Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 995

Kisah Misdi, Buruh di Bintan yang Akhirnya Punya Rumah Layak Berkat Bantuan RTLH

0
RTLH Bintan
Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti meninjau progres pekerjaan rehab rumah di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (10/9) sore. F. Andi untuk Batam Pos.

batampos – Hidup sederhana sebagai buruh tak pernah membuat Misdi (47), warga Kampung Lapangan, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, berhenti berharap bisa memiliki rumah layak.

Harapan itu akhirnya terwujud setelah ia terpilih sebagai salah satu penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Kabupaten Bintan.

Dengan nilai bantuan Rp60 juta, rumah Misdi kini direnovasi agar lebih nyaman untuk dihuni bersama istri dan anak-anaknya. Raut syukur tak bisa ia sembunyikan ketika melihat dinding dan atap rumahnya mulai diperbaiki.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur sekali dan berterima kasih kepada pemerintah daerah atas bantuan rehab rumah ini. Semoga bermanfaat bagi saya dan keluarga,” kata Misdi penuh haru, Kamis (11/9).

Bagi Misdi yang sehari-hari mengandalkan penghasilan sebagai buruh, bantuan itu adalah anugerah besar. Ia tak lagi harus khawatir saat hujan deras atau angin kencang menerpa.

Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, bahkan menyempatkan diri meninjau langsung progres pembangunan rumah Misdi di Kawal. Dalam kunjungannya, Deby berharap program ini benar-benar bisa meringankan beban masyarakat kecil.

“Harapannya bantuan rehab rumah ini tepat sasaran, agar warga bisa tinggal dengan layak dan nyaman,” ujar Deby.

Tahun ini, total ada 38 warga kurang mampu yang menerima bantuan RTLH di Bintan. Program ini menelan anggaran sekitar Rp1,3 miliar lebih, yang terbagi dalam beberapa kategori: lima unit rumah dibangun baru dengan anggaran Rp300 juta, 14 unit renovasi berat Rp546 juta, 16 unit renovasi sedang Rp432 juta, dan tiga unit renovasi ringan Rp54 juta.

Bagi Misdi, rumah baru bukan sekadar tempat berteduh. Lebih dari itu, rumah layak adalah simbol harapan baru bagi keluarganya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Kisah Misdi, Buruh di Bintan yang Akhirnya Punya Rumah Layak Berkat Bantuan RTLH pertama kali tampil pada Kepri.

Operator SPBU Divonis 8 Bulan, Terbukti Selewengkan BBM Subsidi

0
Dedi Syahputra alias Dedi, terdakwa perkara penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis delapan bulan penjara kepada Dedi Syahputra alias Dedi, terdakwa perkara penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Putusan dibacakan dalam sidang, Kamis (11/9), dengan majelis hakim dipimpin Yuanne bersama anggota Wattimena dan Rinaldi.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan Dedi terbukti melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

“Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum,” ujar Hakim Yuanne saat membacakan putusan.

Baca Juga: SPBU Kabil Dilarang Beroperasi, Ini Penyebab dan Kronologinya Menurut Pertamina

Vonis ini lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta pidana satu tahun penjara dan denda Rp30 juta subsider satu bulan kurungan. Usai putusan, Dedi menerima dengan lapang dada. Ia bahkan sempat bersujud di ruang sidang dan mengucapkan terima kasih kepada majelis hakim.

Dalam dakwaan JPU, Dedi yang bekerja sebagai operator SPBU di Jalan Pattimura, Kabil Raya, Nongsa, terbukti menjual Pertalite subsidi ke jerigen milik konsumen dengan menggunakan barcode milik orang lain. Total BBM yang diselewengkan mencapai 151,42 liter dengan nilai Rp1,51 juta. Dari transaksi itu, ia meraup Rp40 ribu.

Tak hanya sekali, praktik serupa dilakukan Dedi berulang sejak Desember 2024 hingga April 2025. Selama lima bulan, ia diperkirakan meraup keuntungan hingga Rp7 juta.

Barang bukti yang dihadirkan di persidangan antara lain dua unit mesin EDC, empat jerigen, uang tunai Rp100 ribu, becak motor Yamaha Vega biru, serta seragam kerja operator SPBU. Sebagian dirampas untuk negara, sisanya dikembalikan ke pemilik sah.

