Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 10396

Dicari 150 Pencari Kerja untuk Magang ke Jepang

0

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam kembali membuka perekrutan peserta magang ke Jepang.

Ini merupakan tahun kedua digelar dan sedikitnya 150 peserta magang diberikan pelatihan dasar.

”Alhamdulillah, masih berjalan. Sebagai satu-satunya kota yang diberikan kesempatan membuka pendaftaran langsung, responsnya cukup baik,” kata Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, Rabu (4/3/2020).

Ia menyebutkan, sebanyak 150 calon peserta akan
diberikan pelatihan dasar, untuk persiapan mengikuti
magang ke Jepang.

Kesempatan berkarir di luar negeri ini diberikan bagi mereka yang berdomisili di Batam.

”Lumayan juga pesertanya. Namun, tidak semua berhasil berangkat. Sebab banyak yang gagal di seleksi tertulis dan fisik,” sebutnya.

Ribuan pencaker memadati MPH kawasan Industri Batamindo. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Rudi mengungkapkan, magang ke Jepang tidak mudah sebab calon pekerja harus memiliki etos kerja, disiplin dan keahlian dalam menguasai materi selama pelatihan.

”Kalau kami kasih pelatihan dasar saja. Selanjutnya mereka akan dites pihak dari Jepang dan pusat. Mereka yang terbaik akan lolos,” ujarnya.

Kesempatan bekerja ke luar negeri ini bisa memberikan peluang bagi pencari kerja.

Apalagi, keadaan sekarang ini tengah sulit. Perusahaan bahkan tidak membuka lowongan dalam jumlah besar.

”Buka tapi tak banyak. Sedangkan di Jepang banyak dibutuhkan. Makanya ini kesempatan yang harus diambil,” ujarnya.

Selain itu, di Jepang upah yang diterima jauh lebih banyak dibanding di sini.

Tidak saja itu, mereka juga memfasilitasi tempat tinggal peserta magang.

”Selesai kontrak juga diberikan uang saku. Jadi silakan persiapkan diri untuk magang ke Jepang,” ajaknya.

Sebelum diberangkatkan, peserta akan menjalani pelatihan di Jakarta.

Materi yang diberikan akan berhubungan dengan pekerjaan di Jepang. Untuk itu, sangat dibutuhkan kedisiplinan.

”Seleksi cukup ketat. Daerah hanya seleksi administrasi dan pelatihan singkat. Selanjutnya mereka yang tentukan,” lanjutnya.

Rudi sangat berharap kesempatan ini bisa menarikminat pencaker yang masih banyak di Batam.

Setiap hari, banyak pencaker yang berburu lowongan di berbagai perusahaan maupun kawasan industri.

”Kalau ada keberanian tidak ada salahnya mencoba. Pengalaman bekerja di Jepang juga bisa dimanfaatkan untuk mencari kerja di sini nantinya,” tutupnya.(yui)

Pemerintah Prioritaskan Bantuan untuk Masyarakat Sangat Miskin

0

batampos.co.id – Pemerintah akan memprioritaskan masyarakat yang masuk golongan sangat miskin dalam pola penanganan kemiskinan. Beberapa program bantuan sosial diperkuat untuk mendukung kebijakan tersebut.

Saat ini masih ada 24,7 juta jiwa yang harus dientaskan dari kemiskinan. Namun, dalam rapat terbatas tentang percepatan pengentasan kemiskinan di kantor presiden kemarin (4/3), Presiden Joko Widodo menggunakan standar Bank Dunia untuk penduduk kategori sangat miskin. Standar tersebut menghasilkan angka 9,91 juta di antara 24,7 juta jiwa atau 3,371 persen dari total penduduk Indonesia. ’’Karena itu, kita bisa fokus menangani terlebih dahulu yang 9,91 (juta) jiwa ini,’’ terangnya.

Dia meminta jajarannya untuk memperkuat data warga sangat miskin tersebut. Di mana posisi mereka saat ini. Dengan demikian, program penanggulangan kemiskinan bisa langsung menyasar kelompok tersebut. Harapannya, pada 2024 angka 9,91 juta itu bisa menjadi 0.

