Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 973

Berkas Kasus Kecelakaan Maut di Galangan Kapal ASL Hampir Rampung, Kejaksaan Kejar Keadilan bagi Korban

0
Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam tengah menyempurnakan berkas perkara kasus kecelakaan kerja yang menewaskan empat pekerja di galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, pada Juni lalu. Tragedi ini juga menyebabkan beberapa korban luka dan menjadi sorotan serius atas lemahnya penerapan keselamatan kerja di kawasan industri galangan kapal.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus, mengatakan bahwa proses penyempurnaan berkas perkara sudah hampir rampung dan diharapkan dapat segera dinyatakan lengkap (P-21).

“Kami masih menyempurnakan berkas perkara. Insyaallah dalam waktu dekat bisa P-21,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/10).

Baca Juga: Praktisi Hukum Soroti Lemahnya Penegakan K3: “UU Kita Sudah Hebat, Tapi Sanksinya Ecek-ecek”

Dari hasil penyelidikan Polresta Barelang, kebakaran yang terjadi di lokasi galangan tersebut disebabkan oleh kelalaian dalam prosedur kerja, yang berujung pada hilangnya nyawa para pekerja. Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan dua tersangka berinisial A dan F, yang merupakan petugas di bagian Health, Safety, and Environment (HSE) dari pihak subkontraktor proyek perbaikan kapal.

Keduanya dijerat dengan Pasal 359 dan Pasal 360 KUHP, tentang kelalaian yang mengakibatkan kematian atau luka berat.

“Berkas perkara ditargetkan lengkap pekan depan agar segera bisa kami limpahkan ke pengadilan,” tambah Priandi.

Terkait barang bukti, Priandi menjelaskan bahwa kapal MT Federal II tempat terjadinya ledakan tidak dicantumkan sebagai barang bukti dalam berkas perkara pertama. Namun, hal itu bukan menjadi penyebab utama pengembalian berkas oleh kejaksaan sebelumnya.

“Itu bagian dari kebijakan penyidikan. Yang penting, secara formil dan materil, kekurangan dalam berkas kami minta dilengkapi dulu,” katanya.

Tak berhenti di situ, Kejari Batam juga akan menangani kasus ledakan kedua yang terjadi di lokasi yang sama, namun pada waktu berbeda. Peristiwa tersebut bahkan lebih tragis, dengan korban tewas mencapai 13 orang, serta melukai 21 pekerja lainnya.

“Karena tempus delicti berbeda, penanganannya juga akan dipisah, dengan alat bukti dan proses penyidikan baru,” jelas Priandi.

Pihak kejaksaan menegaskan, kasus-kasus kecelakaan kerja di industri galangan kapal Batam menjadi perhatian serius, mengingat banyaknya korban jiwa dan luka berat yang terus berulang akibat lemahnya penerapan sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

“Ini menjadi peringatan keras bagi semua pelaku industri. Keselamatan pekerja harus jadi prioritas, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, ledakan pertama terjadi pada Juni lalu dan menewaskan empat pekerja. Sementara tragedi kedua yang terjadi saat perbaikan kapal MT Federal II menjadi salah satu kecelakaan kerja terbesar di Batam dalam beberapa tahun terakhir. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Berkas Kasus Kecelakaan Maut di Galangan Kapal ASL Hampir Rampung, Kejaksaan Kejar Keadilan bagi Korban pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Batam Percepat Perbaikan Jalan Batuampar, Target Selesai Akhir 2025

0
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra saat meninjau jalan di Batuampar. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan Batuampar, salah satu wilayah dengan kepadatan lalu lintas dan aktivitas industri tertinggi di Batam, Kepulauan Riau.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan proyek perbaikan dan pelebaran jalan akan segera direalisasikan melalui APBD Perubahan Tahun 2025.

“Dari Polsek Baru Ampar di Jalan Lumba-Lumba hingga DC Mall di Jalan Duyung, akan kita overlay (pengaspalan ulang) dan pelebaran. Yang semula dua jalur, akan kita jadikan tiga jalur,” kata Amsakar saat meninjau lokasi proyek, Selasa (21/10).

