Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1044

Kalah Dari Arab Saudi 2-3, Ini Skenario Indonesia Bisa Menjadi Juara Grup

0
Timnas Indonesia langsung menjadi juru kunci grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia usai menelan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi pada laga pembuka. (Dok: Timnas Indonesia)

batampos – Timnas Indonesia harus menagkui keunggulan Arab Saudi setelah kalah 2-3 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Pada laga pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (9/10) dini hari WIB.

Laga berjalan sengit dan menegangkan sejak menit awal. Arab Saudi lebih banyak menekan dan bermain agresif karena bermain di kandang sendiri. Namun kejutan terjadi pada menit ke-11, Indonesia justru unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Kevin Diks setelah Hassan Al Tambakti handball di area kotak penalti saat proses terjadi tendangan bebas bagi skuad Garuda.

Sayang keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Enam menit setelahnya, tepatnya di menit-17, Arab Saudi berhasil menyamkan kedudukan melalui Saleh Abu Al Shamat lewat tendangan dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sisi kanan gawang Maarten Paes.

Arab Saudi berbalik unggul 2-1 lewat penalti Feras Al Buraikan. Sebelumnya, Yakob Sayuri dianggap melakukan pelanggaran di kotak penalti karena menarik baju pemain Arab Saudi. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Pada menit ke-62, Arab Saudi memperlebar jarak menjadi 3-1 lewat gol kedua Feras Al Buraikan melalui tendangan bola rebound hasil tendangan keras Saleh Abu Al Shamat yang masih mampu ditepis Maarten Paes. Skor berubah menjadi 3-1.

Maarten Paes tampil cemerlang pada laga kali ini lewat penyelamatan krusial dengan menggagalkan beberapa peluang Arab Saudi lewat Salem Al Dawsari dan Saleh Al Shehri.

Kluivert melakukan pergantian pemain di menit ke-64 dengan memasukkan Thom Haye dan Ole Romeny. Dua pemain ini membuat serangan Indonesia lebih berbahaya.

Upaya keras Indonesia akhirnya berbuah hasil pada menit ke-86. Wasit memberi penalti setelah pemain Arab Saudi melakukan handball di kotak penalti. Kevin Diks kembali menjadi algojo dan kembali mencetak gol, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.

Arab Saudi harus bermain dengan 10 pemain setelah Mohamed Kanno mendapat kartu merah akibat akumulasi kartu kuning. Namun waktu tersisa tak cukup bagi Indonesia untuk mencuri poin di Jeddah.

Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Arab Saudi. Dengan hasil ini, Indonesia berada di posisi juru kunci grup B dengan nol poin. Arab Saudi untuk sementara berada di puncak klasemen dengan tiga poin.

Selanjutnya, Indonesia akan melawan Irak pada Minggu (12/10) pukul 02.30 WIB. Walaupun kalah, namun Indonesia masih berpeluang menjadi juara grup B. Inilah satu-satunya syarat Indonesia menjadi juara grup B.

Indonesia menjadi juara grup dengan 3 poin (menang atas Irak dan kalah lawan Arab Saudi)

Timnas Indonesia lolos jika dan hanya jika menang atas Irak dan kalah lawan Arab Saudi.

Dan salah satu hasil di bawah ini:

– Irak menang atas Arab Saudi, namun Indonesia unggul selisih gol, contoh:

Indonesia 2 Vs 3 Arab Saudi.
Indonesia 2 Vs 0 Irak.
Irak 1 Vs 0 Arab Saudi.

– Irak menang atas Arab Saudi dengan selisih gol sama dengan Indonesia, namun jumlah gol Indonesia lebih unggul, contoh:

Indonesia 2 Vs 3 Arab Saudi.
Indonesia 2 Vs 1 Irak.
Irak 1 Vs 0 Arab Saudi.

Walau mempunyai selisih gol sama, namun Indonesia mencetak gol lebih banyak (4 gol) daripada Arab Saudi (3 gol).

– Irak menang atas Arab Saudi dengan selisih gol dan jumlah gol sama dengan Indonesia, namun Indonesia unggul fairplay points, contoh:

Indonesia 2 Vs 3 Arab Saudi.
Indonesia 3 Vs 2 Irak.
Irak 3 Vs 2 Arab Saudi.

