Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 10365

Masuk Mal Wajib Cek Suhu Tubuh

0

batampos.co.id – Sementara itu, pantauan Batam Pos di Pusat Perbelanjaan, Mega Mal Batam Center, Jumat (6/3/2020), setiap pengunjung mal dicek suhu tubuhnya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Di setiap pintu masuk, petugas keamanan yang bertugas dibekali alat pengukur suhu tubuh.

“Kalau suhu tubuh mencapai 37,5 derajat celcius ke atas, disarankan untuk berobat,” ujar seorang pengunjung.

Namun, tak tampak satupun pengunjung yang tertolak masuk ke mal itu. Rata-rata
suhu tubuh pengunjung di bawah angka tersebut.

Artinya, rata-rata tidak ada yang demam. Pengunjung juga tampak tak ada yang keberatan.

Umumnya memaklumi langkah yang dilakukan pengelola mal.

“Tujuannya bagus, jaga-jaga agar tak ada penyebaran corona,” ujar Nasya, pengunjung lainnya.(yui)

RS Penyakit Menular di Galang Dapat Pasokan Air dari Sei Gong

0

batampos.co.id – Pembangunan rumah sakit khusus penanganan pasien epidemi Corona  dan penyakit menular lainnya di gedung eks Camp Vietnam masih dibahas di tingkat pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam. BP juga memastikan akan mengatur suplai airnya nanti.

“Ini saya sebentar lagi mau kesana dengan Pak Deputi,” kata Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan, Kamis (5/3) di Gedung Marketing Centre BP Batam.

Binsar menegaskan bahwa suplai air ke rumah sakit nanti akan dipasok dari Waduk Sei Gong. “Sei Gong saat ini tengah dalam pengisian impounding atau pengisian awal,” jelasnya.

Pemilihan suplai air dari Waduk Sei Gong bukan tanpa alasan. Lokasi rumah sakit yang akan dibangun nanti ada di Galang yang juga dekat dengan lokasi Sei Gong.

“Kebetulan lokasi Galang itu di hulu Sei Gong. Ada pipa sepanjang tiga kilometer disana yang dulu dipakai untuk sumber air pengungsi dari Vietnam. Nanti suplainya akan dilakukan BP Batam,” ungkapnya.

Dam Sei Gong. Dokumentasi: batampos.co.id

Waduk Sei Gong merupakan satu dari 65 proyek bendungan yang digarap oleh pemerintah. Waduk ini dibangun untuk mendukung ketersediaan air di Batam.

Kebutuhan air baku di Batam pada 2020 mendatang diperkirakan mencapai 4.500 liter per detik, saat ini masih ada kekurangan sekitar 750 liter per detik.

Dengan kapasitas bendungan Sei Gong yang mencapai 400 liter per detik, jika nantinya beroperasi maka akan menyisakan kekurangan sebanya 350 liter per detik saja.

Pada prosesnya waktu pengerjaan waduk ini selama 1.440 hari, dengan anggaran Rp 238,44 miliar.

Waduk Sei Gong memiliki ukuran panjang 280 meter dan tinggi 12 meter. Adapun tipe waduk ini berjenis waduk urungan tanah.

Waduk Sei Gong ini memiliki luas genangan air 355,99 hektar dengan kapasitas tampung 11,8 juta meter kubik. (leo)

Sensasi Hemat Maret Honda

0

Di Maret 2020 ini, Honda Kepri menggelar promo bertajuk SUPERSEMAR Honda (SUPER SEnsasi heMAt maRet).

Dalam promo ini, Honda menawarkan berbagai penawaran spesial untuk pembelian sepeda motor All Varian Honda.

Untuk Honda Genio promonya berupa Diskon DP 400 Rb, DP hanya Rp 1 Juta dengan Angsuran super ringan Rp 816 ribu, gratis 1 bulan angsuran, sudah bisa bawa pulang motor dengan fitur eksis dan keren ini.

Ditambah lagi hadiah langsung berupa jaket Genio yang super keren serta gratis paket aksesoris.

Bagi konsumen yang beruntung akan mendapatkan custom atau modifikasi seat atau jok motor Honda Genio-nya di bulan Maret ini.