Kasus ini menambah deretan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi di Batam. Pemerintah menegaskan akan menindak tegas praktik serupa karena merugikan negara sekaligus mengurangi hak masyarakat kecil yang berhak atas BBM subsidi. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Operator SPBU Divonis 8 Bulan, Terbukti Selewengkan BBM Subsidi pertama kali tampil pada Metropolis.

Jalan di Simpang Marina City Ambles, Truk Berat Dituding Jadi Penyebab

0
Jalan amblas di kawasan Marina City, tepatnya di simpang Perumahan Jupiter. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kondisi jalan di simpang Perumahan Jupiter, Marina City, kian mengkhawatirkan. Jalur tepat di atas gorong-gorong yang rusak itu terus mengalami penurunan. Hingga Kamis (11/9), belum ada perbaikan dilakukan, sementara jalan makin cekung dan rawan amblas.

Warga menuding kendaraan berat sebagai biang kerok kerusakan. Truk kontainer, trailer, hingga truk material beroda sepuluh hilir mudik setiap hari, menambah beban jalan yang sudah rapuh. Selain memperparah kerusakan, arus kendaraan besar ini kerap memicu kemacetan, terutama pada jam sibuk.

“Tonase muatannya berat-berat, dan mereka beroperasi tanpa waktu. Gorong-gorong di simpang Jupiter ini rusak juga karena dilalui kendaraan besar itu,” keluh Ummar, warga Marina.

Ia menyebut kepadatan kendaraan berat tak lepas dari banyaknya mega proyek di kawasan Marina dan sekitarnya. Pembangunan kawasan wisata terpadu, perhotelan, hingga fasilitas komersial membuat truk-truk besar harus melewati Jalan Marina City yang sempit dan dua arah, sehingga jalan semakin rentan rusak.

Tak hanya soal jalan, warga juga menyoroti dampak lingkungan. Lahan resapan air di sekitar proyek ditimbun, membuat kawasan Marina kerap dilanda banjir setiap kali hujan deras.

Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, membenarkan kondisi jalan yang makin membahayakan. Ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam. “Box culvert sudah diturunkan di lokasi, tinggal pelaksanaan pengerjaan saja. Kami berharap segera dilakukan, karena ini sifatnya mendesak,” ujarnya.

Syamsuddin menambahkan, pihak BP Batam juga berencana turun ke lapangan. “Informasinya besok tim BP Batam akan cek langsung. Harapannya tidak hanya perbaikan gorong-gorong, tapi penanganan Jalan Marina secara keseluruhan,” katanya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Jalan di Simpang Marina City Ambles, Truk Berat Dituding Jadi Penyebab pertama kali tampil pada Metropolis.

Tak Perlu ke Tarempa, Warga Anambas Bisa Urus BPJS di Desa

0
BPJS Anambas
Perangkat desa yang menjabat sebagai agen BPJS Kesehatan sedang mengikuti pemantapan. Mulai tahun ini, 13 agen itu bekerja untuk melayani masyarakat. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Warga Kabupaten Kepulauan Anambas kini tak perlu jauh-jauh ke Tarempa untuk mengurus BPJS Kesehatan. Sebanyak 13 desa resmi memiliki agen BPJS yang siap melayani kebutuhan administrasi masyarakat langsung dari desa.

Adapun desa yang mendapat agen tersebut antara lain Letung, Landak, Payamaram, Keramut, Pesisir Timur, Sri Tanjung, Tarempa Barat, Tarempa Selatan, Tarempa Timur, Tarempa Barat Daya, Air Bini, Air Asuk, dan Air Sena.

Kepala BPJS Kesehatan Anambas, Dewi Ria, menjelaskan program ini merupakan bagian dari layanan Pesisir (Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi) yang dijalankan untuk memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Banyak masyarakat yang dulunya aktif sebagai peserta BPJS, kini tidak lagi aktif. Ada yang menunggak iuran BPJS Mandiri, ada juga yang dulunya peserta BPJS pekerja tapi sekarang sudah tidak bekerja. Maka dari itu, agen di desa hadir untuk mengakomodir mereka,” kata Dewi, Kamis (11/9).

