Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8962

Pemprov-PLN Kerja Sama Sediakan Listrik di 11 Pulau di Batam

0
Ditemani Kabiro Humas Hasan, Gubkepri memantau laut Kepri dari atas kapal saat melawat ke pulau terluar, Senin (15/11)

batampos.co.id-Gubkepri Ansar Ahmad menyambangi Kantor PLN Tanjungpinang usai meresmikan listrik masuk desa di beberapa pulau di Kecamatan Belakangpadang, Batam. Kunjungan ke PLN Tanjungpinang merupakan tindak lanjut dari rencana Gubernur untuk mempercepat tuntasnya program ‘Kepri Terang’.

“Tadi pagi kita sudah meresmikan masuknya listrik di Pulau Lengkang, Gare, dan Labon. Sekarang kita mau membahas untuk pulau-pulau besar yang belum masuk listrik supaya secepatnya masuk listrik,” kata Gubernur Ansar di Kantor PLN Tanjungpinang, Senin (15/11).

Untuk mempercepat masuknya listrik di pulau-pulau besar di Kepri. Gubernur menjelaskan akan dilakukan pola Serah Terima Operasi (STO) antara Pemprov Kepri dengan PLN. Dalam pola STO ini Pemprov Kepri akan membantu penyediaan tenaga teknis yang akan bertugas menjaga dan merawat mesin generator. Sementara untuk beberapa pulau kecil yang tidak terlalu banyak ditinggali keluarga akan dilistriki dengan pembangkit listrik tenaga surya.

BACA JUGA: 66 Aset Tanah Resmi Milik PLN Kepri, Sertifikat sudah Diserahkan BPN

“Sudah kita anggarkan Rp3 miliar untuk menyediakan listrik dan jaringan di 8 pulau di Batam, lalu PLN akan membantu di 3 pulau. Jika 11 pulau di Batam itu teraliri listrik maka pulau-pulau besar di Batam sudah teraliri listrik,” kata Gubernur.

Tidak hanya di Batam, Gubernur juga memberikan perhatian kepada beberapa pulau di Kabupaten Bintan yang belum dialiri listrik. Beberapa pulau seperti pulau Malin Besar, Malin Kecil, Kelong, dan desa Tenggel akan dialiri listrik menggunakan transmisi tower.

“Yang di Anambas juga enam desa akan mulai kita aliri listrik menggunakan CSR dari SKK Migas. Secara bertahap seluruh desa di Kepri sudah harus bisa menikmati layanan dasar listrik,” tambah Gubernur.

Program Kepri Terang menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk memberikan dukungan pada program Nawacita yang digagas Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia mulai dari desa-desa terpencil dan terluar.

Manajer UP3 PLN Tanjungpinang, Yusra Helmi, mengatakan PLN siap memberikan dukungan terhadap program pengaliran listrik ke pulau-pulau yang terus digesa oleh Gubernur Kepri.

“Program Kepri Terang yang digagas pak Gubernur juga sejalan dengan pencapaian elektrifikasi yang sedang kami kerjakan. Jadi dua program ini akan sangat saling menguntungkan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Pada lawatannya kali ini, Gubernur disambut oleh Senior Manajer Teknik PLN Wilayah Sumatera Taufik Eko, Staf Khusus GM PLN Wilayah Sumatera Suharno, Manager UP2K Kepri Yuniar Budi Satrio, Manager Bagian Pembangkitan Ari Widjajadi, Manager Bagian Niaga Rieska Faniza, dan Manager Bagian Keuangan & Umum Raja Irwandi. (*)

Reporter: Cipi ckandina

MA Pangkas Hukuman Rizieq Shihab Dalam Kasus Informasi Bohong

0
Habib Rizieq Shihab. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos.co.id – Mahkamah Agung (MA) memangkas hukuman mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menjadi 2 tahun penjara. Pengurangan hukuman ini terkait kasus penyebaran informasi bohong tes swab virus korona alias Covid-19 di Rumah Sakit Ummi Bogor, Jawa Barat.

