Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 940

Romo Paschal Sebut Klaim Perdamaian Terdakwa Roslina sebagai “Kosmetik Moral”, Sidang Lanjutan KDRT terhadap ART

0
Sidang perdana kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Roslina selaku majikan korban, dan Merliyati sepupu terdakwa yang turut terlibat dalam aksi kekerasan tersebut usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (3/11). Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos– Sidang lanjutan perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap asisten rumah tangga (ART) bernama Intan kembali memunculkan ketegangan baru di Pengadilan Negeri Batam, Senin (10/11).

Bukan hanya soal bantahan terdakwa Roslina atas dugaan penganiayaan, tetapi juga soal klaim upaya nya menempuh perdamaian yang dinilai manipulatif oleh Ketua KKPPMP Kepri, Chrisanctus Paschalis Saturnus atau Romo Paschal.

Keterangan Romo Paschal yang disebut terdakwa sebagai penghalang perdamaian justru mengarah pada kritik tajam terhadap kesaksian Roslina di persidangan.

Menurutnya, narasi damai yang diungkap terdakwa hanyalah upaya membangun pencitraan di ruang publik.

“Terdakwa ingin memutar makna damai menjadi alat untuk mencuci citranya, bukan untuk memulihkan luka atau trauma yang dialami Intan,” ujar Romo Paschal kepada Batam Pos, Selasa (11/10).

BACA JUGA: Romo Paschal Sentil Roslina: Stop Manipulatif, Hadapi Kasus KDRT dengan Jujur

Ia menegaskan bahwa perdamaian yang tidak didahului penyesalan tulus hanya menjadi “kosmetik moral” yang menutupi buruknya tindakan kekerasan.

“Orang yang sungguh menyesal tidak sibuk mencari pembelaan. Ia mencari kebenaran, meski itu berarti menelanjangi dirinya sendiri,” katanya.

Romo Paschal menegaskan bahwa ia tidak menghalangi rekonsiliasi sejati, tetapi menolak perdamaian semu yang dapat mengkhianati keadilan dan meminggirkan korban. Ia menilai Roslina belum menunjukkan empati, tanggung jawab, atau pengakuan atas kekerasan yang didakwakan.

“Perdamaian bukan hak pelaku, tetapi hak korban untuk sembuh. Bagaimana mungkin mendamaikan seseorang yang bahkan belum mengakui kebenaran penuh?” ujarnya .

Menurutnya, pengampunan tanpa pengakuan hanyalah pemakluman terhadap kekerasan.

“Memaafkan tanpa kebenaran sama saja menyembuhkan luka di luar, tetapi membiarkan infeksi membusuk di dalam,” ujarnya .

Terdakwa Klaim Dihalangi Mencari Damai
Di ruang sidang, Roslina mengklaim bahwa sejak proses penyidikan ia telah berupaya berdamai dengan korban, namun “dihalangi” oleh Romo Paschal.

“Saya sudah berusaha melakukan perdamaian, tetapi terhalang oleh Romo Paschal,” kata Roslina kepada majelis hakim.

Ia juga membantah telah melakukan tindak kekerasan fisik terhadap Intan.

“Saya tidak pernah memukul. Paling hanya menegur dengan suara keras. Saya pernah jambak, tapi tidak pernah memukul dengan benda tumpul,” ujarnya.

Namun, bantahannya dipertanyakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), mengingat adanya barang bukti berupa raket nyamuk, tongkat sapu, dan “buku dosa” yang diduga merekam pola tekanan kepada ART tersebut. Rekaman CCTV juga dinilai relevan mengungkap pola kekerasan.

Roslina berdalih tidak mengetahui penyebab lebam wajah Intan dan menyebut “buku dosa” hanya sebagai evaluasi kerja, bukan ancaman atau tekanan.

Menariknya, terdakwa kedua, Merliyati—sepupu korban—memberikan kesaksian yang berlawanan. Ia membantah keterangan Roslina dan menyatakan dirinya juga menjadi sasaran tekanan.

“Saya bantah semua keterangan Roslina. Banyak yang salah. Saya tidak pukul Intan. Saya juga dimaki dan diancam. Kalau saya tidak pukul Intan, saya yang jadi korban selanjutnya,” ujarnya.

