Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 996

BMKG Batam: Cuaca Kepri Masih Labil, Waspadai Hujan Lebat dan Petir

0
Cuaca mendung menyelimuti kawasan Batam Center, Bengkong dan Nongsa. BMKG Batam peringatkan potesi petir dan hujan. F Cecep Mulyana/Batam Pos.

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat Kepulauan Riau agar tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Nizam, mengatakan hasil analisis cuaca menunjukkan kondisi atmosfer di wilayah Kepri masih cukup labil sehingga berpotensi memicu pembentukan awan hujan.

“Untuk sepekan ke depan masih ada potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di seluruh wilayah Kepulauan Riau,” ujarnya, Senin (4/11).

Ia menjelaskan, arah angin umumnya bertiup dari selatan hingga barat dengan kecepatan maksimum mencapai 15 kilometer per jam. Sementara suhu udara berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius.

Menurut Nizam, kondisi ini tergolong normal pada periode peralihan musim, namun tetap perlu diwaspadai karena dapat memicu hujan deras dalam waktu singkat di beberapa wilayah.

“Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang, terutama pada pagi, siang, dan dini hari,” tambahnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan serta pengguna transportasi darat dan laut, agar berhati-hati terhadap perubahan cuaca mendadak.

Selain itu, warga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar untuk mengantisipasi genangan air akibat hujan berintensitas tinggi.

“Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi pengguna transportasi laut dan aktivitas luar ruangan,” tutup Nizam. (*)

Reporter: M. Sya’ban 

Artikel BMKG Batam: Cuaca Kepri Masih Labil, Waspadai Hujan Lebat dan Petir pertama kali tampil pada Metropolis.

Polresta Tanjungpinang Apel Siaga Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem Akhir Tahun

0
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi saat mengecek kesiapan personel. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang, Kepulauan Riau menggelar apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi, Selasa (4/11).

Apel tersebut turut melibatkan personel dari TNI, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Pemadam Kebakaran di ibu kota Provinsi Kepri itu.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem di penghujung tahun 2025.

“Saat ini kita sudah masuk akhir tahun, di mana kecenderungan cuaca mulai ekstrem,” ujar Hamam.

Ia menjelaskan, seluruh personel lintas instansi perlu menyamakan persepsi serta menyiapkan sarana dan prasarana untuk mengatasi potensi bencana di wilayah Tanjungpinang.

Data menunjukkan, sejak Januari hingga Oktober 2025, terdapat 44 peristiwa bencana alam yang terjadi di Kota Gurindam tersebut, mulai dari banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.

“Masyarakat terdampak dalam peristiwa itu sekitar 2.700 orang. Karena itu, kita harus bersinergi dalam menghadapi potensi bencana ke depan,” tambahnya.

Selain itu, Polresta Tanjungpinang bersama instansi terkait juga akan melakukan pemetaan titik rawan bencana. Untuk banjir rob, lokasi yang kerap terdampak antara lain Kampung Bugis dan Teluk Keriting.

“Kami juga mengimbau agar pohon-pohon yang rawan tumbang segera dipangkas. Pohon tumbang saat angin kencang sering terjadi di Tanjungpinang,” pungkas Hamam. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Polresta Tanjungpinang Apel Siaga Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem Akhir Tahun pertama kali tampil pada Kepri.

UMKM Berkembang Pesat di Sagulung, Ratusan UMKM Daftar Sertifikasi Halal Gratis

0
Salah satu kawasan yang dipenuhi UMKM di Sagulung.

batampos – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus bertumbuh pesat di berbagai sudut wilayah di kawasan Sagulung. Mulai lapak kuliner, pedagang minuman, hingga fashion dan kebutuhan harian.

Pantauan Batam Pos, kawasan yang dipenuhi UMKM berada di SP Plaza dan Cipta Green City (CGC), Tunas Regency.

Jery, pedagang minuman di SP Plaza mengatakan usahanya tersebut kini cukup menjanjikan. Dalam sehari, omzetnya bisa mencapai Rp 400 ribu.

“Kalau malam minggu bisa lebih (omzet),” ujarnya, Senin (3/11).

