Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 10256

BTKL PP Batam Sudah Bisa Periksa Sampel Swab

0

batampos.co.id – Hari ini, Minggu (12/04/2020), pemeriksaan sampel swab terkait Covid-19 di Batam dan Kepri sudah bisa dimulai. Menurut Kepala BTKLPP Batam, Slamet Siswanto, saat ini BTKL PP Batam sudah bisa memeriksa sample swab berkat dukungan semua pihak, terutama Pemerintah Kota Batam dan Provinsi Kepri.

Alat PCR bantuan pemerintah Singapura ini dioperasikan di BTKL PP karena memang memenuhi persyaratan minimal Biosafety Level 2. Alat merk Biorad seri CFX 96 seperti semua alat PCR yang ada di BTKL PP adalah Real Time PCR.

“Kemarin sempat tertunda karena ada beberapa bahan/reagen yang belum ada. Alhamdulillah kemarin sudah sampai dari kementerian walau belum banyak (untuk pemeriksaan 200 sample),” jelas Slamet Siswanto, Minggu (12/4).

Untuk itu pihak BTKL PP tetap mengharapkan bantuan dari semua pihak dalam hal ini Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri agar memberikan bantuan Reagen dan lain-lain yang dibutuhkan untuk kesinambungan atau konsistensi pemeriksaan selanjutnya.(uma)

Cegah Penyebaran Covid-19, Beli Makanan Dibungkus Saja Ya!

0

batampos.co.id – Sejumlah kedai makanan pinggir jalan terlihat masih tetap buka saat mewabahnya Covid-19. Hal itu karena memang belum adanya larangan resmi dari pemerintah agar mereka tidak berjualan. Namun, pembeli diimbau untuk membungkus makanan yang dibeli untuk dikonsumsi di rumah masing-masing.

Kepala Satpol PP Kota Batam, Salim mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam hanya mengimbau agar para pedagang bisa tetap menjaga kesehatan. Selain itu, bangku yang disediakan oleh pedagang harus berjarak minimal satu meter dengan yang lainnya.

”Kami hanya bisa mengimbau agar pembeli tak makan lama-lama di lokasi, kalau bisa take away (bungkus). Kalau tetap melayani makan di warung, bangku satu dengan yang lain dikasih jarak,” jelas Salim kepada Batam Pos, kemarin.

Pihaknya baru bisa memberi teguran untuk beberapa kafe dan food court yang tetap memberi ruang bagi pengunjungnya untuk duduk lama-lama dan nongkrong serta berkerumannya massa.

”Ada yang buka, tapi bangkunya tak dikasih jarak. Nah, ini yang kami tegur. Sudah ada juga yang kena SP (Surat Peringatan) Satu, karena tak mengindahkan imbauan,” jelas Salim.

Menurut dia, sejumlah kafe dan food court besar di Kota Batam sudah banyak yang mulai tutup. Kondisi seperti ini banyak terjadi seminggu belakangan ini. ”Meski begitu, tim patroli gabungan tetap keliling memantau keramaian. Sudah jelas ada larangan untuk keramaian,” tegas Salim.

Disinggung terkait bazar Ramadan nantinya, Salim akan menjalankan sesuai dengan surat imbauan wali kota. Dimana, dilarang adanya keramaian.

”Kalau memang dilarang, nantinya kami pasti akan membubarkan lokasi yang terdapat keramaian, karena itu sudah jelas imbauan wali kota,” pungkas Salim. (yui)

Mau Daftar Program Kartu Prakerja? Ini Jadwal dan Caranya

0

batampos.co.id – Pemerintah secara resmi membuka Pendaftaran Program Kartu Prakerja. Masyarakat terdampak Covid-19 bisa mendapatkan bantuan biaya pelatihan hingga insentif dengan mengakses situs www.prakerja.go.id.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Kartu Prakerja diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja, serta dapat meringankan biaya hidup masyarakat korban pandemi Covid-19. Airlangga menjabarkan, syarat peserta program Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

“Sampai akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran,” ujarnya dalam video conference, Sabtu (11/3).

