Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1039

DPRD Lingga Desak Pemprov Kepri Segera Tetapkan Wilayah Tambang Rakyat

0
Audiensi SPSI dan DPRD Lingga bersama dengan Kepala ESDM Provinsi Kepri, Jumat (17/10). F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – DPRD Kabupaten Lingga bersama sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) dan LSM menggelar audiensi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (17/10).

Pertemuan tersebut membahas solusi atas minimnya lapangan kerja di Lingga serta kejelasan legalitas tambang rakyat yang hingga kini belum memiliki izin resmi.

Ketua DPRD Lingga, Maya Sari, mengatakan audiensi ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Lingga yang sebelumnya menyampaikan keresahan para penambang lokal.

Menurutnya, tambang rakyat di Lingga memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja lokal, namun terhambat karena belum adanya penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

“Kami meminta Pemprov Kepri segera menindaklanjuti usulan WPR yang sudah kami sampaikan agar masyarakat bisa memperoleh IPR secara resmi,” ujar Maya Sari.

Ia menilai, jika WPR segera ditetapkan, masyarakat dapat bekerja secara legal tanpa khawatir melanggar hukum, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah.

“Penetapan WPR ini penting agar para penambang punya legalitas dan bisa menambang dengan aman. Ini juga membuka lapangan kerja bagi warga Lingga,” tambahnya.

Sementara itu, dalam audiensi, perwakilan Dinas ESDM Kepri menyebutkan bahwa usulan penetapan WPR dari Kabupaten Lingga masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat.
Maya Sari berharap, Pemprov Kepri dapat segera menyurati pemerintah pusat untuk mempercepat proses tersebut.

“Kami ingin Pemprov Kepri menjadi jembatan agar pemerintah pusat segera menetapkan WPR di Lingga. Masyarakat sudah menunggu, karena ini menyangkut hajat hidup mereka,” tegasnya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel DPRD Lingga Desak Pemprov Kepri Segera Tetapkan Wilayah Tambang Rakyat pertama kali tampil pada Kepri.

Delegasi Perdagangan Arizona Jajaki Peluang Investasi di Batam

0
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis bersama Ketua Komite Perdagangan Internasional DPRD Arizona, Tony Rivero. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Delegasi perdagangan dari negara bagian Arizona, Amerika Serikat, melakukan kunjungan dan pertemuan dengan jajaran BP Batam di Ruang Marketing BP Batam, Jumat (17/10). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama investasi dan perdagangan antara Batam dan Arizona, khususnya di sektor semikonduktor dan pendidikan berbasis industri.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan kunjungan ini sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Batam sebagai model pertumbuhan ekonomi melalui investasi.

“Prioritas Presiden adalah bagaimana Batam bisa menjadi model pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi. Karena itu, kami meminta dukungan dari DPRD Arizona untuk melihat potensi yang bisa dikembangkan di Batam,” katanya.

Ia menambahkan, setidaknya ada dua sektor yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut. “Pertama, pengembangan industri semikonduktor, dan kedua, dukungan dari Arizona untuk pengembangan pendidikan bertaraf industri yang menjadi kebutuhan kita,” lanjutnya.

Dia menyebut, BP Batam akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui kerja sama teknis dengan tim dari kedua pihak.

“Intinya, Batam akan menjadi bagian khusus dalam pengembangan investasi dan ekonomi, serta menjadi percontohan di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komite Perdagangan Internasional DPRD Arizona, Tony Rivero, menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan BP Batam. Ia menilai Indonesia, khususnya Batam, memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis bagi Arizona dalam memperluas jaringan perdagangan global.

“Kami sangat senang bisa berkunjung ke Indonesia. Ini adalah kesempatan untuk melihat peluang-peluang bagi negara bagian Arizona,” kata dia.

Dalam lima tahun terakhir, Arizona semakin aktif memperluas jangkauan globalnya. Kunjungan ke Batam ini menjadi langkah awal bagi Komite Perdagangan Internasional Arizona untuk mempromosikan negara bagian tersebut di luar Amerika Serikat.

