Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10574

Bagaimana Nasib Ibadah Haji 2020? Saudi Minta Umat Islam Menunggu

0

batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi meminta umat Islam menunggu kabar terbaru sebelum menyusun rencana keberangkatan haji tahun ini. Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammed Saleh Benten mengatakan, pihaknya sangat siap melayani jamaah haji maupun umrah.

”Namun, dengan kondisi saat ini, kerajaan memilih untuk memprioritaskan perlindungan kesehatan umat Islam dan warga kami. Jadi, kami meminta muslim seluruh dunia untuk menunggu sebelum membuat kontrak sampai situasinya jelas,” katanya kepada stasiun TV Al-Ekhbariya, Rabu (1/4).

Awal bulan lalu, Saudi sudah membuat keputusan besar dengan menutup pintu jamaah yang hendak umrah. Tindakan itu memunculkan kondisi ketidakpastian soal haji. Selain umrah, pemerintah Saudi menutup akses penerbangan internasional. Mulai pekan lalu, mereka juga menutup pintu masuk menuju sejumlah kota, termasuk Makkah dan Madinah.

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Achmad Rizal Purnama menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan dari otoritas Saudi. Dari berbagai komunikasi yang dilakukan, baik dengan Kedutaan Saudi di Jakarta maupun KBRI di Riyadh, informasi yang disampaikan baru seputar imbauan penundaan komitmen baru terkait pembayaran haji.

Kendati demikian, lanjut dia, Saudi berjanji segera memberikan keputusan. Mereka terus mengikuti dan mencermati perkembangan pandemi Covid-19 sebelum mengambil keputusan. ”Yang jelas, isu ini kerap kita angkat karena berkaitan dengan hajat masyarakat. Dan, pemerintah Saudi menekankan bahwa mereka terus mengikuti perkembangan.”

Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) Oman Fathurahman mengatakan, yang disampaikan menteri haji dan umrah Arab Saudi itu adalah permintaan umat Islam di penjuru dunia untuk menunda pembayaran kontrak apa pun sampai ada kepastian dari pemerintah Arab Saudi. Konteksnya adalah kontrak pelayanan haji, seperti tiket penerbangan, hotel, dan katering.

Oman mengingatkan bahwa Kemenag mendapatkan mandat undang-undang sebagai penyelenggara ibadah haji. Untuk itu, Kemenag berkomitmen menyelenggarakan haji dengan maksimal. ”Sepanjang pihak Saudi belum menyampaikan pemberitahuan secara resmi kepada Kementerian Agama terkait pembatalan haji tahun ini, kami tetap menjalani proses yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, di tengah terus bertambahnya kasus penularan korona di Indonesia, Kemenag mengubah skema pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag membatasi pelunasan BPIH hanya melalui mekanisme online atau non-teller sampai 21 April.

Kemenag juga memperpanjang masa pelunasan BPIH tahap pertama. Semula 19 April diperpanjang sampai 30 April. Jika sampai penutupan pelunasan tahap pertama masih ada sisa kursi, dibuka pelunasan tahap kedua pada 12–20 Mei.(jpg)

Tetap Bisa Daftar Jadi Peserta JKN Walaupun #dirumahaja

0

batampos.co.id – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk #dirumahaja
sebagai upaya mengurangi resiko penyebaran virus Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Batam memberlakukan pelayanan terbatas kepada peserta JKN-KIS.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Batam,
Maucensia Septrina Nababan, mengatakan, dalam beberapa waktu ini pelayanan di
kantor cabang terbatas pada pelayanan bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan
pengaduan yang membutuhkan penyelesaian segera.

“Dalam beberapa waktu ini pelayanan di kantor cabang memang terbatas sesuai imbauan wali kota untuk tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang pada lingkungan kerja maupun perkantoran,” ungkap Maucensia.

Menurut Maucensia, pelayanan yang diberikan di kantor cabang terbatas pada peserta PBI
yang memang tidak memiliki akses untuk melakukan perubahan data secara pribadi.

Berbeda dengan peserta PPU dan PBPU yang dapat mengakses layanan dari berbagai kanal yang telah BPJS Kesehatan sediakan.

