Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1038

Sudah Ratusan Kontainer Limbah Disegel Bea Cukai di Pelabuhan Batuampar

0
Impor ilegal
KLH saat menggagalkan masuknya limbah elektronik asal Amerika Serikat. Foto, ANTARA

batampos– Bea Cukai (BC) Batam dikabarkan sudah menindak lebih dari 200 kontainer berisikan limbah dari Amerika Serikat. Penindakan ini mulai dilakukan sejak akhir bulan lalu atau selama 3 pekan.

“Jumlah berubah (bertambah) terus,” ujar Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, Minggu (19/10).

Zaky mengaku ratusan kontainer ini sudah disegel dan saat ini masih diperiksa oleh petugas Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

BACA JUGA: Ini Tiga Perusahaan Pengimpor limbah, BC Batam Gesa Reeskpor Kontainer Limbah

“Pemeriksaan bertahap, sebagian sudah diperiksa. Menunggu petugask KLH,” katanya.

Selain menunggu hasil pemeriksaan isi kontainer oleh KLH, kata Zaky, pihaknya juga tengah menunggu rekomendasi kontainer yang akan direekspor ke negara asalnya tersebut.

“Kita masih menunggu dan kami dorong percepatan (reekspor),” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batak, Evi Octavia mengatakan saat in pihaknya tengah melakukan pengurusan dokumen dan menunggu pemesanan kapal dari pemilik limbah.

Pemilik limbah tersebut yakni PT Logam Internasional Jaya, PT Esun Internasional Utama Indonesia, dan PT Batam Battery Recycle Industry.

“Masih perisapan dokumen dan pemesanan kapal. Untuk reekspor kita gesa sesuai rekomendasi dari KLH,” ujarnya.

Evi mengaku selama ini tidak menindak impor limbah tersebut karena sesuai rekomendasi. Namun, pihak Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) mendapatkan informssj adanya limbah B3 yang dipasok dari Amerika Serikat.

“Informasinya itu dari KLH dari negara asal Amerika, sehingga dilakukan pemeriksaan bersama. Dan proses hukumnya itu di KLH,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

Artikel Sudah Ratusan Kontainer Limbah Disegel Bea Cukai di Pelabuhan Batuampar pertama kali tampil pada Metropolis.

Tips Meningkatkan Produktivitas Kerja dengan Bantuan Teknologi AI

0
Seorang profesional menggunakan laptop dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pekerjaan sehari-hari secara efisien di era digital.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin meluas di kalangan profesional. Melalui layanan prompt AI, pekerjaan menjadi lebih cepat, efisien, dan akurat di tengah tuntutan dunia digital yang dinamis. F. Chatgpt

batampos – Di era digital saat ini, banyak profesional mulai mencari layanan jasa prompt AI untuk membantu mereka memanfaatkan kecerdasan buatan secara maksimal.

Hal ini wajar, karena teknologi hadir bukan hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam menciptakan efisiensi. Salah satu teknologi yang semakin populer adalah Artificial Intelligence (AI).

Mengapa AI Penting untuk Produktivitas?

AI membantu otomatisasi pekerjaan repetitif, memberikan analisis data lebih cepat, hingga menyediakan rekomendasi cerdas untuk pengambilan keputusan. Dengan bantuan AI, pekerjaan yang biasanya memakan waktu berjam-jam bisa diselesaikan hanya dalam hitungan menit.

Contohnya:

  • AI dalam aplikasi perkantoran mampu menyarankan perbaikan tata bahasa saat menulis laporan.
  • Chatbot berbasis AI bisa melayani pertanyaan pelanggan 24/7 tanpa henti.
  • AI dalam analisis data bisa menampilkan pola penjualan hanya dengan satu kali klik.

Jika dibandingkan dengan cara manual, tentu hasilnya lebih efisien. Bukan hanya waktu yang dihemat, tetapi juga energi dan biaya operasional. Karena itu, banyak perusahaan mulai mengintegrasikan sistem AI untuk mendukung operasional harian.