Kemudian untuk ADV 150 dengan DP hanya Rp 2,2 Juta dan angsuran hanya Rp 1,341 ribu perbulannya,

Free satu kali angsuran, diskon DP Rp 100 ribu, serta promo RO-TI (Repeat Order – trade In) yaitu dengan menunjukkan STNK lama motor apapun itu akan mendapatkan cashback Rp 1 juta dan mendapatkan hadiah langsung Jaket Exlusive ADV150.

Untuk New Honda BeAT Sporty promonya berupa uang muka hanya Rp 1,1 juta dengan angsuran super ringan Rp 789 ribu per bulan dan untuk New Honda BeAT Street juga nih, uang muka hanya Rp 1,5 juta dengan angsuran super ringan yaitu Rp 805 ribu.

Kemudian untuk All New Vario 125 Cukup bayar DP Rp 1,3 juta, diskon DP Rp 300 ribu, serta free satu kali angsuran, dan angsuran mulai Rp 858 ribu per bulan.

“Sedangkan untuk All New Vario 150 DP hanya Rp 1,5 juta, dan dengan angsuran hanya Rp 1,027 ribu per bulannya, serta bonus voucher Rp 300 ribu. sudah bisa membawa pulang motor impian anda” kata Syaiful Sales Manager Honda Kepri.

Sementara di tipe All New PCX 150, Cukup bayar DP Rp 1,7 juta, diskon DP Rp 100 ribu, serta Promo RO-TI (Repeat Order – trade In) yaitu dengan menunjukkan STNK Lama motor apapun akan mendapatkan cashback Rp 1 juta dan juga akan dapat hadiah langsung yaitu Jaket Exlusive All New PCX 150.

Sedangkan untuk tipe on off CRF150L Honda, hanya dengan DP mulai Rp 3,5 Juta, dan angsuran mulai Rp 1,659 ribu per bulan.

Serta mendapatkan hadiah langsung Helm CRF yang berlaku untuk pembelian secara tunai maupun kredit.

Kemudian di type sport, New CB150R street fire Honda memberikan promo DP mulai dari Rp 1,5 juta, diskon DP Rp 400 ribu dan angsuran mulai Rp 1,339 ribu per bulan plus mendapatkan free satu kali angsuran.

Sedangkan untuk type New CBR150R konsumen hanya cukup membayar DP Rp 2,7 juta saja, diskon Rp 800 ribu dan angsuran mulai Rp 1,548 ribu per bulan.

Untuk segmen Sport Premium Honda, tipe CBR250RR, Honda memberikan penawaran khusus voucher diskon senilai Rp 5 juta untuk konsumen.

“Dengan DP mulai Rp 6 Juta, dan angsuran perbulan mulai Rp 1,887 ribu saja, juga ada Free 1x angsuran,” kata syaiful.

Untuk segmen Cub Honda memiliki Revo-X & Supra-X 125 ditawarkan dengan promo “Sensasi Bebek Honda” dengan voucher diskon rp 300 ribu.

Tak ketinggalan Honda Supra GTR150 juga mendapatkan potongan harga mulai dari Rp 500 ribu dengan uang muka mulai dari Rp 1,9 juta.

“Serta angsuran hanya Rp.1.127 Rb, “jadi bagi konsumen yang sudah berminat, ayo segera transaksi mumpung banyak promo dan banyak hemat di Maret ini”, pangkas Syaiful.(*)

BP Batam Sediakan Ruang Konsultasi Masalah Lahan

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memghadapi sekitar 100 lebih persoalan lahan.

Hal ini diamini Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan. Namun ia tidak bisa menjelaskan permasalahan satu persatu.

”Ada beberapa kami dapatkan kasus dari Real Estate Indonesia (REI). Persoalan ada sekitar 100 lebih masuk ke kami. Kalau ada masalah, datanglah ke ruang konsultasi kami di lantai dua Gedung Utama BP Batam, atau di Mal Pelayanan Publik (MPP) juga ada,” katanya, Jumat (6/3/2020).

Ilustrasi Lahan di Batam. Foto; Dalil Harahap/batampos.co.id

Ilham mengakui, banyak persoalan yang muncul dari KSB ini. Selain tumpang tindih lahan, persoalan lainnya yang muncul terkait legalitas.

Banyak pemilik yang takut KSBnya diganggu karena tak punya legalitas.

”Saat ini kami sedang melakukan pengecekan bersama. Ditambah lagi ratusan per-
mohonan perpanjangan UWTO masuk ke PTSP.” jelasnya.

