Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 1000

Kecamatan Sekupang Hanya 7 Kelurahan, Tapi Warganya Lebih Mengenal Nama Wilayah atau Perumahan

0
Salah satu kawasan perumahan di Kecamatan Sekupang. f. syaban

batampos – Kalau mengacu pada data resmi, Sekupang hanya memiliki tujuh kelurahan. Yaitu Sungai Harapan, Tiban Baru, Tiban Lama, Tiban Indah, Tanjung Pinggir, Tanjung Riau, dan Patam Lestari.

Tapi kenyataan di lapangan jauh lebih kompleks. Warga tak sekadar menyebut nama kelurahan, melainkan akrab dengan ratusan sebutan lain seperti kampung tua, kavling, komplek, hingga perumahan modern. Nama-nama itu begitu melekat, seakan menjadi identitas tersendiri di luar administrasi pemerintah.

“ Sekupang juga mendapatkan DPT terbesar nomor tiga se-Kota Batam,” kata Sekretaris Camat Sekupang, Eko Wiryono saat ditemui Batam Pos, Kamis (18/9).

BACA JUGA: Porkot Batam VI Usai, Sekupang Juara Umum, Wali Kota: Jangan Berhenti di Sini

Saking banyaknya, Eko mengaku perlu waktu untuk memastikan jumlah yang tepat.
“Beri kami waktu pak ya, nanti saya konfirmasi ke setiap lurah untuk mengumpulkan nama-nama wilayah itu,” ujarnya.

Dan memang, setelah ditelusuri, tiap kelurahan punya daftar panjang. Di Patam Lestari, nama-nama seperti Kampung Tua Patam Lestari, Tiban 1 Blok A, Batam Nirwana Residence, Graha Tirta Indah, hingga Perum. Tanjung Sakinah berjejer satu per satu.

Tiban Lama hanya punya empat nama, tetapi begitu beralih ke Tiban Baru, Tiban Indah, dan Tanjung Riau, jumlahnya melonjak jadi lebih dari tiga puluh. Ada Taman Sari, Panorama Indah, hingga Tiban City Square.

Di Tanjung Pinggir, warganya mengenal Kampung Dangas, Tangga Seribu, Pantai Segara, sampai Komplek Palapa. Sedangkan di Sungai Harapan, sebutannya campur aduk: dari pasar, rusunawa, kampung, hingga ruko. Mulai dari Komplek Kartini, Kampung Lestari, sampai Perum. Taman Harapan Indah.

Kelurahan Patam Lestari

Kampung Tua Patam Lestari
Kavling Patam Abadi
Kavling Patam Asri
Tiban 1 Blok AA
Tiban 1 Blok C
Tiban 1 Blok D
Tiban 2
Tiban 3
Tiban V Cendrawasih
Taman Sade
Masyeba Permai Tahap 1
Masyeba Permai Tahap 2
Batam Nirwana Residence
Tiban Makmur
The Residence
Airis Tiban Permai
Tiban Riau Bertuah 1
Tiban Riau Bertuah 2
Tiban Riau Bertuah 3
Graha Tirta Indah
Taman Melati Raya
Kavling Bida KSB Mentarau
Pesona Rhabayu Tahap 1
Pesona Rhabayu Tahap 2
Perum. Rhabayu Oceanic
Perum. Akasia Garden
Perum. Siriaon Indah
Perum. De Puri
Kavling Patam Indah
Kavling Patam Madani
Perum. Yafindo Patam
Kavling Patam Permai
Perum. Graha Mentarau
Perum. Rhabayu Estuario
Perum. Tanjung Sakinah

