Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 951

Polisi Amankan Truk dan Kontainer Bermuatan Barang Impor Bekas di Sagulung

0
Kontainer yang diamankan polresta karena mengangkut barang bekas. f. eusebius

batampos– Polresta Barelang amankan lima truk dan kontainer bermuatan barang impor bekas (ballpres) di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Sabtu (8/11/2025). Penindakan dilakukan di tempat bongkar muat barang yang berlokasi di Jalan Pelabuhan Sagulung setelah polisi menerima informasi dari warga terkait aktivitas ilegal tersebut.

Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, melakukan sidak di lokasi sekitar pukul 14.00–15.30 WIB. Kapolresta sendiri turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pengamanan berjalan lancar.

Saat kegiatan berlangsung, tim gabungan menemukan beberapa kendaraan R4 sedang melakukan bongkar muatan dari kontainer ke truk pengangkut. Petugas kemudian langsung menghentikan aktivitas bongkar muatan tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lima kendaraan yang diamankan terdiri dari Mitsubishi Fuso BP 8237 EA, BP 9734 ZB, BP 8251 DQ, serta Hino BP 8289 DU dan BP 8227 DU. Seluruh kendaraan kini telah diparkir di halaman Mapolresta Barelang sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: Kobaran Api Hanguskan Tumpukan Barang Bekas di Sekupang

Selain kendaraan, polisi juga mengamankan 25 orang laki-laki yang bekerja sebagai supir dan juru bongkar muatan. Mereka dibawa ke Mapolresta Barelang untuk dimintai keterangan mengenai aktivitas bongkar muatan ilegal ini.

Kapolresta Barelang menjelaskan, penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari informasi warga yang mengetahui adanya balpres dan barang impor bekas yang masih tersimpan di gudang Sagulung. “Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak ke lokasi,” ujarnya.

Penindakan ini sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang mencoba mengedarkan barang impor bekas ilegal di wilayah hukum Polresta Barelang. Polisi memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran agar tidak merugikan negara dan masyarakat.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi berkomitmen untuk mengungkap jaringan di balik pengiriman dan bongkar muatan ilegal agar kegiatan serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Polisi Amankan Truk dan Kontainer Bermuatan Barang Impor Bekas di Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Eksplorasi dan Silaturahmi, Honda ADV Batam Gelar Kegiatan Seru di BCS Mall

0
Puluhan bikers pengguna Honda ADV di Kota Batam berkumpul dalam Honda ADV Exploride. Foto. PT Capella Dinamik Nusantara untuk Batam Pos

batampos – Puluhan bikers pengguna Honda ADV di Kota Batam berkumpul dalam Honda ADV Exploride, sebuah kegiatan yang digelar Komunitas Honda ADV Indonesia (HAI) Chapter Batam bekerja sama dengan PT Capella Dinamik Nusantara. Acara yang berlangsung meriah di BCS Mall Batam ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus eksplorasi bagi para pecinta skutik penjelajah Honda.

Kegiatan diawali dengan city rolling, di mana rombongan bikers mengelilingi ikon-ikon kota Batam. Aktivitas ini tidak hanya mempererat kebersamaan antaranggota komunitas, tetapi juga memperkenalkan eksistensi Honda ADV kepada masyarakat luas.

Setelah konvoi, para peserta ikut meramaikan Regional Public Launching (RPL) New Honda ADV di area BCS Mall. Suasana pun semakin hangat dengan sesi gathering dan makan bersama, di mana para bikers berbagi cerita pengalaman berkendara, rencana kegiatan komunitas, hingga memperkuat rasa kekeluargaan.

Tak kalah seru, panitia juga menggelar Photo Contest. Para peserta bebas berkreasi dan berpose bersama motor kesayangan mereka, menghasilkan momen penuh tawa dan keakraban.

