Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 979

iPhone 17 Resmi Rilis: Desain Tipis, Kamera Canggih, dan Harga Mulai Rp 13 Juta

0
iPhone 17
Tampilan iPhone 17 series. F. https://x.com/popbase.

batampos – Apple secara resmi meluncurkan iPhone 17 series dalam acara bertajuk “Awe Dropping” pada Selasa (9/9). Seri terbaru ini hadir dengan perubahan signifikan pada desain maupun fitur, menjadikannya salah satu peluncuran paling ditunggu di 2025.

Salah satu fitur unggulan adalah kamera depan Center Stage dengan sensor baru 18 MP, bahkan mendukung 24 MP untuk kebutuhan selfie yang lebih tajam. Semua seri iPhone 17 sudah dibekali chip A19, sementara varian Pro dan Pro Max mendapatkan versi A19 Pro yang lebih bertenaga.

Untuk performa, iPhone 17 Pro membawa RAM 12 GB, sedangkan model standar memiliki RAM 8 GB. Seluruh varian kini mendukung layar LTPO 120 Hz ProMotion, memberikan pengalaman visual lebih halus saat scrolling media sosial, menonton film, maupun bermain game.

Apple juga memperkenalkan iPhone 17 Air, yang menjadi iPhone tertipis sepanjang sejarah dengan ketebalan hanya 5,5 mm. Desain kamera pun diperbarui dengan tata letak horizontal bernama Camera Plateau, mirip gaya ponsel flagship Android.

Di sektor multimedia, iPhone 17 mendukung perekaman video 4K60 fps Dolby Vision, fitur sinematik, audio spasial, hingga pengurangan noise angin. Pengguna juga bisa merekam konten spasial untuk dinikmati dengan Apple Vision Pro.

iPhone 17 tersedia dalam warna lavender, mist blue, sage, putih, dan hitam, dengan pilihan penyimpanan 256 GB dan 512 GB.

Untuk harga, iPhone 17 di Amerika Serikat dibanderol mulai $799, sementara iPhone 17 Pro Max mencapai $1.199. Di Indonesia, harga diperkirakan mulai Rp 13 juta. Pre-order dibuka pada 12 September dan penjualan resmi dimulai 19 September 2025.

Dengan dukungan teknologi terbaru seperti Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6, iPhone 17 diprediksi akan mengubah tren gaya hidup digital dan semakin relevan di era perangkat pintar yang serba terkoneksi.

Reporter: Juliana Belence 

Artikel iPhone 17 Resmi Rilis: Desain Tipis, Kamera Canggih, dan Harga Mulai Rp 13 Juta pertama kali tampil pada Lifestyle.

Kasus 170 Gram Sabu, Julia Jaya Sri Bacakan Pledoi, Minta Keringanan Hukuman

0
Julia Jaya Sri usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (10/9). Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Pengadilan Negeri (PN) Batam kembali menggelar sidang perkara narkotika dengan terdakwa Julia Jaya Sri, Rabu (10/9). Agenda sidang kali ini adalah pembacaan pledoi atau nota pembelaan dari pihak terdakwa.

Sidang dipimpin majelis hakim yang diketuai Douglas dengan anggota Andi Bayu dan Dina Puspasari. Melalui penasihat hukumnya, Julia menyampaikan keberatan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntutnya dengan pidana 9 tahun penjara serta denda Rp5,6 miliar subsider 6 bulan kurungan.

“Kami keberatan dengan tuntutan JPU dan berharap majelis hakim mempertimbangkan sikap penyesalan terdakwa,” ujar penasihat hukum Julia di ruang sidang.

Julia sendiri mengaku menyesali perbuatannya dan memohon keringanan hukuman. Namun, JPU tetap teguh pada tuntutannya. “Kami tetap pada tuntutan yang telah kami bacakan,” tegas jaksa.

Dalam sidang sebelumnya, JPU menilai Julia terbukti melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat terkait narkotika sebagaimana Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain pidana penjara dan denda, JPU juga meminta majelis hakim merampas sejumlah barang bukti untuk dimusnahkan, di antaranya 4 paket sabu seberat 50,59 gram, 1 paket sabu 98,92 gram, tas selempang, kotak tisu, timbangan digital, plastik klip, gunting, serta menyita sepeda motor dan ponsel milik terdakwa untuk negara.

