Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 93

Peneliti IPB Ambil 12 Sampel DNA Rafflesia Anambas, Diduga Bukan Jenis Hasselti

0
Ketua tim peneliti IPB Andy Afandy bersama tim saat mengecek jenis Rafflesia di kawasan Bukit Tabir, Desa Tarempa Selatan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Tim peneliti dari Institut Pertanian Bogor melakukan kajian mendalam terhadap bunga Rafflesia di kawasan Bukit Batu Tabir, Desa Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Penelitian ini tidak hanya bertujuan mengidentifikasi jenis Rafflesia, tetapi juga mengkaji potensi pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata berbasis konservasi.

Ketua tim peneliti, Andy Afandy, mengatakan konsep yang disiapkan mengarah pada wisata edukatif dengan menampilkan bunga Rafflesia di habitat aslinya.

“Kegiatan yang direncanakan berupa etalase atau show bunga Rafflesia dan habitatnya, tetapi harus dikaji terlebih dahulu area mana yang bisa dibuka untuk atraksi,” ujarnya, Jumat (24/4).

Menurutnya, penentuan lokasi wisata harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan agar tidak mengganggu kelestarian bunga langka tersebut.

“Harus dihitung berapa jumlah pengunjung yang bisa datang dalam satu waktu, karena berkaitan dengan carrying capacity,” jelasnya.

Selain aspek wisata, tim juga melakukan analisis ilmiah melalui pengujian DNA guna memastikan spesies Rafflesia yang ditemukan.

Andy mengungkapkan, sebanyak 12 sampel ekstrak DNA telah diambil dari total 26 titik pengamatan yang tersebar di kawasan tersebut.

“Untuk analisis DNA, kami mengambil 12 sampel dari 21 titik lama dan 5 titik baru,” katanya.

Secara morfologi, Rafflesia di Bukit Batu Tabir memiliki kemiripan dengan jenis Rafflesia hasseltii. Namun, hasil kajian awal menunjukkan kemungkinan bahwa bunga tersebut merupakan spesies berbeda.

“Dari ciri fisik memang mirip Hasselti, tetapi ada indikasi kuat bukan jenis tersebut,” ungkapnya.

Saat ini, penelitian memasuki tahap identifikasi molekuler genetik yang diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan. Tahap selanjutnya mencakup diskusi ilmiah, penulisan manuskrip, hingga publikasi di jurnal internasional.

“Proses publikasi bisa memakan waktu 4 hingga 8 bulan jika berjalan lancar,” tambah Andy.

Jika hasil penelitian membuktikan bahwa Rafflesia tersebut merupakan spesies baru, maka temuan itu akan didaftarkan ke National Center for Biotechnology Information sebagai bagian dari pengakuan ilmiah global.

Penelitian ini diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, tetapi juga mendorong pengelolaan kawasan berbasis konservasi yang berkelanjutan di Anambas. (*)

Artikel Peneliti IPB Ambil 12 Sampel DNA Rafflesia Anambas, Diduga Bukan Jenis Hasselti pertama kali tampil pada Kepri.

Penumpang Speedboat Terjun ke Laut di Kundur Barat, Diduga Frustrasi

0
Kru speedboat milik Ery Suandi mengevakuasi penumpang berinisial Cso yang nekat meloncat ke laut di perairan Selat Beliah, Karimun. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Seorang penumpang perempuan berinisial Cso (23) nekat melompat ke laut saat berada di atas speedboat rute Pelabuhan Sri Tanjung Gelam menuju Pelabuhan Tanjung Makom, Selat Beliah, Kecamatan Kundur Barat, Jumat (24/4) sekira pukul 10.10 WIB.

Aksi nekat tersebut diduga dipicu kondisi emosional atau frustrasi. Beruntung, korban berhasil diselamatkan oleh kru kapal yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Pemilik speedboat, Ery Suandi, mengatakan pihaknya mengetahui insiden tersebut saat berpapasan dengan speedboat yang ditumpangi korban.

“Kru kami mendengar teriakan bahwa ada penumpang yang loncat ke laut. Kami langsung bermanuver untuk melakukan penyelamatan,” ujarnya.

Kru speedboat kemudian segera mengevakuasi korban dari laut dan membawanya menuju Pelabuhan Tanjung Makom.

Kepala Pos KSOP Kelas I Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, Safarudin, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyebut, kejadian terjadi sekitar 15 menit setelah speedboat berangkat dari pelabuhan.

“Diduga korban mengalami frustrasi. Saat kejadian, korban meloncat dari bagian belakang speedboat,” ungkapnya.