“Kegiatan ini bentuk apresiasi kami kepada konsumen setia Honda, khususnya komunitas Honda ADV di Batam. Melalui Honda ADV Exploride, kami ingin memberikan wadah bagi para bikers untuk menyalurkan hobi sekaligus memperkuat kebersamaan dan semangat #Cari_Aman di jalan,” ujar Duri Yanto, perwakilan manajemen PT Capella Dinamik Nusantara.

Salah satu peserta, Iwan, menambahkan, “Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari acara ini. Tidak hanya city rolling dan kumpul komunitas, tapi juga ikut menyemarakkan peluncuran New Honda ADV. Kegiatannya lengkap, seru, dan benar-benar mempererat hubungan antarbikers.”

Dengan semangat solidaritas dan kekompakan tinggi, Honda ADV Exploride membuktikan komitmen Capella Honda mendukung kegiatan positif komunitas, sekaligus memperkuat citra Honda sebagai brand yang dekat dengan konsumen dan peduli keselamatan berkendara. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Eksplorasi dan Silaturahmi, Honda ADV Batam Gelar Kegiatan Seru di BCS Mall pertama kali tampil pada Metropolis.

KRYD Satlantas Polresta Barelang Cipta Kondisi, Fokus pada Keamanan dan Lalu Lintas Malam Hari

0
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya cipta kondisi guna terciptanya situasi aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polresta Barelang. Foto. Polresta Barelang untuk Batam Pos

batampos – Polresta Barelang melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya cipta kondisi guna terciptanya situasi aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polresta Barelang. Kegiatan ini digelar Jumat (07/11) malam, mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai, dengan fokus pada masyarakat yang beraktivitas malam hari serta pengendara yang tidak tertib berlalu lintas.

KRYD dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, didampingi personel utama antara lain Iptu Victor Hutahaean selaku Kanit Gakkum, Ipda Andhika Samudra selaku Kasubnit II Gakkum, Aipda Hulk Hogan selaku Kasubnit II Kamsel, dan delapan personel Satlantas lainnya. Lokasi kegiatan difokuskan pada titik-titik rawan seperti Jalan Engku Hamidah, Simpang Kara, Simpang Frengky, Simpang Gelael, Simpang Masjid Raya, Mega Legenda, Legenda Malaka, dan Simpang KDA.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas melakukan patroli keliling di wilayah rawan untuk mengantisipasi tindakan kriminal serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas. Petugas juga aktif memberikan himbauan Kamseltibcarlantas kepada masyarakat, terutama di lokasi yang menjadi pusat keramaian malam hari.

Selain patroli, petugas secara humanis membubarkan warga yang berkumpul, sekaligus memberikan edukasi keselamatan berkendara. Petugas menemukan sejumlah pengendara yang melanggar aturan, termasuk pengendara di bawah umur, sehingga himbauan diberikan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran atau gangguan Kamtibmas.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan KRYD akan terus dilakukan secara berkesinambungan. “Kegiatan ini merupakan langkah preventif Polresta Barelang dalam menjaga keamanan serta menekan potensi gangguan Kamseltibcarlantas di Kota Batam. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, juga memberikan himbauan kepada masyarakat. Ia meminta warga untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol, serta melaporkan setiap kegiatan mencurigakan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci terciptanya Batam yang aman dan tertib.

Hingga akhir kegiatan, patroli KRYD berjalan lancar tanpa ditemukan tindak kriminal maupun kecelakaan lalu lintas. Situasi di seluruh titik lokasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali. Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, serta pelayanan terbaik dalam menjaga Harkamtibmas di Kota Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel KRYD Satlantas Polresta Barelang Cipta Kondisi, Fokus pada Keamanan dan Lalu Lintas Malam Hari pertama kali tampil pada Metropolis.

Penutupan Jalan ke Pasar Genta Picu Protes Pedagang dan Warga, Camat Batuaji dan Dinas Bina Marga Janji Cari Solusi Terbaik

0
Pedagang buah di Pasar Genta tidur-tiduran di lapaknya karena sepi pembeli. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Konflik antara masyarakat Genta dan pemerintah daerah semakin mengemuka setelah penutupan akses jalan dari simpang Puteri Hijau menuju kawasan Pasar Genta belum mendapatkan tanggapan jelas. Penutupan ini dinilai merugikan pelaku UMKM, pedagang, dan warga sekitar yang menggantungkan ekonomi harian dari aktivitas pasar tersebut.

