Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1045

Beli Rumah Impian, Dapat Mobil Wuling, Peluang Menarik dari Central Group dan BRI

0

batampos– Setiap orang tentu memimpikan memiliki hunian nyaman sekaligus kendaraan pribadi. Meski begitu, terbatasnya dana sering kali memaksa kita memilih salah satu. Ahli keuangan menyarankan agar kebutuhan primer seperti rumah didahulukan sebelum membeli mobil.

Hal ini juga didorong fakta bahwa rumah cenderung meningkat nilai investasinya seiring waktu, sementara mobil justru mengalami depresiasi. Kini, dilema “rumah dulu atau mobil dulu” punya jawaban baru berkat program kerjasama Central Group dan Bank BRI.

Promo Central Group x BRI: Beli Rumah Dapat Mobil

Central Group, pengembang ternama di Kota Batam yang sudah berdiri lebih dari 35 Tahun, berkolaborasi dengan Bank BRI meluncurkan program “Beli Rumah, Dapat Mobil” yang berlangsung hingga 31 Oktober 2025. Setiap pembelian rumah dengan skema KPR BRI dalam periode ini berkesempatan mengikuti undian berhadiah utama mobil Wuling dan beragam hadiah menarik lainnya.

Ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung masyarakat memiliki hunian dan kendaraan impian. Sebelumnya, dalam KPR Expo 2024 BRI bahkan memberikan bunga spesial bagi pembelian mobil dan voucher bahan bakar untuk nasabahnya bri.co.id. Melalui program terbaru ini, Central Group menambah keuntungan bagi pembeli rumah dengan berbagai fasilitas tambahan.

Manfaat dan bonus yang ditawarkan dalam promo ini antara lain:
Kesempatan undian mobil Wuling dan hadiah menarik lain (periode promo sampai 31 Okt 2025).

Gratis biaya legalitas: meliputi AJB (Akta Jual Beli), SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan), dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan).

Gratis Smart Home System: kontrol lampu, pendingin udara (AC), hingga kamera CCTV dapat diatur langsung lewat smartphone Anda.

Bebas biaya provisi dan administrasi KPR BRI

Syarat dan ketentuan berlaku; untuk informasi lebih lanjut dan brosur/pricelist silakan hubungi marketing Central Group. Tawaran ini khusus selama periode promo dan berlaku untuk semua pembeli rumah, baik keluarga muda, eksekutif, maupun pensiunan yang mengajukan KPR BRI di proyek Central Group.

Hunian Pintar dan Investasi Jangka Panjang
Central Group dikenal mengembangkan hunian modern berkonsep smart integrated township. Mengusung 3S (Smart Home, Smart Cluster, Smart Community) melalui aplikasi Central Connect, sehingga penghuni menikmati kenyamanan dan keamanan hidup lebih tinggi.

Melalui smart home system, pengelolaan rumah menjadi lebih praktis: menyalakan lampu, mengatur suhu AC, atau memantau kamera keamanan bisa dilakukan kapan saja via ponsel pintar.. Teknologi semacam ini ternyata makin diminati karena tidak hanya menambah kenyamanan dan keamanan, tetapi juga membantu efisiensi energi rumah tangga.

Dengan semua fasilitas tersebut, membeli rumah di Central Group tidak hanya memenuhi kebutuhan pokok primer, tapi juga merupakan investasi masa depan. Seperti dicatat dalam artikel keuangan, harga properti cenderung melonjak dalam jangka panjang. Jadi, memilih hunian berkualitas sekarang sambil berpeluang mendapat bonus mobil Wuling adalah kesempatan langka. Bagi banyak keluarga Indonesia, ini menjawab kebingungan antara memprioritaskan rumah atau mobil: kini keduanya berpeluang terwujud berkat program ini.