Peristiwa itu diketahui oleh rekan korban yang kemudian melaporkan kepada nakhoda. Kapal sempat bermanuver kembali ke lokasi, sementara kru melempar pelampung (lifebuoy) ke arah korban.

“Korban berhasil dijangkau dan kemudian dievakuasi oleh speedboat yang melintas. Korban selamat dan dibawa ke pelabuhan tujuan,” jelas Safarudin.

Insiden tersebut terjadi di perairan sekitar 0,5 mil dari Pelabuhan Tanjung Makom. Pihak terkait mengimbau agar penumpang tetap menjaga kondisi mental dan keselamatan selama perjalanan laut. (*)

Artikel Penumpang Speedboat Terjun ke Laut di Kundur Barat, Diduga Frustrasi pertama kali tampil pada Kepri.

Hari Bumi 2026, Pelabuhan BBT Lagoi Tanam 1.000 Bibit Bakau

0
Penanaman 1.000 bibit bakau di pesisir sekitar Pelabuhan BBT Lagoi, Bintan, sebagai upaya mencegah abrasi dan menjaga ekosistem pantai. F. Ray untuk Batam Pos.

batampos – Upaya menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi terus dilakukan. Salah satunya melalui penanaman 1.000 bibit bakau di sekitar Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi, Bintan, Jumat (24/4).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi sekaligus mendorong pelestarian ekosistem mangrove di wilayah pesisir.

Ketua Umum Forum Pelabuhan Sehat BBT, Ray Manaek, mengatakan kawasan pesisir saat ini menghadapi tekanan besar akibat degradasi hutan bakau.

Menurutnya, konversi lahan dan pembangunan menjadi penyebab utama berkurangnya luas mangrove di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir.

“Indonesia telah kehilangan jutaan hektare hutan bakau sejak 1980-an, dan sekitar 700 ribu hektare lainnya kini dalam kondisi rusak,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, rehabilitasi mangrove dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

Ray menjelaskan, mangrove memiliki peran vital sebagai benteng alami pesisir yang mampu menahan abrasi, menyerap karbon, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

“Pelabuhan BBT sebagai pelabuhan sehat di Lagoi ikut berkontribusi dengan menanam 1.000 bibit bakau sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan mangrove tidak hanya berdampak pada ekologi, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada sumber daya laut.

Ray berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan diikuti dengan pemantauan dan perawatan agar bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal.

“Ke depan, kegiatan seperti ini harus terus diperkuat untuk menghadapi tantangan perubahan lingkungan dan menjaga kelestarian pesisir bagi generasi mendatang,” tutupnya. (*)

Artikel Hari Bumi 2026, Pelabuhan BBT Lagoi Tanam 1.000 Bibit Bakau pertama kali tampil pada Kepri.

Versi Kelam Robin Hood, Hugh Jackman Tampil Brutal dan Penuh Dosa

0
The Death of Robin Hood menampilkan Hugh Jackman sebagai Robin Hood versi gelap dan penuh luka. Sumber: x.com/firstshowing.

batampos – Teaser film The Death of Robin Hood resmi dirilis dan langsung menarik perhatian dengan menghadirkan versi paling kelam dari legenda Robin Hood.

Dalam teaser berdurasi sekitar satu menit, film produksi A24 itu menampilkan pendekatan berbeda dengan menggambarkan sosok Robin Hood yang brutal, tua, dan dihantui masa lalu penuh kekerasan.

Karakter utama diperankan oleh Hugh Jackman yang tampil jauh dari citra pahlawan yang selama ini dikenal publik. Dalam cuplikan tersebut, Robin Hood bahkan menyebut kisah kepahlawanannya selama ini sebagai kebohongan.

Film ini terinspirasi dari balada klasik “Robin Hood’s Death” dan berfokus pada fase akhir kehidupan sang legenda. Diceritakan, Robin Hood mengalami luka parah setelah pertempuran sebelum bertemu seorang wanita misterius yang memberinya kesempatan untuk menebus masa lalu.

Pendekatan cerita yang lebih realistis dan psikologis membuat film ini menonjolkan sisi penyesalan, kekerasan, dan konflik batin karakter utama.

Teaser juga memperlihatkan nuansa gelap dengan adegan intens, sehingga film ini dikabarkan akan mendapat rating R (restricted) karena mengandung unsur kekerasan berdarah.

Selain Hugh Jackman, film ini turut dibintangi Jodie Comer, Bill Skarsgard, Murray Bartlett, dan Noah Jupe.

Film ini disutradarai oleh Michael Sarnoski dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 19 Juni 2026.

