Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 9989

Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan, Pemprov Kepri Bentuk Komite Ekonomi Daerah

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS. Arif Fadillah mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri akan memperkuat keberadaan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 dengan membentuk Komite Ekonomi Daerah. Menurutnya, meski Presiden sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres), namun keberadaan gugus tugas tetap ada.

”Presiden sudah membentuk namanya Komite Ekonomi Nasional. Tentunya kita di daerah akan melakukan penyesuaian. Namun penafsiran kami, gugus tugas tetap ada. Hanya saja tugas dan fungsi yang ditambah, yakni ada dibidang penanganan dan pencegahan Covid-19. Kemudian bidang satunya lagi adalah bidang ekonomi,” ujar Sekda Arif di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Rabu (22/7).

Mantan Sekda Karimun tersebut menjelaskan, hari ini Presiden akan menggelar video conference (vicon) bersama gubernur se Indonesia. Vicon tersebut dilakukan pasca terbitnya Perpres tentang Komite Ekonomi Nasional.

Ditegaskannya, bagaimana nanti tentu kebijakan lebih lanjut akan diambil alih oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri yang merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri.

“Kita tunggulah bagaimana hasil rapat Pak Gubernur dengan Presiden. Karena kita didaerah sifatnya hanya menyesuaikan saja dengan kebijakan nasional,” jelas Arif.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri akan melakukan penyesuaian atas terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembubaran Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19.

Menurut Tjetjep, akan ada kebijakan lanjutan bagi pencegahan dan penanganan Covid-19 di fase new normal ini. “Menindak lanjuti Perpres tersebut, dalam waktu dekat ini Pemerintah Provinsi Kepri akan menyesuaikan sesuai dengan aturan tersebut secepatnya,” ujar Tjetjep Yudiana, Rabu (22/7) di Tanjungpinang.

Dalam aturan tersebut tidak serta merta langsung membubarkan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19, sehingga terjadi kekosongan. Karena aturan tersebut pada Pasal 20 ayat 1 dan 2 disebutkan, tim Gugus Tugas baik di pusat hingga daerah dibubarkan sampai terbentuk Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pusat dan daerah.

“Kita sedang usahakan, pembubaran sekaligus pembentukan yang baru, sehingga tidak terjadi kekosongan,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, pihaknya juga tetap akan menunggu keputusan dari gubernur sebagai Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri. Sesuai dengan kewenangannya akan membubarkan sekaligus membentuk komite atau satgas sesuai dengan Perpres tersebut.

“Sebelum adanya kebijakan lebih lanjut dari Plt Gubernur, tentunya Gugus Tugas akan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Bagaimana teknisnya nanti, tentu kita menunggu keputusan dari Plt Gubernur,” tegasnya.(*/jpg)

Pemko Batam-BP Batam Tandatangani MoU untuk Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

0

batampos.co.id – Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) perihal pendistribusian sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/7/2020).

Distribusi sembako yang dimaksud yakni bantuan sembako tahap ke empat dari pemerintah untuk masyarakat.

Pada tahap ini merupakan bantuan sembako diberikan oleh BP Batam. Kolaborasi Pemko Batam dan BP Batam ini dimaksudkan agar penyaluran dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi.

Deputi 1 Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Kuncoro, mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan akhir Juli hingga Agustus 2020 mendatang. Dengan total 284.223 paket sembako.

“Pendistribusian kami rencanakan akhir Juli empat kecamatan sedangkan delapan kecamatan lainnya pada Agustus,” ucap dia.

Ia mengungkapkan kolaborasi dengan Pemko Batam dipandang perlu mengingat Pemko Batam memiliki sumber daya hingga ke RTRW yang notabenenya berkaitan langsung dengan masyarakat.

Pemko Batam dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) perihal pendistribusian sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/7/2020). Foto: Media Center Pemko Batam

“Sehingga kami harap proses distribusi berjalan dengan lancar, juga sesuai dengan tata kelola dan peraturan perundangan yang berlaku,” harap dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, menyebutkan, bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 merupakan salah satu amanat Presiden Joko Widodo, selain bidang kesehatan juga pemulihan ekonomi.