Merliyati mengungkap bahwa “buku dosa” dan video rekaman dijadikan alat tekanan agar ia tidak melapor atau keluar sebelum kontrak kerja berakhir. “Saya ditakuti oleh Roslina,” ungkapnya.

Kedua Terdakwa Dijerat Pasal Berlapis Atas dugaan rangkaian kekerasan yang dialami Intan, Roslina dan Merliyati dijerat Pasal 44 ayat (2) UU Penghapusan KDRT juncto Pasal 64 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: Azis

Artikel Romo Paschal Sebut Klaim Perdamaian Terdakwa Roslina sebagai “Kosmetik Moral”, Sidang Lanjutan KDRT terhadap ART pertama kali tampil pada Metropolis.

Dikira Air Mineral, Wanita Nyaris Tewas Minum Cairan Pemutih di Ta Wan Bali

0
F. x.com/romiemocka

batampos – Makan siang yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi pengalaman mengerikan bagi Ni Putu Oka Rafintha Dewi. Pelanggan wanita ini nyaris kehilangan nyawa setelah tanpa sengaja meminum cairan pemutih yang disajikan oleh pihak restoran Ta Wan cabang Level 21 Mall, Denpasar, pada Kamis (6/11).

Kejadian bermula saat Ni Putu datang bersama anaknya untuk makan siang. Ia memesan bubur spesial, mantau goreng, dan dua botol air mineral. Namun, setelah meneguk salah satu botol air tersebut, tenggorokannya terasa perih dan tidak enak.

Merasa ada yang aneh, ia langsung memuntahkan cairan itu dan menyadari bahwa air dalam botol tersebut bukan air mineral, melainkan cairan pemutih. Cairan itu bahkan mengenai celananya.

Ni Putu segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar untuk mendapatkan perawatan medis. Ia kemudian melaporkan insiden ini ke pihak berwajib sekitar pukul 17.00 WITA.

Kasus ini viral di media sosial dan memicu reaksi publik setelah diketahui bahwa botol air mineral kosong digunakan oleh karyawan restoran untuk menyimpan cairan pembersih. Botol itu secara tidak sengaja kembali disajikan kepada pelanggan akibat kelalaian saat pergantian shift.

Menanggapi insiden tersebut, pihak Ta Wan menyampaikan permintaan maaf resmi melalui akun Instagram @tawanrestaurant pada Selasa (11/11).

Dalam pernyataannya, manajemen mengakui bahwa kejadian itu disebabkan oleh kelalaian internal dan telah memberikan sanksi tegas kepada karyawan yang terbukti melanggar prosedur keselamatan.

“Kami telah berkomunikasi secara pribadi dengan pelanggan tersebut untuk menyampaikan permintaan maaf dan memastikan seluruh hak beliau terpenuhi dengan baik,” tulis pihak Ta Wan.

Manajemen juga menegaskan telah memperketat prosedur keamanan dan kebersihan agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Dikira Air Mineral, Wanita Nyaris Tewas Minum Cairan Pemutih di Ta Wan Bali pertama kali tampil pada News.

MPA Singapura Selidiki Tabrakan Antara Feri Horizon 9 dan Kapal Tanker La Digue

0
Feri Horizon 9 saat tiba di HarbourFront Centre Singapura. (F.Istimewa)

batampos – Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura (MPA) melakukan penyelidikan terkait tabrakan antara feri penumpang Horizon 9 dan kapal tanker yang terdaftar di Kepulauan Marshall, La Digue, pada 10 November 2025.

Dalam rilis yang diterima Batam Pos, feri yang terdaftar di Singapura tersebut tersebut sedang dalam perjalanan menuju HarbourFront Centre ketika kedua kapal bertabrakan di laut selatan Singapura. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.00.

Sebuah kapal patroli MPA segera dikerahkan untuk mengawal dan memandu feri kembali keHarbourFront Centre.

Seluruh 165 penumpang dan 7 awak Horizon 9 tiba dengan selamat di Terminal Feri Regional di HarbourFront Centre.

