Kamis, 4 Juni 2026
Beranda blog Halaman 912

Polresta Barelang Perkuat Profesionalisme Penyidik Lewat Pembinaan Internal

0
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin.

batampos – Upaya peningkatan kualitas pelayanan hukum dan penegakan keadilan di Kota Batam kembali diperkuat melalui pembinaan internal di tubuh Polresta Barelang. Dalam pertemuan resmi yang digelar akhir pekan kemarin, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin memberikan pengarahan langsung kepada jajaran penyidik, Kanit Reskrim, Kasat, serta pimpinan Polsek di bawah wilayah hukum Barelang.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penyidik agar semakin profesional, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan hukum masyarakat secara cepat dan tepat.

Pengarahan berlangsung di lantai 2 Gedung Anindhita Polresta Barelang. Hadir mendampingi Kapolresta, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, serta seluruh pejabat terkait yang terlibat langsung dalam proses penegakan hukum. Evaluasi dan penyamaan persepsi menjadi fokus penting guna memastikan penanganan perkara berjalan searah dengan prinsip keadilan dan transparansi.

Rapat penguatan kinerja penyidik ini diikuti Kasat Reskrim, Kasat Polairud, Kasat Lantas, para Kapolsek jajaran, Wakasat, Wakapolsek, KBO, Kasi Kum, Kasi Propam, hingga seluruh penyidik dan penyidik pembantu. Keterlibatan lengkap struktur pengawasan dan teknis ini menjadi momentum signifikan dalam memperkuat sinergi, serta memastikan penyidikan di setiap tingkatan berjalan konsisten, terukur, dan bertanggung jawab.

Dalam arahannya, Kombes Pol Zaenal Arifin menegaskan bahwa penyidik harus berorientasi pada pelayanan publik berbasis keikhlasan, integritas, serta kecepatan dalam merespons laporan masyarakat. Proses penanganan perkara juga diminta berjalan lebih humanis tanpa mengabaikan ketegasan hukum. Menurutnya, setiap perkara wajib diselesaikan secara jelas, memberikan kepastian hukum dan tidak menggantung bagi para pihak yang terlibat.

Kapolresta juga mengingatkan pentingnya pemahaman mendalam terhadap perbedaan penyelidikan dan penyidikan agar tidak terjadi kekeliruan dalam proses hukum. Ia menekankan agar seluruh personel menguasai aturan administrasi penanganan perkara, serta terus memperkaya kemampuan melalui literasi hukum, termasuk pemahaman KUHP dan KUHAP terbaru sebagai dasar pengambilan keputusan yang kuat.

“Jika terdapat keraguan, jangan bekerja sendiri. Gunakan ruang diskusi, konsultasikan kepada ahli atau senior berkompeten. Kolaborasi adalah kunci agar penyidikan lebih objektif dan akurat,” ujar Kapolresta menekankan.

Ia menilai pola kerja berbasis komunikasi dan pertimbangan kolektif dapat meningkatkan kualitas penegakan hukum sekaligus meminimalisir potensi kesalahan prosedur.

Selain itu, evaluasi kinerja diminta dilakukan secara terukur berdasarkan capaian nyata, bukan sekadar penilaian administratif. Polresta Barelang mendorong seluruh penyidik menjunjung tinggi etika, menjaga marwah institusi, dan tidak terlibat dalam tindakan yang berpotensi mencoreng nama kepolisian. Soliditas internal dan suasana kerja harmonis harus dijaga demi kelancaran penyidikan di lapangan.

Dengan langkah pembinaan yang konsisten ini, kinerja penyidik Polresta Barelang diharapkan semakin profesional, responsif, serta mampu menjawab tantangan hukum masyarakat Batam dengan pendekatan yang tepat, cepat, dan humanis. Penguatan kualitas sumber daya penyidik menjadi fondasi penting bagi kepercayaan publik dan wajah kepolisian yang makin modern serta berintegritas. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polresta Barelang Perkuat Profesionalisme Penyidik Lewat Pembinaan Internal pertama kali tampil pada Metropolis.