Cara Menggunakan AI untuk Aktivitas Harian

Bagi para pekerja profesional maupun pelaku bisnis, ada beberapa cara sederhana agar AI bisa membantu meningkatkan produktivitas:

  1. Manajemen Waktu – Gunakan aplikasi berbasis AI untuk menjadwalkan meeting, mengatur reminder, bahkan mengelola email agar tidak menumpuk.
  2. Pembuatan Konten – AI bisa membantu menghasilkan ide artikel, copywriting iklan, hingga desain presentasi dengan cepat.
  3. Analisis Cepat – AI memudahkan untuk membaca data dalam jumlah besar, mengidentifikasi pola, lalu menyajikannya dalam bentuk laporan ringkas.
  4. Komunikasi Efisien – Gunakan AI sebagai asisten virtual yang mampu menjawab pertanyaan dasar pelanggan, sehingga tim customer service bisa lebih fokus pada masalah yang kompleks.
  5. Pengembangan Diri – AI juga bermanfaat dalam pendidikan, seperti aplikasi pembelajaran bahasa asing yang menyesuaikan materi sesuai kemampuan pengguna.

Memaksimalkan Potensi AI

Namun, memanfaatkan AI tidak selalu semudah menginstal aplikasi atau sekadar mengetik perintah. Ada seni tersendiri dalam berinteraksi dengan AI yang disebut prompt engineering.

Konsep ini menekankan bagaimana kita menyusun instruksi dengan tepat agar AI mampu memberikan hasil sesuai ekspektasi.

Misalnya, jika ingin membuat artikel, maka instruksi yang jelas seperti “buat artikel 700 kata dengan gaya santai dan tambahkan poin-poin praktis” akan jauh lebih efektif daripada sekadar menulis “buat artikel.” Semakin detail instruksinya, semakin tepat pula hasil yang diberikan AI.

Bagi banyak orang, memahami teknik prompt engineering bisa memakan waktu. Karena itu, layanan profesional yang berfokus pada hal ini mulai banyak diminati. Dengan dukungan dari para ahli, hasil yang diberikan AI bisa lebih relevan, akurat, dan sesuai kebutuhan.

Apakah Anda Siap Meningkatkan Produktivitas dengan AI?

Pada akhirnya, pertanyaan terpenting adalah: apakah Anda sudah siap memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas kerja?

Dunia bergerak cepat, dan mereka yang mampu beradaptasi dengan teknologi akan lebih unggul. AI tidak hanya membantu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, tetapi juga membuka peluang baru untuk berinovasi.

Jika Anda ingin langsung merasakan manfaatnya tanpa harus repot belajar teknis, cukup klik disini dan biarkan para ahli membantu mengoptimalkan hasil kerja Anda. (*)

 

Artikel Tips Meningkatkan Produktivitas Kerja dengan Bantuan Teknologi AI pertama kali tampil pada News.

Oknum Polisi Anambas Diduga Tipu Warga Rp15 Juta, Korban: Itu Uang Tabungan Haji

0
Kantor Propam Polres Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Seorang warga Desa Tarempa Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, bernama Muhtar, menjadi korban dugaan penipuan oleh oknum anggota Polres Anambas berinisial TA, yang diketahui bertugas di Satuan Sabhara. Kasus ini kini mendapat perhatian serius dari Propam Polda Kepri.

Menurut penuturan korban, peristiwa itu terjadi sekitar lima bulan lalu, tepatnya usai salat Ashar. Saat itu, TA datang ke rumah Muhtar dan meminjam uang sebesar Rp15 juta dengan alasan kebutuhan mendesak.

“Dia pinjam saat saya pulang dari masjid habis salat Ashar. Katanya butuh mendesak, dan janji akan kembalikan tiga hari kemudian,” ujar Muhtar, Minggu (19/10).

Namun, janji tersebut tak pernah ditepati. Sudah lebih dari lima bulan berlalu, TA belum juga mengembalikan uang yang dipinjam. Muhtar mengaku kecewa karena uang itu merupakan tabungan haji yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun.

“Itu tabungan haji saya. Saya kumpulkan sedikit demi sedikit. Saya minta dikembalikan semua, jangan dicicil. Sudah cukup sabar saya menunggu,” ucapnya.

Muhtar juga mengungkapkan bahwa setelah kejadian itu, ia mengetahui TA diduga pernah meminjam uang dari warga lain dengan modus serupa. Ia berharap pihak kepolisian segera menindak tegas agar tidak ada korban berikutnya.

“Kalau bisa segera ditindak, biar tak ada lagi orang lain yang tertipu,” tegasnya.

