Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 996

Rudy Chua Pastikan Masuk Kawasan Gurindam 12 Tanjungpinang Tetap Gratis

0
Rudy Chua
Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sebagian kecil lahan di Kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, bakal dilelang untuk dikelola swasta. Meski begitu, DPRD Kepri memastikan masyarakat tetap bebas masuk tanpa dipungut biaya.

Anggota DPRD Kepri dapil Tanjungpinang, Rudy Chua, menegaskan lahan yang dilelang hanya akan difungsikan sebagai area parkir dan fasilitas umum.

Selebihnya, kawasan Gurindam 12 tetap gratis untuk pedagang UMKM maupun masyarakat yang ingin bersantai di tepi laut.

“Hanya 7.540 meter persegi yang akan dilelang. Dari jumlah itu, sekitar 5.000 meter persegi digunakan untuk area parkir,” kata Rudy Chua, Selasa (9/9).

Ia menjelaskan, total luas Kawasan Gurindam 12 mencapai 14 hektare. Artinya, area yang dilelang hanya sebagian kecil. Skema pengelolaan nantinya juga akan memberi kontribusi bagi daerah melalui sistem bagi hasil keuntungan.

“Informasinya, sekitar 10 sampai 15 persen dari keuntungan bersih akan masuk ke kas daerah. Namun detailnya masih dibahas lebih lanjut,” jelasnya.

Berdasarkan data, lahan yang akan dilelang terdiri dari satu blok seluas 5.540 meter persegi untuk parkir, serta empat blok masing-masing 500 meter persegi untuk fasilitas umum.

Fasilitas itu akan dimanfaatkan sebagai area parkir tambahan serta zona makan dan minum. Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah (KSP BMD) tersebut berlaku selama 30 tahun sejak perjanjian ditandatangani. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Rudy Chua Pastikan Masuk Kawasan Gurindam 12 Tanjungpinang Tetap Gratis pertama kali tampil pada Kepri.

Bandara RHF Tanjungpinang Belum Layani Penerbangan Internasional, Ini Penyebabnya

0
Bandara RHF Tanjungpinang
Aktivitas di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Selasa (9/9). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, hingga kini belum melayani penerbangan internasional meski statusnya telah kembali menjadi bandara internasional sejak Agustus 2025.

Bandara yang menjadi pintu udara utama Pulau Bintan itu masih menghadapi sejumlah kekurangan fasilitas. Beberapa perangkat pendukung wajib, termasuk sarana untuk penggunaan aplikasi All Indonesia bagi penumpang luar negeri, belum tersedia.

“Jadi kita harus siapkan perangkat dan SDM yang bisa membantu penumpang mengisi aplikasi itu,” kata Kepala Dinas Operasi Pelayanan Bandara RHF, Rudy Sudrajat, Selasa (9/9).

Selain itu, peralatan milik CIQ (Customs, Immigration, Quarantine) masih dalam proses penempatan. Beberapa fasilitas tambahan seperti mobil operasional dan perangkat bea cukai juga masih menunggu distribusi dari pusat.

Rudy menjelaskan, terminal internasional di Bandara RHF sebenarnya sudah ada sejak dulu. Namun, reaktivasi status internasional membutuhkan kelengkapan perangkat baru agar bisa beroperasi penuh.

Sejauh ini, belum ada maskapai reguler yang membuka penerbangan internasional dari RHF. Bandara ini sebelumnya sempat melayani penerbangan charter dari Tiongkok, Malaysia, dan Singapura, dengan dominasi terbesar berasal dari Tiongkok, mencapai 77 persen.

Menurut Rudy, penerbangan internasional baru bisa dibuka setelah semua fasilitas terpenuhi 100 persen. Meski begitu, ia optimistis status internasional RHF menjadi peluang besar untuk menarik kembali wisatawan mancanegara ke Tanjungpinang dan Kepulauan Riau.

“Ini peluang besar bagi Tanjungpinang dan Kepulauan Riau untuk kembali menarik wisatawan mancanegara dan memperkuat konektivitas kawasan perbatasan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Bandara RHF Tanjungpinang Belum Layani Penerbangan Internasional, Ini Penyebabnya pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus Kejahatan Anak di Tanjungpinang Melonjak, Mayoritas Kekerasan Seksual

0
Ilustrasi kekerasan seksual
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Kasus kejahatan yang melibatkan anak di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, melonjak sepanjang tahun 2025. Hingga Agustus, tercatat 68 kasus dengan rincian 59 di antaranya menempatkan anak sebagai korban.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tanjungpinang, Zakiah, mengatakan dari total kasus tersebut, 38 di antaranya merupakan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Untuk kejahatan seksual ada 38 kasus. Korbannya 14 anak laki-laki dan 24 anak perempuan. Bahkan ada tiga anak yang menjadi pelaku,” kata Zakiah, Selasa (9/9).