Baca Juga: Ferry Horizon Bertabrakan dengan Kapal Tanker saat Menuju Singapura, Seluruh Penumpang Selamat

Kapal feri mengalami kerusakan pada haluannya di atas permukaan air, tetapi tetap beroperasi penuh dalam perjalanan kembali ke Harbourfront Centre. Sementara kapal tanker, La Digue, tidak melaporkan kerusakan apa pun.

Tidak ada laporan cedera pada penumpang dan awak, atau polusi yang diakibatkan oleh insiden tersebut. Insiden ini juga tidak berdampak pada lalu lintas navigasi atau operasional pelabuhan. “MPA sedang menyelidiki insiden tersebut,” demikian rilis tersebut. (*)

Reporter: Ahmadi Sultan

Artikel MPA Singapura Selidiki Tabrakan Antara Feri Horizon 9 dan Kapal Tanker La Digue pertama kali tampil pada Metropolis.

Sampah Dibakar di Dua Titik di Sagulung, Camat Akui Pembakaran Sudah Lama Terjadi

0
Sampah yang menumpuk dan tak terangkut akhirnya dibakar arga di Sagulung. (F. Sya’ban)

batampos – Tumpukan sampah menggunung di dua titik di Kecamatan Sagulung, tepatnya di Jalan Seroja dan di depan PT KSB, Sungai Lekop. Kondisi tersebut diperparah dengan pembakaran sampah yang memicu api membesar dan asap tebal, mengganggu aktivitas warga maupun pengendara yang melintas di lokasi tersebut.

Ilham, warga sekitar, mengatakan sampah menumpuk karena pengangkutan dari rumah ke rumah sudah tiga pekan tidak berjalan. Warga akhirnya mencari alternatif tempat pembuangan sementara.

“Karena sampah tidak diangkut, warga bingung mau buang ke mana. Jalan Saroja itu jadi pilihan terakhir,” ujarnya kepada Batam Pos, Senin (10/11).

Baca Juga: Moratorium Lahan Sudah Dicabut, Penyaluran Menunggu Finalisasi LMS

Lebih jauh, pantauan Batam Pos pada Senin sore menunjukkan bahwa sebagian sampah di kawasan tersebut juga dibakar. Asap hitam mengepul dan sesekali menutup pandangan pengguna jalan.

Ilham menilai pembakaran dilakukan sebagai upaya mengurangi volume sampah yang sudah menutup sebagian badan jalan. “Yang bakar ini oknum, kami juga tidak tahu siapa. Tapi alasannya jelas, sampah sudah menumpuk parah dan tidak diangkut, jadi dibakar untuk mengurangi volumenya,” katanya.

Ia berharap pemerintah memberikan solusi konkret untuk persoalan sampah di Sagulung.
“Masalah sampah ini sudah lama. Masa pemerintah tidak punya solusi? Hampir semua perumahan bau busuk karena sampah menumpuk,” keluhnya.

Camat Sagulung, M. Arfie Eranov S, membenarkan adanya penumpukan serta pembakaran sampah oleh oknum warga. Ia menyebut pihak kecamatan telah melakukan patroli rutin, namun kesadaran masyarakat masih menjadi kendala.

Baca Juga: Jalan Tanjung Riau Banyak Lubang, Warga Minta Diperbaiki dan Tambah Penerangan

“Pembakaran di area itu memang sudah lama dilakukan oknum masyarakat. Kami patroli rutin, tetapi kadang saat kami datang orangnya sudah kabur,” ujar Arfie saat dihubungi Batam Pos, Selasa (11/11) pagi.

Menurutnya, akar masalah berada pada keterbatasan armada pengangkut sampah.
“Permasalahan utamanya, sampah di situ tidak diangkut karena kendala kendaraan pengangkut. Armada terbatas, jadi pengangkutan terhambat,” jelasnya.

Arfie mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk percepatan penanganan. (*)

 

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Sampah Dibakar di Dua Titik di Sagulung, Camat Akui Pembakaran Sudah Lama Terjadi pertama kali tampil pada Metropolis.

8 Perilaku Sopan Ini Justru Bisa Membuat Dianggap Lemah Menurut Psikologi

0
Perilaku sopan Anda bisa membuat dianggap lemah. (Foto: freepik/teksomolika)

batampos – Niat untuk menjadi individu yang baik dan sopan seringkali berhadapan dengan persepsi orang lain yang keliru.