Kasus ini langsung mendapat atensi dari Kabid Propam Polda Kepri Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, yang memerintahkan Kasi Propam Polres Anambas Iptu Muslim untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Sementara itu, TA tidak membantah telah meminjam uang dari Muhtar. Namun ia menegaskan tidak berniat menipu, melainkan sedang mengalami kesulitan keuangan akibat sakit.

“Saya memang pinjam uang itu, tapi bukan mau menipu. Sekarang saya lagi sakit dan berusaha cari dana buat kembalikan,” ujar TA melalui pesan WhatsApp.

TA juga mengaku sudah sempat mendapatkan sanksi disiplin dari Propam Polres Anambas terkait laporan tersebut.

“Saya bukan menghindar, saya juga sudah kena tindakan disiplin dan sempat tidur di Polres,” tambahnya.

Di sisi lain, Iptu Muslim menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban dan menunggu laporan resmi dari Muhtar untuk memproses kasus ini lebih lanjut.

“Korban sempat bilang mau melapor hari ini, tapi kemungkinan baru besok, Senin (20/10). Begitu laporan masuk, pemeriksaan terhadap TA akan dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur,” jelas Muslim. (*)

Artikel Oknum Polisi Anambas Diduga Tipu Warga Rp15 Juta, Korban: Itu Uang Tabungan Haji pertama kali tampil pada Kepri.

Tragedi MT Federal II, A2K3 Desak Audit Keselamatan Galangan Kapal Batam

0
Korban ledakan kapal tanker Federal II di PT ASL Shipyard saat dievakuasi. A2K3 Kepri desak audit keselamatan galangan kapal di Batam. F. Eusebius Sara/Batam Pos. 

batampos – Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K3) Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait tragedi ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batam. Ledakan yang terjadi Rabu (15/10) dini hari itu menewaskan 11 pekerja dan melukai 20 orang lainnya.

Ketua A2K3 Kepri, Sutrisno, melalui Sekretaris Riswanto, menyebut peristiwa tersebut sebagai kecelakaan kerja katastropik yang menunjukkan potensi kegagalan sistem keselamatan kerja di industri berisiko tinggi seperti galangan kapal.

“Keselamatan kerja tidak bisa ditawar. Ia harus menjadi prioritas utama, terutama di industri berisiko tinggi seperti galangan kapal,” ujarnya, Minggu (19/10).

Dalam tujuh poin pernyataan sikapnya, A2K3 menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem K3 di seluruh kawasan industri Batam agar tragedi serupa tak kembali terjadi.

Selain itu, A2K3 mendesak agar proses investigasi dilakukan objektif dan transparan oleh pihak berwenang, serta melibatkan Dewan K3 Provinsi Kepri.

“Hasil investigasi harus dijadikan dasar perbaikan sistem, bukan sekadar formalitas. Kami tidak ingin tragedi seperti ini terus berulang karena lemahnya pengawasan,” tegas Riswanto.

Penasehat A2K3 Kepri, Balas Tarigan, menambahkan bahwa pekerja berhak menolak pekerjaan yang tidak aman, sementara negara wajib memberikan perlindungan hukum bagi praktisi K3 agar dapat bekerja profesional tanpa tekanan.

Dari sisi pekerja, Ketua PC SPL FSPMI Kota Batam, Suprapto, menyoroti lemahnya pengawasan K3 yang menjadi akar persoalan berulangnya kecelakaan di kawasan industri Batam.

“Kejadian di PT ASL ini bukan yang pertama. Dulu juga ada korban jiwa, sekarang terjadi lagi. Jika penyelidikan mandek, kami siap turun ke jalan menuntut keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin memastikan penyelidikan masih berlangsung. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari karyawan, pengawas, hingga subkontraktor.

“Tim Labfor Polri juga disiapkan untuk olah TKP setelah area dinyatakan aman,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan pemerintah akan menggelar audit menyeluruh terhadap standar keselamatan kerja di seluruh galangan kapal Batam.

Tragedi MT Federal II menjadi insiden kedua di PT ASL Shipyard dalam lima bulan terakhir. Desakan publik kini makin kuat agar pengawasan K3 diperketat dan budaya keselamatan benar-benar diterapkan di lingkungan kerja berisiko tinggi.