Tokoh masyarakat, pedagang, dan warga kembali berkumpul di Pasar Genta pada Sabtu (8/11). Mereka duduk bersama Camat Batuaji Addi Harnus dan perwakilan Dinas Bina Marga, Dohar M. Hasibuan. Pertemuan itu menjadi wadah penyampaian keluhan, sekaligus desakan agar akses jalan yang dianggap vital bagi jalur keluar masuk pembeli segera dibuka kembali.

Wiyono, tokoh masyarakat Genta, menyampaikan keprihatinannya. Ia mengatakan penutupan jalan membuat pasar seperti kehilangan denyut nadi. Menurutnya, saat ini hanya beberapa pedagang yang masih bertahan, sementara yang lain memilih menutup lapak karena sepi pembeli. Ia menilai pemerintah terlalu diam dan lambat merespons.

Baca Juga: Tegas, Kadishub Sebut Pemblokiran Akses Jalan di Genta I Batuaji Tidak Dibuka

“Akibatnya pasar jadi sepi. Tinggal tiga orang jualan di dalam pasar. Jangan tunggu ribut dulu. Silahkan pemerintah cari alternatif, yang penting jalan itu dibuka,” tegas Wiyono.

Omo, warga lainnya, menilai keputusan penutupan jalan dilakukan secara sepihak. Ia menjelaskan bahwa jalan tersebut sudah digunakan warga lebih dari dua puluh tahun dan bahkan memiliki lampu pengatur lalu lintas. Keberadaan lampu itu menurutnya bukti bahwa pemerintah sudah lama mengakui fungsi jalan tersebut sebagai jalur umum.

“Kalau ini ditutup, mati semua usaha UMKM kami. Kenapa baru sekarang ditutup, dan tanpa kompromi. Tuntutan kami jelas, kembalikan jalan itu,” ujarnya dengan nada kecewa.

Baca Juga: Dishub Batam Beberkan Alasan Jalan Menuju Genta I Diblokir

Tri Mulyono juga menyampaikan bahwa alasan penutupan terkait rekayasa lalu lintas tidak sebanding dengan dampak ekonomi yang ditimbulkan. Ia meminta pemerintah memikirkan solusi lain yang tidak mengorbankan pedagang dan pelaku usaha kecil. Ia menegaskan bahwa jalan itu memiliki nilai sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar.

Seorang pedagang di Pasar Genta, Sumarni, merasakan langsung dampak penutupan jalan itu. Menurutnya, pasar yang dulunya hidup dan ramai kini terasa lengang. Pendapatan harian menurun tajam. Ia mengaku takut tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan hidup jika kondisi ini terus berlangsung.

Camat Batuaji Addi Harnus mengatakan pihaknya telah menampung semua keluhan warga. Ia menegaskan bahwa aspirasi tersebut akan diteruskan ke dinas terkait untuk pembahasan lebih lanjut. Menurutnya, masyarakat ingin solusi nyata dan bukan sekadar janji tanpa kepastian.

“Kita dengar tadi bahwa ini akan dibahas lebih lanjut untuk solusi yang pastinya. Warga tetap ingin agar jalan ke Genta dari simpang Puteri Hijau itu kembali dibuka,” ujar Camat.

Kabid Bina Marga, Dohar M. Hasibuan mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan Dishub dan Satlantas untuk menindaklanjuti tuntutan warga tersebut. Ia menyebut akan dicarikan solusi terbaik agar tidak merugikan masyarakat maupun kepentingan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.

“Kami akan diskusi lagi. Secepatnya akan ada solusi,” kata Dohar.