Ada batas tipis antara bersikap baik hati dengan menunjukkan kelemahan yang dapat dieksploitasi oleh orang lain.

Beberapa perilaku yang tampak santun justru memunculkan kesan mudah ditargetkan atau kurang percaya diri.

Psikologi sosial menyebutkan bahwa perilaku seperti ini dapat mengurangi rasa hormat orang lain terhadap kita, dilansir dari Jawapos.com, Selasa (11/11).

Mengenali pola ini adalah langkah pertama untuk menyeimbangkan kebaikan dan ketegasan dalam interaksi sosial.

Delapan cara bersikap sopan berikut justru berpotensi membuat Anda terlihat lemah di mata orang lain.

1. Selalu Mengalah Meski Dirugikan

Sikap tahu kapan harus mengalah memang bijak, tetapi terus mengalah padahal diri sendiri dirugikan dapat menjadi bumerang.

Anda akan dianggap sebagai target mudah yang siap dimanfaatkan oleh orang lain. Fenomena ini dikenal sebagai self-silencing, menekan suara diri demi keharmonisan.

2. Tidak Pernah Berani Mengutarakan Pendapat

Bersikap tenang dan menjadi pendengar yang baik memang wajib, namun selalu mengiyakan pendapat orang lain akan bermasalah.

Lama-kelamaan, orang lain akan melihat Anda sebagai pribadi yang tidak memiliki pendirian.

Menurut assertiveness theory, orang yang tidak menyuarakan pendapat dianggap mudah dikendalikan.

3. Menghindari Konflik Apa pun

Konflik pada dasarnya adalah proses alami yang dapat membantu menemukan solusi atau titik tengah dalam sebuah permasalahan.

Individu yang terlalu takut dan menghindari konflik, bahkan ketika ia dirugikan, akan dianggap tidak punya keberanian.

Mereka sering kali menerima perlakuan tidak adil karena tidak pernah berani mempertahankan haknya.

4. Terlalu Banyak Meminta Maaf

Mengucapkan maaf adalah bentuk sopan santun yang penting, tetapi terlalu sering meminta maaf untuk hal yang bukan kesalahan sendiri menunjukkan masalah.

Tindakan ini bisa dilihat sebagai tanda rendah diri atau rasa bersalah yang berlebihan. Studi psikologi sosial menemukan bahwa over-apologizing dapat mengurangi persepsi kompetensi seseorang.

5. Selalu Berusaha Menyenangkan Semua Orang

Menjadi orang yang selalu menyanggupi semua permintaan, bahkan jika itu melampaui kemampuan, dikenal sebagai perilaku people-pleasing.

Sekilas, tindakan ini tampak baik, tetapi pada akhirnya justru membuat Anda tidak dihargai.

Orang lain akan menganggap Anda tidak sanggup menolak, sehingga mudah untuk diperintah.

6. Tidak Menetapkan Batasan Pribadi yang Jelas

Batas pribadi yang kabur membuat orang lain merasa berhak untuk mengganggu waktu atau ruang pribadi Anda.

Seseorang yang sangat sopan sering kali sulit berkata “tidak” pada tuntutan yang melanggar batas dirinya. Ini membuka peluang bagi orang lain untuk memanfaatkan kebaikan Anda.

7. Mencari Validasi dari Semua Orang

Sikap selalu mencari pengakuan atau persetujuan dari setiap orang dapat membuat Anda terlihat kurang yakin pada diri sendiri.

Sikap baik yang muncul dari kebutuhan akan validasi bukan berasal dari ketulusan justru terkesan lemah. Hal ini membuat orang lain meragukan kemandirian dan kepemimpinan Anda.

8. Terlalu Merendah dan Menganggap Remeh Pencapaian Diri

Sikap rendah hati memang terpuji, tetapi terlalu meremehkan pencapaian Anda sendiri dapat menjadi masalah.

Ketika Anda selalu bersikeras bahwa keberhasilan Anda hanyalah kebetulan, orang lain akan ikut-ikutan tidak menganggap serius kesuksesan tersebut.

Kerendahan hati yang berlebihan justru dapat mengurangi kepercayaan diri.