Putusan ini lebih ringan dari vonis Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang sebelumnya menguatkan vonis Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan hukuman empat tahun penjara terhadap Rizieq Shihab.

“Memperbaiki Putusan Pengadilan Negeri DKI Jakarta Timur nomor 210/Pid.Sus/2021/PT tanggal 30 Agustus 2021 yang mengubah putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur nomor 225/Pid.Sus/2021/PN Jakarta Timur tanggal 24 Juni 2021 mengurangi pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa menjadi pidana penjara selama 2 tahun,” sebagaimana dikutip dari Direktori Putusan MA, Senin (15/11).

Perkara pada tingkat kasasi ini diputus oleh Ketua Majelis Hakim Kasasi, Suhadi dengan anggota Suharto dan Soesilo. Vonis juga dicatat oleh panitera pengganti, Agustina Dyah. Vonis tersebut diputus majelis pada Senin (15/11) hari ini.

Dalam pertimbangannya, lembaga kekuasaan kehakiman ini menilai, Rizieq Shihab memang telah membuat keonaran akibat perbuatannya. Namun keonaran yang dilakukan mantan Imam Besar FPI itu hanya terjadi di media massa.

“Tidak terjadi korban jiwa/fisik atau harta benda serta terhadap terdakwa selain dalam perkara a quo juga telah dijatuhi pidana dalam perkara lainnya yang merupakan rangkaian peristiwa menyangkut Covid-19,” sebagaimana putusan kasasi.

Rizieq Shihab tetap dijerat menggunakan Pasal 14 Ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: JPGroup

PKP Store Cup Cari Bibit Atlet Bulu Tangkis Indonesia

0

batampos.co.id – Dalam rangkaian pembukaan PKP Store, PKP mengadakan beberapa program, salah satunya adalah PKP Store Cup.

Kegiatan ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit bertalenta Bulu Tangkis di Indonesia khususnya di Kota Batam.

Untuk mensukseskan program ini, PKP bekerjasama dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Batam.

Langkah awal untuk merealisasikan hal ini, PKP mengadakan Turnamen PKP Store Cup pertama di Atrium BCS Mall (Lokasi Pameran PKP Great Sale) mulai 21 hingga 28 November 2021.

Kategori yang diperlombakan adalah ganda putra dengan batas usia total minimal 50 tahun.

Misalnya peserta dengan usia 30 tahun dan 35 tahun maka pasangan ini memiliki total usia adalah 65 tahun maka memenuhi syarat usia kepesertaan.

Pendaftaran ditutup pada tanggal 19 November 2021 pada jam 23.59 WIB dengan biaya pendaftaran Rp. 100,000 per pasangan.

Hadiah yang disiapkan untuk Juara 1 yaitu uang tunai sebesar Rp. 10,000,000 Juara 2 sebesar Rp. 5,000,000 Juara 3 sebesar Rp. 2,500,000 dan Juara 4 mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp. 1,000,000

Dengan kegiatan ini PKP dan PBSI berharap dapat berkontribusi dalam mendukung kemajuan perkembangan dunia olahraga khususnya Bulu Tangkis Indonesia.

Bagi yang berminat untuk ikut serta dapat menghubungi Erik di Nomor 08127753925.(*)

Puncak Musim Hujan, Waspadai Gelombang Tinggi

0
Ilustrasi. Awan hitam menyelimuti kawasan Batam Center. BMKG memprediksi dalam beberapa hari kedepan Kota Batam akan diguyur hujan. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos.co.id – Stasiun Meteorologi Hang Nadim, Batam, memperkirakan bahwa tiga hari ke depan cuaca do wilayah Kepri umumnya akan berawan, disertai dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa tempat.