“Indonesia cukup responsif. Ini merupakan pertemuan pertama kami, dan kami berada di sini selama tiga setengah hari untuk membahas peluang investasi, perdagangan, serta kemungkinan pembukaan trade office yang akan merepresentasikan State of Arizona di Indonesia,” ujar Rivero. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Delegasi Perdagangan Arizona Jajaki Peluang Investasi di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Delegasi Perdagangan Arizona Jajaki Peluang Investasi di Batam

0
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis bersama Ketua Komite Perdagangan Internasional DPRD Arizona, Tony Rivero. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Delegasi perdagangan dari negara bagian Arizona, Amerika Serikat, melakukan kunjungan dan pertemuan dengan jajaran BP Batam di Ruang Marketing BP Batam, Jumat (17/10). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama investasi dan perdagangan antara Batam dan Arizona, khususnya di sektor semikonduktor dan pendidikan berbasis industri.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan kunjungan ini sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Batam sebagai model pertumbuhan ekonomi melalui investasi.

“Prioritas Presiden adalah bagaimana Batam bisa menjadi model pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi. Karena itu, kami meminta dukungan dari DPRD Arizona untuk melihat potensi yang bisa dikembangkan di Batam,” katanya.

Ia menambahkan, setidaknya ada dua sektor yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut. “Pertama, pengembangan industri semikonduktor, dan kedua, dukungan dari Arizona untuk pengembangan pendidikan bertaraf industri yang menjadi kebutuhan kita,” lanjutnya.

Dia menyebut, BP Batam akan menindaklanjuti hasil pertemuan ini melalui kerja sama teknis dengan tim dari kedua pihak.

“Intinya, Batam akan menjadi bagian khusus dalam pengembangan investasi dan ekonomi, serta menjadi percontohan di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komite Perdagangan Internasional DPRD Arizona, Tony Rivero, menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan BP Batam. Ia menilai Indonesia, khususnya Batam, memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis bagi Arizona dalam memperluas jaringan perdagangan global.

“Kami sangat senang bisa berkunjung ke Indonesia. Ini adalah kesempatan untuk melihat peluang-peluang bagi negara bagian Arizona,” kata dia.

Dalam lima tahun terakhir, Arizona semakin aktif memperluas jangkauan globalnya. Kunjungan ke Batam ini menjadi langkah awal bagi Komite Perdagangan Internasional Arizona untuk mempromosikan negara bagian tersebut di luar Amerika Serikat.

“Indonesia cukup responsif. Ini merupakan pertemuan pertama kami, dan kami berada di sini selama tiga setengah hari untuk membahas peluang investasi, perdagangan, serta kemungkinan pembukaan trade office yang akan merepresentasikan State of Arizona di Indonesia,” ujar Rivero. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Delegasi Perdagangan Arizona Jajaki Peluang Investasi di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Bus Sekolah di Pengujan Kini Dua Kali Trip, Siswa Tak Lagi Susah ke Sekolah

0
Sejumlah siswa di Desa Pengujan menunggu giliran untuk naik bus sekolah yang akan mengantar mereka ke sekolahnya, Kamis (16/10) pagi. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Siswa di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, kini bisa bernapas lega. Layanan bus sekolah yang sempat hanya beroperasi sekali sehari, sejak Kamis (16/10), kembali melakukan dua kali perjalanan antar jemput siswa.

Perubahan ini membuat para pelajar, terutama yang bersekolah di SMP Negeri 7 Bintan, tak lagi harus menumpang kendaraan orang tua atau warga untuk sampai ke sekolah.

Rahma, salah satu siswi SMP Negeri 7 Bintan, mengaku senang bisa kembali menggunakan bus sekolah. “Kemarin diantar orang tua ke sekolah, tapi hari ini sudah naik bus karena sudah dua trip,” ujarnya sambil tersenyum, Kamis (16/10).

Sebelumnya, bus sekolah hanya melakukan satu kali trip, menyebabkan banyak siswa tertinggal dan terpaksa menumpang motor. “Kalau satu trip saja, banyak siswa yang tidak terangkut,” kata Boy, warga Desa Pengujan, Jumat (17/10).

Namun kini, setelah adanya penambahan layanan, semua siswa bisa terangkut dan tiba tepat waktu di sekolah. “Alhamdulillah, mulai Kamis sudah dua trip lagi,” tambahnya.

Kabid SMP Dinas Pendidikan Bintan, Budi Arjo, mengatakan perubahan ini dimungkinkan karena jarak antara Desa Pengujan dan sekolah relatif dekat, sekitar tiga kilometer, dengan kondisi jalan yang tidak terlalu padat.