“Untuk perpanjang UWTO, pemohon cukup membawa identitas diri dan sertifikat KSB, maka akan mendapat surat perjanjian pemanfaatan lahan (SPPL),” tegasnya.

Setelah itu, maka si pemilik KSB akan mendapat legalitasnya. Program ini merupakan bagian dari program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dari pemerintah pusat.

”Prosesnya kurang lebih 28 hari sampai dengan perjanjian. Dan target kami (untuk KSB), Maret akan selesai,” tuturnya.(leo)

Keterlaluan, Usai Minta Dipuaskan malah Rampas Harta Korban

0

batampos.co.id – Dikasih hati, masih minta jantung. Pepatah itu mungkin tepat menggambarkan kelakukan NLS.

Pasalnya, ia tega merampas harta Bunga (nama samaran), usai melampiaskan hasrat
seksualnya kepada Bunga.

Akibat perbuatannya itu, ia pun divonis 2,5 tahun penjara saat sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, kemarin.

Hukuman itu lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni dua tahun penjara.

Alasan hakim memutus lebih tinggi, karena terdakwa dinilai keterlaluan.

”Malu saya dengan kasusmu ini. Sudah maunya enak, eh merampas pula,” ujar Ketua Majelis Hakim, Christo, kepada terdakwa.

Karena itu, sebelum menjatuhkan vonis, hakim Christo mengatakan tidak akan  mejabarkan isi putusan.

Sebab, isinya dinilai membuat malu. Ditegaskan hakim Christo, terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana diatur pasal 365 KUHP.

”Saya langsung bacakan intinya. Menjatuhkan pidana dua tahun dan enam bulan kepada terdakwa. Bagaimana terdakwa, terima?” tanya hakim Christo kepada terdakwa.

Terdakwa menerima putusan itu, ia berjanji tak akan berbuat hal serupa lagi.

”Saya terima, saya tak akan berbuat lagi,” imbuhnya.

Diketahui, tindak pidana yang dilakukan Nopri terjadi November tahun lalu di kawasan Seitemiang.

Berawal saat Nopri menghubungi Bunga dan menanyakan jasa pijat plus-plus. Atas kese-
pakatan di telepon, keduanya setuju untuk bertemu, tentunya dengan biaya pijat plus-
plus Rp 400 ribu selama dua jam.

Sebelum melakukan aksinya, Nopri terlebih dahulu menjemput Bunga di sebuah hotel, kemudian Bunga diajak ke daerah Seitemiang.

Di sanalah, Nopri meminta dilayani. Usai dilayani, Nopri malah merampas harta korban
dan meninggalkannya seorang diri.(she)

Ternyata, Sabu asal Malaysia Masuk Melalui Senggarang

0

batampos.co.id – Tim gabungan Satuan Resnarkoba Polres Tanjungpinang dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri meringkus tiga kurir sabu sindikat internasional di Batam, Kamis (5/3/2020) lalu.

Dalam penangkapan tersebut, tim gabungan mengamankan barang bukti 6 kilogram (kg) sabu siap edar yang berasal dari Malaysia.

Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang, AKP Chrisman Panjaitan, membenarkan
penangkapan tersebut.

“Benar, ada 6 kg sabu-sabu yang berhasil diamankan,” ujar Chrisman, Jumat (6/3/2020).

Kronologis penangkapan sindikat 6 kg sabu tersebut bermula pada Kamis malam lalu itu, saat Sat Resnarkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi dari masyarakat adanya penyelundupan narkotika jenis sabu dari Malaysia lewat jalur Senggarang, Tanjungpinang, lalu dibawa ke Batam.

Mendapatkan informasi tersebut, Sat Resnarkoba Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan pelaku berinisial EA, 46, di Bengkong Kolam, Batam.

Dari tangan EA, polisi mengamankan delapan bungkus narkotika jenis sabu seberat 3 kg.
Selanjutnya, tim yang dipimpin Chrisman melakukan pengembangan bersama Direktorat Narkoba Polda Kepri.

Sekitar pukul 00.15 WIB berhasil mengamankan dua pelaku lainnya berinisial RS, 53, dan BW, 51, di salah satu perumahan di Tanjunguncang.

Dari dua pelaku, kepolisian berhasil menemukan empat bungkus sabu-sabu seberat 3 kilogram.