Petugas keamanan BPJS Kesehatan Cabang Batam memeriksa suhu badan masyarakat yang hendak mengurus kartu JKN-KIS. Dalam mendukung program pemerintah untuk #dirumahaja sebagai upaya mengurangi resiko penyebaran virus Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Batam memberlakukan pelayanan terbatas kepada peserta JKN-KIS. Foto: BPJS Kesehatan unutk batampos.co.id

Maucensia mengatakan, bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dan Peserta Bukan
Penerima Upah (PBPU) yang membutuhkan pelayananan tidak perlu khawatir.

Hal tersebut dikarenakan BPJS Kesehatan memiliki CHIKA dan VIKA yang akan memudahkan peserta JKN-KIS tanpa harus datang ke kantor cabang.

CHIKA atau Chat Assistant JKN merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui
chatting yang direspon oleh sistem.

Fitur tersebut dapat diakses melalui Telegram, Whatsapp dan Facebook Messenger. Sedangkan VIKA atau Voice Interactive JKN merupakan pelayanan informasi yang menggunakan mesin penjawab untuk mengecek status kepesertaan dan status tagihan peserta melalui BPJS Kesehatan Care Center 1 500 400.

“Melalui CHIKA dan VIKA, peserta dapat melihat status kepesertaan, tagihan, melakukan
perubahan data bahkan melakukan registrasi karena terkoneksi ke aplikasi Mobile JKN,” kata Maucensia.

Melalui CHIKA dan VIKA diharapkan peserta JKN-KIS yang membutuhkan pelayanan namun tidak dapat mengaksesnya di kantor cabang tetap dapat terlayani dengan baik.

Terutama bagi peserta yang ingin mendaftarkan diri menjadi peserta JKN-KIS. Dengan fitur yang disediakan oleh BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada
peserta diharapkan dapat mengurangi resiko penyebaran virus Covid 19.

Sehingga pandemik ini cepat berlalu dan BPJS Kesehatan dapat memberikan pelayanan seperti sedia kala.(*)

Jati Ekpres Bagikan Ratusan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

0

batampos.co.id – Ratusan bingkisan sembako dibagikan oleh PT. Jasa Titipan Ekpres (JTE) untuk seluruh karyawan, warga sekitar, penjaga kebersihan, driver ojek online maupun ojek pangkal, Senin, (30/3/2020).

Pembagian dilakukan di kantor PT Jasa Titipan Ekpres yang beralamat di Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Kita harus optimis, untuk ikut mensukseskan program pemerintah dalam hal menghambat penyebaran wabah (virus corona,red) yang sedang terjadi,” kata Komisaris JTE, Ariyanto, melalui rilis yang diberikan ke batampos.co.id, Kamis (2/4/2020).

JTE atau yang kerap disebut Jati Ekpres lanjutnya, ikut berperan serta dalam meringankan beban beberapa pihak yang terimbas.

Masyarakat, diver ojek online dan pangkalan berfoto bersama dengan karyawan Jati ekpres dalam kegiatan sosial pembagian smebako. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Sebenarnya, kegiatan seperti ini sering kami lakukan, namun kali ini pas terjadi di saat ada wabah virus corona dan kita turut berbagi untuk meringankan kesulitan warga sekitar,” paparnya.

Khususnya kata dia kepada driver ojek yang kesehariannya mencari penumpang namun sepi karena sebagian besar masyarakat melakukan kegiatannya di rumah.

Iwan salah seorang penerima bantuan sembako, sangat berterima kasih dengan apa yang telah dilakukan JTE.

“Mewakili warga Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, saya ucapkan terimakasih banyak dan semoga berkah,” ucap Iwan.(*)

Yasonna Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Bebaskan Koruptor

0

batampos.co.id – Indonesian Corruption Watch (ICW) menyesalkan wacana Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly yang akan membebaskan narapidana korupsi di tengah mewabahnya virus korona atau Covid-19. Yasonna beralasan, wacana pembebasan 300 koruptor itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Donal Fariz menilai, pencegahan penularan Covid-19 hanya dalih Yasonna untuk membebaskan koruptor dari Lapas. Menurutnya, wacana pembebasan koruptor merupakan agenda lama Yasonna yang tak kunjung terealisasi.

