Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berencana melakukan rasionalisasi pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Tanjungpinang. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja agar pelayanan kesehatan tetap optimal.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan saat ini terdapat sejumlah pegawai di RSUD RAT yang bukan berasal dari tenaga kesehatan (nakes). Kondisi tersebut dinilai perlu ditata ulang agar sesuai dengan kebutuhan layanan rumah sakit.
“Pegawai yang berstatus PPPK namun bukan tenaga kesehatan akan dipindahkan ke organisasi perangkat daerah (OPD) lain sesuai kompetensinya. Yang penting pelayanan kesehatan tidak terganggu,” ujar Ansar, Selasa (21/4).
Ia menjelaskan, kebijakan rasionalisasi tidak hanya dilakukan di sektor kesehatan. Pemprov Kepri juga akan menerapkan penataan serupa di sektor pendidikan, khususnya bagi guru jenjang SMA dan SMK.
Menurutnya, sejumlah guru sebelumnya mengikuti seleksi PPPK di formasi lain sehingga tidak lagi mengajar. Ke depan, mereka akan dikembalikan ke sekolah untuk menjalankan fungsi pendidikan.
“Guru yang sempat pindah karena ikut formasi PPPK di tempat lain akan kita kembalikan ke sekolah asal,” katanya.
Ansar menambahkan, rencana rasionalisasi tersebut telah mendapat dukungan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, implementasinya masih akan dibahas lebih lanjut sebelum diterapkan.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kepri, Luki Zaiman Prawira, menyebutkan bahwa penyesuaian pegawai akan diselaraskan dengan kebutuhan masing-masing OPD.
Menurutnya, Pemprov Kepri akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pegawai saat ini guna memastikan efektivitas organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Penataan ini bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kinerja pemerintahan lebih efektif,” ujar Luki. (*)
Warga Batam yang hendak mengurus administrasi kependudukan mengantre dipanggil petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam. F.Rengga Yuliandra
batampos –Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan administrasi kependudukan secara gratis kepada masyarakat tanpa pungutan biaya apa pun.
Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, memastikan seluruh pengurusan dokumen seperti KTP, KK, akta kelahiran, hingga dokumen kependudukan lainnya dapat diakses masyarakat tanpa biaya, selama persyaratan yang dibutuhkan telah lengkap.
“Semua layanan di Disdukcapil gratis. Tidak ada biaya apa pun. Masyarakat tidak perlu ragu untuk datang langsung mengurus dokumennya,” tegasnya.
Sejak menjabat pada November 2025, pihaknya terus melakukan pembenahan, termasuk memastikan transparansi layanan agar masyarakat benar-benar merasakan kemudahan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
Menurutnya, persepsi adanya biaya dalam pengurusan dokumen sering kali muncul akibat praktik percaloan di luar lingkungan kantor. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan jasa perantara.
“Kami pastikan, kalau di dalam Disdukcapil semuanya gratis. Kalau ada yang meminta biaya, itu bukan dari kami,” ujarnya.
Selain menegaskan layanan gratis, Disdukcapil juga meningkatkan kualitas pelayanan dengan mewajibkan seluruh petugas menggunakan identitas lengkap agar mudah dikenali. Hal ini sekaligus menjadi bentuk keterbukaan kepada masyarakat.
Adisthy juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang merasa tidak mendapatkan pelayanan optimal. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara tegas sebagai bagian dari upaya menjaga integritas pelayanan publik.
“Kami ingin masyarakat nyaman dan percaya. Kalau ada pelayanan yang tidak sesuai, silakan laporkan, pasti kami tindak,” katanya.
Meski saat ini masih menempati gedung lama yang berdiri sejak 1991 dan bukan diperuntukkan sebagai kantor pelayanan, Disdukcapil Batam tetap berupaya memberikan layanan maksimal. Bahkan, rencana relokasi ke gedung yang lebih representatif tengah diupayakan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Dengan berbagai pembenahan tersebut, Disdukcapil Batam mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengurus dokumen kependudukan secara mandiri.