Masyarakat Genta berharap pertemuan kali ini tidak berakhir tanpa hasil. Mereka menegaskan akan terus memperjuangkan pembukaan akses jalan tersebut karena menyangkut keberlangsungan ekonomi puluhan pelaku UMKM dan pedagang di kawasan Pasar Genta. Mereka menilai pemerintah harus hadir memberi kepastian, bukan hanya mendengarkan tanpa tindakan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Penutupan Jalan ke Pasar Genta Picu Protes Pedagang dan Warga, Camat Batuaji dan Dinas Bina Marga Janji Cari Solusi Terbaik pertama kali tampil pada Metropolis.

Pria di Batuaji Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Sakit

0
Polisi saat melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi telanjang di kamar kosnya di Perumahan Grya Prima, Blok N, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Sabtu (8/11). Korban diketahui bernama Rizki Munandar (28), asal Aceh. Peristiwa ini membuat geger penghuni kos dan warga sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rizki diketahui memiliki riwayat penyakit thalassemia dan menjalani cuci darah secara rutin. Tiga tahun lalu ia juga sempat menjalani operasi ginjal. Bahkan dalam dua bulan terakhir, korban diketahui melakukan transfusi darah. Di dalam kamar, petugas menemukan sejumlah obat medis yang rutin dikonsumsi korban.

Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan abang angkat korban, Syamsurijal, yang tinggal di Taman Lestari. Ia mengaku sudah tiga hari menghubungi korban, namun pesan tidak dibalas. Kemarin nomor korban pun tidak aktif sehingga ia semakin khawatir dan meminta penghuni kos lain untuk mengecek keadaan Rizki.

Saat kamar diperiksa, pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Warga bersama penghuni kos kemudian berinisiatif membuka paksa pintu tersebut. Ketika masuk, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi telanjang di atas tempat tidur. Tubuh korban belum menunjukkan tanda pembusukan, namun aroma tidak sedap mulai tercium di dalam ruangan.

Diketahui, korban bekerja di PT LKS Bintang Industri dan sudah dua hari tidak masuk kerja. Hal ini juga memperkuat dugaan keluarga bahwa kondisi kesehatan korban mulai menurun sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Ketua RW 14, Mulyadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan penemuan mayat ini sempat membuat warga sekitar terkejut. Namun ia memastikan proses penanganan dilakukan sesuai prosedur hingga petugas kepolisian tiba di lokasi.

Sementara itu, Waka Polsek Batuaji Iptu Ridho Lubis menyatakan pihaknya masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Dari hasil awal, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. “Korban diduga meninggal karena sakit, sesuai keterangan keluarga dan temuan obat medis di kamar,” ujarnya singkat.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit guna pemeriksaan lanjutan. Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian. Keluarga juga sudah dihubungi dan tengah melakukan proses penjemputan jenazah. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Pria di Batuaji Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Diduga Sakit pertama kali tampil pada Metropolis.

Jurnalis Batam Solid Dukung Tempo, Tolak Upaya Pembungkaman

0
Ilustrasi.

batampos – Puluhan jurnalis di Batam bersama elemen masyarakat sipil akan menggelar aksi solidaritas mendukung Tempo dan menolak upaya pembungkaman kebebasan pers. Aksi damai tersebut akan digelar pada Sabtu (8/11) sore di Gerbang Selatan Alun-alun Engku Putri, Batamkota .

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap gugatan perdata yang dilayangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman terhadap Tempo senilai Rp200 miliar. Gugatan tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap kemerdekaan pers dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam, Yogi Eka Sahputra menyebut gugatan tersebut tidak seharusnya dibawa ke ranah pengadilan. Menurutnya, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers telah mengatur bahwa setiap sengketa pemberitaan wajib diselesaikan terlebih dahulu melalui Dewan Pers.

“Harusnya semua perkara pers diselesaikan di Dewan Pers. Meskipun menurut Menteri Amran, Tempo tidak menjalankan rekomendasi Dewan Pers, seharusnya dilaporkan kembali ke sana, bukan digugat ke pengadilan,” ujar Yogi.

