanjutnya Kelurahan Kampung Baru selama dua hari yaitu Senin (22/11) dan Selasa (23/11) , kemudian Kelurahan Bukit Cermin dilaksanakan pada Rabu (24/11).

“Untuk jadwal kelurahan lainnya menyusul sesuai data dan laporan dari lurah setempat,” ujarnya. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang itu menegaskan semua kelurahan akan dilakukan serbuan vaksinasi. Dalam pelaksanaan pada empat kelurahan yang sudah berjalan itu rata-rata dalam satu pekan berjalan selama 3-4 hari setiap kelurahan tergantung kesiapan petugas melengkapi data.

“Yang jelas kita lanjut sampai di 18 kelurahan , Kemarin targetnya di setiap kelurahan kalau bisa 100 persen,” ungkapnya. Sementara itu salah seorang warga yang mengikuti serbuan vaksin, Eka, 23,mengaku sangat terbantu dengan adanya serbuan vaksin itu. Ia lebih mudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua karena selama ini cukup kesulitan mengatur waktu dengan jam kerjanya.

“Lebih mudah saja sih, tak harus nunggu lama-lama lagi di puskesmas, karena kita didatangi petugas,” tuturnya.

Data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tanjungpinang, capaian vaksinasi saat ini sudah mencapai 86,87 persen untuk sasaran umum sedangkan remaja mencapai 89,93 persen. Saat ini vaksinasi di Fasilitas Kesehatan (Faskes) juga tetap berjalan setiap harinya. (*)

Reporter : Peri Irawan

 

ASITA Harapkan Karantina untuk Turis Dilonggarkan

0
Kunjungan wisatawan ke Batam sebelum pandemi. (Dok.Batampos)

batampos.co.id – Warga Negara Indonesia (WNI) mulai 29 November 2021 akhirnya bisa memasuki wilayah Singapura tanpa harus melakukan karantina.

Menanggapi hal tersebut, ASITA (Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies) yang merupakan agensi perjalanan wisata Indonesia menyambut hal ini dengan baik.

“Dengan adanya Singapura memberlakukan skema jalur perjalanan yang divaksinasi Vaccinated Travel Lane (VTL) adalah kabar yang sangat bagus karena ini berarti ada perubahan atau kemajuan yang baik dan trend positif untuk dunia pariwisata khususnya dan perjalanan bisnis-bisnis yang lain,” jelas Enly Yunaeni, Sekretaris DPD ASITA Kepri, Selasa (16/11).

Dia menjelaskan bahwa sejak pandemi yang sudah berlangsung selama hampir dua tahun ini, krisis ekonomi dan krisis wisata terus berlangsung di Indonesia termasuk Kepri. Aturan pemerintah dalam ketatnya jalur keluar masuk turis asing guna mencegah penyebaran virus Covid-19 memberi dampak besar bagi dunia pariwisata.

Pemberlakuan VTL yang diusung oleh Singapura ini memberikan harapan kepada ASITA selaku garda terdepan sektor pariwisata untuk mempromosikan sektor wisata Kepri. Namun, melihat aturan pemerintah Indonesia yang masih memberlakukan aturan karantina, ASITA berharap pemerintah memberi kelonggaran.

“DPD ASITA KEPRI sangat berharap kepada pemerintah Indonesia agar karantina dilonggarkan, seperti misalnya karantina wilayah dimana wisatawan yang datang ke Indonesia dapat beraktivitas di wilayah yang telah ditentukan/direkomendasikan oleh pemerintah Kota/Daerah atau karantina 1 hari namun demikian peraturan protokol kesehatan tetap kita jalankan dengan ketat dan benar,” jelasnya.

Dari segi usaha, ia juga berharap adanya inbound (wisatawan masuk) serta outbond (wisatawan keluar) di wilayah Indonesia terkhusus Kepri. Namun, secara khusus ia lebih mengharapkan jumlah inbound lebih banyak untuk terus menyokong perekonomian negara serta daerah.

“Kami sangat berharap adanya inbound lebih banyak karena multiple effect dari inbound sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dari mulai pedagang kecil sampai pengusaha besar,” katanya.