Bantuan sembako kali ini, secara akumulatif, merupakan bantuan sembako tahap ke empat dari pemerintah untuk masyarakat Batam.

Sebelumnya, bantuan tahap pertama dan kedua dari Pemko Batam sudah dilaksanakan pada bulan April-Mei lalu.

Sedangkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri juga sudah tersalurkan beberapa waktu lalu.

“Bantuan-bantuan ini artinya perhatian pemerintah untuk masyarakat begitu luar biasa,” terang Jefridin.

Pihaknya menyampaikan terimakasih atas partisipasi BP Batam ikut serta membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Selanjutnya, Pemko Batam akan membicarakan lebih lanjut teknis pendistribusian ke masyarakat.

“Jumat pagi kami akan rapat dengan camat dan lurah. Secara umum, teknisnya tidak jauh beda dengan pendistribusian sebelumnya,” jelasnya.(*/esa)

Prabowo Diminta Batalkan Pembelian 15 Pesawat Tempur Bekas Austria

0

batampos.co.id – Imparsial meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana pembelian pesawat tempur jenis Eurofighter, dari Kementerian Pertahanan Austria. Pasalnya pesawat tempur tersebut bukan barang baru, melainkan bekas pakai Angkatan Bersenjata Austria.

“Imparsial memandang bahwa ide pembelian pesawat tempur Eurofighter Typhoon bekas dari Austria bukan hanya tidak tepat, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah baru di masa yang akan datang,” kata Direktur Imparsial Al Araf dalam keterangannya, Kamis (23/7).

Al Araf menilai, ide pembelian pesawat tempur bekas tersebut akan mengulangi kesalahan di masa lalu, dimana pengadaan alutsista bekas menimbulkan masalah akuntabilitas anggaran pertahanan. Bahkan, yang lebih berbahaya lagi adalah penggunaannya oleh prajurit TNI menghadapi risiko terjadi kecelakaan.

Al Araf mengharapkan, pemerintah hendaknya belajar dari pengalaman saat melakukan pembelian alutsista bekas di masa lalu, baik itu pesawat, kapal, tank dan lainnya yang memiliki sejumlah problem teknis dan mengalami beberapa kali kecelakaan. Upaya modernisasi alutsista TNI untuk memperkuat pertahanan Indonesia merupakan langkah penting dan harus didukung.

Sebagai komponen utama pertahanan negara, lanjut Al Araf, TNI perlu dilengkapi oleh alutsista militer yang lebih baik, kuat, dan modern untuk mendukung tugas pokok dan fungsinya dalam menjaga dan melindungi wilayah pertahanan Indonesia. Namun demikian, penting dicatat bahwa langkah tersebut harus dijalankan oleh pemerintah secara akuntabel, transparan, serta dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran dan kebutuhan TNI itu sendiri.

“Hal ini penting untuk memastikan pengadaan alutsista TNI mendukung upaya penguatan pertahanan negara Indonesia dan tidak memunculkan masalah baru di masa yang akan datang,” cetusnya.

Imparsial, kata Al Araf, juga memandang bahwa rencana pembelian pesawat tempur bekas Eurofighter Typhoon berpotensi terjadi penyimpangan akibat tidak adanya standar harga yang pasti. Transparency International dalam survei ‘Government Defence Anti-Corruption Index 2015’ menunjukkan risiko korupsi di sektor militer/pertahanan di Indonesia masih tergolong tinggi.

Dalam survei tersebut, risiko korupsi sektor militer/pertahanan di Indonesia masih tergolong tinggi dengan nilai D, setara dengan negara-negara seperti Namibia, Kenya dan Bangladesh. Terlebih, pengadaan pesawat tempur Eurofighter Typhoon juga tersangkut isu dugaan suap dan kritik tajam di dalam negeri Austria sendiri.