“Datang langsung, urus sendiri, gratis, dan bisa selesai cepat jika berkas lengkap,” tutupnya.(*)
Tampilan Mercedes-Benz C-Class Electric yang mengusung desain futuristik dan teknologi canggih sebagai sedan listrik premium terbaru. Sumber: x.com/Kulturlesite_.
batampos – Mercedes-Benz resmi memperkenalkan Mercedes-Benz C-Class Electric sebagai generasi terbaru lini C-Class dalam versi listrik murni.
Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam transformasi Mercedes-Benz menuju era kendaraan ramah lingkungan. Model terbaru tersebut langsung mencuri perhatian karena menggabungkan performa tinggi dengan kenyamanan premium yang diklaim setara dengan Mercedes-Benz S-Class.
C-Class Electric diposisikan sebagai pesaing di segmen kendaraan listrik premium, bersaing dengan Tesla Model 3 dan BMW i3.
Secara teknis, mobil ini dibangun di atas platform 800 volt terbaru yang memungkinkan pengisian daya super cepat serta efisiensi energi yang lebih tinggi. Dibekali baterai berkapasitas sekitar 94 kWh, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 760 kilometer (WLTP) dalam sekali pengisian.
Untuk varian C400 4MATIC, mobil menggunakan dual motor listrik dengan tenaga sekitar 480 hp. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar 4 detik.
Teknologi fast charging juga menjadi keunggulan, di mana mobil dapat menambah jarak tempuh hingga ratusan kilometer hanya dalam waktu sekitar 10 menit pengisian.
Salah satu sorotan utama adalah kenyamanan berkendara yang disebut setara S-Class. Hal ini didukung oleh penggunaan suspensi udara adaptif dan sistem peredam pintar yang mampu menyesuaikan kondisi jalan secara real time.
Teknologi tersebut membuat kendaraan melaju lebih stabil, minim getaran, dan sangat senyap, karakter yang selama ini identik dengan lini S-Class.
Di bagian interior, C-Class Electric mengusung konsep kabin futuristik dengan layar besar seperti MBUX Hyperscreen. Sistem ini didukung kecerdasan buatan modern, termasuk integrasi asisten digital berbasis model bahasa seperti ChatGPT dan Google Gemini.
Fitur lain yang disematkan antara lain navigasi augmented reality, sistem audio premium Burmester 4D, pencahayaan ambient canggih, serta ruang kabin yang lebih luas berkat penggunaan platform listrik.
Dengan kombinasi teknologi dan kenyamanan tersebut, kehadiran C-Class Electric menegaskan keseriusan Mercedes-Benz dalam memasuki era elektrifikasi penuh di industri otomotif global. (*)
Artotel batam membuka pameran bertajuk “Holding Space” karya Ummi Shabrina Damas dan peluncuran promo hi-tea “Lazy Weekend Bites. F. Azis Maulana/ Batam Pos
batampos – Hotel ARTOTEL Batam kembali memadukan seni dan gaya hidup dalam satu rangkaian program akhir pekan. Melalui pameran bertajuk “Holding Space” karya Ummi Shabrina Damas dan peluncuran promo hi-tea “Lazy Weekend Bites”, hotel ini berupaya memperkuat posisinya sebagai destinasi kreatif, bukan sekadar tempat menginap, Selasa (21/4).
Pameran “Holding Space” resmi dibuka secara virtual pada April 2026. Karya-karya Ummi mengangkat tema personal tentang rumah, keibuan, dan makna kehadiran.
Lulusan Universitas Negeri Yogyakarta ini mulai menekuni seni lukis sejak 2018, sebelum kemudian memperdalam pendekatan artistiknya saat menempuh studi magister di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Dalam pameran ini, Ummi menampilkan karya visual yang intim dan reflektif, berangkat dari pengalaman sehari-hari sebagai ibu bekerja. Tema domestik diolah menjadi narasi visual yang lebih luas tentang relasi, ruang, dan emosi.
“Keibuan adalah tentang menciptakan ruang, bukan hanya secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, waktu, dan kehadiran,” ujar Ummi dalam keterangan pembukaan pameran.