Bintan dan Batam selaku wilayah yang sangat dekat dengan Singapura memang kerap memanfaatkan moda transportasi laut untuk pelesiran ke negara tetangga ini. Namun, untuk saat ini hanya penerbangan ke negara tersebut yang masih dibuka.

Menyikapi ini, Enly mengaku cukup berharap besar kepada pemerintah Kepri untuk membuka pintu wisatawan melalui pelabuhan. Ia juga berharap dengan ada nya sikap pemerintah membuka gateway Bintan dan Batam ke luar negeri, maka travel agent dapat mempromosikan daerah wisata daerah ke mancanegara.

“Kami sangat apresiasi kinerja pemerintah dalam vaksinasi Kepri, saya rasa Kepri berhasil melakukan vaksinasi. Saya berharap pemerintahan dapat membuka pintu gerbang perjalanan Bintan dan Batam, sebab kedua kota ini merupakan gateway Singapura dan Malaysia. Tentu saja ini dapat membantu para travel agent yang ada di Kepri untuk mempromosikan setiap wisata daerah maupun mancanegara,” tutupnya. (*)

Reporter: Debra Nila

 

WNA Kendalikan Pinjol Ilegal, Polri Sita Uang Rp 217 Miliar

0
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan. (F. jawapos.com)

batampos.co.id – Bareskrim Polri kembali mengungkap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Sindikat kali ini diduga dikendalikan oleh Warga Negara Asing (WNA). Kasus ini masih berkaitan dengan seorang ibu di Wonogiri, Jawa Timur yang bunuh diri akibat terlilit pinjol.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, kasus terungkap setelah aparat menerima laporan polisi pada 11 Oktober 2021. Hasil penyelidikan petugas akhirnya menangkap 13 tersangka.

“Dari 13 tersangka tersebut melibatkan tiga WNA dan 10 WNI. Dari 10 WNI tersebut, tujuh laki-laki dan tiga perempuan,” kata Ramadhan kepada wartawan, Rabu (17/11).

Ketiga WNA yang berhasil ditangkap yakni WJS, GCY dan JMS. WJS diketahui berperan sebagai pengendali dari Koperasi Simpan Pinjam Inovasi Milik Bersama (KSP IMB).

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan, para tersangka lainnya berperan turut membantu kegiatan pinjol tersebut. Adapun ketiga WNA yang menggerakan pinjol ilegal ini diketahui berasal dari Tiongkok.

Dari sindikat ini, Polri menyita barang bukti tujuh rekening. Isi dari rekening itu pun cukup menakjubkan.

“Hasil penelitian para penyelidik didapat adanya dugaan rekening-rekening yang menjadi tempat menyimpan dan memberikan uang ke nasabah,” kata Whisnu.

“Dari tujuh rekening yang diduga merupakan sumber tindak pidana tersebut, berhasil disita atau diblokir penyidik sebesar Rp 217 miliar sekian, ini dari tujuh rekening,” sambungnya. (*)

Reporter: JPGroup

Supaya Taat Hukum, Kanwil Kemenkumham Kepri Beri Pemahaman Hukum kepada Warga Bintan

0
Ramelan Suprihadi. f. Humas Kanwil Kemenkumham Kepri

batampos.co.id- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Kepri memberikan penyuluhan hukum bagi masyarakat di Bintan. Melalui kegiatan bersama Pemkab Bintan ini diharapkan dalam menjalani kehidupan, masyarakat menyadari dan memahami hukum serta taat terhadap hukum. “Penyuluhan hukum bertujuan mendorong terwujudnya keteraturan dan ketertiban serta kesadaran hukum masyarakat,” kata Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri Ramelan Suprihadi.

BACA JUGA: Bergeser dari Tanjunguban, Khairul Mirza Jabat Kepala Kantor Imigrasi Tanjungpinang

Tidak hanya melalui penyuluhan hukum, pihaknya juga bekerja sama dengan Pemkab Bintan melakukan inovasi pelayanan seperti Perahu Gemilang (Perpustakaan Apung Literasi Hukum Generasi Masyarakat Bintan Cemerlang) dan Sinar Kadarkum (Siaran Drama Hukum) yang diperankan kelompok sadar hukum di Bintan.