Fairplay points adalah jumlah kartu yang diterima suatu tim, kriteria sebagai berikut:

Kartu kuning pertama: -1 poin.
Kartu kuning kedua/kartu merah tidak langsung: -3 poin.
Kartu merah langsung: -4 poin.
Kartu kuning dan kartu merah langsung: -5 poin.

Jika Timnas Indonesia mendapatkan 2 kartu kuning dan 1 kartu merah langsung selama ronde 4, Indonesia dapat pengurangan 6 poin, sedangkan jika Irak mendapatkan 3 kartu kuning dan 1 kartu merah langsung, Irak dapat pengurangan 7 poin dan Arab Saudi mendapatkan 2 kartu merah langsung, maka mendapatkan pengurangan 8 poin. Indonesia akan menjadi juara grup.

– Irak menang atas Arab Saudi dengan selisih gol sama, jumlah gol sama, dan fairplay points sama dengan Indonesia, siapa yang akan jadi juara grup ditentukan dengan undian, contoh :

Indonesia 2 Vs 3 Arab Saudi.
Indonesia 3 Vs 2 Irak.
Irak 3 Vs 2 Arab Saudi.

Artikel Kalah Dari Arab Saudi 2-3, Ini Skenario Indonesia Bisa Menjadi Juara Grup pertama kali tampil pada Olahraga.

Hadapi Keterbatasan Lahan, Amsakar Siapkan Skema Baru Pengelolaan Parkir di Batam

0
Ilustrasi. Juru parkir saat mengatur kendaraan yang akan meninggalkan area parkir di Batamcentre. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan perlunya penataan ulang sistem parkir di Batam seiring dengan keterbatasan ketersediaan lahan di kota industri tersebut.

Menurutnya, arah pengembangan Batam ke depan menuntut efisiensi pemanfaatan ruang, terutama di sektor-sektor publik seperti fasilitas parkir.

“Teori besar tentang pengembangan Batam adalah lahan yang semakin terbatas dan harus dimanfaatkan secara efisien,” katanya, Selasa (7/10).

Baca Juga: Kisah FM, Wanita Muda yang Kehilangan Janin Akibat Dugaan Kekerasan Oknum Polisi

Ia menjelaskan, kecenderungan pembangunan kota ke depan akan bergeser dari pola horizontal menuju vertikal. Artinya, tata ruang di Batam akan diarahkan untuk memaksimalkan penggunaan lahan dengan sistem bangunan bertingkat, termasuk dalam pengelolaan parkir.

“Yang belum betul-betul tersentuh ada sekitar 160 hektare lahan. Kita harapkan ketika lahan itu didapat oleh pelaku usaha, mereka dapat membuat tata kelola parkir yang layak dan nyaman di lokasi itu,” kata Amsakar.

Ranah pengelolaan parkir sebenarnya berada di tangan pemilik lahan, kecuali untuk area publik seperti jalan umum. Karena itu, pihaknya mendorong agar setiap pengembang dan pelaku usaha di Batam menyiapkan lahan parkir yang memadai di kawasan masing-masing.

“Ranah parkir ini sebenarnya menjadi pemilik lahan, kecuali di jalan umum. Ke depan, pola seperti itu yang akan kita dorong, karena ketersediaan lahan terbatas sementara kebutuhan publik terus bertambah,” kata dia.

Baca Juga: Ini 5 Pelabuhan Feri Internasional di Batam Tujuan Singapura dan Malaysia

Amsakar menilai, penataan parkir yang terintegrasi dan dikelola secara profesional dapat menjadi bagian dari strategi besar untuk menata wajah kota Batam agar lebih modern dan efisien. “Kita ingin ada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan publik,” tambahnya.

Langkah ini dapat mengurangi beban lalu lintas dan kemacetan di sejumlah titik yang kerap disebabkan oleh parkir liar. Pemerintah, kata Amsakar, akan menyiapkan kebijakan yang mendukung pengelolaan parkir berbasis kawasan sekaligus menjaga kepastian hukum bagi pelaku usaha.

“Dengan konsep efisiensi lahan dan tata kelola yang jelas, kita ingin menciptakan Batam yang lebih tertib, teratur, dan berdaya saing,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Hadapi Keterbatasan Lahan, Amsakar Siapkan Skema Baru Pengelolaan Parkir di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Sejumlah Tokoh Soroti Persoalan Kepemimpinan

0
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) di dampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR – DPD Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

batampos – Sejumlah tokoh hadir dalam dialog Forum Warga Negara di Jakarta awal pekan ini. Mereka terdiri atas pemikir kebhinekaan Sukidi, Budiman Tanuredjo, hingga Sudirman Said.