Data UPTD PPA menunjukkan, angka kekerasan seksual terhadap anak pada 2025 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang 2024, tercatat 53 kasus serupa. Zakiah memperkirakan jumlah kasus masih bisa bertambah hingga akhir tahun.

Ia menilai, lemahnya pengawasan orang tua serta faktor ekonomi menjadi penyebab dominan. “Banyak kasus terjadi karena iming-iming uang atau barang,” ujarnya.

Untuk membantu pemulihan korban, UPTD PPA Tanjungpinang menyediakan layanan pendampingan psikologis. Saat ini, ada tiga psikolog yang aktif menangani para korban agar tidak mengalami trauma berkepanjangan.

“Kami berupaya memastikan kondisi psikologis anak pulih. Sebab trauma bisa muncul kembali saat korban beranjak dewasa,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Kasus Kejahatan Anak di Tanjungpinang Melonjak, Mayoritas Kekerasan Seksual pertama kali tampil pada Kepri.

Tak Sekadar Ngajar, Guru di Anambas Diminta Kuasai Teknologi Canggih

0
Pelatihan guru Anambas
Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu menyerahkan suvenir kepada narsumber pelatihan Deep Learning untuk Guru di Tarempa, Selasa, (9/9). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Kalangan guru untuk terus berperan aktif mencerdaskan anak bangsa sekaligus meningkatkan kemampuan diri agar mampu mengikuti perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian saat membuka kegiatan Pelatihan Deep Learning for Teacher yang digelar PGRI Kabupaten Anambas di Tarempa, Selasa (9/9).

Menurutnya, dunia pendidikan membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam, relevan, dan berkelanjutan. Konsep deep learning menekankan tiga elemen utama, yakni mindful (kesadaran), meaningful (bermakna), dan durable (berkelanjutan).

Mindful berarti siswa hadir penuh dalam proses belajar. Meaningful memastikan materi relevan dengan kehidupan nyata, sedangkan durable bertujuan agar ilmu bertahan lama dan bisa diterapkan dalam berbagai situasi,” jelas Bayu.

Ia menegaskan, pendekatan ini penting agar pendidikan di Anambas tidak sekadar mengejar target kurikulum, melainkan juga membentuk karakter dan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.

Bayu juga mengingatkan guru agar menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga siswa lebih aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi.

Selain itu, ia menekankan perlunya kolaborasi antara guru, kepala sekolah, pengawas, orang tua, dan masyarakat. “Kalau semua pihak terlibat, maka deep learning akan lebih mudah diwujudkan. Guru tidak bekerja sendiri, tapi mendapat dukungan penuh dari lingkungan sekitar,” tambah Politisi Golkar ini.

Pelatihan guru Anambas
Wabup Raja Bayu bersama dengan peserta dan pemateri Pelatihan Deep Learning for Teacher yang digelar PGRI Kabupaten Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

Terkait perkembangan teknologi, Bayu mengingatkan pentingnya adaptasi. Guru, katanya, harus melek teknologi agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.

“Dengan teknologi yang semakin maju, guru didorong untuk memanfaatkannya sebagai alat bantu pembelajaran, mulai dari aplikasi, media interaktif, hingga platform digital,” ujarnya.

Pelatihan ini disambut antusias para guru yang hadir. Mereka menilai konsep deep learning relevan dengan tantangan pendidikan masa kini sekaligus menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan solusi.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan guru tidak hanya mendapat teori, tetapi juga keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan di sekolah masing-masing. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Tak Sekadar Ngajar, Guru di Anambas Diminta Kuasai Teknologi Canggih pertama kali tampil pada Kepri.

Sri Mulyani Berlinang Air Mata saat Perpisahan Usai Sertijab dengan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Semoga Sukses Membantu Presiden

0
Sri Mulyani Indrawati berada di tengah kerumunan menyalami para pegawai Kementerian Keuangan, di Gedung Juanda I, Kemenkeu, Jakarta, Selasa (9/9). (Agas Putra Hartanto/Jawa Pos)

batampos – Sri Mulyani Indrawati berlinang air mata saat berpisah dengan para peawai Kementerian keuangan usai serah terima jabatan, Selasa (9/9).

saat keluar dari ruang sertijab, ia disambut oleh para pegawai Kemenkeu yang menyemut di ujung tangga. Mereka Kompak menyanyikan lagu Bahasa Kalbu yang dipopulerkan oleh TT DJ.