Yogi menilai, membawa kekeliruan karya jurnalistik ke pengadilan dengan gugatan bernilai fantastis merupakan bentuk pembredelan gaya baru. Ia mengingatkan, jika kasus seperti ini dibiarkan, maka jurnalis di daerah juga bisa menjadi sasaran berikutnya.

“Tempo saja bisa kena, apalagi jurnalis di daerah. Aksi ini juga bentuk edukasi bagi masyarakat bahwa perkara jurnalistik harus diserahkan ke Dewan Pers, bukan ke pengadilan,” tambahnya.

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri, Tommy Purniawan turut menyuarakan hal senada. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang bagi pihak mana pun untuk membungkam kerja-kerja jurnalistik.

“Aksi solidaritas ini bentuk kepedulian terhadap kebebasan pers yang kian terancam. Kami menolak segala bentuk intimidasi dan upaya pembungkaman terhadap media,” kata Tommy.

Selain menggugat Tempo dalam kasus ini juga beredar surat instruksi internal dari Kementerian Pertanian yang diduga berisi perintah melakukan serangan digital terhadap konten Tempo.

Hal ini dinilai sebagai bentuk ancaman langsung terhadap kebebasan pers dan ruang demokrasi di Indonesia. Aksi solidaritas di Batam diperkirakan akan diikuti sekitar 50 jurnalis dan aktivis masyarakat sipil dan berlangsung pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

Aksi solidaritas ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan pers merupakan salah satu pilar utama demokrasi. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Jurnalis Batam Solid Dukung Tempo, Tolak Upaya Pembungkaman pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Sumbang 66 Persen PDRB, Kinerja Ekonomi Kepri Melesat

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara. 

batampos – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat kinerja ekonomi gemilang pada triwulan II tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kepri tumbuh 7,14 persen (year on year) meningkat signifikan dari triwulan sebelumnya yang sebesar 5,16 persen.

Capaian ini menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera dengan pertumbuhan kumulatif mencapai 6,15 persen pada semester I 2025.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Rony Widijarto menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan optimisme tinggi terhadap daya saing ekonomi daerah. Namun demikian, ia menekankan pentingnya pemerataan antarwilayah agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di satu daerah.

“Dalam segala catatan positif itu, kita tetap perlu memperhatikan disparitas antarwilayah. Batam menjadi penopang utama, sementara daerah lain perlu dorongan agar pertumbuhan lebih merata,” ujar Rony, Sabtu (8/11).

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Kepri ditopang oleh Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 3,57 persen dan Net Ekspor Domestik 2,74 persen.

Sementara itu, dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan masih mendominasi, dengan kontribusi mencapai 41,4 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri.

Kota Batam sendiri berperan besar sebagai penyumbang 66 persen dari total PDRB provinsi, menegaskan posisinya sebagai pusat industri dan investasi utama di wilayah perbatasan tersebut.

Kinerja sektor keuangan Kepri juga menunjukkan tren positif. BI mencatat hingga September 2025, penyaluran kredit tumbuh 20,61 persen (yoy)Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 14,06 persen, dan total aset perbankan naik 13,14 persen.

Di sisi lain, transaksi digital terus melesat. Penggunaan QRIS meningkat hingga 181,93 persen termasuk pertumbuhan signifikan transaksi lintas negara (cross-border) dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Rony menegaskan bahwa ke depan, penguatan ekonomi biru akan menjadi arah strategis pembangunan Kepri, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Kepri memiliki potensi besar dalam ekonomi maritim. Dengan cakupan laut mencapai 96 persen dari wilayahnya, sektor ini bisa menjadi penggerak utama ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara menyebut bahwa potensi laut Kepri tidak hanya terbatas pada perikanan, tetapi juga dapat dikembangkan melalui industri perkapalan, logistik laut, dan perdagangan maritim.

“Potensi laut Kepri bukan hanya perikanan, tetapi juga industri perkapalan dan maritim lainnya,” ujarnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Batam Sumbang 66 Persen PDRB, Kinerja Ekonomi Kepri Melesat pertama kali tampil pada Metropolis.

