Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1032

Li Claudia Jalankan Amanat Presiden Prabowo, Permudah Izin Ruang di Batam

0
Li Claudia Chandra. Foto. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, memantapkan komitmennya dalam menjalankan dua regulasi baru yang diterbitkan Presiden Prabowo Subianto, yakni PP 25 Tahun 2025 dan PP 28 Tahun 2025.

Kedua aturan itu menjadi fondasi percepatan investasi dan penyederhanaan izin usaha di Batam, termasuk perizinan pemanfaatan ruang darat, laut, dan kawasan hutan.

“Malu sama Presiden kalau aturan ini tidak jalan. Sudah dikasih kemudahan, masa kita lambat mengeksekusi,” katanya, Senin (13/10).

Kebijakan ini merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung agenda besar Presiden Prabowo untuk menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru. Batam, kata dia, harus menjadi contoh kota yang cepat menyesuaikan diri terhadap reformasi regulasi nasional.

Baca Juga: Disdik Batam Gerakkan Sekolah Ramah Anak, Dimulai dari MPLS hingga Tunjuk Duta Anti Bullying

“Banyak daerah masih terkendala birokrasi panjang. Kita tidak boleh ikut-ikutan lambat. Presiden sudah memberi kepercayaan kepada Batam lewat dua PP ini, dan kita harus tunjukkan hasil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PP 28/2025 memuat penyederhanaan perizinan berbasis risiko melalui sistem Online Single Submission (OSS), yang memungkinkan masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan izin secara digital dan transparan. Sementara PP 25/2025 memperjelas pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk pelimpahan sebagian izin ke BP Batam.

“Selama ini, banyak warga dan pelaku usaha bingung harus mengurus ke mana. Dengan aturan baru ini, semuanya lebih jelas dan satu pintu. Kami akan bantu agar masyarakat tidak perlu bolak-balik,” kata Li Claudia.

Sebagai langkah awal, Pemko dan BP Batam berencana menyusun peta jalan reformasi perizinan di Batam. Program itu akan mencakup sosialisasi sistem OSS, panduan pengurusan izin pemanfaatan ruang, serta pelatihan bagi petugas pelayanan agar lebih komunikatif dan responsif terhadap kebutuhan publik.

“Saya ingin masyarakat dilayani seperti nasabah prioritas. Ruang tunggu akan dibuat lebih nyaman, dan petugasnya wajib proaktif membantu warga,” katanya.

Selain memperbaiki sistem, Li Claudia memastikan pendekatan pemerintah tetap mengedepankan keseimbangan antara kepastian hukum dan keberlanjutan ekonomi. Walau tegas, namun ia menyampaikan bahwa tempat usaha tanpa izin tak akan langsung disegel, melainkan diberi waktu untuk melengkapi dokumen.

Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Usai Tersenggol Avanza dan Truk di Sengkuang

“Kalau langsung ditutup, ekonomi bisa terguncang. Kita beri kesempatan untuk perbaikan sambil usaha tetap jalan. Prinsipnya, penegakan aturan tetap humanis,” ujarnya.

Untuk itu, Li Claudia optimistis Batam akan menjadi role model penerapan kebijakan kemudahan usaha dan reformasi tata ruang di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Ini momentum kita membuktikan Batam bukan hanya cepat tumbuh, tapi juga taat aturan dan berpihak pada masyarakat,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Li Claudia Jalankan Amanat Presiden Prabowo, Permudah Izin Ruang di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Negara Kecil di Afrika Tanjung Verde Lolos Ke Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya

0
Trofi Piala Dunia FIFA. (REUTERS)

batampos – Tanjung Verde membuat sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Tim yang dijuluki Blue Sharks ini berhasil mengalahkan Eswatini dengan skor 3-0, sekaligus memastikan posisi teratas di Grup D dan mengungguli tim besar Afrika, Kamerun.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 500.000 jiwa, Tanjung Verde kini menjadi negara dengan populasi terkecil kedua yang berhasil mencapai Piala Dunia, setelah Islandia yang tampil di Rusia 2018.