Berdasarkan dakwaan, Julia terlibat jaringan peredaran narkotika bersama Relyta Sapitri dan Apriansyah alias Cecep (berkas terpisah), dengan kendali seorang bandar bernama Tomi (DPO).

Kasus ini terbongkar pada 11 Maret 2025 saat Ditresnarkoba Polda Kepri menangkap Julia di Hotel Prima, Tanjunguncang. Dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk kos Newton dan Hotel Anugrah, polisi menemukan total lebih dari 170 gram sabu siap edar. Hasil uji laboratorium Balai POM Batam memastikan barang bukti tersebut positif mengandung metamfetamina, narkotika golongan I.

Usai pembacaan pledoi, majelis hakim memberikan kesempatan JPU untuk menanggapi. Sidang akan dilanjutkan dalam waktu dekat dengan agenda putusan majelis hakim. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Kasus 170 Gram Sabu, Julia Jaya Sri Bacakan Pledoi, Minta Keringanan Hukuman pertama kali tampil pada Metropolis.

Tren Remaja Nekat Foto di Tengah Jalanan Tanjungpinang, Polisi Ingatkan Bahaya

0
Foto di jalan
Sejumlah remaja Tanjungpinang saat mengikuti tren berfoto di tengah badan jalan. Polisi ingatkan bahayanya. F. dapasukasaturnus.

batampos – Sejumlah remaja di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dilaporkan nekat melakukan aksi berbahaya dengan berfoto di tengah jalan pada malam hari. Aksi ini dilakukan saat kondisi jalanan sepi, seperti di Jalan Basuki Rahmat, Jalan Kota Piring, dan Jalan WR Supratman.

Kasat Lantas Polresta Tanjungpinang, AKP Arbi Guna Bimantara, mengatakan aksi tersebut sudah menjadi perhatian polisi. Para remaja yang terlibat diberi peringatan untuk tidak lagi mengikuti tren berbahaya yang tengah viral di media sosial itu.

“Kita sudah mendapatkan informasi. Mereka berfoto di tengah jalan di beberapa lokasi,” ujar Arbi, Rabu (10/9).

Ia menegaskan aksi tersebut sangat berisiko, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lain.
“Takutnya nanti terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Makanya aksi tersebut jangan dilakukan,” tegasnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, polisi akan meningkatkan patroli di lokasi rawan aksi ini. Arbi juga meminta peran aktif orangtua dalam mengawasi anak-anak remaja mereka.

“Memang belum ada laporan kecelakaan, tapi kita harus menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Tren Remaja Nekat Foto di Tengah Jalanan Tanjungpinang, Polisi Ingatkan Bahaya pertama kali tampil pada Kepri.

655 Anak Ikut Cek Gula Darah, 13 Ditemukan Prediabetes

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Sebanyak 655 anak mengikuti pemeriksaan gula darah dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Batam. Hasilnya cukup melegakan, mayoritas tercatat normal. Namun, ada temuan kecil yang patut diwaspadai: 13 anak masuk kategori prediabetes dan 20 anak mengalami hipoglikemia.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat, dari total 2.935 peserta usia dua tahun ke atas, 623 anak (95,11 persen) memiliki kadar gula darah normal. Tidak ditemukan kasus hiperglikemia dalam pemeriksaan tersebut.

Kepala Dinkes Batam, dr. Didi Kusmarjadi, menyebut temuan prediabetes ini penting diperhatikan meski belum bisa dikatakan diabetes.

Baca Juga: Dinkes Batam Ajak Orang Tua Sukseskan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

“Sebetulnya belum cukup dikatakan diabetes, masih prediabetes. Setelah dilakukan tes lanjutan berupa cek gula darah puasa dan dua jam setelah makan, hasilnya normal,” jelas Didi, Rabu (10/9).