Presiden meminta pihak yang mengintervensi mereka juga jelas. Kementerian mana yang akan ambil bagian dan program apa saja yang akan dijalankan. Saat ini sejumlah program penanggulangan kemiskinan sudah bergulir. Misalnya, jaminan kesehatan nasional (JKN), kartu Indonesia sehat (KIS), kartu Indonesia pintar (KIP), program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan nontunai (BPNT), hingga kartu sembako.

Setelah ratas, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan bahwa fokus pemerintah ke depan adalah menanggulangi kemiskinan ekstrem. Pendataan mendetail akan dilakukan untuk memisah-kan penduduk kategori miskin dan sangat miskin.(jpg)

Dua Pasien Positif Korona Makin Membaik

0

batampos.co.id – Kondisi dua pasien positif Korona di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Dr Suliyanti Saroso sudah membaik. Juru Bicara Penanganan Virus Korona (Covid-19) Achmad Yurianto mengatakan, selama 3 hari berturut-turut dikarantina, keduanya semakin menunjukkan kesembuhan.

“Hari ini sudah tidak menggunakan kanal oksigen, karena tidak sesak, dan tidak menggunakan infus. Karena memang tidak ada kondisi yang berat,” kata Yurianto di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, Kamis (5/3).

Kendati demikian kedua pasien masih menunjukan gejala batuk. “Sekarang masih batuk meski jarang-jarang. Mereka juga sudah tidak panas,” imbuhnya.

Rencananya, kedua pasien akan kembali menjalani pemeriksaan setelah perawatan memasuki hari ke-5. Jika dinyatakan negatif, maka dua hari berselang akan dilakukan pemeriksaan terakhir.

“Manakala hasilnya negatif maka kita pulangkan. Ini SOP yang sudah digunakan standar di seluruh dunia,” pungkas Yurianto.(jpg)

Imbas Krisis Air Bersih

0

batampos.co.id – Masyarakat Batam berharap krisis air bersih yang tengah terjadi tidak berlarut lama.

Solusi jangka pendek harus dipikirkan agar layanan publik tidak terganggu.

”Baik itu ATB, Pemko Batam dan BP Batam harus melakukan  langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini,” kata pengamat kebijakan publik Batam, Muhammad Zaenuddin, Rabu (4/3/2020).

Kata dia, krisis air jangan sampai menganggu layanan publik.

“Sifatnya sudah urgen. Jangan sampai persoalannya sudah kritis, baru mengambil langkah,” ujarnya lagi.

Kata dia, air bersih merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan  manusia.

Instansi terkait harus segera memetakan kebutuhan pasokan dan distribusi air secara merata pasca merosotnya level Dam Duriangkang.

”Jika ada kebijakan yang berkaitan dengan menteri, segera bergerak. Jika mau interkoneksi ya segera putuskan. Ini vital sekali soalnya,” paparnya lagi.

Solusi jangka panjang juga harus segera dipikirkan. Apalagi lanjutnya, konsesi antara ATB dan BP Batam akan segera berakhir.

Dua petugas ATB sedang melihat debit air di Dam Seiharapan, Sekupang, beberapa waktu lalu. Upaya ATB melestarikan daerah resapan air adalah dengan menanam bibit pohon di area hutan resapan waduk secara berkesinambungan. Foto: PT ATB untuk batampos.co.id

”Saya pikir bisa, ATB punya teknologi. Dan jika memungkinkan, BP tambah waduk lagi,” jelasnya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, ATB dan BP Batam sudah mengambil langkah antisipasi.

Kata dia, jika dalam beberapa bulan ke depan curah hujan di
Batam masih minim, kemungkinan akan ada pengurangan distribusi air ke rumah warga.

”Untuk hal ini, kita tidak bisa berbuat banyak. Selain mengimbau masyarakat untuk menghemat pemakaian air. Sambil berharap curah hujan normal kembali,” jelasnya.