Kelurahan Tiban Lama

BTN Regency
Mekar Sari
Tiban Ayu
Tiban Mas

Kelurahan Tiban Baru, Tiban Indah, Tanjung Riau

Taman Sari
Taman Sari Hijau
Perum. Villa Alam Lestari Dua
Mutiara Point
Tiban Koperasi
Tiban Diamond
Tiban Harmoni
Kavling Hang Tuah
Perum. Glory Royal Residence
Nusa Persada
Panorama Indah
Tiban Palem
Puri Malaka
Ruko Cipta Puri
Tiban Bukit Asri
Mutiara View
VL. Alam Lestari
Perum. Delta Villa
VL. Sempurna Dua
Taman Eirene
Bukit Tiban Permai
Tiban Housing
Tiban Impian
Tiban City Square
Tiban Raya
Cluster Melati
Baitul Hasanah
Taman Asri
VL. Diamond
Tiban Viola

Kelurahan Tanjung Pinggir

Komplek Kesehatan 1
Komplek Kesehatan 2
Villa Foresta
Tanjung Datuk
Tanjung Pinggir Pantai
Belakang Kantor Lurah
Bukit Balada
Komplek Palapa
Komplek Shangrillah
Kampung Karyawan
Kampung Parabola
Kampung Antasari
Mess Celcon
Kampung Rawasari
Kampung Bukit Batu
Kampung Dangas
Kampung Dangas TPI
Perum. Pondok Daun
Tangga Seribu
Bukit Harimau
Pantai Segara
Perum. CGM
Kavling Dangas
Perum. WHR
Perum. Vista

Kelurahan Sungai Harapan

Komplek Kartini 1
Komplek Wijaya
Komplek Perkantoran
Komplek Kartini 2
Komplek Kartini 5 Uswatun Hasanah
Komplek Kartini 3
Komplek Kartini VI
Pasar Sungai Harapan
Perum. Cipta Permata
Komplek Flat Pemda
Komplek Pengairan Lama
Kampung Indavcon
Kampung Lestari
Kampung Agas
Kampung Baru Indosat
Pondok Awal Indah
Taman Putri Fortuna
Taman Harapan Indah
Cipta Garden
Villa Artha Indah dan Bagamanb
Pondok Pratiwi 1
Taman Kartini Raya
Komplek Rusunawa Pemda
Komplek Rusunawa Pemko
Komplek Rusunawa Bida Sekupang
Perum. Melati Garden
Perum. Melati Garden Cluster 2
Perum. Taman Kartini Raya
Perum. Cipta Garden
Perum. Grantinda
Ruko Onasis
Ruko Gajah Mada
Perum. Taman Harapan Indah

Nama-nama itu lahir dari kebiasaan warga, dan kreativitas pengembang perumahan. Atau bagi warga yang wilayahnya belum tertulis bisa berkomentar.

Dan setelah dihitung, jumlahnya bukan puluhan, melainkan 126 nama wilayah dan perumahan di Sekupang, hampir dua puluh kali lipat dari jumlah resmi kelurahannya. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Kecamatan Sekupang Hanya 7 Kelurahan, Tapi Warganya Lebih Mengenal Nama Wilayah atau Perumahan pertama kali tampil pada Metropolis.

Coba Evakuasi Sarang, Pasutri di Bintan Diserang Kawanan Tawon Vespa

0
Tawon vespa
Petugas Damkar mengevakuasi sarang tawon vespa di jalan Indunsuri, Bintan Utara, Kamis (18/9) malam. F. Damkar untuk Batam Pos.

batampos – Pasangan suami istri (pasutri) di Tanjunguban, Kabupaten Bintan, jadi korban sengatan tawon vespa setelah mencoba mengevakuasi sarang serangga itu sendiri.

Peristiwa ini dialami Yayan (45) dan istrinya, Rustini (41), di rumah mereka di Jalan Indunsuri, Gang H Slamet, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara. Insiden terjadi tiga hari sebelum akhirnya dilaporkan pada Kamis (18/9) petang.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, menjelaskan, Yayan mulanya berinisiatif menurunkan sarang tawon vespa tanpa bantuan petugas. Ia membawa bambu dan sarung untuk menutup sarang tersebut.

Namun, upaya itu justru gagal. Alih-alih berhasil, sarang malah tersentuh bambu sehingga memicu kawanan tawon keluar dan menyerang Yayan bersama istrinya.