Menyeimbangkan kebaikan hati dengan ketegasan yang sehat sangat penting untuk menjaga integritas diri.

Orang yang kuat adalah mereka yang mampu bersikap baik, namun juga tahu kapan harus menetapkan batas dan berdiri teguh pada pendirian.

Jangan biarkan kesopanan Anda justru menjadi kelemahan yang merugikan di mata orang lain.

Kita perlu belajar menyuarakan kebutuhan dan mempertahankan batasan pribadi tanpa perlu merasa bersalah. Kebaikan sejati datang dari rasa percaya diri dan kekuatan internal, bukan dari kebutuhan untuk menyenangkan setiap orang. (*)

Artikel 8 Perilaku Sopan Ini Justru Bisa Membuat Dianggap Lemah Menurut Psikologi pertama kali tampil pada Lifestyle.

Jalan Tanjung Riau Banyak Lubang, Warga Minta Diperbaiki dan Tambah Penerangan

0
Salah satu titik jalan yang rusak di Tanjung Riau. (F.Yofi Yuhendri)

batampos – Jalan Tanjung Riau menuju Marina, Sekupang dinilai rawan terjadi kecelakaan. Jalan satu lajur ini dipenuhi lubang dan bergelombang, bahkan pada malam hari minim penerangan.

Pantauan Batam Pos, sepanjang jalan ini terdapat empat lubang dengan ukuran besar. Akibatnya, kendaraan yang melintas harus saling mengalah.

“Sudah lama lubangnya itu. Sampai sekarang tidak ada perbaikan,” ujar Mia, pedagang di sekitar lokasi.

Baca Juga: Moratorium Lahan Sudah Dicabut, Penyaluran Menunggu Finalisasi LMS

Mia menjelaskan banyak pengendara motor yang terjatuh saat melintas jalan tersebut, khususnya pada malam hari dan cuaca hujan.

“Yang jarang lewat jalan ini harus hati-hati sekali. Karena lubangnya merata sepanjang jalan,” katanya.

Sementara, Oki, warga Tanjung Riau mengatakan jalan ini sudah seharusnya diperbaiki dan menjadi perhatian pemerintah. Sebab, jalan ini merupakan akses terdekat dari Sekupang menuju Marina dan Batuaji.

“Sudah hampir setahun ini jalannya rusak. Kalau kurang penerangan itu sejak lama, sampai sekarang kondisinya tetap gelap,” ujarnya.

Baca Juga: Buruh Batam Gelar Aksi Damai Mulai Hari Ini, Desak Cabut PHK hingga Kenaikan UMK 2026

Ia berharap jalan ini segera diperbaiki dan penerangan jalannya ditambah. Sehingga para pengendara lebih memilih jalan ini untuk dilalui.

“Karena jalan rusak dan gelap malam hari, banyak pengendara yang memutar jauh lewat jalan lain,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Jalan Tanjung Riau Banyak Lubang, Warga Minta Diperbaiki dan Tambah Penerangan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kepri Art & Culture International 2025, Dari Penampilan Wali Band, Animasi Gurindam 12, Hingga Parade Serumpun

0

batampos–  Sebuah gelaran spektakuler bertaraf internasional kembali diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melalui Dinas Pariwisata, sebuah event akbar disajikan dalam Kepri Art & Culture International (KACI) 2025 yang digelar 25-29 November 2025 mendatang.

KACI 2025 mengusung tema: “Spirit of Malay”, merupakan event perdana digelar di Kepulauan Riau. Perhelatannya diprediksi akan menarik perhatian dunia Melayu dan Asia Tenggara. Tak hanya menjanjikan tontonan seni dan budaya yang memukau, tetapi juga menjadi perayaan kebanggaan atas warisan budaya Melayu yang abadi: “Takkan Melayu Hilang di Bumi”.

Berbagai pertunjukan dan atraksi kebudayaan akan berkolaborasi dalam sebuah pertunjukan yang megah. Mulai dari penampilan grup band ternama Indonesia Wali Band, hingga animasi Gurindam 12 dan parade Serumpun yang memukau.