Barang bukti tersebut ditemukan di dalam lemari kamar rumah kedua pelaku di Tanjunguncang.

“Ketiga pelaku saat ini dibawa ke Satnarkoba Polresta Tanjungpinang untuk pengembangan lebih lanjut,” ujar Chrisman.

Direktur Narkoba Polda Kepri, Kombes Mudji Supriadi, juga membenarkan penangkapan tiga orang tersebut dengan barang bukti 6 kg sabu.

“Sabu 3 kg yang dikemas dalam delapan paket diamankan dari EA saat diamankan di kawasan Bengkong Kolam, Batam. Sabu itu rencananya akan diedarkan di Batam dan Tanjungpinang,” ujar Mudji di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (6/3/2020).

Dari hasil pengembangan, lanjut Mudji, tim gabungan meringkus dua kurir lainnya yakni RS, 53, dan BW, 51, di Tanjunguncang, Batam.  Saat penangkapan, petugas menemukan empat paket sabu seberat tiga kg.

“Tiga pelaku sudah lima kali memasok sabu ke Batam dan Tanjungpinang,” sebutnya.

Informasi yang didapat di lapangan, saat penggerebekan di Tanjunguncang, tim ga-
bungan datang dengan tiga mobil yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Tanjungpinang, AKP Chrisman Panjaitan, yang merupakan mantan Kapolsek Sagulung.

“Cuma Pak Chrisman saja yang kami kenal karena pernah jadi Kapolsek Sagulung. Yang
lain tak tahu. Mereka pakai pakaian biasa. Ada sekitar 10 orang, pakai tiga mobil,” ujar

Ijal, seorang warga yang melihat penggerebekan tersebut. Ketua RT 04/ RW 15, Hidayat, yang rumahnya tak jauh dari lokasi penggerebekan juga membenarkan penggerebekan tersebut.

“Iya, ada dua orang yang dibawa (petugas). Saya sempat lihat (barang bukti) lumayan banyak. Cuma tak tahu pasti bobotnya,” ujar Hidayat.

Dua pria yang diamankan petugas ini disebutkan Hidayat baru tiga bulan mengontrak di perumahan mereka.

Keduanya mengaku pekerja PT di Tanjunguncang. Keduanya berasal dari Aceh dan tinggal berdua di rumah kontrakan tersebut.

“Katanya mereka kerja PT. Ya, namanya orang tinggal dan kami tahunya baik-baik saja selama ini, ya tak ada curiga apapun,” ungkap Hidayat.

Dengan penangkapan itu, Hidayat dan warga sekitar mengaku kaget. Dua pria yang dikenal sebagai pekerja galangan kapal itu ternyata pengedar narkoba.

“Dengan adanya kejadian ini, kami akan evaluasi lagi soal pengawasan warga di dalam perumahan kami ini. Kami tak mau ada lagi seperti ini,” tuturnya.

Pantauan di lokasi penggerebekan kemarin, rumah kontrakan kedua tersangka tersebut merupakan rumah yang berada di blok ujung dengan fasum.

Rumah tersebut dalam keadaan kosong sepanjang siang kemarin. Atas perbuatannya, tiga pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pelaku terancam hukuman seumur hidup serta pidana enam hingga 20 tahun penjara.

“Kasus ini akan terus dikembangkan,” kata Mudji.(eja/odi)

Cegah Gelombang Kedua Void-19, Uji Virus Diperluas

0

batampos.co.id – Gelombang kedua (second wave) Covid-19 memang datang. Namun, tak perlu panik. Sebab, Covid-19 pada dasarnya tidak begitu berbeda dengan penyakit flu lainnya. Masyarakat sejak lama sudah punya penangkalnya. Yakni, imunitas tubuh yang kuat. Meski demikian, para ahli virus dunia saat ini sedang berhimpun untuk membuat penangkalnya. Bermodal sampel dari kasus-kasus yang sudah ada.

Hal itu disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Bina Graha, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin (5/3). Dia menjelaskan, WHO sudah membuat semacam komunitas bagi para ahli virologi dari berbagai negara.

Mereka berhimpun untuk memecahkan persoalan Covid-19. Sebab, penyakit tersebut adalah fenomena global.