Selain pelebaran jalan, proyek ini juga menyasar perbaikan sistem drainase yang selama ini menjadi sumber genangan air saat hujan deras. Dengan sistem yang diperbarui, aliran air diharapkan lebih lancar dan tidak menyebabkan banjir lokal.

Tak hanya infrastruktur jalan, Amsakar menegaskan Pemko juga menaruh perhatian serius pada kebersihan kawasan, terutama di titik-titik strategis seperti Tanjunguma dan area sekitar Pasar Induk Jodoh.

“Kita bersihkan sampah-sampah di tepi jalan, rapikan parkir kontainer, dan atasi tumpukan pasir yang selama ini membuat debu berterbangan,” ujarnya.

Amsakar menyebut proyek ini merupakan bentuk komitmen untuk menata ulang kawasan Batuampar secara menyeluruh tidak hanya dari aspek lalu lintas, tapi juga kebersihan, estetika, dan tata kota.

“Perbaikan ini menyentuh semua aspek. Dari jalan, drainase, sampai penataan kawasan logistik. Semua kita selesaikan secara bertahap dan terintegrasi,” tegasnya.

Peninjauan langsung oleh Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menjadi bagian dari respons terhadap keluhan masyarakat atas jalan yang rusak, berdebu, dan tidak tertata.

Melalui proyek ini, Pemko Batam menargetkan kondisi kawasan Batuampar bisa lebih tertib, bersih, dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan kontainer di kawasan industri tersebut.

“Wajah Batuampar akan berubah. Jalan mulus, drainase berfungsi, dan kawasan ini menjadi representasi kota industri yang modern dan tertata,” tambah Amsakar.

Proyek ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2025, dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk berbagai persoalan infrastruktur di kawasan tersebut. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Pemko Batam Percepat Perbaikan Jalan Batuampar, Target Selesai Akhir 2025 pertama kali tampil pada Metropolis.

Tugu Bahasa Senilai Rp100 Miliar Siap Dibangun di Pulau Penyengat Tahun 2026

0
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, akan dimulai pada tahun 2026 mendatang. Proyek monumental ini diperkirakan menelan anggaran hingga Rp100 miliar.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, dana pembangunan tugu tersebut akan bersumber dari APBD Provinsi Kepri sebesar Rp90-Rp100 miliar, dengan kemungkinan tambahan dukungan dari pemerintah pusat.

Nyanyang menjelaskan, rencana pembangunan Tugu Bahasa saat ini telah dibahas bersama DPRD Kepri.

“Penganggarannya sudah dimasukkan, tinggal menunggu persetujuan DPRD. Mudah-mudahan secepatnya bisa dibahas bersama agar pelaksanaan proyek dapat dimulai,” ujar Nyanyang, Selasa (21/10).

Ia menambahkan, Detail Engineering Design (DED) proyek tersebut telah rampung. Pemprov Kepri kini sedang mempersiapkan tahapan pelaksanaan fisik pembangunan.

“Sambil menunggu finalisasi anggaran dan koordinasi dengan Kementerian Kebudayaan terkait potensi dukungan dana pusat,” lanjutnya.

Tugu Bahasa direncanakan berdiri di Bukit Kursi, Pulau Penyengat, lokasi yang dinilai strategis karena memiliki pemandangan luas ke berbagai arah, mulai dari Dompak, Senggarang, hingga Batam.

“Lokasinya tetap di Bukit Kursi. Dari sana bisa melihat ke berbagai wilayah, bahkan Batam. Nantinya juga akan disediakan lift menuju bagian atas tugu,” ungkap Nyanyang.

Pembangunan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga simbol kebanggaan budaya Melayu yang menjadi akar perkembangan Bahasa Indonesia. Pulau ini dikenal sebagai pusat lahirnya bahasa Melayu klasik, yang kemudian menjadi cikal bakal bahasa nasional.

Dengan rampungnya Tugu Bahasa, diharapkan Pulau Penyengat semakin dikenal sebagai ikon sejarah dan kebudayaan nasional serta menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Tugu Bahasa Senilai Rp100 Miliar Siap Dibangun di Pulau Penyengat Tahun 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

Satlantas Barelang Gencarkan Patroli Malam di Titik Rawan, Balap Liar Tak Diberi Celah

0
Delapan personel Satlantas Polresta Barelang dikerahkan dalam patroli malam untuk mengantisipasi aksi balap liar dan kejahatan jalanan di sejumlah titik rawan di Kota Batam. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang kembali turun ke jalan. Senin malam (20/10) hingga Selasa dini hari (21/10), delapan personel Satlantas dikerahkan dalam patroli malam untuk mengantisipasi aksi balap liar dan kejahatan jalanan di sejumlah titik rawan di Kota Batam.

