Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8989

Pembangunan Jalan Provinsi di Batam Tetap Dilanjutkan

0

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mengatakan, pihaknya tetap akan melanjutkan pembangunan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri di Batam.

Namun, ia mengaku tidak bisa melakukan perbaikan semuanya sekaligus karena terbatasnya anggaran di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri.

”Sebagian dulu, bertahap,” ujar Ansar di Golden Prawn, Bengkong, akhir pekan lalu.

Sebelumnya, Ansar juga menjelaskan mangkraknya pembangunan sejumlah ruas jalan provinsi di Kota Batam telah terjadi sebelum ia menjabat Gubernur Kepri.

Meski begitu, pihaknya tetap berkomitmen untuk menyelesaikannya. Ditegaskannya, sesuai dengan kemampuan anggaran, Pemprov Kepri akan melanjutkan pembangunan tersebut lewat APBD 2022 mendatang. Namun, skema pekerjaannya dilakukannya multiyears.

”Keinginan kita memang pembangunan apapun selesai dalam satu tahun anggaran. Namun karena masalah kemampuan daerah, tentunya pembangunan mau tidak mau dilakukan secara bertahap,” tegas Ansar.

Karena keterbatasan anggaran tersebut, kata Ansar, Pemprov Kepri bersedia melepas jalan tersebut ke Badan Pengusahaan (BP) Batam, jika instansi tersebut bisa menyelesaikan pembangunan dengan cepat.

Sebab, Batam memiliki anggaran yang cukup besar, bisa mencapai Rp 5 triliun jika digabung anggaran BP Batam dan Pemko Batam.

“Anggaran provinsi hanya sekitar Rp 3,9 triliun. Sementara pembangunan yang kita lakukan menyebar di semua kabupaten/kota. Artinya, tidak terfokus pada satu daerah saja,” jelas gubernur.

Jika BP Batam mau menerima jalan tersebut, lanjut Ansar, Pemprov Kepri bisa memfokuskan anggaran yang ada untuk pembangunan infrastruktur yang lainnya.

”Sehingga anggaran itu nanti lebih banyak kita fokuskan untuk mengurusin kawasan hinterland di Batam,” tuturnya.

Ia menambahkan, namun hingga saat ini belum ada pembicaraan dengan BP Batam terkait dengan pengalihan jalan provinsi tersebut dengan BP Batam.

Sebab, untuk pengalihan itu akan membutuhkan proses yang panjang karena menyangkut pengalihan aset dan tentunya persetujuan dari BP Batam.

”Belum ada, nanti kita surati. Kita lihat dulu, karena ini menyangkut aset,” imbuhnya.

Reporter: Eggi Idriansyah, Jailani

Polisi Ringkus Pelaku Asusila Anak di Bawah Umur di Batam

0

batampos.co.id – Kepolisan Sektor Sekupang meringkus DF, 18, dan JC, 15, pelaku tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur, N, 13, Senin (1/11/2021) lalu.

DF, ditangkap di tempat kerjanya di kawasan Tiban Indah, Sekupang. Di hadapan polisi, DF mengakui segala perbuatannya dimana telah mencabuli korban N, 13, sebanyak dua kali di kos-kosan Ruli Kejaksaan Tiban 1, Sekupang.

Sementara pelaku JC, 15, mengaku telah melakukan tindakan asusila terhadap korban setahun yang lalu, tepatnya Juli 2020. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku JC dan korban.

“Sudah kita amankan, pelaku dalam pemeriksaan. Pencabulan terhadap anak dibawah umur, pelaku berinisial DF dan JC,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Satria Wardana Rabu (10/11).

Korban N diketahui masih duduk dibangku SMP. Aksi cabul ini pun terjadi di waktu yang berbeda.

Pelaku DF diketahui mencabuli korban Senin 1 November 2021 sekira pukul 20.30 WIB di Ruli Kejaksaan Tiban 1 Sekupang.