“Karena jaraknya dekat dan jalannya lancar, kita minta penyedia bus untuk dua kali putar walau di kontrak awal hanya satu kali,” jelas Budi.

Setelah dilakukan koordinasi, pihak penyedia layanan bus akhirnya menyanggupi permintaan tersebut. “Kita minta tambahan trip ini supaya siswa tidak kesulitan berangkat dan pulang sekolah. Sekarang sudah berjalan baik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Bus Sekolah di Pengujan Kini Dua Kali Trip, Siswa Tak Lagi Susah ke Sekolah pertama kali tampil pada Kepri.

Pabrik AirTag Apple Telah Beroperasi di Batam, Investasi Rp1,5 Triliun, Targetkan 6.600 Pekerja Tahun Depan

0
Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Raksasa teknologi dunia Apple ternyata telah membuka pabrik perakitan perangkat AirTag di Kawasan Industri Tunas Industrial Prima (TIP), Batam. Pabrik ini menjadi tonggak baru investasi Apple di Indonesia, dengan nilai investasi mencapai sekitar USD 1 miliar atau setara Rp1,5 trilun dan potensi menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, operasional pabrik sudah mulai berjalan meski masih dalam tahap awal. “Sudah beroperasi walaupun berskala kecil, karena targetnya pada November-Desember nanti sudah beroperasi penuh,” katanya, Kamis (16/10).

Menurut Amsakar, saat ini pabrik tersebut telah merekrut sekitar 400 tenaga kerja, dan jumlahnya akan terus meningkat seiring rampungnya tahap pembangunan berikutnya.

Baca Juga: Batam Jadi Basis Produksi Apple, Fasilitas AirTag Dibangun di Tunas Industrial Prima

“Untuk sementara rekrutmen tenaga kerjanya sekitar 400 orang, tapi tahun depan bisa mencapai 6.600 tenaga kerja,” kata dia.

Ia menyebut, kehadiran Apple di Batam bukan hanya simbol investasi besar, melainkan bagian dari strategi BP Batam dalam memperkuat daya saing industri teknologi serta memperluas lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

“Ini salah satu upaya yang kita lakukan untuk menarik investasi, meningkatkan serapan tenaga kerja, dan menekan angka pengangguran,” ujar Amsakar.

Pabrik Apple di Batam ini menjadi fasilitas pertama perusahaan tersebut di Indonesia yang memproduksi AirTag; perangkat pelacak canggih yang terhubung dengan jaringan Find My milik Apple. Proyek ini juga menandai langkah baru Batam sebagai pusat manufaktur berteknologi tinggi di Asia Tenggara.

Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada efisiensi rantai pasok dan penggunaan teknologi ramah lingkungan. Pabrik ini diproyeksikan menjadi salah satu yang paling modern di kawasan Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pabrik AirTag Apple Telah Beroperasi di Batam, Investasi Rp1,5 Triliun, Targetkan 6.600 Pekerja Tahun Depan pertama kali tampil pada Metropolis.

Berhadiah Utama Motor Scoopy, Grand Batam Mall Adakan Pengundian Shop and Win Season 5 Volume 7

0

Batampos – Pusat perbelanjaan dan hiburan Grand Batam Mall (GBM) kembali mengadakan acara pengundian berhadiah utama sepeda motor lewat acara Shop & Win Season 5 Volume ketujuh, di atrium 1,  pukul 19.00 WIB (18/10/2025) besok.

SUASANA acara pengundian Shop and Win season sebelumnya di Grand Batam Mall. F GBM/Ist

Hadiah utama undian volume ketujuh tahun kelima kali ini yakni motor Honda Scoopy Stylish. “Ada juga hadiah hiburan seperti perhiasan dari Frank & co, ponsel dan TV LED dari Samsung, mesin cuci Sharp, serta voucer belanja Top 100 dengan total lebih dari Rp 10 juta,” ujar Marcom GBM, Lius lewat siaran persnya, Jumat (17/10/2025).

Lius menyebutkan, kegiatan ini akan disiarkan langsung melalui akun media sosial Grand Batam @grandbatam dan akan menghadirkan para saksi dari Dinas Sosial Kota Batam, Dinas Sosial Provinsi Kepri, Kepolisian Polsek Lubuk Baja, Notaris, dan Perwakilan dari Manajemen Grand Batam Mall sendiri.

