batampos.co.id – Proses pembakaran di ruang bakar sepeda motor ada tiga unsur yang berperan penting yaitu udara, bahan bakar dan pengapian. Karenanya kondisinya harus terjaga baik agar pembakaran terjadi sempurna sehingga menghasilkan performa motor yang maksimal.
Salah satu unsur yang harus diperhatikan agar memiliki kualitas yang baik adalah udara. Untuk itu diperlukan saringan udara yang berfungsi menyaring udara yang masuk ke ruang bakar di sebuah mesin.
”Pembakaran yang sempurna di mesin dibutuhkan agar konsumen dapat menikmati performa motor yang optimal. Karenanya perlu diperhatikan komponen yang mendukung kinerja tersebut, termasuk di dalamnya adalah kualitas udara yang baik,” papar Agung Budi Raharja, Assistant General Manager Part Operation Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Dia melanjutkan, terkait hal itu, dibutuhkan kondisi saringan udara yang terawat dengan baik, bahkan diganti jika tidak layak digunakan lagi. “Poin penting lainnya adalah menggunakan produk saringan udara yang direkomendasikan yang memiliki kualitas terpercaya dan terjamin keasliannya,” tegasnya.
Saringan udara memiliki berbagai tipe diantaranya adalah tipe basah, kering dan viscous. Untuk tipe basah, material dasarnya spons yang direndam dengan oli (urethane foam).
Filter jenis ini dapat digunakan kembali setelah dicuci, perawatannya dicuci menggunakan air sabun, direndam di dalam oli (mengacu pada buku petunjuk pemilik untuk rekomendasi oli).
Sementara untuk tipe kering, material dasarnya adalah saringan kertas atau kain tenun (dried cloth). Filter tipe ini dapat digunakan kembali setelah dibersihkan, perawatannya dibersihkan dengan kompresor.
Terakhir tipe viscous atau elemen kertas berlapis oli. Material dasarnya kertas direndam dengan oli. Untuk yang tipe ini, tidak disarankan pembersihan berkala dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Untuk tipe ini disarankan untuk penggantian berkala.
Indikasi masalah pada saringan udara motor
Jika saringan udara atau filter bermasalah, pengendara akan merasakan beberapa gejala. Pertama, konsumsi bahan bakar terasa lebih boros, hal ini dikarenakan filter tidak maksimal menyaring udara bersih yang digunakan sebagai komponen pembakaran.
Kemudian suara mesin jadi lebih bising. Suara mesin abnormal ini dipicu terganggunya suplai udara atau berkurangnya volume udara yang disalurkan ke ruang pembakaran di mesin motor.
Yang terakhir dan paling bisa dirasakan adalah tarikan motor terasa berat. Tarikan motor yang terasa agak malas ini terjadi karena kondisi saringan udara yang kotor.
Maka dari itu, lakukan perawatan saringan udara motor dengan beberapa langkah misalnya service berkala secara rutin. Dengan begitu dapat dilakukan pengecekan kondisi saringan udara oleh teknisi.
Penggantian saringan udara secara berkala juga penting dan disarankan rata-rata pemakaian setiap 12.000 km. Penggantian dapat lebih cepat jika sering melewati jalan yang berdebu.
Gunakan produk air filter yang direkomendasikan bengkel resmi dan pastikan asli. Spare part asli biasanya terbuat dari bahan serat halus yang tahan terhadap perubahan suhu, memiliki kerapatan pori-pori yang cukup ideal untuk menyaring kotoran, serta dilengkapi dengan minyak khusus yang berfungsi sebagai penahan dan menangkap partikel debu yang lebil kecil, sehingga filter bekerja maksimal.
