Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 968

Polisi Tangkap Juara si Pengedar Ganja di Bukit Senyum, Sita Hampir 3 Kg Barang Bukti

0
Barang bukti yang diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri.

batampos – Unit 1 Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri menangkap seorang pria yang diduga menjadi pengedar ganja di kawasan Bukit Senyum, Batuampar, Batam. Dari tangan pelaku, polisi menyita daun kering diduga ganja seberat hampir 3 kilogram siap edar.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol Komarudin mengatakan, penangkapan dilakukan pada Selasa (14/10) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Tersangka diketahui bernama Juara Simanjuntak alias Tulang, warga Bukit Senyum, Sungai Jodoh, Batuampar.

“Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan di salah satu rumah liar di kawasan Bukit Senyum. Setelah dilakukan penyelidikan, tim opsnal menemukan adanya peredaran narkotika jenis ganja,” ujar Komarudin, Senin (20/10).

Tim opsnal kemudian bergerak ke lokasi sekitar pukul 22.30 WIB dan menggerebek rumah yang ditinggali pelaku. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah paket besar dan kecil berisi daun kering diduga ganja yang disimpan di dalam rumah tersebut.

Baca Juga: BC Sebut Perusahaan Pengimpor Bertanggungjawab Reekspor Ratusan Kontainer Berisi Limbah

“Total barang bukti yang disita dari tersangka mencapai 2.690 gram ganja,” ungkap Komarudin.

Barang bukti itu terdiri dari satu paket besar seberat 1.080 gram, satu paket seberat 880 gram, 146 paket kecil seberat 400 gram, satu paket berisi 160 gram, dan 23 paket kecil berisi 50 gram ganja. Polisi juga menemukan dua ikat batang ganja dengan berat 120 gram.

Selain narkotika, petugas turut menyita satu unit telepon genggam OPPO A60 warna biru, satu timbangan digital warna merah merek Megato, serta uang tunai Rp620 ribu yang diduga hasil penjualan narkoba.

Kepada petugas, Juara mengakui seluruh barang haram tersebut adalah miliknya. Ia mengaku sudah beberapa kali menjual ganja kepada sejumlah pembeli di sekitar Batuampar dan Sungai Jodoh.

“Dari pengakuan awal, pelaku mengaku sudah lama mengedarkan ganja di kawasan tersebut. Kami masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain di atasnya,” kata Komarudin.

Baca Juga: Praktisi Hukum Soroti Lemahnya Penegakan K3: “UU Kita Sudah Hebat, Tapi Sanksinya Ecek-ecek”

Saat ini, tersangka bersama seluruh barang bukti sudah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Kepri untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah menelusuri sumber asal ganja tersebut serta jalur peredarannya di Batam.

Komarudin menegaskan, pihaknya akan terus menindak tegas para pelaku peredaran narkotika di wilayah Kepri. Ia mengimbau masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan sekitar.

“Setiap informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Kepri,” tegasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Polisi Tangkap Juara si Pengedar Ganja di Bukit Senyum, Sita Hampir 3 Kg Barang Bukti pertama kali tampil pada Metropolis.

Ramalan Shio Selasa 21 Oktober 2025: 6 Shio Dapat Kejutan Manis Tak Terduga

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Energi kosmik pada 21 Oktober 2025 mengantar kita kepada enam shio beruntung yang mendapatkan kejutan melimpah.

Hari ini diperhitungkan astrologi Tionghoa dengan keberuntungan dalam karier, cinta, dan keuangan.

Berikut Shio yang mendapatkan kejutan pada 21 Oktober 2025:

1. Ular

Kerja keras selalu memberikan hasil yang memadai. Selalu periksa kembali tanggung jawab kamu.

2. Naga

Ingat untuk menghargai sekeliling kamu dengan waktu yang masih ada. Tidak semua berhubungan dengan harta benda membuat kamu bahagia.

3. Kambing

Selalu berdiri dengan prinsip yang kamu punya. Jangan lupa untuk utamakan keinginan kamu.