BACA JUGA:
Grand Batam Gelar Pengundian Grand Prize Gold, Hadiah Mobil Hyundai Kona EV hingga Perhiasan Menanti

“Dalam pengundian kali ini, para grandizen tidak diwajibkan hadir pada saat acara pengundian berlangsung. Kami akan menghubungi para pemang dan mengumumkan di akun media sosial resmi kami,” ungkapnya.

Program Shop & Win Season 5 ini merupakan Kerjasama antara GBM dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memberikan kemudahan dan keuntungan bagi pengunjung atau grandizen yang melakukan transaksi menggunakan kartu debit maupun kartu kredit Bank BRI. “Khusus bagi para grandizen yang melakukan transaksi di berbagai toko atau tenan yang memiliki mesin EDC Bank BRI berkesempatan mendapatkan double poin dan triple poin yang dapat ditukarkan dengan Nomor Kupon Digital (NKD) untuk mengikuti pengundian Shop & Win Season 5,” jelas Lius.

Ada pun cara mendapatkan poin tersebut yakni, dengan melakukan transaksi seperti pembelanjaan minimum Rp 100 ribu akan  mendapatkan 1 poin (berlaku kelipatan) di supermarket, department store, tenant F&B, fashion dan accesories, dan bioskop.

Pembelanjaan minimum Rp 500 ribu per nota mendapatkan 1 poin (berlaku kelipatan) untuk kategori tenant seperti toko Furniture, Gadget, dan Home Appliance. Sedangkan pembelanjaan minimum Rp 3 juta per nota mendapatkan 1 poin (berlaku kelipatan) untuk kategori toko emas dan perhiasan.

BACA JUGA:
Program Bankesda Jangkau 75.220 Warga Batam, Fokus Bantu Akses Kesehatan

“Bawa struk pembelian Anda untuk mendaatkan poin, dan tukarkan di konter penukaran yang kami sediakan di Lantai LG Top 100 Swalayan dan Lantai GF Concierge. Pastikan Anda sudah mengunduh aplikasi Grand Batam Mall di Play

Store atau App Store untuk mengakses informasi lebih lanjut dan syarat ketentuan yang berlaku,” ujar Lius.

Puncak acara dari undian season kelima ini akan diadakan 17 Januari 2026 mendatang. “Mohon perhatian bagi semua pelanggan setia kami di GBM supaya hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan manajemen Grand Batam Mall,” tutup Lius. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Berhadiah Utama Motor Scoopy, Grand Batam Mall Adakan Pengundian Shop and Win Season 5 Volume 7 pertama kali tampil pada Metropolis.

Kebakaran di Tarempa Barat, Warga dan Damkar Gunakan Air Laut untuk Kendalikan Api

0
Petugas Damkar dan warga saat memadamkan api dirumah milik Is di Tarempa Barat. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Kebakaran nyaris menghanguskan satu rumah warga di Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Jumat (17/10). Peristiwa itu diduga dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu kamar rumah milik Is.

Api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar, mengeluarkan asap tebal yang membuat warga sekitar panik. Mereka bergegas membantu memadamkan api agar tidak merambat ke rumah lain.

Rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat membesar. Namun, berkat kesigapan warga dan perangkat desa, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum meluas ke permukiman sekitar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski begitu, sejumlah perabotan rumah tangga milik korban hangus terbakar.

Kepala Desa Tarempa Barat, Asmarandi, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah mendapat laporan adanya korsleting listrik.

Ketua RW dan RT setempat segera memutus aliran listrik serta menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang sudah disiapkan di lingkungan desa.

“Begitu tahu ada korslet, kita langsung ambil tindakan. Meteran listrik segera diputus dan warga pakai apar yang sudah disiapkan,” ujar Asmarandi.

Menurutnya, kesiapsiagaan warga dan ketersediaan alat darurat sangat membantu mencegah api meluas. Tak lama kemudian, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Anambas tiba di lokasi membawa mesin air.

Karena lokasi rumah berada di tepi pantai dan akses darat sempit, petugas dan warga memanfaatkan air laut untuk memadamkan api. “Dengan bantuan mesin air, api bisa dipadamkan total. Kita manfaatkan air laut karena lebih cepat dijangkau,” jelas Asmarandi.