Pihaknya, lanjut Ramelan, menciptakan Paralegal Desa yang merupakan kolaborasi dalam menghasilkan agen-agen hukum di setiap desa di Bintan. Guna mempermudah pelaksanaan tugas dan fungsi Paralegal
Desa, pihaknya membuat aplikasi Sistem Elektronik Paralegal Masyarakat (Sepakat). “Aplikasi ini adalah hasil kerjasama dengan STT Indonesia. Kami berharap aplikasi ini semakin mempermudah pekerjaan Paralegal Desa,” harapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini, tidak hanya melalui penyuluhan hukum saja. Namun merambah bidang teknologi informasi. “Paralegal Desa sebagai ujung tombak dalam mencari solusi hukum serta menyebarluaskan informasi hukum,” terang Roby, Selasa (16/11). (*)

Reporter: Yusnadi

Atasi Pengangguran, Percepat Realisasi Investasi dan Buka Perbatasan

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (Humas Pemprov untuk Batam Pos)

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad angkat bicara, terkait Kepri yang menempati posisi pertama untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia per Agustus 2021.

Menurut Ansar, cara paling efektif menekan pengangguran yakni dengan meningkatkan pertumbuhan investasi dan membuka perbatasan antara Singapura dan Indonesia, agar wisatawan mancanegara (wisman) bisa masuk ke Kepri.

“Iya, solusi menurunkan angka pengangguran di Kepri, tidak lain adalah percepatan realisasi investasi dan pembukaan perbatasan,” kata Ansar saat ditemui di Hotel Swissbell, Batuampar, Selasa (16/11).

Ansar mengungkapkan, sejauh ini sektor yang paling tertekan dan menyumbangkan angka pengangguran terbanyak yakni pariwisata.

Selain itu, daerah ini merupakan tujuan pencari kerja. “Orang kalau dari Jakarta ke Bali atau ke Jogja ya bawa uang berwisata. Kalau ke sini ya cari kerja. Jadi, kalau nanti terdata Badan Pusat Statistik (BPS), ya dia pengangguran yang sedang mencari kerja,” ucapnya.

Dengan dibukanya perbatasan antara Singapura dan Indonesia, 29 November nanti, Ansar yakin, kalau pekerja di sektor pariwisata khususnya di perhotelan yang sempat dirumahkan, akan dipanggil untuk bekerja kembali.

“Tapi tetap kita upayakan penurunan angkanya. Kemarin sempat 10 persen (2020), terakhir ini 9,91 persen (2021). Saya yakin akan terus turun, karena industri-industri sudah mulai bergerak dan menambah karyawan juga,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepri menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia, per Agustus 2021. Persentasenya sebesar 9,91 persen. Meski begitu, terjadi penurunan dari Februari 2021, dimana TPT saat itu sebesar 10,12 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Agus Sudibyo mengatakan jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 1.087.419 orang, meningkat sebanyak 70.819 orang dari Agustus 2020.

“Terdapat 209.506 orang (11,85 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19, terdiri dari pengangguran karena Covid (41.275 orang), bukan angkatan kerja karena Covid (5.889 orang), sementara tidak bekerja karena Covid (11.698 orang) dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid (150.644 orang),” ungkapnya. (*)

Reporter : RIFKI SETIAWAN

 

Sulit Bertahan, Pedagang Pasar TPID II Harapkan Terobosan Disperindag

0
Pasar TPID II Dreamland Batam di Marina saat baru dibuka. F.Dalil Harahap

batampos.co.id – Pandemi Covid-19 perlahan mulai melandai. Aktifitas masyarakat mulai berangsur kembali normal. Menyambut situasi yang mulai membaik ini, pedagang pasar TPID II Dreamland Batam di Marina kembali angkat suara terkait kondisi pasar yang semakin sepi dari waktu ke waktu itu.

Mereka berharap agar Pemko Batam dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengeluarkan terobosan yang mampu menghidupkan kembali pasar tersebut.

“Situasi sudah mulai membaik. Covid-19 terus melandai, semoga secepatnya ada solusi dari Disperindag agar pasar ini kembali hidup,” ujar Ahmad, pedagang pasar TPID II Dreamland, Selasa (16/11).