Baca Juga: Anggota Polsek Sagulung Dilaporkan Kasus Kekerasan, Sudah 3 Pekan Tidak Berdinas

Hal yang sama dikatakan Susi, pedagang di CGC, Tunas Regency. Ia mengatakan kawasan usahanya tersebut mulai berkembang dan ramai dikunjungi masyarakat.

“Malam hari ramai. Banyak yang jalan-jalan kesini bawa anak,” katanya.

Sementara Camat Sagulung, M. Arfie Eranov mengatakan perkembangan UMKM di kawasan Sagulung saat ini berkembang pesat.

“Memang perkembangannya pesat hampir di seluruh wilayah Sagulung,” ujarnya.

Baca Juga: Sampah Perumahan Belum Teratasi, Sagulung Dijejali TPS Liar

Arfie mengaku dengan perkembangan ini pihak kecamatan turut memberikan dukungan. Diantaranya pelatihan bagi UMKM pemula, fasilitasi pengurusan sertifikat halal gratis.

“Ada ratusan UMKM yang mendaftar dan ada pendampingnya. Yang gratis itu produk diluar olahan daging dan ikan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel UMKM Berkembang Pesat di Sagulung, Ratusan UMKM Daftar Sertifikasi Halal Gratis pertama kali tampil pada Metropolis.

Komplotan Maling Gondol Kursi dan Meja Teras Rumah di Lembah Purnama

0
Ilustrasi. F. Istimewa.

batampos – Aksi pencurian di teras rumah warga kembali terjadi di Tanjungpinang. Komplotan pencuri yang diduga beraksi menggunakan mobil dan sepeda motor terekam kamera CCTV milik warga.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Lembah Purnama, Tanjungpinang Barat, Sabtu (1/11) dini hari.

Pemilik rumah, Dewi, mengatakan dua kursi besi dan satu meja eksklusif yang berada di teras rumahnya raib dibawa pelaku. Ia mengetahui kejadian itu setelah melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) milik tetangga.

“Kalau kami lihat di rekaman itu, ada mobil datang tapi plat nomornya tidak kelihatan karena disorot lampu ke arah CCTV. Lalu ada beberapa orang pakai motor datang ambil kursi di teras,” ujar Dewi, Selasa (4/11).

Ia menduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan memiliki peran masing-masing dalam aksi tersebut. Atas kejadian itu, Dewi mengaku mengalami kerugian materi sekitar Rp5 juta.

“Kami belum lapor polisi, baru lapor pihak keamanan di sini saja,” katanya.

Sebagai warga yang menjadi korban, Dewi mengimbau masyarakat Tanjungpinang agar lebih waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di luar rumah, terutama pada malam hari.

Aksi pencurian barang kecil bernilai jual seperti kursi besi, pagar, hingga ornamen rumah diduga menjadi modus baru para pelaku untuk dijual kembali dengan harga murah.

“Semoga tidak ada korban lain dan warga bisa lebih waspada, karena ini mungkin modus baru pencurian,” tutup Dewi. (*)

Reporter: Yusnadi 

Artikel Komplotan Maling Gondol Kursi dan Meja Teras Rumah di Lembah Purnama pertama kali tampil pada Kepri.

Anggota Polsek Sagulung Dilaporkan Kasus Kekerasan, Sudah 3 Pekan Tidak Berdinas

0
Ilustrasi polisi

batampos – Anggota Polsek Sagulung, Brigpol YAAS sudah 3 pekan tidak beraktivitas atau berdinas di Polsek. Pria ini dilaporkan atas dugaan adanya tindakan kekerasan seksual dan penganiayaan terhadap kekasihnya, FM, 28.

“Yang bersangkutan sudah tidak ada beraktivitas lagi di Polsek,” ujar Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Faikar, Senin (3/11).

Husnul menjelaskan YAAS mulai tidak beraktivitas setelah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Kepri sekitar satu bulan lalu atau sejak akhir September.

“Setelah pemeriksaan itu tidak terlihat lagi,” katanya.

Baca Juga: Sampah Perumahan Belum Teratasi, Sagulung Dijejali TPS Liar

Namin Husnul enggan berkomentar terkait kasus anggotanya tersebut. Menurut dia, kasus ini merupakan persoalan individu bukan institusi.