“Jadi kalau kita melihat ini adalah kerjaan dan agenda yang tertunda sudah sejak lama, corona hanya justifikasi saja. Ini lah sejak lama yang ingin dilakukan yang bersangkutan sejak menjabat Menkumham,” kata Donal dalam video conference di Jakarta, Kamis (2/4).

Berdasarkan catatan ICW, setidaknya sudah lima kali Yasonna melontarkan wacana revisi itu dalam kurun waktu 2015-2019. Empat di antaranya, terjadi pada 2015, 2016, 2017, dan 2019. “Isu yang dibawa selalu sama, yakni ingin mempermudah pelaku korupsi ketika menjalani masa hukuman,” beber Donal.

Donal menyayangkan wacana Yasonna tersebut. Menurutnya, alasan kemanusiaan untuk membebaskan koruptor tidak akan membuat efek jera. “Sehingga dapat disimpulkan bahwa sikap dari Menteri Hukum dan HAM selama ini tidak pernah berpihak pada aspek pemberantasan korupsi,” tegas Donal.

Terpisah, pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar menilai, pembebesan napi korupsi ditengah mewabahnya Covid-19 hanya sebagai dalih dan memanfaatkan kesempatan lada waktu tertentu.

“Jika benar ini Menkumham memanfaatkan kesempatan untuk kepentingan teretentu. Jika pembatas usianya 75 sampai 80 tahun boleh lah, umur 60 tahun itu orang masih produktif dan energik. Hakim Agung saja pensiunnya 70 tahun artinya dianggap sudah tidak produktif lagi,” urai Fickar.

Seharunya penghukuman kepada koruptor, lanjut Fickar, dapat membuat efek jera. Karena fungsi lembaga pemasyarakatan, selain tempat melaksanakan hukuman juga sebagai tempat pembinaan.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonanga Lay mengusulkan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.Hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Yasonna menilai keputusan itu tak lepas dari kondisi Lapas di Indonesia yang sudah melebihi kapasitas sehingga rawan terhadap penyebaran virus korona. Yasonna merinci, setidaknya empat kriteria narapidana yang bisa dibebaskan melalui proses asimilasi dan integrasi melalui mekanisme revisi PP tersebut.

Kriteria pertama, narapidana kasus narkotika dengan syarat memiliki masa pidana 5 sampai 10 tahun yang sudah menjalani dua pertiga masa tahanan.

“Akan kami berikan asimilasi di rumah. Kami perkirakan 15.442 [terpidana narkotika] per hari ini datanya. Mungkin akan bertambah per hari,” kata Yasonna saat menggelar rapat dengan Komisi III DPR melalui teleconference, Rabu (1/4).

Kriteria kedua, usulan pembebasan itu berlaku bagi narapidana kasus tindak pidana korupsi yang berusia 60 tahun ke atas dan sudah menjalani 2/3 masa tahanan. “Ini sebanyak 300 orang,” beber politikus PDI Perjuangan ini.

Kriteria ketiga, bagi narapidana tindak pidana khusus yang mengidap sakit kronis dan telah menjalani 2/3 masa tahanan. Namun harus ada pernyataan dari rumah sakit. Terakhir, berlaku bagi narapidana warga negara asing (WNA) sebanyak 53 orang. Namun, wacana ini harus mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).(jpc)

BMKG Prakirakan Kemarau Masih Terjadi di Batam

0

batampos.co.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau di Kota Batam masih akan terjadi.

Kepala Seksi Data dan Informasi (Kasi Datin) BMKG Kelas l Hang Nadim Batam, Suratman, menyatakan potensi curah hujan pada April 2020 belum bisa diprediksi.

“Hujan bersifat lokal, dan hujan yang turun intensitasnya ringan, sedang hingga lebat, namun belum bisa diketahui secara pasti,” ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Petugas Dinas Perkimtam Pemko Batam menyiram tanaman di ruas jalan di kota Batam. BMKG memprakirakan musim kemarau masih akan terjadi di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Sementara pada Mei mendatang, pihaknya juga memprakirakan hujan masih bersifat lokal.