Jika Anda sedang menimbang untuk membeli rumah baru, perhatikan tawaran tersebut. Promo Central Group x BRI bisa menjadi solusi ideal – rumah impian terpenuhi plus kesempatan membawa pulang mobil Wuling. Hubungi 0811‑703‑8868 untuk brosur atau price list, dan wujudkan hunian mewah Anda dengan bonus tak terduga!. (*)

Reporter: Alfian LumbaN gaol

 

Artikel Beli Rumah Impian, Dapat Mobil Wuling, Peluang Menarik dari Central Group dan BRI pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemkab Lingga Serahkan SK PPPK Tahap Kedua ke 451 Pegawai, Janji Bayar Gaji Tertunda

0
PPPK Lingga
PPPK Tahap 2 saat menerima arahan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Senin (6/10). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua kepada 451 orang pegawai, Senin (6/10). Acara penyerahan SK berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Lingga dan dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lingga, Armia, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya penyerahan SK tersebut. Ia menegaskan, status kepegawaian seluruh PPPK tahap kedua kini sudah sah secara hukum.

“Hari ini kita sudah lega karena PPPK tahap kedua telah dilaksanakan dan status mereka sudah resmi,” ujar Armia.

Armia juga memastikan, Pemkab Lingga akan segera menuntaskan pembayaran gaji dua bulan yang sempat tertunda. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memenuhi seluruh hak para pegawai yang telah resmi diangkat.

“Yang belum dibayarkan dua bulan, insyaallah akan segera kami bayar,” tegasnya.

Menurut Armia, dengan penyerahan SK ini, seluruh persoalan administrasi PPPK sudah terselesaikan. Ia menyebut Pemkab Lingga berupaya memberikan kepastian dan kejelasan status kerja bagi seluruh pegawai yang telah lulus seleksi.

Selain itu, Pemkab Lingga juga menyiapkan penempatan bagi 25 guru yang sudah lulus tahap pertama namun belum memperoleh formasi tetap. Mereka akan ditempatkan sementara secara paruh waktu, sambil menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

“Untuk guru formasinya berbeda dan terus menyesuaikan kebutuhan,” kata Armia.

Armia turut menyoroti kekurangan tenaga kesehatan di sejumlah pustu dan polindes di wilayah Kabupaten Lingga. Ia berharap, formasi PPPK tahun 2026 kembali dibuka untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Kami berharap tahun depan formasi untuk tenaga kesehatan bisa dibuka kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, mengenai sistem gaji bagi pegawai paruh waktu, Pemkab Lingga masih menunggu arahan resmi dari pusat. Namun, besaran gaji akan menyesuaikan dengan status terakhir pegawai, baik sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT).

“Kalau sebelumnya THL, maka gajinya sesuai THL. Kalau PTT, maka disesuaikan dengan gaji PTT,” tutup Armia. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Pemkab Lingga Serahkan SK PPPK Tahap Kedua ke 451 Pegawai, Janji Bayar Gaji Tertunda pertama kali tampil pada Kepri.

Amsakar Dorong Batik Batam Jadi Sumber Ekonomi Baru di Tengah Dominasi Industri

0
Walikota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra, Ketua Dekranasda Batam Erlita Amsakar, Nenny Dwiana Nyanyang berfoto dengan para model pada acara pembukaan Batam Batik Fashion Week 2025 di Dataran Engku Putri Batam Center, Kamis (2/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dalam geliat industri dan investasi yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Batam, Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mulai menenun arah baru pembangunan kota: memperkuat ekonomi kreatif sebagai poros pertumbuhan masa depan.

Langkah itu terlihat dalam gelaran Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2025 yang berlangsung meriah di Dataran Engku Putri, Batam Center, Sabtu (4/10) malam. Acara ini menjadi simbol kebangkitan karya lokal sekaligus ajang promosi ekonomi kreatif, di mana para desainer, pelaku UMKM, dan pengrajin batik Batam tampil percaya diri memamerkan karya terbaik mereka.

Tidak hanya model profesional yang berjalan di atas catwalk, Amsakar beserta istrinya, Erlita Amsakar, juga tampil mengenakan batik khas Batam bernuansa modern. Sejumlah kepala OPD, anggota DPRD, dan tokoh masyarakat turut ambil bagian.

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1 Juta Orang

Amsakar menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batam yang berhasil menyukseskan penyelenggaraan BBFW 2025.