Ia menjelaskan, prediabetes adalah fase peringatan. Kadar gula darah sudah lebih tinggi dari normal, tapi belum sampai ke diabetes melitus tipe 2. Jika tidak diantisipasi, risiko berkembang menjadi diabetes di kemudian hari tetap ada.

“Kalau prediabetes dikenali sejak awal, masih bisa dikendalikan bahkan kembali normal. Pencegahan jauh lebih efektif daripada mengobati ketika sudah menjadi diabetes,” tegasnya.

Didi merinci, kondisi normal ditandai dengan gula darah puasa di bawah 100 mg/dL. Sedangkan prediabetes ada di rentang 100–125 mg/dL, atau tes glukosa 2 jam setelah makan 140–199 mg/dL, atau HbA1c 5,7–6,4 persen. Batas diabetes dimulai dari gula darah puasa ≥126 mg/dL, atau HbA1c ≥6,5 persen.

Menurutnya, penyebab utama prediabetes pada anak antara lain obesitas, pola makan tinggi gula dan lemak, kurang aktivitas fisik, hingga faktor keturunan. Gejalanya sering samar, tetapi bisa berupa rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, cepat lelah, atau berat badan berlebih.

Karena itu, Dinkes Batam mengimbau orang tua membiasakan gaya hidup sehat sejak dini: mengurangi makanan tinggi gula, memperbanyak buah dan sayur, meningkatkan aktivitas fisik minimal 60 menit sehari, membatasi waktu gawai, mengontrol berat badan, hingga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Dinkes juga mendorong terciptanya lingkungan sehat di rumah dan sekolah, lewat kantin sehat hingga kegiatan olahraga bersama. Edukasi kepada anak dan keluarga pun dinilai tak kalah penting. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 655 Anak Ikut Cek Gula Darah, 13 Ditemukan Prediabetes pertama kali tampil pada Metropolis.

Dukung Asta Cita, Ditjenpas Kepri Tanam 2.900 Pohon Kelapa di Empat Daerah

0
Tanam kelapa
Pegawai Kanwil Ditjenpas Kepri saat menanam bibit pohon kelapa di Tanjungpinang. F. Kanwil Ditjenpas Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Sebanyak 2.900 bibit pohon kelapa ditanam Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kepulauan Riau. Program ini digelar untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Ribuan bibit tersebut ditanam di beberapa wilayah, antara lain 1.200 bibit di Kota Tanjungpinang, 1.200 bibit di Kota Batam, 350 bibit di Kabupaten Karimun, dan 150 bibit di Dabok Singkep, Kabupaten Lingga. Penanaman dilakukan di area masyarakat sekitar, lahan pertanian warga binaan, hingga lingkungan satuan kerja pemasyarakatan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kepri, Aris Munandar, mengatakan kegiatan ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto serta implementasi 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

“Kegiatan ini memiliki makna mendalam, yakni ikhtiar bersama memastikan ketersediaan pangan serta menjaga ekosistem lingkungan,” ujar Aris, Rabu (10/9).

Ia menjelaskan, Kementerian Imipas menargetkan penanaman 360 ribu bibit pohon kelapa di seluruh Indonesia. Selain mendukung ketahanan pangan nasional, langkah ini juga menjadi bagian dari hilirisasi kelapa untuk mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, dan makmur.

Menurut Aris, pohon kelapa bermanfaat jangka panjang baik untuk masyarakat sekitar maupun warga binaan.

“Kelapa sangat baik bagi alam maupun orang di sekitarnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Dukung Asta Cita, Ditjenpas Kepri Tanam 2.900 Pohon Kelapa di Empat Daerah pertama kali tampil pada Kepri.

DPRD Anambas Habiskan Rp 250 Juta per Bulan untuk Tunjangan Perumahan

0
Sekwan Anambas
Sekretaris DPRD Anambas, Jhon Aquarius Putra. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Sekretariat DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas setiap bulan harus menyiapkan anggaran sekitar Rp 250 juta untuk membayar tunjangan perumahan anggota legislatif. Dana tersebut dialokasikan bagi 20 anggota DPRD sesuai dengan kedudukan jabatannya.