BPS: Kinerja Logistik Batam Berubah: Pasokan Masuk Tinggi, Distribusi Keluar Melambat

0
Ilustrasi. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Aktivitas logistik di Kota Batam sepanjang September 2025 bergerak tak beriringan. Di saat volume bongkar kargo meningkat signifikan melalui jalur udara maupun laut, aktivitas muat justru merosot tajam, terutama pada angkutan laut internasional. Kondisi kontras ini menjadi sorotan karena mencerminkan dinamika distribusi barang yang belum stabil, baik di pasar domestik maupun global, menjelang akhir tahun.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, menjelaskan bahwa jumlah bongkar kargo angkutan udara domestik pada September 2025 tercatat sebanyak 2.350,09 ton, atau naik 0,48 persen dibanding Agustus 2025. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi kenaikan 2,42 persen, dari 2.294,46 ton menjadi 2.350,09 ton.

“Sebaliknya, aktivitas muat kargo udara domestik justru turun 0,36 persen, dari 848,30 ton pada Agustus menjadi 845,25 ton di September 2025. Meski demikian, jika dibandingkan dengan September 2024, masih terjadi pertumbuhan signifikan sebesar 14,28 persen,” ujar Eko.

Untuk kargo internasional melalui udara, jumlah muat pada September 2025 mencapai 2,50 ton, melonjak 107,31 persen dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan kargo bongkar internasional tercatat 6,96 ton, naik 2,69 persen dibanding Agustus 2025.

Sementara itu, aktivitas bongkar barang angkutan laut domestik pada September 2025 mencapai 1.153.651 ton, meningkat 9,96 persen dari Agustus 2025 yang tercatat 1.049.201 ton. Jika dibandingkan September 2024, terjadi lonjakan besar sebesar 56,01 persen.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada aktivitas muat. Jumlah muat barang domestik pada September 2025 hanya 213.273 ton, turun 18,74 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara tahunan, penurunan bahkan mencapai 20,65 persen, dari 268.774 ton menjadi 213.273 ton.

Untuk sektor internasional, bongkar barang laut pada September 2025 tercatat 313.084 ton, naik 8,02 persen dibanding Agustus 2025. Meski demikian, secara tahunan angka tersebut menurun 2,39 persen dibanding September 2024 yang mencapai 320.741 ton.

Adapun muat barang laut internasional anjlok drastis 52,77 persen, dari 367.851 ton pada Agustus 2025 menjadi 173.741 ton pada September 2025. Dibanding tahun sebelumnya, penurunan jauh lebih tajam sebesar 66,64 persen, dari 520.841 ton menjadi 173.741 ton.

Menurut Eko Aprianto, tren peningkatan bongkar dan penurunan muat mencerminkan adanya pergeseran kebutuhan distribusi barang yang perlu dicermati pelaku usaha logistik dan industri manufaktur.

“Peningkatan aktivitas bongkar menunjukkan tingginya pasokan barang masuk, sementara penurunan muat bisa menjadi indikasi perlambatan pergerakan barang keluar,” ujarnya.

Ia menilai bahwa dinamika ini perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan agar mendorong stabilitas distribusi logistik Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan internasional. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel BPS: Kinerja Logistik Batam Berubah: Pasokan Masuk Tinggi, Distribusi Keluar Melambat pertama kali tampil pada Metropolis.

Disnaker Batam Perkuat Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja 2026

0
Ilustrasi. Para calon peserta pelatihan tenaga kerja melakukan tahapan proses daftar ulang di kantor Disnaker Batam. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memastikan program pelatihan dan bimbingan teknis (Bimtek) kompetensi tenaga kerja akan diperkuat pada 2026. Langkah ini dilakukan untuk mencetak lebih banyak tenaga kerja tersertifikasi yang siap memenuhi kebutuhan dunia industri.

Kepala Disnaker Batam, Yudi Suprapto, mengatakan penyusunan program pelatihan akan melibatkan serikat pekerja, HRD perusahaan, balai latihan kerja, dan berbagai stakeholder industri di Batam. “Tujuannya agar pelatihan yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan sektor industri,” ujar Yudi.

