
batampos – Inspeksi mendadak Bupati Bintan, Roby Kurniawan, ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintan Utara pada Rabu (1/10), meninggalkan catatan penting. Dalam tinjauan ke dapur yang berlokasi di Kelurahan Tanjunguban Selatan itu, Roby menemukan keberadaan lalat.
“Iya ada beberapa lalat, tapi pihak dapur segera melengkapi alat-alat dan penutup sehingga ke depannya dapat diminimalisir,” ujar Roby.
Selain soal lalat, Roby juga menyoroti pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Menurut dia, meskipun IPAL sudah berjalan cukup baik, perlu penutupan rapat agar tidak menimbulkan potensi masalah lingkungan.
Kritik itu disampaikan di tengah apresiasi Roby terhadap dapur SPPG yang telah beroperasi tiga hari. Ia menilai penyajian makanan bergizi gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah sudah berjalan baik dan mendapat respon positif. Meski demikian, Roby menekankan aspek higienitas tidak boleh diabaikan.
“Kita akan mengawasi menu makanan yang disajikan agar sesuai standar badan gizi nasional,” katanya.
Ketua SPPG Bintan Utara, Ego Aditya Maolana, mengakui adanya temuan lalat. Ia mengatakan pihaknya akan menambah alat pengusir serangga (insect killer) di dapur. Saat ini tersedia empat unit, dan akan ditambah empat unit lagi di titik rawan.
“Kita akan menambahkan insect killer di titik-titik yang sering dikunjungi lalat,” ujar Ego.
Ego menambahkan, pihaknya juga akan memperketat kedisiplinan internal. Setiap divisi di dapur diwajibkan mengelola sampah lebih cepat agar tidak menimbulkan masalah kebersihan.
“Kami arahkan pekerja untuk langsung membersihkan sampah segera setelah selesai bekerja,” ujarnya. (*)
Reporter: Slamet Nofasusanto
Artikel Sidak Dapur SPPG, Bupati Bintan Temukan Lalat dan Soroti Kebersihan Makanan MBG pertama kali tampil pada Kepri.