Aksi cabul itu dilakukan pelaku tak hanya satu kali, korban N sudah dua kali digarap pelaku di Ruli Kejaksaan.

Berbekal dari laporan orang tua korban serta dua alat bukti yang cukup,jajaran Unit Reskrim Polsek Sekupang langsung bergerak cepat untuk melakukan penagkapan terhadap pelaku DF di kawasan Tiban Indah.

“Saat kita amankan tanpa ada perlawanan pelaku DF berhasil di gelandang ke Polsek Sekupang,” ujar Yudha.

Pengakuan DF, ia dan korban berpacaran dan baru dikenalnya selama 3 minggu. Hubungan itu pula jadi alasan pelaku untuk menggarap tubuh korban.

Atas perbuatannya, Pelaku dijerat pasal 81 ayat 2 Jo padal 82 ayat 1 UU RI No.17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan ke2 atas UU No.23 Th 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara maksimal lima belas (15) tahun.

Reporter: Rengga Yuliandra

Huawei Watch GT 3 Jam Pintar Bergaya Klasik

0

batampos.co.id – Pasar perangkat wearable Tanah Air khususnya smartwatch kembali kedatangan model terbaru jelang tutup 2021. Yang baru hadir adalah Huawei dengan Watch GT 3.

Huawei Consumer Business Group (CBG) Indonesia resmi memperkenalkan arloji pintar tersebut dengan dua ukuran yakni 42 dan 46 mm. Menariknya lagi, jam tangan pintar itu hadir dengan sistem operasi baru garapan Huawei, HarmonyOS.

Selain itu, Huawei Watch GT 3 hadir dengan desain yang tidak hanya membawa desain sporty, tapi juga klasik.

Pengguna juga dimungkinkan untuk mencocokkan smartwatch ini dengan pakaian mereka dengan menggonta-ganti strap untuk menciptakan tampilan baru.

Country Head Huawei CBG Indonesia Patrick Ru menyatakan, pihaknya melihat banyak persepsi atau alasan orang Indonesia tertarik dengan smartwatch. “Kami ingin menjawab itu dengan menghadirkan Huawei Watch GT 3,” ujar dia dalam acara virtual, Senin (8/11).

Dari segi spesifikasi, perangkat sandang ini memiliki fitur TruSeenTM 5.0+ yang diklaim bisa memantau detak jantung lebih akurat. Masa pakai baterai hingga 14 hari untuk 46 mm dan 7 hari untuk 42 mm, serta memiliki Personal AI Running Coach.

Hadir dalam dua ukuran dengan gaya yang berbeda, Huawei Watch GT 3, memperluas rangkaian fitur pendahulunya dan meningkatkan kemampuan pemantauan aktivitas yang lebih akurat, sekaligus menunjukkan cara kerja HarmonyOS pada seperti wearable.

BACA JUGA: Warga Negara Asing Terlibat Jaringan Pinjaman Online Ilegal

Secara bobot, tanpa strap, model 46 mm memiliki berat hanya 42,6 gram dengan tebal keseluruhan 11 mm. Sementara model 42 mm memiliki berat 35 gram saja dengan tebal keseluruhan 10,2 mm.

Always on display Dials (AODs) memungkinkan perangkat ini tetap terjaga selama penggunaan sehari-hari. Huawei Watch GT 3 juga menyediakan fitur pemantauan SpO2, kualitas tidur, tingkat stres, dan siklus menstruasi yang berkelanjutan, real-time, dan lebih akurat untuk manajemen kesehatan yang komprehensif. (*)

Reporter: JPG Group

Kredit Diperkirakan Tumbuh 4-5 % Sepanjang 2021

0

batampos.co.id  – Perekonomian Indonesia perlahan semakin pulih. Sejumlah indikator ekonomi mulai menunjukkan tren positif, salah satunya pertumbuhan kredit perbankan. Seiring pulihnya sektor konsumsi dengan dibukanya kembali berbagai fasilitas publik dan perkantoran. Juga sektor-sektor ekonomi yang sudah mulai menunjukkan tanda pemulihan.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, memproyeksi pertumbuhan kredit industri perbankan berkisar 4 hingga 5 persen sepanjang 2021. Target tersebut bukannya tanpa alasan. Mengingat, capaian kredit yang mampu tumbuh 2,21 persen year-on-year (yoy) dan 3,12 persen year-to-date (YtD) di kuartal III 2021.