Yang paling penting, produk asli biasanya dirancang presisi sesuai dengan sepeda motor Yamaha sehingga mudah di lepas-pasang dan mudah didapatkan di dealer atau bengkel resmi. (*)
Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Darmawan, mengecek kendaraan yang akan digunakan pada operasi zebra 2021. Foto: Humas Polda Kepri
batampos.co.id – Polda Kepulauan Riau mengelar apel gelar pasukan operasi zebra 2021 yang dilaksanakan selama 14 hari mulai 15 November sampai dengan 28 November 2021 mendatang.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kepri, Brigjen Pol Darmawan, mengatakan, gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Polda Kepri dalam melaksanaan kegiatan Operasi Zebra Seligi 2021.
Sehingga lanjutnya, dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
“Untuk diketahui bersama, jumlah pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra Seligi 2020 sebanyak 2.031 pelanggaran. Menurun -64 persen dari tahun 2019, dengan jumlah tilang sebanyak 77 lembar dan teguran sejumlah 1.945,” ujarnya.
Ia menjelaskan, teguran didominasi oleh pelanggaran helm sni, melawan arus dan pengemudi di bawah usia.
″Pada pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2021 kali ini, yang menjadi target Operasi adalah memutus mata rantai penyebaran Covid – 19 serta mencegah terjadinya kerumunan massa. Kemudian terciptanya Kamseltibcarlantas pada jalur arteri dan tempat wisata,” paparnya.
Serta memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan jumlah fatalitas korban laka lantas. Sedangkan sasaran operasi adalah segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menjadi cluster penyebaran covid-19.
Kemudian masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan, tidak disiplin dalam berlalu lintas, lokasi rawan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta rawan kerumunan.
Selanjutnya Wakapolda Kepri menekankan kepada seluruh anggotanya mempedomani beberapa hal dalam pelaksanaan tugas operasi zebra.
Di antaranya:
1. Jaga kesehatan, jiwa dan raga kita agar selalu prima dalam setiap pelaksanaan tugas.
2. Utamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan kegiatan.
3. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tunjukkan bahwa saudara adalah Polisi Lalu Lintas Profesional.
4. Dalam hal pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan agar melibatkan POM TNI karena kehadiran dan keberadaan unsur POM TNI adalah dalam rangka perkuatan unsur pelaksana operasi, sekaligus akan dapat meminimalkan terjadinya hal yang tidak diinginkan.
5. Kenali psikologis masyarakat, lakukan penegakan hukum dengan memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya berlalu lintas di jalan.
6. Melaksanakan penegakan hukum secara persuasif, tarik simpatik masyarakat dengan ramah, empati, simpatik dan sopan.
7. Hindari kegiatan Kontra Produktif yang dapat menurunkan Citra Polri.
8. Selalu ingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yaitu melaksanakan 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas).
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, operasi Zebra Seligi 2021 mengangkat tema Melalui Operasi Zebra-2021 ″Kita Wujudkan Kamseltibcarlantas Yang Mantap Serta Pencegahan Penyebaran Covid-19 Dengan Meningkatkan Disiplin Masyarakat Dalam Mengunakan Protokol Kesehatan″.
“Tujuan operasi menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,″ jelasnya.
Sasaran operasi kata dia, meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi dapat sebabkan pelanggaran, macet dan kecelakaan lalu lintas serta penyebaran Covid-19.
“Sebanyak 307 Personil Polda Kepri dan Polres jajaran dilibatkan dalam Operasi ini yang terbagi dalam Satgas Lidik, Satgas Preemtif, Satgas Preventif dan Satgas Banops,″ tuturnya.(*/esa)
Paris Hilton (Kedua dari kiri). Paris Hilton, 40, tampak memukau dalam gaun tipis hingga lantai. Gaun berwarna perak tersebut berdetail bintang dari atas hingga bawah. (Chelsea Lauren/Shutterstock)
batampos.co.id – Paris Hilton dan Carter Reum sedang berbahagia. Mereka baru saja selesai menjadi tuan rumah perayaan pernikahan mereka pada Sabtu (13/11) malam. Tak hanya tamu bertabur bintang, gaun pengantin Paris Hilton pun sangat memukau.