Pameran ini dijadwalkan berlangsung hingga Juli 2026 dan terbuka untuk publik. ARTOTEL Batam menjadikannya bagian dari strategi menghadirkan pengalaman berbasis seni bagi tamu dan masyarakat.
Di saat bersamaan, hotel ini meluncurkan program hi-tea “Lazy Weekend Bites” yang ditawarkan setiap Sabtu dan Minggu di area EATSPACE.
Paket tersebut menyajikan enam pilihan hidangan—tiga kudapan manis dan tiga gurih—dengan pilihan minuman seperti kopi, teh, dan cokelat panas. Program ini dipasarkan dengan harga Rp100 ribu per orang, disertai promo “beli tiga gratis satu”.
General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni, mengatakan kedua program ini dirancang sebagai satu pengalaman yang saling melengkapi. “Kami ingin menghadirkan ruang bagi tamu untuk berhenti sejenak, terhubung dengan suasana, dengan orang lain, bahkan dengan dirinya sendiri,” ujarnya.
Menurut dia, pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi diferensiasi di tengah persaingan industri perhotelan di Batam. ARTOTEL, kata Andi, tidak ingin sekadar menjadi tempat transit, melainkan destinasi yang menawarkan pengalaman personal berbasis kreativitas.
Upaya menggabungkan seni dan layanan hospitality ini juga mencerminkan tren industri yang mulai mengarah pada pengalaman imersif. Hotel tidak lagi hanya menjual kamar, tetapi juga memori dan keterlibatan emosional pengunjung.
“Ketika seni dan hospitality berjalan beriringan, yang tercipta bukan hanya layanan, tetapi pengalaman yang membekas,” kata Andi.
Dengan menghadirkan pameran seni dan program gaya hidup secara simultan, ARTOTEL Batam mencoba menangkap ceruk pasar wisatawan urban yang mencari pengalaman berbeda di akhir pekan. Strategi ini sekaligus menjadi cara untuk memperpanjang durasi kunjungan tamu di tengah kompetisi destinasi yang semakin ketat.(*)
Direktur PT Askara Nusa Persada, Arifin. F. Eusebius Sara/Batam Pos.
batampos – Aktivitas Hotel dan Villa Royal Bintan Heritage di Kecamatan Bintan Timur dihentikan sementara oleh pemerintah daerah akibat persoalan perizinan. Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola meminta dukungan pemerintah agar iklim investasi di kawasan tetap kondusif.
Direktur PT Askara Nusa Persada, Arifin, menegaskan pihaknya tetap menjalankan seluruh proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Di kawasan proyek strategis nasional (PSN) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini banyak investor yang masuk. Karena itu kami berharap pemerintah bisa mempermudah investasi agar pembangunan memberi manfaat bagi daerah,” ujarnya, Selasa (21/4).
Ia menjelaskan, bangunan hotel tersebut bukanlah proyek baru, melainkan hotel lama yang telah berdiri sekitar 10 tahun lalu dengan nama berbeda. Setelah diambil alih oleh perusahaan, bangunan kemudian direnovasi dan berganti nama menjadi Royal Bintan Heritage.
“Hotel ini sudah lama ada, bukan dibangun baru tanpa izin. Kami hanya melakukan renovasi sebagai fasilitas pendukung bagi investor yang datang ke kawasan ini,” katanya.
Menurut Arifin, hotel dengan kapasitas sekitar 20 kamar itu hingga kini belum beroperasi secara komersial. Fasilitas tersebut masih dalam tahap uji coba terbatas dan hanya digunakan untuk tamu investor.
“Belum dibuka untuk umum. Saat ini hanya untuk uji coba dan digunakan oleh tamu investor. Jika sudah resmi beroperasi, tentu pemerintah akan kami undang,” jelasnya.
Terkait perizinan, ia menyebut seluruh dokumen telah diajukan, termasuk Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL). Namun, sebagian dokumen masih dalam proses penyelesaian di instansi terkait.