“Pelapor mencoba meniru cara kerja Damkar yang biasa melakukan evakuasi sarang tawon pada malam hari. Tapi teknik yang dipakai salah,” kata Panyodi.

Menurutnya, sarung yang dibawa Yayan terlalu kecil dibandingkan ukuran sarang. Akibatnya, kawanan tawon langsung menyerang. Yayan disengat tiga kali, sementara Rustini disengat satu kali hingga mengalami pembengkakan.

Setelah itu, keduanya meminta bantuan Damkar. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.50 WIB dan berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa pada pukul 19.19 WIB.

“Sarangnya kita semprot dulu dengan pertalite, baru dimusnahkan,” jelas Panyodi. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Coba Evakuasi Sarang, Pasutri di Bintan Diserang Kawanan Tawon Vespa pertama kali tampil pada Kepri.

5 Tempat Kreatif di Batam yang Wajib Dikunjungi Saat Akhir Pekan

0
ilustrasi.

batampos – Batam selama ini dikenal sebagai kota industri dan surga belanja. Namun, batam juga memiliki sejumlah tempat kreatif yang menarik untuk dijelajahi saat akhir pekan.

Tempat kreatif ini bisa menjadi pilihan warga lokal maupun wisatawan yang berlibur ke Kota Batam. Tempat – tempat ini bisa jadi sumber inspirasi bagi penyuka seni, komunitas, hingga spot foto menarik.

BACA JUGA: Hasan Tancap Gas, Genjot Ekonomi Kreatif dan Wisata Kepri

Berikut 5 rekomendasi tempat kreatif di Batam:

1. Cocoon Creative Space
Tempat kreatif ini menyediakan berbagai aktivitas membuat barang. Mulai dari bikin gantungan kunci, case photocard, melukis, scrapbook dan journaling, serta bikin boneka. Terletak di No.12-14 lt. 3, Komp. Limindo Trade Centre E-Market, Blk. B, Kota Batam.

2. Bake It Studio Batam
Bagi yang suka membuat kue atau tertarik belajar mengenai kue bisa mengisi waktu akhir pekan ikut kelas ini. Tempat luas dan nyaman bikin kegiatan membuat kue lebih asik. Terletak di Lantai 2 Muso Art Cafe Komp. Ruko Palm Spring, Blok E / 104, Taman Baloi, Kota Batam.

3. Lims Florist
Bunga – bunga cantik siap membawa akhir pekan lebih manis. Kamu akan mengenal berbagai bunga serta cara merangkainya. Terletak di Kanaan Indah, Blk. D No.3, Batu Selicin, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam.

4. Artbarn
Buat yang mencari kegiatan kreatif seperti membatik, keramik, hingga melukis, destinasi ini cocok untuk mengisi waktu akhir pekan. Terletak di Komp. Roma Sumatra, Jl. Raja Ali H., Sungai Jodoh, Kec. Batu Ampar, Kota Batam.

5. Today Art Cafe
Duduk sambil akhir pekan dengan makanan enak dan melukis bikin suasana hati jadi bahagia. Cafe dengan gaya seni ini mengajak para pengunjung untuk menaikkan keterampilan melukis. Terletak di Pertokoan Salmon 6. 1-2, Golden Prawn, Ruko Salmon 6 Golden Prawn 1, RW.2, Bengkong Laut, Kota Batam.

Batam semakin berkembang dengan menghadirkan tempat – tempat unik untuk dikunjungi. Akhir pekan dapat terisi dengan kegiatan positif.

Pastikan reservasi terlebih dahulu untuk menentukan waktu akhir pekan yang cocok.(*)

Reporter Juliana Belence

Artikel 5 Tempat Kreatif di Batam yang Wajib Dikunjungi Saat Akhir Pekan pertama kali tampil pada Metropolis.

Porkot Batam VI Usai, Sekupang Juara Umum, Wali Kota: Jangan Berhenti di Sini

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

batampos – Pekan Olahraga Kota (Porkot) Batam VI resmi berakhir. Ajang olahraga dua tahunan ini bukan hanya sekadar perebutan medali, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda Batam untuk melangkah ke tingkat lebih tinggi.

