Selasa, 7 April 2026

Bukan Hanya Sampah, Banjir di Batam Juga Disebabkan Ini

Berita Terkait

batampos.co.id – Hujan yang menguyur Kota Batam sejak Minggu (8/12/2019) pagi membuat sejumlah ruas jalan terendam banjir.

Banjir juga mengakibatkan macet panjang dan beberapa kendaraan bermotor mogok akibat kemasukan air.

Seperti yang terlihat di ruas Jalan Yos Sudarso sebelum Simpang Jam, Lubukbaja. Banjir setengah lutut orang dewasa tampak merendam jalan dari arah Simpang Baloi sebelum masuk ke Flyover Laluan Madani tersebut.

Genangan air disebabkan parit di sisi kiri jalan tersumbat sampah dan tak bisa menampung debit air hujan yang cukup banyak.

Apalagi, aliran air juga turun cukup deras dari atas bukit yang sudah mulai gundul.

Kendaraan yang melintas harus berhati-hati, sebab air yang cukup tinggi dikhawatirkan masuk ke mesin mobil.

Akibatnya, terjadi kemacetan cukup panjang di ruas jalan tersebut. Akibat kemacetan panjang, ruas jalan di Simpang Baloi dari arah Flyover menuju Seraya, dialihkan.

Personel Sat Lantas Polresta Barelang mengatur kendaraan yang melewati jalan yang tergenang banjir di Jalan Yos Sudarso, Minggu (8/12/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Sejumlah anggota Sat Lantas juga tampak mengatur arus lalu lintas agar tak semakin macet.

Leksa, salah satu pengendara sepeda motor matik mengatakan, kendaraannya kemasukan air saat melintas di jalur tersebut.

Baca Juga: 12 Alat Berat Diturunkan Untuk Atasi Banjir di Sagulung

Akibatnya, ia harus mendorong sepeda motornya ke bengkel terdekat.

”Tadi main tancap saja, ternyata airnya cukup tinggi. Motor pun kemasukan air,” jelas Leksa.

Sementara pengendara lain, Prasetyo, berharap pemerintah segera menangani kondisi tersebut.

Sebab, hampir setiap kali hujan deras cukup lama, jalan tersebut selalu terendam banjir.
Bahkan, ia juga menyinggung soal bukit yang sudah gundul.

Menurutnya, jika banyak pohon di atas bukit, dipastikan air tak akan turun sederas itu langsung menuju ke jalan raya.

Baca Juga: Pak Wali Kota, Warga Seroja Sering Kebanjiran Nih

”Ini karena pohon habis dibabat, jadi tak ada penahan air lagi dari atas bukit. Kalau hujan agak lama, pasti daerah Simpang Jam banjir. Jadi, harus segera ditangani,” harapnya.

Sementara itu, Tim SAR Siaga Sat Shabara Polresta Barelang membantu menangani banjir dan pohon tumbang, Minggu (8/12/2019).

Bencana ini berlangsung akibat hujan deras yang mengguyur sejak pagi hari. Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol Firdaus, mengatakan, kegiatan ini dilakukan di tiga lokasi.

Untuk titik pohon tumbang, di Jalan Yos Sudarso (Depan Makodim 0316 Batam), Jalan Borobudur, Batuampar (Seraya Atas), serta lokasi banjir di Jalan Yos Sudarso sebelum Flyover.

Baca Juga: Banjir, Pemko Batam Ajak Masyarakat Gotong Royong

”Tim ini bertujuan memberikan pertolongan kepada masyarakat dengan cepat. Selain Sabhara, juga ada personel dari Satlantas,” ujar Firdaus.

Dia menjelaskan, di tiga lokasi tersebut, pihaknya mengevakuasi pohon tumbang yang melintang di tengah jalan, serta membersihkan sampah-sampah di jalan akibat banjir.

”Pastinya saat terjadinya pohon tumbang dan banjir, aktivitas dan arus lalu-lintas sangat terganggu. Jadi kami bergerak cepat, sehingga kehadiran Polri ditengah-tengah aktivitas masyarakat dapat dirasakan,” kata Firdaus.

Dia menambahkan, untuk melancarkan arus lalu-lintas, pihaknya menerapkan sistem buka-tutup jalan.(she/yui/eja/iza)

Update