“Administrasi sudah kami jalankan, hanya memang belum seluruhnya selesai. Kami tetap mengikuti prosedur sampai tuntas,” ujarnya.
Arifin berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan terhadap keberlanjutan proyek tersebut, mengingat kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
“Ini kawasan strategis yang membawa investasi dan tenaga kerja. Jangan sampai investor yang masuk justru merasa dipersulit,” katanya. (*)
Operator SPBU di kawasan Bundaran Madani sedang melayani pengemudi mobil yang hendak membeli BBM. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di tingkat retail mulai menjadi perhatian di Kota Batam. Meski belum berdampak langsung terhadap sektor industri, kenaikan tersebut dinilai berpotensi memicu kenaikan biaya transportasi dan distribusi yang pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap harga barang dan kebutuhan pokok masyarakat.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pencatatan dan pengumpulan data di lapangan untuk melihat dampak riil dari kenaikan BBM nonsubsidi tersebut.
“Untuk pengaruh kenaikan BBM nonsubsidi saat ini masih dalam proses pencatatan oleh petugas. Kami belum bisa menyimpulkan dampaknya karena masih menunggu data yang masuk,” ujarnya, Selasa (21/4).
Ia menegaskan, BPS tidak membuat proyeksi inflasi, melainkan hanya melakukan penghitungan berdasarkan data faktual yang terjadi di lapangan. Oleh karena itu, dampak kenaikan harga energi tersebut baru dapat terlihat setelah data inflasi dihimpun secara menyeluruh.
“BPS hanya melakukan pencatatan dan penghitungan sesuai kondisi lapangan. Kami tidak mengeluarkan proyeksi inflasi,” tambahnya.
Meski belum ada angka pasti, Eko menyebut sektor transportasi menjadi yang paling cepat merasakan dampak kenaikan BBM nonsubsidi karena memiliki ketergantungan langsung terhadap bahan bakar.
“Yang paling berpotensi cepat terdampak adalah transportasi, karena berhubungan langsung dengan BBM. Dari situ akan berlanjut ke biaya logistik atau distribusi barang,” jelasnya.
Kenaikan biaya distribusi ini, lanjutnya, berpotensi memicu penyesuaian harga di tingkat pedagang, termasuk pada bahan pokok yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.
Namun demikian, dampak tersebut belum sepenuhnya terlihat dalam waktu dekat. Pasalnya, kenaikan harga BBM nonsubsidi baru terjadi pada pertengahan April 2026.
“Kenaikan terjadi di pertengahan April, sehingga pengaruhnya akan terlihat setelahnya. Insya Allah inflasi April akan kita lihat pada awal Mei nanti,” katanya.
BPS Batam pun terus memantau perkembangan harga di lapangan untuk memastikan sejauh mana dampak kenaikan BBM terhadap inflasi daerah. Sementara itu, pelaku usaha diimbau untuk mengantisipasi potensi kenaikan biaya operasional, khususnya pada sektor transportasi dan distribusi.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafki Rasyid, menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi akan berdampak langsung terhadap biaya logistik yang menjadi komponen penting dalam kegiatan industri di Batam.
Menurutnya, kenaikan biaya logistik berpotensi mendorong harga produk ekspor dari Batam menjadi lebih tinggi di pasar internasional. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menekan daya saing dan berujung pada penurunan permintaan.
“Kalau biaya logistik naik, tentu harga produk yang dijual ke pasar internasional juga akan naik. Kalau harga naik, permintaan bisa turun. Kalau permintaan menurun, produksi perusahaan juga bisa ikut berkurang,” ujarnya.
Ia menambahkan, penurunan produksi akibat melemahnya permintaan berpotensi menghambat kinerja industri di Batam. Karena itu, pelaku usaha berharap kenaikan biaya logistik tidak terlalu tinggi agar tidak menambah beban perusahaan.
Selain itu, Rafki juga menyoroti potensi dampak lebih luas terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama jika kenaikan harga energi terus berlanjut atau bahkan merembet ke BBM subsidi.