“Untuk saat ini wilayah Kepri memasuki puncak hujan periode kedua yaitu November Desember sehingga berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang lebat secara menyeluruh di Kepri, walaupun waktunya mungkin tidak bersamaan,” ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman (15/11).

Esok hari diperkirakan berawan di seluruh wilayah Batam. Stamet Hang Nadim memperkirakan hujan baru terjadi Rabu (17/11) pagi. Suhu di Batam dititik terendah diperkirakan 25 derajat celcius dan tertinggi 31 derajat celcius. Kelembaban tercatat 65 hingga 95 persen.

Selanjutnya untuk perairan di Batam diperkirakan akan berawan. Stamet Hang Nadim memperkirakan bahwa gelombang di perairan Batam sendiri dari Selasa (16/11) hingga Kamis (18/11) masih dalam skala rendah, dengan arah angin yang bertiup dari Timur ke Tenggara dan kecepatan lima hingga 15 knot.

Namun Suratman masih menekankan masyarakat untuk berhati-hati dikarenakan adanya potensi peningkatan gelombang.

“Adapun untuk gelombang saat ini masuk musim angin Utara sehingga ada kemungkinan peningkatan gelombang, terutama di wilayah perairan atau laut Natuna dan Anambas. Akan tetapi untuk saat ini masih dalam kategori rendah diperkirakan maksimal 1.5 meter,” ucapnya.

Suratman juga menghimbau agar masyarakat senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, untuk terus update informasi dari BMKG melalui website maupun aplikasi Android “info BMKG”, serta juga supaya turut menjaga lingkungan seperti tidak membuah sampah sembarangan dan membersihkan saluran-saluran air sehingga tidak terjadi genangan ataupun banjir. (*)

Reporter: Kevin Rendra Pratama

HIMA KL Universitas Ibnu Sina Lakukan Penanaman Bibit Mangrove

0
Foto bersama acara penanaman bibit mangrove di Kelurahan Sembulang Minggu 14 November 2021. (f.dok panitia)

batampos.co.id – Himpunan Mahasiswa Kesehatan Lingkungan (HIMA KL) Fakutas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina mengadakan kegiatan Penanaman Bibit Mangrove pada Minggu (14/11). Bertempat di Kelurahan Sembulang Kecamatan Galang, aksi penanaman bibit mangrove ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional.

Menurut Ketua Pelaksana Asrul Fuadi, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan mengenai cara penanaman bibit mangrove yang baik dan benar serta sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan wilayah pesisir. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam bidang Kesehatan Lingkungan wilayah pesisir.” ujarnya.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Pembina HIMA KL Ibnu Sina, Fajar SKM, M.Kes. Menurut Fajar, penanaman bibit mangrove yang dilakukan ini untuk melestarikan ekosistem mangrove. ”Mangrove atau biasa kita sebut tanaman Bakau sangat berperan penting dalam melindungi dan menjaga lingkungan wilyah pesisir,” ujarnya.

Aksi ini mendapat dukungan penuh dari Rektor Universitas Ibnu Sina Dr. H. Mustaqim Syueib, SE, MM. Mustaqim mengapresiasi kegiatan tersebut. Dikatakannya kegiatan penanaman bibit mangrove menunjukkan kepedulian mahasiswa Ibnu Sina khususnya HIMA KL terhadap kesehatan terutama di lingkungan pesisir.

Dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Fitri Sari Dewi, SKM, M.Kes. berpesan kegiatan yang dilakukan harus memiliki nilai sosial dalam bidang kesehatan terutama bidang kesehatan lingkungan. ”HIMA KL memiliki peranan penting dalam mendukung program kesehatan lingkungan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Kegiatan ini disambut meriah warga di lingkungan Kelurahan Sembulang. Lurah Sembulang, Danang Prilasandi, SKM mengapresiasi kegiatan mahasiswa Ibnu Sina di wilayahnya. ”Kegiatan ini sangat bagus dan saya berterima kasih kepada HIMA KL serta bapak dan ibu dosen karena sudah melaksanakan kegiatan di tempat kami,” ujarnya. (adv)

 

Kunjungi Pulau Nipa, Gubkepri Serahkan Bantuan Sembako dan Tanam Pohon

0
Gubkepri Ansar Ahmad menyiram pohon yang baru ditanamnya di Pulau Nipa

batampos.co.id-Gubkepri Ansar Ahmad bersama Komandan Korem 033/WP Jimmy Ramoz Manalu, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Danlantamal IV diwakili Asops Lantamal IV, Kabinda Kepri diwakili Wakabinda mengunjungi Pos TNI AL (Posal) Pulau Nipa, Batam, Senin (15/11). Kunjungan ini dalam rangka penyerahan sembako kepada para Prajurit TNI yang sedang melaksanakan tugas penanganan pulau terluar.

Turut mendampingi Gubernur Ansar Pj. Sekdaprov Ir. Lamidi, Staf Khusus Gubernur Suyono, Kadis ESDM Hendri Kurniadi, dan Karo Humas, Protokol dan Penghubung Hasan. Rombongan disambut langsung Komandan Pos TNI AL Pulau Nipa Osber Situmorang.

BACA JUGA: Gubkepri Gesa Interkoneksi Pelantar I dan II Tanjungpinang

Pulau Nipa adalah salah satu dari total 22 pulau terluar di Kepri yang perlu mendapat perhatian khusus karena letaknya cukup dekat dan berbatasan langsung dengan Singapura. Pulau Nipa memiliki luas sekitar 0,5 Ha sebelum reklamasi, namun setelah reklamasi luasnya mencapai 60 Ha. Saat ini di Pulau Nipa telah dibangun Pos TNI AL untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Posal Pulau Nipa memiliki berbagai fasilitas pendukung pengamanan pulau terluar dan perbatasan diantaranya mercusuar, gedung posal, dermaga, instalasi solar cell, menara pengawas, barak, instalasi mesin penyulingan air laut, serta bunker pertahanan.

Selain agenda penyerahan sembako, kunjungan ini sebagai salah satu bentuk dorongan moril dan rasa kepedulian terhadap Prajurit TNI di Posal Pulau Nipa yang setia menjaga pulau terluar dan wilayah perbatasan.

Gubernur Ansar disela-sela Kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya serta mengucapkan terimakasih kepada Prajurit TNI yang sedang melaksanakan tugas mulia itu.

“Tetap semangat dalam menjalankan tugas, saya yakin dan percaya Prajurit TNI yang kami banggakan selama ini sudah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi terjaganya keamanan daerah yang kita cintai,” ungkap Gubernur Ansar.

Pada kesempatan tersebut Gubernur beserta Danrem 033/WP dan Forkopimda berkeliling meninjau fasilitas yang terdapat di Posal. Kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon oleh rombongan di area tersebut. Kegiatan itu sebagai salah satu upaya penghijauan di salah satu pulau terluar milik Indonesia ini. (*)

Reporter: Cipi Ckandina

Waspadai Diabetes Juga Terjadi pada Anak-anak

0
ILUSTRASI (PIXABAY)

batampos.co.id – Diabetes melitus tidak hanya terjadi kepada orang dewasa. Berdasar data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), 1.346 anak menderita penyakit tersebut. Sebanyak 167 anak di antaranya mengidap diabetes tipe 2. Jumlah itu diyakini merupakan fenomena gunung es.

Ketua Umum IDAI dr Piprim B. Yanuarso SpA(K) menjelaskan, Indonesia memiliki masalah dalam pencatatan jumlah kasus riil. Di luar data yang dimiliki, dia meyakini masih banyak anak yang mengidap diabetes. Mereka tidak tercatat. Entah karena tidak dirujuk ke layanan kesehatan atau malah meninggal sebelum diobati. ”Diperlukan peran orang tua dalam edukasi,” ujarnya.

