batampos.co.id – Gabriel Fillius Avisha, balita berusia 2,8 tahun ini ditemukan tidak bernyawa di aliran sungai pembuangan air menuju laut. Tepatnya di samping Perumahan Pondok Pelangi III, Tiban Indah, Sekupang, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 18.20 WIB.

Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fharoji, mengatakan, korban ditemukan 200 meter dari rumahnya.

Saat ditemukan korban mengenakan baju biru dan celana pendek. Bocah tersebut kata dia diduga terpeleset saat bermain di dekat aliran sungai sehingga hanyut terbawa arus.


”Rumah korban berjarak 50 meter dari pinggir aliran sungai,” katanya, Rabu (26/6/2019). “Korban main-main dekat sana, mungkin terpeleset sehingga jatuh ke dalam sungai,” ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, korban diketahui keluar dari rumah bersama asisten rumah tangganya untuk bermain di sore hari.

Polisi melihat aliran sungai dimana balita Gabriel ditemukan tewas. Foto: Polsek Sekupang untuk Batam Pos

Di saaat yang bersamaan, asisten rumah tangga itu juga mengasuh adik korban yang masih bayi.

Baca Juga: Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Seitemiang Kota Batam

Tidak lama, ayah korban menanyakan keberadaan korban. ”Katanya main dekat tanah lapang, tapi setelah dicari korban tidak ada,” ujarnya.

“Ayahnya langsung minta bantuan warga dan mengumumkan di masjid. Warga pun membantu mencari korban namun tak kunjung ditemukan,” paparnya lagi.

Gabriel kata dia, baru ditemukan sekitar pukul 18.20 WIB oleh salah seorang warga yang akan salat Magrib.

Katanya, berdasarkan keteranga saksi, korban ditemukan dalam kondisi telungkup di pinggir sungai.

Melihat kejadian tersebut, warga langsung melaporkannya kepada orangtua korban dan mengangkat korban dari sungai.

Baca Juga: Lagi Bocah di Kota Batam Tewas Tenggelam di Kolam

”Sempat dibawa ke puskesmas terdekat, namun korban sudah tidak terselamatkan. Mungkin karena cukup lama berada di air,” terangnya.

Oji menambahkan, keluarga korban memutuskan untuk tidak melakukan tindakan apapun termasuk melaporan ke Polsek Sekupang.

“Jenazah langsung di bawa pulang pihak keluarganya untuk dikebumikan,” jelasnya.

Kapolsek Sekupang mengimbau kepada warga agar meningkatkan perhatian kepada anak-anak saat bermain di luar rumah.

Terutama jika rumah yang berdekatan dengan sungai, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

”Orangtua harus awasi anaknya ketika berada di luar rumah. Kita kan tidak tahu musibah apa yang akan terjadi,” imbaunya.(yui)

Loading...