Pada 2017, Pemerintah Austria melayangkan gugatan kepada Airbus ke Pengadilan Munich, Jerman, atas dugaan suap yang dilakukan perusahaan pembuat pesawat tempur Eurofighter Typhoon ini kepada pejabat Austria. Pemerintah Austria menyatakan terdapat kerugian sebesar USD 1,7 juta dari total kontrak pembelian sebesar USD 2,4 milliar.

“Kasus ini berakhir dengan adanya kewajiban Airbus untuk membayar denda sebesar USD 99 juta. Tidak hanya itu, Airbus juga disebutkan masih menghadapi proses hukum berkait dengan dugaan penipuan dan korupsi di Pengadilan Austria,” beber Al Araf.

Oleh karena itu, Al Araf mengharapkan, pengadaan alutsista harus dilakukan dengan mengikuti ketentuan dalam UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan. Dalam hal ini, pengadaan alutsista baru hendaknya lebih dipertimbangkan dengan dibarengi mekanisme offset atau transfer teknologi.

“Selain itu, Kementerian Pertahanan harus fokus pada kemandirian industri pertahanan sehingga pengadaan alutsista harusnya memprioritaskan pembelian dari dalam negeri,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo dikabarkan membeli 15 jet tempur Eurofighter Typhoon bekas dari Austria. Hal itu diketahui dari surat yang beredar di publik.

Dalam surat itu, Prabowo mengajukan pertemuam bilateral dengan Austria. Ia berniat memborong 15 pesawat guna menambah kekuatan TNI AU.

“Dalam rangka memodernisasi Angkatan Udara Indonesia (TNI AU), saya ingin mengadakan perundingan resmi dengan Anda untuk membeli 15 Eurofighter untuk Republik Indonesia,” kata Prabowo.(jpg)

Singapura Siapkan 30 Ribu Kamar untuk Isolasi Pasien Covid-19 dan Pelancong

0

batampos.co.id – Sekitar 30 ribu kamar hotel di Singapura disiapkan untuk ruang isolasi. Seperti diketahui, pasien Covid-19 sebagian ditampung di hotel. Selain itu kamar hotel juga digunakam sebagai fasilitas isolasi dan karantina bagi para pelancong yang pulang dari luar negeri dalam program Stay Home Notice (SHN) atau layanan isolasi selama 14 hari.

Kepala Eksekutif Singapore Tourism Board (STB) Keith Tan mengatakan kepada media pada Selasa (21/7), hotel digunakan sebagai fasilitas isolasi dan karantina, serta akomodasi bagi penduduk yang kembali ke Singapura. Karena itu, warga yang ingin kembali berwisata untuk berlibur di dalam kota atau Staycation, belum bisa menikmati fasilitas itu.

“Sementara staycation belum bisa, industri hotel belum diberi carte blanche untuk dibuka kembali,” kata Tan seperti dilansir dari Straits Times, Kamis (23/7).

“Pembukaan hotel untuk menginap harus diseimbangkan dengan memastikan bahwa kami memiliki cukup buffer kamar hotel yang masih diperlukan jika ada lonjakan infeksi berikutnya,” tambahnya.

Lebih dari 100 hotel telah mengajukan proposal untuk membuka kembali. Dan sekitar 80 hotel telah diberi lampu hijau untuk membula kembali layanan umum. Daftar hotel yang disetujui tersedia di situs web STB.

Kepala Eksekutif Sentosa Development Corporation, Thien Kwee Eng mengatakan bahwa sekitar setengah dari 17 hotel di Singapura telah dibuka kembali. Sementara sisanya mungkin masih digunakan sebagai program SHN. Yang belum dibuka kembali termasuk Village Hotel Sentosa dan Shangri-La’s Rasa Sentosa Resort and Spa.

“Dari total objek wisata dan hotel di pulau itu, sekitar 80 persen telah kembali beroperasi,” kata Thien.