Sebab, pemeriksaan dan perawatan anak yang mengalami diabetes lebih sulit jika dibandingkan dengan orang dewasa. Karena itu, orang tua harus menyadari bahwa diabetes melitus tidak hanya diderita orang yang sudah lanjut usia, tetapi juga anak-anak. Menjaga pola makan sangat diperlukan.

Piprim menyatakan, hal yang paling mudah dan murah adalah mengontrol asupan makanan si kecil daripada mengobatinya. Sebab, penyakit itu berlangsung tahunan dan hanya bisa dikendalikan.

Ketua Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi IDAI dr Muhammad Faizi SpA menyatakan, anak yang mengidap diabetes tipe 1 acapkali tidak bergejala. ”Ada pasien yang datang sudah dalam keadaan koma,” ungkapnya. Diabetes tipe tersebut merupakan kerusakan pada sel beta pankreas sehingga tubuh kekurangan insulin.

Selanjutnya, diabetes tipe 2 sering kali dialami anak obesitas maupun yang kurang gerak. Yang mengkhawatirkan adalah 70 persen anak penyandang diabetes pernah mengalami kadar gula yang tinggi, sesak napas, hingga koma.

Sementara itu, Executive Director International Pediatric Association (IPA) Prof dr Aman Pulungan SpA(K) menjelaskan bahwa akses insulin di tanah air belum merata. Bahkan bisa dikatakan masih rendah. Padahal, insulin diperlukan penyandang diabetes tipe 1. ”Akses insulin ini tidak merata. Padahal, pasien ada di mana-mana,” katanya.

Akses insulin biasanya mudah ditemukan di rumah sakit tipe A atau B. Namun, pada rumah sakit tipe C dan D, insulin sulit ditemukan. Salah satu alasannya, rumah sakit tipe C dan D dianggap tidak kompeten dalam memberikan insulin. ”Insulin hanya tersedia di kota besar di Pulau Jawa,” ungkap Aman. (*)

Reporter : Jpgroup

Komisaris Pelindo Jasa Maritim Kunker ke Pelabuhan Belawan Sumut

0
Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim, Dr Sukriansyah S Latief saat kunjungan kerja (kunker) ke Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (15/11/2021). (istimewa)

batampos.co.id – Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim, Dr Sukriansyah S Latief menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (15/11/2021).

Rombongan kunker ini dipimpin langsung Komisaris Utama serta Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim lainnya yakni, Eris Heryanto, Sukriansyah S Latief, Sarwin, Pudjosuwirjo, Syamsu Rizal, M Ramdani, Eki Yusmardi, Jufri, Abdul Hamid Habbie dan Jam’an AM.

Pada kunker ini, Sukriansyah langsung meninjau Pelabuhan Belawan untuk mengetahui lebih jauh aktifitas di pelabuhan ini. Demi mendukung bisnis sarana pemanduan, pemeliharaan peralatan, listrik, bisnis BBM serta hal-hal terkait dukungan pelayanan operasional petikemas, nonpetikemas, dan logistik sebagaimana yang menjadi wilayah kerja Pelindo Jasa Maritim.

Diketahui, Pelabuhan Belawan merupakan pelabuhan yang sangat strategis dalam usaha pemanduan kapal karena wilayahnya sangat dekat dengan Selat Malaka yang menjadi lalu lintas kapal internasional.

Pontensi nilai ekonomi dari jasa pemanduan kapal ini sangatlah besar. Dari data Straitrep tahun 2009-2019 saja, tercatat arus kapal yang melalui Selat Malaka sekitar 60.000-85.000 unit per tahun.

“Dengan potensi nilai ekonomi ini harus menjadi fokus perhatian untuk terus meningkatkan kinerja dengan sarana dukungan yang memadai,” ujar Sukriansyah.