4. Kuda

Jangan melihat ke belakang lagi. Siapkan hal yang sudah ada. Maafkan semua yang sudah menyakiti kamu dari dalam hati.

5. Anjing

Rencana menghabiskan waktu dengan kerabat atau teman. Jangan lupa selalu memberikan saran kepada teman.

6. Babi

Selalu perhatikan isyarat dan perubahan sikap dengan baik. Hal ini menuntun kamu ke jalan yang sesuai.

21 Oktober 2025 menjadi penuh warga bagi enam shio diatas. Keberuntungan setiap orang berbeda tergantung dari keputusan yang kita ambil. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Ramalan Shio Selasa 21 Oktober 2025: 6 Shio Dapat Kejutan Manis Tak Terduga pertama kali tampil pada Lifestyle.

Presiden Prabowo Akhirnya Ungkap Alasan Bentuk Kementerian Haji

0
Prabowo
Presiden Prabowo Subianto. (YouTube Setpres)

batampos – Presiden Prabowo Subianto akhirnya mengungkap alasan pemerintah membentuk Kementerian Haji dalam kabinetnya. Menurut Prabowo, keputusan itu bukan tanpa dasar, melainkan merupakan bentuk penyesuaian terhadap permintaan langsung dari Pemerintah Arab Saudi.

“Kita mendirikan Kementerian Haji atas permintaan pemerintah Arab Saudi,” ujar Prabowo Subianto saat memimpin sidang kabinet 1 tahun pemerintahan di Istana Negara Jakarta, Senin (20/10).

Prabowo menjelaskan, selama ini urusan penyelenggaraan ibadah haji ditangani oleh lembaga setingkat badan. Namun, pihak Arab Saudi menginginkan agar komunikasi dan koordinasi dilakukan langsung antarpejabat setingkat menteri.

“Karena dia bilang ‘Kami urusan haji adalah dengan Menteri Haji. Jadi minta urusannya sama pejabat’, Oke ini Kepala Badan, tetapi enggak dia (pemerintah Arab) maunya menteri. Ya sudah, apa boleh buat, kita menyesuaikan,” jelasnya.

Sebelumnya, DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi Undang-Undang (UU). Melalui pengesahan ini, Badan Penyelenggara (BP) Haji secara resmi ditingkatkan statusnya menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/8). Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, didampingi sejumlah pimpinan DPR lainnya, termasuk Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa.

Sebelum pengambilan keputusan, pimpinan DPR memberi kesempatan kepada Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, untuk menyampaikan laporan pembahasan RUU tersebut.

Dalam laporannya, Marwan menegaskan bahwa perubahan undang-undang ini bertujuan memperkuat kelembagaan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah agar lebih efektif, profesional, dan akuntabel.

“Substansi utama revisi ini adalah menjadikan penyelenggaraan haji dan umrah sebagai fokus satu kementerian tersendiri. Dengan begitu, pelayanan, pengawasan, dan tata kelola dapat lebih maksimal serta responsif terhadap kebutuhan jemaah,” ujar Marwan di hadapan anggota dewan.

Marwan juga menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang menjadi alasan lahirnya perubahan ini, di antaranya antrean panjang keberangkatan haji, keterbatasan kuota, biaya penyelenggaraan yang kerap menjadi polemik, hingga perlunya peningkatan kualitas layanan di Tanah Suci. (*)

Artikel Presiden Prabowo Akhirnya Ungkap Alasan Bentuk Kementerian Haji pertama kali tampil pada News.

BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem di Kepri, Puncak Musim Hujan pada November

0
Cuaca mendung menyelimuti kawasan Batam Center, Bengkong dan Nongsa, Rabu (10/9). Beberapa hari ini kota Batam sering diguyur hujan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat Kepri untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Kondisi cuaca yang tiba-tiba berubah dari panas menjadi hujan deras diperkirakan masih akan terus terjadi hingga akhir tahun ini.

Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ramlan, mengatakan wilayah Kepri saat ini masih berada dalam periode musim hujan yang diprakirakan berlangsung hingga Desember mendatang.

“Puncak musim hujan akan terjadi pada bulan November,” ujarnya kepada wartawan, Senin (20/10).

