Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 963

Pertumbuhan Industri Dongkrak Permintaan Hunian di Tanjung Uncang

0
Maket perumahan Central Batu Aji. Ini merupakan ekspansi dari proyeknya yang terdahulu yaitu Central Raya Batu Aji. Foto: Central Group untuk Batam Pos

batampos– Batam semakin memperkuat posisinya sebagai kota industri dengan kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat. Berdasarkan laporan Industrial Estate in Batam 2023 yang dirilis Badan Pengusahaan (BP) Batam, tercatat lebih dari 38 negara menanamkan investasinya di Batam, di antaranya Singapura, Korea Selatan, Tiongkok, British Virgin Island, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Taiwan, Belanda, hingga Jepang.

Hingga saat ini, terdapat 31 kawasan industri yang beroperasi di Batam
Pada triwulan II tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 6,66 persen (year on year), melampaui rata-rata pertumbuhan nasional sebesar 5,3 persen menurut data dari BP Batam.

Sektor industri manufaktur dan pengolahan menjadi kontributor utama bagi laju pertumbuhan tersebut. Angka ini sekaligus menunjukkan bahwa Batam semakin solid sebagai pusat pertumbuhan industri dan investasi di Indonesia.

BACA JUGA: Kepala BP Batam Buka REI EXPO 2025 : Industri Properti Multiplier Effect Bagi Ekonomi Batam

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan Batam memiliki rata-rata
pertumbuhan investasi di angka 12,71 persen di lima tahun terakhir.

Dari puluhan kawasan industri yang ada, Tanjung Uncang menjadi salah satu titik penting dengan keberadaan tiga kawasan industri besar. Berdasarkan catatan Industrial Estate in Batam 2023, kawasan ini menampung setidaknya 126 perusahaan ternama yang aktif beroperasi.

Aktivitas industri yang padat menjadikan Tanjung Uncang sebagai episentrum industri sekaligus kawasan strategis di Kota Batam. Keberadaan perusahaan-perusahaan besar tersebut menyerap ribuan tenaga kerja setiap tahunnya. Arus kedatangan pekerja dari berbagai daerah di Indonesia ke Batam pun terus meningkat. Kondisi ini secara
langsung mendorong kebutuhan hunian di sekitar Tanjung Uncang, terutama rumah yang dekat dengan kawasan industri untuk mempermudah akses kerja sekaligus menekan biaya hidup.

Panji Irawan, Head Sales & Marketing Central Raya Tanjung Uncang, mengungkapkan bahwa kawasan perumahan tersebut menjadi salah satu yang paling diminati.

“Central Raya Tanjung Uncang sudah berhasil menjual lebih dari 900 unit rumah. Mayoritas pembeli mencari hunian di Tanjung Uncang karena lokasinya dekat dengan tempat kerja dan juga untuk disewakan kepada pekerja,” ujarnya.

Fenomena ini sekaligus membuka peluang investasi properti yang menjanjikan. Selain untuk kebutuhan rumah tinggal, tingginya permintaan juga datang dari pasar hunian sewa seperti rumah kontrakan maupun kos-kosan.

Menjawab permintaan tersebut, Central Raya Tanjung Uncang meluncurkan cluster baru bertajuk New Kayana. Cluster ini menawarkan rumah tipe 32 dengan dua kamar tidur dan halaman luas, berlokasi di area strategis dengan akses ke sekolah dalam kawasan, dekat dengan Masjid Raya Sultan Mahmud Riayat Syah Kota Batam, serta fasilitas publik lainnya.

Ketersediaan hunian yang terbatas di kawasan industri seperti Tanjung Uncang menandakan urgensi tinggi bagi masyarakat untuk segera memiliki rumah di lokasi strategis. Data pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja menunjukkan bahwa permintaan hunian di wilayah ini akan terus meningkat. Dengan cicilan mulai dari Rp2 jutaan per bulan, unit siap huni di New Kayana diperkirakan akan cepat
terserap pasar, seiring tren tingginya permintaan rumah di kawasan industri Batam. (*)

Reporter: Alfian

Artikel Pertumbuhan Industri Dongkrak Permintaan Hunian di Tanjung Uncang pertama kali tampil pada Metropolis.