Lewat dialog tersebut mereka turut menyoroti persoalan kepemimpinan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang akan genap setahun pada 20 Oktober.

Sukidi yang dikenal melalui tulisan-tulisannya di sejumlah media massa nasional menyampaikan bahwa Presiden Prabowo seperti berada dalam dunianya sendiri. Beberapa persoalan seperti absennya empati elite terhadap penderitaan rakyat telah memicu pembangkangan sipil. Jika tidak ditangani, dikhawatirkan akan ada ledakan kemarahan publik.

”Jika ini tidak lekas diatasi, saya khawatir kita seperti sedang menunda waktu saja bagi munculnya ledakan kemarahan publik yang lebih besar,” ungkap dia dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu (8/10).

Menurut Sukidi, republik harus beradab. Sebab, republik tanpa keadaban sama saja bukan republik. Dalam kesempatan yang sama, jurnalis senior Budiman Tanuredjo menyampaikan bahwa saat ini istilah pengurus negara mestinya diarusutamakan sebagai antitesis dari pemimpin atau penguasa negara.

Seperti Sukidi, Budiman juga menyoroti DPR yang dia nilai sudah kehilangan daya representasi rakyat.

”Sepuluh jiwa melayang pada rusuh Agustus, ke mana parlemen? Mereka tak bersuara,” sesal Budiman.

Keterangan itu disampaikan merujuk pada aksi massa yang terjadi di Jakarta dan berbagai daerah lainnya pada akhir Agustus lalu. Dalam aksi tersebut, korban meninggal dunia berjatuhan. Termasuk di Jakarta.

Seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) yang digunakan aparat untuk mengamankan jalannya aksi.

Sudirman Said yang turut hadir dalam dialog itu menyampaikan bahwa setahun pemerintahan Prabowo-Gibran sangat dinamis. Menurut dia, sedikitnya ada 4 tantangan besar bagi presiden dan wakil presiden. Yakni demokrasi yang kering substansi, ketimpangan ekonomi, rusaknya ekologi, serta maraknya korupsi; kolusi; dan nepotisme.

”Praktik korupsi kita hari ini levelnya bukan saja memeras atau merampas hak manusia. Tapi, juga hak Tuhan,” kata Sudirman Said.

Sudirman pun mempertanyakan akar atau sumber persoalan yang terjadi di Indonesia saat ini. Menurut dia, gaya penyelesaian problem nasional selama ini ibarat pemadam kebakaran. Langkah yang diambil kerap kali reaktif, jangka pendek, dan tak menyentuh akar.

”Akar masalah kita ada pada hilangnya moral leadership,” imbuh Sudirman.

Selain Sukidi, Budiman, dan Sudirman, dalam dialog itu juga hadir aktivis anti korupsi Chandra M. Hamzah, akademisi hubungan internasional Shofwan Al Banna Choiruzzad, dan pegiat kesehatan sosial Diah S. Saminarsih yang hadir secara dalam jaringan (daring). (*)

Artikel Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Sejumlah Tokoh Soroti Persoalan Kepemimpinan pertama kali tampil pada News.

BP Batam Kunjungi RSA UGM, Siapkan RSBP Menuju Rumah Sakit Pendidikan

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Rumah Sakit BP Batam (RSBP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) di Yogyakarta pada Jumat (3/10/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya RSBP Batam dalam mempersiapkan diri menjadi Rumah Sakit Pendidikan, sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kedokteran.

Rombongan BP Batam dipimpin oleh Ariastuty Sirait, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, bersama Tanto Budiharto, Direktur RSBP Batam; Evi Bangun, Wakil Direktur Keuangan dan Umum; serta manajer dan perwakilan dokter RSBP Batam.

Kehadiran rombongan disambut oleh dr. Nurwestu Rusetiyanti, M.Kes., Sp.DVE., Subsp. Ven, Kepala Bagian Akademik dan Riset RSA UGM, serta dr. Domas Fitria Widyasari, Sp.MK, Ketua Komite Koordinasi Pendidikan RSA UGM.

