batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, tidak ingin berbicara banyak mengenai perihal apakah dirinya akan mengikuti Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Kota Batam atau Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2020 mendatang.

Dengan santai, Wali Kota Batam itu mengatakan dirinya ingin fokus bekerja. “Fokus kerja dululah, kerja bagus dan hati kita ikhlas untuk masyarakat. Nanti (dukungan masyarakat-red) datang dengan sendirinya,” ucap Rudi usai memantau taman kota dan proges pelebaran jalan, Selasa (11/6/2019) lalu.

Menurutnya, pemilihan pimpinan daerah masih lama. Yakni Juni 2020 mendatang. Karena itu kata Rudi,, pengabdian ke masyarakat merupakan hal yang utama.


Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
foto: cecep mulyana / batampos

“Kalau berhasil (bekerja untuk masyarakat- red) mereka (masyarakat- red) akan pilih, kalau tidak berhasil tidak dipilih,” imbuhnya. Baca Juga: Lukita Dinarsyah Tuwo Digadang-gadangkan Menjadi Calon Wali Kota Batam

Kata dia, bekerja untuk masyarakat merupakan hal yang penting dan harus dilaksanakan. “Kalau dipercayakan lanjutkan, kalau tidak kembali usaha,” ujarnya.

Ditanyai perihal sejumlah nama yang muncul beberapa waktu terakhir, seperti nama mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo. Rudi menolak untuk berkomentar.

Namun kata dia, pemilihan kepala daerah merupakan jalan mencari sosok pimpinan daerah yang terbaik. Baca Juga: 8 Tokoh yang Dijagokan untuk Mendampingi Muhammad Rudi di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2020

“Bukan bersaing, tapi dalam rangka mencari yang terbaik,” ucapnya ditanyai perihal apakah dirinya merasa tersaingi akan hadirnya nama-nama baru dalam bursa Pilwako 2020 mendatang.

Muhammad Rudi menjadi orang nomor satu di Kota Batam sejak Maret 2016 lalu bersama Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. Keduanya fokus membangun infrastruktur, seperti jalan.

RAMAH, sebutan Rudi-Amaskar Achmad, berhasrat mengembangkan potensi ekonomi baru Batam di sektor pariwisata guna melengkapi potensi yang sudah ada di sektor industri dan investasi.

“Kami kembangkan infrastruktur, tidak berarti melupakan kewajiban yang lain, seperti pendidikan, kesehatan dan kewajiban lainnya,” kata Rudi belum lama ini.(iza)

Loading...