“BBFW bukan hanya ajang fashion, tapi wadah untuk memperkuat nilai ekonomi para pelaku kreatif di Batam. Kegiatan seperti ini memberi multiplier effect yang besar bagi pengrajin batik, UMKM, dan IKM,” ujar dia.

Ia menilai, geliat batik Batam kini mulai terasa nyata. Sejak peluncuran Batik Barelang dua bulan lalu, omzet pengrajin lokal meningkat pesat hingga mencapai Rp1,4 miliar. Angka itu membuktikan bahwa ekonomi kreatif memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik dan didukung penuh oleh pemerintah.

Lebih jauh, Amsakar ingin menjadikan batik Batam sebagai identitas dan ikon ekonomi daerah. Dengan karakter motif yang merepresentasikan semangat maritim, modernitas, dan multikulturalisme, batik Batam diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga menautkan pengembangan batik dengan potensi pariwisata Batam yang terus tumbuh. Tahun 2024, Batam mencatat kunjungan 1,3 juta wisatawan mancanegara dan 3,3 juta wisatawan domestik, total 4,6 juta orang. Menurutnya, jika setiap wisatawan membawa batik Batam sebagai cendera mata, maka dampak ekonominya akan luar biasa.

“Bayangkan kalau setiap wisatawan membeli selembar batik Batam, itu bukan hanya penjualan, tapi juga promosi yang akan membawa nama Batam ke dunia,” kata Amsakar.

Baca Juga: Ibu dan Bayi Nyaris Jadi Korban Ambruknya Ruko di Tanjungriau

Ia pun mengajak sektor perhotelan, restoran, dan pelaku industri lainnya untuk bersama menjadikan batik Batam sebagai bagian dari identitas kota. Sinergi antar sektor diyakininya akan memperkuat pondasi ekonomi kreatif dan mengurangi ketergantungan Batam pada industri manufaktur semata.

Amsakar juga menyebut antusiasme masyarakat pada BBFW 2025 sebagai tanda bahwa Batam siap bergerak ke babak baru: dari kota industri menuju kota kreatif yang berdaya saing dan berkarakter.

“Saya bahagia melihat semangat masyarakat malam ini. Batik Batam telah menjadi kebanggaan kita bersama, ikon ekonomi baru yang lahir dari tangan-tangan kreatif warga Batam,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Amsakar Dorong Batik Batam Jadi Sumber Ekonomi Baru di Tengah Dominasi Industri pertama kali tampil pada Metropolis.

Mengabdi Sejak 2005, Jasman Satpol PP Lingga Dilantik PPPK Meski Tak Bisa Melihat

0
Jasman Satpol PP
Jasman, petugas Satpol PP Kabupaten Lingga yang kehilangan penglihatan saat menerima SK PPPK Tahap 2 di Lapangan Kantor Bupati Lingga, Senin (6/10). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Langkah kaki Jasman mungkin tak lagi mantap seperti dulu, tapi semangat pengabdiannya tak pernah padam. Setelah hampir dua dekade mengabdi di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lingga, pria asal Dabo Singkep ini akhirnya resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bagi Jasman, pelantikan itu bukan sekadar pengakuan atas masa pengabdian panjangnya sejak 2005, melainkan juga simbol keteguhan hati di tengah ujian hidup yang berat yakno kehilangan penglihatan.

Jasman memulai kariernya di Satpol PP Kabupaten Lingga dua puluh tahun silam sebagai tenaga honorer. Bertahun-tahun ia bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Dabo Singkep, hingga kemudian diangkat menjadi Pegawai Tidak Tetap (PTT).

“Dari awal saya memang ingin mengabdi di pemerintahan. Walaupun statusnya masih honorer, saya jalani dengan ikhlas,” ujarnya pelan, Senin (6/20).

Sekitar setahun lalu, hidup Jasman berubah drastis. Malam itu, ketika tengah piket jaga, tubuhnya terasa tidak enak. Ia meminta izin pulang lebih awal dan menggantikan posnya dengan rekan kerja.