Perihal interkoneksi air baku antar dam, menurut Rafki, merupakan langkah yang tepat.

Untuk waktu dan prosesnya, sebenarnya bisa dipercepat karena ATB sudah punya teknologi yang mumpuni untuk hal itu.

”Mudah-mudahan bisa cepat dilakukan dan tidak menyebabkan gangguan yang berarti untuk pelayanan jangka pendeknya,”
paparnya.

Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Siadari, mengatakan BP Batam harus menjamin pelayanan air bersih di Kota Batam tidak akan  terganggu.

Bahkan BP Batam lanjutnya, harus mewujudkan pelayanan air  bersih yang lebih baik dengan menerapkan prinsip Presure Manajement.

Hal itu dilakukan guna meningkat pelayanan kepada masyarakat. Kemudian, dalam menjaga ketersedian air baku untuk kebutuhan pengelolaan air bersih, BP Batam akan membangun dan mengelola secara penuh sarana dam.

”Kedua belah pihak harus saling membuka ruang komunikasi aktif, sehingga tidak menimbulkan terganggunya pelayanan air,”
imbuhnya.

BP dan ATB, sambung dia, juga harus memastikan pelayanan air bersih tetap mengalir.

”BP Batam membuat langkah-langkah pemetaan permasalahan seperti pendistribusian air bersih yang belum merata pada lokasi tertentu dan lain sebagainya,” paparnya.(leo)

Sandera 5 WNI, Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp 8,4 M

0

batampos.co.id – Kelompok Abu Sayyaf masih menyandera 5 orang Warga Negara Indonesia (WNI) di Filipina Selatan. Dia dikabarkan meminta tebusan hingga 30 juta peso atau setara Rp 8,4 miliar kepada pemerintah Indonesia jika ingin kelimanya dibebaskan.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi santai hal tersebut. Menurutnya, permintaan tersebut merupakan hal yang biasa.

“Biasa sih Abu Sayyaf, hanya berubah angka saja. Tiap kali menyandera orang selalu minta uang,” kata Mahfud di Gedung MUI, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

Kendati demikian, Mahfud mengatakan belum menerima informasi resmi ihwal permintaan tebusan dari Abu Sayyaf. Sejauh ini kabar tersebut baru beredar di kalangan media massa.

“Nanti ya hari ini saya cari informasinya,” jelasnya.

Sebelumnya, 5 WNI yang berlayar di perairan Filipina diculik oleh kelompok Abu Sayyaf. Menurut Komandan Komando Mindanao Barat, Letjen Cirilito Sobejana, kelompok ini meminta tebusan 30 juta peso jika sandera ingin dibebaskam.

Permintaan tebusan itu diketahui setelah anak buah Cirilito yang berhasil menyadap pesan dari para penyandera. Menurut dia, kelompok penyandera sempat menghubungi perusahaan tempat kelima WNI itu bekerja.(jpg)

Karyawan Diputus Kontrak Mendadak, Perusahaan Wajib Lakukan Ini

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menjelaskan perusahaan yang memberhentikan karyawan sebelum masa kontrak habis, wajib membayar kompensasi sesuai dengan batas waktu kontrak.

Misalnya, kontrak habis lima bulan ke depan, maka perusahaan wajib membayargaji karyawan selama lima bulan ke depan.

”Gaji yang dibayar harus sesuai dengan kontrak kerja. Apalagi alasan pemutusan kerja karena efesiensi,” terang Rudi.

Menurut dia, terkait aturan tersebut sudah ada dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. Perusahaan tidak bisa membuat aturan lain, karena Undang-Undang Ketenagakerjaan merupakan sudah aturan tertinggi.

”Tak boleh ada aturan lain, meski sudah ada dalam perjanjian kerjapun. Perusahaan wajib membayar kompensasi sesuai masa kontrak. Begitu juga dengan karyawan kontrak yang resign sebelum waktunya,” terang Rudi.