“Terkait kasus dan pemeriksaannya kita serahkan saaja ke Propam,” tegasnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris mengatakan yang bersangkutan juga tidak terlihat beraktivitas beberapa pekan.

“Tidak ada lagi beraktivitas,” ujarnya singkat.

Baca Juga: Pemko Batam Genjot Produksi Ikan Lokal Lewat Bantuan Sarana Tangkap

Diketahui, YAAS dilaporkan ke Propam Polda Kepri oleh keluarga calon istrinya, FM, Senin (22/9). YAAS dilaporkan atas dugaan penganiayaan dan pelanggaran kode etik, setelah FM yang tengah hamil tiga bulan kerap mendapat kekerasan fisik hingga empat kali opname di rumah sakit.

Laporan Nomor: SPSP2/ 41 /IX/2025/Subbagyanduan atas nama terlapor FM tengah diproses. YAAS dilaporkan atas dugaan adanya tindakan Kekerasan Seksual dan Penganiayaan. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Anggota Polsek Sagulung Dilaporkan Kasus Kekerasan, Sudah 3 Pekan Tidak Berdinas pertama kali tampil pada Metropolis.

Daftar Gubernur Riau yang Pernah Terjaring OTT KPK

0
Mantan Gubernur Riau Annas Maamun saat diamankan KPK tahun 2014 silam. (Dok JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau, pada Senin (3/11). Operasi senyap itu salah satunya mengamankan Gubernur Riau Abdul Wahid.

Giat operasi penindakan itu diduga berkaitan dengan proyek pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau. KPK total mengamankan 10 orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid.

“Dari 10 orang tersebut, pihak-pihak yang diamankan dari pihak-pihak penyelenggara negara,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/11).

Namun, KPK masih enggan mengungkap identitas para pihak yang diamankan tersebut. Diduga OTT itu berkaitan adanya praktik suap dari pengadaan proyek di Dinas PUPR Provinsi Riau.

“Jadi kami juga belum bisa menyampaikan secara detil terkait dengan konstruksi perkaranya,” tegasnya.

Penangkapan ini menambah panjang daftar kepala daerah di Provinsi Riau yang terseret kasus korupsi, khususnya melalui operasi senyap lembaga antirasuah tersebut. Sebelumnya, dua gubernur Riau lainnya, yakni Rusli Zainal dan Annas Maamun, juga pernah berurusan dengan KPK, karena dugaan praktik rasuah.

Sebelum Abdul Wahid, Gubernur Riau periode 2014–2019, Annas Maamun, juga menjadi sasaran OTT KPK. Annas ditangkap pada 25 September 2014 di Jakarta, karena menerima suap terkait pengesahan alih fungsi lahan di Provinsi Riau.

Annas terbukti menyalahgunakan kewenangan di sektor kehutanan. Ia diduga memerintahkan sejumlah anak buahnya untuk mempercepat proses administrasi alih fungsi lahan demi keuntungan pribadi dan pihak tertentu.

Annas Maamun menerima uang sekitar Rp 2 miliar dari pengusaha sawit sebagai imbalan untuk memuluskan perubahan status kawasan hutan menjadi lahan perkebunan. Annas dijatuhi hukuman 6 tahun penjara, yang kemudian diperberat menjadi 7 tahun setelah Mahkamah Agung (MA) menolak upaya kasasinya.

Lebih jauh ke belakang, Gubernur Riau dua periode, 2003-2013, Rusli Zainal, juga pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 2013. Rusli Zainal terlibat dalam dua perkara besar, yakni korupsi proyek pembangunan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 di Riau dan kasus pemberian izin kehutanan yang melanggar aturan.

Rusli terbukti menerima gratifikasi berjamaah dalam pengadaan proyek olahraga yang bernilai miliaran rupiah. Selain itu, Rusli juga terbukti menerima uang dari sejumlah perusahaan untuk memperpanjang izin pemanfaatan hutan produksi.

Modusnya adalah dengan menandatangani rekomendasi dan surat keputusan yang menguntungkan pihak swasta tanpa melalui prosedur resmi. Kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar di Riau, karena melibatkan banyak pejabat daerah dan pengusaha.