Patroli berlangsung mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengawasan adalah Simpang Frengki, Simpang Kara, Legenda Malaka, dan kawasan Nagoya yang kerap menjadi tempat nongkrong anak muda hingga larut malam.

“Patroli ini bagian dari upaya kami menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas, khususnya di malam hari,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, Selasa (21/10).

Patroli dilakukan secara mobile dan dialogis. Petugas tidak hanya menyisir jalur protokol dan lokasi rawan balap liar, tapi juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan pengguna jalan lainnya.

Legenda Malaka dan Nagoya menjadi titik utama pengawasan karena dikenal sebagai lokasi favorit warga berkumpul di malam hari. Di kawasan ini, aparat tampak aktif berdialog dengan pemuda setempat dan meminta mereka tidak ikut dalam aksi ugal-ugalan di jalan.

“Kami tidak hanya mengawasi, tapi juga mengedukasi. Kami ingin kehadiran polisi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Afiditya.

Langkah ini juga sebagai respons atas sejumlah kecelakaan lalu lintas yang belakangan terjadi di Batam, termasuk insiden tragis yang melibatkan mobil Toyota Yaris merah di kawasan Batuampar beberapa waktu lalu, yang menewaskan seorang pria.

Selain mengantisipasi balap liar, patroli malam juga menyasar tindak kriminalitas jalanan seperti pencurian, perusakan fasilitas umum, dan aksi premanisme yang kerap meningkat pada malam hari.

Warga menyambut positif kegiatan ini. Imran, salah satu pengguna jalan, mengaku senang melihat polisi aktif berpatroli malam. “Kami merasa lebih aman. Harapannya kegiatan ini terus dilakukan secara rutin, terutama di jam-jam rawan,” ujarnya.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polresta Barelang terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan aktivitas balap liar maupun gangguan kamtibmas yang menonjol. Polisi memastikan kegiatan ini akan terus digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai fungsi kepolisian.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama anak muda, untuk bersama-sama menjaga ketertiban di jalan. Jangan sampai karena aksi balap liar, nyawa jadi taruhannya,” tutup Kompol Afiditya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Satlantas Barelang Gencarkan Patroli Malam di Titik Rawan, Balap Liar Tak Diberi Celah pertama kali tampil pada Metropolis.

Mutu Beras Bulog Menurun, Ini Penyebabnya, Guido: Stok Cukup Sampai Akhir Tahun

0
Kepala Bulog Batam, Guido XL Pereira. f. yashinta

batampos– Perum Bulog Batam memastikan stok beras di wilayah Batam dan Karimun dalam kondisi aman hingga awal tahun 2026. Kepala Bulog Batam, Guido XL Pereira, menegaskan tidak ditemukan beras rusak atau busuk di gudang penyimpanan.

“Sejauh ini tidak ada beras yang busuk. Hanya saja ada kemungkinan turun mutu karena faktor penyimpanan. Tapi kami rutin melakukan perawatan harian, mingguan, hingga bulanan untuk menjaga kualitas,” ujar Guido, Selasa (21/10).

Ia menuturkan, penurunan mutu yang dimaksud biasanya berupa beras yang mulai beraroma apek. Namun kondisi tersebut dapat diatasi dengan perawatan dan pengecekan visual secara berkala.

“Kalau ada tanda-tanda menurun mutu, kami langsung lakukan fumigasi atau perawatan agar tidak rusak,” katanya.

Dijelaskannya, Bulog merupakan operator cadangan pangan pemerintah. Dengan begitu, pengelolaan stok dilakukan ketat dan berjenjang sesuai prosedur.

“Kami ini operator pemerintah, jadi tidak bisa sembarangan. Stok beras yang kami simpan paling lama di Kepri di tahun 2024, jadi belum terlalu lama, itu sudah ada sebelum saya masuk (sebagai Kepala Bulog Batam),” ujarnya.