Menurutnya, fenomena cuaca yang tidak menentu saat ini dipengaruhi oleh suhu udara yang cukup panas dan adanya siklon tropis di utara Filipina.

“Dampaknya, cuaca bisa berubah cepat. Pagi bisa panas, lalu tiba-tiba hujan deras di siang atau sore hari,” jelas Ramlan.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun nelayan yang melaut.

“Waspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah pesisir,” tambahnya.

BMKG juga merilis prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Kepri yang berlaku mulai Selasa (21/10) hingga Jumat (24/10). Dalam periode tersebut, sejumlah perairan di Kepri diperkirakan mengalami peningkatan tinggi gelombang yang dapat membahayakan pelayaran.

Pada Selasa (21/10), tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai 1,8 meter atau kategori sedang di Perairan Kepulauan Anambas, Natuna, Karimun, Bintan, dan Tambelan.

Kemudian pada Rabu (22/10), gelombang laut berpotensi meningkat hingga 2 meter di Perairan Natuna, Anambas, Batam, Bintan, Lingga, dan Tambelan. Sementara pada Kamis (23/10), ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 1,6 meter di Perairan Natuna, Anambas, Subi, Tambelan, dan Lingga.

BMKG mengkategorikan gelombang dengan tinggi antara 1,25 hingga 2 meter sebagai gelombang sedang yang berisiko terhadap kapal nelayan dan kapal kecil.

“Bagi masyarakat pesisir dan para nelayan, sebaiknya memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Pantau terus informasi cuaca dari BMKG agar aktivitas tetap aman,” tegas Ramlan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi genangan atau banjir lokal akibat curah hujan yang mulai meningkat di sejumlah wilayah Kepri, terutama di daerah rendah dan dekat saluran air.

BMKG mengingatkan, fenomena hujan lokal yang disertai angin kencang dapat terjadi secara tiba-tiba, sehingga masyarakat diimbau tidak berlindung di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan deras melanda.

“Meski secara umum kondisi masih terkendali, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, terutama memasuki puncak musim hujan pada November nanti,” kata Ramlan. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem di Kepri, Puncak Musim Hujan pada November pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Penjelasan Menaker Soal Janji 19 Juta Lapangan Pekerjaan

0
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (JPG)

batampos – Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) Yassierli, memaparkan evaluasi terhadap tingkat pengangguran nasional yang menurut dia harus mengacu pada data resmi dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Dia menyebut, pemerintah saat ini masih menunggu rilis terbaru untuk melihat sejauh mana capaian penciptaan lapangan kerja dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau bicara pengangguran, kita harus berbasis data. Sudah ada survei dari Sakernas, dan kita tinggal menunggu angka resmi yang akan menjadi acuan,” kata Menaker Yassierli usai kegiatan peluncuran pemagangan nasional di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (20/10)

Menurutnya, berbagai program prioritas yang diluncurkan Presiden Prabowo diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga untuk memperluas kesempatan kerja. Dia mencontohkan program makan bergizi gratis, revitalisasi desa nelayan, hilirisasi, hingga bantuan perumahan yang seluruhnya dirancang untuk menyerap tenaga kerja.

“Pak Presiden sering menekankan bahwa Makan Bergizi Gratis itu bukan hanya soal gizi, tapi juga penciptaan lapangan kerja. Begitu juga dengan pengembangan desa nelayan, hilirisasi, hingga program perumahan. Semua diarahkan untuk membuka peluang kerja dan menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal,” ujarnya

Sedangkan, ketika ditanya soal janji kampanye Presiden Prabowo untuk menciptakan 19 juta lapangan kerja dalam lima tahun, Yassierli menyebut prosesnya berjalan secara bertahap dan baru memasuki tahun pertama pemerintahan. “Kalau bicara angka 19 juta, itu kan target lima tahun. Tahun ini kita lihat dulu data yang ada. Saya optimistis karena sudah terlihat tren positif dengan berbagai inisiatif yang berjalan,” ungkapnya.