69 Atlet Batam Perkuat Kepri di POPNAS XVII Jakarta

0
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Zulkarnain.

batampos – Semangat juang dan kebanggaan menyelimuti para atlet muda asal Kota Batam yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 di DKI Jakarta. Sebanyak 69 atlet Batam resmi memperkuat kontingen Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menjadi penyumbang terbesar dari total 131 anggota tim, termasuk pelatih dan ofisial.

Para atlet Batam akan tampil di 14 cabang olahraga diantaranya sepak takraw, voli, tinju, bulu tangkis, tenis meja, atletik, panahan, menembak, taekwondo, renang, dan balap sepeda.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Batam, Zulkarnain mengatakan bahwa dominasi atlet Batam dalam kontingen Kepri menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga di tingkat pelajar.

“Sebagian besar atlet yang mewakili Kepri di POPNAS kali ini berasal dari Batam. Ini menunjukkan pembinaan olahraga pelajar di Batam berjalan baik dan terus berkembang,” ujar Zulkarnain, Sabtu (8/11).

Zulkarnain juga memberikan apresiasi kepada para pelatih dan pembina yang telah bekerja keras mempersiapkan para atlet sejak jauh hari. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat juang dan sportivitas di setiap pertandingan.

“Yakinkan diri bahwa Pemerintah Kota Batam selalu mendukung dan mendoakan agar para atlet bisa membawa pulang medali untuk Kepri,” katanya.

Menurutnya keikutsertaan atlet muda dalam ajang nasional ini bukan semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kualitas pembinaan olahraga pelajar di Batam.

“Kami bangga atas dedikasi para atlet dan pelatih. Semoga hasilnya nanti bisa membanggakan Kepri, khususnya Kota Batam,” tambahnya.

POPNAS XVII sendiri merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan para pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia. Selain menjadi wadah unjuk kemampuan, ajang ini juga menjadi batu loncatan bagi atlet muda untuk meniti karier hingga ke level nasional dan internasional. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel 69 Atlet Batam Perkuat Kepri di POPNAS XVII Jakarta pertama kali tampil pada Metropolis.

Akhir Tahun Rawan, Polsek Batuaji Gencarkan Patroli Antisipasi Pembobolan dan Perampokan

0
Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aksi pembobolan dan perampokan kerap terjadi pada akhir tahun atau menjelang Natal dan Tahun Baru. Pelaku memanfaatkan suasana perumahan yang sepi dan kelengahan pelaku usaha.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi maraknya kasus ini. “Untuk pencegahan, kita akan tingkatkan patroli ke lingkungan warga dan pertokoan,” ujarnya, Jumat (7/11).

Bimo menjelaskan peningkatan patroli ini dilakukan siang dan malam hari. Tujuannya untuk menghilangkan niat pelaku kejahatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kejahatan itu terjadi karena ada niat dan kesempatan. Dengan patroli ini kita juga mempersempit gerak pelaku,” katanya.

Menurut Bimo, kasus pembobolan dilakukan pelaku dengan berpura-pura bertamu untuk memastikan kondisi rumah kosong. Sedangkan di pembobolan di pertokoan biasanya beraksi saat malam hari atau menjelang toko tutup. “Imbauan kepada masyarakat tetap waspada. Jika ada yang mencurigakan segera laporkan ke kita agar bisa langsung kami tidak lanjuti,” ungkapnya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengimbau para pelaku usaha untuk tetap waspada pada akhir tahun ini. Ia meminta pertokoan untuk dilengkapi CCTv. “Pasang sistem keamanan seperti CCTV, alarm, dan petugas keamanan,” ujarnya.

Selain itu, aksi kejahatan tersebut bisa dicegah dengan pengawasan karyawan toko. Karyawan diminta tetap waspada dan pantau area pusat belanja secara rutin. “Perlu juga dilengkapi pencahayaan yg cukup. Karena perampokan seringkali terjadi pada malam hari,” katanya.