Dengan adanya agen, warga bisa mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus menyeberang ke kantor BPJS di Tarempa. Mulai dari mengaktifkan kepesertaan, mendaftar kembali BPJS Mandiri, hingga memilih program Jamkesda.

“Kalau ada masalah soal keaktifan BPJS atau warga mau berobat tapi terkendala administrasi, cukup datang ke agen desa. Jadi lebih cepat dan lebih dekat,” jelas Dewi.

Menariknya, agen yang ditunjuk adalah perangkat desa setempat. Menurut Dewi, langkah ini memudahkan koordinasi antara masyarakat, desa, dan BPJS Kesehatan.

“Dulu pernah agen bukan perangkat desa, akhirnya susah dihubungi ketika ada urusan mendesak. Dengan perangkat desa sebagai agen, semua jadi satu pintu,” ungkapnya.

Selain melayani administrasi, agen desa juga berperan memberikan edukasi dan pendampingan. Harapannya, masyarakat tidak menunggu sakit baru sadar pentingnya BPJS.

“Dengan agen desa ini, kami ingin memastikan tidak ada warga yang kehilangan akses kesehatan hanya karena persoalan administrasi. Kesehatan adalah hak dasar masyarakat,” tegas Dewi.

Program ini juga diharapkan menekan angka peserta nonaktif. Agen desa akan rutin mengingatkan warga agar membayar iuran tepat waktu dan tetap terdaftar aktif di BPJS Kesehatan.

“Kalau warga dari desa harus ke Tarempa, itu butuh biaya, waktu, dan tenaga besar. Sekarang semua bisa selesai di desa masing-masing. Itu bentuk komitmen kami mendekatkan layanan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Tak Perlu ke Tarempa, Warga Anambas Bisa Urus BPJS di Desa pertama kali tampil pada Kepri.

Batam Krisis Dokter Konservasi Gigi, Pasien BPJS Menunggu Berbulan-bulan

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Kekurangan dokter spesialis konservasi gigi (Sp.KG) di Batam membuat pasien harus rela menunggu hingga berbulan-bulan untuk mendapatkan layanan melalui BPJS Kesehatan. Sementara itu, pasien umum mengeluhkan biaya perawatan di rumah sakit swasta yang dinilai memberatkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan solusi terbaik adalah penambahan dokter spesialis di rumah sakit daerah. “Dokter spesialis tidak bisa ditempatkan di puskesmas. Harusnya RSUD yang menambah dokter spesialis konservasi gigi,” ujarnya, Rabu (11/9).

Meski demikian, Dinkes tetap berupaya memperkuat peran dokter gigi umum di puskesmas. Caranya dengan pelatihan berkelanjutan serta penambahan sarana medis sederhana. Dengan begitu, kasus ringan hingga sedang dapat ditangani langsung di tingkat pertama, tanpa harus buru-buru dirujuk.

“Ini penting agar masyarakat tidak harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pelayanan konservasi gigi,” tambah Didi.

Konservasi gigi merupakan cabang kedokteran gigi yang berfokus pada perawatan saluran akar, tambalan estetis, dan upaya mempertahankan gigi agar tetap berfungsi. Didi berharap, dengan memperkuat layanan puskesmas sekaligus mendorong RSUD menambah tenaga spesialis, akses kesehatan gigi masyarakat Batam bisa lebih merata dan terjangkau. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Batam Krisis Dokter Konservasi Gigi, Pasien BPJS Menunggu Berbulan-bulan pertama kali tampil pada Metropolis.

Banjir Batuaji–Marina Terus Berulang, Warga Minta Solusi Nyata

0
Banjir di kawasan Marina. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Hujan deras yang kembali mengguyur Kota Batam pada Kamis (11/9) siang masih menyisakan persoalan banjir di sejumlah titik. Kondisi serupa dengan hari-hari sebelumnya terjadi lagi di ruas jalan utama Batuaji hingga Marina, bahkan merembet ke permukiman warga. Banjir ini membuat masyarakat kembali kerepotan, karena air tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga masuk ke dalam rumah.