Sementara untuk cuaca seminggu kedepan di wilayah Kepri didominasi cerah hingga berawan.

“Untuk suhu udara antara 26 sampai 34 derajat celcius dengan kecepatan angin 20 per knot dan  kelembapan udara 55 sampai 95,” katanya.(nto)

Prostitusi Online di Batam Melibatkan Siswi SMP, Mucikarinya Siswi SMA

0

batampos.co.id –  Di Batuaji kejahatan kemanusiaan terjadi pada sejumlah pelajar perempuan yang duduk di bangku SMP dan SMA.

Para remaja ini dieksploitasi sebagai pekerja seks komersial (PSK) oleh sejumlah pelaku perdagangan orang.

Remaja-remaja yang sedang diliburkan dari sekolah ini disuruh untuk menemani pria hidung belang.

Inilah yang berhasil diungkap jajaran Polsek Batuaji, Rabu (1/3/2020) lalu. Dua remaja perempuan tertangkap basah saat hendak melayani polisi yang menyamar sebagai pria hidung belang.

Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe, menjelaskan, dua remaja berusia 15 itu diketahui masih aktif sebagai pelajar SMP di Kota Batam.

Selain dua remaja itu, pihaknya juga menangkap sepasang remaja yakni H (15) pria dan N (16) wanita.

Pasangan remaja ini disebutkan sebagai pelaku perdagangan orang karena bertindak sebagai dua remaja tersebut kepada pria hidung belang.

Ilustrasi. (JP)

“Kedua pelaku ini juga masih berstatus pelajar,” ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Ia menjelaskan, penyamaran untuk menyelamatkan dua remaja yang dijadikan sebagai PSK ini dilakukan karena belakangan banyak sekali aduan masyarakat terkait transaksi prostitusi online yang melibatkan pelajar di wilayah Batuaji.

Transaksi prostitusi online ini lanjutnya, semakin marak saat aparat kepolisian dan instansi pemerintah lainnya fokus menangani penyebaran Covid-19.

“Mereka memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Kita coba telusuri dan memang benar adanya,” katanya.

“Ini akan kami tindak tegas karena pelaku ataupun korban umumnya pelajar aktif semua. Ada yang SMP ada yang SMA,” ujar Dalimunthe.

Kedua korban lanjutnya, dipasarkan dua pelaku melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp serta MiChat.

“Pelaku utamanya adalah N, remaja wanita yang duduk di bangku SMA,” jelasnya.

N kata dia, dikenal sebagai mami atau mucikari bagi pelajar perempuan di Batuaji dan Sagulung.

N lanjutnya, sudah banyak memasarkan anak remaja perempuan di dua area tersebut kepada pria hidung belang.

Dalam menjalankan aksinya N beraksi bersama H (pelaku lain yang sudah diamankan) serta Y (DPO).

“N ini dikenal sebagai mami Ndut oleh kalangan pelajar perempuan di sini,” paparnya.

“Namanya sudah cukup terkenal. Kalau ada siswa perempuan yang mau “jual diri” biasanya dia yang dihubungi. Dia punya link dan jaringan ke pria hidung belang,” tutur Dalimunthe.

Korban dari N ini diakui Dalimunthe sudah cukup banyak.

“Ini masih terus kami dalami karena banyak korbannya ini,” ujar Dalimunthe.(eja)

Presiden Wacanakan Hari Libur Pengganti Untuk Hari Raya Idul Fitri

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk mengantisipasi arus mudik Lebaran Idul Fitri 2020. Jokowi bahkan mewacanakan mengganti hari libur nasional yang bertepatan pada hari lebaran dengan hari lainnya.

“Saya melihat ini untuk mudik dalam rangka menenangkan masyarakat, mungkin alternatif mengganti hari libur nasional di lain hari untuk hari raya. Ini mungkin bisa dibicarakan,” kata Jokowi dalam rapat terbatas Pembahasan Antisipasi Mudik melalui video conference, Istana Bogor, Kamis (2/4).

Jokowi menyampaikan, hal ini dilakukan sebagai upaya menenangkan masyarakat. Nantinya, pemerintah akan memberikan fasilitas arus mudik pada libur pengganti itu.