Kegiatan diawali dengan paparan dan diskusi mengenai tahapan akreditasi Rumah Sakit Pendidikan, yang mencakup sistem pembelajaran, jejaring pendidikan, dan integrasi fungsi pelayanan, pendidikan, serta penelitian. Rombongan juga meninjau berbagai fasilitas akademik, seperti laboratorium keterampilan klinik, ruang diskusi mahasiswa koas, dan unit riset terpadu.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal pihaknya menuju kolaborasi dengan sejumlah universitas.

“Kami belajar banyak dari RSA UGM sebagai salah satu rumah sakit pendidikan terbaik di Indonesia. Dalam waktu dekat, kami akan bekerja sama dengan dua universitas besar di Batam agar RSBP dapat berperan sebagai rumah sakit pendidikan utama dan satelit,” ujar Ariastuty.

BP Batam berharap, melalui langkah ini, RSBP dapat segera memenuhi seluruh kriteria sebagai Rumah Sakit Pendidikan dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan serta pengembangan tenaga medis di Kepulauan Riau dan sekitarnya. (*)

Artikel BP Batam Kunjungi RSA UGM, Siapkan RSBP Menuju Rumah Sakit Pendidikan pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Kunjungi RSA UGM, Siapkan RSBP Menuju Rumah Sakit Pendidikan

0

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Rumah Sakit BP Batam (RSBP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) di Yogyakarta pada Jumat (3/10/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya RSBP Batam dalam mempersiapkan diri menjadi Rumah Sakit Pendidikan, sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kedokteran.

Rombongan BP Batam dipimpin oleh Ariastuty Sirait, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, bersama Tanto Budiharto, Direktur RSBP Batam; Evi Bangun, Wakil Direktur Keuangan dan Umum; serta manajer dan perwakilan dokter RSBP Batam.

Kehadiran rombongan disambut oleh dr. Nurwestu Rusetiyanti, M.Kes., Sp.DVE., Subsp. Ven, Kepala Bagian Akademik dan Riset RSA UGM, serta dr. Domas Fitria Widyasari, Sp.MK, Ketua Komite Koordinasi Pendidikan RSA UGM.

Kegiatan diawali dengan paparan dan diskusi mengenai tahapan akreditasi Rumah Sakit Pendidikan, yang mencakup sistem pembelajaran, jejaring pendidikan, dan integrasi fungsi pelayanan, pendidikan, serta penelitian. Rombongan juga meninjau berbagai fasilitas akademik, seperti laboratorium keterampilan klinik, ruang diskusi mahasiswa koas, dan unit riset terpadu.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal pihaknya menuju kolaborasi dengan sejumlah universitas.

“Kami belajar banyak dari RSA UGM sebagai salah satu rumah sakit pendidikan terbaik di Indonesia. Dalam waktu dekat, kami akan bekerja sama dengan dua universitas besar di Batam agar RSBP dapat berperan sebagai rumah sakit pendidikan utama dan satelit,” ujar Ariastuty.

BP Batam berharap, melalui langkah ini, RSBP dapat segera memenuhi seluruh kriteria sebagai Rumah Sakit Pendidikan dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan serta pengembangan tenaga medis di Kepulauan Riau dan sekitarnya. (*)

Artikel BP Batam Kunjungi RSA UGM, Siapkan RSBP Menuju Rumah Sakit Pendidikan pertama kali tampil pada Metropolis.

Soal Pembangunan Kantor Kelurahan, Warga Perumahan Sukajadi Tetap Menolak,  Tawarkan Alternatif Lokasi

0
Lurah Sukajadi bersama perwakilan Pemerintahan Kota Batam dan perwakilan Kejaksaan Negeri Batam melakukan pertemuan dengan warga puluhan warga Perumahan Sukajadi terkait keberatan warga atas pembangunan kantor Lurah Sukajadi yang baru, Rabu (8/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Pembangunan kantor Kelurahan Sukajadi di kawasan perumahan elit Sukajadi, Batam, menuai penolakan dari sejumlah warga. Mereka menilai lokasi pembangunan yang berada di dalam Cluster Bukit Raya 1 tidak sesuai dengan karakter lingkungan dan berpotensi mengganggu kenyamanan hunian.

Warga bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam, dan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam melakukan pertemuan di balai kantor lurah di Cluster Bukit Raya 3, Rabu (8/10). Dalam forum yang berlangsung terbuka tersebut, warga menyampaikan keberatan sekaligus menawarkan sejumlah solusi alternatif.