Rusli dijatuhi hukuman 14 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor, yang kemudian dikurangi menjadi 10 tahun setelah vonis upaya hukum banding. (*)

Artikel Daftar Gubernur Riau yang Pernah Terjaring OTT KPK pertama kali tampil pada News.

Sampah Perumahan Belum Teratasi, Sagulung Dijejali TPS Liar

0
Sampah menumpuk di pinggiran jalan di Sagulung beberapa waktu lalu. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Sampah terus menjadi permasalahan di kawasan Sagulung. Penumpukan mulai terlihat di sekitar perumahan, pinggir jalan utama, sehingga menimbulkan aroma tak sedap.

Pantauan Batam Pos, penumpukan sampah banyak terlihat di kawasan Sei Pelenggut, Sei Lekop, dan Sei Langkai. Bahkan, sampah-sampah ini menutupi sebagian jalan.

Rosa, warga Sagulung mengatakan sejumlah warga sangaja memilih membuang sampah di pinggir jalan. Sebab, penumpukan selalu terjadi di kawasan perumahan.

“Daripada menumpuk dan bau di rumah, jadi dibuang di jalan atau lahan kosong,” ujarnya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Asuransi Aset Persero: Satu Tersangka Serahkan Diri, Empat Orang Kini Ditahan

Menurut dia, pembuangan sampah oleh warga di tepi jalan mulai sulit diatasi. Rata-rata penumpukan terjadi setiap pekannya.

“Paling bersihnya hanya beberapa hari saja. Setelah itu numpuk lagi,” katanya.

Sementara Camat Sagulung, M. Arfie Eranov mengatakan persoalan sampah ini memang belum sepenuhnya teratasi. Menurutnya, armada pengangkut kecamatan sangat terbatas.

“Kita minta sinergi dengan DLH, karena di kecamatan backup kami terbatas. Kalau kami mengangkat TPS liar nanti malah terkendala di perumahan,” ujarnya.

Baca Juga: BNNP Kepri Sesalkan Oknum Aparat Catut Nama BNN

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan DLH untuk mengatasi TPS liar ini. Serta meminta Dinas Bina Marga dan pengusaha untuk menutup TPS liar tersebut.

“Dari DLH mobil patroli untuk TPS liar, tapi permasalahannya beberapa hari menumpuk lagi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Sampah Perumahan Belum Teratasi, Sagulung Dijejali TPS Liar pertama kali tampil pada Metropolis.

Preview Liverpool vs Real Madrid: Saatnya The Reds Balas Luka Lama

0
Pemain Liverpool melakukan selebrasi usai menciptakan gol melawan Eintracht Frankfurt di Liga Champions. (F.Getty Image)

batampos – Anfield kembali menjadi panggung megah Eropa untuk laga yang sarat gengsi dan sejarah. Liverpool akan menjamu Real Madrid dalam lanjutan Liga Champions 2025/2026, Rabu (5/11) dini hari WIB.

Ini bukan sekadar pertandingan, melainkan duel dua kekuatan besar dengan nasib berbeda satu berjuang mencari konsistensi, satu lagi tampil dominan dan penuh percaya diri.

Meski sempat tampil inkonsisten musim ini, Liverpool mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah menundukkan Aston Villa 2-0 di Premier League akhir pekan lalu. Kemenangan itu menjadi suntikan moral penting jelang pertemuan sarat emosi melawan Los Blancos.

The Reds masih menyimpan luka dari dua final Liga Champions tahun 2018 dan 2022 yang sama-sama dimenangkan Real Madrid. Kini, atmosfer Anfield diyakini bisa menjadi kekuatan besar untuk menulis kisah berbeda.

Pelatih Arne Slot menuntut intensitas tinggi, agresivitas, dan keyakinan penuh dari para pemainnya.

Liverpool akan tetap mengandalkan Mohamed Salah sebagai tumpuan utama. Winger asal Mesir itu dikenal selalu tampil gemilang di laga besar. Dalam 14 pertandingan musim ini, Salah telah mencetak lima gol dan memberi tiga assist dan kini ia datang dengan motivasi balas dendam terhadap Madrid.

Namun, Liverpool masih dibayangi badai cedera. Alisson Becker, Stefan Bajcetic, Jeremie Frimpong, dan Giovanni Leoni dipastikan absen. Curtis Jones diragukan tampil, sementara Alexander Isak juga tak tersedia karena cedera pangkal paha.