Pantauan di lapangan, genangan banjir masih terlihat di Jalan R. Suprapto Batuaji, kawasan Simpang Aviari, hingga Jalan Marina City yang selama ini menjadi langganan banjir. Warga mengaku resah karena masalah ini terus berulang setiap kali hujan turun. Aktivitas sehari-hari pun terganggu, sementara kendaraan harus berjalan pelan agar tidak mogok diterjang air.

“Setiap kali hujan, kami selalu kerepotan. Air cepat naik dan meresahkan. Kami hanya bisa berharap pemerintah benar-benar memberikan solusi yang nyata, bukan janji,” ungkap Suhardi, warga Batuaji.

Baca Juga: Batam Fokus Tangani 105 Titik Banjir, Target Tuntas dalam 2 Tahun

Hal senada juga disampaikan Nasrul, warga lainnya. Menurutnya, banjir di Batam bukan hanya persoalan drainase yang tidak berfungsi, tetapi juga akibat pembangunan yang tidak memperhatikan keseimbangan lingkungan. Aktivitas seperti penggundulan hutan, pemotongan bukit, hingga hilangnya kawasan resapan air dinilai memperparah kondisi banjir yang kini menjadi langganan.

“Kalau hanya memperbaiki drainase saja tidak cukup. Pembangunan juga harus dikaji ulang, supaya ada perhitungan yang matang untuk keberlangsungan jangka panjang,” tegas Nasrul.

Menanggapi persoalan ini, sebelumnya Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menegaskan bahwa banjir merupakan persoalan bersama yang membutuhkan penanganan komprehensif. Ia menyebut, semua pemangku kepentingan harus ikut berkontribusi, mulai dari menjaga kawasan hulu hingga pengendalian reklamasi di hilir.

“Di hulu mestinya untuk mengurangi limpasan air permukaan haruslah dijaga. Kawasan di atasnya tetap hijau. Di tengahnya, drainase harus ideal, menjadi tanggung jawab bina marga, SDA, serta perakimtan. Di hilir, reklamasi pesisir harus dikendalikan agar air cepat mengalir ke laut,” jelas Suhar.

Ia juga menekankan bahwa tugas utama pihaknya saat ini adalah menjaga kapasitas drainase yang sudah ada. Salah satunya melalui program normalisasi berkala dengan menyiapkan alat berat untuk membersihkan dan memperbesar daya tampung saluran air. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko genangan, terutama di titik rawan banjir.

Meski demikian, Suhar mengakui penanganan jangka panjang tidak bisa hanya bergantung pada upaya teknis drainase. Menurutnya, perlindungan lingkungan dan perencanaan pembangunan berwawasan ekologis sangat penting agar banjir tidak lagi menjadi persoalan tahunan yang selalu merugikan masyarakat.

Warga pun berharap janji dan rencana ini segera diwujudkan. Sebab, setiap kali hujan deras turun, rasa cemas terus menghantui. Jika persoalan banjir tidak ditangani serius dan menyeluruh, Batam akan terus berhadapan dengan masalah yang sama: jalan tergenang, pemukiman kebanjiran, dan warga yang harus selalu siaga di tengah derasnya hujan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Banjir Batuaji–Marina Terus Berulang, Warga Minta Solusi Nyata pertama kali tampil pada Metropolis.

Mengenang Charlie Kirk, Aktivis Konservatif AS Pendukung Trump yang Hidupnya Terhenti oleh Satu Peluru

0

Batampos –  Dunia politik Amerika Serikat (AS) berduka. Aktivis konservatif, pembicara, yang juga penulis buku, Charlie Kirk,31, tewas ditembak dalam sebuah bersama 3.000 mahasiswa di Utah Valley University (UVU), Rabu (10/9/2025).

Aktivis sayap kanan AS, Charlie Kirk semasa hidup. Ia tewas ditembak saat acara kampus di Utah, Rabu (10/5/2025)

Ya, pendiri Turning Point USA ini hidupnya harus terhenti oleh satu peluru yang tepat mengenai arteri di lehernya. Amerika tak tinggal diam. Presiden Donald Trump langsung mengumumkan kabar duka yang disusul dengan penurunan bendera setengah tiang di Gedung Putih, gedung kepresidenan AS di Washington DC.