Perwakilan warga, Janter Pardosi, mengatakan bahwa masyarakat tidak menolak pembangunan kantor lurah secara prinsip. Namun, lokasi yang dipilih pemerintah tidak tepat karena berada di tengah kawasan perumahan yang dikenal sebagai wilayah hunian tenang dan eksklusif.

BACA JUGA: Tak Masuk Musrenbang, DPRD Minta Proyek Kantor Lurah Sukajadi Ditinjau Ulang

“Kami justru mendukung pembangunan kantor lurah. Bahkan kalau anggarannya kurang, kami siap patungan,” ujar dia.

Ia menilai masalah utamanya bukan pada niat pembangunan, melainkan pada proses penetapan lokasi yang dilakukan tanpa dialog terbuka dengan warga. Pemerintah seharusnya terlebih dahulu melakukan sosialisasi dan musyawarah bersama warga sebelum menentukan titik pembangunan.

“Kalau saya analogikan, harusnya lamaran dulu baru menikah. Jadi jangan digiring opini seolah warga elit Sukajadi menolak kantor lurah, yang kami tolak adalah tempatnya,” kata Janter.

Warga bahkan telah menyiapkan sejumlah usulan lokasi alternatif di sekitar wilayah Sukajadi yang dinilai lebih strategis dan tidak menimbulkan gangguan bagi penghuni perumahan. Tetapi, sejauh ini pemerintah belum menunjukkan tanda-tanda akan meninjau ulang keputusan tersebut.

Kabid Prasarana Bangunan Gedung Dinas CKTR Batam, Prijo Sapto Sutjahjo, menjelaskan, proyek tersebut merupakan hasil perencanaan yang telah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Pihaknya hanya bertugas melaksanakan pembangunan sesuai kontrak yang sudah disepakati.

“CKTR hanya pelaksana kegiatan. Proses perencanaan dan pengusulan lokasi sudah lebih dulu ditetapkan. Kami juga memiliki izin dan mengikuti prosedur yang ada,” kata dia.

Perubahan lokasi pembangunan tidak memungkinkan karena proyek sudah terikat kontrak kerja. “Kami sudah menanyakan kesiapan kepada pihak kelurahan dan dinyatakan siap. Karena itu, kegiatan ini harus dijalankan,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Kejari Batam, Lodhi, menyatakan secara hukum proyek yang sudah berjalan tidak bisa serta-merta dihentikan. Tapi, ia berjanji akan menyampaikan laporan warga kepada pimpinan Kejari Batam untuk dikaji lebih lanjut.

“Kehadiran kejaksaan di sini karena pembangunan kantor sudah berjalan, jadi secara aturan tidak bisa diganggu gugat. Tapi karena muncul permasalahan, laporan ini akan diteruskan ke Kajari agar dibahas bersama Pemko Batam,” katanya.

Ia juga membuka ruang bagi warga untuk melapor resmi ke Kejari Batam jika ada indikasi pelanggaran prosedur dalam pembangunan tersebut. “Silakan datang ke kejaksaan kalau ada hal-hal yang perlu diklarifikasi secara hukum,” lanjutnya.

Pembangunan kantor Lurah Sukajadi di Cluster Bukit Raya 1 diketahui telah dimulai beberapa waktu lalu dengan anggaran Rp1,3 miliar. Namun, gelombang penolakan dari warga kini membuat proyek tersebut berada di bawah sorotan. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Soal Pembangunan Kantor Kelurahan, Warga Perumahan Sukajadi Tetap Menolak,  Tawarkan Alternatif Lokasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Anambas Siapkan Pelabuhan Yacht Berstandar Internasional, Dongkrak Wisata Bahari

0
Yacht Anambas
Satu unit kapal yacht sedang berlabuh di perairan Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa beberapa waktu lalu. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata bahari. Tahun ini, Pemkab Anambas berencana membangun pelabuhan khusus kapal yacht sebagai langkah strategis menarik wisatawan mancanegara kelas premium.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan rencana tersebut muncul karena Anambas selama ini menjadi destinasi favorit wisatawan asing yang berlayar menggunakan kapal pesiar pribadi atau yacht. Sebagian besar wisatawan itu datang dari Singapura, Malaysia, Denmark, dan Australia.