“Kemudian juga bisa di kemudian hari menggratiskan tempat-tempat wisata yang dimiliki oleh daerah. Saya kira kalau skenario-skenario tersebut dilakukan kita bisa memberikan sedikit ketenangan pada masyarakat,” beber Jokowi.

Kendati demikian, apabila sudah ada pemudik dari Jabodetabek yang kembali ke kampung halamannya, orang itu harus ditetapkan menjadi orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19. Orang tersebut juga wajib mengisolasi diri selama 14 hari setibanya di tempat tujuan.

“Pemudik yang pulang dari Jabodetabek bisa diberlakukan sebagai ODP sehingga harus jalankan isolasi mandiri,” tukasnya.(jpc)

Beli Kavling Bonus Pondasi Pancang di Sekitar Plaza Dreamland Square 

0

Dreamland Square merupakan Komplek Pertokoan dan Plaza berkonsep pusat bisnis lengkap dalam satu area yang dikembangkan di Kawasan Terpadu Dreamland seluas 50 hektare.

Kawasan ini telah dibangun ribuan rumah dan ruko yang dilengkapi fasilitas diantaranya waterboom, child playground, pasar basah, plaza, taman perumahan, Kinos Cinema, lapangan futsal, dan foodcourt.

Komplek Dreamland Square dikembangkan oleh PT. Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) di segitiga emas Batu Aji-Marina-Tanjung Uncang yang dikelilingi ribuah perumahan berpenduduk, akses mudah ke pusat industri, shipyard maupun pusat bisnis dan hiburan yang telah ada sebelumnya.

Sehingga membuat komplek ini sangat cocok sebagai pusat perbelanjaan dan investasi yang sangat menguntungkan bagi pebisnis yang ingin memulai usaha maupun yang hendak mengembangkan sayap bisnisnya.

“Di Komplek Dreamland Square kami buka dua blok baru untuk dijual Kavling siap bangun. Kavling yang kami tawarkan merupakan kavling jasa dengan posisi strategis hadap Plaza dipasarkan dengan harga yang lebih murah yaitu 3 Jutaan/m2,” ujar Pimpro Dreamland Square, Muh Afif Ridwan melalui rilis yang dikirimkan ke batampos.co.id.

Kata dia, konsumen yang membeli kavling akan mendapatkan bonus langsung pondasi tiang pancang. Sehingga membuat bangunan nantinya menjadi lebih kokoh.

“Dalam rangka Promo Triple Vitamin C, kami memberikan promo dahsyat yaitu bonus
masa cicilan 6 kali, jumlah cicilan hingga 30 kali, diskon langsung sampai dengan 5 persen, dan Free PH Developer. Konsumen kami berikan kemudahan bertransaksi #belidarirumah via www.pkponline.com/dreamlandsquare,” katanya lagi.

Bagi Anda yang ingin membeli kavling di Dreamland Square dapat menghubungi Marketing di bawah ini :
1. Samsi : 082169699369
2. Agus : 082385399840
3. Rozy : 082171076464
4. Indrawati : 081536082777

Sudah Dilarang, Ribuan Perantau Malah Pulang Kampung

0

batampos.co.id – Kedatangan perantau pulang kampung ke Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), makin tidak terbendung. Jumlahnya mencapai ribuan orang meski ada larangan terkait merebaknya Covid-19.

Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pasaman Barat Edi Busti seperti dilansir dari Antara menjelaskan, sampai saat ini Pasaman Barat masih negatif. ODP 78 orang dan ODP satu orang. Pihaknya tidak bisa menghambat warga yang pulang kampung. Namun pengawasan di daerah perbatasan diperketat dan dilakukan cek kesehatan.

Berdasar data yang direkap petugas hingga 28 Maret, sejak posko perbatasan dibuka 21 Maret, perantau yang datang dari Pulau Jawa mencapai 193 orang, dari daerah yang tersebar di Indonesia mencapai 2.046 orang, dari luar negeri 23 orang, dan pelaku perjalanan mencapai 2.069. ”Itu belum masuk data empat hari terakhir karena datanya masing-masing kita catat dan belum direkap petugas,” kata Edi pada Kamis (2/4).