Terlihat dalam foto-foto eksklusif yang diperoleh Page Six, Hiltondan Carter Reum mengenakan gaun serta jas yang mewah. Paris Hilton, 40, tampak memukau dalam gaun tipis hingga lantai. Gaun berwarna perak tersebut berdetail bintang dari atas hingga bawah. Dia melengkapi penampilannya dengan makeup yang menakjubkan dan mata smokey yang glamor.
Carter Reum, 40, melengkapi penampilan istrinya dalam setelan serba hitam. Sejumlah bintang hadir dalam acara tersebut.
Macy Gray adalah salah satu dari banyak bintang yang hadir. Penyanyi 54 tahun itu tampak bersenang-senang sambil menyanyikan lagu-lagu dalam gaun kotak-kotak hitam-putih.
Sekelompok selebritas lainnya Nicky Hilton, Ashley Benson, Emma Roberts, Kyle Richards, Stacey Bendet dan Sofia Richie.
Lainnya termasuk Stephen Dorff, Jaden Smith, Stacy Keibler dan Kate Beckinsale. Pesta itu adalah acara penutup untuk akhir pekan pernikahan Hilton dan Reum, yang mencakup upacara pernikahan romantis dan resepsi mereka di perkebunan Bel-Air.
Malam kedua, Hilton-Reum mengambil alih Dermaga Santa Monica untuk malam yang menyenangkan dengan wahana karnaval, permainan, dan DJ yang ditetapkan oleh Diplo. Adik Kim Kourtney Kardashian juga hadir untuk pernikahan Huck, dengan calon suaminya sendiri, Travis Barker. Pasangan itu belum mengumumkan tanggal pernikahan mereka.(*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, yang menjabat Ketua DMI Kepri saat memberikan sambutan. F.HumasPemko
batampos.co.id – Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, kini menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kepri. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Musywil) IV DMI Provinsi Kepri untuk periode 2021-2026.
Musywil IV DMI Kepri sukses dilaksanakan di PIH Batam yang digelar selama dua hari dari tanggal 13-14 November 2021. Acara ini juga dihadiri perwakilan PD DMI dan Pengurus Masjid Agung dari kabupaten serta kota se-Kepri dan pengurus tingkat Kepri dengan jumlah peserta lebih kurang 100 orang. Rapat pleno dipimpin langsung Sekretaris Umum DMI Kepri, yaitu Zulkifli Aka.
Rudi mengatakan, usai terpilih sebagai ketua DMI Kepri, dirinya akan mendata berapa banyak masjid yang ada di Kepri dan juga kondisi terkini tempat ibadah terbut.
”Jika sudah ada datanya, berapa banyak masjid yang perlu dibangun dan sebagainya,” ujarnya, Minggu (14/11).
Ia mengatakan, masjid yang merupakan tempat ibadah umat Islam itu harus dibuat nyaman. Bukan tanpa alasan, Rudi ingin jemaah betah saat berada di masjid. ”Mana yang harus dibenahi akan dilakukan secepatnya,” katanya.
Ia pun mengapresiasi DMI setelah pimpinan sebelumnya, Dato’ Huzrin Hood, yang telah mengabdi selama dua periode. Rudi berharap semua pihak berkolaborasi dalam memajukan DMI Kepri.
”Apa yang sudah bagus akan dilanjutkan. Dan ke depan bagaimana DMI Kepri mampu berbuat banyak dalam membangun Kepri,” katanya.
Sekretaris Umum DMI Kepri, Zulkifli Aka, menyatakan, terpilihnya Muhammad Rudi secara aklamasi mengindika- sikan adanya nilai musyawarah dan mufakat yang kemudian berhasil diwujudkan dalam rapat pleno yang ditunjukkan para anggota DMI Kepri. Khususnya, dalam penetapan ketua DMI Kepri untuk lima tahun mendatang.
”Alhamdulilah, secara aklamasi, berdasarkan rapat pleno telah tercapai mufakat pada pemilihan ketua DMI Kepri 2021-2026, yang kemudian telah menetapkan Muhammad Rudi sebagai ketua DMI Kepri periode 2021-2026,” ujarnya.