Pesta Pembukaan yang Spektakuler

Kemeriahan KACI 2025 telah dimulai pada Opening Ceremony yang dijadwalkan pada Selasa, 25 November 2025. Dimulai pukul 18.15 WIB, Parade Peserta Kepri Art Culture International yang kolosal akan menghadirkan kekayaan budaya Nusantara dan Serumpun. Iring-iringan budaya ini akan melintasi rute bersejarah di kawasan Tepi Laut Tanjungpinang. Mulai dari Gedung Daerah, Taman Gurindam 12, Gedung Dekranasda, hingga berakhir di Gedung LAM.

BACA JUGA: Gubkepri Ansar Gelar Pertemuan dengan Dubes Tiongkok, Bahas Penguatan Investasi dan Pariwisata Kepri

Iring-iringan peserta Kepri Art Culture International menghadirkan warisan Melayu: parade Zapin, Makyong, Gubang, bunga telur serta bunga manggar, kemudian keberagaman Nusantara berupa parade sanggar tari dan parade Nusantara, reog ponorogo, kuda lumping, lalu komunitas sepeda onthel dan motor klasik, atraksi barongsai, singo barong, liong naga, dan chongsam.

Iringan Kepri Carnival, parade bendera negara serumpun, parade logo provinsi peserta, dan merching band juga menjadikan suasana kian semarak.

Tak hanya parade, grup musik ibu kota Wali Band akan menggebrak malam pembukaan panggung utama di Gedung LAM. Mereka akan tampil bersama pertunjukan tari kolosal yang memukau.

Di saat yang sama, Gubernur Kepri Ansar Ahmad akan meluncurkan Calendar of Events (COE) Pariwisata Kepulauan Riau tahun 2026 serta peluncuran Film Animasi Gurindam 12 yang digagas untuk mengenalkan sosok Pahlawan Nasional Raja Ali Haji, kepada generasi muda.

Bekerja sama dengan PT Kinema Systrans Multimedia melalui Infinite Studio Nongsa Batam, film animasi ini diharapkan menjadi jembatan edukatif bagi generasi muda untuk mengenal sosok Raja Ali Haji lebih dalam. Juga nilai-nilai luhur yang diwariskannya.

“Ini adalah semangat melestarikan budaya melalui sentuhan teknologi modern yang mengundang optimisme,” kata Hasan, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Senin (10/11/2025).

Panggung Pertunjukan Lintas Negara, Diva Aurel Tabola Bale dan Bintang Lokal

Setelah pembukaan spektakuler, 26-29 November 2025 panggung KACI 2025 akan menjadi pertunjukan seni dan budaya internasional.

Panggung utama di Gedung LAM Provinsi Kepulauan Riau akan menampilkan tari kreasi dari negara-negara serumpun : Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand, menegaskan posisi Kepri sebagai simpul budaya Melayu Asia Tenggara.

Penampilan Diva Aurel Tabola Bale akan memeriahkan hari keempat, 28 November. Dan suara merdu Al Hafzh akan menjadi penutup rangkaian KACI 2025, 29 November.

Upaya Mendongkrak Citra Kepri di Mata Dunia

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan menyampaikan harapannya Kepri Art & Culture International menjadi langkah besar mempertegas Kepri bukan hanya gerbang pariwisata, tapi juga jantung budaya Melayu.

“Kami optimis gelaran perdana ini akan mendongkrak citra Kepri di mata dunia,” tegas Hasan.

Melalui kolaborasi budaya internasional, carnival yang megah, dan khususnya peluncuran Animasi Gurindam 12, Pemerintah Provinsi Kepri mengajak generasi muda bangga akan akar budaya sendiri dan menjadi duta pariwisata yang aktif.

“Inilah saatnya Kepri berkibar sebagai destinasi wisata budaya utama di Asia Tenggara,” tegas Hasan lagi.

Gelaran KACI diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi menjadi pemicu rasa bangga dan optimisme bagi seluruh masyarakat Kepri, bahwa warisan leluhur mereka kini diangkat ke panggung dunia dengan sentuhan modern yang memikat. (*)

Artikel Kepri Art & Culture International 2025, Dari Penampilan Wali Band, Animasi Gurindam 12, Hingga Parade Serumpun pertama kali tampil pada Kepri.