Penyaluran kredit tersebut meningkat ketimbang akhir triwulan II 2021. Seiring dengan penurunan kasus harian Covid-19, meningkatnya mobilitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi. “Melihat perkembangan tersebut, kami perkirakan pertumbuhan kredit tahun ini berkisar 4 persen hingga 5 persen,” ungkap Wimboh, Selasa (9/11).

Perbaikan kredit perbankan didorong oleh sektor kredit rumah tangga yang naik 2,77 persen YtD, sektor perdagangan meningkat 2,43 persen YtD, dan sektor manufaktur tumbuh 2,05 persen YtD.

Kelompok bank Himbara (himpunan bank milik negara) dan bank pembangunan daerah menopang kenaikan kredit perbankan. Masing-masing tumbuh 6,16 persen YoY dan 6,45 persen YoY.

Dia menilai, perbankan turut berkontribusi mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui penurunan suku bunga kredit. Tingkat suku bunga dasar kredit mengalami tren penurunan dari 9,69 persen pada Juni 2021 menjadi 9,66 persen pada September 2021. Penurunan tersebut terutama didorong penurunan komponen harga pokok dana.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, mengatakan, memang ada harapan akhir tahun terjadi pemulihan konsumsi rumah tangga jelang libur Natal dan tahun baru. Sejumlah indikator terbilang positif. Seperti, kenaikan ekspansi industri yang ditunjukkan oleh Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang ekspansif. Yakni, di level 57,2 per Oktober 2021.

Begitu pula, kinerja ekspor yang menguat seiring meningkatnya permintaan mitra dagang. Khususnya komoditas pertambangan dan perkebunan. Tingkat kepercayaan konsumen di dalam negeri juga mulai pulih.

Meski demikian, Bhima menyebut, untuk tumbuh sampai 5 persen masih ada beberapa faktor yang harus dipacu oleh pemerintah. Antara lain, mendorong penyaluran pinjaman ke sektor industri, khususnya industri berorientasi ekspor dan perdagangan. Juga, kebijakan pemerintah diharapkan pro terhadap pemulihan ekonomi, salah satunya dengan menjaga stabilitas harga di level konsumen.

“Semakin harga stabil, maka pelaku usaha akan berani mengambil pinjaman lebih besar dan otomatis risiko kredit relatif menurun. Kredit itu dua sisi, bank harus berani mengucurkan pinjaman. Dari sisi pelaku usaha dan masyarakat percaya diri menambah pinjaman baru,” ucap Bhima kepada Jawa Pos (grup Batam Pos), tadi malam.

Lulusan University Of Bradford tersebut memperkirakan, penyaluran kredit akan tumbuh berkisar 2,5 hingga 4 persen YoY. Sektor usaha yang diperkirakan mampu menopang pemulihan kredit adalah pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, pengangkutan dan jasa komunikasi. Pada kuartal IV 2021, pemerintah bisa memanfaatkan momen kenaikan harga komoditas batu bara, minyak kelapa sawit, dan gas. Salah satunya, peluang untuk menggenjot ekspor batubara ke Tiongkok yang sedang mengalami krisis energi.

Selain itu, saat ini terjadi kenaikan permintaan properti. Data Bank Indonesia (BI) Per September 2021 menunjukkan, terjadi pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) bank sebesar 9,4 persen. Jauh lebih tinggi dibanding penyaluran kredit kendaraan bermotor yang masih negatif minus 16,3 persen dan kredit multiguna yang hanya tumbuh 2 persen YoY.