“Kalau nanti kenaikan ini berlanjut, bahkan sampai ke BBM subsidi, tentu dampaknya akan jauh lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Tapi untuk besaran dampaknya saat ini belum bisa diprediksi karena kondisi masih fluktuatif,” jelasnya.
Ia menegaskan, dunia usaha saat ini masih bersikap wait and see sambil memantau perkembangan harga energi global dan kebijakan pemerintah ke depan.
Dengan kondisi tersebut, baik pemerintah maupun pelaku usaha di Batam diharapkan dapat mengantisipasi potensi tekanan inflasi dan perlambatan ekonomi akibat kenaikan harga energi, terutama melalui efisiensi biaya dan pengendalian harga di tingkat distribusi.(*)
Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin menjelaskan hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi di Gedung Bareskrim Polri, Jaksel, pada Selasa (21/4). F. dok Polri
batampos – Bareskrim Polri bersama instansi terkait lainnya kembali mengungkap kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Dalam 13 hari sejak 7-20 April 2026, polisi telah menangkap 330 orang tersangka dari 223 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.
Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin mengungkap hal itu dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (21/4). Dari pengungkapan kasus tersebut, dia menyebut negara telah dirugikan Rp 243,6 miliar.
”Modus yang dilakukan antara lain dengan menimbun, memindahkan, mengoplos, memodifikasi tabung, memanipulasi dokumen angkutan, hingga menjual kembali dengan harga industri untuk memperoleh keuntungan berlipat,” kata Nunung.
Untuk itu, Polri mengambil langkah hukum secara tegas. Tujuannya tidak lain menjaga ketahanan energi nasional dengan mempertahankan stabilitas harga BBM dan LPG bersubsidi. Sehingga salah satu kebutuhan masyarakat itu tetap terjangkau meski tengah terjadi gejolak global.
Baca Juga:Mahfud MD Soroti Aktivis Pengkritik Pemerintah Berujung Dipolisikan: Semoga Tidak Berlanjut
”Setiap liter BBM dan setiap tabung LPG bersubsidi yang disalahgunakan sejatinya adalah hak masyarakat kecil petani, nelayan, pedagang, sopir angkutan, dan kelompok rentan lainnya yang dirampas demi keuntungan segelintir pihak,” ucap dia.
Jenderal bintang dua Polri itu memastikan, pihaknya tidak pandang bulu dalam menangani kasus tersebut. Siapa pun yang terlibat disikat habis. Termasuk pihak-pihak yang dengan sengaja memberi ruang kepada para pelaku kejahatan sektor energi.
”Siapapun yang terlibat, baik pelaku lapangan, pemodal, penampung, maupun aktor di balik layar, akan ditindak tegas dan diproses hingga tuntas,” tegasnya.
Nunung mengungkapkan bahwa sepanjang 2025-2026 tercatat sebanyak 65 SPBU terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Rinciannya 46 perkara telah dinyatakan lengkap atau P21 dan 19 perkara masih dalam proses penyidikan.
”Keluhan terkait kelangkaan LPG 3 kilogram, kesulitan memperoleh solar subsidi, hingga antrean panjang di SPBU menjadi dampak nyata dari praktik ilegal tersebut,” sesalnya.
Adapun barang bukti yang diamankan oleh petugas kepolisian sejak 7-20 April 2026 terdiri atas 403.158 liter solar, 58.656 liter pertalite, 8.473 tabung LPG 3 kilogram, 322 tabung LPG 5,5 kilogram, 4.441 tabung LPG 12 kilogram, 110 tabung LPG 50 kilogram, dan 161 unit kendaraan.(*)
Rapat paripurna DPR yang mengesahkan RUU Perlindungan PRT menjadi UU, Selasa (21/4). F. Muhammad Isnur untuk Batam Pos.
batampos – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama pemerintah resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang dalam rapat paripurna, Selasa (21/4).
Pengesahan ini bertepatan dengan momentum Hari Kartini dan menjelang Hari Buruh, sekaligus menandai berakhirnya perjuangan panjang selama 22 tahun untuk pengakuan dan perlindungan pekerja rumah tangga (PRT).