Setelah melewati babak pertama yang penuh ketegangan melawan Eswatini, Tanjung Verde menunjukkan dominasi mereka di babak kedua. Gol-gol yang dicetak oleh Dailon Livramento, Willy Semedo, dan Stopira memicu euforia di Stadion Nacional de Cabo Verde.

Dari segi wilayah, Tanjung Verde adalah negara terkecil yang berhasil lolos ke turnamen ini, dengan luas lebih dari 4.000 km². Sebelumnya, Trinidad dan Tobago memegang rekor ini saat berkompetisi di Jerman pada tahun 2006.

Dibawah asuhan mantan pemain internasional Tanjung Verde, Bubista, tim ini telah menunjukkan kualitas dan semangat yang luar biasa selama perjalanan mereka. Keberhasilan mereka didukung oleh pertahanan yang kokoh, yang telah mencatat tujuh clean sheet dari sepuluh pertandingan grup yang dijalani.

Prestasi bersejarah Tanjung Verde juga mencakup rentetan lima kemenangan berturut-turut, yang puncaknya adalah kemenangan 1-0 melawan Kamerun bulan lalu.

Walaupun pada kesempatan tersebut mereka harus puas meraih satu poin setelah berhasil menyamakan kedudukan dari ketertinggalan 3-1 melawan Libya, mereka tetap mampu menyelesaikan tugas dengan baik dengan mengalahkan Eswatini.

Presiden Tanjung Verde, Jose Maria Neves, turut hadir saat penonton menyaksikan babak pertama yang menegangkan. Di mana, tendangan Livramento melebar dan upaya Jamiro Monteiro berhasil digagalkan oleh kiper Eswatini, Khanyakwezwe Shabalala.

Namun, ketegangan itu sirna ketika Livramento berhasil menjebol gawang lawan tiga menit setelah babak kedua dimulai, yang memicu perayaan meriah dari para pendukung. Perayaan itu semakin menggembirakan saat Semedo mencetak gol kedua.

Tanjung Verde kini bergabung dengan negara-negara seperti Maroko, Tunisia, Mesir, Aljazair, dan Ghana yang telah memastikan tempat mereka di putaran final tahun depan, dengan tiga negara lainnya masih berpeluang untuk bergabung.

Kamerun sendiri menyelesaikan turnamen dengan finis empat poin di belakang Tanjung Verde di klasemen Grup D, setelah mengakhiri kampanye mereka dengan hasil imbang 0-0 yang mengecewakan saat menjamu Angola.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tanjung Verde telah menunjukkan performa yang mengesankan di Piala Afrika, mencapai perempat final saat debut mereka pada tahun 2013 dan kembali ke perempat final pada tahun 2023. Saat ini, mereka menempati peringkat ke-70 dunia.

Tanjung Verde akan mengetahui siapa lawan mereka di babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026 saat undian dilakukan di Washington DC pada tanggal 5 Desember. (*)

Artikel Negara Kecil di Afrika Tanjung Verde Lolos Ke Piala Dunia Untuk Pertama Kalinya pertama kali tampil pada Olahraga.

Ramalan Shio 14 Oktober 2025: 5 Shio Penuh Keberuntungan Hari Ini

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Hari Selasa, 14 Oktober 2025, membawa gelombang energi positif bagi beberapa shio. Berdasarkan perhitungan astrologi Tionghoa, lima shio diprediksi akan mendapat keberuntungan besar hari ini.

Tanggal ini berada di bawah pengaruh unsur Logam dan Tanah yang melambangkan keseimbangan, keteguhan hati, dan rezeki yang stabil. Kombinasi ini menghadirkan energi harmonis yang mendukung langkah positif bagi sejumlah shio.