Penemuan Jasad Pasangan di Melcem, Wanita Dibunuh, Pria Gantung Diri

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Sepasang jasad yang ditemukan dalam kamar kos di Blok B1, Kavling Sei Tering, Melcem, Batuampar dipastikan polisi tewas dengan cara berbeda. Wanita berinisial SQ, 32 tewas dibunuh, sedangkan pria berinisial SK, 29, bunuh diri.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M. Debby Tri Andrestian mengatakan kesimpulan tewasnya pasangan ini didapatkan dari hasil autopsi dan gelar perkara.

“Kesimpulannya, wanita dibunuh dan pria bunuh diri,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (23/9).

Baca Juga: Pasutri dan Anggota Polri Ditemukan Tewas, Kapolresta Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi

Debby enggan mendetailkan cara wanita tersebut dibunuh. Namun, pasangan ini sempat terlibat cek-cok, hingga sang pria melakukan penganiayaan.

“Motifnya karena ekonomi dan terjadi keributan. Untuk detail kematiannya, itu ada di forensik,” katanya.

Disinggung status pasangan ini, Debby mengatakan belum secara sah suami istri. Keduanya sudah menempati kosan tersebut selama hampir sebulan.

“Bukan suami istri, mereka sudah punya pasangan masing-masing,” ungkapnya

Sebelumnya, Warga Kavling Sei Tering Melcem, Batu Ampar, digegerkan dengan penemuan sepasang jasad di dalam kamar kos di Blok B1, Kamis (28/8) malam. Jasad pasangan tersebut ditemukan dalam kondisi yang berbeda.

SK ditemukan tergantung di kamar mandi, sedangkan jasad wanita tergeletak dengan berlumuran darah di atas kasur.

Penemuan jasad ini berawal dari kecurigaan pemilik kos. Pasangan ini sudah tidak terlihat selama beberapa hari dan tak ada terdengar aktivitas dari dalam kamar.

“Untuk kedua jasad sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutup Debby. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Penemuan Jasad Pasangan di Melcem, Wanita Dibunuh, Pria Gantung Diri pertama kali tampil pada Metropolis.

Wajah Kota Lebih Rapi, Penertiban Reklame Berlanjut ke Mainland

0
Penertiban reklame di simpang Franki Batam Center beberapa waktu lalu. Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Tim Penyelenggaraan Reklame Kota Batam terus menggencarkan penertiban papan reklame di berbagai wilayah. Hingga akhir September ini, tercatat sebanyak 1.315 titik reklame sudah berhasil ditertibkan.

Tim Penyelenggaraan Reklame ini terdiri dari unsur Pemko Batam dan BP Batam, mulai dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), PTSP BP Batam, Satpol PP, Ditpam BP Batam, Bapenda, hingga Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR). Penertiban dilakukan secara terpadu untuk menata wajah kota agar lebih rapi dan modern.

Kepala DPM PTSP Batam, Reza Khadafy, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat edaran No 1078/2025 tentang Penertiban Reklame Kota Batam. Surat edaran tersebut ditandatangani Pj Sekda Batam, Firmansyah, selaku Ketua Tim Penyelenggaraan Reklame Kota Batam.

“Penataan reklame terus kita lakukan secara bertahap. Setelah Kecamatan Batam Kota dan Lubukbaja, kami akan melanjutkan penertiban ke kecamatan lain, khususnya di wilayah mainland,” katanya, Rabu (24/9).

Ia merinci, dari total 1.315 titik reklame yang telah ditertibkan, sebanyak 274 titik berukuran 5×10 meter. Sementara itu, reklame berukuran 4×8 meter tercatat 43 titik, ukuran 4×6 meter ada 254 titik, reklame berukuran di bawah 4×6 meter mencapai 717 titik, dan reklame berukuran di atas 5×10 meter sebanyak 27 titik.

Penertiban ini tidak hanya menyasar papan reklame yang melanggar aturan. Namun, juga untuk memastikan seluruh reklame yang berdiri di Batam memiliki izin resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selain untuk estetika kota, penertiban ini juga bagian dari penegakan aturan. Kami ingin memastikan reklame di Batam terdata, tertib, dan memberi kontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujar Reza.

Pemko Batam menilai penertiban reklame menjadi langkah penting dalam mewujudkan tata kota yang lebih bersih, rapi, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan.