Dalam penutupan yang digelar di GOR Sekolah Yos Sudarso, Batamcentre, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa Porkot merupakan bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Menurutnya, ajang ini harus dimanfaatkan sebagai tempat mengasah kemampuan dan mental tanding para atlet sebelum terjun di level provinsi hingga nasional.

“Porkot ini adalah sarana pembinaan. Kami berharap para atlet yang berlaga tidak berhenti di sini, tetapi terus mengasah diri agar bisa bersaing di Porprov 2026, Porwil 2027, dan PON 2028 di NTT dan NTB,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, Batam telah ditunjuk menjadi tuan rumah Porwil 2027. Ajang tersebut diperkirakan akan menghadirkan sedikitnya 12 ribu orang ke Batam, terdiri dari atlet, ofisial, serta tamu dari berbagai provinsi. Oleh karena itu, menurut Amsakar, Porkot menjadi fondasi penting untuk menyiapkan atlet lokal menghadapi event besar tersebut.

“Kalau pembinaan dilakukan terus-menerus, saya yakin atlet Batam bisa menjadi tuan rumah yang berprestasi. Jangan sampai kita hanya jadi penyelenggara, tapi prestasi tidak kelihatan,” ujarnya.

Amsakar juga berpesan agar KONI Batam bersama seluruh cabang olahraga aktif menggelar kompetisi rutin. Ia menilai, turnamen berjenjang menjadi wadah pembinaan yang efektif untuk meningkatkan kualitas atlet sekaligus memperbanyak jam tanding.

“Selamat untuk para pemenang. Namun yang paling penting bukan soal medali, melainkan bagaimana pembinaan ini berlanjut. Kami mendorong setiap cabor lebih giat membuat turnamen agar lahir atlet-atlet andalan Batam,” katanya.

Pada Porkot Batam VI, Kecamatan Sekupang tampil sebagai juara umum dengan raihan 49 medali emas, 52 perak, dan 56 perunggu atau total 157 medali. Posisi kedua ditempati Kecamatan Batam Kota dengan 37 emas, 37 perak, dan 62 perunggu (136 medali), disusul Kecamatan Sagulung dengan 33 emas, 33 perak, dan 49 perunggu (115 medali).

Selain tiga besar tersebut, Nongsa menempati posisi keempat dengan 93 medali, disusul Sungai Beduk (88 medali), Bengkong (75 medali), Batuaji (65 medali), Lubukbaja (60 medali), Batuampar (33 medali), Galang (20 medali), Bulang (17 medali), dan Belakangpadang (17 medali).

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah memberikan uang pembinaan kepada tiga besar juara umum. Sekupang menerima Rp50 juta, Batam Kota Rp30 juta, dan Sagulung Rp20 juta.

Porkot Batam VI tahun ini diikuti sebanyak 3.330 atlet dari 12 kecamatan dengan total 1.587 medali yang diperebutkan. Atmosfer kompetisi terlihat meriah sejak pembukaan hingga penutupan, menandakan semangat olahraga di Batam terus tumbuh. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Porkot Batam VI Usai, Sekupang Juara Umum, Wali Kota: Jangan Berhenti di Sini pertama kali tampil pada Metropolis.

PMI Antre Panjang di Pelabuhan Gara-Gara IMEI, BP3MI Usul Layanan IMEI Pindah ke Shelter

0
Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia yang dipulangkan dari Malaysia tiba di pelabuhan Internasional Batam Center, Kamis (6/3). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Proses pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia ke Tanah Air kembali diwarnai antrean panjang di pelabuhan. Bukan karena pemeriksaan dokumen keimigrasian, tapi justru akibat kewajiban registrasi IMEI ponsel yang dibawa para PMI.

Antrean mengular kerap terjadi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, yang menjadi titik masuk utama bagi PMI yang dideportasi dari Malaysia. Sebagian besar dari mereka membawa ponsel yang dibeli selama bekerja di luar negeri.

Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan bahwa pelayanan registrasi IMEI dilakukan di pelabuhan karena kawasan tersebut termasuk dalam kawasan pabean, di mana penumpang mendapat pembebasan bea masuk hingga USD 500.

“Kalau di luar kawasan pabean, pembebasan ini tidak berlaku,” ujarnya, Rabu (18/9).

Layanan IMEI sendiri merupakan bagian dari aturan kepabeanan yang dilaksanakan Bea Cukai sebagai pelaksana teknis dari kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Untuk mempercepat layanan, Bea Cukai Batam telah membuka tiga konter khusus bagi PMI, serta satu konter untuk penumpang umum.

“Nilai pabean di bawah USD 500 dibebaskan Bea Masuk (BM), PPN, dan PPh. Tapi kalau di atas itu, tetap dikenakan BM 10%, PPN 11%, dan PPh 0%, setelah dikurangi pembebasan,” terang Zaky.

Namun, jika ponsel yang dibawa bukan milik pribadi (non-personal use), misalnya dibeli untuk dijual atau dititipkan, maka tidak mendapat pembebasan dan dikenakan BM 10%, PPN 11%, dan PPh 5%.

Agar tidak terjadi lagi antrean panjang, Zaky menyarankan agar data ponsel PMI dikumpulkan lebih dulu saat masih di Malaysia, dan kedatangan mereka diinformasikan ke petugas Bea Cukai.

“Kami sangat hati-hati. Jangan sampai muncul lagi indikasi perjokin IMEI seperti yang pernah terjadi,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Pelayanan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri, Kombes Imam Riyadi, menyarankan agar layanan IMEI tak lagi dilakukan di pelabuhan, melainkan dipindahkan ke shelter P4MI Batam.

“PMI sebaiknya tak perlu berdesakan dengan penumpang umum. Mereka datang dalam kondisi lelah, kadang membawa anak, dan harus antre lama untuk registrasi IMEI,” ujarnya.

Menurut Imam, sebagian besar PMI membawa ponsel bukan untuk dijual, melainkan untuk tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga di kampung halaman.

“Registrasi IMEI ini penting, tapi harusnya bisa dibuat terpusat di shelter,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel PMI Antre Panjang di Pelabuhan Gara-Gara IMEI, BP3MI Usul Layanan IMEI Pindah ke Shelter pertama kali tampil pada Metropolis.

Miris! Anak 4 Tahun Dicabuli, Remaja 15 Tahun Dirudapaksa, Orangtua Diminta Lebih Waspada

0
Ilustrasi.

batampos – Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali mencoreng wajah Kota Batam. Dalam sepekan terakhir, dua kasus pencabulan terungkap di dua wilayah berbeda: Batuaji dan Sagulung. Korbannya tragis, masih di bawah umur, bahkan ada yang baru berusia 4 tahun.

Kasus pertama terjadi di kawasan Batuaji. Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun menjadi korban pencabulan oleh ayah dari teman sepermainannya. Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar geger.

Sementara itu, di Sagulung, seorang remaja putri berusia 15 tahun menjadi korban rudapaksa oleh pria yang baru dikenalnya selama dua bulan. Pelaku memanfaatkan hubungan pertemanan yang dibangun lewat media sosial hingga akhirnya melancarkan aksi bejatnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, angkat bicara soal maraknya kasus ini. Ia menekankan pentingnya pengawasan orangtua terhadap aktivitas anak, terutama saat berada di luar rumah maupun saat berselancar di dunia maya.

“Kami mengimbau orangtua agar lebih waspada dan melindungi anak-anak, baik saat bermain di lingkungan umum maupun dalam penggunaan internet,” ujarnya, Kamis (18/9).

Menurut Zaenal, komunikasi antara orangtua, sekolah, dan lingkungan sangat penting untuk menciptakan ruang aman bagi anak-anak.

Senada dengan itu, Sekretaris LPA Batam, Erry Syahrial, menyebutkan bahwa angka kekerasan seksual terhadap anak di Batam terus mengalami peningkatan setiap tahun sejak 2021.