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi pendatang, pihaknya membuat posko perbatasan di tiga titik lokasi yakni di Kinali, Ranah Batahan, dan Talamau. Setiap warga yang masuk ke Pasaman Barat diperiksa suhu tubuhnya dan disemprotkan disinfektan.

”Masing-masing orang didata dan dicatat alamat dan nomor teleponnya. Jika suhu tubuhnya tinggi dan mempunyai riwayat perjalanan dari daerah pendemi akan dipantau dan masuk orang dalam pemantauan,” tegas Edi.

Dia meminta kepada warga yang baru datang dari luar daerah atau luar negeri, segera melaporkan diri ke posko kesehatan sebagai antisipasi Covid-19. Untuk mengantisipasi Covid-19 diperlukan kerja sama semua pihak. Terutama warga yang baru datang dari rantau.

Dia menyebutkan, tidak semua warga yang baru datang dari luar daerah bisa terdeksi meskipun posko di perbatasan telah didirikan. Untuk itu, dia berharap warga yang baru datang segera melapor untuk dicek kesehatan. Pemeriksaan kesehatan itu dilakukan untuk memastikan tidak terjangkit Covid-19.

”Bagi yang terdata dan telah diperiksa dan tidak ada gejala Covid-19 untuk menahan diri dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” tutur Edi.

Pihaknya meminta kepada warga untuk melaporkan ke pihak pemerintah untuk setiap warga yang baru datang. Sebab saat masuk ke Pasaman Barat ada yang tidak terdata dan belum dilakukan pemeriksaan kesehatan. ”Mohon kepada mayarakat untuk kerjasama baiknya demi kepentingan bersama,” ujar Edi.(antara)

SKK Migas, KKKS, Pemda Natuna dan Kepualuan Anambas Bersinergi Cegah Penyebaran COVID-19

0

batampos.co.id – Dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19, SKK Migas-KKKS Wilayah Kepulauan Riau bersinergi dengan memberikan bantuan ribuan masker dan barang kebutuhan lainnya, di antaranya hand sanitizer dan lainnya.

KKKS yang terlibat adalah Medco E&P Natuna Ltd., Premier Oil Natuna Sea BV dan Star Energy (Kakap) Ltd.

Tim SKK Migas dan KKKS menyerahkan bantuan berupa seribu botol hand sanitizer, 50 liter hand sanitizer dan 4.400 masker kepada Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar yang juga menjabat Sekretaris Daerah.

Penyerahan disaksikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra. Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari Gerakan Sejuta Hand Sanitizer Gratis yang digagas SKK Migas.

Dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19, SKK Migas-KKKS Wilayah Kepulauan Riau bersinergi dengan memberikan bantuan ribuan masker dan barang kebutuhan lainnya, di antaranya hand sanitizer dan lainnya. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Sebelumya juga telah diberikan bantuan kepada Kabupaten Natuna. Bantuan berupa 10 ribu masker diberikan pada saat kedatangan Warga Negara Indonesia dari Wuhan, China ke Natuna.

Pjs. Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Haryanto Syafri, menyampaikan bahwa SKK Migas dan mitra kerja di hulu migas, berkomitmen untuk membantu Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mencegah penyebaran COVID-19 baik di lingkungan kerja ataupun sekitar area operasi.

“Kami berupaya dengan memberikan bantuan dan dukungan alat pencegahan seperti masker, hand sanitizer, dan bantuan lain. Kami berharap pandemik COVID-19 ini tidak mengganggu operasional hulu migas sebagai sumber keuangan di APBN dan APBD,” ujarnya.

Vice President Relations & Security Medco E&P, Drajat Panjawi, menyampaikan bantuan ini menjadi salah satu bukti komitmen perusahaan migas kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Sebagai Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna, kami selalu berupaya untuk membantu terutama dalam masa sulit seperti saat ini. Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19,” ujar Drajat.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen dari SKK Migas–KKKS dalam membantu Pemerintah Daerah untuk menekan sebaran COVID-19 yang dilakukan bersama-sama antara Medco E&P Natuna, Premier Oil, dan Star Energy dengan dukungan Perwakilan SKK Migas Sumbagut.(*)