Pada Senin (20/7) ada sekitar 10.900 orang yang melakukan isolasi di hotel dalam program SHN menurut Kementerian Kesehatan. Selain hotel, kapal pesiar dan pusat pameran juga telah digunakan sebagai fasilitas isolasi untuk memulihkan pasien dengan gejala ringan atau yang menunggu hasil tes swab. Sehingga mencegah rumah sakit kelebihan kapasitas.

Sementara itu, jumlah kasus penularan lokal di masyarakat tetap rendah dengan rata-rata 10 kasus baru sehari selama seminggu terakhir. Pihak berwenang telah memperingatkan bahwa Singapura harus siap untuk menghadapi gelombang kedua wabah Covid-19.(jpg)

Kabar Baik, Pemko Batam Kembali Berangkatkan Ulama Umrah

0

batampos.co.id – Tahun ini Pemko Batam kembali akan melaksanakan program umroh bagi para ulama.

Hal ini dismapaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat bersilahturahmi dengan para ulama di Masjid Baiturrahman Sekupang, Rabu (22/7/2020).

Namun lanjutnya dengan catatan apabila Masjidil Haram telah dibuka kembali pascaberakhirnya corona virus disease (covid-19).

“Untuk umrah, kalau Mekah sudah dibuka, kita berangkatkan lagi. Tentu tak bisa semua, bergiliran,” kata dia.

Terkait insentif, menurut Rudi, harus dipertahankan. Karena saat ini Batam masih terus dalam proses pembangunan. Ketika daerah berkembang, dasar-dasar agama bagi masyarakatnya perlu terjaga.

“Supaya Batam benar-benar bisa menjadi kota yang madani dan modern,” sebut Rudi.

Pada kesempatan itu, ia juga kembali mengingatkan tentang protokol kesehatan di masa adaptasi kehidupan baru.

Para ulama diminta untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. Agar pandemi covid-19 ini segera berakhir dan roda perekonomian Batam bisa kembali berputar.

Ilustrasi. Foto: Jawa Pos

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Ia berpesan silakan untuk yang merasa sehat tapi jangan abaikan protokol kesehatan.

Seperti menjaga jarak saat ibadah, ia menjelaskan bukan berarti pemerintah melarang umat untuk beribadah. Tapi justru kebijakan tersebut diambil untuk melindungi umat.

“Penanganan covid-19 kita mendapat apresiasi baik. Kemarin juara favorit di lomba inovasi daerah dalam penanganan covid-19,” ujarnya.

“Hari ini, pagi tadi, saya mendapat informasi soal Dana Insentif Daerah yang didapat Batam karena dinilai baik dalam penanganan covid-19 ini. Keberhasilan itu adalah keberhasilan kolektif kita semua. Berkat dukungan Bapak Ibu juga,” ujarnya lagi.

ProgramPemko Batam yang memberangkatkan umrah para ulama mendapat apresiasi mubaligh.

Ketua Persatuan Mubaligh Batam (PMB) Kecamatan Sekupang, Zaini Cholis, mengatakan program ini menjadi salah satu bukti kedekatan pemimpin dengan ulama.

“Pak Wali dan Pak Wakil ini adalah umaro (pemimpin) yang dekat dengan ulama, umaro yang memuliakan ulama. Kita lihat selama beliau memimpin sangat dekat dengan ulama. Tak banyak daerah yang mengumrohkan ustadz ustadzah,” jelasnya.

“Di Batam sudah tiga angkatan. Insya Allah ada angkatan berikutnya. Kita doakan agar pemimpin kita ini sehat dan diberi kekuatan dalam memimpin,” tutur Zaini lagi.

Selain program umrah, mewakili PMB Sekupang ia juga menyampaikan terima kasih atas insentif yang diberikan Pemko Batam.

Saat ini jumlah anggota PMB Sekupang sebanyak 110 orang. Namun yang menerima insentif hanya 69 orang.