“Setiap tahun meningkat. Ini sangat mengkhawatirkan,” ucap Erry.

Erry menyebutkan bahwa salah satu faktor pemicu utama adalah bebasnya anak mengakses media sosial. Tak sedikit pelaku yang mencari korban melalui internet, membangun relasi, lalu menjebak mereka.

“Konten-konten di medsos bisa merusak nilai moral anak. Ditambah lagi sekarang pelaku juga makin lihai memanfaatkan teknologi untuk mengincar korban,” jelasnya.

Erry mengingatkan, tugas utama membentengi anak bukan hanya di sekolah, tapi juga di rumah. Ia menyarankan agar orangtua membatasi penggunaan ponsel, memantau pergaulan anak, dan yang paling penting membangun komunikasi terbuka dengan buah hati.

“Intinya balik lagi ke keluarga. Bagaimana pengawasan dan memberikan anak pemahaman,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Miris! Anak 4 Tahun Dicabuli, Remaja 15 Tahun Dirudapaksa, Orangtua Diminta Lebih Waspada pertama kali tampil pada Metropolis.

KPK Ungkap Peran ‘Juru Simpan Uang’ di Kasus Korupsi Kuota Haji Rp 1 Triliun

0
Ilustrasi KPK (FOTO: Antara)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya peran seorang ‘juru simpan uang’ dalam kasus dugaan korupsi tambahan kuota haji 2024. Nilai dugaan korupsi yang menyeret nama mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas itu ditaksir mencapai Rp 1 triliun.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan hal tersebut saat memaparkan perkembangan penyidikan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis malam (18/9).

“Dugaan awal terkait dengan kerugian yang sudah disampaikan, tapi nanti kalau hasil perhitungannya kan belum. Ini baru dugaan kasar saja sekitar Rp 1 triliun. Itu siapa juru simpannya dan digunakan untuk apa saja? Nah, ini juga salah satu yang sedang kita telusuri,” ujar Asep disitat dari Jawa Pos.

Ia mengakui publik semakin mempertanyakan aliran dana jumbo tersebut, siapa yang menikmati, dan mengapa hingga kini KPK belum menetapkan tersangka. Namun, ia menegaskan penyidik harus berhati-hati.

“Kami tidak ingin gegabah dalam hal ini, karena kami ingin melihat kepada siapa saja uang ini kemudian berpindah dan berhenti di siapa. Karena kami yakin bahwa benar ada juru simpannya, artinya berkumpul di sana,” katanya.

Terkait dugaan penggunaan dana haram itu untuk mendanai kegiatan organisasi keagamaan tertentu, Asep menegaskan KPK tidak menarget organisasi, melainkan individu dan aliran uangnya.

Beberapa nama yang sudah dipanggil KPK di antaranya mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief, Ketua PBNU sekaligus staf Yaqut, Ishfah Abidal Aziz, serta Wakil Sekretaris Jenderal PP GP Ansor, Syarif Hamzah Asyathry.

“Jadi kami mengikutinya pertama dari orangnya, kemudian mengikuti jalannya uang. Jadi kami tidak melakukan atau menarget organisasinya, tetapi uangnya itu lari karena itu mengikuti orangnya,” jelas Asep.

Kasus ini bermula dari pembagian tambahan kuota haji 2024 yang tidak sesuai ketentuan. Berdasarkan aturan, kuota dibagi 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus. Namun, dari tambahan 20 ribu kuota dari Pemerintah Arab Saudi, Kemenag justru membagi rata 50:50 antara reguler dan khusus.

Porsi yang tidak sesuai aturan itu membuka ruang praktik dugaan jual-beli kuota haji khusus oleh Kemenag kepada sejumlah biro travel. Jamaah yang ingin berangkat tanpa antrean diduga dipungut biaya tidak resmi atau uang pelicin agar bisa mendapatkan kuota tersebut.

KPK juga telah mencegah Yaqut bersama eks staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz (IAA), dan pihak travel Fuad Hasan Masyhur (FHM) ke luar negeri. Pencegahan ini dilakukan demi kelancaran proses penyidikan.