Langkah konsisten ini juga sejalan dengan visi Batam sebagai kota modern dan berdaya saing, di mana penataan ruang publik dan fasilitas kota harus ditunjang dengan regulasi yang jelas serta kepatuhan dari para pelaku usaha periklanan.

Ke depan, penertiban reklame akan terus digelar dengan melibatkan instansi terkait. Dengan begitu, katanya, wajah Batambdapat semakin tertata dan mampu memberikan nilai tambah, baik dari sisi estetika kota maupun peningkatan pendapatan daerah. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Wajah Kota Lebih Rapi, Penertiban Reklame Berlanjut ke Mainland pertama kali tampil pada Metropolis.

Topan Ragasa Ubah Cuaca di Lingga, BMKG Sebut Peralihan Musim Terganggu

0
Topan Ragasa
Topan Ragasa diperkirakan membawa banjir bandang dan tanah longsor ke Filipina utara sebelum mendekati Hong Kong pada hari Rabu. (Grafis: Observatorium Hong Kong via RTHK)

batampos – Topan Ragasa yang terjadi di perairan Laut Cina Selatan ikut berdampak ke wilayah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Fenomena ini menyebabkan peralihan musim di Lingga menjadi terganggu.

Kepala BMKG Dabo Lingga, Ady Istyono, menjelaskan seharusnya sejak September hingga Oktober 2025, Lingga sudah memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. Namun, tiga hari terakhir justru terjadi cuaca panas ekstrem.

“Hal ini akibat pengaruh Topan Ragasa di Laut Cina Selatan. Dinamika atmosfer berubah, pola angin dan massa udara ikut terpengaruh sehingga kelembapan udara di Lingga menjadi kering,” kata Ady, Rabu (24/9).

Ady mengungkapkan, massa udara basah yang seharusnya memicu pembentukan awan hujan tertarik ke pusat topan. Akibatnya, lapisan udara di ketinggian 5.000 hingga 18.000 kaki mengalami kekeringan.

“Ini yang menyebabkan awan-awan hujan sulit terbentuk di Lingga,” jelasnya.

Menurut data BMKG, posisi siklon tropis Topan Ragasa pada pukul 00.00 UTC berada di 19,9° Lintang Utara dan 118,3° Bujur Timur, tepatnya di barat laut Pulau Luzon, Filipina. Topan itu memiliki kecepatan angin maksimum 105 knot dengan tekanan minimum 915 kPa.

“Arah gerak angin dari barat hingga barat laut, dan dalam 24 jam ke depan diperkirakan kekuatannya menurun,” ujar Ady.

Meski begitu, Ady memastikan kondisi perairan Lingga masih aman. Topan Ragasa hanya memengaruhi perairan Natuna dengan gelombang laut mencapai 2 hingga 4 meter.

“Potensi dalam tiga hari ke depan kekuatan angin Topan Ragasa akan menurun dan diharapkan cuaca di Lingga kembali normal,” pungkasnya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Topan Ragasa Ubah Cuaca di Lingga, BMKG Sebut Peralihan Musim Terganggu pertama kali tampil pada Kepri.

SDN 001 Batuaji Pastikan Menu MBG Sesuai Standar Gizi

0
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan di SDN 001 Batuaji. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di SDN 001 Batuaji sempat menuai sorotan. Seorang wali murid menganggap menu yang disajikan kepada siswa kurang variatif dan terkesan seadanya.

Namun, pihak sekolah tak tinggal diam. Ketua Pelaksana MBG, Budiono, angkat bicara untuk meluruskan informasi. Ia menegaskan bahwa semua makanan yang diberikan kepada siswa telah melalui proses perencanaan gizi yang ketat, sesuai standar dari pemerintah.

“Setiap hari menunya berganti. Kami pastikan kebutuhan protein, vitamin, dan gizi seimbang terpenuhi,” ujar Budiono saat ditemui, Rabu (24/9). “Semua terdokumentasi. Ada laporan dan foto yang bisa dilihat,” tambahnya.

Tak hanya soal gizi, menurut Budiono, kehadiran program ini justru membawa dampak positif bagi semangat belajar siswa. Anak-anak menjadi antusias untuk datang ke sekolah dan penasaran dengan menu yang akan disajikan keesokan harinya.