“Jadi, tidak perlu berspekulasi. Nanti akan ada data berkualitas yang bisa kita jadikan acuan. Kita harus optimistis,” tegas Yassierli. (*)

Artikel Ini Penjelasan Menaker Soal Janji 19 Juta Lapangan Pekerjaan pertama kali tampil pada News.

Jarang Diketahui, Ini 7 Manfaat Luar Biasa Daun Kersen bagi Kesehatan

0
Daun kersen.

batampos – Anda pasti sering melihat pohon kersen tumbuh di taman kota atau bahkan di sepanjang pinggir jalan. Tanaman yang juga dikenal dengan nama seri atau talok ini sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Tanaman kersen menghasilkan buah kecil dengan rasa yang sangat manis. Menariknya, tidak hanya buahnya saja yang bisa dikonsumsi. Bagian daunnya ternyata juga menyimpan potensi luar biasa.

Khasiat daun kersen banyak digunakan sebagai bahan obat herbal. Meskipun pemanfaatan tanaman kersen secara luas untuk obat-obatan masih perlu dikembangkan, potensi pada bagian daunnya sudah terbukti secara ilmiah.

Dikutip dari informasi di laman karangsono.magetan.go.id, daun kersen mengandung senyawa penting seperti flavonoid dan saponin. Kedua zat ini berfungsi sebagai antioksidan alami yang penting bagi tubuh.

Lebih dari itu, flavonoid dan saponin ini juga dapat bertindak layaknya insulin alami, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam mengontrol kadar gula darah.

Meskipun manfaat daun kersen sangat menjanjikan, ada satu hal penting yang harus selalu diingat. Menurut laman halodoc.com, Anda wajib berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Konsultasi diperlukan untuk mengonfirmasi dan menentukan dosis yang aman serta efektif, terutama jika Anda sudah memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

Berikut adalah beberapa manfaat daun kersen untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui lebih lanjut.

1. Mengatasi Asam Urat

Masalah asam urat sering dialami oleh orang dewasa dan lanjut usia. Salah satu solusi alaminya dapat ditemukan pada daun kersen. Kandungan senyawa kimia seperti flavonoid dan saponin di dalamnya dipercaya mampu membantu menurunkan kadar asam urat sekaligus mencegah kambuhnya nyeri sendi.

Untuk mendapatkan khasiatnya, rebus beberapa lembar daun kersen segar ke dalam air hingga mendidih, kemudian saring dan minum selagi hangat secara rutin.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Siapa sangka, daun kersen juga memiliki khasiat untuk melindungi organ jantung. Ekstrak daun ini diketahui dapat membantu menjaga fungsi miokardium, yaitu otot jantung yang berperan penting dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

Kandungan antioksidan di dalamnya membantu mencegah peradangan yang bisa menyebabkan gangguan jantung, termasuk serangan jantung. Rutin mengonsumsi air rebusan daun kersen dipercaya mampu menjaga jantung tetap sehat dan kuat.

3. Mengontrol Kadar Kolesterol

Kadar kolesterol jahat yang tinggi dapat memicu penyakit jantung dan stroke. Dengan mengonsumsi daun kersen, Anda dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Kandungan saponin dan flavonoid pada daun ini bekerja menekan sintesis kolesterol serta menghambat penumpukan lemak di pembuluh darah. Konsumsi rutin air rebusan daun kersen diyakini efektif membantu menjaga kolesterol tetap stabil dan mencegah penyakit kardiovaskular.

4. Mengatasi Peradangan

Peradangan bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari infeksi hingga stres oksidatif. Daun kersen memiliki kandungan vitamin C dan antioksidan tinggi yang mampu membantu tubuh melawan peradangan, termasuk panas dalam, sariawan, hingga nyeri otot.

Kandungan alami dalam daun kersen juga dapat membantu mengatasi peradangan kulit dan meringankan rasa nyeri jika dikonsumsi secara rutin.

5. Mengontrol Gula Darah

Bagi penderita diabetes, daun kersen bisa menjadi alternatif alami untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan flavonoid dan saponin di dalamnya berfungsi layaknya insulin alami yang membantu tubuh menyeimbangkan kadar glukosa.