Moratorium Lahan Sudah Dicabut, Penyaluran Menunggu Finalisasi LMS

0
Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil BP Batam, Li Claudia. (F Cecep Mulyana)

batampos – BP Batam menargetkan pencabutan penuh moratorium lahan dapat segera diikuti dengan pendistribusian lahan kepada investor pada awal tahun depan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memastikan, proses perbaikan sistem pengelolaan lahan tengah disempurnakan agar dapat mendukung distribusi lahan yang transparan dan efisien.

“Moratorium itu sudah dicabut oleh Komisi VI DPR RI dalam RDP keempat kami. Tetapi ketika kami laksanakan LMS (Land Management System), ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan,” katanya, Senin (10/11).

Ia menyebut, perbaikan LMS menjadi tahapan penting sebelum lahan dapat kembali didistribusikan. “Semoga Desember ini selesai, atau paling tidak Januari tahun depan. Harapan saya Desember ini rampung sehingga Januari kita sudah bisa mendistribusikan lahan. Dengan begitu, aktivitas pembangunan dari investor bisa segera berjalan,” tambahnya.

Baca Juga: PMA Turun, PMDN Melonjak, Amsakar: Tak Ada Masalah dengan Penurunan PMA

Sementara itu, Deputi Bidang Pembangunan BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan, pengembangan LMS terus dilakukan untuk memastikan sistem perizinan lahan lebih akurat dan sesuai kondisi lapangan.

“Yang pertama sudah dibuka kemarin untuk pengajuan reguler. Nanti akan ada pengajuan langsung dan pengajuan terbuka,” kata dia.

dalam sistem lama, data lahan hanya divisualisasikan dalam dua dimensi. Akan tetapi, saat divisualisasikan dalam tiga dimensi, ditemukan banyak lahan yang ternyata memiliki kondisi curam dan tidak layak bangun.

“Sekarang kita filter ulang mana lahan yang benar-benar bisa dialokasikan. Ada yang harus dikaji dulu, seperti akses jalan atau perbaikan pada penataan PL-nya,” kata Mouris.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Akui Gangguan Pasokan Pertamax di Batam

Menurutnya, evaluasi ini wajib dilakukan karena banyak lahan sebelumnya terpaksa dibangun meski tidak ideal.

“Yang terjadi saat ini adalah lahan tidak ideal tapi tetap dibangun. Sekarang kita ingin memastikan lahan yang dialokasikan benar-benar matang dan layak untuk pembangunan,” ujarnya.

BP Batam berharap, sistem perizinan lahan yang terintegrasi dapat berjalan optimal, sekaligus membuka kembali ruang investasi setelah moratorium panjang yang sempat membatasi distribusi lahan di Batam. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Moratorium Lahan Sudah Dicabut, Penyaluran Menunggu Finalisasi LMS pertama kali tampil pada Metropolis.

Moratorium Lahan Sudah Dicabut, Penyaluran Menunggu Finalisasi LMS

0
Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil BP Batam, Li Claudia. (F Cecep Mulyana)

batampos – BP Batam menargetkan pencabutan penuh moratorium lahan dapat segera diikuti dengan pendistribusian lahan kepada investor pada awal tahun depan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memastikan, proses perbaikan sistem pengelolaan lahan tengah disempurnakan agar dapat mendukung distribusi lahan yang transparan dan efisien.

“Moratorium itu sudah dicabut oleh Komisi VI DPR RI dalam RDP keempat kami. Tetapi ketika kami laksanakan LMS (Land Management System), ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan,” katanya, Senin (10/11).

Ia menyebut, perbaikan LMS menjadi tahapan penting sebelum lahan dapat kembali didistribusikan. “Semoga Desember ini selesai, atau paling tidak Januari tahun depan. Harapan saya Desember ini rampung sehingga Januari kita sudah bisa mendistribusikan lahan. Dengan begitu, aktivitas pembangunan dari investor bisa segera berjalan,” tambahnya.

Baca Juga: PMA Turun, PMDN Melonjak, Amsakar: Tak Ada Masalah dengan Penurunan PMA

Sementara itu, Deputi Bidang Pembangunan BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan, pengembangan LMS terus dilakukan untuk memastikan sistem perizinan lahan lebih akurat dan sesuai kondisi lapangan.