“Contohnya hari ini kami berikan roti isi daging dan keju. Kemarin menunya ayam, nasi, sayur wortel, dan tempe. Mereka senang sekali,” ujarnya sambil tersenyum.

Program MBG di SDN 001 Batuaji menyasar sebanyak 947 siswa, jumlah yang tak sedikit. Kehadiran program ini tak hanya membantu pertumbuhan anak secara fisik, tapi juga meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan makan siang anak mereka.

Menanggapi kekhawatiran sebagian wali murid, Koordinator Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG) Batam, Defri Frenaldi, memastikan bahwa menu MBG sudah disusun bersama ahli gizi.

“Orang tua tidak perlu cemas. MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan gratis. Ini adalah program serius untuk membiasakan anak-anak makan sehat sejak dini,” tegas Defri. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel SDN 001 Batuaji Pastikan Menu MBG Sesuai Standar Gizi pertama kali tampil pada Metropolis.

HUT ke-23 Kepri, Gubernur Ansar Akui Masih Hadapi Tantangan Pembangunan

0
HUT Kepri
Prosesi upacara peringatan HUT ke-23 Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (24/9). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memasuki usia ke-23 tahun pada Selasa (24/9/2025). Gubernur Ansar Ahmad menegaskan meski banyak capaian diraih, Kepri masih menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks, mulai dari persoalan ekonomi hingga kemiskinan.

“Langkah yang tidak mudah untuk dilalui dan masih dihadapkan dengan berbagai tantangan yang semakin kompleks dan dinamis, baik itu sisi ekonomi, kemiskinan, kerukunan, dan lainnya,” ujar Ansar usai memimpin upacara peringatan HUT ke-23 Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Ansar mengatakan, Pemprov Kepri terus bersinergi menghadirkan program strategis. Salah satunya pemenuhan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan pelabuhan.

Selain itu, percepatan infrastruktur digital juga dikejar lewat pembangunan 77 Base Transceiver Station (BTS) di tujuh kabupaten/kota.

Pemprov Kepri juga mendorong penguatan UMKM dengan penyaluran modal usaha bersubsidi bunga nol persen, serta pembangunan infrastruktur dasar melalui program Kepri Terang. Hingga 2025, program ini telah menyasar 12.764 rumah tangga (RT) dengan capaian rasio elektrifikasi 99,1 persen di 2024.

Di sektor perlindungan sosial, Pemprov telah memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan kepada 31.304 nelayan dan 9.200 petani. Tahun depan, program ini diperluas untuk menyasar pengemudi ojek online.

Penguatan keagamaan juga digalakkan melalui bantuan hibah rumah ibadah, insentif muballigh hinterland, serta tim pembinaan dan pengawasan keagamaan di tujuh kabupaten/kota.

Di bidang pendidikan, program beasiswa, bantuan sarana prasarana sekolah, hingga transportasi siswa terus dijalankan. Sementara di sektor kesehatan, Pemprov memperluas layanan lewat pembangunan fasilitas, bantuan pendidikan dokter spesialis-subspesialis, hingga layanan medis lanjutan seperti intervensi saraf dan bedah bypass jantung.

Selain itu, Ansar menegaskan komitmen percepatan program strategis nasional, di antaranya Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Program 3 Juta Rumah, Kelurahan Sadar Hukum, dan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan.

“Semua ini bagian dari upaya bersama membangun Kepri yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel HUT ke-23 Kepri, Gubernur Ansar Akui Masih Hadapi Tantangan Pembangunan pertama kali tampil pada Kepri.

OpenAI Gaet NVIDIA, Infrastruktur AI Generasi Baru Siap Meluncur 2026

0
OpenAI
F. https://x.com/NVIDIAAIDev.

batampos – OpenAI dan NVIDIA resmi menandatangani letter of intent untuk menjalin kemitraan strategis membangun infrastruktur kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru. Sistem ini akan dipakai untuk melatih dan menjalankan model terbaru OpenAI dalam perjalanan menuju penerapan superintelligence.

NVIDIA berencana mengucurkan investasi hingga US$100 miliar ke OpenAI secara bertahap, seiring tahap pembangunan infrastruktur tersebut. Fase pertama ditargetkan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026 dengan menggunakan platform NVIDIA Vera Rubin.