Berikut lima shio yang beruntung pada 14 Oktober 2025:

1. Shio Kuda

Kebaikan hati dan keikhlasanmu dalam membantu orang lain membawa kebahagiaan tersendiri. Kamu bersinar di lingkungan sosial, dan dari sinilah sumber kekuatanmu mengalir.

2. Shio Kambing

Meski jalan hidup tak selalu mulus, semangatmu tetap tinggi. Teruslah melangkah dengan keyakinan, karena kerja kerasmu akan membuahkan hasil.

3. Shio Babi

Jangan memaksakan diri untuk menyelesaikan semuanya sekaligus. Belajar bersabar akan membuat segala urusan berjalan lebih lancar.

4. Shio Anjing

Kesederhanaan menjadi kunci kebahagiaan hari ini. Pikirkan matang setiap langkah dan ambil tanggung jawab sebelum membuat keputusan besar.

5. Shio Ular

Hari ini adalah waktu penuh kebahagiaan. Gunakan momen ini untuk beristirahat, menikmati waktu bersama orang terdekat, dan memanjakan diri.

Hari ini cocok untuk menyusun rencana baru, mempererat hubungan sosial, dan mensyukuri setiap hal kecil yang datang.

Bagi kelima shio di atas, 14 Oktober 2025 menjadi momentum terbaik untuk menikmati hasil kerja keras dan membuka lembaran baru dengan penuh rasa syukur.

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Ramalan Shio 14 Oktober 2025: 5 Shio Penuh Keberuntungan Hari Ini pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pengendara Motor Tewas Usai Tersenggol Avanza dan Truk di Sengkuang

0
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di Jalan Raya Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Senin (13/10). F.Ist

batampos – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan Kota Batam. Seorang pengendara sepeda motor tewas usai terlibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Senin (13/10). Korban berinisial SL, seorang perempuan yang bekerja sebagai karyawan swasta dan berdomisili di Bengkong.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yakni sepeda motor Honda Vario hitam BP 2752 OJ, mobil Toyota Avanza hitam BP 1287 FR, dan truk Hino biru BP 8065 ER.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, sepeda motor yang dikendarai korban bersama penumpangnya sempat menyenggol bagian belakang mobil Avanza. Akibatnya, kendaraan korban terpental ke arah kanan, masuk ke lajur berlawanan, lalu terserempet truk dari arah berlawanan,” ujar Kompol Afiditya.

Baca Juga: Polresta Mediasi ADOB dan KOMANDO, Kasus Bentrokan Tetap Diselidiki

Ia menambahkan, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Barelang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga tengah memintai keterangan dari para pengemudi kendaraan lain serta sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Adapun pengemudi mobil Avanza berinisial NK laki-laki, wiraswasta, warga Batuampar. Sementara pengemudi truk Hino biru adalah M, laki-laki, karyawan swasta asal Jodoh. Penumpang motor yang dibonceng korban, ATS, perempuan asal Sengkuang, diketahui selamat namun mengalami luka dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Seorang warga sekitar, Dinar yang sempat menyaksikan peristiwa itu mengatakan, kecelakaan terjadi begitu cepat.

Baca Juga: Pakai Seragam Polisi, Tipu Calon Bintara, Gio Tambunan Dibui 18 Bulan Penjara

“Informasinya korban sempat berusaha menyalip kendaraan di depannya. Tapi mungkin panik karena dari arah berlawanan datang truk besar. Motor korban akhirnya tersenggol mobil hitam di depannya, lalu terpental ke jalur truk,” ujarnya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jasad korban dan mengamankan barang bukti. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tragis tersebut. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Artikel Pengendara Motor Tewas Usai Tersenggol Avanza dan Truk di Sengkuang pertama kali tampil pada Metropolis.