Airlangga memaparkan, pendaftarannya terdiri dari 3 tahap. Pertama, calon peserta atau pendaftar membuat akun Prakerja di situs www.prakerja.go.id. Kemudian pendaftar memasukkan biodata, seperti nama, tempat/tanggal lahir, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan sebagainya. “Data akan diverifikasi ke Kementerian/Lembaga (K/L) terkait,” ucapnya.

Kedua, pendaftar mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama sekitar 15 menit. Terakhir, pendaftar bergabung di gelombang pendaftaran yang sedang dibuka.

“Setiap minggunya, mulai hari ini sampai minggu ke-4 November 2020, akan dibuka kuota untuk sekitar 164 ribu peserta,” imbuhnya.

Airlangga menekankan, pendaftaran dapat dilakukan setiap saat, 24 jam 7 hari dalam seminggu. Untuk gelombang pertama, pendaftaran dibuka sampai Kamis 16 April 2020, pukul 16.00 WIB.

“Pengumuman peserta yang lolos untuk gelombang pertama akan diumumkan pada Jumat 17 April 2020. Jika belum berhasil diterima sebagai peserta pada gelombang pertama, pendaftar dapat bergabung di gelombang selanjutnya,” pungkasnya.(jpc)

Jelang Ramadan Pasokan Bahan Pangan Cukup

0

batampos.co.id – Pasokan bahan pokok di Batam dua minggu jelang Ramadan dipastikan aman. Untuk saat ini, stok kebutuhan di distributor sudah melebihi kebutuhan selama bulan puasa. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam, Mardanis, Jumat (10/4).

Hingga saat ini, stok komoditas kebutuhan pangan masih cukup dan tidak ada yang kosong. Semua kebutuhan mulai dari cabai, bawang, gula, telur, ayam, daging dan lainnya tersedia. Sebelumnya, juga sudah ada komunikasi dengan distributor terkait pemenuhan kebutuhan ba- han pokok.

”Semua sudah sepakat untuk menjamin ketersedian kebutuhan pokok ini. Kami berharap stok tetap ada bahkan hingga lebaran mendatang,” ungkapnya.

Ia mengatakan, tim juga sudah turun ke lapangan dan mengunjungi gudang penyimpangan milik distributor yang ada di Batam. Menurutnya, kebutuhan yang akan mengalami lonjakan permintaan di antaranya, beras, gula, daging, serta komoditas lainnya seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih hingga sayuran.

Ia menyebutkan, saat ini ada 30 distributor beras dengan total stok mencapai 1.300 ton beras. Angka ini sudah jauh melebihi kebutuhan yaitu 900 ton. Untuk itu, ketersediaan stok ini bisa mengakomodir kebutuhan hingga Lebaran mendatang.

”Stok tersedia dan cukup, asalkan tidak ada panic buying (aksi borong karena panik). Sehingga masyarakat tidak ada yang menimbun sembako,” ujarnya.

Begitu juga dengan gula, selama bulan Ramadan, tingkat konsumsi gula meningkat. Sebab, banyak makanan yang menggunakan bahan dasar gula ini. Untuk sekarang, stok memang menipis, namun distributor sudah melakukan pemesanan, agar tidak ada kelangkaan sehingga harga nanti menjadi naik.

”Masih ada seribuan ton juga persediaan saat ini. Lagi dihitung kebutuhan hingga usai Lebaran nanti sama distributornya,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk komoditas lainnya seperti cabai merah, bawang putih dan lainnya masih tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadan mendatang. Ia menjelaskan, saat ini harga cabai di daerah Jawa cukup murah, untuk itu distributor akan berupaya mendatangkan cabai ke Batam.

”Di sana saat ini satu kilogram hanya Rp 20 ribu. Mudah-mudahan ini juga menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan cabai. Sebab untuk cabai lokal banyak yang gagal panen karena musim kemarau,” terangnya.

Selanjutnya, untuk daging, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan distributor. Daging beku maupun segar tersedia. Begitu juga dengan daging ayam. Peternak yang ada di Barelang memiliki stok cukup untuk menghadapi peningkatan permintaan nantinya.

