
batampos.co.id – Karyawan PT Nagano masih bertahan menjaga aset perusahaan yang berada di kawasan Industri Batamindo, Mukakuning, Seibeduk. Seperti yang nampak Selasa (6/11/2018).
“Sampai hari ini belum dibayar sepeserpun,” ujar Hamida, seorang karyawan di lokasi perusahaan.
“Hamida dan puluhan karyawan lain memilih bertahan menjaga aset karena mereka sangat membutuhkan uang dari tunggakan gaji dan hak-hak mereka itu.
“Bukan sedikit angkanya. Yang kerja diatas sepuluh tahun diatas, Rp 100juta pasangonnya perorang,” ujar Hamida.
Seperti telah diberitakan, PT Nagano Drilube Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Batamindo, Batam. Bos perusahaan asal Jepang itu kabur tanpa membayar gaji 52 karyawannya.
Kaburnya bos PT Nagano ini membuat para pekerjanya cemas. Selasa (11/9/2018) mereka mendatangi pabrik dan berharap ada kejelasan soal gaji bulan terakhir mereka yang belum dibayar perusahaan.
Seorang karyawan PT Nagano, Nursani, mengatakan pihak perusahaan memang merumahkan seluruh karyawannya per Rabu (5/9) lalu. Namun sehari sebelumnya, atau pada Selasa (4/9), seluruh karyawan masih bekerja seperti biasa.
Sebelumnya sempat diberitakan pihak perusahaan akan menyelesaikan kewajiban. (cr1)