Sekretaris DPRD Anambas, Jhon Aquarius Putra, menjelaskan tunjangan perumahan yang diterima tiap anggota berbeda-beda. Ketua DPRD menerima Rp 16,7 juta per bulan, Wakil Ketua I dan II masing-masing Rp 14,7 juta, sedangkan anggota lainnya mendapat Rp 12 juta.

“Perhitungan nilai tunjangan perumahan ini sudah dilakukan secara resmi oleh appraisal, lembaga yang memang ditunjuk untuk menghitung besaran tunjangan,” kata Jhon, Rabu (10/9).

Ia menegaskan, pemberian tunjangan tersebut memiliki dasar hukum jelas, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, serta diperkuat dengan Peraturan Bupati Anambas Nomor 5 Tahun 2017.

Menurut Jhon, ketiadaan rumah dinas menjadi alasan utama tunjangan perumahan diberikan. Anggota DPRD yang berasal dari luar Pulau Siantan juga membutuhkan tempat tinggal layak selama menjalankan tugas.

“Baik pimpinan maupun anggota sama sekali tidak ada rumah dinas. Jadi sebagai gantinya diberikan tunjangan perumahan. Ini sudah sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Selain untuk menunjang kebutuhan tempat tinggal, tunjangan itu juga dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap tugas besar para legislator.

Meski begitu, rencana pembangunan rumah dinas DPRD hingga kini masih sebatas wacana karena terbentur keterbatasan fiskal daerah.

“Kalau memanfaatkan aset Pemkab Anambas untuk dijadikan rumah dinas sementara, itu juga tidak bisa. Karena syaratnya harus merupakan aset milik Sekretariat DPRD sendiri,” jelasnya.

Di sisi lain, besaran tunjangan yang mencapai ratusan juta rupiah setiap bulan kerap menjadi sorotan masyarakat. Namun Jhon memastikan, pembayaran itu sah secara aturan karena sudah melalui penghitungan resmi lembaga independen.

“Semua ada kajiannya. Jadi bukan asal menetapkan angka. Lembaga independen sudah menghitung standar harga sewanya, baru kemudian disahkan dalam aturan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel DPRD Anambas Habiskan Rp 250 Juta per Bulan untuk Tunjangan Perumahan pertama kali tampil pada Kepri.

Hari Perhubungan, Donor Darah di PLP Tanjunguban Hasilkan 70 Kantong

0
Donor darah
Personel TNI-Polri dan unsur Perhubungan Laut menyumbangkan darahnya di Gedung Sarotama, Pangkalan PLP Tanjunguban pada Rabu (10/9). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 70 kantong darah berhasil terkumpul dalam kegiatan donor darah di Gedung Sarotama, Pangkalan PLP Tanjunguban, Rabu (10/9). Aksi kemanusiaan ini digelar untuk memperingati Hari Perhubungan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan darah di Pulau Bintan.

Kegiatan melibatkan berbagai elemen mulai dari TNI, Polri, pegawai Kementerian Perhubungan hingga masyarakat umum. Donor darah ini bekerja sama dengan UTD RSJKO Engku Haji Daud (EHD) dan Relawan Darah Sejahtera Bintan (Redasin).

Sebelum mendonorkan darah, setiap peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan seperti tes tensi dan kadar hemoglobin (Hb). Dari 100 calon pendonor, hanya 70 yang dinyatakan memenuhi syarat, sementara 30 lainnya gagal karena faktor kesehatan.

“Sebanyak 30 orang tidak bisa donor karena tensi, Hb rendah, dan alasan medis lainnya,” kata Koordinator Tata Usaha Pangkalan PLP Tanjunguban, Sanggam Simanjuntak.

Ketua Redasin, Yanti Kurniasih, mengapresiasi kegiatan tersebut karena turut membantu menjaga ketersediaan stok darah di Bintan.
“Darah yang terkumpul akan disalurkan melalui UTD RSJKO EHD untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa bisa digelar lebih banyak instansi di Bintan agar kebutuhan darah bagi pasien dapat terus terpenuhi. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Hari Perhubungan, Donor Darah di PLP Tanjunguban Hasilkan 70 Kantong pertama kali tampil pada Kepri.