Zulkifli berharap, dengan terpilihnya ketua DMI kepri periode 2021-2026, dapat merumuskan langkah-langkah strategis di masa yang akan datang sehinga menghasilkan program kerja yang dapat diimplementasikan dan dapat dirasakan, terutama kepada para anggotanya serta yang terpenting adalah dirasakan oleh warga masyarakat Kepri.
Dalam kegiatan ini, Muhammad Rudi menerima penghargaan dari DMI Kepri atas jasa-jasa dan pengabdiannya dalam membina dan memajukan khususnya masjid maupun musala di Kota Batam. Sehingga, tempat-tempat ibadah tersebut mengalami peningkatan baik secara kuantitas maupun kualitas dan layak menjadi daerah percontohan pembinaan masjid dan musala di Provinsi Kepri.
Selama musywil berlangsung, semua peserta melaksanakan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, membersihkan tangan dengan hand sanitizer dan kursi antarpeserta dibuat berjarak. (*)
Tangkap layar Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah menjalani sidang pembacaan tuntutan melalui konferensi video di gedung KPK Jakarta pada Senin (15/11/2021) (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
batampos.co.id – Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah dituntut 6 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan karena dinilai terbukti menerima suap.
Jaksa penuntut umum (JPU) KPK Zainal Abidin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Senin menyatakan, Nurdin Abdullah terbukti menerima suap senilai 150 ribu dolar Singapura (sekitar Rp1,596 miliar) dan Rp2,5 miliar serta gratifikasi senilai Rp7,587 miliar dan 200 ribu dolar Singapura (sekitar Rp2,128 miliar) sehingga total seluruhnya adalah sekitar Rp13,812 miliar.
“Menuntut supaya majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) menyatakan terdakwa Nurdin Abdullah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan,” kata Zainal Abidin saat membacakan tuntutan dalam sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.
Tuntutan tersebut berdasarkan dakwaan kesatu dan kedua dari pasal 12 huruf a UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 12 B UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 65 ayat (1) KUHP.
Sidang dilakukan dengan menggunakan fasilitas “teleconference” dengan Nurdin Abdullah mengikuti sidang dari gedung KPK Jakarta sedangkan majelis hakim, JPU KPK dan sebagian penasihat hukum hadir di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan.
“Menetapkan agar terdakwa membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp3,187 miliar dan 350 ribu dolar Singapura selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap,” tambah jaksa Zainal.
Bila Nurdin Abdullah tidak membayar uang pengganti tersebut dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta benda akan disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.
“Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama 1 tahun,” ungkap jaksa.
Selanjutnya JPU KPK meminta pencabutan hak politik Nurdin dalam periode tertentu.
“Menetapkan pidana tambahan terhadap terdakwa berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana pokoknya,” ungkap jaksa Zainal.
Terdapat sejumlah hal yang memberatkan dalam perbuatan Nurdin Abdullah
“Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa selaku penyelenggara negara bertentangan dengan spirit bangsa dan negara Indonesia dalam pemberantasan korupsi. Perbuatan terdakwa menciderai harapan dan kepercayaan masyarakat apalagi terdakwa pernah meraih Bung Hatta Award yang semestinya dapat menginspirasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi,” ungkap jaksa.
Sedangkan hal-hal yang meringankan adalah Nurdin Abdullah belum pernah dihukum, sopan dalam persidangan dan punya tanggungan keluarga.
Dalam dakwaan pertama, Nurdin Abdullah dinilai terbukti menerima suap dari Agung Sucipto selaku pemilik PT Agung Perdana Bulukumba dan PT Cahaya Sepang Bulukumba.
Pada awal 2019 di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Agung meminta bantuan Nurdin agar perusahaan miliknya mendapat proyek pemerintahan.
Nurdin Abdullah lalu meminta agar Agung Sucipto dapat memberikan uang untuk membantu partai yang mendukung kepala daerah yang akan mengikuti pilkada, lalu Nurdin menerima uang tunai sejumlah 150 ribu dolar Singapura dari Agung Sucipto.