Praperadilan Ditolak, Tim Hukum Nadiem Makarim akan Kejar Kejagung soal Audit Kerugian Negara

0
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang putusan praperadilan terhadap mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, pada Senin (13/10). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) telah menolak upaya hukum praperadilan yang diajukan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Namun, tim kuasa hukum Nadiem, Dodi Abdulkadir, menyebutkan bahwa praperadilan mengungkap penetapan Nadiem sebagai tersangka dilakukan tanpa melalui proses audit yang membuktikan adanya kerugian negara.

“Bagaimana mungkin seseorang ditetapkan sebagai tersangka korupsi sementara hasil audit untuk menghitung kerugian negaranya belum ada. Hal ini yang sebenarnya sangat kami sayangkan tidak menjadi pertimbangan utama hakim dalam memutus perkara ini,” kata Dodi ditemui di PN Jaksel usai pembacaan putusan praperadilan, Senin (13/10).

Dodi menjelaskan, praperadilan hanya menilai formil dan prosedural penetapan tersangka, bukan bagian dari pokok perkara. Menurutnya, sebagai penghormatan atas hak asasi tersangka, seharusnya hakim dapat mempertimbangkan berbagai aspek yang dinilai penting dalam penetapan tersangka.

“Tadinya kita mengharapkan bahwa hakim akan melakukan terobosan hukum sehingga dapat memberikan suatu penemuan hukum namun rupanya hakim tetap berpedoman kepada norma-norma positif sebagaimana ketentuan yang baku tersebut,” jelasnya.

Ia menuding, berbagai cacat prosedur dalam penetapan tersangka Nadiem sudah disampaikan tim kuasa hukum dalam sidang praperadilan yang telah berlangsung sejak 3 Oktober 2025 hingga putusan hari ini. Menurutnya, dua ahli hukum pidana yang dihadirkan oleh jaksa maupun tim kuasa hukum memiliki beberapa argumen yang sama terkait materi kerugian negara.

Pakar hukum pidana Suparji Ahmad dari Universitas Al Azhar Indonesia, sebagai saksi ahli yang dihadirkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Rabu (8/10), menyatakan bahwa kerugian keuangan negara dalam perkara korupsi harus bersifat nyata (actual loss), bukan sekadar potensi (potential loss).

Sementara, Ahli Hukum Pidana Khairul Huda dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menegaskan, alat bukti yang paling relevan untuk menetapkan tersangka dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) adalah adanya kerugian negara.

Karena itu, Dodi menekankan pihaknya akan terus menuntut bukti sah yang menunjukkan adanya kerugian negara secara nyata dan pasti (actual loss), bukan sekadar dugaan atau potensi (potential loss) dalam kasus yang dipersangkakan terhadap Nadiem.

“Artinya, hingga hari ini, tidak ada unsur kerugian negara sebagaimana ditegaskan oleh BPKP, lembaga yang sah menurut undang-undang untuk melakukan audit keuangan negara,” tegasnya.

Sebelumnya, Hakim Tunggal PN Jaksel I Ketut Darpawan secara resmi menolak praperadilan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. Hakim menilai proses hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menetapkan Nadiem sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook sah menurut hukum.

“Menolak permohonan praperadilan pemohon,” tegas Hakim Tunggal I Ketut Darpawan saat membacakan amar putusan di ruang sidang Oemar Seno Adji PN Jaksel, Senin (13/10).

Hakim menyatakan Kejagung dalam melakukan proses penyidikan telah didasari bukti-bukti, sehingga proses hukum yang berlaku sah secara hukum.

“Hakim Praperadilan berpendapat penyidikan yang dilakukan oleh termohon untuk mengumpulkan bukti-bukti agar menjadi terang tindak pidana guna menemukan tersangka sudah dilaksanakan berdasarkan prosedur hukum acara pidana, karenanya sah menurut hukum,” pungkasnya.

Adapun, permohonan praperadilan ini dilayangkan setelah Nadiem Anwar Makarim ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam Program Digitalisasi Pendidikan periode 2019–2022.