Kirk, namanya telah lama dikenal sebagai salah satu warga yang suaranya paling lantang dalam pergerakan politik konservatif di Amerika. Bahkan ia menentang kehadiran kelompok LGBTQ, dimana ia hanya mengaku hanya ada dua jenis kelamin yang diciptakan Tuhan, yakni laki-laki dan perempuan. Dunia, bahkan science tidak dapat membantahnya. Hal ini sejalan dengan keyakinannya sebagai pemeluk Kristen taat. Kirk dibenci karena pendapatnya tersebut yang selalu bertentangan dengan kaum pelangi.

Kirk hadir di UVU untuk acara The American Comeback Tour. Sebuah rangkaian kampanye nasional yang rutin ia gelar di berbagai kampus. Format yang paling populer adalah Prove Me Wrong, di mana mahasiswa bebas menantang pandangan politik dan kulturalnya dalam debat terbuka.

Di tengah keramaian sekitar 3.000 mahasiswa, suasana berubah mencekam. Saat Kirk tengah menjawab pertanyaan, satu peluru dilepaskan. Video yang beredar memperlihatkan ia terjatuh seketika. Sumber kepolisian menyebut peluru ditembakkan dari atap Losee Center, sebuah gedung pusat layanan mahasiswa.

FBI menegaskan, insiden ini adalah targeted attack, sebuah serangan yang memang menyasar Kirk secara pribadi. Hingga kini, pelaku masih buron.

Kematian Kirk segera menjadi sorotan dunia khususnya di Amerika Serikat. Presiden Donald Trump menyebutnya sebagai sosok yang legendaris dalam menyuarakan hati anak muda Amerika. “Dia dicintai oleh semua, terutama saya. Kami mencintaimu, Charlie,” tulis Trump di Truth Social.

Ucapan duka juga datang dari berbagai petinggi dan mantan presiden AS. Bill Clinton mengaku sedih dan marah, sementara George W. Bush menyebut Kirk dibunuh dengan darah dingin saat mengekspresikan pandangannya.

Demikian halnya Barack Obama dan Joe Biden pun kompak mengecam kekerasan politik ini, menyebutnya “tidak punya tempat dalam demokrasi”.

Dunia internasional pun ikut bersuara. PM Israel Benjamin Netanyahu menyebut Kirk sebagai The lion heart for Israel. Sementara PM Inggris Keir Starmer menekankan pentingnya menjaga kebebasan berdebat tanpa rasa takut.

Kirk lahir pada 14 Oktober 1993. Ia mulai dikenal sejak mendirikan Turning Point USA (TPUSA) pada 2012, saat ia baru berusia 18 tahun. Organisasi ini tumbuh menjadi salah satu mesin aktivisme konservatif paling berpengaruh di kampus-kampus Amerika, mengusung agenda pro-kapitalisme, nasionalis, dan pro-Trump.

Kirk dikenal sebagai komunikator ulung. Dengan gaya retorika yang lugas, tajam, dan penuh energi, ia berhasil membangun basis pengikut muda yang solid. Hal ini jugalah yang membuatnya tampil sebagai pembicara, komentator politik di Fox News, dan juga pembicara dalam gereja dan menjadikannya ikon generasi baru konservatif Amerika.

Banyak tokoh politik Republik mengaku kehilangan. Wakil Presiden JD Vance mengenang persahabatan delapan tahun dengan Kirk. “Dia salah satu orang pertama yang saya hubungi ketika hendak maju di Senat Ohio. Kesuksesan politik saya banyak ditopang oleh dukungan dan jejaring yang ia bangun,” ujar Vance.

Panggung yang membesarkan namanya, di panggung pula yang menyelesaikan hidupnya secara tragis. UVU menjadi universitas terbesar di Utah dengan lebih hampir 47 ribu mahasiswa belajar di sana setiap hari. Meski tidak setenar Universitas Utah atau Brigham Young University, UVU dikenal sebagai kampus yang pesat berkembang dan berakar kuat di komunitas lokal.

Kini, nama kampus itu terikat pada tragedi yang mengguncang politik Amerika. Tempat Kirk dieksekusi lewat satu peluru oleh pelaku yang masih buron.