Dengan konsep yang lebih berani, The Death of Robin Hood menghadirkan reinterpretasi legenda klasik menjadi kisah yang lebih gelap dan emosional. (*)

Artikel Versi Kelam Robin Hood, Hugh Jackman Tampil Brutal dan Penuh Dosa pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pelaku Mengaku Tikam Rekan Kerja karena Sering Dibully

0
Pelaku penikaman diamankan personel Polsek Lubukbaja. F. Istimewa

batampos– Percekcokan antar rekan kerja di salah satu food market kawasan Nagoya Thamrin, Batam, berujung aksi penikaman. Seorang pria menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis karambit di Blok C Komplek Nagoya Thamrin City, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kamis (23/4) sekitar pukul 22.05 WIB.

Insiden itu bermula saat korban pulang bekerja dan melintas di lokasi kejadian. Tiba-tiba pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Beat Street, lalu menghentikan kendaraannya dan menghampiri korban sambil mengajak berkelahi di tengah jalan.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam yang disimpan di tubuhnya. Pelaku kemudian menyabet lengan kiri korban dengan karambit. Korban sempat membalas dengan melempar batu ke arah pelaku sebelum berusaha melarikan diri.

Namun pelaku terus mengejar korban. Dalam pengejaran tersebut, pelaku kembali menyerang dan menusukkan senjata tajam ke bagian perut serta pinggang korban. Setelah melukai korban, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut. “Begitu menerima informasi, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku yang melarikan diri usai kejadian,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku berada di kawasan Punggur, Kecamatan Nongsa. Tim gabungan Opsnal Jatanras Polda Kepri bersama Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penangkapan.

“Pelaku berhasil kami amankan pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.15 WIB di wilayah Punggur tanpa perlawanan, kemudian langsung dibawa ke Polsek Lubuk Baja untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Deni.

Berdasarkan pemeriksaan awal, motif penganiayaan diduga dipicu rasa sakit hati. Pelaku dan korban diketahui bekerja di tempat yang sama dan sebelumnya sempat terlibat perselisihan soal pembagian shift jam istirahat. “Pelaku mengaku emosi karena merasa sering dibully oleh korban, sehingga nekat melakukan penganiayaan tersebut,” tutup Deni.(*)

Artikel Pelaku Mengaku Tikam Rekan Kerja karena Sering Dibully pertama kali tampil pada Metropolis.

Sakit Hati Dimarahi, Remaja 17 Tahun Nekat Tikam Mantan Bos di Tanjunguban

0
Petugas mengamankan remaja pelaku penusukan saat bekerja memotong kayu di kawasan Tanjunguban, Bintan. F. Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos – Seorang remaja berinisial GL (17) nekat menikam mantan atasannya, DI (19), di wilayah Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.

Aksi penganiayaan tersebut diduga dipicu rasa sakit hati pelaku karena kerap dimarahi saat masih bekerja dengan korban.

Peristiwa itu terjadi di kawasan angkringan Tempat Biasa, Jalan Bhakti Praja, Pasar Baru, Tanjunguban, pada Minggu (19/4) sekitar pukul 05.34 WIB.

Saat kejadian, korban tengah berada di rumah dan mendengar suara mencurigakan dari arah pintu belakang ketika sedang mandi. Ia kemudian keluar untuk mengecek sumber suara tersebut.

Namun, secara tiba-tiba pelaku mendobrak pintu dan langsung menyerang korban. Korban yang terjatuh kemudian dicekik dan ditusuk menggunakan pisau.

Pisau sempat menancap di telapak tangan kiri korban. Korban yang berteriak membuat pelaku panik dan melarikan diri sambil meninggalkan senjata tersebut.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek di bagian tangan kiri.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak keluarga dan diteruskan ke kepolisian.

Kasat Reskrim Polsek Bintan Utara, Wisuda Meitari, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan.

Dari keterangan korban, ciri-ciri pelaku mengarah pada mantan pekerja di tempat tersebut yang sudah berhenti sekitar satu bulan lalu.

“Kami cocokkan dengan foto dan benar pelaku adalah yang bersangkutan,” ujar Wisuda, Jumat (24/4).

Petugas kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku saat sedang bekerja memotong kayu di Jalan Mekar Sari, Tanjunguban.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku nekat melakukan penusukan karena sakit hati.

“Pelaku mengaku baru bekerja dua hari, namun sering dimarahi sehingga menimbulkan dendam,” jelasnya.