BACA JUGA: Beras hingga Gula Diburu Warga di Gerakan Pangan Murah Bulog Batam

Hingga pertengahan Oktober 2025, stok beras di gudang Bulog Batam tercatat mencapai 3.700 ton, sedangkan di gudang Bulog Karimun mencapai 289 ton. Dengan jumlah itu, ketahanan stok di Batam diperkirakan cukup untuk empat hingga lima bulan ke depan, sementara di Karimun dua hingga tiga bulan.

“Artinya untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru, stok beras kita aman. Masyarakat tidak perlu panik,” tegas Guido.

Ia juga mengungkapkan, hingga 20 Oktober 2025, realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Batam dan Karimun mencapai 1.000 ton lebih dari total target 5.000 ton tahun ini atau sekitar 17 persen. “Kami yakin target itu bisa terlampaui karena ada kerja sama dengan TNI, Polri, dan dinas terkait yang aktif dalam gerakan pangan murah,” katanya.

Selain SPHP, Bulog Batam juga menyalurkan bantuan pangan tahap II alokasi Oktober–November 2025 dengan total 864.380 kilogram beras. Dari jumlah itu, Kota Batam menerima 662.660 kilogram dan Kabupaten Karimun 201.720 kilogram.

“Untuk tahap ini, pemerintah juga menambahkan bantuan minyak goreng sebanyak 172.876 liter, terdiri dari 132.532 liter untuk Batam dan 40.344 liter untuk Karimun,” jelas Guido.

Dengan begitu, setiap penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan beras medium sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng empat liter.

Selain penyaluran bantuan, Bulog juga memantau harga pasar di sejumlah ritel modern dan grosir. Guido menyebut harga beras di Indogrosir masih stabil di kisaran Rp11.300 per kilogram, dengan harga tertinggi di pasaran mencapai Rp13.000–Rp13.500 per kilogram.

“Di Karimun saat ini malah lebih aman, stok melimpah, harga stabil. Bahkan akhir Oktober nanti akan ada tambahan 500 ton beras dari Batam yang dikirim ke Karimun,” ujarnya.

Guido menambahkan, sinergi Bulog dengan Satgas Pangan yang terdiri dari TNI, Polri, dan Dinas Perdagangan terus berjalan baik. Tim rutin memantau gudang hingga pasar untuk memastikan tidak ada pelanggaran atau pergantian kemasan ilegal.

“Beras Bulog tidak boleh dikemas ulang sembarangan. Kalau ada yang mengganti kemasan tanpa izin, itu bisa kena sanksi hukum sesuai aturan Satgas Pangan,” tegasnya.

Dengan stok yang melimpah, distribusi lancar, dan pengawasan ketat, Guido memastikan masyarakat Kepri, khususnya di Batam dan Karimun, dapat menyambut akhir tahun tanpa kekhawatiran kekurangan beras.

“Kami pastikan berasnya cukup, kualitasnya baik, dan distribusinya lancar,” tutup Guido. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Mutu Beras Bulog Menurun, Ini Penyebabnya, Guido: Stok Cukup Sampai Akhir Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Pertahankan Inflasi Terkendali, Amsakar Tekankan Percepatan Belanja Daerah

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos– Pemerintah Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyebut bahwa tingkat inflasi di Batam hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali seiring dengan upaya penguatan sinergi lintas sektor.

Rapat nasional yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti seluruh gubernur, bupati, serta wali kota se-Indonesia.

“Alhamdulillah, kondisi inflasi di Batam sejauh ini masih dalam batas aman dan terkendali. Kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi berjalan stabil,” ujar Amsakar.

Menurutnya, keberhasilan menjaga inflasi di Batam tidak terlepas dari sinergi kuat antara Pemko Batam, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan berbagai pemangku kepentingan.

BACA JUGA: Inflasi Batam Terkendali, Pemko Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Jelang Nataru

Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif terhadap gejolak harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang akhir tahun.

Selain pengendalian inflasi, Amsakar juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi belanja daerah.

Ia menilai, belanja pemerintah yang tepat sasaran dan tepat waktu merupakan motor penggerak ekonomi lokal khususnya di tengah kondisi ekonomi global yang masih fluktuatif.