Nurdin pada 2019 lalu mengangkat orang-orang kepercayaannya di Pemprov Sulsel yaitu Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sari Pudjiastuti dan Edy Rahmat sebagai Kasi Bina Marga Dinas PUTR.
Pada 8 Juni 2020 diumumkan pemenang lelang Pekerjaan Jalan Ruas Palampang-Munte-Botolempangan TA 2020 dengan nilai anggaran Rp16.367.615.000 dimenangkan PT Cahaya Sepang Bulukumba dengan nilai kontrak sebesar Rp15.711.736.067,34.
Nurdin meminta Sari Pudjiastuti agar memenangkan beberapa kontraktor dalam pelelangan yang di antaranya adalah Agung Sucipto untuk paket pekerjaan Jalan Ruas Palampang-Munte-Botolempangan 1 yang dananya bersumber dari Dana PEN Tahun Anggaran 2020.
Sari pun memenangkan PT Cahaya Sepang Bulukumba milik Agung Sucipto yaiitu paket jalan ruas Jalan Ruas Palampang-Munte-Botolempangan 1 yang dananya bersumber dari Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun Anggaran 2020 TA 2020 dengan pagu anggaran Rp19.295.078.867,18 dimenangkan PT Cahaya Sepang Bulukumba dengan kontrak sebesar Rp19.062.235.132,34.
Setelah diumumkan sebagai pemenang, Sari menerima uang sebesar Rp60 juta dari Agung di Lobby Hotel Myko and Convention Center Mall Panakkukang dan dibagi-bagikan kepada anggota Pokja 7.
Pada Februari 2021, Nurdin memanggil Edy Rahmat dan mengatakan “tolong sampaikan ke Agung, kita ini mau bantu relawan”. Edy lalu menyampaikan pesan Nurdin itu dengan kalimat “Ada penyampaian dari Pak Gub, ada keperluan untuk membantu relawan’ dan dijawab oleh Agung “Oh iya.. nanti kalau sudah ada saya kabarin”.
Pada 21 Februari 2021, Agung lalu menyiapkan uang sejumlah Rp2,5 miliar dengan rincian Rp1,45 miliar dari rekening pribadi Agung dan Rp1,05 miliar dari Harry Syamsuddin.
Agung lalu menyerahkan uang itu kepada Edy Rahmat pada 26 Februari 2021 sekitar pukul 20:25 WITA di pinggir jalan tidak jauh Rumah Makan Nelayan Makassar.
Dalam dakwaan kedua, Nurdin Abdullah dinilai terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp7,587 miliar dan 200 ribu dolar Singapura terkait dengan jabatannya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan periode 2018-2023.
Sejak 5 September 2018 sampai 26 Februari 2021, Nurdin dinilai terbukti menerima gratifikasi berupa uang yang berasal dari para kontraktor dan direksi Bank Sulselbar maupun rekening Sulsel Peduli Bencana yaitu:
1. Pada pertengahan tahun 2020 menerima uang sejumlah Rp1 miliar dari kontraktor/pemilik PT Gangking Raya dan CV Michella Robert Wijoyo
2. Pada 18 Desember 2020 menerima uang Rp2 miliar masing-masing Rp1 miliar dari kontraktor/pemilik PT Mega Bintang Utama dan PT Bumi Ambalat Nuwardi Bin Pakki alias H. Momo dan haji Andi Indar
3. Pada Januari 2021 menerima uang 200 ribu dolar Singapura dari Nuwardi alias H Momo
4. Pada Februari 2021 menerima sejumlah Rp2,2 miliar kontraktor/komisaris Utama PT Karya Pare Sejahtera Fery Tanriady
5. Pada Februari 2021 menerima Rp1 miliar dari kontraktor/pemilik PT Lompulle bernama Haeruddin
6. Pada Desember 2020 – Februari 2021 menerima total Rp1 miliar dari Petrus Yalim, Thiawudy Wikarso dan Direksi PT. Bank Sulselbar di rekening Bank Sulselbar atas nama Pengurus Mesjid Kawasan Kebun Raya Pucak.