“Saya sudah bilang ke rekan, kalau tidak diizinkan, saya siap menerima sanksi. Saya hanya merasa tidak enak badan,” kenangnya.

Namun, keesokan harinya menjadi hari yang tak pernah ia lupakan. Saat membuka mata, dunia tiba-tiba gelap. Pandangannya hilang, dan sejak hari itu, Jasman tak lagi bisa melihat.

Hari-hari pertama setelah kehilangan penglihatan terasa berat. Jasman sempat diliputi rasa putus asa. Namun, dukungan dari istri dan tiga anaknya membuatnya kembali kuat.

“Istri dan anak-anak saya tidak pernah berhenti menyemangati. Mereka bilang saya masih kepala keluarga, masih bisa berbuat banyak,” ucapnya dengan suara bergetar.

Dengan semangat itu, Jasman kembali ke posnya. Kini, meski tanpa penglihatan, ia tetap bertugas sebagai petugas piket jaga di Pos Satpol PP Dabo Singkep.

Bagi Jasman, bekerja bukan sekadar mencari nafkah, melainkan wujud pengabdian kepada masyarakat dan Tuhan. Karena itu, saat namanya diumumkan sebagai penerima SK PPPK, air matanya tumpah.

“Rahmat Tuhan itu nyata. Kalau kita berdamai dengan keadaan, semua jadi mungkin. Alhamdulillah, walaupun saya tidak bisa melihat, saya masih diberi kesempatan untuk mengabdi,” katanya haru.

Jasman mengaku perasaannya campur aduk. Senang, sedih, haru, dan syukur menyatu di satu waktu. Ia tak pernah menyangka perjuangannya selama 20 tahun, bahkan dalam keterbatasan, akan berbuah pengakuan sebagai aparatur negara.

Reporter: Vatawari 

Artikel Mengabdi Sejak 2005, Jasman Satpol PP Lingga Dilantik PPPK Meski Tak Bisa Melihat pertama kali tampil pada Kepri.

Ibu dan Bayi Nyaris Jadi Korban Ambruknya Ruko di Tanjungriau

0
Ruko Devin Premier Marina di Kelurahan Tanjungriau, Sekupang, ambruk Jumat (3/10). F.Eusebius Sara

batampos – Hujan deras disertai angin kencang pada Jumat (3/10) siang nyaris menelan korban di Komplek Devin Premier, Kelurahan Tanjungriau, Sekupang. Deretan ruko dua lantai di kawasan tersebut tiba-tiba ambruk sekitar pukul 14.30 WIB, sesaat setelah hujan reda. Dari delapan unit ruko, tujuh di antaranya ambruk parah, sementara satu lainnya mengalami kerusakan sebagian.

Salah satu penghuni, seorang ibu yang akrab disapa Cece bersama bayi kecilnya, berada di dalam ruko yang rusak separuh tersebut saat kejadian. “Cece sama anak bayinya ada di dalam, tapi syukurlah mereka selamat, tidak apa-apa,” ujar Risma, warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu. Warga sekitar sempat panik karena suara reruntuhan terdengar cukup keras dan debu tebal mengepul dari lokasi.

Ruko yang dihuni Cece menjadi satu-satunya unit yang sudah ditempati di deretan bangunan tersebut, selain satu unit lain yang digunakan sebagai gudang penyimpanan mesin ATM. Saat kejadian, hanya Cece dan bayinya yang berada di lokasi, sementara gudang dalam keadaan kosong.

“Untung waktu itu dia tidak di bagian depan, karena bagian depan itu yang langsung ambruk,” kata Risma lagi.

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1 Juta Orang

Pantauan di lapangan menunjukkan, bagian depan deretan ruko dua lantai itu hancur total. Dinding, tiang, dan rolling door ruko runtuh menimpa trotoar di depan bangunan. Meskipun atap spandek masih menempel di bagian belakang, fondasi dan struktur bawah bangunan tampak tidak kuat menahan beban material di atasnya.

