batampos.co.id – Pasokan bahan pokok di Batam dua minggu jelang Ramadan dipastikan aman. Untuk saat ini, stok kebutuhan di distributor sudah melebihi kebutuhan selama bulan puasa. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam, Mardanis, Jumat (10/4).
Hingga saat ini, stok komoditas kebutuhan pangan masih cukup dan tidak ada yang kosong. Semua kebutuhan mulai dari cabai, bawang, gula, telur, ayam, daging dan lainnya tersedia. Sebelumnya, juga sudah ada komunikasi dengan distributor terkait pemenuhan kebutuhan ba- han pokok.
”Semua sudah sepakat untuk menjamin ketersedian kebutuhan pokok ini. Kami berharap stok tetap ada bahkan hingga lebaran mendatang,” ungkapnya.
Ia mengatakan, tim juga sudah turun ke lapangan dan mengunjungi gudang penyimpangan milik distributor yang ada di Batam. Menurutnya, kebutuhan yang akan mengalami lonjakan permintaan di antaranya, beras, gula, daging, serta komoditas lainnya seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih hingga sayuran.
Ia menyebutkan, saat ini ada 30 distributor beras dengan total stok mencapai 1.300 ton beras. Angka ini sudah jauh melebihi kebutuhan yaitu 900 ton. Untuk itu, ketersediaan stok ini bisa mengakomodir kebutuhan hingga Lebaran mendatang.
”Stok tersedia dan cukup, asalkan tidak ada panic buying (aksi borong karena panik). Sehingga masyarakat tidak ada yang menimbun sembako,” ujarnya.
Begitu juga dengan gula, selama bulan Ramadan, tingkat konsumsi gula meningkat. Sebab, banyak makanan yang menggunakan bahan dasar gula ini. Untuk sekarang, stok memang menipis, namun distributor sudah melakukan pemesanan, agar tidak ada kelangkaan sehingga harga nanti menjadi naik.
”Masih ada seribuan ton juga persediaan saat ini. Lagi dihitung kebutuhan hingga usai Lebaran nanti sama distributornya,” ujarnya.
Lanjutnya, untuk komoditas lainnya seperti cabai merah, bawang putih dan lainnya masih tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadan mendatang. Ia menjelaskan, saat ini harga cabai di daerah Jawa cukup murah, untuk itu distributor akan berupaya mendatangkan cabai ke Batam.
”Di sana saat ini satu kilogram hanya Rp 20 ribu. Mudah-mudahan ini juga menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan cabai. Sebab untuk cabai lokal banyak yang gagal panen karena musim kemarau,” terangnya.
Selanjutnya, untuk daging, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan distributor. Daging beku maupun segar tersedia. Begitu juga dengan daging ayam. Peternak yang ada di Barelang memiliki stok cukup untuk menghadapi peningkatan permintaan nantinya.
”Sejauh ini tidak ada keluhan mengenai kekurangan pasokan. Untuk harga cukup terjaga dan tidak ada yang mahal dan menimbulkan kekhawatiran pembeli,” ungkap mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Batam ini. (she/yui)