“Sebelumnya pada Juli sampai Agustus ketika kasus Covid-19 tinggi, memang transaksi pembelian rumah baru tertunda karena pembatasan sosial. Tapi setelah pelonggaran terjadi banyak yang sudah bersiap membeli rumah,” jelasnya.

Sementara itu, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Media Wahyudi Askar menyatakan, sejauh mana pertumbuhan kredit atau pembiayaan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi akan sangat bergantung pada kualitas pembiayaan itu sendiri. Meski angka pembiayaan relatif naik, seperti kredit Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) belum tentu mencerminkan meningkatnya produktifitas usaha.

Praktik penyaluran tanpa melewati screening yang seharusnya demi mencapai target penyaluran masih sering terjadi. Padahal pengusaha tersebut masih belum siap dari segi SDM (sumber daya manusia) dan ketiadaan bahan baku. Akibatnya, malah meningkatkan risiko gagal bayar.

“Banyak pengusaha kecil yang dikejar-kejar oleh lembaga kredit untuk mengambil nominal kredit dalam jumlah besar,” ungkap alumnus doktoral University Of Manchester itu.

Disamping itu, lanjut Media, pertumbuhan kredit modal kerja dan investasi masih kalah ketimbang kredit konsumsi. Hal ini menyiratkan adanya pertumbuhan ekonomi yang tidak berkelanjutan yang secara tidak langsung memengaruhi kualitas pertumbuhan ekonomi. “Ini belum lagi persoalan akses kredit yang belum merata di setiap daerah di Indonesia,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP GROUP

d’Pollux Cafe Hadirkan Menu Khas, Harga Sesuai dengan Kantong Mahasiswa

0

batampos.co.id – Satu lagi kafe kekinian hadir di Batam. Yakni d’Pollux Cafe di lokasi premium, Meidsterstadt Pollux, Batam Center. Eits, tunggu dulu, meski hadir di kawasan mewah, tapi kafe ini menghadirkan menu makanan dan minuman khas yang rasanya terjamin dengan harga yang sangat ramah dengan kantong mahasiswa.

Apa saja menu yang tersedia di kafe ini? Untuk makanan utama, ada daging sapi gepuk, black pepper, teriyaki, menu ayam teriyaki, dan juga steak. Untuk hidangan pembuka ada pilihan nuget, kentang goreng, sosis, onion ring, hingga mix platter. Jajanan favorit mahasiswa dan pelajar ada juga, yakni pisang goreng, tahu goreng, gorengan campur, hingga aneka toast kekinian, es krim, hingga sundae.

Lantas berapa harga menu? ”Sangat terjangkau. Mulai dari Rp 2 ribu saja,” ujar Pengelola d’Pollux Cafe, Daniel Dadali di Batam Center.

Selain makanan, kafe unik yang menghadirkan kamar mandi Instagramable ini juga menyajikan pilihan minuman, mulai dari aneka kopi, minuman coklat, teh ala Thailand, lemon tea, dan aneka mojito.

”Minuman favorit pengunjung banyak tersedia di sini, salah satunya kopi susu aren dan pandan. Rasanya khas dan wangi,” ujar Debora.

Kafe ini hadir sangat dekat dengan Kampus Politeknik Negeri Batam dan juga sekolah Global Indo-Asia, serta kawasan perkantoran.

Meski berkonsep kafe yang menyediakan dua lantai dan juga outdoor yang nyaman, dengan live barista dalam menyediakan minuman, tapi Daniel mengatakan, seluruh menu yang mereka sajikan, harganya sangat terjangkau.

”Karena memang kita fokusnya seluruh pelanggan dari berbagai kalangan tapi dengan harga yang ramah di kantong mahasiswa, pelajar, dan juga karyawan sekitar,” jelasnya.

Khusus promo November ini, kafe ini juga menghadirkan menu baru yakni chicken/beef skewer, toast kekinian, dan sandwich, untuk menu makanan, dan cheese Cold, Oreo cold untuk minuman. ”Kami memberikan diskon 30 persen spesial menu baru dan toast,” ujarnya.