Dengan mengonsumsi ekstrak atau air rebusan daun kersen secara teratur, kadar gula darah dapat lebih terkontrol sehingga risiko komplikasi akibat diabetes bisa diminimalkan.

6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Daun kersen juga bermanfaat untuk memperkuat sistem imun. Kandungan vitamin, antioksidan, serta zat antimikroba di dalamnya membantu melawan virus, bakteri, dan kuman penyebab penyakit.

Mengonsumsi rebusan daun kersen secara rutin dapat membantu mencegah penyakit ringan seperti flu, batuk, dan pilek. Untuk hasil maksimal, kombinasikan konsumsi daun ini dengan pola makan seimbang dan olahraga teratur.

7. Mengobati Sakit Kepala

Daun kersen mengandung tanin, saponin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dan antimikroba. Zat-zat ini dapat membantu meredakan sakit kepala secara alami.(*)

Artikel Jarang Diketahui, Ini 7 Manfaat Luar Biasa Daun Kersen bagi Kesehatan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Korban Ledakan MT Federal II, Aini: Kalau Autopsi Bisa Hidupkan Lagi, Silakan

0
Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Kepri. F. M. Sya’ban/Batam Pos.

batampos– Suasana haru menyelimuti Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Senin (20/10) pagi. Tangis histeris seorang perempuan pecah di halaman rumah sakit. Ia adalah Aini ,35, istri dari almarhum Imam, korban ledakan kapal yang dirawat beberapa hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

Aini tak kuasa menahan emosi saat pihak rumah sakit bersama aparat kepolisian hendak melakukan autopsi terhadap jenazah suaminya. Ia menolak dengan tegas.

“Saya ikhlas dia meninggal, tapi tak ikhlas kalau harus diautopsi lagi. Dia sudah sangat menderita,” ujarnya dengan suara bergetar.

Menurut Aini, suaminya meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Aini, sebelum jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri. Ia mengatakan keluarganya sudah menandatangani surat penolakan autopsi, namun tetap merasa dipaksa oleh pihak rumah sakit.

BACA JUGA: Korban Meninggal Ledakan MT Federal II Bertambah 2 Orang

“Sudah tanda tangan tak setuju, kok tetap mau dipaksa diautopsi. Kami sudah jelaskan baik-baik. Kalau atopsi bisa menghidupkan lagi, silakan autopsi. Tapi ini kan dia tetap mati,” katanya lirih sambil terus menangis.

Aini menyebut, sebelum meninggal, Imam sempat menjalani perawatan intensif di ICU dan menunjukkan tanda-tanda membaik. Namun, kondisi korban mendadak drop pada hari terakhir.

“Hari-hari sebelumnya dia sudah mulai sadar, sempat respon aku dan dokter. Tapi tiba-tiba minggu kondisinya semakin drop,” kenangnya.

Imam, pria kelahiran 1990 asal Palembang, sudah bekerja di Batam sejak 2017 sebagai pekerja kontrak di bidang penyambungan logam (welder). Ia dikenal sebagai sosok yang tenang dan penyayang keluarga.

“Dia tak pernah marah, tak pernah kelahi. Kami 10 tahun pacaran sejak SMP, menikah tahun 2012, dan punya tiga anak,” tutur Aini.

Dari pernikahan itu, pasangan muda ini dikaruniai dua anak laki-laki dan satu perempuan. Anak pertama mereka lahir pada 2013, sedangkan anak bungsu yang perempuan baru berusia dua tahun tujuh bulan.

“Anak terakhir dekat sekali dengan ayahnya. Dari bayi selalu dirawat bersama. Kalau abangnya sempat dititip ke keluarga,” ucapnya sambil menyeka air mata.

Aini menuturkan, beberapa hari terakhir sebelum insiden, ia justru merasa lebih manja pada suaminya. Meski hari-hari ia selalu memanjakan dirinya dengan suami, tapi hari itu sedikit berbeda.

“Entah kenapa, aku sering minta dipeluk dan dicium. Aku juga minta dia peluk anak-anak. Tak tahu ternyata itu jadi momen terakhir kami,” katanya, suaranya pecah.