“Yang pertama sudah dibuka kemarin untuk pengajuan reguler. Nanti akan ada pengajuan langsung dan pengajuan terbuka,” kata dia.

dalam sistem lama, data lahan hanya divisualisasikan dalam dua dimensi. Akan tetapi, saat divisualisasikan dalam tiga dimensi, ditemukan banyak lahan yang ternyata memiliki kondisi curam dan tidak layak bangun.

“Sekarang kita filter ulang mana lahan yang benar-benar bisa dialokasikan. Ada yang harus dikaji dulu, seperti akses jalan atau perbaikan pada penataan PL-nya,” kata Mouris.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Akui Gangguan Pasokan Pertamax di Batam

Menurutnya, evaluasi ini wajib dilakukan karena banyak lahan sebelumnya terpaksa dibangun meski tidak ideal.

“Yang terjadi saat ini adalah lahan tidak ideal tapi tetap dibangun. Sekarang kita ingin memastikan lahan yang dialokasikan benar-benar matang dan layak untuk pembangunan,” ujarnya.

BP Batam berharap, sistem perizinan lahan yang terintegrasi dapat berjalan optimal, sekaligus membuka kembali ruang investasi setelah moratorium panjang yang sempat membatasi distribusi lahan di Batam. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Moratorium Lahan Sudah Dicabut, Penyaluran Menunggu Finalisasi LMS pertama kali tampil pada Metropolis.

Tottenham Hotspur Siapkan Dana Besar untuk Pulangkan Harry Kane

0
Pemain Bayern Munchen, Harry Kane. (AFP)

batampos – Tottenham Hotspur dikabarkan terbuka untuk kemungkinan reuni dengan mantan kapten mereka, Harry Kane, yang kini bermain untuk Bayern Munich.

Dilansir dari laman Flashscore pada Selasa (11/11), Prospek kembalinya sang striker ke London utara disebut sepenuhnya berada di tangannya sendiri.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Tottenham memiliki opsi pertama untuk merekrut Kane jika ia memutuskan meninggalkan Bayern pada akhir musim nanti.

Meskipun demikian, Kane dikabarkan masih fokus penuh pada kariernya di Jerman bersama Bayern Munich. Pembicaraan mengenai masa depannya baru akan dilakukan setelah musim ini berakhir.

Pihak Spurs juga menegaskan bahwa mereka tidak akan memberikan tekanan apa pun kepada Kane dalam mengambil keputusan.

Kane, yang kini berusia 32 tahun, dikabarkan mengetahui bahwa pintu untuk kembali ke Tottenham tetap terbuka lebar. Ia berpotensi memperkuat ambisinya untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Premier Inggris jika kembali ke klub lamanya.

Diketahui bahwa Spurs siap menyambut kepulangannya dengan tangan terbuka dan menyiapkan tawaran finansial yang signifikan.

Spurs berencana melakukan langkah ambisius dalam dua jendela transfer mendatang untuk memperkuat skuad mereka. Klub bertekad mendukung penuh pelatih Thomas Frank agar Tottenham bisa bersaing di level tertinggi Liga Premier.

Dalam rencana besar tersebut, Kane menjadi salah satu nama utama yang masuk dalam daftar target mereka.

Selain Kane, Tottenham juga dikabarkan tengah memantau sejumlah pemain lain untuk memperkuat lini serang.

Sumber internal klub menyebutkan bahwa daftar panjang calon penyerang sudah mulai disusun oleh tim rekrutmen. Salah satu nama yang turut dipertimbangkan adalah Rodrygo dari Real Madrid, terutama jika sang pemain tersedia di bursa transfer Januari.

Kembalinya Harry Kane ke Tottenham akan menjadi kisah emosional bagi para pendukung Spurs yang masih mengidolakan sang mantan kapten.

Diketahui bahwa Kane meninggalkan klub pada musim panas 2023 setelah menjadi top skor sepanjang masa klub dengan lebih dari 200 gol di Liga Premier.

Kini, semua keputusan mengenai masa depan Kane berada di tangannya sendiri menjelang akhir musim bersama Bayern Munich. (*)

Artikel Tottenham Hotspur Siapkan Dana Besar untuk Pulangkan Harry Kane pertama kali tampil pada Olahraga.

Play sound