Penyidikan dilakukan dengan menerbitkan sprindik umum menggunakan jeratan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2021 junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Artikel KPK Ungkap Peran ‘Juru Simpan Uang’ di Kasus Korupsi Kuota Haji Rp 1 Triliun pertama kali tampil pada News.

Kecelakaan di Bintan, Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Mobil dan Membentur Head Trailer

0
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di Jalan Nusantara Kilometer (Km) 18 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kamis (18/9/2025). F.Kiriman H.P Bako untuk Batam Pos.

batampos– Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu sepeda motor dan dua mobil terjadi di Jalan Nusantara Kilometer (Km) 18 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.

Pengendara sepeda motor, Mohammad Novanda Bintan, 24, menjadi korban dan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu H.P Bako mengatakan, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Nusantara Km 18 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (17/9/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, baru dilaporkan Kamis (18/9/202).

BACA JUGA: Dua Luka Berat dalam Tabrakan Beruntun di Bintan, Polisi Imbau Hati-Hati

Kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda GLP BP 4675 DB dari arah Kijang menuju Tanjungpinang.

Saat tiba di lokasi kejadian, motor yang dikendarai korban menabrak bagian belakang mobil Suzuki Baleno BP 1454 WP yang dikemudikan oleh Hengky Firmansyah Hutauruk, 42.

“Motor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian belakang mobil Suzuki Baleno yang melaju lambat karena padatnya kendaraan,” ujarnya.

Setelah menabrak bagian belakang mobil Suzuki Baleno, motor yang dikendarai korban terpental dan membentur bagian kanan head trailer Hino B 9437 BEI yang datang dari arah berlawanan.

Kemudian, korban beserta sepeda motornya terjatuh.

“Pengendara motor jatuh di tengah jalan, sementara motornya di jalur head trailer,” katanya.

Korban mengalami luka robek di kaki kanan dan pinggul bergeser akibat kecelakaan. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong.

Ia mengatakan, pihak Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Sementara kerugian material akibat kecelakaan ditaksir sekitar Rp 2 juta.

Ia mengimbau kepada pengendara untuk lebih waspada, hati-hati, dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Kecelakaan di Bintan, Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Mobil dan Membentur Head Trailer pertama kali tampil pada Kepri.

Polda Kepri Siapkan Antisipasi Jalur Blind Spot Tiban, Kajian Jalur Penyelamatan Dibahas

0
Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Andhika Bayu. f.yashinta

batampos– Jalur rawan kecelakaan atau blind spot di kawasan Tiban menjadi perhatian serius Ditlantas Polda Kepri. Untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, kepolisian bersama instansi terkait tengah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari rencana pembangunan jalur penyelamatan hingga pemasangan rambu lalu lintas.

“Seperti di Jawa, kalau ada jalan turunan biasanya dibuat jalur penyelamatan yang sedikit menanjak. Itu bisa dikaji juga di Batam, khususnya di Tiban, kalau memang memungkinkan,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Andhika Bayu, Kamis (18/9).

Menurut Andhika, Satlantas Polresta Barelang telah diarahkan untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam serta stakeholder terkait dalam menindaklanjuti penanganan jalur rawan kecelakaan tersebut.

BACA JUGA: Antisipasi Kecelakaan di Tiban Centre, Pita Penggaduh Dipasang Pekan Ini

Selain jalur penyelamatan, pemasangan rambu-rambu peringatan juga menjadi prioritas.

“Koordinasi terus dilakukan antara Satlantas dengan Dishub Kota Batam. Harapannya, segera ada langkah konkret,” tambahnya.

Tak hanya dari sisi infrastruktur, Ditlantas Polda Kepri juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan, terutama yang belum melakukan uji kir. Pengecekan dilakukan bersama Dishub untuk memastikan kendaraan laik jalan.

“Kendaraan yang tidak layak jalan tidak boleh beroperasi. Itu sudah kita lakukan dengan pengecekan langsung ke perusahaan angkutan,” tegas Andhika.