Karena sebagian lainnya sudah mendapat insentif sebagai imam masjid atau guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

“Mubaligh kita ini ada yang menjadi imam masjid dan ada juga guru TPQ, jadi insentifnya diberikan salah satu saja, tidak double,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kecamatan Sekupang, Muhammad Yamin mengatakan jumlah imam masjid yang mendapat insentif di kecamatan ini sebanyak 105 orang.

Sedangkan anggota Badan Musyawarah Guru Al-Quran (BMGQ) Kecamatan Sekupang terdata sekitar 770 orang, dan yang mendapat insentif berkisar 550 orang.

“Atas nama guru TPQ kami ucapkan terima kasih. Kami senantiasa memberikan doa restu bagi Pak Wali,” ujar Ketua BMGQ Sekupang, Bajora Lubis.(*/esa)

Bansos Memperpanjang Nafas Ekonomi Masyarakat

0

batampos.co.id – Menteri Sosial Juliari Batubara masuk dalam 7 besar menteri terbaik Joko Widodo (Jokowi). Peringkat itu versi Charta Politika Indonesia yang dilakukan baru-baru ini melakukan survei terkait kinerja kementerian di tengah Pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, menteri Juliari masuk 7 besar menteri terbaik Jokowi di masa Covid-19, lantaran program kementerian soal pengentasan kemiskinan yang digelontorkan Kemensos tepat sasaran dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah dituntut untuk melakukan manuver guna melanjutkan kehidupan banyak orang. Salah satu yang sering muncul melakukan kerja nyata adalah Kementerian Sosial yang dipimpin oleh Juliari Batubara,” kata Yunarto.

Dalam survei Charta Politika Indonesia bertajuk “Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi dan Hukum Pada Masa Pandemi Covid-19”, Kemensos juga mendapat predikat sebagai lembaga kementerian yang paling sigap dan tanggap menghadapi covid-19 melalui Bansos yang diberikan kepada masyarakat.

Setelah berjalannya Bansos, menurut survei yang dilakukan Charta Politika Indonesia, banyak responden penerima bansos merasa terbantu. Responden juga mengapresiasi kinerja Juliari yang turun langsung ke lapangan memastikan agar penyaluran Bansos tepat sasaran.

“Bansos dari Kemensos pun diakui memperpanjang nafas perekonomian dan berangsur memperbaiki kondisi perekonomian rumah tangga yang terkena dampak covid-19. Dengan kata lain, bansos Kemensos tepat sasaran,” kata Yunarto.

Diketahui, survei ini digelar melalui wawancara telepon dan melibatkan 2000 responden. Metode survei adalah simple random sampling dengan margin of error 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Kriteria responden minimal 17 tahun atau memenuhi syarat menjadi pemilih di pemilu.(jpg)

Polisi Bodong Yang Tipu Pelajar Ditangkap, Puluhan Hape Turut Diamankan

0

batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang menangkap Waryanto, pelaku penipuan dan pemerasan yang mengaku sebagai anggota kepolisian, Rabu (22/7) dini hari. Pria 27 tahun ini diamankan di dalam hutan kawasan Lytech, Bengkong.

Penangkapan dipimpin Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti puluhan ponsel berbagai merek, sepatu bot Pakaian Dinas Lapangan (PDL), serta celana warna cokelat.

“Kita banyak menerima laporan korban. Dari laporan itu kita lakukan penyelidikan hingga mendapati identitas pelaku,” ujar Andri, Rabu (22/7).

Andri menjelaskan, saat ditangkap, pelaku tengah mengendarai sepeda motor. Kemudian, pelaku kabur dan bersembunyi di dalam hutan. “Pelaku sempat kabur dan kita ambil tindakan tegas dengan menembak pelaku di bagian kaki,” kata Andri.

Dari pengakuan Waryanto, ia sudah menjalankan aksinya selama 3 hari. Selama itu, ia mengaku sudah mengambil puluhan ponsel dan beberapa sepeda motor korbannya.