Beberapa negara, tutur dia, sudah menemukan sejumlah sampel dan diujicobakan secara lokal. Khususnya di Tiongkok. ’’Karena sampelnya banyak dan memberikan gambaran bagus,’’ terangnya. Namun, gambaran itu belum bisa menjadi standar baku dunia. Hasil uji coba itu harus dibawa ke forum ahli di WHO untuk dibicarakan lebih lanjut.

Menurut Yuri, panggilan Achmad Yurianto, ahli virologi Indonesia –baik di Surabaya, Jakarta, maupun daerah lain– sudah bergabung dalam komunitas itu. ’’Tidak mungkin Indonesia mengembangkan sendiri. Sampel yang kita miliki baru dua,’’ lanjutnya.

Dia menerangkan, hingga saat ini WHO belum menemukan obat dan vaksin yang spesifik untuk virus SARS-CoV-2. Namun, sebagaimana umumnya virus, lawan utamanya bukan obat atau vaksin, melainkan daya tahan tubuh yang baik. Karena itu, pemerintah tidak mengandalkan vaksin sebagai satu-satunya cara menangkal virus korona. Yang diutamakan adalah self immune. ’’Covid-19 itu juga influenza. Mestinya kita menyikapinya seperti itu,’’ tutur sekretaris Ditjen P2P Kemenkes tersebut. Karena itu, treatment yang dilakukan adalah memperbaiki imunitas pasien. Terbukti, lebih dari 50 persen pasien positif Covid-19 sembuh lewat penguatan self immune.

Saat ini pemerintah maupun dunia sedang fokus menghadapi gelombang kedua penularan virus SARS-CoV-2. Pada gelombang kedua itu, penularan di luar Tiongkok berlangsung cepat. Dalam sehari ada 20 negara baru yang melaporkan kasus positif. ’’Artinya, penderita yang terinfeksi Covid-19 tidak terdeteksi di pintu masuk negara mana pun,’’ ujar Yuri.

Deteksi yang dilakukan negara-negara itu mengandalkan thermal scanner dan thermal gun. Padahal, alat tersebut tidak mampu mendeteksi penderita yang gejalanya ringan. Panasnya tidak tinggi, batuknya juga tidak terlalu terlihat, bahkan dalam beberapa temuan ada yang asimtomatis atau tanpa gejala.

Itu berarti, virus di dalam tubuh penderita tersebut tidak sempat mereplikasi atau beranak pinak. Kalau virus bisa beranak pinak, dipastikan orang yang membawanya akan demam. Bila banyak di saluran pernapasan, virus tersebut akan memicu lendir dan merangsang batuk. Bila sampai saluran pernapasan bawah, virus akan memicu gagal napas atau pneumonia.

Yang terjadi saat ini, virus tidak bisa berkembang dengan cepat. ’’Kemungkinan yang paling besar adalah daya tahan tubuhnya bagus atau virusnya semakin melemah,’’ tutur Yuri. Dampaknya, masa inkubasi menjadi lebih panjang. Tidak lagi 14 hari. Karena itu, kini seluruh dunia sepakat bahwa observasi terhadap orang yang diduga di dalam tubuhnya ada virus dilakukan 2 x 14 hari.

Di Indonesia pemerintah melakukannya terhadap ABK World Dream. Mereka sudah melalui 14 hari pertamanya di kapal. Kemudian, dijemput pemerintah untuk menjalani observasi 14 hari kedua di Pulau Sebaru. Begitu pula dengan ABK Diamond Princess.

Perlakuan terhadap mereka berbeda dengan para WNI yang dievakuasi dari Wuhan. Mereka dievakuasi saat sebaran penyakit gelombang pertama. Saat itu virus yang masuk akan memunculkan gejala berat dan cepat berkembang. Situasinya berbeda dengan saat ini.

Fenomena itu mirip kejadian 2002, saat kali pertama muncul SARS. Setahun kemudian, SARS menjadi flu musiman. Virusnya masih ada, tetapi dampaknya hanya flu biasa. Berikutnya H1N1 atau flu babi di 2009 yang angka kematiannya tinggi. Saat ini juga sudah menjadi flu biasa. ’’Setiap orang batuk pilek di Indonesia kalau kita periksa kemungkinan besar akan kita dapat H1N1,’’ terangnya. Begitu pula MERS yang menular melalui unta.

