batampos.co.id – Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) mulai terlihat ramai di sejumlah ruas jalan utama di Kota Batam. Mereka umumnya beraktivitas dengan cara ngamen dan meminta-minta itu terlihat beraktivitas di lampu merah kawasan industri Batamindo, Kepri Mall, Baloi, dan sejumlah kawasan di Kecamatan Lubuk Baja.
Pantauan batampos.co.id di lampu merah kawasan industri Batamindo, Jumat (7/6/2019) sore, beberapa PMKS terlihat bergantian mengamen di kawasan itu. Dengan sejumlah tato melekat di bagian tubuh mereka, para pemuda ini terlihat santai mengitari sejumlah pengendara.
Sementara itu, di kawasan lampu merah Kepri Mall, tidak hanya pengamen yang ada, namun juga PMKS penyandang disabilitas juga terlihat beraktivitas di kawasan tersebut. Dengan dibimbing oleh seorang sebagai penuntun, penyandang disabilitas tunanetra di kawasan itu diajak meminta-minta kepada pengendara yang berhenti.

Hal serupa juga nampak terlihat di lampu merah di kawasan Baloi, aktivitas PMKS bahkan berlangsung hingga malam hari. Sekitar pukul 21.00 WIB mereka masih terlihat bergerak di antara para pengendara. Baca Juga: Dinas Sosial Menduga PMKS di Batam Memiliki Jaringan di Kota Batam
Dengan tangan yang terus ditadahkan, mereka terus mencari simpati pengendara, ada yang kadang luluh dan memberikan uang. Namun tidak jarang ada yang bergeming meskipun sudah didekati oleh PMKS ini.
“Pengamen yang di simpang Batamindo itu sering ada di sana, yang model anak punk itu. Dari sebelum lebaran ada, sampai lebaran mereka juga masih ada,” kata Dian, 24, warga Kecamatan Sungai Beduk yang biasa melintas di kawasan ini pada Sabtu (8/6/2019).
Banyaknya PMKS yang berkeliaran di sejumlah kawasan di Kota Batam, menjadi tantangan tersendiri bagi Pemko Batam. Khususnya Dinas Sosial (Dinsos) yang memiliki tugas untuk menata PMKS.
Sejumlah upaya telah dilakukan oleh Dinsos Kota Batam untuk menata PMKS. Mulai dari penjangkauan, identifikasi, hingga mengakomodir kebutuhan para PMKS agar tidak kembali lagi ke jalanan. Baca Juga: Pemberdayaan dan Penertiban Anak Jalanan Serap Dana Rp 800 Juta
Akan tetapi hal tersebut nampaknya belum memberikan efek signifikan terhadap PMKS. Mereka kembali lagi ke jalanan, padahal di pertengahan Ramadan lalu, Dinsos bersama Satpol PP Kota Batam telah melakukan penjangkauan secara besar-besaran. Hasilnya puluhan PMKS berhasil terjaring penjangkauan tersebut.(bbi)