“Belanja pemerintah harus tepat sasaran dan tepat waktu. Ini menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal sekaligus menjaga sirkulasi uang di masyarakat,” katadia .

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan bahwa stabilitas ekonomi nasional membutuhkan sinergi dua mesin utama pemerintah dan sektor swasta. Ia menegaskan, optimalisasi realisasi belanja pemerintah menjadi salah satu kunci untuk menjaga daya beli masyarakat dan menstimulasi kegiatan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bisa melompat kalau dua mesin bergerak, yaitu mesin swasta dan mesin pemerintah. Mesin pemerintah di antaranya adalah realisasi belanja yang harus dioptimalkan,” kata Tito.

Dari sisi makro, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa ekonomi nasional menunjukkan tren positif. Pada kuartal II tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12 persen dengan inflasi terkendali di angka 2,65 persen salah satu yang terbaik di antara negara G20.

“Ini menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga, sementara pertumbuhan ekonomi berjalan stabil. Semua ini menggambarkan ekonomi Indonesia yang sehat dan dipercaya pasar,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan muncul langkah konkret dan kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Reporter: Azis

Artikel Batam Pertahankan Inflasi Terkendali, Amsakar Tekankan Percepatan Belanja Daerah pertama kali tampil pada Metropolis.

Batam Pertahankan Inflasi Terkendali, Amsakar Tekankan Percepatan Belanja Daerah

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos– Pemerintah Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyebut bahwa tingkat inflasi di Batam hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali seiring dengan upaya penguatan sinergi lintas sektor.

Rapat nasional yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti seluruh gubernur, bupati, serta wali kota se-Indonesia.

“Alhamdulillah, kondisi inflasi di Batam sejauh ini masih dalam batas aman dan terkendali. Kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi berjalan stabil,” ujar Amsakar.

Menurutnya, keberhasilan menjaga inflasi di Batam tidak terlepas dari sinergi kuat antara Pemko Batam, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan berbagai pemangku kepentingan.

BACA JUGA: Inflasi Batam Terkendali, Pemko Siapkan 52 Ribu Paket Sembako Jelang Nataru

Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif terhadap gejolak harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang akhir tahun.

Selain pengendalian inflasi, Amsakar juga menyoroti pentingnya percepatan realisasi belanja daerah.

Ia menilai, belanja pemerintah yang tepat sasaran dan tepat waktu merupakan motor penggerak ekonomi lokal khususnya di tengah kondisi ekonomi global yang masih fluktuatif.

“Belanja pemerintah harus tepat sasaran dan tepat waktu. Ini menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal sekaligus menjaga sirkulasi uang di masyarakat,” katadia .

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan bahwa stabilitas ekonomi nasional membutuhkan sinergi dua mesin utama pemerintah dan sektor swasta. Ia menegaskan, optimalisasi realisasi belanja pemerintah menjadi salah satu kunci untuk menjaga daya beli masyarakat dan menstimulasi kegiatan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bisa melompat kalau dua mesin bergerak, yaitu mesin swasta dan mesin pemerintah. Mesin pemerintah di antaranya adalah realisasi belanja yang harus dioptimalkan,” kata Tito.

Dari sisi makro, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa ekonomi nasional menunjukkan tren positif. Pada kuartal II tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12 persen dengan inflasi terkendali di angka 2,65 persen salah satu yang terbaik di antara negara G20.

“Ini menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga, sementara pertumbuhan ekonomi berjalan stabil. Semua ini menggambarkan ekonomi Indonesia yang sehat dan dipercaya pasar,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan muncul langkah konkret dan kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Reporter: Azis

Artikel Batam Pertahankan Inflasi Terkendali, Amsakar Tekankan Percepatan Belanja Daerah pertama kali tampil pada Metropolis.

Arab Saudi Cetak Sejarah! Sukses Bedah Otak Pakai Robot Pertama di Dunia

0
Ilustrasi. F. x.com/Spa_Eng.

batampos – Dunia medis mencatat tonggak sejarah baru. Arab Saudi berhasil melakukan operasi pengangkatan tumor otak menggunakan teknologi robotik pertama di dunia.

Pencapaian luar biasa ini dilakukan oleh King Faisal Specialist Hospital & Research Centre (KFSHRC) di Riyadh dan menjadi terobosan besar dalam bidang kedokteran saraf modern.