Nadiem terjerat proyek pengadaan 1,2 juta unit laptop untuk sekolah di seluruh Indonesia, khususnya wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan nilai anggaran mencapai Rp 9,3 triliun.

Kejagung menemukan bahwa pengadaan laptop tersebut menggunakan sistem operasi Chrome atau Chromebook. Meski demikian, kebijakan ini dinilai tidak efektif untuk menunjang pembelajaran di daerah 3T yang sebagian besar belum memiliki akses internet memadai.

Selain Nadiem, Kejagung juga menetapkan empat tersangka lainnya. Mereka adalah Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020–2021, Sri Wahyuningsih selaku Direktur SD Kemendikbudristek 2020–2021, mantan staf khusus Mendikbudristek Jurist Tan, serta mantan konsultan teknologi di Kemendikbudristek Ibrahim Arief.

Menurut hasil perhitungan awal, akibat perbuatan para tersangka, negara diduga mengalami kerugian hingga Rp 1,98 triliun. Kerugian itu terdiri dari dugaan penyimpangan pada pengadaan item software berupa Content Delivery Management (CDM) sebesar Rp 480 miliar dan praktik mark up harga laptop yang diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun. (*)

Artikel Praperadilan Ditolak, Tim Hukum Nadiem Makarim akan Kejar Kejagung soal Audit Kerugian Negara pertama kali tampil pada News.

Disdik Batam Gerakkan Sekolah Ramah Anak, Dimulai dari MPLS hingga Tunjuk Duta Anti Bullying

0
Ilustrasi: Suasana masa pengenalan lingkungan sekolah di SMP Negeri 3 Batam. F.Rengga Yuliandra

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menegaskan komitmennya dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan maupun perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Kebijakan tersebut mengacu pada Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Pelaksana kebijakan dari aturan ini adalah Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Sekolah (TPPKS) yang wajib dibentuk di setiap satuan pendidikan.

“TPPKS ini bertugas menelaah dan menyimpulkan apakah suatu peristiwa benar merupakan kekerasan atau hanya faktor lain seperti kecelakaan atau ketidaksengajaan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Yusal, Senin (13/10).

Baca Juga: Dapur MBG Diawasi Ketat, DKPP Batam Pastikan Sayur dan Daging Bebas Bahan Kimia

Keputusan yang diambil TPPKS nantinya berbentuk rekomendasi kepada kepala sekolah. Kepala sekolah kemudian menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagai keputusan di tingkat satuan pendidikan.

“Sementara di level daerah, kita memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan yang ditetapkan langsung oleh Wali Kota Batam,” tambahnya.

Dalam struktur TPPKS, unsur yang terlibat meliputi guru, orang tua, dan perwakilan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, Disdik berharap pencegahan kasus kekerasan dan bullying di sekolah dapat berjalan lebih efektif.

“Memang belum semua TPPKS bekerja optimal, tapi kami sudah mendorong sekolah-sekolah aktif melakukan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan,” jelasnya.

Disdik Batam juga telah melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi, termasuk saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun lalu, di mana pencegahan kekerasan dan bullying menjadi salah satu materi utama. Selain itu, sekolah-sekolah juga diminta menghadirkan narasumber dari kepolisian, LSM, maupun KPAID untuk memberikan edukasi kepada siswa.

Beberapa sekolah bahkan telah mengembangkan inisiatif “Duta Anti Bullying”, yakni siswa yang berperan aktif mengajak teman-temannya untuk tidak melakukan perundungan.

“Langkah ini kami apresiasi karena menciptakan kesadaran dari kalangan siswa sendiri,” ujarnya.

Baca Juga: Jalan Raja Isa Bebas Banjir Jadi Prioritas, Wali Kota Pantau Langsung

Terkait tenaga bimbingan konseling (BK), Disdik mengakui masih ada keterbatasan, khususnya di jenjang sekolah dasar (SD).

“Belum ada aturan yang secara tegas mewajibkan adanya guru BK di SD. Jadi untuk sementara, fungsi pembimbingan dan konseling diberikan oleh guru kelas,” terang Yusal.