Menurutnya, sesuai arahan Wali Kota Batam, jumlah pelatihan dan Bimtek akan ditingkatkan agar lebih banyak putra-putri Batam memiliki keterampilan bersertifikat. “Insyaallah tahun depan akan lebih banyak lagi. Harapannya, tenaga kerja lokal siap bersaing dan menduduki posisi produktif di dunia kerja,” tambahnya.

Sepanjang 2025, program Disnaker Batam telah dilaksanakan hampir 11 bulan, sejak Februari hingga Desember. Tercatat, 83 program pelatihan bagi calon pekerja diikuti 3.449 peserta, sedangkan 53 Bimtek sertifikasi untuk pekerja aktif diikuti 1.396 peserta.

Program ini bekerja sama dengan 26 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dari total 118 LPK swasta berizin di Batam. Instruktur berasal dari LPK, sedangkan asesmen dilakukan lembaga sertifikasi profesi. Sertifikat kompetensi diterbitkan BNSP atau kementerian terkait sesuai bidang pelatihan.

Pelatihan mencakup sektor industri dan jasa, antara lain migas, pengelasan, forklift & heavy equipment, rider/logistik, bahasa asing, pariwisata dan hospitality, UMKM dan ekonomi kreatif, digital dan teknologi, serta sektor lainnya.

“Kegiatan ini menjadi langkah nyata Pemko Batam dalam meningkatkan kualitas SDM lokal sekaligus menekan angka pengangguran. Sertifikasi kompetensi merupakan modal strategis untuk bersaing di dunia industri modern,” tutup Yudi. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Disnaker Batam Perkuat Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

SAS Online Perdana, 187 Ribu Siswa Batam Ikuti Ujian Digital Serentak

0
Amsakar Achmad.

batampos – Transformasi digital di dunia pendidikan Kota Batam memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya, pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) dilakukan secara daring dan serentak di 133 sekolah, Senin (8/12).

Sebanyak 187.000 siswa dari tingkat SD hingga SMP mengikuti ujian berbasis digital yang disebut sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tuntutan masa depan.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung pelaksanaan perdana SAS Online tersebut di SMP Negeri 12 Batam. Ia menilai, ujian digital ini bukan hanya inovasi teknis, tapi bagian dari roadmap besar Batam menuju ekosistem pendidikan modern berbasis teknologi informasi.

“Belajarlah dengan baik karena masa depan bangsa bergantung kepada kalian semua. Mudah-mudahan pelaksanaan perdana ujian digital ini memberi dampak positif bagi mutu pembelajaran di Batam,” ujar Amsakar, saat memberikan motivasi kepada para siswa.

Katanya, digitalisasi ujian adalah keniscayaan dalam dunia pendidikan saat ini. Implementasi sistem tersebut ia yakini mampu meningkatkan objektivitas penilaian, mempercepat evaluasi, sekaligus mempermudah pekerjaan guru.

“Jika kita bisa beradaptasi dengan baik, digitalisasi akan mempermudah kerja guru, meningkatkan kualitas belajar, dan memberikan penilaian yang lebih akurat,” katanya.

Dia uga menyinggung perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat. Apabila dimanfaatkan secara tepat, AI dapat membantu sekolah dan pemerintah dalam menganalisis potensi peserta didik secara lebih mendalam.

“Di era AI ini, kita lebih mudah melihat potensi. Mudah-mudahan pelaksanaan hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi inovasi yang lebih baik dibandingkan cara konvensional sebelumnya,” ujarnya.

Amsakar pun turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan guru yang dinilai memiliki peran penting dalam menyukseskan transformasi digital pendidikan di Batam.

“Saya sampaikan kepada Bapak dan Ibu Kepala Sekolah. Tolong didik anak-anak kita dengan sebaik-baiknya karena masa depan Batam sangat bergantung pada kalian, baik guru maupun siswanya,” kata Amsakar.