Disampaikan pedagang barang sembako itu, kondisi pasar TPID II ini saat ini semakin memprihatinkan. Jangankan pembeli, pedagang juga mulai jarang membuka lapak dagangan mereka. Itu karena tak ada pengunjung yang ke sana.

Penyebabnya beragam mulai, dari lokasi pasar yang jauh dari akses jalan utama hingga menjamurnya pasar kaget di sekitar lokasi pasar TPID.

“Belum lagi kebijakan PPKM sehingga pasar ini semakin sepi. Sampai hari ini belum ada perubahan sama sekali. Pedagang banyak yang menyerah karena memang tak ada pengunjung. Jangankan berkembang, bertahan saja susah,” ujar Ahmad.

Pedagang yang bertahan di sana umumnya warga yang berdiam di sekitar lokasi pasar. Mereka enggan mencari lokasi pasar lain karena pertimbangan jarak dengan tempat tinggal.

“Kalau (pedagang) yang rumahnya di luar Marina, sudah pindah semua. Mereka ke pasar kaget atau pasar lainnya. Di sini tak berkembang karena memang tak ada perubahan sejak awal pasar dibuka. Semakin hari malah semakin sulit,” ujar Umar, pedagang lainnya.

Kondisi ini disayangkan pedagang yang masih bertahan di sana. Mereka berharap ada terobosan yang tepat dari Pemko Batam kedepannya agar pasar tersebut hidup sesuai dengan tujuan awalnya yakni pasar TPID.

“Secepatnyalah dikelolah lagi dengan baik. Ajak pedagang pasar kaget di sekitar sini untuk bergabung ke sini biar ramai pasar ini. Pemko tentu punya solusi untuk ini,” harap Umar. (*)

Reporter : EUSEBIUS SARA

 

 

Olah Raga dengan Intensitas Tinggi Efektif Cegah Diabetes

0
Ilustrasi diabetes. (DIABETES UK)

batampos.co.id – Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat. Pergeseran usia pasien diabetes karena gaya hidup saat ini mulai diderita anak muda.

Dalam keterangan tertulis STRONG Nation™, penelitian baru dari University of Turku, Finlandia, mengungkapkan bahwa latihan interval intensitas tinggi (HIIT) cocok untuk pasien diabetes. Olahraga itu meningkatkan metabolisme glukosa pada otot dan sensitivitas insulin pada diabetes tipe 2.

Baca Juga : Waspadai Diabetes Juga Terjadi pada Anak-anak

Setelah peserta mengikuti latihan HIIT selama dua minggu, penyerapan glukosa pada otot paha mereka kembali ke tingkat normal. Oleh karena itu, latihan HIIT adalah pilihan yang baik untuk mengatasi dan mencegah diabetes jika dibandingkan dengan olahraga biasa yang membutuhkan lebih banyak waktu tetapi intensitasnya lebih rendah.

“Olahraga dengan intensitas tinggi bisa menjadi cara yang efektif untuk mencegah diabetes,” kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Umar Nur Rachman Sp.PD, Selasa (16/11).

Diabetes, kata dr. Umar, disebabkan oleh penumpukan gula dalam darah dan gangguan metabolisme. Oleh karena itu olahraga yang melibatkan seluruh tubuh ini dapat membakar kalori lebih cepat dan menurunkan kadar lemak jika dilakukan secara rutin. Tentu saja, konsistensi dalam melakukan olahraga ini penting agar otot dapat diperkuat dalam jangka panjang.

“Tetapi tujuan utamanya adalah menurunkan berat badan berlebih dengan lebih aktif bergerak dan memilih makanan yang lebih sehat,” jelasnya.

Brand Ambassador STRONG Nation™ Cut Memey merasa perlu untuk memberikan edukasi tentang hidup lebih sehat dan olahraga rutin sebagai kunci pencegahan diabetes. Dengan olahraga, kata dia, bisa membakar kalori dan memaksimalkan gerak tubuh yang menggunakan berat badan untuk memperkuat otot.