Meski demikian, pihaknya terus mengingatkan seluruh guru agar responsif terhadap setiap peristiwa di sekolah.“Begitu ada kejadian, sekolah harus segera bertindak. Jangan sampai muncul kesan pembiaran. Standar penanganan harus cepat agar masyarakat melihat bahwa sekolah tanggap terhadap setiap persoalan,” tegasnya.

Langkah ini, kata Disdik, menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas kekerasan di seluruh sekolah di Kota Batam. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Disdik Batam Gerakkan Sekolah Ramah Anak, Dimulai dari MPLS hingga Tunjuk Duta Anti Bullying pertama kali tampil pada Metropolis.

Transfer Pusat ke Karimun Turun, APBD Murni 2026 Diprediksi Turun

0
Bupati Karimun, Iskandarsyah

batampos– Kondisi keuangan daerah, khususnya Kabupaten Karimun untuk ABPD murni
2026 akan mengalami penurunan dibandingkan ABPD 2025. Jika APBD murni 2025 Kabupaten Karimun sebesar Rp1,384 triliun dengan pendapatan Rp1,325 triliun dan setelah perubahan, menjadi Rp1,301 triliun. Hal ini karena dilakukan rasionalisasi sebesar Rp83,3 miliar dengan pendapatan menjadi Rp1,259 triliun.

Dan, untuk pendapatan sebesar Rp185 miliar. Sehingga, APBD murni 2026 diprediksi mengalami penurunan lebih besar dibandingkan dengan APBD 2025. Yakni, hanya mencapai Rp1,056 triliun. Penurunan ratusan miliar rupiah ini disebabkan transfer ke daerah (TKD) dari pusat.

BACA JUGA: Belanja Pegawai Pemprov Kepri Lampaui Batas Aturan APBD, Capai 33 Persen

Bupati Karimun, Iskandarsyah yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan, memang TKD dari pusat ke daerah mengalami penurunan untuk tahun depan sebesar Rp185 miliar. ”Hal ini tentunya memberikan dampak untuk keuangan daerah. Karena, pemerintah daerah masih ada kewajiban dalam membayar hutang,” ujarnya.

Selain itu, tambah Bupati, penurunan TKD juga akan berdampak pada pembangunan tahun depan tidak bisa maksimal. Meski demikian, pemerintah Kabupaten Karimun tetap optimis untuk menggali pendapatan daerah dari sektor lainnya. Karena, idealnya APBD Kabupaten Karimun 2026 itu Rp1,1 triliun sampai Rp1,3 triliun.

Menyinggung tentang hutang yang sudah masuk dalam neraca hutang, Bupati menyebutkan, untuk hutang yang harus dibayarkan itu tetap dianggarkan. ”Pembayaran hutang dilakukan secara bertahap. Untuk tahun depan kita anggarkan pembayaran hutang itu sebesar Rp70 miliar. Belum bisa seluruhnya anggaran hutang dimasukkan, karena ada biaya gaji P3K yang diambil dari APBD,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi P

Artikel Transfer Pusat ke Karimun Turun, APBD Murni 2026 Diprediksi Turun pertama kali tampil pada Kepri.

Cegah Masuknya Narkoba, Lapas Narkotika Tanjungpinang Gelar Razia Gabungan

0
Petugas Lapas saat melakukan razia.

batampos-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Tanjungpinang menggelar terus berupaya untuk mencegah masuknya narkoba dengan melakukan razia gabungan.

“Rabu (8/10) lalu kami telah melakukan razia gabungan dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Tindakan ini dilakukan untuk memperketat pencegahan masuknya narkoba,” ujar Kepala Lapas Narkatika Kelas IIA Tanjungpinang, Porman Siregar, Senin (13/10).

Ditegaskannya, meskipun ia baru bertugas di Lapas Narkotika Tanjungpinang. Namun tidak ada istilah lengah terhadap pencegahan peredaran narkoba.