Di sisi lain, Real Madrid datang ke Anfield dalam kondisi luar biasa. Tim asuhan Carlo Ancelotti yang kali ini kembali ke Anfield sebagai lawan tengah menikmati laju sempurna di Liga Champions dengan tiga kemenangan dari tiga laga.

Los Blancos juga mencatat lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, dengan hanya kebobolan satu gol di Eropa sejauh ini.

Mesin gol utama mereka, Kylian Mbappé, berada dalam performa luar biasa. Dalam 14 laga di semua ajang, sang bintang asal Prancis telah mencetak 18 gol dan 12 assist. Ia akan memimpin lini depan bersama Vinícius Júnior dan pemain muda sensasional Franco Mastantuono.

Di lini tengah, Jude Bellingham dan Arda Güler menjadi motor kreativitas, sementara Aurélien Tchouaméni menjaga keseimbangan permainan. Meski demikian, Madrid juga menghadapi beberapa masalah cedera. Dani Carvajal absen panjang, Antonio Rüdiger masih dalam pemulihan, dan David Alaba menjalani tes kebugaran terakhir sebelum laga.

Head-to-Head Menarik Jelang Pertandingan

Sejak pertama kali bertemu, kedua tim sudah bentrok sebanyak 11 kali di kompetisi Eropa. Real Madrid mendominasi dengan 7 kemenangan, sementara Liverpool hanya mampu menang 3 kali, dan 1 laga berakhir imbang.

Namun sejarah tak selalu menentukan hasil di Anfield stadion yang sering melahirkan keajaiban di malam Eropa.

Prediksi Skor Liverpool: 2–1 Real Madrid

Dengan segala perbedaan kualitas dan momentum, laga ini diprediksi berjalan ketat. Real Madrid punya keunggulan dalam pengalaman dan konsistensi, tapi Anfield selalu punya cara mengubah cerita. Dukungan publik Merseyside bisa menjadi dorongan ekstra bagi Salah dkk untuk membalik keadaan.

Malam Eropa di Anfield selalu penuh magis dan kali ini, Liverpool bertekad membuktikan bahwa luka masa lalu bisa disembuhkan dengan kemenangan yang berarti. (*)

Prediksi Susunan Pemain

Liverpool (4-2-3-1):
Mamardashvili; Bradley, Konaté, van Dijk, Robertson; Gravenberch, Mac Allister; Salah, Szoboszlai, Gakpo; Ekitike

Real Madrid (4-3-3):
Courtois; Valverde, Militão, Huijsen, Carreras; Güler, Tchouaméni, Bellingham; Mastantuono, Mbappé, Vinícius Júnior

Artikel Preview Liverpool vs Real Madrid: Saatnya The Reds Balas Luka Lama pertama kali tampil pada Olahraga.

Ini Profil Gubernur Riau Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK

0
Gubernur Riau, Abdul Wahid. F. Ist

batampos – Gubernur Riau Abdul Wahid dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Senin (3/11). Kabar terkait OTT yang menyasar Abdul Wahid dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

“Benar, salah satunya (Gubernur Riau Abdul Wahid),” kata Fitroh dikonfirmasi, Senin (3/11).

Selain Abdul Wahid, KPK mengamankan sembilan orang lainnya. Tim penindakan mengamankan total 10 orang dalam giat tangkap tangan tersebut.

“Sampai dengan saat ini ada sekitar sejumlah 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan,” ucap Budi.

Meski demikian, Budi masih enggan mengungkap identitas dari pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Termasuk barang bukti maupun kasus dari OTT yang menyasar Abdul Wahid.

“Tim masih di lapangan dan masih terus berprogres, jadi nanti kita akan terus update perkembangannya,” tegasnya.

Profil Gubernur Riau Abdul Wahid

Abdul Wahid merupakan politikus PKB. Pria yang karib disapa Cak Wahid, resmi dilantik sebagai Gubernur Riau periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Ia menjadi salah satu gubernur termuda di Indonesia yang datang dari latar belakang pesantren dan keluarga sederhana.

Lahir di Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, pada 21 November 1980, Abdul Wahid meniti perjalanan panjang dari pesisir menuju pucuk kepemimpinan daerah.