Pelaksanaan SAS Online Tahun 2025 melibatkan 65 SMP negeri, 63 SD negeri, dan lima SD swasta. Pemerintah berharap, ujian digital ini menjadi pijakan awal perubahan sistemik menuju sekolah yang lebih modern, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi global. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel SAS Online Perdana, 187 Ribu Siswa Batam Ikuti Ujian Digital Serentak pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Luncurkan Aplikasi MANTAB, Upaya Kurangi Pengangguran di Tengah Laju Investasi

0
Amsakar Achmad.

batampos – BP Batam resmi meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB) dalam sebuah seremoni di Balairungsari, Senin (8/12). Platform digital itu dirancang sebagai jembatan antara pencari kerja dan perusahaan, sekaligus menjadi instrumen baru untuk menekan tingkat pengangguran di Batam yang masih berada di angka 7,68 persen.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, bahwa MANTAB merupakan bagian dari strategi besar BP Batam untuk memastikan pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja.

“Ini adalah aplikasi yang menghubungkan para pencari kerja dengan manajemen perusahaan sehingga proses rekrutmen lebih tepat sasaran. Sejak awal, perusahaan sudah bisa melihat kandidat dengan kompetensi yang sesuai,” katanya.

Kondisi ekonomi Batam hingga triwulan II dan III tahun ini menunjukkan performa impresif. Capaian investasi telah mencapai Rp54,74 triliun dari target Rp60 triliun, atau 91 persen dari target tahunan. Sementara, pertumbuhan ekonomi berada di angka 6,66 persen pada triwulan II dan naik menjadi 6,89 persen pada triwulan III.

Namun demikian, keberhasilan tersebut belum sejalan dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). “Pertumbuhan investasi dan ekonomi ternyata tidak otomatis menurunkan TPT. MANTAB ini kita harapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurai kompleksitas persoalan ketenagakerjaan di Batam,” tambahnya.

Upaya menurunkan TPT membutuhkan kerja kolektif lintas pemangku kepentingan. Ia menyebut, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kesempatan kerja tidak terserap optimal, antara lain transformasi industri yang bergeser dari padat karya menjadi padat modal, tingginya arus migrasi karena aksesibilitas Batam, serta pelatihan tenaga kerja yang masih terbatas.

“Kami, Amsakar dan Li Claudia, tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bersinergi. MANTAB adalah ikhtiar bersama untuk menghadirkan solusi konkret,” ujar Amsakar.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, turut menyoroti paradoks yang tengah dihadapi Batam: investasi tumbuh pesat, ekonomi melaju cepat, namun TPT masih tinggi.

“Peluncuran MANTAB ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan Batam. Ada paradoks besar, investasi dan ekonomi tumbuh luar biasa, tapi tenaga kerja belum sepenuhnya menjawab tantangan yang ada,” kata dia.

Ia mencatat, TPT Batam saat ini berada di angka 7,69 persen, selisih sekitar 3 persen di atas rata-rata nasional yang berada di posisi 4,82 persen. Hal inilah yang menunjukkan perlu ada mekanisme yang lebih efektif dalam mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja lokal. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Luncurkan Aplikasi MANTAB, Upaya Kurangi Pengangguran di Tengah Laju Investasi pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Luncurkan Aplikasi MANTAB, Upaya Kurangi Pengangguran di Tengah Laju Investasi

0
Amsakar Achmad.

batampos – BP Batam resmi meluncurkan aplikasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB) dalam sebuah seremoni di Balairungsari, Senin (8/12). Platform digital itu dirancang sebagai jembatan antara pencari kerja dan perusahaan, sekaligus menjadi instrumen baru untuk menekan tingkat pengangguran di Batam yang masih berada di angka 7,68 persen.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, bahwa MANTAB merupakan bagian dari strategi besar BP Batam untuk memastikan pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja.

“Ini adalah aplikasi yang menghubungkan para pencari kerja dengan manajemen perusahaan sehingga proses rekrutmen lebih tepat sasaran. Sejak awal, perusahaan sudah bisa melihat kandidat dengan kompetensi yang sesuai,” katanya.

Kondisi ekonomi Batam hingga triwulan II dan III tahun ini menunjukkan performa impresif. Capaian investasi telah mencapai Rp54,74 triliun dari target Rp60 triliun, atau 91 persen dari target tahunan. Sementara, pertumbuhan ekonomi berada di angka 6,66 persen pada triwulan II dan naik menjadi 6,89 persen pada triwulan III.