BACA JUGA: Lanal Bintan Gagalkan Penyelundupan 9,3 Kg Narkotika, Dikendalikan Napi Lapas

“Kami berkomitmen memberantas peredaran barang terlarang dan pencegahan gangguan keamanan termasuk pengenedalian narkoba dan handphone ke dalam Lapas,” tegasnya.

Disebutkannya, sebagai bentuk respon atas peristiwa yang terjadi, ia berupaya melakukan deteksi dini dengan melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepri dalam melakukan razia.

Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang melakukan razia di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Tanjungpinang, Rabu (8/10) malam lalu. F. Humas Lapas Narkotika

“Pelaksanaan razia berlangsung secara menyeluruh dan menyasar setiap blok hunian WBP, dengan fokus pada deteksi keberadaan barang-barang terlarang,” tegasnya.

Menurutnya, razia yang dilakukan, bukan sekadar rutinitas. Namun bagian dari kamitmen pihaknya untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan bersih dari barang terlarang.

“Dengan sinergi antara jajaran Kanwil dan Lapas, kami ingin memastikan bahwa deteksi dini berjalan maksimal,” tutup Porman Siregar.(*)

Reporter: Jailani

Artikel Cegah Masuknya Narkoba, Lapas Narkotika Tanjungpinang Gelar Razia Gabungan pertama kali tampil pada Kepri.

Puskel Siantan Timur Rusak Parah Bikin Warga Sulit Akses Layanan Medis

0
Puskesmas Keliling Siantan yang rusak dan teronggok di pelabuhan. F. Junaidi untuk Batam Pos.
Kapal Puskesmas Keliling Siantan Timur yang rusak dan teronggok di pelabuhan. F. Junaidi untuk Batam Pos.

batampos – Fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi penyelamat kini berubah menjadi beban. Kapal Puskesmas Keliling (Puskel) milik Puskesmas Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, rusak parah dan nyaris tak berfungsi sejak hampir satu tahun terakhir.

Kapal Puskel yang seharusnya melayani masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil itu kini lebih sering terparkir di dermaga karena kerusakan mesin dan badan kapal yang bocor.

“Sekarang Puskel itu cuma jadi pajangan. Bukannya membantu, malah bikin repot,” ujar Junaidi, warga yang sering melihat kondisi kapal tersebut di lapangan.

Puskel Siantan Timur merupakan satu-satunya sarana transportasi medis laut bagi warga yang harus dirujuk ke RSUD Tarempa. Namun kini, fungsi vital itu tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami di sini sering kewalahan. Pasien harus menunggu lama, bahkan ada dua pasien lansia yang sempat menunggu hampir satu hari penuh hanya untuk bisa dirujuk,” tutur Junaidi.

Ia berharap Pemkab Kepulauan Anambas segera turun tangan memperbaiki fasilitas tersebut karena menyangkut keselamatan warga.

“Kalau Dinas Kesehatan tidak segera bertindak, masyarakat bisa jadi korban. Ini soal nyawa,” tegasnya.

Plt Kepala Puskesmas Siantan Timur, Yu Lestari Seregar, membenarkan kondisi memprihatinkan itu. “Iya benar, Puskel kita rusak berat. Untuk sementara kami minta bantuan Puskel dari Desa Air Asuk,” ujarnya.

Namun, upaya tersebut juga terkendala. Kapal pengganti dari Air Asuk sempat mengalami kerusakan di tengah laut saat membawa pasien.

“Demi keselamatan pasien, kami terpaksa mencari kapal lain untuk melanjutkan perjalanan,” tambahnya.

Masalah serupa juga terjadi di jalur darat. Ambulans milik Puskesmas Siantan Timur sudah uzur dan sering mogok saat hendak digunakan.

“Dari laut hingga darat, kami harus kerja ekstra. Tapi dengan kondisi seperti ini, kami sering terhambat,” kata Yu Lestari lirih.