Sejumlah warga menduga, kualitas fondasi dan struktur bangunan yang tidak kokoh menjadi penyebab utama ambruknya ruko tersebut. “Kayaknya fondasinya kurang kuat, karena bagian bawahnya seperti rapuh. Hujan deras mungkin bikin tanahnya lembek,” ungkap salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena tujuh unit ruko rusak berat dan satu unit rusak sebagian. Warga berharap pemerintah dan pengembang perumahan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan di kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: Tujuh Ruko di Tanjung Riau Ambruk Usai Hujan Deras, Polisi Selidiki Developer

Pihak kepolisian dari Polsek Sekupang telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Petugas memasang garis pembatas di sekitar area ruko yang ambruk untuk mencegah warga mendekat.

Hingga Minggu (5/10), sejumlah warga masih memantau lokasi dengan rasa was was. Beberapa penghuni di sekitar kawasan Devin Premier memilih tidak beraktivitas dekat bangunan itu karena khawatir ada bagian lain yang ikut roboh. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan kualitas konstruksi, terlebih di kawasan padat yang terus berkembang pesat seperti di Sekupang. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Ibu dan Bayi Nyaris Jadi Korban Ambruknya Ruko di Tanjungriau pertama kali tampil pada Metropolis.

Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1 Juta Orang

0
Ilustrasi: Sejumlah wisatawan tengah menikmati kesenian kuda kepang yang tampil di pondok wisata Golden Prawn Bengkong, Minggu (18/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kota Batam terus menunjukkan performa gemilang di sektor pariwisata. Hingga Agustus 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam telah menembus 1.008.609 orang, berdasarkan data terbaru dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

Dari total tersebut, wisatawan asal Singapura masih mendominasi dengan 485.889 kunjungan, disusul Malaysia sebanyak 256.035 kunjungan, dan Tiongkok di posisi ketiga dengan 35.362 kunjungan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan capaian ini menjadi bukti kuat bahwa Batam tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan luar negeri, terutama dari kawasan Asia Tenggara.

“Alhamdulillah, pariwisata Batam semakin membaik. Ini tentu berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, pelaku pariwisata, serta dukungan masyarakat. Keamanan yang terjaga, kekompakan stakeholder, dan bertambahnya akses, amenitas, serta atraksi menjadi faktor utama Batam semakin maju di sektor pariwisata,” ujarnya, Minggu (5/10).

Ardi menambahkan, memasuki penghujung tahun, berbagai agenda wisata telah disiapkan untuk terus menggerakkan sektor pariwisata Batam. Sejumlah event besar seperti Batam Golf Tournament, Bajafash, dan Beratap Langit akan kembali digelar, melengkapi rangkaian kegiatan musik dan sport tourism yang sebelumnya sukses menarik perhatian wisatawan, seperti Batam Batik Fashion Week (BBFW).

Berdasarkan data Disbudpar, puncak kunjungan terjadi pada Juni 2025 dengan total 167.469 wisatawan, seiring banyaknya agenda wisata dan momentum libur panjang yang dimanfaatkan wisatawan asal Singapura dan Malaysia untuk berkunjung ke Batam.

Selain tiga negara utama tersebut, sejumlah negara lain juga turut berkontribusi terhadap arus kunjungan, di antaranya India (29.834 kunjungan), Filipina (17.199 kunjungan), Myanmar (17.386 kunjungan), Korea Selatan (12.195 kunjungan), serta wisatawan dari Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Vietnam dengan total mencapai puluhan ribu kunjungan.

Sementara itu, kategori wisatawan dari negara lainnya mencatat 133.198 kunjungan selama periode Januari hingga September 2025, menunjukkan keberagaman pasar wisata Batam yang semakin luas.

“Target kami hingga akhir tahun adalah mempertahankan tren positif ini dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha dan operator kapal penyeberangan,” tambah Ardi.

Disbudpar Batam optimistis, dengan masih adanya sejumlah agenda wisata besar hingga Desember 2025, jumlah kunjungan wisman akan terus bertambah dan melampaui capaian tahun sebelumnya.