“Selama ini mereka hanya bisa berlabuh di perairan depan Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa. Saat cuaca buruk, kapal sering terombang-ambing sehingga wisatawan kurang nyaman,” ujar Aneng, Rabu (8/10).

Melihat potensi besar itu, Pemkab menyiapkan desain pelabuhan yacht yang representatif dan berstandar internasional. Dua lokasi kini masuk dalam kajian utama, yaitu kawasan Padang Melang dan Temburun.

Keduanya dinilai memiliki karakter perairan yang tenang dan dekat dengan destinasi unggulan seperti Pantai Padang Melang dan Air Terjun Temburun.

“Kita tidak bisa biarkan potensi besar ini berlalu begitu saja. Anambas harus punya pelabuhan yacht yang nyaman, aman, dan berkelas dunia,” tegasnya.

Pelabuhan tersebut nantinya akan dilengkapi fasilitas lengkap seperti rest area, pusat kuliner, area pengisian bahan bakar, dan terminal mini untuk pengurusan dokumen pelayaran. Selain itu, sistem pelayanan akan terintegrasi dengan QICP (Quarantine, Immigration, Customs, and Port), sehingga wisatawan asing tak perlu berpindah tempat untuk mengurus izin masuk.

“Dengan sistem QICP, wisatawan tinggal datang, berlabuh, dan langsung menikmati keindahan Anambas tanpa repot,” tambah Aneng.

Pemerintah daerah juga berencana menggandeng investor swasta untuk mempercepat realisasi proyek ini. Pelabuhan yacht diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Anambas sekaligus pintu masuk wisatawan premium yang berdampak langsung pada ekonomi lokal.

“Anambas punya semua syarat untuk jadi destinasi bahari kelas dunia. Lautnya indah, masyarakatnya ramah, dan sekarang saatnya kita siapkan infrastrukturnya,” tutupnya.

Jika terealisasi, pelabuhan yacht berstandar internasional ini diyakini akan mengangkat pamor Anambas di mata dunia sekaligus memperkuat fondasi ekonomi berbasis pariwisata berkelanjutan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Anambas Siapkan Pelabuhan Yacht Berstandar Internasional, Dongkrak Wisata Bahari pertama kali tampil pada Kepri.

VOA 7 Hari Turunkan PNBP Imigrasi Tanjunguban 50 Persen, Wisman Justru Naik

0
Kanim Tanjunguban
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban, Adi Hadi Pianto. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Kebijakan Visa on Arrival (VOA) 7 hari yang diberlakukan sejak April 2025 di Kepulauan Riau berdampak signifikan terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban. Pendapatan dari sektor ini tercatat turun sekitar 50 persen.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban, Adi Hadi Pianto, mengatakan target PNBP tahun ini semula ditetapkan sebesar Rp53 miliar. Namun, setelah kebijakan VOA 7 hari diberlakukan, target tersebut direvisi menjadi sekitar Rp25 miliar.

“VOA 7 hari ini memang memberikan kemudahan bagi pemegang Permanent Resident (PR) Singapura untuk berkunjung ke Kepri dengan biaya lebih terjangkau, yakni Rp250 ribu. Sementara VOA 30 hari dikenakan biaya Rp500 ribu,” ujar Adi, Rabu (8/10).

Ia menjelaskan, kebijakan ini hanya berlaku di wilayah Kepri dan tidak dapat digunakan untuk masuk atau keluar dari daerah lain di Indonesia. Tujuannya, untuk meningkatkan daya saing pariwisata dan mendorong ekonomi lokal.

Meski berdampak pada turunnya PNBP, Adi menilai kebijakan ini membawa efek positif terhadap sektor wisata. Data menunjukkan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi terus meningkat dengan rata-rata 2.000 hingga 2.500 orang per minggu.

“Hingga Oktober 2025, realisasi PNBP kami baru mencapai Rp15 miliar. Masih jauh dari target Rp25 miliar, tapi kami optimis bisa tercapai,” katanya.

Ia menyebut pihaknya terus melakukan sosialisasi dan berkoordinasi dengan pengelola kawasan wisata agar menawarkan paket menarik bagi turis. “Terutama saat momen libur panjang di Singapura, kunjungan wisman biasanya melonjak dan berdampak langsung pada tingkat hunian,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel VOA 7 Hari Turunkan PNBP Imigrasi Tanjunguban 50 Persen, Wisman Justru Naik pertama kali tampil pada Kepri.