“Kami tidak ingin nyawa pekerja hanya jadi angka statistik setiap kali kecelakaan terjadi,” tutup Suprapto. (*)

Reporter: Eusebius Sara 

Artikel Tragedi MT Federal II, A2K3 Desak Audit Keselamatan Galangan Kapal Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

KMP Bahtera Nusantara 03 Docking, Rute Tanjunguban-Tambelan Terhenti Sementara

0
Warga menunggu giliran mendapatkan tiket setelah membelinya secara online di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan pada Minggu (19/10). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Kapal Motor Penumpang (KMP) Bahtera Nusantara 03 (BN 03) yang melayani rute Tanjunguban – Tambelan – Sintete (Kalimantan Barat) saat ini tengah menjalani proses docking tahunan. Kapal RoRo milik pemerintah itu diperkirakan akan kembali beroperasi pada 4 November 2025.

Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, mengatakan KMP BN 03 terakhir kali berlayar pada 10 Oktober 2025. Sehari setelahnya, kapal langsung berangkat untuk menjalani perawatan rutin.

“Tanggal 11 atau 12 Oktober kemarin, KMP BN 03 sudah berangkat untuk docking,” kata Sukma, Minggu (19/10).

Menurutnya, pemeliharaan berkala kapal penyeberangan menjadi langkah penting demi menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang. Namun, selama proses docking berlangsung, tidak ada kapal pengganti yang disiapkan untuk melayani rute tersebut.

“BN 03 masih kapal bersubsidi, jadi tidak ada kapal pengganti sementara,” jelas Sukma.

Ia meminta masyarakat di wilayah Tambelan dan sekitarnya untuk bersabar hingga jadwal operasional kapal kembali normal pada awal November nanti.

Sementara itu, Asa, salah seorang warga Tambelan, mengaku aktivitas transportasi laut sempat terganggu akibat KMP BN 03 tidak beroperasi. Meski demikian, ia memahami pentingnya perawatan rutin demi keselamatan bersama.

“Memang sedikit terganggu, tapi kami paham kapal RoRo juga butuh pemeliharaan tahunan,” ujarnya.

Asa berharap proses docking bisa rampung sesuai jadwal agar layanan penyeberangan Tanjunguban – Tambelan – Sintete bisa kembali berjalan normal seperti biasa. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel KMP Bahtera Nusantara 03 Docking, Rute Tanjunguban-Tambelan Terhenti Sementara pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus ISPA di Tanjungpinang Tembus 20 Ribu, Didominasi Usia Produktif

0
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengalami lonjakan sepanjang 2025. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, tercatat 20.488 kasus ISPA terjadi dari Januari hingga September tahun ini.

Kepala Dinkes Tanjungpinang Rustam mengatakan, kelompok usia produktif dan balita menjadi yang paling banyak terdampak. Dari total kasus, 3.576 merupakan balita, 4.147 anak usia 10 – 18 tahun, dan 10.888 orang dewasa berusia 19 – 59 tahun.

“Sisanya berasal dari kelompok usia 60 tahun ke atas dan anak 5 – 9 tahun. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, memang ada peningkatan,” ujarnya, Minggu (19/10).

Tahun 2024 pada periode yang sama, jumlah kasus ISPA mencapai 20.196 kasus. Meski kenaikannya tipis, Rustam menilai tren ini perlu diwaspadai karena meluas ke hampir seluruh kelompok umur.

Menurutnya, lonjakan kasus tertinggi terjadi pada Februari dan September 2025, yang bertepatan dengan masa pancaroba. Perubahan cuaca ekstrem dinilai menjadi pemicu utama meningkatnya penyakit saluran pernapasan.

“Distribusi usia menunjukkan pergeseran. Sekarang kelompok usia produktif dan remaja semakin banyak mengalami ISPA,” kata Rustam.

Selain faktor cuaca, peningkatan mobilitas masyarakat pascapandemi serta menurunnya kewaspadaan terhadap penyakit pernapasan turut berperan dalam meningkatnya kasus.

Dinkes Tanjungpinang, lanjut Rustam, terus mengintensifkan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta etika batuk di sekolah, tempat kerja, dan fasilitas umum.

“Kami juga memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, memastikan ketersediaan obat ISPA, sarana pemeriksaan, serta memantau kualitas udara dan pengendalian polusi seperti pembakaran sampah,” tuturnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Kasus ISPA di Tanjungpinang Tembus 20 Ribu, Didominasi Usia Produktif pertama kali tampil pada Kepri.