”Sudah tak terhitung lagi (ponsel) yang diambil. Saya nyari budak-budak (anak-anak) kecik (pelajar) itu,” ujar Waryanto di Mapolresta Barelang.

Dia mengatakan, awalnya menjadi polisi gadungan tersebut tanpa direncanakan. Saat itu, ia yang berjalan kaki di wilayah Batuaji, melihat salah seorang pelajar mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm. Kemudian, ia mencoba mengaku sebagai anggota polisi dan mengambil sepeda motor tersebut.

”Dari situ saya ketagihan. Dan tiap hari berkeliling dengan sepeda motor. Siapa yang nampak, diberhentikan,” katanya.

Waryanto menambahkan, dalam aksinya, ia selalu Waryanto menambahkan, dalam aksinya, ia selalu mengancam korban untuk menilang. Ia kemudian membawa korban ke lokasi sepi, dan meminta ponsel para pelajar tersebut. ”Saya bilang ikut ke kantor polisi, dan minta hape (ponsel)-nya. Habis itu saya suruh tunggu, nanti ada anggota saya datang,” terangnya.(*/jpg)

BP Batam dan Polri Kerjasama Amankan Objek Vital

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Aset-aset yang dikelola Badan Pengusahaan (BP) Batam akan ditetapkan sebagai objek vital nasional (obvitnas).

Hal ini diawali dengan kegiatan yang dilakukan Direktorat Pengamanan Aset BP Batam melaksanakan kegiatan Asistensi Pendampingan Rencana Penetapan Obyek Vital Nasional di lingkungan BP Batam, Kamis (9/7/2020) lalu.

Asistensi Pendampingan Rencana Penetapan Obvitnas dibuka oleh Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Hari Prasodjo di Marketing Data Center Room Gedung A Pusat Data Teknologi Informasi BP Batam, Batam Centre.

Perencanaan lokasi dari BP Batam yang akan ditetapkan menjadi Obvitnas, antara lain:

  1. Gedung PDSI BP Batam.
  2. Bandara Internasional Hang Nadim.
  3. Pelabuhan Batu Ampar.
  4. Dua Terminal Ferry.
  5. Tujuh Waduk di Batam.

BP Batam dan Polri juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum di Wilayah Kerja Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

MoU ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dan Asisten Kapolri Bidang Operasi, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, di Balairungsari kantor BP Batam, Kamis (9/7/2020) lalu.(esa/adv)

Digital Program ATB, Peran Aktif Membangun Negeri

0

batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) berkomitmen untuk menjamin konsistensi mutu kualitas produk jasa dan layanannya. Inovasi layanan berbasis teknologi menjadi perhatian utama ATB dalam memberikan service excellence kepada pelanggan.

ATB telah menerapkan konsep IoT (Internet of Things) dalam membangun sistem integrasi operasional dan manajemen. Infrastruktur jaringan ATB sudah terkoneksi secara keseluruhan melalui internet.

Di saat teknologi terus mendisrupsi berbagai industri, inovasi melalui transformasi digital menjadi cara ampuh bagi ATB untuk dapat terus maju dalam mengembangkan bisnisnya.

Bahkan ATB mampu melihat masa-masa sulit sebagai sebuah peluang untuk berinovasi dengan memanfaatkan koneksi internet.

Digital program Zoom Bersama ATB (ZoomBA) hadir di tengah masa pandemi sebagai bentuk kepedulian ATB terhadap pengelolaan air di Indonesia.

Webinar ZoomBA menjadi solusi pembelajaran bagi seluruh PDAM dan mampu menjangkau hingga pelosok nusantara.

Presiden Direktur ATB, Ir. Benny Andrianto Antonius, MM saat menyampaikan materi Webinar Zoom Bersama ATB (ZoomBA) dengan tema “Pilihan Penentu Perubahan”. Foto: ATB untuk batampos.co.id

“ZoomBA adalah sarana pembelajaran bagi seluruh PDAM di era digital, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan air bersih di Indonesia,” ujar Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB.