Upaya jangka pendek juga sudah berjalan. Polisi mendatangi satu per satu perusahaan ekspedisi (door to door) untuk memeriksa kendaraan serta memberikan edukasi kepada pengemudi mengenai pentingnya keselamatan di jalan.

“Driver kami ingatkan agar benar-benar mengutamakan keselamatan. Sosialisasi dan edukasi keselamatan lalu lintas terus dilakukan,” ujarnya.

Terkait sanksi, ia memastikan penindakan tegas akan diberikan sesuai aturan yang berlaku. “Jelas ada, sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ini demi keselamatan bersama,” katanya.

Selain itu, Andhika juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada ketika melintas di jalur rawan Tiban. Dishub pun diharapkan segera melengkapi fasilitas penunjang seperti rambu lalu lintas di lokasi tersebut.

“Sementara ini, blind spot paling berbahaya memang masih ada di kawasan Tiban,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Siapkan Antisipasi Jalur Blind Spot Tiban, Kajian Jalur Penyelamatan Dibahas pertama kali tampil pada Metropolis.

Manfaat Pare: Sayuran Pahit Kaya Nutrisi untuk Imun hingga Diet

0
Ilustrasi pare.
Ilustrasi pare. F. Freepik.

batampos – Pare dikenal sebagai sayuran dengan rasa pahit yang membuat sebagian orang enggan mengonsumsinya. Namun, di balik rasa pahit itu, pare menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh.

Sayuran ini rendah kalori, sekitar 17–20 kcal per 100 gram, dan merupakan sumber karbohidrat kompleks dengan serat cukup tinggi. Kandungan ini membuat pare membantu pencernaan sekaligus menahan rasa lapar lebih lama.

Tak hanya itu, pare juga kaya vitamin dan mineral. Mulai dari vitamin C, A, B, thiamine, riboflavin, niasin, kalium, zat besi, kalsium, magnesium, seng, hingga fosfor.

Dikutip dari WebMD, berikut delapan manfaat pare bagi tubuh:

1. Mengatur kadar gula darah
Pare mengandung senyawa bioaktif seperti charantin, polypeptide-P, saponin, dan terpenoid yang dapat membantu menurunkan glukosa darah.

2. Menurunkan kolesterol dan lemak darah
Pare dilaporkan mampu menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL, serta trigliserida sehingga mendukung kesehatan jantung.

3. Antioksidan dan antiinflamasi
Kandungan flavonoid, polifenol, vitamin C, dan vitamin A membantu melawan radikal bebas serta meredakan peradangan.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tingginya vitamin C dan senyawa bioaktif membuat pare berperan dalam memperkuat imunitas.

5. Menjaga kesehatan mata
Vitamin A, lutein, dan zeaxanthin dalam pare melindungi mata dari kerusakan oksidatif dan dapat mencegah gangguan penglihatan terkait usia.

6. Potensi antikanker
Ekstrak pare terbukti mampu menghambat pertumbuhan sel kanker pada penelitian laboratorium, meski efek pada manusia masih memerlukan kajian lebih lanjut.

7. Membantu menjaga berat badan
Dengan kalori rendah dan serat tinggi, pare membantu menciptakan rasa kenyang lebih lama sehingga mendukung program diet.

8. Mencegah anemia
Kandungan zat besi dan folat mendukung pembentukan sel darah merah serta mencegah defisiensi zat besi.

Meski pahit, pare dapat diolah dengan berbagai cara agar lebih enak dikonsumsi. Bahkan kini jus pare populer sebagai minuman detox di kalangan pencinta gaya hidup sehat.

Mengonsumsi pare bukan sekadar soal makanan, melainkan bagian dari tren hidup sehat. Tak heran, pare kembali naik daun sebagai sayuran lokal kaya manfaat. (*)

Reporter : Juliana Belence 

Artikel Manfaat Pare: Sayuran Pahit Kaya Nutrisi untuk Imun hingga Diet pertama kali tampil pada Lifestyle.