Kasus Pegawai Imigrasi Tarempa Tewas Misterius, Polisi Gelar Autopsi

0
Suasana di TPU Tarempa Barat jelang pembongkaran makam Harsyad, pegawai Imigrasi Tarempa yang ditemukan tewas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Polres Kepulauan Anambas akan melakukan autopsi terhadap jenazah pegawai Imigrasi Tarempa, Harsyad, yang ditemukan tewas secara misterius beberapa hari lalu.

Langkah ini diambil untuk mengungkap penyebab pasti kematian pria berusia 53 tahun tersebut yang hingga kini masih menjadi tanda tanya besar di masyarakat.

Menjelang pelaksanaan autopsi, suasana di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tarempa Barat, Minggu (19/10), tampak sibuk. Polisi bersama warga terlihat bergotong royong mendirikan tenda yang akan digunakan oleh tim forensik dari RS Bhayangkara Polda Kepri.

Kapolsek Siantan, Iptu Sutomo, hadir langsung di lokasi untuk memantau persiapan dan memastikan keamanan di sekitar area pemakaman.

“Kami pastikan proses berjalan aman dan tertib,” ujarnya kepada Batam Pos.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, autopsi akan dipimpin oleh Dokter Leonardo, Kepala RS Bhayangkara Polda Kepri yang juga ahli forensik. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan kejelasan penyebab kematian korban, apakah karena faktor alami atau dugaan tindak kekerasan.

“Iya, akan dilakukan autopsi. Saat ini kami menunggu kedatangan tim forensik dari Polda Kepri,” tambah Sutomo.

Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan waktu pelaksanaan autopsi lantaran perjalanan menuju Anambas kerap terkendala transportasi udara.

“Belum tahu pasti waktunya. Tim belum berangkat karena terkendala tiket pesawat. Kami fokus menjaga area pemakaman,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Anambas, AKP Bambang Sutmoko, menyampaikan pihaknya masih menghormati suasana duka keluarga korban dan belum dapat memberikan keterangan detail.

“Kalau sudah hari H autopsi, nanti kami informasikan. Kami ingin memberikan data yang akurat,” katanya.

Diketahui, Harsyad ditemukan tewas di semak-semak kawasan menuju Kampung Flores, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Jumat (17/10) pagi. Kematian pegawai Imigrasi ini menggemparkan warga karena terjadi secara tiba-tiba dan penuh misteri.

Berdasarkan keterangan kerabat, sebelum ditemukan tewas, korban sempat dijemput oleh seorang pria misterius sekitar pukul 02.00 WIB. Pria itu mengenakan jaket berpenutup kepala (hoodie), sehingga identitasnya belum diketahui hingga kini.

Polres Anambas berjanji akan mengusut tuntas kasus kematian Harsyad dan memastikan seluruh proses penyelidikan berjalan transparan. Masyarakat berharap hasil autopsi dapat segera mengungkap tabir di balik kematian misterius tersebut. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Kasus Pegawai Imigrasi Tarempa Tewas Misterius, Polisi Gelar Autopsi pertama kali tampil pada Kepri.

Kemenkum Kepri Ajak UMKM Tanjungpinang Maju dan Berdaya Saing

0
Kepala Kanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik. F. Kemenkum Kepri untuk Batam Pos

batampos – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Kepulauan Riau memperkuat komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) daerah dengan berpartisipasi aktif dalam Abu Dafi Fest.

Kepala Kantor Wilayah, Edison Manik menyampaikan kebanggaan atas keberhasilan UMKM lokal dan menegaskan bahwa kunci bagi UMKM untuk “naik kelas” adalah melalui legalitas dan perlindungan hukum, terutama dalam bidang Kekayaan Intelektual (KI).

Edison Manik juga memperkenalkan berbagai jenis layanan KI yang tersedia dan mendorong seluruh pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan merek serta karyanya demi memperoleh perlindungan hukum resmi.

“Kita juga melakukan penyerahan sertifikat Kekayaan Intelektual. Ini merupakan bentuk dorongan Kemenkum Kepri kepada UMKM,” kata Edison Manik, Sabtu (18/10).

Ia juga menyoroti peran strategis sektor kuliner terutama kedai kopi sebagai indikator penting pertumbuhan ekonomi daerah, mengingat 48 persen warga Tanjungpinang adalah penikmat kopi.

Sementara itu, untuk memperkuat perlindungan kelompok usaha, diserahkan pula Sertifikat Merek Kolektif kepada Ketua Sentra IKM Makanan Ringan Tanjungpinang Timur dan Ketua SNS Property Indonesia.