Saat ini pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 466 atau 467 tentang penganiayaan dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun. (*)

Artikel Sakit Hati Dimarahi, Remaja 17 Tahun Nekat Tikam Mantan Bos di Tanjunguban pertama kali tampil pada Kepri.

Mangkrak Sejak 2020, Puskesmas Tarempa Dialihfungsikan Jadi Kantor Satpol PP

0
Anggota Satpol PP Anambas membersihkan gedung Puskesmas Tarempa yang lama terbengkalai sebelum digunakan sebagai kantor sementara. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Gedung Puskesmas Tarempa di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, akhirnya mulai dimanfaatkan setelah lama terbengkalai.

Namun, bangunan yang awalnya dirancang sebagai fasilitas kesehatan itu kini dialihfungsikan menjadi kantor sementara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Anambas.

Gedung tersebut diketahui dibangun pada 2020 dengan anggaran mencapai Rp9,7 miliar. Sejak selesai dibangun, bangunan itu tidak pernah difungsikan sesuai peruntukannya dan dibiarkan kosong hingga mengalami kerusakan di sejumlah bagian.

Kepala Satpol PP Kepulauan Anambas, Abdul Rasyid, mengatakan pihaknya mulai memanfaatkan gedung tersebut secara bertahap.

“Kita sudah mulai bersih-bersih. Banyak sampah dan rumput karena sudah lama terbengkalai,” ujarnya, Jumat (24/4).

Ia menjelaskan, kondisi bangunan saat ini cukup memprihatinkan. Sejumlah fasilitas seperti pintu dan jendela dilaporkan mengalami kerusakan dan tidak lagi layak digunakan.

Meski begitu, Satpol PP tetap memanfaatkan bagian bangunan yang masih bisa digunakan untuk operasional kantor sementara.

“Untuk sementara kita gunakan sembari menunggu perbaikan. Yang rusak kita manfaatkan seadanya,” kata Rasyid.

Beberapa ruangan yang mengalami kerusakan berat belum difungsikan, sementara ruang yang masih layak digunakan dimanfaatkan untuk aktivitas kantor, bahkan sebagian dijadikan tempat penyimpanan peralatan.

Menurut Rasyid, pemindahan kantor ke gedung tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran daerah. Sebelumnya, Satpol PP harus menyewa gedung untuk kegiatan operasional.

“Ini untuk mengurangi biaya sewa, jadi bisa lebih efisien,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengalokasikan anggaran perbaikan agar bangunan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Selain itu, keberadaan kantor Satpol PP di lokasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.

Meski telah dialihfungsikan, gedung eks Puskesmas Tarempa masih menjadi sorotan karena awalnya dibangun sebagai fasilitas kesehatan bagi masyarakat.

Hingga kini, belum ada kepastian terkait rencana pemanfaatan jangka panjang bangunan tersebut, apakah akan dikembalikan ke fungsi awal atau tetap digunakan sebagai kantor.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah strategis agar aset bernilai miliaran rupiah tersebut tidak terus terbengkalai dan dapat dimanfaatkan secara optimal. (*)

Artikel Mangkrak Sejak 2020, Puskesmas Tarempa Dialihfungsikan Jadi Kantor Satpol PP pertama kali tampil pada Kepri.

Strategi Baru Microsoft: Xbox Jadi Pusat Ekosistem Gaming Global

0
Logo Xbox kembali menjadi identitas utama Microsoft setelah perusahaan menghapus brand Microsoft Gaming dalam strategi terbarunya. Sumber: x.com/Wario64.

batampos – batampos – Microsoft resmi melakukan perubahan besar dalam strategi bisnis gim dengan menghapus brand “Microsoft Gaming” dan kembali menjadikan Xbox sebagai identitas utama.

Keputusan ini diumumkan dalam pertemuan internal sebagai bagian dari langkah strategis bertajuk “return of Xbox”. Sebelumnya, Microsoft menggunakan nama Microsoft Gaming sejak 2022, terutama saat proses akuisisi Activision Blizzard.

Manajemen baru menilai brand Microsoft Gaming tidak sekuat Xbox yang telah lebih dulu melekat di kalangan gamer global.

“Xbox harus kembali menjadi pusat dari seluruh ekosistem gaming Microsoft,” ujar CEO Xbox, Asha Sharma, dikutip dari Pure Xbox, Jumat (24/4).

Microsoft Gaming disebut lebih mencerminkan struktur organisasi, bukan arah ambisi perusahaan. Karena itu, Microsoft memutuskan kembali ke akar dengan memperkuat Xbox sebagai brand utama.

Selain perubahan identitas, Microsoft juga melakukan penyesuaian strategi bisnis, termasuk menurunkan harga layanan Xbox Game Pass serta mengevaluasi kebijakan lama.