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengetok palu pengesahan dalam Rapat Paripurna Tingkat II.
“Apakah seluruh anggota DPR menyetujui RUU PPRT menjadi UU? Mulai hari ini RUU sah menjadi undang-undang,” ujarnya.
Menteri Hukum RI, Supratman Andi Atgas, menyatakan pengesahan ini menjadi dasar hukum bagi negara untuk memberikan perlindungan dan pengawasan terhadap PRT, sekaligus mengatur hubungan kerja dengan pemberi kerja.
“Dengan UU ini, pemerintah memiliki kewajiban memberikan perlindungan kepada PRT dan pemberi kerja sesuai hukum di Indonesia,” katanya.
Sebelum disahkan, pembahasan RUU dilakukan secara maraton oleh panitia kerja DPR bersama pemerintah sejak 20 April 2026. Pembahasan melibatkan berbagai kementerian, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kementerian Dalam Negeri.
UU PPRT yang disahkan memuat 12 bab dan 37 pasal yang mengatur berbagai aspek, mulai dari pengakuan status PRT sebagai pekerja, mekanisme perekrutan, hingga jaminan perlindungan hukum.
Dalam aturan tersebut, PRT berhak mendapatkan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, pendidikan vokasi, serta perlindungan dari praktik diskriminasi dan kekerasan. Selain itu, perusahaan penempatan PRT juga dilarang memotong upah pekerja.
Koordinator Jaringan Advokasi Nasional Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT), Lita Anggraini, menyebut pengesahan ini sebagai tonggak penting dalam memperjuangkan hak dan martabat PRT.
“Ini bukan hanya soal pengakuan, tapi juga perlindungan bagi PRT untuk menuju kehidupan yang lebih manusiawi dan berkeadilan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Koordinator Koalisi Sipil untuk UU PPRT, Eva Kusuma Sundari, yang menilai negara harus hadir untuk melindungi kelompok pekerja rentan, khususnya perempuan.
“Negara harus menata sistem yang lebih inklusif dan ramah bagi pekerja perempuan serta kelompok marjinal,” katanya.
Pengesahan UU ini disambut haru oleh para pekerja rumah tangga yang selama ini memperjuangkan hak mereka. Banyak di antara mereka yang tidak kuasa menahan tangis setelah undang-undang tersebut resmi disahkan.
Salah satu PRT, Ajeng Astuti, mengaku perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil.
“Rasanya seperti mimpi. Ini perjuangan kami selama 22 tahun untuk mendapatkan perlindungan,” ujarnya.
Selama ini, para PRT kerap menghadapi diskriminasi dan minim perlindungan, mulai dari jam kerja yang tidak jelas hingga perlakuan tidak adil di lingkungan kerja.
Berdasarkan catatan Jaringan Advokasi Nasional PRT, RUU ini telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) sejak 2004, namun berulang kali tertunda pembahasannya.
Setelah disahkan, pemerintah diberi waktu maksimal satu tahun untuk menyusun peraturan turunan sebagai dasar implementasi di lapangan.
Koalisi sipil pun mengajak seluruh pihak untuk mengawal pelaksanaan aturan tersebut agar benar-benar berpihak pada pekerja rumah tangga. (*)
Penutupan sementara ruas Jalan Gajah Mada menuju kawasan Hotel Vista dilakukan untuk mendukung proses perbaikan dan menunggu hasil pengecoran jalan benar-benar kering sebelum kembali dibuka untuk umum. Foto: Cecep Mulyana / Batam Pos
batampos – Penutupan sementara ruas Jalan Gajah Mada dari arah Simpang Jam atau Laluan Madani menuju Sekupang, tepatnya di tanjakan menuju Hotel Vista, masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Penutupan dilakukan untuk menunggu hasil pengecoran jalan benar-benar kering dan memiliki kekuatan maksimal sebelum kembali dilalui kendaraan.