Setalah melakukan kunjungan langsung ke Pelabuhan Belawan, rencananya, Selasa, 16 November digelar rapat internal. (*)

Iskandarsyah Dukung Ansar Buka Kran Tambang Pasir Laut

0
Iskandarsyah

batampos.co.id-Mantan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Iskandarsyah mengatakan, salah satu langkah untuk mempercepat recovery ekonomi Provinsi Kepri adalah dengan mengoptimalkan potensi maritim yang tersedia. Salah satunya adalah dengan segera membuka kran pertambangan pasir laut. “Kami mendukung Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad dalam mengoptimalkan potensi maritim di Kepri. Hal ini selaras dengan cita-cita Gubernur dalam rangka untuk mempercepat pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19,” ujar Iskandarsyah, Senin (15/11) di Tanjungpinang.

BACA JUGA: Ternyata PT Pembangunan Kepri Masih Miliki Hutang Rp 7 Miliar

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, langkah yang dibuat Pemprov Kepri juga untuk mewujudkan kebijakan Menteri Keuangan, yaitu Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Karena ada tiga fokus yang disebut sebagai game changer, karena pandemi Covid 19 itu belum selesai.

Dijelaskannya, game changer pertama yaitu intervensi kesehatan, termasuk program vaksinasi. Game changer kedua, adalah mendorong bottom 40 persen orang miskin dan tidak mampu untuk tetap bisa survive melalui program perlindungan sosial.

“Kita juga tetap mendukung dunia usaha melalui subsidi bunga, penjaminan, penempatan dana, termasuk dukungan pada BUMN yang memerlukan. Di sisi lain, ini game changer ketiga, kita melakukan reformasi, termasuk di dalamnya UU Cipta Kerja, reformasi birokrasi, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, keseluruhan kebijakan yang digulirkan pemerintah diharapkan dapat membuat Indonesia lebih ramah investor, lebih efisien dan kompetitif, serta memiliki pertumbuhan ekonomi yang inklusif atau bisa dinikmati seluruh kalangan masyarakat. Apalagi bagi Provinsi Kepri yang mempunyai potensi maritim yang luar biasa.

“Manfaatnya begitu besar, apabila di optimalkan dengan transfaran dan berkeadilan. Pemanfaatan potensi maritim tentunya lebih mengutamakan untuk kepentingan kesejahteraan, pembangunan berkelanjutan dan lapangan kerja bagi masyarakat,” paparnya.

Dikatakannya juga, sebagai orang yang pernah ikut terlibat dalam Pimpinan Pansus Pembentukan Perda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kepri, pasir laut merupakan harta karun maritim yang di miliki oleh Provinsi Kepri. Apalagi, sumber daya mineral tersebut merupakan salah satu kekayaan yang bisa berlimpah di Provinsi ini.

“Boleh dikatakan pasir laut adalah harta karun maritim Provinsi Kepri. Tentu ini menjadi kekuatan bagi Provinsi Kepri yang harus dioptimalkan,” paparnya lagi.

Disebutkannya, luas alokasi area tambang pasir laut di Kepri berdasarkan RZWP3K adalah 69.806,75 Ha. Adapaun potensial pendapatan sebesar 7 Miliar Kubik, serta kebutuhan pasir sampai tahun 2024. Apalagi Singapura membutuhkan sekitar kurang lebih 4 miliar M3 pasir laut, dan untuk kebutuhan lokal di Provinsi Kepri sebesar 500 Juta M3.

Dipaparkannya, saat ini harga jual (CIF) sekitar S$ 21/M3, akan diperoleh devisa SGD 25 miliar – 84 miliar atau Rp840 triliun. Adapun PNBP sebesar SGD $ 10.8 miliar, dan Pajak sebesar SGD$ 5,2 milyar. Dana CSR sebesar SGD $ 3.2 milyar atau Rp 32 trilyun. Jika Sebanyak 2 Milyar saja Kita Optimalkan Pasir Laut tersebut maka sudah membantu Penerimaan Pendapatan Negara Bukan Pajak Lebih kurang sebesar 140 Triliun. Tutupnya.