Sementara itu bedasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kota Batam pada Agustus 2025 mencapai 146.897 kunjungan. Angka ini mengalami kenaikan 18,92 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu Juli 2025 yang mencatat 123.526 kunjungan.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan bahwa peningkatan tersebut juga terlihat signifikan secara tahunan. Jika dibandingkan dengan Agustus 2024, kunjungan wisman ke Batam naik 22,23 persen.

“Kunjungan wisman selama Agustus 2025 ke Batam tercatat melalui seluruh pintu masuk, seperti Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura, Harbour Bay, Pelabuhan Internasional Sekupang, dan Bandara Hang Nadim,” ujar Eko.

Menurutnya, wisatawan asal Singapura masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan ke Batam, dengan porsi 48,93 persen dari total kunjungan atau 71.878 wisatawan. Diikuti oleh Malaysia sebanyak 36.983 kunjungan (25,18 persen), Cina 5.177 kunjungan (3,52 persen), dan India 3.990 kunjungan (2,72 persen).

Negara lain yang juga berkontribusi terhadap kunjungan ke Batam di antaranya Myanmar (2.386 kunjungan), Filipina (2.224 kunjungan), Korea Selatan (2.053 kunjungan), Jepang (1.176 kunjungan), Inggris (955 kunjungan), dan Vietnam (905 kunjungan).

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2025 tercatat rata-rata 48,05 persen, turun 1,45 poin dibanding Juli 2025 (49,50 persen).

Untuk Kota Batam sendiri, TPK hotel berbintang mencapai 53,82 persen, atau menurun 2,64 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 56,46 persen.

Dari sisi nasional, TPK hotel berbintang di Kepri masih lebih rendah 2,46 poin dibanding rata-rata nasional yang mencapai 50,51 persen.“Meski ada penurunan, TPK hotel di Batam masih berada di atas rata-rata provinsi dan menunjukkan tren stabil di atas 50 persen,” tutup Eko. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1 Juta Orang pertama kali tampil pada Metropolis.

Pasar Kota Wonogiri Terbakar Dini Hari, Ini Kronologi dan Dugaan Penyebabnya

0
Pasar Kota Wonogiri terbakar Senin dini hari.

batampos – Suasana dini hari di Kota Wonogiri mendadak mencekam pada Senin (6/10), ketika api besar melahap Pasar Kota Wonogiri. Pasar kota ini menjadi salah satu pusat ekonomi terbesar di wilayah tersebut.

Menurut laporan dari warga setempat, ada bau terbakar sekitar pukul 01.30 – 02.00 WIB. Api mulai menyebar sekira pukul 02.30.

Api diduga berasal dari lantai dua pasar setempat. Namun, banyak dagangan di lantai dua Pasar Kota Wonogiri yang tidak bisa diselamatkan.

Dari sana api juga meluas dengan cepat ke lantai tiga dan menjalar ke lantai satu di beberapa bagian.

Tim pemadam kebakaran Wonogiri bekerja keras memadamkan api agar tidak merembet lebih luas. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.

Bupati Wonogiri mengatakan dugaan awal kebakaran karena korsleting listrik di lantai dua tengah pasar, dikutip dari Radar Solo, Senin (6/10).

Masih dilakukan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran besar ini. Ini bukan kebakaran pertama kali.

Kebakaran kali ini mengingatkan pada insiden serupa yang terjadi 23 tahun silam, tepatnya tahun 2002. Pasar lama juga terbakar hebat sebelum dibangun kembali menjadi bangunan tiga lantai seperti sekarang.(*)

 

Reporter: Juliana Belence

Artikel Pasar Kota Wonogiri Terbakar Dini Hari, Ini Kronologi dan Dugaan Penyebabnya pertama kali tampil pada News.

Pamer Hidup Glamor di Medsos, Lisa Yulia Eks Direktur PT BDP Kini Jadi Tersangka Korupsi

0
Penampakan Lisa Yulia mengenakan masker dan rompi setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi PNBP. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Dulu tampil glamor di media sosial, kini Lisa Yulia, mantan Direktur PT Bias Delta Pratama (BDP), harus mendekam di tahanan Kejaksaan.