Namun demikian, keberhasilan tersebut belum sejalan dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). “Pertumbuhan investasi dan ekonomi ternyata tidak otomatis menurunkan TPT. MANTAB ini kita harapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurai kompleksitas persoalan ketenagakerjaan di Batam,” tambahnya.

Upaya menurunkan TPT membutuhkan kerja kolektif lintas pemangku kepentingan. Ia menyebut, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kesempatan kerja tidak terserap optimal, antara lain transformasi industri yang bergeser dari padat karya menjadi padat modal, tingginya arus migrasi karena aksesibilitas Batam, serta pelatihan tenaga kerja yang masih terbatas.

“Kami, Amsakar dan Li Claudia, tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bersinergi. MANTAB adalah ikhtiar bersama untuk menghadirkan solusi konkret,” ujar Amsakar.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, turut menyoroti paradoks yang tengah dihadapi Batam: investasi tumbuh pesat, ekonomi melaju cepat, namun TPT masih tinggi.

“Peluncuran MANTAB ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan Batam. Ada paradoks besar, investasi dan ekonomi tumbuh luar biasa, tapi tenaga kerja belum sepenuhnya menjawab tantangan yang ada,” kata dia.

Ia mencatat, TPT Batam saat ini berada di angka 7,69 persen, selisih sekitar 3 persen di atas rata-rata nasional yang berada di posisi 4,82 persen. Hal inilah yang menunjukkan perlu ada mekanisme yang lebih efektif dalam mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja lokal. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Luncurkan Aplikasi MANTAB, Upaya Kurangi Pengangguran di Tengah Laju Investasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Deretan 10 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, “Jumbo” Puncaki Daftar

0
“Agak Laen” masuk dalam deretan film Indonesia dengan penonton terbanyak. F. x.com/HabisNontonFilm.

batampos – Industri perfilman Indonesia semakin menunjukkan kejayaannya. Lonjakan jumlah penonton dalam beberapa tahun terakhir menandakan bahwa film lokal kini mampu bersaing dan memikat publik mulai  dari horor, komedi, drama, hingga animasi.

Menurut data terbaru, berikut 10 film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa, dari yang paling tinggi hingga urutan ke-10:

1. Jumbo (2025) – 10.233.002 penonton; film animasi yang melejit mendapat sambutan luar biasa.

2. KKN di Desa Penari (2022) – 10.061.033 penonton; film horor berdasarkan cerita viral yang sempat memecah rekor box office.

3. Agak Laen (2024) – 9.127.602 penonton; film komedi-horor yang menjadi hit besar di bioskop.

4. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016) – 6.858.616 penonton; salah satu film komedi legendaris yang tetap diminati.

5. Pengabdi Setan 2: Communion (2022) – 6.391.982 penonton; film horor yang menarik banyak penonton lewat unsur menyeramkan.

6. Dilan 1990 (2018) – 6.315.664 penonton; film romansa remaja yang sempat populer di kalangan anak muda.

7. Miracle in Cell No. 7 (2022) – 5.852.916 penonton; drama emosional yang banyak menyentuh hati penonton.

8. Vina: Sebelum 7 Hari (2024) – 5.815.945 penonton; horor yang diangkat dari kisah nyata, menarik perhatian publik.

9. Dilan 1991 (2019) – 5.253.411 penonton; sekuel romansa remaja yang melanjutkan kisah populer Dilan–Milea.

10. Sewu Dino (2023) – 4.886.406 penonton; film terbaru dalam daftar 10 besar perolehan tertinggi.

Kesuksesan film-film ini menunjukkan bahwa penonton Indonesia semakin menghargai karya lokal, baik dari segi kualitas cerita, variasi genre, maupun eksekusi produksi. Fenomena ini menjadi angin segar bagi industri perfilman Tanah Air. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Deretan 10 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, “Jumbo” Puncaki Daftar pertama kali tampil pada Lifestyle.