IMMICare, Layanan Jemput Bola Imigrasi Batam Permudah Pasien ke Luar Negeri

0
Direktur RSUD Embung Fatimah drg Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari bersama Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad menandatangani IMMICare Pembuatan Paspor Pasien Rujukan Luar Negeri. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Pasien rujukan medis ke luar negeri kini tidak lagi dipusingkan urusan administrasi paspor. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menghadirkan program layanan jemput bola IMMICare, yang memungkinkan pengurusan paspor dilakukan langsung di rumah sakit tanpa harus antre di kantor imigrasi.

Program ini resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan empat rumah sakit di Kota Batam, yaitu Rumah Sakit Awal Bros, Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP), Rumah Sakit Santa Elisabeth, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, mengatakan IMMICare hadir sebagai bentuk pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan mendesak pasien dan keluarganya.

“Petugas imigrasi kini siap melayani 24 jam di rumah sakit. Pasien atau keluarga tidak perlu lagi datang ke kantor imigrasi untuk mengurus paspor,” ujar Hajar dalam acara penandatanganan kerja sama, Rabu (10/9).

Menurut Hajar, gagasan IMMICare lahir dari pengalaman seorang warga yang kesulitan memperoleh paspor saat anaknya harus segera dirujuk ke luar negeri untuk tindakan medis darurat. Dari peristiwa itu, pihaknya menilai negara harus hadir dengan pelayanan yang cepat, humanis, dan berpihak kepada masyarakat.

“Tidak semua orang mengenal pejabat imigrasi, maka negara harus hadir mempermudah akses layanan, terutama dalam kondisi darurat,” tegasnya.

Sebelum adanya layanan ini, pasien yang hendak dirujuk ke luar negeri diwajibkan datang langsung ke kantor imigrasi, sebuah proses yang kerap menyulitkan karena kondisi pasien tidak memungkinkan untuk berpindah tempat. Kini, dengan IMMICare, pengurusan paspor bisa dilakukan langsung di rumah sakit dengan dukungan Dinas Kesehatan dan otoritas karantina untuk kelengkapan dokumen keberangkatan pasien.

“Jadi ini juga mempermudah karantina dalam menyiapkan dokumen pasien,” tambah Hajar.

Direktur RSBP Batam, Tanto Budiharto, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, layanan ini merupakan langkah nyata yang sangat membantu masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi. Ini layanan pertama di Batam yang benar-benar menyentuh kebutuhan pasien. Kami pun mendukung penuh agar pasien bisa tetap mendapatkan penanganan terbaik, tanpa harus terbebani urusan administrasi,” katanya.

Senada, perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Riau, Lagat Siadari, menilai program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan.

“Pelayanan seperti ini adalah amanat konstitusi. Tidak hanya mudah, tapi juga cepat, terjangkau, dan terukur. Kami berharap inovasi serupa bisa diikuti instansi lain,” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel IMMICare, Layanan Jemput Bola Imigrasi Batam Permudah Pasien ke Luar Negeri pertama kali tampil pada Metropolis.

SMAN 27 Batuaji Resmi Beralih Jadi SMKN 12 Batam

0
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung.

batampos – Dunia pendidikan di Batam memasuki babak baru. SMAN 27 Batuaji dipastikan akan dialihfungsikan sepenuhnya menjadi SMKN 12 Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, menegaskan peralihan dilakukan dengan cara menghentikan penerimaan siswa baru untuk SMAN 27. Siswa yang sudah ada, mulai kelas 10 hingga 12, tetap menamatkan sekolahnya di sana. Setelah itu, gedung sepenuhnya menjadi milik SMKN 12.

“Karena jumlah SMA di Batam sudah mencukupi, maka SMAN 27 kita alihkan saja menjadi SMKN 12. Mulai tahun depan sudah tidak ada lagi penerimaan siswa baru untuk SMAN 27,” tegas Andi Agung.