Perempuan yang tak jarang memamerkan gaya hidup mewah di Instagram itu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) jasa pemanduan dan penundaan kapal di pelabuhan wilayah Batam tahun 2015-2021.

Kasus ini ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri). Dari hasil penyidikan, Lisa diduga terlibat dalam praktik korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar USD 272.492 atau sekitar Rp4,5 miliar.

Lisa diketahui menjabat sebagai Direktur PT BDP pada 2016, 2018, dan 2019. Berdasarkan hasil pemeriksaan, PT BDP menjalankan kegiatan pemanduan dan penundaan kapal tanpa kerja sama operasional (KSO) dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam, sehingga BP Batam tidak menerima bagi hasil sebagaimana mestinya.

“Perkara ini merupakan lanjutan dugaan korupsi PNBP. Sebelumnya, kita sudah menahan dua tersangka lainnya, yaitu Ahmad Jauhari dan Suyono,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri, Yusnar Yusuf, Senin (6/10).

Yusnar menjelaskan, perkara ini berkaitan dengan kasus sebelumnya yang menjerat beberapa pihak, di antaranya Allan Roy Gemma, Syahrul, Hari Setyobudi, dan Heri Kafianto, yang telah lebih dulu diproses hukum.

Kini, Lisa resmi ditahan di Rutan Tanjungpinang bersama dua tersangka lain sejak 3 Oktober 2025. Ia dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, yang mengatur penyalahgunaan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain.

Namun, sebelum kasus ini mencuat, Lisa Yulia sudah lebih dulu populer di dunia maya. Akun Instagram pribadinya, @lisayulia, menampilkan kehidupan yang serba glamor, dari liburan ke luar negeri, koleksi tas dan perhiasan bermerek, hingga pose di kafe dan hotel mewah.

Unggahan-unggahan itu sempat menarik perhatian warganet, hingga akhirnya mencuat ke publik bersamaan dengan penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi.

Kini, citra kemewahan itu kontras dengan kenyataan yang dihadapinya. Perempuan yang dulu tampil dengan gaya hidup berlimpah kini harus mempertanggungjawabkan dugaan korupsi miliaran rupiah yang menjeratnya.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Pamer Hidup Glamor di Medsos, Lisa Yulia Eks Direktur PT BDP Kini Jadi Tersangka Korupsi pertama kali tampil pada Kepri.

Meteor Cukup Besar Jatuh di Laut Jawa, BRIN Berikan Penjelasan

0
Foto beredar dengan narasi sebuah meteor yang jatuh di wilayah Cirebon Foto : ist net

batampos – Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaludin membenarkan adanya meteor yang melintas di wilayah Kuningan dan Cirebon pada Minggu, (5/10) malam. Hal itu ia simpulkan berdasarkan kesaksian warga dan laporan BMKG Cirebon.

“Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas memasuki wilayah Kuningan,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (6/10).

Ia mengatakan, meteor yang cukup besar itu ditandai dengan adanya dentuman yang didengar warga di wilayah Kuningan dan Kabupaten Cirebon.

“Terdeteksi adanya getaran oleh BMKG Cirebon (ACJM) pada pukul 18:39:12 WIB,” tuturnya.

Adapun jatuhnya meteor itu sendiri, Thomas mencatat bahwa batuan besar itu jatuh di Laut Jawa.

Thomas memastikan tak ada dampak kerusakan akibat meteor yang melewati langit Kuningan hingga Kabupaten Cirebon. Meteor itu kemudian diketahui jatuh di Laut Jawa, Minggu (5/10) malam.

“Tidak ada dampak kecuali gangguan dari gelombang kejutnya,” ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (6/10).

Hanya saja, dampak dari gangguan gelombang kejut meteor yang melewati langit Cirebon disebut Thomas tak terlalu besar.

“Kalau ukuran yang lebih besar lagi, seperti yang terjadi di Chelyabinsk, Rusia pada 2013 (ukuran 17 meter) gelombang kejutnya merusakkan bangunan,” tuturnya.