”Sejauh ini tidak ada keluhan mengenai kekurangan pasokan. Untuk harga cukup terjaga dan tidak ada yang mahal dan menimbulkan kekhawatiran pembeli,” ungkap mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Batam ini. (she/yui)

Pembatasan Rekam E-KTP Diperpanjang hingga Wabah Corona Berakhir

0

batampos.co.id – Belum kunjung selesainya penanganan wabah Covid-19 membuat sejumlah pelayanan publik tidak bisa berlangsung normal. Salah satunya adalah pelayanan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk). Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrullah mengatakan, surat edaan terkait pembatasan layanan Adminduk pada 16 Maret 2020 lalu diperpanjang masa berlakunya hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Kita berlakukan sampai pandemi corona berakhir,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (8/4).

Sebelumnya, Dukcapil hanya memberlakukan pembatasan pelayanan adminduk hingga awal April 2020. Zudan beralasan, kondisi saat ini belum cukup ideal untuk membuka layanan penuh. Terlebih, penyebaran wabah belum menunjukkan penurunan.

Lantas, apakah pembatasan makin diperketat? Zudan menyebut pihaknya masih menggunakan standar yang sama dengan sebelumnya.
Di mana layanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) ditiadakan kecuali untuk alasan mendesak seperti kesehatan maupun kedinasan. Sebab, proses perekaman mengakibatkan banyak kontak fisik antara petugas dan masyarakat.

Sementara untuk layanan kependudukan lainnya seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, pihaknya tetap menyarankan pengurusannya lewat online. Dengan demikian, kantorkantor dukcapil tidak menjadi tempat berkumpulnya banyak orang. “Jadi esensi
kebijakannya masih sama,” imbuhnya.

Kebijakan pembatasan akses perekaman sendiri bukan tanpa implikasi. Sebab, hal itu membuat target percepatan perekaman E-KTP tertunda. Zudan memastikan akan menggenjot jemput bola pasca wabah corona selesai.

Berdasarkan data Dukpacil, hingga 31 desember 2019, angka perekaman E-KTP baru mencapai 98,79 persen dari jumlah wajib E-KTP 193.365.749. Pejabat kelahiran Jogja itu menambahkan, pihaknya Rabu (8/4) melakukan rapat jarak jauh dengan 300 jajaran dukcapil. Sementara sisanya akan akan dilakukan rapat jarak jauh, Kamis (9/4).

Dalam rapat tersebut, prinsipnya dia hanya ingin memastikan pelayanan tetap berjalan meski terbatas. (far/jpg)

Pemerintah Tambah Kuota Kartu Pra Kerja, Daftar Lewat Website

0

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah melihat dampak kebijakan Status Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta. Kebijakan tersebut dapat memicu lebih banyak gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurutnya, sebelum menyepakati penerapan aturan PSBB, pemerintah telah menyiapkan berbagai antisipasi. Sebab, dengan penerapan aturan tersebut, beberapa sektor usaha ritel, usaha kecil dan menengah, hingga pekerja informal akan tergerus pendapatannya.

“Pemerintah sudah memperhatikan dampak akibat dari PSBB. Terutama di sektor ritel dan sektor jasa terkait penunjangnya dan juga usaha kecil dan menengah (UKM),” ujar Airlangga dalam video conference, Sabtu (11/4) malam.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah menambah kuota program Kartu Pra Kerja yang dapat diikuti bukan hanya pekerja informasi dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), namun juga bagi pekerja yang dirumahkan.

Menurutnya, dengan mensosialisasikan program Kartu Pra Kerja dapat meminimalkan dampak, akibat kebijakan PSBB dan meringankan beban masyarakat yang terdampak.

“Pemerintah mengkurasi data di dalam Kartu Pra Kerja ini dengan masukan setiap sektor by name dan by address,” katanya.

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan penerima Kartu Pra Kerja di seluruh Indonesia bisa mencapai sebanyak 5,6 juta orang. Masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan sudah bisa mendaftarkan diri di situs www.prakerja.go.id.