1 Pengelola LC Ditangkap, Polisi Telusuri Lokasi Penampungan Lain

0
Polisi menginterogasi pekerja wanita di Ruko Tunas Regency, Jumat (5/12) sore. F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Belasan wanita yang ditampung di kawasan CGC Tunas Regensi, Sagulung sudah beberapa bulan menjalani profesinya sebagai pemandu lagu (LC) tempat hiburan malam. Dari pemeriksaan polisi, tidak ada tindak pidana kekerasan terhadap para korban.

“Para korban sudah kita periksa seluruhnya, mereka tidak ada mengalami kekerasan selama di tampung,” ujar Kanit Opsnal PPA Polda Kepri, AKP Haris Baltasar Nasution, Minggu (7/12).

Haris menjelaskan para korban sudah menempati ruko tersebut dari 4-6 bulan. Sedangkan 3 anak dibawah umur baru datang ke Batam baru bekerja selama 3 bulan.

Baca Juga: 15 Perempuan jadi LC di Batam, Direkrut lewat TikTok, Kasus Penggerebekan Penampungan di Sagulung

“Korban dibawah umur ini juga didatangkan ke Batam untuk dipekerjakan di tempat hiburan,” katanya.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan 1 orang tersangka berinisial B, atau dikenal sebagai Mami Channel Manajamen. Tersangka merupakan pengelola sekaligus perekrut wanita yang nantinya disalurkan ke tempat hiburan malam.

“Tersangka ini yang merekrut dan menyalurkan korban,” ungkapnya.

Haris mengaku pihaknya juga tengah menelusuri lokasi penampungan lainnya yang berada di sekitar tempat hiburan malam di Sagulung.

“Masih kita telusuri tempat lainnga. Sejauh ini hanya 1 penampungan yang kita temukan,” tutupnya.

Diketahui, pekerja wanita ini didatangkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dengan mayoritas dari Medan dan Lampung.

Kasus ini awalnya mencuat dari laporan dugaan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural ke Kamboja.

Namun setelah dilakukan penyelidikan dan penggerebekan, faktanya polisi justru menemukan dugaan eksploitasi pekerja lokal, termasuk anak di bawah umur. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel 1 Pengelola LC Ditangkap, Polisi Telusuri Lokasi Penampungan Lain pertama kali tampil pada Metropolis.

Hilang Kendali, Avanza Tabrak Tiang Listrik Hingga Miring di Tanjungpinang

0
Kondisi Avanza usai menabrak tiang listrik di Jalan Aisyah Sulaiman, Senin (8/12). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi BP 1890 BC mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di Jalan Aisyah Sulaiman, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (8/12) siang. Mobil tersebut menabrak tiang listrik hingga menyebabkan tiang miring dan nyaris tumbang.

Pantauan di lokasi, bodi mobil tampak ringsek parah pada bagian depan. Pengemudi yang merupakan seorang perempuan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat mengalami luka di bagian dada.

“Kejadiannya sekitar pukul 13.20 WIB. Ada suara benturan keras, saya keluar lihat ternyata mobil sudah menabrak tiang,” ujar Susilowati, warga sekitar.

Ia menyebut mobil tersebut datang dari arah Simpang Dompak menuju Bundaran Jalan Raja Haji Fisabilillah sebelum hilang kendali dan menabrak tiang. Akibat benturan itu, aliran listrik sempat padam selama sekitar 15 menit.

Petugas Penegakan Hukum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Brigadir Dedy mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas serta penyebab kecelakaan.

“Di dalam mobil hanya ada satu orang. Dugaan awal pengemudi hilang kendali saat menuju bundaran. Saat ini masih kami dalami,” katanya.