“Kalau yang agak kecil, seperti di Bone 2008 (ukuran 10 meter) hanya menggetarkan jendela kaca rumah,” sambung Thomas.

Ia menegaskan bahwa fenomena jatuhnya meteor ke bumi yang terlihat di langit Cirebon merupakan hal wajar.

“Batuan di antariksa sangat banyak. Sewaktu-waktu ada yang berpapasan dengan bumi yang terlihat sebagai meteor. Semakin besar ukurannya, semakin jarang terjadinya,” pungkas Thomas. (*)

Artikel Meteor Cukup Besar Jatuh di Laut Jawa, BRIN Berikan Penjelasan pertama kali tampil pada News.

Siswa MTsN 1 Batam Ukir Prestasi Internasional, Juara 1 Robot Sumo di Malaysia

0
Pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Batam, Keanu Al Rucci berswafoto dengan medali setelah menjuarai kompetisi Rotation Robotics Talent Competition 2025 untuk kategori Sumo Robot Senior 1 kg yang digelar di Royal Military College, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (4/10) lalu. F. Kemenag Kepri

batampos-Pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Batam, Keanu Al Rucci mengukir prestasi internasional. Ia berjaya menjadi terbaik 1 dalam ajang bergengsi Rotation Robotics Talent Competition 2025 untuk kategori Sumo Robot Senior 1 kg pada ajang yang digelar di Royal Military College, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (4/10) lalu.

Kemenangan ini terasa makin istimewa lantaran ini merupakan partisipasi pertama MTsN 1 Batam dalam ajang robotik tingkat internasional tersebut. Kepala Bidang (Kabid) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri, Zulkarnain, mewakili Kepala Kanwil menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas raihan gemilang ini.

“Kami mengucapkan tahniah yang setinggi-tingginya kepada ananda Keanu Al Rucci dan seluruh keluarga besar MTsN 1 Batam atas perolehan juara 1 lomba robotik internasional ini,” ujar Zulkarnain, Minggu (5/10).

BACA JUGA: Puskemas Teluk Sasah Minta SPPG Lobam Perhatikan Waktu Pengemasan hingga Pengiriman MBG agar Tidak Bau

Perjalanan menuju podium juara ini bukanlah tanpa persiapan. Keanu, siswa Kelas 9.3 Program Cendikia, telah menjalani persiapan terstruktur sejak 5 Agustus 2025. Meskipun baru pertama kali tampil, tim MTsN 1 Batam melakukan persiapan yang terstruktur seperti koordinasi ahli, perakitan robot, dan strategi tanding.

Sebagai informasi, tim melakukan koordinasi intensif dengan pengajar robotik dari Surabaya yang selama ini memberikan materi secara daring, didukung penuh oleh pembimbing guru dari MTsN 1 Batam. Dalam perakitan robot, Tim Robotik MTsN 1 Batam berfokus padanpenyiapan robot Sumo Senior 1 kg, yang menuntut ketelitian dalam desain mekanik dan pemrograman.

Sementara dalam strategi tanding, guru pembimbing yang mendampingi Keanu ke Malaysia, menyusun strategi matang untuk memenangkan setiap babak pertandingan. Keanu Al Rucci, yang dikenal aktif di ekstrakurikuler robotik, mengungkapkan bahwa dukungan penuh merupakan kunci utama keberhasilannya.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari support system terbesar yang saya miliki,” ujar Keanu.

Dukungan tersebut datang dari orang tua, Kepala MTsN 1 Batam Khairina, serta para pembina ekstrakurikuler robotik Erlina Susilowati, dan Rahmat Hidayat. Seluruh keluarga besar MTsN 1 Batam turut memberikan semangat, yang menjadi motivasi Keanu untuk berprestasi di tingkat global.

Kemenangan ini membuktikan bahwa peserta didik dari madrasah di Batam memiliki kemampuan yang mumpuni untuk bersaing dan unggul di bidang teknologi dan robotika internasional.(*)

Reporter: Jailani

Artikel Siswa MTsN 1 Batam Ukir Prestasi Internasional, Juara 1 Robot Sumo di Malaysia pertama kali tampil pada Kepri.