7. Pada April 2020 – Februari 2021 untuk kepentingannya menerima uang senilai Rp387,6 juta dari kontraktor/Direktur CV Mimbar Karya Utama Kwan Sakti Rudy Moha.
Dari uang gratifikasi tersebut digunakan untuk membeli tanah di kecamatan Tompobulu kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang di atasnya dibangun masjid serta membeli 2 jetski serta 2 speedboat.
Nurdin akan menyampaikan pleidoi (nota pembelaan) pada Senin, 23 November 2021. (*)
Personel Satbinmas Polresta Barelang berfoto bersama dengan para wiswa SMAN 20 Kota Batam. Foto: Humas Polresta Barelang
batampos.co.id – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Barelang melaksanakan kunjungan ke sekolah-sekolah di Kota Batam yang melaksanakan belajar tatap muka.
Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, melalui Kasat Binmas Polresta Barelang, AKP Mangiring Hutagaol, mengatakan, kali ini sekolah yang dikunjungi yakni SMAN 20 Batam.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan penyulihan Kamtibmas serta memonitoring Protokol kesehatan dalam kegiatan belajar mengajar,” ujarnya, Senin (15/11/2021)
Ia mengatakan, imbauan yang di berikan kepada siswa-siswi yakni agar selalu menjaga kebersihan kesehatan dan keselamatan.
Pihaknya juga mengingatkan agar para pelajar tidak mudah terprovokasi dan terpengaruh ajakan teman dalam hal yg negatif, menghindari dan menjauhi perbuatan yang melanggar hukum.
Seperti terlibat dalam tindak pidana Curanmor dan yang lainnya.
“Kemudian kita juga memberikan penyuluhan tentang bahaya kenakalan remaja. Seperti narkoba, balap liar, bolos sekolah, serta tauran antar sekolah,” jelasnya.
Pihaknya juga memberikan nomor call center Polresta Barelang 110, agar jika mendapatkan permasalahan ditengah masyarakat yang memerlukan polisi agar segera disampaikan.
“Personel Satbinmas Polresta Barelang juga memberikan imbauan prokes 5M kepada majlis guru dan siswa-siswi untuk bersama-sama, bahu membahu dan menjaga agar Covid-19 segera berlalu,” katanya.
Dengan begitu lanjutnya, aktifitas dalam belajar mengajar dapat dilaksanakan seperti sediakala.(*/esa)
Petugas BTKLPP Batam saat memeriksa sampel covid beberapa waktu lalu. F.Dalil Harahap
batampos.co.id – Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam masih fokus dengan pemeriksaan sampel Covid-19. Sampel yang diperiksa umumnya adalah sampel dari rombongan PMI yang baru kembali ke tanah air. Jumlahnya masih diangka 200 hingga 300 sampel perhari.
Sejauh ini tidak ada kendala yang berarti sebab jumlah sampel yang diperiksa sudah berkurang drastis. Saat Covid-19 meninggi beberapa waktu lalu, BTKLPP menerima lebih dari 1.000 sampel perhari.
“Pemeriksaan juga berjalan dengan cepat karena PMI tetap menjadi prioritas dari Gugus Tugas biar tak ada cluster terbaru di tanah air. Sampel yang kita periksa perhari rata-rata 200 sampai 300 sampel,” ujar TU BTKLPP Batam Ismail, Senin (15/11).
Konsen pemeriksaan sampel PMI ini juga berlaku untuk pelacakan varian. Sampel PMI yang terkonformasi positif akan diperiksa lagi bersama Litbangkes untuk memastikan jenis Covid-19 yang diderita PMI tadi. Ini untuk mencegah masuknya varian terbaru ke tanah air.
Sementara di lokasi karantina PMI, Rusunawa BP dan Pemko Batam di Tanjunguncang saat ini masih ada sekitar 300-san PMI yang menunggu hasil swab pertama ataupun kedua. Mereka diawasi secara ketat agar tidak menjadi cluster terbaru di tanah air.