Apabila ada pekerja yang mengalami hal tersebut bisa melapor ke Disnaker Kota Batam. Disnaker nantinya akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

”Laporkan saja ke pengawas Disnaker, agar ditindaklanjuti,” pungkas Rudi.(she)

Ratusan Bangunan Liar Bakal Ditertibkan

0

batampos.co.id – Sebanyak 10 titik kegiatan fisik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Batam akan berimbas terhadap penertiban beberapa bangunan di tepi
jalan pada 2020 ini.

Seiring proyek ini dikerjakan, ratusan bangunan akan ditertibkan, yang jumlahnya didominasi bangunan liar.

”Ada ratusan bangunan yang akan ditertibkan pada sepuluh titik tersebut,” kata Kepala Satpol PP Batam, Salim, Rabu (4/3/2020).

Salim menyebutkan, kegiatan DBM SDA umumnya pengerjaan atau penataan jalan. Seperti, penataan Simpang Barelang yang berdampak penertiban bangunan liar dari SPBU Top 100 hingga seberang Buana Bukit Permata.

Di lokasi ini, BP Batam dan DBM SDA telah turun menentukan batas koordinat jalan.

”Kalau sudah jelas batasnya, baru kami lakukan tahapan penertiban. Seperti sosialisasi pada pedagangnya,” ucap dia.

Soal kapan penertiban akan dimulai, mantan Kepala Dinas Kominfo Batam ini tak bisa memastikan.

Namun, ia berharap penertiban dapat dimulai Maret ini.

Bangunan liar yang berada di Jalan Trans Barelang. Foto: batampos.co.id/Dalil Harahap

”Maka dari itu, kami desak segera penentuan batasnya jauh-jauh hari, tak bisa mepet
saat penertiban,” imbuhnya.

Tidak hanya lokasi ini, harapan serupa juga akan berlaku untuk lokasi lain, seperti pe-
nataan Simpang Basecamp.

Umumnya, semua lokasi yang akan dikembangkan butuh penertiban. Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Yumasnur, mengatakan tahun 2020 ini, Pemko Batam bakal melebarkan sejumlah simpang.

Rata-rata simpang tersebut ke arah Batuaji dan Sagulung. Simpang tersebut di antaranya Simpang Barelang, Simpang Basecamp, Simpang Fanindo dan pelebaran lanjutan depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batuaji.

”Kami tahun ini ada penataan simpang,” kata Yumasnur, belum lama ini.

Ia mengatakan, proyek ini seiring proyek peningkatan jalan yang sudah diprogramkan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

”Jadi, bisa dimulai dari simpang-simpangnya dulu,” ujar dia.

Ia menyebutkan, tidak lupa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik utilitas yang terdampak penataan simpang ini, baik badan usaha milik pemerintah seperti PLN maupun milik pemerintah sendiri.

”Kalau ini pasti kami koordinasikan,” tambah dia.

Jalan menuju Batuaji dan Sagulung memang kerap macet. Terutama, saat jam sibuk baik pagi dan sore.

Hal ini disebut-sebut karena belum meratanya pelebaran yang dilakukan Pemko Batam.

”Jadi yang dari Batam Center kan lancar tuh, tapi menumpuk di daerah Batuaji. Pernah saya pulang macet panjang dari Bukit Daeng ke Simpang Barelang,” kata seorang warga, Yulianti, belum lama ini.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pelebaran jalan akan selesai pada 2025 mendatang.

”Tahun 2025 akan tuntas,” ucap Rudi.(iza)

Ribuan Jamaah Umrah Dipulangkan dari Arab Saudi

0

batampos.co.id – Sebanyak 18.589 jamaah umrah yang berada di Arab Saudi akan dipulangkan secara bertahap. Kepulangan jamaah dimulai 4 Maret dan terakhir pada 15 Maret. Mereka itu adalah jamaah yang berangkat dari Indonesia sebelum dikeluarkannya aturan penangguhan sementara akses masuk ke Arab Saudi.