Ahli mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Fera Ibrahim SpMK(K) menyatakan, penelitian Covid-19 sangat dinamis. Pada gelombang kedua ini, belum diketahui persis kondisi virusnya. Hal itu menyebabkan spektrum gejalanya luas. Bahkan tidak bergejala.

Meski demikian, mereka yang positif Covid-19 namun tidak bergejala, jika diuji laboratorium, akan menunjukkan virusnya. Berdasar penelitian, menurut Fera, ditemukan SARS CoV-2 pada spesimen yang diteliti. Terutama pada dahak.

”Pencegahannya dengan PHBS (pola hidup bersih dan sehat, Red). Sebab, infeksi tak hanya dari korona,” tuturnya. PHBS yang dimaksud Fera, antara lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan berolahraga. Selain itu, menutup dengan tisu atau siku bagian dalam saat batuk serta bersin.(jpg)

Jumlah Penumpang di Hang Nadim Turun

0

batampos.co.id – Wabah virus corona yang melanda dunia, juga memberikan dampak terhadap Batam.

Seperti arus penumpang di Bandara Hang Nadim Batam. Menurut Direktur Bandar Udara dan Teknologi Informasi Komunikasi (BUTIK), Suwarso, jumlah penumpang yang berangkat dan tiba mengalami penurunan sebesar 15 persen.

“Wabah corona ini memang berdampak. Sehingga saat ini, jumlah penumpang masih
belum meningkat, meski ada penurunan harga tiket,” katanya di Gedung BP Batam, Jumat (6/3/2020).

Suwarso memaparkan, penurunan 15 persen membuat jumlah penumpang yang tiba dan berangkat berada di kisaran 6.200 hingga 6.400 penumpang per hari.

“Berangkat segitu, datang pun segitu,” sebutnya lagi.

Calon penumpang memasuki pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (15/12). Menjelang perayaan Natal dan tahun baru, penumpang mengalami peningkatan di bandara dan pelabuhan. Foto:. Cecep Mulyana/batampos.co.id

Dia mengatakan, untuk jumlah penumpang normal biasanya berada pada kisaran 7 ribuan tiap harinya. Jumlah tersebut bisa dicapai saat akhir pekan atau peak season.

“Di atas peak season bisa sampai 8 ribu penumpang. Pernah juga di hari Minggu bisa datang 7.000,” terangnya.

Penurunan harga tiket memang sudah dilakukan sejumlah maskapai. Seperti Lion. Menurut Suwarso, maskapai berlambang Singa ini menurunkan harga tiket Batam-Jakarta dari yang sebelumnya di atas Rp 1 juta menjadi Rp 600 ribu-Rp 700 ribu.

“Sedangkan Sriwijaya dan Citilink Rp 1,2 juta. Kalau Garuda main di angka Rp 1,4 hingga Rp 1,6 juta,” jelasnya.

Selain penurunan jumlah penumpang, maskapai juga mengurangi rute penerbangan.

“Tidak ada pembatalan, tetapi pengurangan. Contoh Garuda, selain di akhir pekan, di hari biasa mengurangi satu penerbangannya. Lion juga,” ujarnya.

Akibatnya, jumlah rute penerbangan yang biasa normalnya sekitar 52 penerbangan setiap hari, turun menjadi 46 penerbangan.

“Cegah corona, kami juga sudah menambahkan hand sanitizer di ruang tunggu untuk menjamin kesehatan penumpang,” kata Suwarso.(leo)

Driver Ojol Suspect Corona Batam Masih Dikarantina Sejak 3 Maret 2020

0

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengkarantina atau mengobervasi dua orang driver ojek online yang telah melakukan kontak dekat dengan asisten rumah tangga dari warga negara (WN) Singapura yang terinfeksi virus COVID-19.

“Dia ini sempat kontak langsung dengan CSS yang juga closed contact dengan VP. Ia masuk dalam cluster ketiga yang kita telusuri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor KKP Klas I Batam, Senin (2/3/2020).

Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan dua orang pengemudi ojek online yang masih dalam pengawasan tersebut telah dioservasi di Batam.

Pihaknya pun mengapresiasi langkah Gojek yang tanggap dan kooperatif dalam membantu menghubungi mitra yang diduga telah melakukan kontak dengan asisten rumah tangga tersebut.