Mereka baru diperkenankan kembali ke daerah asal jika hasil swab menyatakan bebas dari Covid-19. Jika terpapar maka harus melewati masa pemulihan di rumah sakit terlebih dahulu.
“Yang positif mulai menurun. Terakhir lima orang yang kita pindahkan ke RSKI,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa. (*)
Personel Polsek Sekupang melakukan pengamanan sejumlah objek wisata yang berada di wilayahnya, untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Foto: Polsek Sekupang untuk batampos.co.id
batampos.co.id – Personel Sektor Sekupang melakukan pengamanan sejumlah objek wisata yang berada di wilayahnya, untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat di tengah pandemi COVID-19.
Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Surya Wardana, mengatakan, Batara Biru Sekupang beserta pawas melaksanakan giat pengamanan dan monitoring menyambangi tempat-tempat wisata di wilayah hukum Kecamatan Sekupang.
Dalam pelaksanaan sambang personil Polsek Sekupang ini, pihaknya tidak henti-hentinya menghimbau kepada pengelola dan pengunjung agar selalu mengedepankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.
“Bersama-sama kita menekan tingkat virus Covid-19 ini,” ungkapnya, Senin (15/11/2021).
Adapun lokasi wisata yang didatangi adalah:
Pantai Dangas Tanjung Pinggir
Pantai Tangga Seribu Tanjung Pinggir
Pantai Marina Tanjung Riau
Lembah Pelangi Patam Lestari
Puncak Beliung yang berada di Tanjung Riau, Sekupang.
“Kita minta tidak ada kerumunan dan karena masih masa pandemi, kita juga meminta agar mengurangi mobilitas masyarakat,” tambahnya.
Selain itu Polsek Sekupang juga mengimbau dan berkoordinasi dengan pengelola agar pukul 17.30 WIB kegiatan di tempat-tempat wisata supaya dapat dihentikan.
Hal ini ditujukan agar menghindari terjadinya gangguan Kamtipmas dikarenakan situasi sudah mulai gelap.
“Sambang personil Polsek Sekupang ini akan terus kita lakukan di lokasi yang menjadi pusat keramaian di wilayah Sekupang,” pungkasnya.
batampos.co.id – Seorang pria berusia 32 tahun menjadi kasus tambahan kematian akibat Covid-19 di Kota Batam, Minggu (14/11).
Pria dengan nama Ekky Royce ini menghembuskan nafas terakhir setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah.
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Batam Didi Kusmarjadi, Senin (15/11).
“Ya, ini menjadi pasien Covid-19 ke 841 yang meninggal di Batam,” kata Didi.
Ia menyebutkan, korban belum divaksin dan juga tidak memiliki penyakit bawaan (komorbid).
“Ya, tak ada komorbidnya,” tambah Didi.
Lantas bagaimana hubungan komorbid dengan pasien Covid-19 yang meninggal di Batam, Didi menjawab hampir setengah dari kasus kematian memiliki penyakit bawaan.
Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, sebanyak 408 korban meninggal memiliki komorbid. Sisanya 433 lain tidak memiliki penyakit bawaan.
Lalu apa saja komorbid paling banyak menyebabkan pasien positif meninggal dunia? Didi menyebutkan, sebanyak 215 memiliki penyakit bawaan diabetes melitus.
Lalu 181 lain memiliki penyakit hipertensi dan pneumonia atau lebih dikenal dengan radang paru-paru yang angkanya mencapai 104 kasus kematian.
Kemudian ada komorbid sindrom distres pernapasan akut dengan 49 kasus. Disusul ada komorbid gagal jantung atau dikenal dengan congestive heart failure, jumlahnya 38 kasus.
“Ada juga komorbid sepsis dan komorbid tekanan darah tinggi masing-masing ada 32 kasus kematian,” tambah Didi.
Kemudian menyusul pasien gagal ginjal kronis 16 kasus meninggal dan pasien dengan penyakit jantung koroner dan TBC masing-masing 15 kasus.