“Keadaan masyarakat ini membuat saya khawatir, sehingga membuat saya tergerak untuk mengajak orang-orang kembali menjalani hidup sehat. Hal ini dimulai dengan menerapkan pola makan seimbang, seperti mengurangi karbohidrat dan makanan tinggi gula, serta memperbanyak sayuran dan rutin berolahraga. Tujuannya adalah fokus pada kesehatan tubuh, sehingga bisa lebih konsisten,” ujar Cut Memey.

Kurang aktif beraktivitas fisik dapat menyebabkan seseorang lebih mudah terkena diabetes. Selain obesitas, otot yang jarang digunakan mempengaruhi kemampuannya untuk menyimpan glukosa, menyebabkan tubuh memproduksi insulin berlebih dan terjadi penumpukan lemak. Cut Memey mengajak masyarakat untuk memilih olahraga yang cocok, apa pun itu, dan lakukan secara konsisten.

“Menerapkan pola makan yang membatasi gula dan karbohidrat olahan, dan berolahraga secara teratur adalah cara terbaik untuk membantu Anda mencegah diabetes,” katanya. (*)

Reporter : Jpgroup

Tersenyumlah Indonesia di Lomba Foto Astra dan Anugerah Pewarta Astra

0
Lomba foto Astra dan Anugerah Pewarta Astra merupakan dua lomba yang secara konsisten diadakan setiap tahun. f. astra untuk batam pos

batampos.co.id – Salah satu bentuk ketulusan usaha manusia dapat tercermin dari senyumnya. Senyuman menciptakan sebuah kebahagiaan tetapi kebahagiaan akan lebih terasa jika kita dapat membuat orang lain tersenyum.

Banyak cara untuk membuat orang lain tersenyum salah satunya dengan melakukan hal yang bermanfaat bagi orang-orang di sekitar kita seperti semangat menolong orang lain yang membutuhkan dan motivasi saling bergotong-royong untuk mencari solusi. Banyak kisah inspiratif diabadikan sebagai sebuah narasi serta potret untuk dapat dibaca dan dilihat, sehingga menginspirasi banyak orang.

Dengan tema ”Tersenyumlah Indonesia”, Astra mengajak seluruh anak bangsa khususnya pecinta fotografi dan karya tulis tanah air untuk membagikan semangat, inspirasi, prestasi dan motivasi dalam berbagai macam kegiatan dan kisah positif yang memunculkan senyuman dan kebahagiaan dalam Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2021 yang mulai diluncurkan pada 6 September 2021. Lomba ini dibuka untuk masyarakat umum dan wartawan agar peserta dapat mengabadikan kisah dan potret inspiratif tersebut.

Lomba Foto Astra 2021: Abadikan potret yang membanggakan, memotivasi dan meng-inspirasi serta yang memunculkan senyuman dan kebahagiaan.

Anugerah Pewarta Astra 2021: Bagikan kisah inspiratif dari para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards, penggerak Kampung Berseri Astra atau Desa Sejahtera Astra yang memunculkan senyuman dan kebahagiaan.

“Seluruh elemen bangsa saat ini berjuang agar dapat melalui pandemi Covid-19 dengan baik tanpa kehilangan asa. Melalui tema Tersenyumlah Indonesia ini para peserta dapat menciptakan karya yang menggambarkan semangat, inspirasi, prestasi, dan motivasi dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat ataupun negara, apapun itu bentuknya,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah.

Lomba Foto Astra dan Anugerah Pewarta Astra merupakan dua lomba yang secara konsisten diadakan setiap tahun. Lomba Foto Astra memasuki tahun ke-13, sedang-kan Anugerah Pewarta Astra memasuki tahun ke-7.

Pada lima tahun terakhir, jumlah pendaftar Lomba Foto Astra mencapai 59.835, sedangkan jumlah pendaftar Anugerah Pewarta Astra mencapai 5.413. Total foto dan artikel yang diikutsertakan mencapai 92.958 dan 2.402. Periode lomba tahun ini dibuka mulai 6 September–31 Desember 2021. Untuk pendaftaran dan informasi lengkap termasuk syarat-ketentuan lomba dapat dilihat di www.satu-indonesia.com.

Semangat untuk mengapresiasi pencinta fotografi dan karya tulis ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa dan Sustainable Development Goals. (*)

Reporter: Azis Maulana