“Dari Gojek (mitra driver-nya). Pihak Gojek telah kooperatif dengan membantu kami menghubungi dua driver-nya yang telah melakukan kontak langsung dengan asisten rumah tangga WN Singapura yang terinfeksi,” ujar Didi saat dihubungi wartawan, Jumat, 6 Maret 2020.

Didi juga membantah kabar hoax bahwa driver ojol yang dalam pengawasan kabur dari lokasi observasi. Kedua driver ojol hanya tidak masuk observasi secara serentak, satu driver ojol sudah diobservasi sejak tanggal 3 maret 2020 dan 1 driver lagi baru dijemput kemarin 6 maret 2020 oleh Dinas Kesehatan Kota Batam karena mitra tersebut tidak mengetahui dirinya masuk dalam daftar pengawasan.

“Driver ojol yang satunya sudah masuk dari kemarin, sedangkan yang satu lagi sudah masuk juga, dijemput hari ini,” kata Didi.

Menurut Didi, kedua driver tersebut memang sempat melakukan kontak dengan asisten rumah tangga dari salah seorang pasien yang positif terjangkit virus corona berinisial CSS.

Pasien itu merupakan WN Singapura berinisial VP yang kini sedang dirawat di negaranya. Kasus VP merupakan yang ke-103 di Singapura yang memiliki riwayat perjalanan ke Batam.(*)

Rumah Sakit Khusus Corona di Batam Dibangun Hari Senin

0

batampos.co.id – Rumah Sakit (RS) khusus perawatan infeksi Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepri akan mulai dibangun oleh Kementerian PUPR pada pekan depan.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menegaskan, bahwa pihaknya mendapatkan tugas dari Presiden untuk membangun RS Khusus di Pulau Galang dengan target penyelesaian
kurang dari 1 bulan.

“Mudah-mudahan minggu depan sudah mulai. Kira-kira Senin (9/3/2020),” kata Dirjen
Cipta Karya PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga, pada Jawa Pos (grup Batam Pos), Jumat (6/3/2020).

Danis mengatakan, saat ini tim Cipta Karya tengah merancang desain rumah sakit kilat tersebut meliputi dimensi, tata ruangan dan penentuan lokasi.

Mulai hari Senin depan, akan dilakukan land clearing, pengerukan, serta persiapan lahan lain sebelum fondasi rumah sakit mulai diletakkan.

Danis menjelaskan, pembangunan akan dilakukan dengan menunjuk sebuah kontraktor swasta. Namun hingga saat ini Cipta Karya belum menentukan.

Alat berat dan kontainer sudah tiba di bekas camp Vietnam, Galang, Kamis (5/3). Alat berat dan kontainer tersebut untuk pembangunan rumah sakit khusus infeksi, salah satunya infeksi Covid-19. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Yang jelas BUMN, akan dilakukan dengan skema penunjukan langsung,” jelasnya.

Selain itu, menurut Danis, biaya total pengerjaan juga belum diketahui karena sifat proyek yang mendadak dan tidak ada dalam program PUPR.

Untuk mencapai teknik pengerjaan paling cepat, rumah sakit akan dibangun dengan material yang hampir seluruhnya pra cetak (pre-cast) seperti fondasi, pilar, atap, dan panel dinding.

“Saat ini kami coba untuk inventarisir material pre-cast yang sudah siap digunakan. Kami cari dari berbagai daerah. Dari Jabodetabek, dari Batam, dan sebagainya,” katanya.

Dengan cara ini, Danis berharap pengadaan bahan pre-cast bisa dilakukan lebih cepat. Material-material tersebut nantinya akan diangkut ke Pulau Galang untuk kemudian di susun di lokasi menjadi sebuah rumah sakit kilat.

RS Pulau Galang, kata Danis, nantinya akan memiliki kapasitas total 1.000 tempat tidur. Sekitar 50 kamar akan didesain untuk isolasi, sedangkan sisanya untuk observasi pasien suspect corona.

Mengenai pekerjaan, sebelumnya dikabarkan bahwa Kementerian PUPR akan dibantu oleh prajurit Zeni TNI AD. Namun Danis menyebut pihaknya belum memutuskan.

“Masih dilihat dulu, kalau nanti memang dibutuhkan (bantuan dari Zeni, red) pasti kami akan koordinasi dengan TNI,” jelasnya.(yui/leo/jpg)