Charlie Kirk telah pergi, meninggalkan satu istri Erika dan dua anak berusia 3 tahun dan dua tahun, namun pengaruhnya tetap hidup. Ia dikenang sebagai suara muda yang berani menantang arus, menyuarakan pandangan konservatif dengan penuh keyakinan.

 “Sekali lagi, sebuah peluru membungkam penyampai kebenaran paling fasih di eranya,” ujar Menteri Kesehatan AS Robert F. Kennedy Jr.

Kini, pertanyaan besar tersisa, apakah tragedi ini akan menjadi titik balik bagi Amerika untuk menolak politik berbasis kekerasan, atau justru menambah luka dalam di tengah polarisasi bangsa yang kian tajam? (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Mengenang Charlie Kirk, Aktivis Konservatif AS Pendukung Trump yang Hidupnya Terhenti oleh Satu Peluru pertama kali tampil pada News.

Tanggul Drainase Runtuh, Akses Mukakuning–Batuaji Terancam Lumpuh

0
Kondisi tanggul drainase induk di Jalan R Suprapto, Batuaji, kian memprihatinkan. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kondisi tanggul drainase induk di Jalan R Suprapto, Batuaji, kian memprihatinkan. Tebing di depan Perumahan Cemara Sagulung, tepat di seberang simpang SMKN 1 Batuaji, sudah banyak yang runtuh. Tembok penguat atau batu miring pun jebol di sejumlah titik.

Kerusakan makin parah usai hujan deras dan banjir yang melanda sehari sebelumnya. Derasnya aliran air menghantam tanggul hingga membuat bahu jalan terus amblas. Warga khawatir jika tak segera ditangani, longsor bakal meluas dan memutus akses utama yang menghubungkan Mukakuning dengan Batuaji.

“Awalnya hanya retak kecil, tapi sekarang hampir separuh tebing drainase sudah ambruk. Hujan kemarin mempercepat kerusakan,” kata Asmin, warga sekitar, Rabu (10/9).

Sejumlah pohon di bibir drainase juga ikut roboh, memperparah kondisi. Tak sedikit pengendara yang waswas saat melintas, mengingat jalur ini merupakan urat nadi lalu lintas warga Batuaji–Mukakuning setiap hari.

Situasi ini membuat keresahan kian memuncak. Warga mendesak pemerintah turun tangan cepat sebelum akses jalan benar-benar terputus. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Tanggul Drainase Runtuh, Akses Mukakuning–Batuaji Terancam Lumpuh pertama kali tampil pada Metropolis.

Penyengat Heritage Fest 2025 Hadirkan Roger Kajol, Angkat Budaya Melayu Lintas Negara

0
Masjid Penyengat
Masjid Raya Sultan Riau Penyengat. F. Yusnadi Nazar.

batampos – Pulau Penyengat, ikon sejarah dan kejayaan Melayu di Tanjungpinang, menjadi panggung budaya akbar lewat Penyengat Heritage Fest 2025. Event ini berlangsung pada 12–14 September dengan melibatkan 500 peserta dari berbagai daerah.

Festival budaya tersebut menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari seni, olahraga tradisional, hingga pertunjukan musik spektakuler. Mengusung tema Pariwisata Regeneratif, acara ini disebut bukan sekadar pesta budaya, melainkan gerakan bersama.

“Kita ingin merawat tradisi, menjaga lingkungan, dan memastikan manfaat pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat lokal,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, Kamis (11/9).

Puncak acara akan dimeriahkan penyanyi asal Johor, Malaysia, Roger Kajol. Musisi ghazal ini diundang untuk membawa semangat positif sekaligus menegaskan bahwa budaya Melayu lintas batas negara.

“Kehadirannya membuktikan bahwa budaya Melayu bukan hanya milik Kepri, tapi juga lintas negara. Ini menjadi ruang kebanggaan generasi muda,” jelas Hasan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan, festival ini punya makna lebih luas karena menggambarkan Pulau Penyengat sebagai simbol kejayaan Melayu.

“Festival ini menghidupkan kembali kebanggaan itu, sekaligus meneguhkan komitmen membangun pariwisata regeneratif yang bermanfaat untuk generasi mendatang,” ujar Ansar.