”Melalui 13 maspakai penerbangan, mereka akan dipulangkan secara bertahap setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan dan ibadah umrahnya sesuai paket masing-masing. Pada Rabu (4/3) kepulangan mereka tercatat sebanyak 4.763 jamaah,” kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim yang disampaikan Pranata Humas Ahli Muda Kanwil Kemenag Riau Vehtriani Rahmi, di Pekanbaru, pada Kamis (5/3).

Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) mencatat, sampai hari ini lebih 18.589 jamaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi. Menurut Vehtriani, 13 maskapai yang akan memulangkan mereka meliputi Air Asia, Citilink, Emirates Airlines, Ethiopian Airlines, Etihad Airways, Flynas Airlines, Garuda Indonesia, Lion Air, Malaysia Airlines, Oman Air, Saudi Arabian Airlines, Srilankan Air, dan Turkish Airlines.

Penerbangan maskapai itu, ada yang langsung ke bandara daerahnya di Indonesia dan sebagian transit di Kuala Lumpur, Dubai, Addis Ababa, Abu Dhabi, Singapura, Turki, dan Queen Alia. Kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang masih memberikan pelayanan kepada jemaah di Arab Saudi, Vehtriani meminta agar tetap mengawal dan menjaga jamaahnya.

”PPIU harus memastikan jemaah mendapatkan layanan sesuai paket dan juga mendapat perlindungan dari hal-hal yang tidak diinginkan dan keluarga jamaah di Indonesia tetap tenang karena proses pemulangan akan dilakukan sesuai jadwal yang telah direncanakan,” kata Vehtriani seperti dilansir dari Antara.

Pemprov DKI Terima 2.689 Telepon Terkait Virus Korona, Didominasi dari Luar Jakarta

0

batampos.co.id – Posko Tanggap Covid-19 Pemprov DKI Jakarta telah menerima 2.689 panggilan telepon dan whatsapp hingga Kamis (5/3/2020). Panggilan telepon tersebut datang dari masyarakat yang mengkhawatirkan penularan Covid-19 atau virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menjabarkan, layanan panggilan telepon melalui nomor 112/119 sejatinya telah dirilis sejak 27 Januari 2020. Yaitu sejak awal ada kewaspadaan dari global maupun Indonesia terkait penyebaran Covid-19.

“Penelepon itu bemacam-macam, pertama terkait apa yang ditanyakan. Mulai dari gejalanya seperti apa, terkait dengan Covid-19 itu sendiri, sampai dengan kalau sakit harus ke mana,” sebut Widyastuti dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/3/2020) pagi.

“Jadi berbagai informasi maupun kalau seandainya pernah ketemu atau bepergian keluar negeri yang terjangkit itu seperti apa dan harus bagaimana. Itu kami jawab, kami informasikan sesuai dengan protap yang sudah kami susun,” sambungnya.

Menariknya, panggilan yang masuk bukan hanya dari warga Jakarta, melainkan sebagian besar dari luar Jakarta bahkan ada yang dari luar negeri. Layanan telepon ini sendiri salah satunya dibuka bagi warga yang merasakan gejala Covid-19, agar dapat dilakukan diagnosis awal sebelum dilakukan tindakan.

Dalam hal ini, warga yang merasakan gejala Covid-19 agar tidak datang langsung ke fasilitas kesehatan, melainkan akan dijemput Pemprov DKI demi mengurangi risiko penularan lebuh luas.

Sementara itu Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Pemprov DKI, Catur Laswanto yang memimpin Tim Tanggap Covid-19 menjelaskan, banyaknya panggilan telepon yang masuk menunjukkan intensitas kegiatan tim di posko. Pihaknya menerima banyak keluhan kesehatan, seperti demam.

“Tentu dari dinas kesehatan akan meresposnya. Karena tidak serta merta panas itu berkaitan dengan penyakit ini, bisa saja penyakit yang lain,” sebut Catur.

Dia lantas mengungkapkan perkembangan orang dalam pemantauan dan pengawasan terkait Covid-19. Pada saat ini sebanyak 121 orang sudah selesai dalam pemantauan dan dinyatakan sudah sehat sepenuhnya. Sementara 145 orang masih dalam pemantauan.