Ia berharap Pemkab Kepulauan Anambas, khususnya Dinas Kesehatan, segera memperbaiki fasilitas kesehatan tersebut.

“Kami mohon ini jadi perhatian serius. Puskel dan ambulans bukan sekadar kendaraan, tapi alat penyelamat nyawa. Kalau dibiarkan rusak, siapa yang bisa menjamin keselamatan warga kami?” pungkasnya.

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Puskel Siantan Timur Rusak Parah Bikin Warga Sulit Akses Layanan Medis pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Keluhkan Lambatnya Pelayanan KK dan KTP di Kecamatan Toapaya, Ini Penjelasan Camat

0
Ilustrasi. F. Radar Bogor. 

batampos – Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kantor Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, menuai kritik dari warga.

Keluhan ini mencuat setelah akun Facebook bernama Aie Deandra menyoroti lambatnya proses pengiriman data oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) kecamatan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bintan yang hanya dilakukan seminggu sekali.

Unggahan tersebut dibagikan melalui grup Komunitas Peduli Bintan pada Senin (13/10), dan langsung menuai beragam tanggapan dari warganet.

Dalam unggahannya, Aie berharap Bupati Bintan dan pejabat terkait turun tangan memperbaiki pelayanan adminduk di Kecamatan Toapaya yang dinilai tidak efisien.

“Data dikirim seminggu sekali, jadi berkas menumpuk dan warga menunggu terlalu lama. Mohon perhatian pemerintah daerah,” tulisnya.

Beberapa warganet lain menimpali dengan pengalaman serupa. Salah satunya menyarankan agar warga yang ingin mempercepat proses pengurusan KK dan KTP bisa membawa surat pengantar lengkap dari RT/RW dan langsung mengunjungi kantor Disdukcapil Bintan. Dengan cara ini, dokumen disebut bisa selesai dalam waktu sekitar tiga hari jika semua persyaratan lengkap.

Warganet lain berkomentar bahwa sistem pelayanan saat ini lebih rumit dibandingkan masa sebelumnya. Mereka berharap Bupati Bintan melakukan evaluasi terhadap sistem Sipanducapil, yang dinilai belum sepenuhnya mempermudah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Camat Toapaya Ivan Golar memberikan penjelasan. Ia mengatakan bahwa prosedur pelayanan di Kantor Kecamatan Toapaya telah mengikuti standar yang sama dengan kecamatan lain di Bintan.

Menurutnya, pengiriman dokumen dari kecamatan ke Disdukcapil dilakukan setiap tiga hari sekali, bukan seminggu sekali seperti yang disebutkan dalam unggahan viral itu.

“Kalau pengurusan KTP dan KK, minimal tiga hari sekali kami kirim dokumen ke Disdukcapil. Tapi warga sudah bisa rekam data terlebih dahulu di kantor camat,” ujar Ivan kepada wartawan.

Ia menambahkan, pengiriman dilakukan secara kolektif untuk efisiensi biaya operasional. “Kalau hanya satu dokumen yang dikirim, itu pemborosan BBM,” ujarnya.

Namun, bagi warga yang membutuhkan dokumen dengan cepat, Ivan mempersilakan langsung mengurus ke Kantor Disdukcapil di Bintan Buyu.

“Hanya saja, prosesnya juga tidak bisa selesai dalam satu hari,” jelasnya.

Ivan memastikan bahwa petugas kecamatan tetap rutin membawa berkas setiap tiga hari. Setelah proses selesai, pihak desa dan kelurahan akan diberi kabar untuk penyerahan dokumen kepada warga.

“Semua sudah kami jalankan sesuai SOP, dan kami terus berupaya agar pelayanan tetap optimal,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Warga Keluhkan Lambatnya Pelayanan KK dan KTP di Kecamatan Toapaya, Ini Penjelasan Camat pertama kali tampil pada Kepri.