Operasi pengangkatan tumor otak intrakranial ini hanya memakan waktu satu jam.
Pasien pria berusia 68 tahun yang memiliki tumor berukuran 4,5 cm bahkan diperbolehkan pulang kurang dari 24 jam setelah prosedur, dalam kondisi sadar penuh.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa teknologi robotik dapat memberikan hasil yang lebih cepat, presisi, dan aman.

Operasi ini menggunakan sistem lengan robotik dengan navigasi citra 3D yang mampu membantu dokter menghindari area vital otak dan meningkatkan akurasi tindakan.

Ahli bedah utama Dr. Homoud Al-Dahash menyebut teknologi ini memberikan kendali dan presisi luar biasa.

“Ahli bedah dapat menavigasi struktur saraf dan pembuluh darah dengan tingkat keamanan yang tinggi,” ujarnya, dikutip dari Bharian Online, Selasa (21/10).

Keberhasilan ini menjadi bagian dari transformasi KFSHRC menuju pusat medis akademik kelas dunia.

Sebelumnya, rumah sakit ini juga mencatat sejarah dengan transplantasi jantung dan hati menggunakan teknologi robotik pertama di dunia.

Kini, KFSHRC diakui sebagai rumah sakit akademik terbaik di Asia Barat dan Afrika, sekaligus peringkat ke-15 dunia dalam daftar Top 250 Academic Medical Centers 2025.

Kesuksesan ini memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pemimpin inovasi teknologi medis global. Langkah ini membuka peluang besar bagi dunia kesehatan untuk menghadirkan layanan bedah saraf berstandar internasional dengan risiko minimal dan pemulihan cepat. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Arab Saudi Cetak Sejarah! Sukses Bedah Otak Pakai Robot Pertama di Dunia pertama kali tampil pada News.

Rekomendasi 5 Bakmie Porsi Jumbo di Batam yang Wajib Dicoba, Enak dan Murah Meriah!

0
Bakmi porsi jumbo. F. Juliana Belence/Batam Pos.

batampos – Bakmie selalu punya tempat istimewa di hati para pencinta kuliner. Di Kota Batam, sajian mie lezat ini hadir dalam berbagai varian dengan porsi besar dan harga terjangkau.

Tak heran jika bakmie menjadi pilihan utama untuk makan siang atau makan malam. Berikut 5 rekomendasi bakmie porsi jumbo di Batam yang sayang untuk dilewatkan:

1. Bakmi Piring Djaya

Bakmi legendaris ini jadi favorit warga lokal dan wisatawan. Kuahnya gurih, topping-nya melimpah, dan pilihan mie-nya bervariasi dari ayam hingga udang.
Selain bakmie, tersedia juga menu miso dan camilan ringan.

Lokasi: Jl. Teuku Umar, Nagoya Hill Blok U No.1, Batam.

2. Rin’s Kitchen

Buat yang suka rasa ala Bakmie GM, Rin’s Kitchen wajib dicoba. Tekstur mie kenyal dan bumbu gurih jadi daya tarik utama.
Harga mulai Rp27.000 dengan porsi cukup besar. Namun, tempatnya terbatas, jadi disarankan datang lebih awal.

Lokasi: Jl. Ruko Greenland No.2 Blok K, Tlk. Tering, Batam Kota.

3. Siomay & Bakmie Djaya 89

Tempat ini menawarkan suasana makan bakmie yang hangat dan rumahan. Selain bakmie, tersedia juga batagor lezat bagi yang ingin variasi. Porsinya besar dan bikin kenyang maksimal.

Lokasi: Jl. Raja M Tahir, Tlk. Tering, Batam Kota.

4. Bakmie & Es Doerian Soekadjadi

Unik dan menggoda! Makan bakmie kenyal dengan tekstur mie besar lalu ditutup dengan es durian segar. Kombinasi sempurna untuk pecinta kuliner Batam.

Lokasi: Jl. Central Raya No.18, Sukajadi, Batam Kota.

5. Kedai Buka Mata

Sajikan beragam menu bakmie dengan kuah gurih dan topping menarik.
Selain bakmie, kamu juga bisa menikmati camilan, nasi, dan minuman segar. Cocok buat nongkrong bareng teman atau keluarga.