Abdul Wahid menimba pendidikan di SD dan MTs Sei Simbar, Wahid melanjutkan ke Pondok Pesantren Ashhabul Yamin di Canduang, Sumatera Barat. Dari sanalah dasar nilai keislaman dan kepemimpinan mulai tertanam kuat.

Selepas menimba ilmu agama, Wahid melanjutkan kuliah di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dan meraih gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.I) pada 2004. Ia kemudian menempuh pendidikan pascasarjana dan memperoleh gelar Magister Sains (M.Si).

Aktivitasnya di organisasi mahasiswa dan gerakan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) membentuk dirinya menjadi pribadi yang vokal dan peduli pada isu-isu sosial.

Karier politik Abdul Wahid dimulai dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang menaunginya sejak awal. Ia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Riau dua periode (2009–2019) dan kemudian melangkah ke tingkat nasional sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024.

Selama di parlemen, ia dikenal sebagai legislator muda yang lantang memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir dan petani kelapa.

Pada Pilkada Riau 2024, Wahid mencalonkan diri sebagai gubernur bersama pasangannya, S.F. Hariyanto. Pasangan ini unggul di sepuluh kabupaten/kota dan berhasil mengantarkan PKB untuk pertama kalinya memimpin Riau.

Namun, kini kariernya terperosok setelah dikabarkan terjaring OTT KPK. Abdul Wahid tengah dalam pemeriksaan intensif tim penindakan KPK. (*)

Artikel Ini Profil Gubernur Riau Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK pertama kali tampil pada News.

Pemko Batam Genjot Produksi Ikan Lokal Lewat Bantuan Sarana Tangkap

0
Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto. (Antara)

batampos – Pemerintah Kota Batam terus memperkuat ketahanan pangan daerah dengan memacu produktivitas sektor perikanan. Melalui Dinas Perikanan, Pemko Batam menggelontorkan anggaran sebesar Rp6,78 miliar pada tahun anggaran 2025 untuk pengadaan kapal, mesin, dan alat tangkap ikan bagi nelayan di berbagai wilayah pesisir.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, menjelaskan, anggaran tersebut dialokasikan untuk beberapa kebutuhan utama, yakni Rp1,97 miliar untuk bahan dan alat penangkapan ikan, Rp944,5 juta untuk pengadaan boat pancung atau sampan, serta Rp3,86 miliar untuk mesin boat dan sampan.

“Mesin yang disiapkan umumnya berkapasitas 15 PK, disesuaikan dengan kebutuhan nelayan dan kondisi perairan mereka. Tahun lalu juga ada yang kami berikan 40 PK, tapi yang paling banyak diajukan tetap 15 PK,” jelas Yudi.

Program ini ditujukan kepada 92 Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang menaungi 313 nelayan penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas nelayan Batam dalam memenuhi kebutuhan ikan lokal sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.

“Ini bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, karena sektor perikanan tangkap merupakan salah satu penopang utama ketersediaan sumber protein masyarakat,” ujarnya.

Selain meningkatkan produktivitas, program ini juga diharapkan dapat mendorong kemandirian nelayan. Yudi menegaskan, Pemko Batam tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memprioritaskan kelompok nelayan yang dinilai aktif, disiplin, dan mampu mengelola bantuan secara berkelanjutan.

“Kami melihat KUB yang memang layak dan sudah mandiri. Bantuan ini bukan hanya stimulan, tapi juga bentuk kepercayaan agar mereka bisa terus tumbuh dan menjadi motor penggerak ekonomi pesisir,” katanya.

Dinas Perikanan juga menyiapkan pendampingan teknis agar nelayan penerima bantuan dapat memaksimalkan pemanfaatan kapal dan alat tangkap yang diberikan.

“Pendampingan tetap kami lakukan, terutama dalam hal pemeliharaan kapal dan pengelolaan hasil tangkapan. Tujuannya supaya bantuan ini tidak berhenti hanya pada distribusi, tapi juga berdampak jangka panjang,” tambah Yudi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pemko Batam Genjot Produksi Ikan Lokal Lewat Bantuan Sarana Tangkap pertama kali tampil pada Metropolis.