Zaenal menambahkan pihaknya sudah menyediakan layanan nomor darurat 110 yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh elemen masyarakat. Layanan ini bisa digunakan saat masyarakat menemukan kejanggalan atau kecurigaan suatu tindak pidana. “Hubungi 110 apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Polsek atau Polresta Barelang akan digaransi segera mendatangi TKP,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Akhir Tahun Rawan, Polsek Batuaji Gencarkan Patroli Antisipasi Pembobolan dan Perampokan pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua WN Thailand Simpan Ganja di Kapal, PN Batam Ganjar 4 Tahun Penjara

0
Dua warga negara Thailand, Somkhit Sriboonrod dan Yot Phumchalit usai menjalani sidang di PN Batam. (F.Azis Maulana)

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada dua warga negara Thailand, Somkhit Sriboonrod dan Yot Phumchalit dalam perkara penyimpanan narkotika jenis ganja. Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Tiwik dalam sidang yang digelar Kamis (6/11).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menyimpan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana diatur dalam dakwaan kesatu Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Keduanya dijatuhi pidana penjara selama emapt tahun serta denda sebesar Rp1 miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan.

Baca Juga: Dirnarkoba Polda Kepri Sesalkan Oknum Polisi Terlibat Penggerebekan Fiktif, Pastikan Pembinaan Dilakukan

Masa penahanan yang telah dijalani para terdakwa dikurangkan dari total hukuman, dan keduanya tetap ditahan.

Barang bukti yang disita dari kasus ini meliputi dua wadah berisi ganja seberat total 56,86 gram terdiri dari satu plastik bening berisi 36 gram dan satu wadah berwarna merah muda berisi 20 gram. Seluruh barang bukti narkotika ditetapkan untuk dimusnahkan, sementara kartu identitas Thailand atas nama Somkhit Sriboonrod dikembalikan kepada terdakwa.

Sebelumnya, JPU Aditya Oktavian menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp1 miliar, subsider enam bulan kurungan.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama lima tahun dan denda Rp1 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan enam bulan,” ujar JPU dalam sidang tuntutan.

Kasus ini bermula dari informasi yang diterima petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI terkait dugaan peredaran narkotika di perairan Batam. Berdasarkan laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan terhadap kapal MV Darlin Isabel berbendera Indonesia yang melintas di perairan Nongsa.

Pada 29 Maret 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, kapal tersebut dihentikan dan diperiksa. Dalam penggeledahan di kamar anak buah kapal (ABK) lantai satu yang ditempati Somkhit dan Yot, petugas menemukan dua wadah berisi ganja di atas tempat tidur.

Baca Juga: Polisi Dalami Dugaan TPPO 7 ABK Kapal MT Shin Xing, Ada 4 Warga Batam

Kepada penyidik, Somkhit mengakui bahwa ganja tersebut adalah miliknya. Kedua WN Thailand itu kemudian diamankan ke kantor BNN Provinsi Kepulauan Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil uji laboratorium Pusat Laboratorium Narkotika BNN*m menyatakan barang bukti positif mengandung THC (Tetrahydrocannabinol) yang termasuk dalam Narkotika Golongan I. Selain itu, hasil tes urin Somkhit juga menunjukkan positif amphetamine, methamphetamine, dan THC menandakan ia merupakan pengguna aktif narkotika.

Dalam dakwaan kedua, JPU menjelaskan bahwa Somkhit direkrut oleh seseorang bernama Manaat untuk bekerja memperbaiki kapal MV Darlin Isabel yang berlayar dari Surat Thani, Thailand menuju Phuket dan kemudian ke wilayah perairan Indonesia.

Sebelum keberangkatan, Somkhit membeli satu kantong plastik berisi ganja seharga 400 Baht di Thailand. Sebagian dari ganja tersebut telah dikonsumsi selama perjalanan, namun sisanya masih disimpan di kamar kapal hingga akhirnya ditemukan petugas saat pemeriksaan di perairan Nongsa. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Dua WN Thailand Simpan Ganja di Kapal, PN Batam Ganjar 4 Tahun Penjara pertama kali tampil pada Metropolis.

Play sound