Kisah Qiao Aalbers, Pria Cina Belanda Tanpa Ibu Jari yang Jadi Inspirasi Dunia

0
Qiao Aalbers.
Qiao Aalbers yang menjadi inspirasi dunia. F. instagram.com/qiaodi_lucky_8/.

batampos – Qiao Aalbers mendadak viral di media sosial setelah kisah hidupnya yang unik dan inspiratif meledak di platform TikTok dan YouTube. Pria keturunan Tionghoa ini kini menetap di Belanda.

Ia dikenal karena terlahir tanpa kedua ibu jari, namun mampu menjalani hidup sepenuhnya dengan kreativitas luar biasa.

Dikenal dengan nama Qiao Di Aalbers yang diadopsi oleh pasangan asal Belanda saat usianya baru empat bulan. Sejak kecil yang menyadari dirinya berbeda karena tidak memiliki ibu jari di kedua tangannya.

Qiao justru melihat sebagai keunikan yang membentuk dirinya. Sikap positifnya membuat para pengikutnya memberi jempol dan ia balas dengan menggunakan sarung tangan lima jari.

Qiao memperlihatkan bagaimana ia melakukan aktivitas sehari-hari, seperti membuka botol air, menuangkan minuman, dan memegang barang hanya dengan empat jari tangan. Qiao membagikan kehidupannya melalui media sosial akun Instagramnya @qiaodi_lucky_8.

Ia bekerja sebagai guru Bahasa Inggris. Qiao menganggap kondisinya sebagai hadiah dan tidak akan mengubahnya.

“Kalau saya bangun besok dan tiba-tiba punya ibu jari, saya tidak akan mempertahankannya,” ujarnya, dikutip dari NDTV, Rabu (8/10).

Kisah Qiao menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki cara unik untuk menghadapi kehidupan. Dengan semangat pantang menyerah, ia mengubah keterbatasan menjadi inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Kisah Qiao Aalbers, Pria Cina Belanda Tanpa Ibu Jari yang Jadi Inspirasi Dunia pertama kali tampil pada News.

Kenapa Kentut Bisa Bau? Ini Penjelasan Medis dan Penyebabnya

0
Ilustrasi bau
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Kentut adalah proses alami tubuh yang dilakukan setiap orang, namun aromanya sering kali membuat orang di sekitar menutup hidung. Dalam dunia medis, kentut atau flatus merupakan hasil dari penumpukan gas di saluran pencernaan.

Gas tersebut terbentuk akibat udara yang tertelan saat makan atau minum, proses fermentasi makanan oleh bakteri di usus besar, serta reaksi kimia alami tubuh ketika mencerna protein, lemak, dan karbohidrat kompleks.

“Rata-rata manusia bisa kentut sekitar 10 hingga 20 kali per hari, dan sebagian besar gas yang keluar sebenarnya tidak berbau,” tulis Cleveland Clinic, dikutip Rabu (8/10).

Penyebab Kentut Menjadi Bau

Aroma tak sedap pada kentut disebabkan oleh senyawa sulfur yang dihasilkan selama proses pencernaan. Beberapa senyawa utama yang berperan antara lain:

1. Hidrogen sulfida (H₂S) – menimbulkan bau seperti telur busuk.

2. Metanthiol (CH₃SH) – beraroma seperti kubis busuk.

3. Dimetil sulfida (CH₃SCH₃) – berbau tajam dan tidak sedap.

Kentut yang mengandung kadar sulfur tinggi biasanya muncul setelah mengonsumsi makanan berprotein hewani seperti daging merah, telur, dan produk susu. Meski begitu, kentut berbau tidak selalu menandakan masalah kesehatan.

Namun, jika disertai gejala seperti perut kembung berlebihan, nyeri, atau perubahan pola buang air besar, hal itu bisa mengindikasikan adanya intoleransi makanan (seperti laktosa atau gluten), sindrom iritasi usus (IBS), atau bahkan infeksi bakteri di saluran pencernaan.

“Bau pada kentut bukan hal memalukan, melainkan hasil kerja bakteri usus dalam mencerna makanan kompleks. Tapi kalau aromanya berubah drastis atau frekuensinya meningkat, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter,” tulis laporan tersebut. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Kenapa Kentut Bisa Bau? Ini Penjelasan Medis dan Penyebabnya pertama kali tampil pada Lifestyle.