Sementara itu Owner Abu Dafi, Nasrul Caniago menyampaikan rasa syukur atas perjalanan usahanya yang kini telah mencapai 17 cabang, “Festival ini adalah ajang sinergi antara pelaku UMKM dengan masyarakat,” tambahnya.

Edison Manik juga melakukan kunjungan ke stand-stand UMKM. Hal ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara Kementerian Hukum, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem UMKM berbasis Kekayaan Intelektual. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Kemenkum Kepri Ajak UMKM Tanjungpinang Maju dan Berdaya Saing pertama kali tampil pada Kepri.

Yaris Tabrak Rombongan Ibu-Ibu di Batu Ampar, Satu Orang Meninggal

0
Kondisi Toyota Yaris yang remuk usai menabrak rombongan pejalan kaki di kawasan Batu Ampar. F. Tangkapan layar video.

batampos – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di dekat Trackindo, Batu Ampar, Minggu (19/10) pagi sekitar pukul 07.20 WIB. Sebuah mobil Toyota Yaris bernomor polisi BP 1651 CO menabrak rombongan ibu-ibu pejalan kaki. Akibat insiden itu, satu orang tewas dan tiga lainnya luka ringan.

Kasubnit 1 Sat Lantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe, menjelaskan kecelakaan terjadi saat pengemudi mobil bernama KS (38) melaju dari arah Batu Ampar menuju Seraya Atas.

“Pengemudi hilang kendali dan menabrak rombongan ibu-ibu yang sedang berteduh di lapak buah di tepi jalan,” ujar Tarmizi kepada wartawan.

Dari keterangan di lokasi, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga menyeret para korban dan terpental masuk ke gorong-gorong di pinggir jalan.

“Penyebab pasti masih kami selidiki. Sopir dan barang bukti sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Polisi mengungkapkan identitas korban tewas adalah KM (51), sementara korban luka masing-masing SR (56), AF (47), dan SM (49). Semua korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kecelakaan ini sempat mengundang perhatian warga sekitar karena posisi mobil yang ringsek dan terperosok ke dalam gorong-gorong. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat tersendat beberapa saat sebelum akhirnya petugas mengevakuasi kendaraan. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri 

Artikel Yaris Tabrak Rombongan Ibu-Ibu di Batu Ampar, Satu Orang Meninggal pertama kali tampil pada Metropolis.

Workshop Membatik Rumah Batik Bintan Libatkan Mahasiswa KKN STIE Pembangunan

0
Workshop pemberdayaan masyarakat desa dengan belajar membatik di Rumah Batik Bintan, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (19/10). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Rumah Batik Bintan bersama mahasiswa KKN STIE Pembangunan Tanjungpinang menggelar workshop membatik di Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (19/10). Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat desa melalui pelatihan keterampilan membatik.

Workshop tersebut disambut antusias warga yang berkesempatan belajar langsung teknik membatik dari pengelola Rumah Batik Bintan, Tri Jatmiko.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara STIE Pembangunan, Baznas Bintan, dan Rumah Batik Bintan.

Peserta yang terdiri dari warga dan mahasiswa KKN diajarkan seluruh proses membatik, mulai dari membuat pola di kain, mencanting dengan lilin panas, mewarnai, hingga melorot lilin untuk menghasilkan motif batik yang indah.

Kepala Desa Sebong Lagoi, Zaili Adi, mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap pelatihan ini dapat menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Harapannya, kegiatan ini bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga desa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua P3M STIE Pembangunan, Rachmad Chartady, memberikan apresiasi kepada Kelompok 12 KKN yang telah bekerja sama dengan Rumah Batik Bintan dalam program pemberdayaan masyarakat ini.

“Kami berharap masyarakat bisa terlibat langsung dalam produksi batik lokal dan memenuhi permintaan wisatawan,” katanya.

Salah satu peserta, Wahidah, warga Margosari, mengaku senang bisa ikut workshop tersebut.

“Awalnya cukup sulit, terutama saat mencanting, tapi lama-lama jadi asyik,” ungkapnya.

Ia berharap pelatihan seperti ini bisa terus dilakukan agar produksi batik Bintan semakin dikenal luas. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Workshop Membatik Rumah Batik Bintan Libatkan Mahasiswa KKN STIE Pembangunan pertama kali tampil pada Kepri.