Kebijakan ini sekaligus mengakhiri sistem berbagi gedung yang selama ini dijalankan. Sejak tahun ajaran baru, SMKN 12 masih menumpang di SMAN 27 dengan pola pagi untuk SMA, siang untuk SMK. Meski berjalan lancar, kondisi ini jelas bukan solusi jangka panjang.

SMKN 12 hadir dengan empat rombongan belajar pada angkatan pertama. Meski fasilitas terbatas, sekolah berupaya memberi layanan maksimal. Fasilitas ruang kelas dan sarana dasar dipenuhi bertahap agar siswa tetap mendapat pengalaman belajar optimal.

Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kepri wilayah Batam, Kasdianto, menyebut keputusan pengalihan ini didorong oleh tingginya minat pendidikan kejuruan di Batam. “SMK favorit seperti SMKN 1 dan SMKN 5 sudah kewalahan menampung calon siswa. Kehadiran SMKN 12 menjadi solusi agar lulusan SMP dan MTs punya lebih banyak pilihan kejuruan di sekolah negeri,” ujarnya.

Apalagi, sejak tahun ajaran ini penerimaan siswa SMKN 12 sudah masuk dalam sistem resmi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru). Artinya, keberadaan SMKN 12 dipastikan permanen.

Dengan kepastian status gedung, kini fokus utama Disdik Kepri adalah peningkatan kualitas. “Meski masih transisi, yang terpenting siswa tetap mendapat pembelajaran terbaik. Soal gedung sudah jelas, sekarang tinggal perbaikan sarana dan mutu SMKN 12,” tutup Kasdianto. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel SMAN 27 Batuaji Resmi Beralih Jadi SMKN 12 Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

KSOP Karimun Tanam 100 Pohon Mangrove dan Bagikan 200 Life Jacket

0
penanaman 100 pohon mangrove di Pantai Coastal Area, Tanjungbalai Karimun. f.sandi

batampos – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, Rabu (10/9) melaksanakan penanaman 100 pohon mangrove di Pantai Coastal Area, Tanjungbalai Karimun. Selain itu, KSOP juga membagikan 200 life jacket kepada nelayan dan tekong speedboat penambang antar pulau.

Bupati Karimun, Iskandarsyah menyebutkan apa yang dilakukan oleh KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun luar biasa dan patut diberikan apresiasi. ”Melakukan penanaman pohon mangrove di pantai merupakan suatu bentuk kepedulian untuk menjaga alam agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Bupati, selain melaksanakan penanaman pohon mangrove dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 juga memberikan life jacket kepada para nelayan di Karimun. Hal ini tentunya merupakan langkah kongkrit yang dilakukan KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Khususnya ketika nelayan berada di laut.

BACA JUGA: Kapal Pelni Bakal Bersandar di Pelabuhan Tanjungmoco, Tunggu Juknis dari KSOP

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Captain Supendi mengatakan, penanaman 100 pohon mangrove yang dilaksanakan oleh pihaknya dan juga diikuti oleh Forkominda yang ada di Karimun merupakan bakti sosial instansinya dalam ikut menjaga lingkungan.

Pembagian Life Jacket

”Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka menyambut Harhubnas 2025 dengan tema transportasi selamat dan terintegrasi, rakyat sejahtera Indonesia maju. Bakti transportasi untuk negeri. Selain melakukan penanaman pohon mangrove, kami juga membagikan 200 unit life jacket untuk nelayan dan telong speedboat penambang yang biasa membawa penumpang,” jelasnya.

Tujuan bagi-bagi life jacket ini, kata Supendi, merupakan komitmen KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun yang ikut andil dan berperan aktif dalam menciptakan keselamatan di laut. Sehingga, kepada para nelayan yang sudah memiliki life jacket agar dapat digunakan ketika sedang mencari ikan di laut. Sehingga, jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, misalnya kapal nelayan terbalik, nelayan tidak tenggelam atau bisa mengapung sambil menunggu tim penyelamat. (*)

Reporter: Sandi

Artikel KSOP Karimun Tanam 100 Pohon Mangrove dan Bagikan 200 Life Jacket pertama kali tampil pada Kepri.