Penerimaan peserta sendiri dibagi per tahap dan dibuka setiap minggunya. Pendaftaran tahap awal akan dibuka mulai hari ini hingga Kamis (16/4) pukul 16.00 WIB. Di tahap ini, pemerintah memberikan kuota bagi 164.000 masyarakat untuk mendaftarkan dirinya di program Kartu Pra Kerja.(jpc)

Luar Biasa! Donasi Masyarakat untuk Penanganan Korona Mencapai Rp 194 Miliar

0

batampos.co.id – Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menuturkan bahwa sumbangsih donasi masyarakat untuk memerangi Covid-19 sudah terkumpul cukup banyak. Hingga Sabtu (11/4), donasi sudah mencapai hampir Rp 200 miliar.

“Lebih dari Rp 194 miliar donasi masyarakat yang disumbangkan untuk merespons Covid-19 ini,” ujar Yuri di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (11/4).

Pemerintah juga telah menerima data banyak masyarakat yang sukarela membantu pemerintah dalam penyelesaian virus Korona.

“Banyak relawan ikut bersama kita menangani Covid-19 ini. Sudah ada 18 ribu relawan baik medis maupun non medis. Serta relawan di bidang komunikasi yang ikut menemani,” ungkapnya.

Selain itu Yuri mengimbau masyarakat untuk hidup sehat dengan menjaga imunitas tubuh. Seperti mengkonsumsi makanan yang bergizi, olahraga teratur dan cukup istirahat. Sehingga bisa meminimalisir angka penularan virus tersebut.

“Mari bergotong royong bersama dengan pemerintah pusat bersama-sama melawan virus ini. Sehingga dengan cara seperti itu kita bisa melewati masa sulit,” katanya.

Adapun sampai dengan Sabtu (11/4) ini jumlah orang yang positif Korona 3.842 orang. Sementara, pasien yang sembuh sebanyak 286 orang, dan yang tewas meninggal dunia 327 orang. (jpg)

Gugus Tugas Covid-19 Tindak Tegas Kerumunan 

0

batampos.co.id – Tim patroli gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mulai bertindak tegas dan membubarkan masyarakat yang berkumpul saat makan malam.

Pada kesempatan itu tim Gugus Tugas juga mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti petunjuk pemerintah dalam pencegahan penularan Covid-19.

Tim patroli gabungan juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker dalam setiap aktivitasnya.

Seperti Jumat (10/4/2020) malam, tim gabungan menindak kepada tempat-tempat yang sudah berulangkali diberikan peringatan, tetapi masih belum mengindahkan imbauan tersebut.

Dalam patroli sebelumnya, Tim Gabungan sudah melakukan peringatan dan akan menutup paksa bila masih ada yang membandel.

Tim patroli gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mulai bertindak tegas dan membubarkan masyarakat yang berkumpul saat makan malam. Foto; BP Batam untuk batampos.co.id

Patroli gabungan menyasar beberapa lokasi yang masih berpotensi terdapat kerumunan orang dan keramaian.

Antara lain di: 

  1. KFC Gelael Palm Spring.
  2. Pujasera Simpang Kara.
  3. Pujasera Mega Legenda.
  4. Dapur Eddul.
  5. Warung-warung di sepanjang jalan Kawasan Botania 1 dan      di depan RS Elisabet Batam Kota.
  6. Warung-warung di komplek pertokoan KDA Batam Center.
  7. Warung-warung di komplek Perumahan Bida Asri 1.

Kepala Bidang Trantib Satpol PP Pemko Batam selaku Ketua Tim Patroli Gabungan, Imam Tohari, secara persuasif mengimbau masyarakat agar membatasi diri dalam waktu berbelanja makanan.

Ia juga diimbau agar masyarakat tidak makan di tempat dan harus membawa pulang makanan yang dibelinya.

Tim juga membubarkan para remaja dan anak-anak muda yang masih berkumpul.

“Adik-adik jangan anggap enteng. Sayangi keluarga, masa depan bangsa ada di tangan adik-adik,” ujarnya.

“Pemerintah, TNI-Polri, sudah setiap malam melakukan patroli, tapi masih seperti ini, apa jadinya kalo seperti ini. Adik-adik adalah perpanjangan tangan dan sebagai garda terdepan untuk melawan virus Corona,” tuturnya lagi.

“Saya ingatkan mulai besok (hari ini) tidak ada lagi. Makan, bungkus, beli bawa pulang ke rumah. Belajar dan berkumpul bersama keluarga,” tegas Imam Tohari.