“Percayalah, hanya diriku paling mengerti, kegelisahan jiwamu kasih.. dan arti kata kecewamu..” koor para pegawai Kemenkeu mengiringi keluarnya Sri Mulyani dari gedung Juanda I kemenkeu.

Mengerti betul dalamnya makna lagu tersebut, Sri Mulyani tak kuasa menahan air matanya. Berulang kali dia menyeka air matanya dengan tisu, juga sempat menyandarkan kepalanya ke pundak sang suami, Tonny Sumartono.

Saat Sertijab, Sri Mulyani menyampaikan pesan khusus kepada Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa.

Usai melepas jabatannya sebagai bendahara negara, Sri Mulyani secara langsung memberikan ucapan selamat sekaligus harapan agar Purbaya sukses menjalankan amanah besar untuk menjaga keuangan negara.

“Saya ini mengucapkan selamat kepada pejabat baru Pak Yudhi Purbaya, Purbaya Yudhi. Selamat mengemban amanah dan tanggung jawab yang sangat penting, yaitu mengelola dan menjaga keuangan negara, dan memimpin Kementerian Keuangan,” ujar Sri Mulyani.

Ia berharap Purbaya mampu menjalankan perannya dengan baik dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Semoga Pak Yudhi diberikan kemudahan dan sukses membantu Presiden Prabowo,” imbuhnya.

Kepada jajaran di Kementerian Keuangan, Sri Mulyani menitipkan pesan untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas. Salah satunya, kata Sri Mulyani, untuk terus bisa menjaga keuangan negara.

Terlebih, menurutnya Kemenkeu adalah pilar stabilitas dan instrumen dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Untuk jajaran Kementerian Keuangan, saya titip untuk terus menjaga keuangan negara dan Kementerian Keuangan. Sebagai pilar stabilitas dan instrumen yang luar biasa penting, untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, serta kemajuan bangsa,” pesannya.

Selain itu, mantan Bendahara Negara ini menegaskan pentingnya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Utamanya menjaga integritas untuk terus membantu pimpinan baru dalam melaksanakan tugas.

“Jalankan dan lanjutkan tugas dengan amanah, profesional, kompeten, dan jaga selalu integritas. Bantu pimpinan yang baru dan terus melaksanakan tugas dengan dedikasi,” tegas Sri Mulyani.

Ia pun menyampaikan rasa hormat sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan, pelaku usaha, akademisi, hingga berbagai pemangku kepentingan yang selama ini mendukung tugasnya.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan dan kehormatan tersebut. Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan, yang selama ini, sudah cukup lama saya menjabat di posisi ini. Selalu dan terus membantu di dalam melaksanakan tugas mengelola keuangan negara, dengan penuh dedikasi dengan sepenuh hati,” ujar Sri Mulyani.

Ia menegaskan, perjalanan panjangnya memimpin Kemenkeu tidak lepas dari dukungan seluruh jajaran pegawai.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi tidak pernah mudah, terutama di tengah dinamika perubahan teknologi digital, kondisi geopolitik, hingga tantangan struktural.

Makin kompleks dengan adanya perubahan teknologi digital, tantangan struktural dan juga dari tren geopolitik yang sedang terjadi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada rekan kabinet, kementerian lain, hingga legislatif yang kerap menjadi mitra kerja.

“Saya berterima kasih juga kepada semua pihak. Terutama para rekan Kabinet, Pak Menko yang sering menjadi partner kami. Namun juga para Menteri-Menteri yang lain di dalam Kabinet. Rekan-rekan dari Legislatif, Pak Misbakhun dan Komisi 11, Badan Anggaran dan komisi-komisi lainnya,” ujar Menkeu.

“Dari Lembaga Yudikatif, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi dan juga institusi atau dari dunia media, dunia usaha, para akademisi dan juga masyarakat luas,” imbuhnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Sri Mulyani Berlinang Air Mata saat Perpisahan Usai Sertijab dengan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Semoga Sukses Membantu Presiden pertama kali tampil pada News.

Petani Milenial Bintan Utara Panen 500 Kg Jagung, Pakai Varietas BSI 18

0
Panen jagung.
Hasil panen jagung dari Petani Milenial di Kampung Sungai Jeram yang menggunakan varietas BSI 18. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 500 kilogram jagung berhasil dipanen dari lahan seluas 3.000 meter persegi di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara.