Setelah api berhasil dipadamkan, warga bersama petugas memastikan instalasi listrik di sekitar rumah korban dalam kondisi aman.

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Kebakaran di Tarempa Barat, Warga dan Damkar Gunakan Air Laut untuk Kendalikan Api pertama kali tampil pada Kepri.

Pelayanan Haji di Batam Tetap di Bawah Kemenag Selama Masa Transisi

0
Kepala Kemenag Batam, Budi Dermawan.

batampos – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam memastikan seluruh pelayanan haji kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa transisi pemisahan tugas antara Kemenag dengan Kementerian Haji dan Umrah.

Kepala Kemenag Kota Batam, Budi Dermawan, mengatakan seluruh urusan dan pelayanan haji hingga saat ini masih berada di bawah koordinasi Kemenag, karena struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) baru belum diberlakukan di tingkat daerah.

“Kami memang sudah berpisah secara kelembagaan, tetapi SOTK-nya belum diterapkan. Jadi untuk sementara, seluruh pelayanan masih berjalan di bawah Kemenag,” ujarnya, Jumat (17/10).

Baca Juga: Aturan Baru Antrean Haji Disiapkan, Kemenag Batam Siap Menyesuaikan

Menurutnya, proses pemisahan dua kementerian tersebut membutuhkan waktu karena melibatkan berbagai aspek penting yang harus disiapkan secara matang, seperti pengelolaan aset, sumber daya manusia (SDM), hingga lokasi pelayanan.

Budi menegaskan, selama masa transisi, pelayanan haji kepada masyarakat tidak boleh terhenti. Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Batam tetap berkewajiban memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Selagi proses itu berjalan, pelayanan haji tidak mungkin terhenti. ASN tetap harus melayani. Jadi semua pendaftaran dan kegiatan yang berkaitan dengan haji masih dilayani di Kemenag,” tegasnya.

Ia menyebutkan, hingga keputusan resmi pemerintah pusat diterbitkan, para pegawai yang menangani urusan haji di daerah masih berstatus sebagai ASN Kemenag.

“Untuk pemisahan di daerah, kami menunggu arahan dari pusat. SDM-nya saat ini masih di Kemenag. Nantinya, pegawai akan disurati satu per satu, apakah tetap di Kemenag atau pindah ke Kementerian Haji. Rekomendasi pegawai tetap dari kami,” jelas Budi.

Meski ada perubahan struktur kelembagaan, Budi memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Pendaftaran haji reguler tetap dilakukan melalui Kemenag Batam. Saat ini, rata-rata 200–250 orang mendaftar setiap hari, dengan daftar tunggu haji di Batam mencapai 24 tahun.

“Karena itu, masyarakat jangan ragu untuk tetap mendaftar melalui jalur resmi di Kemenag,” pungkasnya.

Dengan pembentukan Kementerian Haji, pemerintah berharap pengelolaan ibadah haji ke depan menjadi lebih profesional dan terfokus, mengingat tingginya animo masyarakat Indonesia untuk berangkat ke Tanah Suci setiap tahunnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pelayanan Haji di Batam Tetap di Bawah Kemenag Selama Masa Transisi pertama kali tampil pada Metropolis.

Vonis 1,5 Tahun untuk Feby, Terlibat Penempatan PMI Ilegal ke Singapura

0
Febrianti alias Feby usai sidang di PN Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Febrianti Bukadi alias Feby harus menerima kenyataan pahit. Perempuan 39 tahun itu divonis 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp1 miliar oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam karena terbukti turut serta menempatkan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke luar negeri.

Putusan dibacakan dalam sidang terbuka yang dipimpin Hakim Andi Bayu, Rabu (15/10). “Mengadili, menyatakan terdakwa Febrianti Bukadi alias Feby terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta menempatkan PMI tanpa hak,” ujar hakim saat membacakan amar putusan.

Majelis juga menjatuhkan pidana tambahan berupa denda Rp1 miliar. Bila tidak dibayar, diganti dengan kurungan selama satu bulan.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Listakeri, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan dua tahun penjara dan denda Rp1,875 miliar subsider dua bulan kurungan. Meski begitu, JPU menyatakan menerima putusan tersebut.