Salah satu kebijakan yang ditinjau ulang adalah strategi memasukkan gim besar ke layanan pada hari pertama rilis. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing Xbox di pasar global.

Ke depan, Microsoft akan fokus pada empat pilar utama, yakni perangkat keras (hardware), konten, pengalaman pengguna, dan layanan.

Perusahaan juga menargetkan peningkatan jumlah pengguna aktif dengan memperluas jangkauan ke berbagai platform, termasuk PC, mobile, dan cloud gaming.

Tak hanya itu, Microsoft memastikan pengembangan konsol generasi berikutnya tetap berjalan dengan nama kode Project Helix yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Langkah ini menegaskan komitmen Microsoft untuk memperkuat posisi Xbox sebagai salah satu pemain utama dalam industri gim global. (*)

Artikel Strategi Baru Microsoft: Xbox Jadi Pusat Ekosistem Gaming Global pertama kali tampil pada Lifestyle.

Cuaca Kepri Labil, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Akhir Pekan

0
Ilustrasi, pengendara roda dua dan empat saat melintasi di tengah guyuran hujan di Kawasan Tiban beberpaa waktu lalu.F.. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Cuaca di wilayah Kepulauan Riau diperkirakan masih labil hingga akhir pekan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari, khususnya pada Sabtu dan Ahad, 25–26 April 2026.

Forecaster BMKG Kelas I Hang Nadim Batam, Addini, mengatakan kondisi atmosfer di wilayah Kepri saat ini dipengaruhi oleh adanya fenomena shearline atau belokan angin yang memicu pertumbuhan awan hujan.

“Secara umum cuaca di wilayah Kepulauan Riau diprakirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada pagi, siang, dan dini hari di beberapa wilayah,” ujarnya, Jumat (24/4).

Pada hari ini, BMKG mencatat cuaca didominasi kondisi berawan. Meski demikian, sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan ringan, terutama pada siang dan dini hari.

Suhu udara berkisar antara 28 hingga 33 derajat Celsius, dengan kecepatan angin yang bervariasi, terutama di kawasan pesisir.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk beberapa wilayah. Hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Lingga. Curah hujan harian bahkan berpotensi mencapai kategori sedang, yakni 20–50 milimeter per hari.

Adapun untuk kondisi perairan, BMKG Maritim melaporkan tinggi gelombang laut di wilayah Kepulauan Riau masih berada pada kategori rendah selama periode 25–28 April 2026.

“Kondisi ini relatif aman bagi aktivitas pelayaran, meski masyarakat tetap diimbau mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” katadia.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan petir dan angin kencang, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah pesisir.(*)

Artikel Cuaca Kepri Labil, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Akhir Pekan pertama kali tampil pada Metropolis.

Iran Mulai Tarik Tarif Kapal di Selat Hormuz, Tembus Rp32 Miliar

0
Ilustrasi Selat Hormuz. f. istimewa.

batampos – Bank Sentral Iran mengonfirmasi telah menerima pembayaran pertama dari kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz.

Dilansir dari kantor berita Fars dan dikutip oleh dpa, Jumat (24/4), pembayaran tersebut diterima dalam bentuk tunai atau mata uang asing, bukan menggunakan mata uang kripto.

Dalam laporan itu disebutkan, besaran tarif ditentukan berdasarkan jenis dan jumlah kargo yang diangkut serta tingkat risiko pelayaran.

Namun, pihak bank tidak mengungkapkan secara rinci nilai pembayaran yang telah diterima.

Sumber industri sebelumnya memperkirakan biaya yang dikenakan bisa mencapai 2 juta dolar AS per lintasan, atau setara sekitar Rp32 miliar.

Pemerintah di Teheran menyebut pungutan tersebut sebagai biaya keamanan atau tol bagi kapal yang melintas di jalur strategis tersebut.

Di sisi lain, Amerika Serikat masih mempertahankan pembatasan maritim terhadap pelabuhan Iran yang telah diberlakukan sejak 13 April lalu.

Kebijakan tersebut menargetkan kapal-kapal yang masuk dan keluar dari Iran sebagai bagian dari upaya meningkatkan tekanan ekonomi terhadap negara tersebut.

Langkah Iran menarik tarif di Selat Hormuz berpotensi memicu dinamika baru dalam jalur perdagangan global, mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi energi dunia. (*)

Artikel Iran Mulai Tarik Tarif Kapal di Selat Hormuz, Tembus Rp32 Miliar pertama kali tampil pada News.