Tokoh Pulau Penyengat, Haji Abdul Rahman, juga menyambut baik festival ini. Menurutnya, acara ini bukan hanya mempromosikan destinasi wisata, tapi juga membuka ruang ekonomi kreatif bagi warga.

“Kami bangga, semoga semangat ini terus berlanjut untuk kejayaan Melayu dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Adapun rangkaian acara utama Penyengat Heritage Fest 2025, antara lain: Lomba Gasing pada 12 – 13 September 2025, diikuti peserta dari Kepri, Jambi, Siak, Inhil, dan Kalbar.

Kemudian, Night Run 5K pada 13 September 2025, lomba lari malam menyusuri jejak sejarah Pulau Penyengat.

Lalu, Lomba Nyuluh pada 14 September 2025, tradisi menangkap ikan dengan tombak di malam hari. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Penyengat Heritage Fest 2025 Hadirkan Roger Kajol, Angkat Budaya Melayu Lintas Negara pertama kali tampil pada Kepri.

Dilengkapi Aksesori Silicon yang Stylish dan Fungsional, iPhone 17 juga Hadir dengan Crossbody Strap

0

Batampos – Bagi pengguna iPhone, aksesori bukan hanya soal perlindungan, tetapi juga gaya dan kenyamanan. Selain meluncurkan iPhone 17 sebagai ponsel teranyar mereka, Apple juga turut menghadirkan deretan aksesori terbaru yang diklaim stylish dan fungsional secara desain, dan juga ramah lingkungan untuk kehidupan sehari-hari.

ILUSTRASI pilihan aksesories iPhone 17. F Apple

Selain iPhone 17 Clear Case, Apple merilis Silicone Case dengan MagSafe dalam lima warna menarik, yakni hitam, kuning neon, light moss, biru anchor, dan ungu kabut. Casing ini memberikan perlindungan maksimal sekaligus menjaga tampilan iPhone tetap elegan.

Ada pun keunggulan dari Silicone Case ini adalah kemampuannya dipasangkan dengan MagSafe, sehingga pengguna dapat dengan mudah menempelkan aksesori lain seperti charger nirkabel atau dompet MagSafe.

Selain itu, berikut hal yang perlu Anda ketahui tentang aksesori silicon untuk iPhone 17 ini, seperti dilansir dari Apple, yakni:

  • Crossbody Strap Praktis dan Nyaman

Yang membuat aksesori ini semakin menarik adalah kehadiran Crossbody Strap terbaru, tali selempang yang memungkinkan pengguna membawa iPhone secara hands-free. Ini menjadi solusi ideal bagi mereka yang aktif bergerak, bepergian, atau sekadar ingin tampil lebih stylish.

Tali ini dibuat dari 100 persen benang daur ulang, menjadikannya ramah lingkungan sekaligus nyaman dipakai. Desainnya dilengkapi magnet fleksibel yang tertanam di dalam serta mekanisme geser baja tahan karat, sehingga panjang tali mudah diatur dan tetap terjaga posisinya dengan aman.

  • Pilihan Warna yang Beragam

Crossbody Strap tersedia dalam 10 warna berbeda: hitam, abu-abu muda, biru, biru muda, ungu, sienna, hijau, kuning neon, cokelat muda, dan oranye. Ragam warna ini memungkinkan pengguna menyesuaikan strap dengan gaya pribadi, mulai dari tampilan kasual hingga formal.

  • Aksesori yang Jadi Tren Masa Depan

Kehadiran Silicone Case dan Crossbody Strap ini menunjukkan bahwa Apple tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga kenyamanan serta gaya hidup penggunanya. Kombinasi desain modern, fungsionalitas, dan kepedulian lingkungan menjadikan aksesori ini sebagai pilihan tepat untuk melengkapi iPhone 17 maupun seri berikutnya di masa depan.

Dengan beragam warna dan desain yang menarik, aksesori ini diprediksi akan menjadi tren baru dalam dunia gadget. Tidak hanya menjaga iPhone tetap aman, tetapi juga menambah nilai estetika serta memudahkan aktivitas sehari-hari. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Dilengkapi Aksesori Silicon yang Stylish dan Fungsional, iPhone 17 juga Hadir dengan Crossbody Strap pertama kali tampil pada Lifestyle.