Lokasi: Ruko Pasar Jl. Pasir Putih No.7 Blok 2, RW.8, Sadai, Bengkong.

Kalau kamu sedang di Batam, lima kedai bakmie di atas wajib kamu kunjungi.
Selain porsinya besar dan harga ramah di kantong, tempat-tempat ini juga menawarkan suasana nyaman dan cita rasa autentik khas Batam. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Rekomendasi 5 Bakmie Porsi Jumbo di Batam yang Wajib Dicoba, Enak dan Murah Meriah! pertama kali tampil pada Metropolis.

Produksi Ikan Budidaya Batam Tembus 955 Ton, Nilai Ekonomi Capai Rp46 Miliar

0
Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam menyalurkan bantuan sebanyak 137 unit bioflok kepada 24 kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di berbagai wilayah Kota Batam. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Sektor perikanan budidaya di Kota Batam terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, sepanjang September 2025 total produksi ikan budidaya mencapai 955 ton dengan nilai ekonomi lebih dari Rp46,01 miliar.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, mengatakan capaian tersebut mencerminkan peningkatan produktivitas para pembudidaya, baik di sektor air laut maupun air tawar. “Alhamdulillah, hasil produksi September menunjukkan tren positif. Ini berkat kerja keras para pembudidaya yang tersebar di 12 kecamatan di Batam,” ujarnya, Selasa (21/10).

Dari data yang dihimpun, jenis udang vannamei menjadi penyumbang terbesar dengan produksi mencapai 315.291 kilogram senilai Rp24,59 miliar. Disusul lele sebanyak 261.173 kilogram (Rp5,74 miliar), patin 137.246 kilogram (Rp3,15 miliar), nila 133.250 kilogram (Rp4,66 miliar), serta ikan mas 43.987 kilogram (Rp3,07 miliar).

Sementara dari kategori ikan laut, jenis kerapu, kakap, dan bawal bintang masih menjadi andalan pembudidaya Batam. Produksi kerapu tercatat 6,3 ton dengan nilai Rp890 juta, kakap 12,1 ton senilai Rp1,33 miliar, dan bawal bintang 5,1 ton dengan nilai Rp567 juta.

“Batam memiliki potensi besar di dua sektor sekaligus, yaitu budidaya air laut dan air tawar. Keduanya berkontribusi signifikan terhadap nilai ekonomi daerah dan menjadi sumber penghidupan bagi ribuan pembudidaya,” jelas Yudi.

Berdasarkan persebaran wilayah, Kecamatan Galang menjadi penyumbang nilai produksi terbesar, mencapai Rp12 miliar, disusul Sagulung Rp10,28 miliar, dan Bulang Rp7,61 miliar. Adapun kecamatan dengan kontribusi terkecil yakni Bengkong sebesar Rp164 juta.

Untuk menjaga stabilitas dan peningkatan produksi, Diskan Batam juga terus memperkuat dukungan kepada kelompok pembudidaya ikan (pokdakan). Salah satunya melalui bantuan 137 unit bioflok yang telah disalurkan tahun ini kepada 24 kelompok pembudidaya ikan.

“Teknologi bioflok ini sangat membantu pembudidaya dalam meningkatkan efisiensi budidaya ikan air tawar seperti lele dan nila. Dengan sistem ini, penggunaan lahan dan air lebih hemat, pertumbuhan ikan lebih cepat, dan kualitas air bisa terjaga,” terang Yudi.

Selain memperkuat produksi dalam negeri, Diskan juga mendorong pembudidaya untuk menembus pasar ekspor. “Kami ingin Batam bukan hanya penghasil ikan konsumsi lokal, tapi juga mampu menjadi salah satu sentra ekspor perikanan budidaya di Kepri,” katanya.

Ia berharap tren positif ini berlanjut hingga akhir tahun. “Target kami bukan hanya meningkatkan volume produksi, tapi juga kualitas dan nilai tambahnya. Dengan begitu, kesejahteraan pembudidaya ikut naik dan ketahanan pangan di sektor perikanan tetap terjaga,” tutup Yudi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Produksi Ikan Budidaya Batam Tembus 955 Ton, Nilai Ekonomi Capai Rp46 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.