
batampos – Masyarakat di Jalan Usman Harun, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur pada Rabu (17/12) dikejutkan dengan adanya seorang wanita yang tergeletak di tengah jalan depan Hotel Hocky. Posisi terlentang dengan kepala mengeluarkan darah.
Kapolsek Kundur, AKP Septimaris yang dikonfirmasi Batam Pos membenarkan peristiwa adanya seorang wanita yang ditemukan tergeletak di jalan dengan Hotel Hocky Tanjungbatu pada pukul 06.00 WIB.
”Wanita yang ditemukan tersebut berinisial Nr, 21 yang diduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 3 Hotel Hocky tempatnya menginap,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan sementara terhadap para saksi, kata Kapolsek, diduga penyebab Nr bunuh diri karena bertengkar dengan suaminya berinisial Er melalui sambungan telepon. Hal ini diungkapkan teman satu kamar Nr berinisial Vy yang mendengar dan melihat pertengkaran pada saat Nr sedang menelpon.
BACA JUGA: Tamu Hotel Metro Ditemukan Tidak Bernyawa, Polisi Temukan Obat-obatan
”Nr menginap di kamar 303 Hotel Hocky dan sebelum kejadian di dalam kamar ada temannya berinisial saksi Vy dan Mu. Saat itu, Nr yang sedang bicara di telpon sedang marah-marah dengan lawan bicaranya yang diduga lawan bicara itu Er yang tidak lain suami Nr. Kemudian, Mu ke kamar mandi dan Vy keluar dari kamar untuk memberitahukan kepada saksi Ap dan Sk yang ada di kamar 310 tentang pertengkaran Nr tersebut,” ungkapnya.
Setelah itu, lanjut Kapolsek, saksi Vy, Ap dan Sk kembali ke kamar 303 dan tidak melihat Nr ada di dalam kamar. Namun, jendela kamar sudah terbuka. Sehingga, ketiga saksi langsung berlari ke lantai bawah untuk melihat keluar hotel. Dan ternyata Nr sudah tergeletak di jalan dengan kondisi tidak sadarkan diri. Kemudian di sebelah kanan ada ponselnya.
”Masyarakat yang mengetahui hal ini langsung menghubungi Polsek Kundur dan tidak lama kemudian personil polisi sudah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi. Selain itu, personil polisi juga membawa Nr ke RSUD Tanjungbatu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” paparnya.
Direktur RSUD Tanjungbatu, dr Suharyanto secara terpisah menyebutkan, pihak rumah sakit menerima seorang wanita dalam keadaan sudah meninggal pada pukul 07.10 WIB.
”Saat tiba di rumah sakit kondisinya dead on arrival (DOA) atau petugas kesehatan sudah mendapati Nr meninggal dunia. Kalau hasil pemeriksaan yang dilakukan bagian yang cukup parah itu pada bagian kepala. Sehingga, penyebab kematiannya memang karena ada benturan keras pada bagian kepala,” terangnya. (*)
Artikel Diduga Bertengkar Dengan Suami, Istri Lompat dari Kamar 303 Hotel Hocky Tanjungbatu pertama kali tampil pada Kepri.