Perbaikan jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan itu telah dilakukan oleh BP Batam melalui beberapa tahapan, mulai dari pengerasan tanah, pengecoran ulang untuk memperkuat fondasi, hingga pembuatan lereng penahan air agar kerusakan tidak kembali terjadi.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan proses pengecoran ulang mulai dilakukan sejak Jumat (17/4) lalu.
“Setelah pekerjaan tanahnya selesai, mulai Jumat kemarin sudah dilakukan pengecoran jalan kembali, sehingga jalan perlu ditutup sampai menunggu umur beton menjadi kuat untuk dilalui kendaraan. Semoga hari Rabu besok lalu lintas di sana sudah dapat normal kembali,” ujar Ariastuty Sirait, Selasa (21/4) siang.
Hal senada disampaikan Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto. Ia menjelaskan pengecoran jalan telah rampung dilakukan, namun saat ini pihaknya masih menunggu masa pengeringan beton agar hasilnya lebih optimal.
“Jalan itu baru kita cor, dan saat ini masih menunggu coran benar-benar keras. Selama proses ini, jalan kita tutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan melalui flyover Sei Ladi,” kata Mouris Limanto.
Menurut Mouris, penutupan sementara itu penting dilakukan untuk mencegah kerusakan dini pada permukaan jalan, seperti retak atau amblas akibat beton yang belum cukup umur.
Ia mengatakan pembukaan kembali jalan akan dilakukan setelah kondisi cor dinilai benar-benar kuat dan aman untuk dilalui kendaraan.
Selain itu, faktor cuaca juga mempengaruhi proses pengeringan beton. Jika cuaca mendukung dan coran cepat mengeras, jalan diperkirakan dapat dibuka kembali dalam beberapa hari ke depan.
“Rabu besok akan kita cek. Kalau sudah bagus dilalui pengendara, baru kita buka kembali jalannya,” ujar dia.
Selama penutupan berlangsung, pengendara diminta menggunakan jalur alternatif dan tetap berhati-hati karena volume kendaraan di sekitar flyover Sei Ladi diperkirakan meningkat.(*)
Para JCH asal luar Karimun maupun dari Karimun menjalani pemeriksaan koper oleh petugas di pelabuhan. F. Tri Haryono/Batam Pos.
batampos – Sebanyak 121 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Karimun dipastikan siap menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Saat ini, seluruh jemaah tengah menjalani tahap akhir persiapan, termasuk pemeriksaan barang bawaan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Karimun, Muliadi, mengatakan kondisi seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan siap diberangkatkan sesuai jadwal.
“Alhamdulillah, seluruh JCH dalam kondisi sehat. Sesuai jadwal, Kamis (23/4/2026) akan berangkat dari Bandara Internasional Hang Nadim sekitar pukul 11.50 WIB menggunakan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5415 menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz,” ujarnya, Selasa (21/4).
Ia menjelaskan, koper milik jemaah telah dibagikan dan kini sedang dalam tahap pemeriksaan oleh petugas untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa.
Pihaknya juga telah mengimbau seluruh jemaah agar hanya membawa barang seperlunya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami sudah mengingatkan agar tidak membawa barang terlarang seperti bahan berbahaya, benda mudah meledak, hingga powerbank dengan kapasitas di atas ketentuan,” jelasnya.
Sebanyak 121 JCH tersebut dibagi ke dalam 11 rombongan dengan penanda warna berbeda guna memudahkan identifikasi selama perjalanan dan menghindari tertukar dengan kelompok lain.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Karimun, Wahyu Amirullah, menyebutkan panitia mulai menyambut kedatangan jemaah dari luar pulau sejak hari ini, sekaligus melakukan pemeriksaan koper di pelabuhan.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan wirid bulanan sebagai bentuk syukuran pelepasan jemaah yang digelar di rumah dinas bupati.
“Besok (Rabu) pukul 06.00 hingga 07.00 WIB, seluruh JCH akan dilepas secara resmi oleh Bupati Karimun Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole menuju Asrama Haji Batam untuk menginap satu malam,” ujarnya.
Setelah itu, para jemaah akan melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima di Mekah. (*)