Pendiri dan CEO NVIDIA, Jensen Huang, menyebut kolaborasi ini melanjutkan sejarah panjang antara NVIDIA dan OpenAI yang telah terjalin lebih dari satu dekade, mulai dari superkomputer DGX hingga terobosan ChatGPT.

“Investasi ini menandai lompatan besar, dengan menerapkan 10 gigawatt untuk menggerakkan era kecerdasan berikutnya,” ujar Huang, dikutip dari laman resmi NVIDIA, Rabu (24/9).

Dalam kerja sama ini, NVIDIA akan menjadi mitra strategis utama penyedia komputasi dan jaringan bagi OpenAI. Keduanya akan menyeimbangkan roadmap agar perangkat keras dan perangkat lunak saling teroptimasi.

Kemitraan ini disebut sangat besar dalam skala maupun dampaknya bagi ekosistem AI. Tidak hanya sekadar hubungan pelanggan dan penyedia, tetapi juga kolaborasi dalam pengembangan infrastruktur dan teknologi.

Dengan daya 10 GW, kapasitas GPU dan komputasi yang tersedia untuk model AI akan meningkat drastis. Hal ini memungkinkan OpenAI melatih dan menjalankan model yang lebih kompleks, sekaligus mempertegas posisi NVIDIA sebagai pemain kunci dalam industri AI global. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel OpenAI Gaet NVIDIA, Infrastruktur AI Generasi Baru Siap Meluncur 2026 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Rekomendasi 7 Minuman Alami untuk Gantikan Isotonik dan Jaga Hidrasi

0
Ilustrasi
Ilustrasi minuman isotonik. F. Freepik.

batampos – Aktivitas padat, cuaca panas, hingga olahraga intens bisa membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa lelah, pusing, hingga kram otot.

Selama ini banyak orang mengandalkan minuman isotonik kemasan untuk mengatasi dehidrasi. Namun, minuman tersebut kerap mengandung gula tambahan yang justru tidak baik jika dikonsumsi berlebihan.

Sebagai alternatif, ada sejumlah minuman alami yang bisa membantu mengembalikan cairan tubuh sekaligus menggantikan elektrolit. Dirangkum dari Healthline, berikut tujuh pilihannya:

1. Air kelapa
Mengandung kalium, natrium, magnesium, dan kalsium. Cocok diminum setelah aktivitas fisik.

2. Susu sapi
Mengandung protein, karbohidrat, dan elektrolit. Susu dapat membantu pemulihan otot setelah latihan berat.

3. Jus buah
Kaya vitamin dan antioksidan, misalnya jus jeruk, semangka, atau ceri. Karena tinggi gula alami, pastikan dikombinasikan dengan makanan mengandung natrium.

4. Smoothie
Perpaduan sayur dan buah bisa memberikan asupan elektrolit sesuai kebutuhan tubuh.

5. Infused water
Air putih dengan potongan buah seperti stroberi, jeruk, atau timun menyegarkan sekaligus menambah mineral alami.

6. Susu kedelai
Mengandung kalium, kalsium, natrium, dan magnesium. Cocok untuk hidrasi sekaligus jadi alternatif bagi yang alergi susu sapi.

7. Air lemon
Campuran lemon, garam, dan madu bisa jadi minuman sederhana yang kaya vitamin C serta membantu menambah elektrolit.

Dengan minuman alami ini, tubuh dapat terhidrasi lebih sehat dibanding minuman kemasan tinggi gula. Tetap perhatikan kebutuhan cairan sesuai aktivitas dan kondisi kesehatan. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Rekomendasi 7 Minuman Alami untuk Gantikan Isotonik dan Jaga Hidrasi pertama kali tampil pada Lifestyle.

Oknum Polisi Diduga Aniaya Calon Istri Hamil Jalani Pemeriksaan di Propam Polda Kepri

0
Ilustrasi.

batampos– Brigadir YAAS, anggota Polsek Sagulung yang dilaporkan calon istrinya, FM (28), ke Propam Polda Kepri atas dugaan penganiayaan, akhirnya menjalani pemeriksaan internal di Polda Kepri. Meski proses etik tengah berjalan, YAAS masih aktif bertugas di kesatuan.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, membenarkan bahwa terlapor merupakan anggotanya. Ia menegaskan, laporan tersebut kini sedang ditangani oleh Propam Polda Kepri.