“Ada juga penyakit lain seperti HIV, asma, paru, gagal ginjal serta penyakit lainnya,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Batam tersebut.
ILUSTRASI: Dua orang pengunjung saat berwisata di lokasi Agrowisata Persawahan Poyotomo Bintan, Rabu (13/10). F.kiriman Aprizal
batampos.co.id – Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki menyebutkan, kita perlu membangun korporatisasi petani.
”Karena kalau terus dibiarkan petani-petani perorangan di dalam skala yang sempit, kesejahteraan peran petani sulit dan negara juga sulit untuk mendapatkan suplai pangan yang stabil baik kualitas maupun kuantitas,” kata Teten dalam keterangan tertulis, Minggu (14/11).
Hal ini disampaikan, Teten saat melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Sejahtera Astra (DSA), Koperasi Serba Usaha (KSU) Gardu Tani Al Barokah, di Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan ini. Dengan adanya pembinaan dari PT Astra International Tbk, Teten berharap KSU Gardu Tani Al Barokah dapat meningkatkan kapasitas usaha koperasi menjadi korporasi pertanian organik.
Lebih lanjut, Teten menambahkan, dia antusias dan mengapresiasi adanya pemanfaatan teknologi digital yang termasuk pionir di Indonesia. Pertanian beras organik di Desa Al Barokah menjadi salah satu percontohan pengembangan digital smart farming bagi para petani.
Chief Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah yang turut meninjau menyampaikan, Desa Al Barokah merupakan produsen tanaman padi yang dibudidayakan secara alami, bebas dari pestisida beracun dan pupuk kimia sintetis. Produk ini, merupakan produk dari Paguyuban Petani Al Barokah yang dibina secara langsung oleh PT Astra International Tbk, lewat program DSA sejak 2019.
“Desa ini potensinya sangat luar biasa. Di sini ada produk-produk usaha dari para petani dan peternak terutama untuk pertanian organik ada di sini,” kata Riza.
Pada kesempatan tersebut, Astra memberikan bantuan sebesar Rp200 juta dan alat digital farming senilai Rp100 juta untuk membantu pengembangan produk dan mendorong peningkatan kualitas produk dari DSA Al Barokah. Dengan bantuan teknologi digital smart farming dari Astra, para petani dapat melakukan pemantauan secara langsung melalui aplikasi berbasis Android terkait kondisi fisika, kimia, dan biologi lahan pertanian.
Komponen teknologi ini, antara lain sensor-sensor kelembapan, PH tanah, kualitas air, kecepatan angin, kamera hama, dan perkembangan tanaman serta bersumber energi dari matahari atau solar panel. Seluruh proses pembuatan dan pengaplikasiannya juga dilakukan oleh putra putri petani atau pemuda tani.
“Astra berharap dengan beberapa bantuan ini dan juga kita juga bekerja sama dengan LPDB-KUMKM (Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), harapannya ke depan pertanian di Desa Al Barokah ini akan lebih maju,” Riza Deliansyah.
Astra, kata Riza, juga akan berkomunikasi dengan dunia internasional untuk memasarkan produk organik dari desa binaannya. Salah satunya target pasar negara Timur Tengah.
“Kita juga sudah hubungkan dengan beberapa pembeli mancanegara dari Timur Tengah dan lain sebagainya, sehingga produk yang ada di Susukan ini bernilai tambah yang lebih. Jadi, tidak seperti harga sebelumnya, tapi kita bisa memberikan harga yang lebih untuk para petani sehingga lebih sejahtera,” jelas Riza.
Saat ini, DSA Al Barokah telah membina 6 desa binaan di 2 kecamatan dengan 1.082 petani dan memiliki 181 hektare lahan pertanian tersertifikasi organik. Turut hadir bersama Teten diantaranya yakni Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), Supomo, yang juga menjajaki permodalan bagi KSU Gardu Tani Al Barokah.
(*)
Reporter: JP Group
Reporter: Azis Maulana
Reporter: Suprizal Tanjung
batampos.co.id –