Nah, buat para mahasiswa, ayo nongkrong atau makan siang di d’Pollux Cafe di Meisterstadt Pollux Ruko A20, Batam Center.

BACA JUGA: Lezatnya Chicken Skewer di d’Pollux Cafe, Seluruh Menu Baru Diskon 30 Persen

”Dari pintu masuk utama seberang Politeknik, kita ada di ruko sebelah kiri. Kami buka dari pagi sampai malam,” ujar Daniel.

Selain menikmati menu makanan dan minuman, para pelanggan juga bisa mengeksplorasi kafe ini, mulai dari mengunjungi kamar mandi lantai 1 dan lantai 2 yang didesain sebagai studio foto dengan pencahayaan yang super maksimal dan interior yang Instagramable.

”Khusus lantai dua, kami juga menyediakan satu ruangan khusus untuk pelanggan yang ingin mengadakan pertemuan, meeting, arisan,” jelas Daniel.

Dalam melayani pelanggan, kafe ini sangat mengutamakan kebersihan dan juga protokol kesehatan sesuai dengan aturan satgas Covid-19 pemerintah daerah. ”Jadi, pelanggan yang datang aman dan sehat dalam menikmati aneka menu makanan dan minuman yang kami sajikan,” tutup Daniel. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Wujudkan Akselerasi Transformasi Digital UMKM

0

batampos.co.id – Telkomsel memperluas pemanfaatan ekosistem digital untuk mengakselerasi perkembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendorong perekonomian bangsa. Komitmen tersebut diimplementasikan melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise berkolaborasi dengan organisasi Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) untuk meningkatkan literasi digital UMKM yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), di Jakarta, Kamis (28/10) lalu.

Senior Vice President Enterprise Telkomsel Dharma Simorangkir mengatakan, Indonesia masih memiliki tantangan mendorong lebih banyak pelaku UMKM lokal lebih go digital. Menurutnya, minimnya pendampingan serta pemahaman tentang digitalisasi dan potensi teknologi sebagai sarana pengembangan bisnis sering menjadi salah satu faktor yang menyebabkan banyaknya pelaku UMKM yang masih menggunakan cara konvensional dalam pengembangan bisnisnya.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsel kembali menegaskan komitmennya sebagai leading digital telco yang memiliki konsistensi dalam upaya membuka seluas-luasnya akses digital bagi seluruh lapisan masyarakat termasuk membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM lokal Indonesia bisa melesat dengan digital.

“Langkah ini sejalan dengan komitmen Telkomsel untuk terus memperluas pemanfaatan teknologi terdepan di berbagai sektor bisnis dan kehidupan,” kata Dharma, Senin (8/11).

Demikian halnya dengan PPUMI yang juga dalam deklarasi dan pengembangannya menarik perhatian banyak pihak, karena selain urusan bisnis yang dilakukan kaum perempuan, ini juga menjadi perhatian Presiden saat menyampaikan pidatonya pada acara KTT G20 di La Nuvola, Roma, dimana UMKM merupakan penggerak ekonomi nasional di saat pandemi Covid-19.

Ketua Umum PPUMI, Munifah Syanwani, mengatakan, pihaknya harus meningkatkan upaya dan usaha bagi UMKM dalam mengembangkan dirinya terutama dalam hal digitalisasi. Menurutnya, segala sesuatunya dan transaksi apapun yang dilakukan saat ini sudah harus menggunakan digital, tidak hanya diperkotaan, akan tetapi merambah sampai ke perdesaan.

“Oleh karena itu, PPUMI bekerja sama dengan Telkomsel sedang mempersiapkan berbagai inisiatif terkait dengan digitalisasi UMKM, mulai dari sosialisasi, edukasi dan pembinaan yang akan di lakukan rutin secara nasional, sekaligus mempersiapkan inisiatif terkait pembiayaan atau akses permodalan serta pasar, yang semuanya sudah mengarah kepada sistem digitalisasi,” bebernya.