Kasus ini bermula pada 6 Maret 2025. Saat itu, terdakwa menerima telepon dari Lina (DPO) yang memintanya menjemput seorang calon PMI bernama Nurhidayah di Bandara Hang Nadim. Rencananya, korban akan dikirim ke Singapura untuk bekerja.

Feby lalu menampung Nurhidayah di rumahnya, sebelum keesokan harinya mengantarnya ke Pelabuhan Internasional Batam Center. Namun sebelum keberangkatan, Feby sempat memberi pesan agar korban tak bicara jujur kepada petugas. “Nanti kalau ditanya petugas, jangan bilang mau kerja,” ujar Feby seperti tertuang dalam dakwaan.

Namun rencana itu gagal. Petugas pelabuhan mencurigai dokumen perjalanan korban dan langsung menggagalkan keberangkatan. Polisi kemudian menangkap Feby tak lama setelah kejadian. Dari hasil penyelidikan, Feby menerima imbalan sebesar 150 dolar Singapura dari Lina, meski keberangkatan korban batal.

Hakim menilai perbuatan terdakwa telah mencederai upaya perlindungan negara terhadap para pekerja migran Indonesia. Apalagi, kasus penempatan ilegal kerap kali berujung pada tindak perdagangan orang.

“Perbuatan terdakwa berpotensi merugikan korban dan mencemari sistem resmi penempatan PMI yang dilindungi negara,” tegas hakim Andi Bayu.

Febrianti sendiri tampak tenang saat mendengarkan vonis. Ia tak banyak bicara, hanya sempat berucap singkat saat keluar dari ruang sidang. “Saya cuma bantu,” katanya.

Kini, ia akan menjalani sisa masa hukumannya di Lapas Perempuan Batam. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Vonis 1,5 Tahun untuk Feby, Terlibat Penempatan PMI Ilegal ke Singapura pertama kali tampil pada Metropolis.

Bahayakan Pengendara, Puluhan Papan Reklame Tak Terurus di Tanjungpinang Dibongkar

0
Papan reklame di Jalan RH Fisabilillah yang membahayakan pengendara kini telah dibongkar. F. Satpol PP untuk Batam Pos.

batampos – Sejumlah papan reklame tak terurus di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, akhirnya dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Langkah ini diambil karena kondisi reklame yang rusak dinilai membahayakan pengendara, terutama saat cuaca ekstrem.

Kepala Satpol PP Tanjungpinang, Abdul Karim Ibrahim, mengatakan pembongkaran dilakukan secara bertahap di sejumlah titik, termasuk di Jalan Raja Haji Fisabilillah dan di sekitar lampu merah Jalan Raja Ali Haji.

Beberapa papan reklame di kawasan tersebut sempat mengalami kerusakan parah usai diterjang angin kencang beberapa waktu lalu.

“Yang tidak terurus atau rusak sudah kita minta dibongkar secara mandiri. Seperti di Jalan Raja Ali Haji, itu sudah dibongkar,” ujar Abdul Karim, Jumat (17/10).

Selain tak terawat, banyak konstruksi reklame juga tidak memiliki izin resmi. Berdasarkan hasil pendataan Satpol PP, terdapat 152 papan reklame ilegal, sementara yang memiliki izin hanya 39 unit.

Karim menjelaskan, pemerintah akan memberi tanda khusus berupa stiker pada papan reklame yang belum memiliki izin hingga tahun 2026 mendatang.

Langkah ini dilakukan agar reklame tersebut tidak lagi digunakan untuk promosi atau disewakan kepada pihak lain.

“Sehingga pemiliknya tidak bisa lagi menyewakan. Kita minta segera urus izin atau bongkar mandiri,” tegasnya.

Sebelumnya, papan reklame di Jalan Raja Haji Fisabilillah sempat menjadi sorotan setelah bagian spanduknya robek dan menggantung akibat angin kencang.

Potongan seng dari papan tersebut bahkan sempat jatuh ke badan jalan dan mengenai kendaraan yang terparkir di bawahnya.

Reklame tersebut diketahui sudah lama mengalami kerusakan dan belum mendapat perawatan dari pemiliknya. Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap langkah tegas ini bisa menertibkan pengelolaan reklame di ibu kota provinsi Kepulauan Riau tersebut.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Bahayakan Pengendara, Puluhan Papan Reklame Tak Terurus di Tanjungpinang Dibongkar pertama kali tampil pada Kepri.