“Bisa kita ambil contoh Kabupaten Karimun sebagai daerah yang telah berhasil mengoptimalkan manfaat pasir laut di awal era Kepemimpinan Almarhum Muhammad Sani. Melalui optimalisasi potensi tersebut, Kabupaten Karimun mampu membangun Infrastruktur dalam rangka mendorong percepatan pertumbuhan pembangunan disana,” paparnya.

Selain itu juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan terbukanya lapangan kerja di Karimun. Sedangkan infrastruktur yang berhasil dibangun melalui optimalisasi pasir laut seperti, Kantor Bupati, Rumah Sakit, Coastal Area, Gedung Gor, Akses jalan, Dll.

“Begitu juga jika kita pelajari bagaimana Singapura menjadi sebuah negara yang maju, itu dikarenakan mereka berhasil menata ruang mereka dengan optimal,” sebutnya.

Menurutnya, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Daerah harus melibatkan BUMD agar ikut serta dalam tatakelola Pengelolaan dan Perdagangan pasir laut. Ia juga menilai, dalam pelaksanaannya juga pertambangan pasir laut lebih ramah terhadap aspek lingkungan jika dibandingan dengan pertambangan Timah (Pasir Timah).

“Sekarang ini waktunya kita membangun koordinasi, baik secara Instansi, tokoh Agama dan Budaya, Tokoh Masyarakat dan Seluruh Elemen Masyarakat di Kepri agar upaya untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi bisa segera terwujud diatas kepentingan dan kebaikan bersama,” tutupnya.(*)

Reporter: Jailani

Cuaca Ekstrem, Penambang Pancung Diminta Waspada

0

batampos.co.id – Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang terjadi belakangan ini menjadi fokus perhatian jajaran Polsek Sagulung. Melalui Bhabinkamtibmas, Polsek Sagulung mengingatkan masyarakat khususnya nelayan dan penambang perahu pancung yang ada di wilayah hukum Mapolsek Sagulung untuk meningkatkan waspada saat berlayar.

Perlengkapan keamanan seperti life jacket dan alat penerang harus ada sebagai upaya antisipasi. “Life jaket harus ada karena sepandai apapun kita berenang, kalau dalam keadaan darurat pasti panik dan berbahaya tentunya. Harus diantisipasi untuk hal-hal seperti ini. Kalau berlayar malam, usahakan ada lampu penerang yang mencukupi,” ujar Kapolsek Sagulung Iptu M Darma Ardiyaniki, Senin (15/11).

Peringatan ini disampaikan secara serius oleh jajaran Polsek Sagulung, sebab belakangan nelayan ataupun penambang perahu pancung mulai mengabaikan alat keamanan saat berlayar.

“Jangan berpikir bahwa berlayar dengan jarak yang pendek tak perlu alat pengaman. Sejauh apapun berlayar tetap harus ada upaya antisipasi apalagi ditengah cuaca yang cukup ekstrem ini,” ujarnya.

Di wilayah hukum Polsek Sagulung ada sejumlah pelabuhan rakyat yang menjadi akses penyebaran masyarakat dari pulau-pulau terdekat seperti pelabuhan Sagulung, Dapur 12, dan pelabuhan-pelabuhan rakyat lain di sepanjang wilayah Barelang.

Niki berharap agar ini jadi perhatian serius nelayan ataupun siapa saja yang melakukan aktifitas berlayar agar jangan mengabaikan alat peraga keamanan saat berlayar.

“Anggota kita akan rutin melakukan pengawasan dan sosialisasi di lapangan supaya aktifitas pelayaran tetap aman dan lancar,” ujar Niki. (*)

Reporter: EUSEBIUS SARA