Batampos – Nepal kini memiliki pemimpin baru, seorang perempuan. Sushila Karki. mantan ketua Mahkamah Agung berusia 73 tahun. Ia mendapat mandat menjadi Perdana Menteri (PM) ad interim menggantikan pendahulunya KP Sharma Oli yang digulingkan rakyat, pekan lalu.

Karki berjanji akan mengikuti tuntutan warga Nepal, khususnya Gen Z untuk mengakhiri korupsi di negara itu. Dia juga diberi mandat untuk memulihkan ketertiban serta menjawab tuntutan para demonstran akan masa depan yang bebas korupsi menjelang pemilu, Maret 2026 mendatang.
BACA JUGA:
PM Nepal Mundur Usai Demo Besar Gen Z, Ini 4 Faktanya
Aksi protes besar-besaran sejak 8 September lalu, yang dipicu larangan media sosial dan diperburuk masalah ekonomi berkepanjangan dengan cepat meluas, hingga gedung parlemen serta bangunan pemerintah utama dibakar massa. Sejumlah menteri mendapat ‘hukuman’ langsung dari masyarakat, yang juga membuat PM sebelumnya mundur. Karki mulai ditunjuk sejak Jumat (12/9/2026) lalu.
“Kita harus bekerja sesuai dengan cara berpikir generasi muda atau Gen Z saat ini,” ujar Karki dalam pernyataan publik pertamanya, seperti dikutip dari AFP, Senin (15/9/2025).
Menurut Bank Dunia, satu dari lima penduduk produktif Nepal berusia 15 hingga 24 tahun menganggur. Produk domestik bruto per kapita negara Himalaya berpenduduk 30 juta itu hanya mencapai US$1.447 atau Rp23.749.611,” (kurs Rp 16.400).
“Apa yang dituntut kelompok ini adalah diakhirinya korupsi, tata kelola pemerintahan yang baik, dan kesetaraan ekonomi,” ujar Karki.
Dua hari menjalankan tugasnya sebagai PM ad interim, Karki memimpin rapat pemerintahan di kompleks pemerintahan Singha Durbar, tempat beberapa bangunan dibakar massa pekan lalu. Sebelum memulainya, ia mengheningkan cipta satu menit bagi mereka yang tewas dalam kerusuhan.
Setidaknya 72 orang tewas dan 191 lainnya terluka dalam dua hari protes, menurut Sekretaris Kabinet Eaknarayan Aryal, meningkat dari laporan sebelumnya sebanyak 51 korban. Ini adalah kerusuhan terburuk sejak berakhirnya perang saudara selama satu dekade dan penghapusan monarki pada 2008 di negara tersebut.
Pengangkatan Karki, yang dikenal independen, terjadi setelah negosiasi intensif yang melibatkan Kepala Staf Angkatan Darat Ashok Raj Sigdel dan Presiden Ram Chandra Paudel, termasuk dengan perwakilan kelompok Gen Z.
Ribuan aktivis muda menggunakan aplikasi Discord untuk memilih Karki sebagai pemimpin berikutnya. “Situasi yang saya hadapi ini bukanlah sesuatu yang saya harapkan. Nama saya dibawa dari jalanan,” ujarnya dalam pidato kenegaraan.
Kini, parlemen dibubarkan sementara dengan penugasan Karki sebagai interim dan pemilu dijadwalkan pada 5 Maret 2026 mendatang.
“Kami tidak akan berada di sini lebih dari enam bulan dalam kondisi apa pun. Kami akan menyelesaikan tanggung jawab kami dan berjanji menyerahkan kepada parlemen dan menteri terpilih berikutnya,” tegas Karki.
Warga Nepal berharap pemerintah baru yang dipimpin Karki ini bisa membawa perubahan, meski menyadari tantangan yang dihadapi tidak ringan.
“Daftar tanggung jawab dan masalah yang harus ditangani pemerintah ini tidaklah mudah,” kata Satya Narayan, 69, seorang pemilik toko kelontong di desa Pharping, sekitar satu jam dari Kathmandu.
“Pemerintah juga perlu memastikan persatuan dan keharmonisan dengan merangkul semua pihak,” tambahnya. (*)
Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK
Artikel Mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal Ditunjuk Jadi Perdana Menteri, Janji Ikuti Tuntutan Gen Z Akhiri Korupsi pertama kali tampil pada News.


batampos– Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M, Astaka Land, pengembang perumahan Emirates, menggelar Festival Al-Qur’an di Masjid Hagia Sophia, Minggu (14/9) malam. Acara bertema “Al-Qur’an Penuntun ke Jalan Keselamatan Dunia dan Akhirat” itu berlangsung selama tiga hari dengan ragam kegiatan islami yang melibatkan ratusan peserta dari Batam dan Tanjung Balai Karimun.

batampos– Meningkatnya kasus penipuan online yang mengatasnamakan jasa ekspedisi mendorong J&T Express mengambil langkah nyata. Perusahaan logistik ini meluncurkan kampanye edukasi digital bertajuk “3C: Cek, Curiga, Cancel” dengan menggandeng aktris Asmara Abigail sebagai wajah kampanye.