Kemudian terkait orang dalam pengawasan, Catur menyebut 34 orang sudah pulang dalam kondisi sehat. Sementara 30 orang lainnya masih dalam perawatan.

“Sekali lagi saya menegaskan bahwa pemahaman pemantauan dan pengawasan jangan dimaknai bahwa dia positif (mengidap Covid-19). Karena pernyataan mengenai positif hanya diberikan oleh kementerian kesehatan,” terang Catur.

Lebih jauh dijelaskan, demi mengantisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya telah memberikan serangkaian instruksi kepada pihak-pihak, lembaga, dan instansi di Jakarta. Untuk institusi pendidikan misalnya, imbauan diberikan kepada sekolah-sekolah terutama sekolah asing dan sekolah kerja sama asing.

“Kami juga mengimbau mereka yang datang dari luar negeri, seyogyanya untuk stay dulu di rumah selama 7 sampai 14 hari sampai kondisinya dipastikan benar-benar sehat,” tutur Catur yang mengatakan Pemprov DKI telah mengundang 190 pimpinan rumah sakit di Jakarta untuk bersama-sama memiliki komitmen yang tinggi dalam rangka mencegah penularan Covid-19. (luk)

5 Wilayah Ditelusuri Karena Kasus Virus Korona, Termasuk Batam

0

batampos.co.id – Pasca diumumkannya dua pasien positif virus Korona asal Depok, Jawa Barat, sejumlah pasien terduga virus Korona jenis baru juga mulai ditelusuri dengan cermat. Situasi ini mendorong Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah untuk melakukan penelusuran siapa saja yang sempat dekat dengan pasien-pasien positif tersebut.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto menyebutkan, sejumlah wilayah sudah ditelusuri terkait adanya kemungkinan penyebaran virus ini. Pihaknya juga menelusuri siapa saja yang terlibat kontak dekat dengan pasien.

1. Bali
Seorang turis asal Jepang tertular virus Korona usai pulang mengunjungi Bali. Pada tanggal 15 Februari sampai 19 Februari 2020, turis Jepang yang memang sudah sakit sebelumnya, mengunjungi Indonesia. Kemudian dia kembali ke negaranya dan dinyatakan positif. Kemenkes memastikan turis itu tertular saat masih di Jepang.

“Hasil penelusuran yang kami sudah curigai ada 11 close contact atau kontak dekat dengan 11 orang di Bali. Kami sudah ambil spesimennya, dan pemantauan ketat pada mereka. Dan hasilnya, 11 orang itu negatif virus Korona,” tegas Yurianto.

2. Jakarta
Penelusuran dilakukan di area klub dansa pada kasus positifnya seorang perempuan 31 tahun dan menulari ibunya 61 tahun asal Depok. Ada 6 orang termasuk pasien 1 dan 2 yang diperiksa.

“Pemeriksaan kita ulang lagi untuk 2 kali pemeriksaan,” jelasnya.

Kemenkes juga sudah menghubungi 10 orang lainnya yang merupakan tamu di klub dansa itu. Semuanya menyanggupi permintaan Kemenkes untuk diperiksa. “Satu persatu kami tanyakan nggak mengeluh sakit apapun,” jelasnya.

3. Batam
Kasus WN Singapura yang pernah singgah di Batam dan dinyatakan positif juga ditelusuri kontaknya. Dari penelusuran, tidak ada kontak apapun antara WN Singapura itu dengan orang di sekitarnya.

4. Banjarmasin
Sejumlah kasus suspect di Banjarmasin juga ditelusuri kontaknya. Salah satunya saat WN Jepang di negaranya terbukti positif dengan punya riwayat berkunjung ke Banjarmasin. Tidak ada kontak dekat yang dicurigai lebih lanjut.

5. Cianjur
Pasien meninggal di ruang siolasi RS Cianjur dinyatakan negatif virus Korona. Sehingga tidak ada yang ditelusuri.(jpg)