Panen tersebut dilakukan oleh Kelompok Tani Milenial Kreatif bersama aparat kepolisian sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Sekretaris Kelompok Tani Milenial Kreatif, Suroso, mengatakan panen jagung pipil ini merupakan hasil kerja sama dengan Polres Bintan dan Polsek Bintan Utara.

Benih yang digunakan adalah varietas BSI 18 dengan total 4 kilogram benih yang disumbangkan oleh Polsek Bintan Utara.

“Hasil panen sekitar 500 sampai 600 kilogram. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pakan ternak di Bintan,” ujar Suroso saat ditemui di kebun, Selasa (9/9).

Ia menambahkan, hasil panen akan dibawa ke Bulog oleh Polsek Bintan Utara sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan. Suroso berharap program ini terus berlanjut dengan dukungan sarana dan prasarana yang lebih memadai.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Nurman, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya petani. Jagung hasil panen akan dikeringkan terlebih dahulu sebelum dijual ke Bulog.

“Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga harga pakan ternak tetap terjangkau bagi masyarakat,” ungkap Nurman. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Petani Milenial Bintan Utara Panen 500 Kg Jagung, Pakai Varietas BSI 18 pertama kali tampil pada Kepri.

Pengendara Terpaksa Pelan, Jalan Laksamana Bintan Kembali Tergenang

0
Pengendara terpaksa melambat akibat hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Selasa (9/9) siang.

batampos – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Selasa (9/9) siang menyebabkan genangan air di Jalan Laksamana Bintan. Pengendara terpaksa melambat, sehingga kemacetan panjang terbentang dari Terowongan Simpang Kuda hingga Simpang Gelael.

Herman, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengaku genangan air seperti ini kerap terjadi setiap hujan turun.
“Jalan ini sering tergenang setiap kali hujan. Mau tidak mau, pengendara harus pelan-pelan biar aman,” ujarnya.

Pantauan Batam Pos, selain tergenang, jalan juga bergelombang dan saat ini sedang dalam proses perbaikan. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Banyak kendaraan roda dua dan empat melaju lambat, tak banyak pula pengendara tampak oleng saat menghindari genangan dan lubang yang tertutup air. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Pengendara Terpaksa Pelan, Jalan Laksamana Bintan Kembali Tergenang pertama kali tampil pada Metropolis.

Kecelakaan Maut Nissan GTR, Kejaksaan Terima SPDP: Belum Ada Tersangka

0
Mobil mewah yang terlibat tabrakan diamankan polisi.

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam resmi menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polresta Barelang terkait perkara kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil sport Nissan GTR dengan seorang pengendara motor. Insiden itu berujung tragis dengan meninggalnya sang pengendara motor.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Iqram membenarkan bahwa pihaknya telah menerima SPDP dari kepolisian.

“SPDP sudah kami terima, dengan terlapor atas nama Brandon Yeoh dan pelapor Eddy S. Saat ini perkara masih dalam tahap penyidikan di kepolisian. Belum ada penetapan tersangka,” jelas Iqram, Senin (8/9).

Baca Juga: Mobil Disarung, Sopir Belum Ditahan, Kapolresta: Santunan Tidak Menghilangkan Pidana

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo menegaskan bahwa penyidikan masih berjalan sesuai prosedur hukum. Pihaknya berhati-hati dalam menetapkan tersangka agar proses hukum tidak cacat formil.

“Semua harus melalui prosedur yang benar. Kami butuh dua alat bukti yang kuat sebelum menetapkan tersangka. Setelah itu akan dilakukan gelar perkara,” terang Afiditya.

Ia menambahkan, surat perintah penangkapan maupun penahanan terhadap terlapor belum dapat diterbitkan karena masih menunggu keputusan penetapan tersangka.

“Setelah penetapan tersangka barulah proses penangkapan dan penahanan bisa dilakukan,” ujarnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin menegaskan bahwa upaya damai atau pemberian santunan kepada keluarga korban tidak serta-merta menghapus pertanggungjawaban hukum dari sopir Nissan GTR tersebut.

“Santunan itu sah-sah saja, tapi tidak menghilangkan ancaman pidananya. Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) sudah jelas mengatur sanksinya,” tegas Zaenal.

Kasus kecelakaan maut ini menjadi perhatian publik lantaran melibatkan kendaraan sport mewah dengan korban seorang pengendara motor.

Proses penyidikan diharapkan segera menuntaskan tahapan hukum hingga jelas siapa yang harus bertanggung jawab. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Kecelakaan Maut Nissan GTR, Kejaksaan Terima SPDP: Belum Ada Tersangka pertama kali tampil pada Metropolis.