“Laporan itu benar ada, saat ini sedang ditangani oleh Propam,” ujar Husnul, Selasa (23/9).

Disinggung apakah yang bersangkutan masih aktif bekerja sebagai Babinkamtibnas, menurut Husnul masih aktif.

“Untuk statusnya, yang bersangkutan masih bertugas di Polsek Sagulung,” ujar Husnul.

Sementara itu, Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Eddwi Kurniayanto, juga membenarkan laporan tersebut. Namun ia menegaskan, tindak lanjut perkara akan disampaikan melalui Humas Polda Kepri.

BACA JUGA: Oknum Anggota Polsek Sagulung Dilaporkan ke Propam, Diduga Aniaya Calon Istri yang Hamil

“Laporannya ada dan sedang diproses. Soal tindak lanjut, nanti disampaikan Humas Polda. Kami masih mengumpulkan fakta-faktanya,” kata Eddwi singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, YAAS dilaporkan FM dan kuasa hukumnya, Senin (22/9). FM yang sedang hamil tiga bulan mengaku kerap mendapat kekerasan fisik sejak awal hubungan. Ia bahkan sudah empat kali opname di rumah sakit akibat pendarahan.

Kuasa hukum FM, Fery Hulu, menegaskan laporan tersebut dibuat untuk menuntut kepastian hukum. “Klien kami sudah mengalami kekerasan berulang kali. Ini tidak bisa dibiarkan karena membahayakan keselamatan ibu dan janin,” ujarnya.

Selain laporan dugaan pelanggaran etik, kuasa hukum juga melayangkan laporan pidana atas dugaan penganiayaan. FM sendiri mengaku trauma berat, terlebih setelah pernikahan yang dijanjikan YAAS tak kunjung terlaksana meski keluarga besar sudah melakukan kesepakatan dan persiapan.

“Gedung sudah dipesan, seragam sudah dijahit. Tapi setelah saya hamil, sikapnya berubah. Bahkan keluarga saya pun diblokir. Saya hanya ingin kepastian hukum,” ucap FM dengan suara terbata.

Kasus ini kini menjadi sorotan, lantaran melibatkan anggota kepolisian aktif. Publik menunggu komitmen Polda Kepri dalam menuntaskan dugaan pelanggaran etik dan pidana yang menyeret oknum anggota Polsek Sagulung tersebut. (*)

Reporter: Yashinta

 

Artikel Oknum Polisi Diduga Aniaya Calon Istri Hamil Jalani Pemeriksaan di Propam Polda Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Kasus Pencurian Kabel PJU di Batam, Polisi Segera Selidiki dan Tangkap Pelaku

0
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aksi pengrusakan fasilitas seperti pencurian besi dan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) tengah marak terjadi. Aksi pelaku ini meresahkan masyarakat, hingga membuat beberapa ruas jalan gelap gulita.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian mengatakan akan menyelidiki laporan pencurian dan keluhan masyarakat ini.

“Kita selidiki, pasti kita gas (tangkap),” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (23/9).

Debby mengaku belum mengetahui pasti lokasi atau kerugian dalam pencurian tersebut. Sebab, hingga saat ini ia belum menerima laporan resmi.

“Apa saja yang dicuri dan lokasinya belum tau. Kalau ada yang dirugikan, segera laporkan. Pasti kita tindak lanjuti,” katanya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan pihaknya akan menyelidiki dengan mendatangi lokasi yang dilaporkan terjadi pencurian tersebut. Serta mencari saksi-saksi, dan petunjuk lainnya.

“Kita cek. Apakah benar dicuri atau tidak,” ujarnya.

Menurut Zaenal, aksi pelaku ini sudah merugikan negara dan menganggu perkonomian Batam. Bahkan akibat perbuatan pelaku, aktivitas masyarakat terganggu karena padamnya lampu jalan.

“Bukan hanya membahayakan, yang yang dirugikan juga masyarakat,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Kasus Pencurian Kabel PJU di Batam, Polisi Segera Selidiki dan Tangkap Pelaku pertama kali tampil pada Metropolis.