Menurutnya, kondisi suaminya sempat membaik setelah beberapa hari dirawat. Hasil pemeriksaan medis pun dinyatakan stabil. “Hati, ginjal, semuanya baik. Makanya kaget drop. Mungkin karena trauma berat dan pikiran, karena ada yang meninggal juga sebelum suami saya,” ujarnya.

Aini juga merasa bahwa Imam masih diberi kesempatan hidup oleh Tuhan agar bisa berpamitan dengan keluarganya. “Mungkin karena ingin bertemu saya dan anak-anak. Allah masih kasih waktu sebentar buat kami,” katanya pelan.

Sambil memeluk anak-anaknya, Aini menegaskan keluarganya tak akan mengizinkan autopsi dilakukan. “Kami ikhlaskan dia pergi, tapi jasadnya jangan disakiti lagi. Sudah cukup penderitaannya. Kami di RS Bhayangkara ingin tiket pulang ie palembang, bukan autopsi ,” tuturnya.

Pihak keluarga juga menilai penyebab kematian sudah jelas. Karena trauma berat akibat kebakaran di dalam kapal.

“Orang sudah tahu dia meninggal karena ledakan kapal. Kalau memang mau cari siapa yang salah, ya tangkap saja orangnya. Jangan ganggu jenazah keluarga kami,” ujarnya dengan nada tegas.

Keluarga berharap jenazah Imam segera dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan secara layak di kampung halaman di Palembang. “Kami cuma ingin dia pulang dengan tenang. Anak-anaknya masih kecil, biar mereka bisa lihat ayahnya terakhir kali,” kata Aini.

Suasana duka masih terasa di rumah sakit. Isak tangis keluarga pecah setiap kali petugas mencoba menjelaskan prosedur. Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit dan kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban terkait permintaan penolakan autopsi tersebut.

Selain Imam, juga ada jenazah Edison yang juga di autopsi. Edison meninggal lebih duluan dibanding Imam. (*)

Reporter: Yashinta

 

Artikel Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Korban Ledakan MT Federal II, Aini: Kalau Autopsi Bisa Hidupkan Lagi, Silakan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kehabisan BBM, Dua Nelayan Batam Dua Jam Terombang-Ambing di Selat Riau

0
Petugas dari KN 406 menarik sampan nelayan setelah kehabisan bahan bakar minyak di perairan Selat Riau, Senin (20/10). F. Pangkalan PLP Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos – Dua nelayan asal Pulau Cemara, Batam, berhasil diselamatkan setelah sempat terombang-ambing selama sekitar dua jam di perairan Selat Riau, Senin (20/10). Peristiwa itu terjadi setelah sampan yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar jenis solar saat melaut.

Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Kandi (27) dan Wandi (30). Mereka diselamatkan oleh petugas dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban yang sedang melakukan patroli rutin menggunakan Kapal Negara (KN) 406.

Koordinator Operasi Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, mengatakan kejadian itu terpantau saat petugas KN 406 mendapati sebuah sampan nelayan yang tampak terombang-ambing di tengah laut.

“Petugas melihat dua orang melambaikan tangan sambil meminta pertolongan sekitar pukul 14.30 WIB. Kapal patroli kemudian segera mendekat untuk memberikan bantuan,” ujarnya.

Dengan sigap, petugas menarik sampan nelayan tersebut menuju dermaga Subang Mas, Batam. “Alhamdulillah, keduanya berhasil diselamatkan dan tiba di dermaga sekitar pukul 15.00 WIB,” tambah Alfaizul.

Pihak PLP Tanjunguban mengimbau seluruh nelayan agar memastikan kondisi kapal dan ketersediaan bahan bakar sebelum berangkat melaut.

“Jangan lupa membawa peralatan keselamatan seperti jaket pelampung, dan pastikan BBM cukup sebelum pergi melaut,” tutupnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Kehabisan BBM, Dua Nelayan Batam Dua Jam Terombang-Ambing di Selat Riau pertama kali tampil pada Kepri.