Sebelum dimulainya patroli, terlebih dahulu dilakukan apel bersama seluruh Tim Gabungan Gugus Tugas Penyebaran Covid-19 di halaman Kantor Wali Kota Batam pada pukul 20.00 WIB yang diikuti oleh personel Polresta Barelang, Kodim 0316 Batam, Yonif Raider 136/Tuah Sakti, Yonmar 10 SBY, POMAL, Satpol PP Pemko Batam dan Direktorat Pengamanan Aset BP Batam.

Dalam setiap patroli, Tim Gabungan juga menggunakan masker. (*)

61 Mahasiswa Lakukan Karantina Mandiri

0

batampos.co.id – Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Kabupaten Kepulauan Anambas, memonitor 61 mahasiswa yang melakukan karantina madiri, di Desa Air Asuk dan Desa Teluk Siantan. Sabtu (11/4/2020).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, mengatakan, para mahasiswa tersebut sudah melakukan karantina mandiri selama satu minggu di di adesa tersebut.

Ia menjelaskan, karantina kepada 61 mahasiswa itu dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan antisipasi penyebaran Covid-19 masuk ke wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas,

Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid -19, Kabupaten Kepulauan Anambas, melaksanakan monitoring terhadap 61 mahasiswa yang melakukan karantina mandiri dengan olah raga kesehatan bugar. Sabtu (11/4/2020). Foto : BPBD Anambas untuk batampos.co.id

“Mereka memilki riwayat perjalanan yang cukup jauh dan beberapa di antaranya diketahui mengenyam pendidikan di daerah terjangkit Covid-19,” jelasnya Sabtu (11/4/2020)

Sahriar menjelaskan, 36 mahasiswa dikarantina mandiri di Desa Air Asuk dan 25 mahasiswa lainnya di Desa Teluk Siantan.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa karena dengan senang hati mengisolasi diri sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku,” katanya.

Ia menyebutkan, para mahasiswa tersebut juga diberikan langkah-langkah promotif dan preventif dalam pemahaman tentang covid -19.

Baik secara pemeriksaan kesehatan fisik maupun olah raga kesehatan bugar.(fai)

Bantuan untuk Bunguran Tengah

0

batampos.co.id – Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna, mendatangi  Kecamatan Bunguran Tengah untuk menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat.

Selain itu, juga diserahkan APD dan rapid test kepada tim medis puskesmas. Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal didampingi anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna mengatakan, pada kesempatan itu, pemerintah daerah memberikan bantuan bahan pangan (beras) kepada masyarakat kurang mampu.

Hamid mengatakan, penyerahan bantuan pangan tersebut merupakan salah satu bentuk
tanggung jawab pemerintah daerah dalam menyikapi dampak dari kebijakan pemerintah daerah memutus mata rantai penyebaran virus corona di daerah.

Kesempatan itu, dirinya juga mengimbau masyarakat membatasi diri beraktivitas di luar rumah, selalu memakai masker dan membiasakan social distancing, serta terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Hamid Rizal juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga medis, perangkat desa
dan semua pihak yang terus berupaya melakukan imbauan kepada masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang menjadi wabah
internasional.

Ilustrasi. batampos.co.id

Ditambahkannya, menyikapi surat edaran Pemerintah Nomor: SE 6 Tahun 2020 Tentang, Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid-9, serta dari hasil rapat bersama Kapolres Natuna, Kemenag Natuna, MUI Natuna, dan Kabag Kesra Natuna, telah sepakat untuk mengikuti edaran tersebut dengan menetapkan bahwa mulai Jumat (10/4) mendatang, tidak ada lagi aktivitas peribadatan di setiap rumah ibadah hingga keadaan mulai membaik.

Dalam kesempatan yang sama Camat Bunguran Tengah, Abdul Karim melaporkan bahwa, Kecamatan Bunguran Tengah juga telah membentuk tim satgas Covid-19, dan sudah melakukan beberapa langkah pencegahan dan upaya memutus mata rantai penyebarannya.

Pihak Kecamatan juga mempersiapkan tempat karantina khusus bagi masyarakat atau-
pun mahasiswa yang baru datang dari luar daerah, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.(arn)