Dharma menambahkan bahwa upaya kolaboratif ini mendorong peran Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler untuk meningkatkan literasi digital para pelaku UMKM melalui berbagai kegiatan. Inisiatif tersebut meliputi penyelenggaraan webinar maupun seminar yang bertujuan meningkatkan pemahaman tentang digital marketing, menggelar workshop untuk membantu pelaku UMKM dalam mengoptimalkan layanan digitalisasi terintegrasi, serta penyediaan beragam konten edukasi terkait digital marketing dan sertifikasi halal untuk pengembangan UMKM melalui platform 99% Usahaku.

Layanan 99% Usahaku merupakan platform multifungsi yang dihadirkan Telkomsel untuk mendukung pengembangan bisnis UMKM. Platform 99% Usahaku memiliki berbagai fitur yang dapat membantu para pelaku usaha UMKM dalam meningkatkan pengetahuan bisnis, meningkatkan produktivitas secara digital, membuka akses permodalan, hingga memperluas pemasaran sampai ke luar negeri. Dalam implementasinya, Telkomsel akan memaksimalkan pemanfaatan ekosistem digital 99% Usahaku dalam kolaborasi ini untuk dapat meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan digital para pelaku UMKM sehingga mampu mengakselerasi transformasi sektor UMKM secara nasional.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah nyata Telkomsel dalam mendukung UMKM Go Digital, yang merupakan program pemerintah untuk semakin meningkatkan daya saing UMKM hingga ke taraf global. Kami berharap kolaborasi ini dapat mewujudkan pemberdayaan UMKM yang lebih komprehensif, serta membantu transformasi digital lintas sektor yang lebih merata dan cepat untuk memperkuat perekonomian nasional melalui pemanfaatan layanan dan solusi digital yang terintegrasi,” tutup Dharma. (*)

Reporter: YUSUF HIDAYAT

WNA Masuk Melalui Batam Masih Landai

0

batampos.co.id  – Setelah dibukanya kembali pintu masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) pemegang izin tinggal dan visa, jumlah kedatangan WNA melalui 6 Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Batam masih minim. Saat ini, jumlah kedatangan masih didominasi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia maupun Singapura.

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Tessa Harumdila mengatakan, enam pintu masuk yang berada di Batam yakni, Pelabuhan Batamcenter, Pelabuhan Citra Tritunas (Harbour Bay), Pelabuhan Marina Teluk Senimba, Pelabuhan Sekupang International Ferry Terminal, Bandar Udara Hang Nadim dan Pelabuhan Nongsa Terminal Bahari.

“Sampai saat ini masih landai. Belum ada peningkatan untuk wisatawan yang masuk melalui Batam,” ujar Tessa, Selasa (9/11).

Ia merincikan, mulai Senin (1/11) lalu hingga Jumat (5/11), hanya ada 53 orang Warga Negara Asing (WNA) yang masuk. Dengan rincian, melalui Pelabuhan Batamcenter 50 WNA dan melalui Pelabuhan Harbourbay 3 WNA. Mereka yang masuk ke Batam, kata Tessa, merupakan WNA Pemegang Izin Tinggal Tetap (ITAP) dan Pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang masuk dari Malaysia dan Singapura.

“Kalau untuk keberangkatan, 32 WNA melalui Pelabuhan Batamcenter dan 1 WNA melalui Pelabuhan Teluk Senimba,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini pintu masih didominasi oleh PMI yang tercatat sebanyak 1.026 WNI masuk melalui Pelabuhan Batamcenter dan 7 WNI melalui Pelabuhan Harbour Bay. Kemudian untuk jumlah WNI yang berangkat juga cukup banyak, yakni 189 melalui Pelabuhan Batamcenter dan 63 melalui Pelabuhan Harbour Bay.