Inflasi Terkendali, Batam Siapkan Langkah Konkret Hadapi Lonjakan Harga Beras dan Cabai

0
Ilustrasi.

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Senin (8/9) kemarin. Rapat tersebut diikuti oleh gubernur, wali kota, dan bupati se-Indonesia secara daring, sementara Pemko Batam mengikutinya dari Ruang Rapat Hang Nadim, Kantor Wali Kota Batam.

Dalam paparannya, Mendagri menyampaikan inflasi nasional pada Agustus 2025 tercatat 2,31 persen (year on year), turun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,27 persen. Secara bulanan, inflasi bahkan berada pada posisi minus 0,08 persen (month to month), menandakan tren harga relatif terkendali.

Meski begitu, Tito mengingatkan adanya sejumlah komoditas yang memberi andil besar terhadap inflasi, yakni beras, cabai merah, rokok kretek dan filter, bawang merah, serta emas perhiasan. Adapun beberapa komoditas yang justru menahan inflasi di antaranya daging ayam ras, telur ayam ras, cabai rawit, dan tarif angkutan udara.

Khusus untuk beras dan cabai merah, pemerintah daerah diminta melakukan langkah antisipasi. Dua komoditas tersebut terbukti paling rentan mendorong inflasi karena berkaitan langsung dengan kebutuhan rumah tangga.

Menindaklanjuti arahan itu, Amsakar mengatakan akan segera melakukan pemantauan lapangan serta berkoordinasi dengan distributor utama. Disperindag Batam disebut bakal memperkuat mekanisme operasi pasar, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan biasanya meningkat.

“Kita pastikan stok aman, harga terkendali, dan masyarakat tidak terbebani. Batam akan berkolaborasi dengan Bulog dan pihak swasta agar distribusi beras dan cabai lebih lancar,” kata Amsakar usai rakor.

Selain inflasi, rakor juga membahas evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional, mulai dari penghapusan kemiskinan ekstrem, realisasi Program 3 Juta Rumah, hingga dinamika sosial di masyarakat.

Namun bagi Pemko Batam, stabilitas harga bahan pokok tetap menjadi prioritas utama demi menjaga daya beli masyarakat sekaligus iklim usaha di kota industri ini. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Inflasi Terkendali, Batam Siapkan Langkah Konkret Hadapi Lonjakan Harga Beras dan Cabai pertama kali tampil pada Metropolis.

Drainase Batuaji–Sagulung Tersumbat, Warga Cemas Banjir Terulang

0
Sampah dan material tanah yang mulai menumpuk dalam drainase induk di Batuaji. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Persoalan drainase kembali mencuat di kawasan Batuaji dan Sagulung. Sejak awal musim hujan, sejumlah saluran induk dipenuhi sampah plastik, limbah rumah tangga, hingga material tanah yang terbawa arus. Kondisi ini memicu banjir dan genangan setiap kali hujan deras mengguyur, terutama di ruas jalan rawan.

Sampah banyak menumpuk di mulut gorong-gorong dan tersangkut di jaringan kabel serta pipa yang melintang di dalam drainase. Akibatnya, aliran air tersumbat sehingga genangan makin parah dan mengganggu aktivitas warga.

Salah satu titik mencolok terlihat di depan TMP Bulan Gebang Batam, Batuaji. Di lokasi ini, tumpukan sampah dan tanah membentuk pulau kecil di dalam drainase, menjebak lebih banyak limbah dan merusak fungsi saluran.

“Drainase di sini sudah dilebarkan, tapi perawatannya minim sekali. Seharusnya ada pembersihan rutin supaya tidak tersumbat begini,” kata Rinaldi, warga Batuaji, Senin (9/9). Ia berharap pemerintah memberi perhatian serius, bukan hanya sebatas normalisasi sesaat.

Sekretaris Kecamatan Batuaji, Anwaruddin, mengakui masalah drainase masih jadi pekerjaan rumah besar. Ia menegaskan normalisasi terus dilakukan, namun faktor kesadaran warga juga penting. “Kami harap masyarakat tertib membuang sampah. Normalisasi akan lebih efektif kalau warga ikut mendukung,” ujarnya.

Memasuki musim hujan, warga Batuaji dan Sagulung kembali was-was menghadapi banjir. Tanpa langkah serius dan kerja sama antara pemerintah serta masyarakat, masalah klasik ini dikhawatirkan terus berulang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Drainase Batuaji–Sagulung Tersumbat, Warga Cemas Banjir Terulang pertama kali tampil pada Metropolis.