Ada Laporan Warga, Polisi Cek Dua Lokasi Gelper di Tanjungpinang

0
Polisi saat mengecek lokasi Gelper yang terletak di Jalan Sukaberenang Tanjungpinang, Senin (20/10). F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Polisi bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan pengecekan di dua lokasi gelanggang permainan (Gelper) di Kota Tanjungpinang, Senin (20/10).

Pemeriksaan ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik perjudian, namun dari hasil pengecekan tidak ditemukan adanya unsur judi di lokasi tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo mengatakan dua lokasi gelper itu di kawasan Bintan Plaza dan Suka Berenang Tanjungpinang.

“Langkah ini kami lakukan untuk menjawab keresahan masyarakat yang menganggap adanya praktik perjudian di dua lokasi tersebut,” kata Agung.

BACA JUGA:Polisi dan DPMPTSP Kepri Sidak Gelper di Bintan Plaza dan Suka Berenang, Ini Hasilnya

Dari hasil pengecekan, polisi tidak ditemukan aktivitas perjudian. Melainkan, para pemenang menukarkan poin dengan sejumlah barang yang disediakan, seperti rokok, blender dan barang elektronik lainnya.

“Tidak ada transaksi uang yang mengarah ke judi,” tegasnya.

Sementara itu, Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Provinsi Kepri, Putu Wirasata, menegaskan bahwa pemerintah provinsi tidak pernah mengeluarkan izin usaha perjudian dalam bentuk apa pun.

Putu menambahkan, izin yang dimiliki para pelaku usaha hanya untuk arena permainan ketangkasan seperti halnya Timezone atau Kidzania.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi perjudian di lapangan.

“Kami siap berkoordinasi dengan pihak Polresta Tanjungpinang untuk menjaga ketertiban dan memastikan seluruh kegiatan usaha di Kepri berjalan sesuai aturan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Ada Laporan Warga, Polisi Cek Dua Lokasi Gelper di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

PWI Kepri Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Kepri

0
Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan bersama pengurus PWI Kepri.

batampos– Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan menerima kunjungan dan silaturahmi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri berkunjung ke kantor DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/10/2025). Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam penuh canda dan tawa.

Hadir dari rombongan PWI Kepri, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Sekretaris PWI Kepri Alfian Lumban Gaol, Bendahara PWI Kepri Moel Akhyar, Ketua Dewan Kehormatan Parna Simarmata, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, Ketua Dewan Pakar Ramon Damora, Wakil Ketua Arham, Wakil Bendahara Faisal, Wakil Sekretaris Aji Nugraha, Anggota Dewan Pakar Renty, Ketua Pokja Tanjungpinang Suhardi dan Ronny Alimin dan Sofyan.

Iman mengaku senang dapat bersilaturahmi dengan PWI Kepri. “Saya senang bisa kembali bersilaturahmi dengan PWI. Semua orang-orang lama semua di sini. Setelah saya menjabat, baru kali ini PWI Bersilaturahmi secara resmi,” ujarnya.

BACA JUGA: Endipat dan Iman Sambangi Pulau Raja-Raja Penyengat, Penyengat Harus Diperlakukan Khusus

Ia berharap PWI tetap berkontribusi besar untuk kemajuan Provinsi Kepri. “Mudah-mudahan kita akan terus meningkatkan kerjasama yang baik,” tambahnya.

Menurut Iman, pers menjadi penyeimbang dari informasi yang sudah beredar di medsos. Media harus cepat tanggap dan melakukan konfirmasi.

“Pengguna medsos saat ini cepat sekali menanggapi sesuatu padahal belum tentu kebenarannya. Disinilah kehadiran pers atau PWI untuk penyeimbang. Silahkan dipertanyakan kepada stake holder terkait permasalahan yang ada di Medsos,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Iman Sutiawan. Ia menegaskan bahwa sinergitas antara DPRD Kepri perlu ditingkatkan untuk penyajian informasi yang berimbang kepada masyarakat.

“Terima kasih atas sambutan dari Ketua DPRD. Lewat pertemuan ini, kita akan terus meningkatkan kerjasama dengan DPRD,” ujarnya. (*)

Artikel PWI Kepri Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD Kepri pertama kali tampil pada Kepri.