Polisi telah mengamankan kendaraan untuk proses pemeriksaan lanjutan, sementara kondisi pengemudi masih dalam perawatan medis. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Hilang Kendali, Avanza Tabrak Tiang Listrik Hingga Miring di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

SIDEWA OBAT, Inovasi Digital RSUD Embung Fatimah Tingkatkan Keselamatan Pasien

0
RSUD Embung Fatimah meraih prestasi dalam ajang BRIDA Kota Batam. Rumah sakit ini berhasil meraih Harapan I Inovasi Digital Terbaik serta Juara II OPD Terinovatif, menunjukkan komitmen terhadap pengembangan layanan berbasis teknologi. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – RSUD Embung Fatimah Kota Batam resmi meluncurkan Sistem Pelayanan Farmasi Berbasis Digital sebagai langkah modernisasi pelayanan kesehatan sekaligus upaya menekan risiko medication error dalam proses penyerahan obat kepada pasien. Sistem ini merupakan bagian dari Rancangan Aksi Perubahan (RAP) Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan IV Tahun 2025 yang disusun oleh drg. Irma Solvia, selaku Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan. Peluncuran tersebut menjadi tonggak penting dalam transformasi layanan farmasi daerah.

Digitalisasi layanan farmasi lahir dari berbagai tantangan di lapangan, seperti tingginya beban kerja petugas, pencatatan manual yang kerap memicu kesalahan, hingga keterlambatan distribusi obat di IGD, rawat jalan dan rawat inap. Sistem ini mengadopsi prinsip 7 benar pemberian obat, memperkuat verifikasi melalui barcode/QR Code, fitur peringatan alergi, serta terintegrasi penuh dengan SIMRS Khanza.

“Kami ingin memastikan setiap obat yang diberikan tepat pasien, tepat dosis, dan tepat waktu. Sistem ini dibangun untuk menutup celah kesalahan dan meningkatkan keselamatan pasien,” ujar drg. Irma Solvia.

Dengan hadirnya sistem digital tersebut, proses penyerahan obat kini berlangsung lebih efisien dan akurat. Pasien juga ikut melakukan verifikasi identitas serta kesesuaian obat yang diterima, sehingga layanan menjadi lebih transparan. “Kalau dulu pencatatan manual berpotensi menimbulkan kekeliruan, kini seluruh proses tercatat rapi dan dapat dilacak secara digital. Ini sangat membantu tenaga farmasi bekerja lebih cepat dan presisi,” tambah Irma.

Tak hanya memperkuat mutu internal, inovasi bertajuk SIDEWA OBAT ini juga mengantarkan RSUD Embung Fatimah meraih prestasi dalam ajang BRIDA Kota Batam. Rumah sakit berhasil meraih Harapan I Inovasi Digital Terbaik serta Juara II OPD Terinovatif, menunjukkan komitmen terhadap pengembangan layanan berbasis teknologi. “Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi yang kami lakukan bukan hanya konsep, tetapi berjalan nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ucapnya.

Direktur RSUD Embung Fatimah Rr. Sri Widjatyanti Suryandri menegaskan bahwa digitalisasi farmasi merupakan bagian dari strategi menuju rumah sakit berstandar pelayanan tinggi. “Prioritas kami adalah keselamatan pasien. Sistem digital farmasi memberikan kendali lebih kuat pada mutu layanan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap rumah sakit daerah,” tuturnya.

Selain itu, manajemen berharap inovasi ini dapat direplikasi oleh fasilitas kesehatan lain di Indonesia sebagai model pengembangan farmasi modern. “Digitalisasi bukan tren sementara, melainkan kebutuhan dalam layanan kesehatan. Kami siap berbagi pengalaman agar rumah sakit lain juga bisa mengadopsi sistem serupa,” ungkap Direktur RSUD.

Dengan transformasi ini, RSUD Embung Fatimah semakin menegaskan diri sebagai institusi pelayanan kesehatan yang progresif dan adaptif terhadap teknologi. Sistem farmasi digital diharapkan menjadi fondasi pengembangan mutu pelayanan yang lebih aman, profesional dan terukur dalam jangka panjang.

Rumah sakit memastikan inovasi pelayanan digital akan terus dikembangkan secara berkelanjutan demi memberikan layanan kesehatan modern yang berorientasi pada keselamatan pasien. Transformasi ini sekaligus diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik di Kota Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel SIDEWA OBAT, Inovasi Digital RSUD Embung Fatimah Tingkatkan Keselamatan Pasien pertama kali tampil pada Metropolis.