Dalam berita sebelumnya, seluruh pelaku perjalanan dari 19 negara tersebut harus mengikuti persyaratan sebelum dan saat kedatangan di Indonesia. Turis asing yang akan masuk harus melampirkan bukti sudah melakukan vaksinasi dua kali dengan waktu minimal 14 hari sebelum keberangkatan dan dibuat dalam bahasa Inggris.

Lalu, pelaku perjalanan juga harus memiliki hasil RT-PCR negatif dalam kurun waktu 3×24 jam.

Sementara untuk warga asing yang tak masuk daftar 19 negara tersebut, tetap dapat masuk Indonesia lewat pintu perjalanan internasional Jakarta atau Manado. Namun, dengan catatan harus mengikuti ketentuan karantina selama lima hari dan testing yang sudah ditetapkan.

Selama proses karantina, WNA atau WNI yang masuk Indonesia tidak boleh keluar dari kamar sampai masa karantina habis. Selain itu, akan ada pemeriksaan PCR pada hari ke-4 karantina. Negara tidak menanggung biaya karantina. Biaya itu menjadi tanggungan seluruh penumpang penerbangan internasional.

Sehingga, sebelum menuju Bali atau Kepulauan Riau, mereka harus menunjukkan bukti booking hotel atau villa atau kapal. Selain itu, mereka juga harus memiliki asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal Rp 1 miliar. Pertanggungan itu harus mencakup pembiayaan penanganan covid-19.

Syarat Masuk Singapura Kembali Berubah

Sementara itu, Singapura menetapkan Indonesia masuk dalam kategori kedua untuk status negara yang melakukan perjalanan ke negeri singa tersebut, mulai 11 November mendatang.

Berdasarkan keterangan Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, negeri jiran tersebut memperbaharui langkah-langkah perbatasan untuk Warga Singapura, penduduk permanen, dan pemegang pass jangka panjang.

Bagi Warga Singapura, penduduk permanen atau pemegang pass jangka panjang, dengan riwayat perjalanan 14 hari di Indonesia, ketika melakukan perjalanan ke Singapura, ada sejumlah persyaratan yang harus dipatuhi.

Pertama, harus melakukan tes rapid antigen atau PCR test sebelum keberangkatan ke Singapura. Hasil rapid tes harus dikelola secara profesional oleh dan menyertakan hasil tes dalam Bahasa Inggris dan menyatakan tanggal tes, nama pengunjung, dan tanggal lahir serta nomor paspor.

Kemudian menjalani karantina selama 7 hari di hotel atau penginapan. Bagi wisatawan yang memiliki anggota keluarga yang rentan Covid-19, dingatkan mengisolasi di kamarnya dan meminimalkan kontak dengan anggota rumah tangga yang rentan tersebut.

Dan terakhir setelah 7 hari karantina, maka harus melakukan tes PCR kembali. (*)

REPORTER : EGGI IDRIANSYAH
RIFKI SETIAWAN

Tengah Mencari Rekaman Pidato Bung Karno yang Berbahasa Daerah

0

RRI menyimpan dan merawat sejumlah ornamen bersejarah yang terkait dengan Bung Tomo dan Perang Surabaya. Lewat Panjebar Semangat dulu mereka yang tidak bisa berbahasa Belanda dan Indonesia bisa tetap mengikuti perjuangan melawan penjajah.

Harga Minyak Goreng Terus Melejit, Pedagang dan Pembeli Menjerit

0

batampos.co.id – Harga minyak goreng terus merangkak naik. Kondisi itu tentu saja menyulitkan masyarakat yang tergantung dengan minyak goreng untuk memasak. Karena itu, masyarakat berharap pemerintah dapat mengendalikan harga minyak goreng agar makin terjangkau.

Pak Wali Kota, Masjid Agung Batam Center Tak Terawat

0

batampos.co.id – Kondisi Masjid Agung Batam Center cukup memprihatinkan. Betapa tidak, beberapa bagian tempat ibadah ini mengalami kerusakan dan terlihat tidak terawat.