Meskipun pola komunikasi saat ini berubah, namun ATB sigap beradaptasi demi menjaga reputasi dan branding perusahaan. Hal ini semakin memperkuat posisi ATB sebagai tolak ukur perusahaan air terbaik di Indonesia.

“Digital program ATB menghadirkan produk layanan sharing best practice yang sangat bermanfaat bagi banyak pihak. Tidak hanya bagi sektor PDAM, namun juga bagi pemerintah, akademisi hingga praktisi,” jelas Maria.

Maria menambahkan, meningkatkan pengalaman pelanggan adalah prioritas utama bagi perusahaan.

Kesuksesan ATB melakukan transformasi digital terlihat dari cakupan layanan informasi, pengaduan, sistem produksi hingga distribusi yang terintegrasi seiring kemajuan teknologi.

Peran aktif ATB dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan dan sarana pembelajaran menunjukkan konsistensi ATB dalam meningkatkan mutu pelayanan serta berkontribusi membantu perusahaan air lainnya dalam berinovasi.

Kehadiran ATB sebagai maestro pengelola air yang mampu melakukan pengembangan terintegrasi sehingga dapat memberikan insight dari segi teknis hingga proses pengambilan keputusan untuk menjalankan roda bisnisnya, telah membuka mata para pakar dunia perihal eksistensi ATB dan kemampuan bangsa Indonesia di kancah internasional.

Transformasi dan inovasi digital yang dilakukan ATB selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan, juga dimaksudkan untuk medukung pemerintah dalam membangun ekosistem digital dan percepatan ekonomi untuk meningkatkan daya saing industri dimasa depan.

“Lewat ZoomBA, ATB berbagi banyak pengetahuan baik dari sisi manajemen, pelayanan, sistem operasional hingga teknologi. ATB ingin bisa terus menularkan kesuksesan kepada perusahaan lainnya dengan kemudahan teknologi ruang meeting virtual saat ini,” tutup Maria.(*)

Operasi Patuh 2020 Dimulai, Berlangsung 14 Hari

0

batampos.co.id – Operasi Patuh 2020 serentak digelar diseluruh wilayah Indonesia mulai Kamis (23/7) hingga 14 hari ke depan. Dalam operasi kali ini, Polri memprioritaskan tindakan pencegahan dibanding penindakan hukum.

“Operasi Patuh 2020, operasi kewilayahan ini digelar dengan konsep sifatnya preemtif dan humanis atau persuasif dan humanis,” kata Kakorlantas Irjen Pol Istiono di Kantor Korlantas Polri, Jakarta Timur.

Istiono menyampaikan, konsep Operasi Patuh 2020 terdiri dari 40 persen tindakan preemtif, 40 persen tindakan preventif, dan 20 persen penegakan hukum. Selain itu, operasi juga berorientasi kepada kebiasaan baru dalam rangka pencegahan Covid-19.

“Paradigma operasi ini pendekatan, pendisiplinan masyarakat, semua kita adakan pada publikasi-publikasi nanti, mengarah pada disiplin lalu lintas dan kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Penegakan hukum menjadi alternatif terakhir petugas. Bahkan demi menimbulkan kesadaran masyarakat, Polri akan memberikan pengumuman terlebih dahulu sebelum operasi dimulai. Dengan begitu, pengendara bisa tertib berlalu lintas tanpa harus dikenakan sanksi.

“Misalnya lawan arus, kita umumkan nanti jam sekian, jam sekian polisi akan lakukan penertiban lawan arus, nah dengan diumumkan, dengan kita kasih jadwal demikian masyarakat sudah bisa antisipasi,” ucap Istiono.

“Kalau dia patuh berarti tingkat kepatuhan cukup kita beritahu dia, sudah cukup tidak perlu kita lakukan penegakan hukum. Tapi yang masih bandel kita lakukan penegakan hukim, saya pikir demikian lebih efektif,” tandasnya.(jpg)