batampos.co.id – Lesunya semua sektor usaha akibat Covid-19 ini, membuat kalangan pengusaha meminta insentif dari pemerintah pusat untuk meringankan beban mereka.
“Seluruh sektor usaha terdampak. Sehingga memang dibutuhkan insentif bagi dunia usaha agar bisa tetap bertahan dan tidak melakukan PHK besar-besaran,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, Jumat (27/3/2020).
Tindakan melakukan cuti tanpa tanggungan merupakan salah satu cara perusahaan untuk bertahan tanpa melakukan PHK.
Kedua belah pihak, yaitu perusahaan dan karyawan dalam
hal ini akan sama-sama bertahan di dalam kondisi sulit ini.
Ilustrasi kawasan industri. Kalangan pengusaha di Batam berharap adanya insentif dari pemerintah pusat karena mewabahnya virus corona di Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos
“Kita berharap pihak karyawan dan juga serikat pekerja/buruh memahami hal ini, sehingga tidak menuntut macam-macam,” katanya.
Kata dia, pihaknya berharap kerja sama yang erat antara semua pihak dalam kondisi seperti ini dengan tidak saling menyalahkan ataupun mencari kesalahan.
Salah satu insentif yang bisa diberikan yakni peniadaan
sementara cicilan kredit.
“Terkait restrukturisasi cicilan kredit kita berharap OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan pihak perbankan segera melakukan sosialisasi. Karena banyak perusahaan yang bertanya soal ini ke Apindo,” jelasnya.
selain itu lanjutnya, banyak juga pihak-pihak yang masih keliru memahami restrukturisasi tersebut.
“Jadi dengan begitu pelaku usaha terutama yang terdampak corona bisa segera melakukan restrukturisasi kredit untuk membantu bertahan dalam kondisi sulit ini,” jelasnya.(leo)
batampos.co.id – International Business Association menyerahkan bantuan alat pemindai suhu tubuh untuk membantu pemerintah mendeteksi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Batam.
Alat pemindai suhu tersebut diberikan kepada Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim BP Batam berupa satu set alat Thermal Imaging Camera, Jumat (27/3/2020).
Bantuan ini diserahkan oleh Ketua IBA, Shan Shan dan diterima Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknologi Informasi dan Komunikasi BP Batam, Suwarso.
Bandara Internasional Hang Nadim Batam mendapatkan bantuan alat pemindai suhu tubuh dari IBA. Alat tersebut saat ini sudah dapat digunakan dan diletakkan di ruang keberangkatan. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id
“Bantuan ini merupakan tindakan sukarela. Asosiasi Bisnis Internasional tergerak untuk membantu penanganan COVID-19 di Batam,” kata Manager Operasional BUBU Hang Nadim Batam Harlas Buana.
“Kami tentunya sangat mengapresiasi, karena memang pemerintah perlu dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk juga dari asosiasi,” ujarnya lagi.
Lebih lanjut Harlas merinci, bantuan yang diberikan oleh IBA, antara lain satu unit Thermal Imaging Camera, dua unit monitor X2, satu unit komputer 13, astu unit brackets, dan satu unit tripod.
“Fungsi alatnya sendiri sama dengan thermal detector yang sebelumnya sudah dipasang di pintu kedatangan Bandara Hang Nadim,” jelasnya.
Peralatan yang dihibahkan tersebut kata dia, akan dipasang di pintu keberangkatan dan sudah bisa digunakan untuk memindai suhu tubuh para calon penumpang mulai hari ini, Sabtu (28/7/2020).(*)
batampos.co.id – Jumlah orang dalam pemantauan (OPD) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Batam terus bertambah.
Mereka dirawat di berbagai rumah sakit di Batam. Namun
para tenaga medis yang menangani kasus virus corona (Covid-19) hingga saat ini masih kekurangan alat pelindung diri (APD).
Mereka berharap bantuan APD segera direalisasikan. Di Rumah Sakit Budi Kemuliaan contohnya, masih kekurangan APD.
Kasi Penunjang Keperawatan dan Tim Covid-19 RSBK, Bintang Lenny. menjelaskan, pihaknya memiliki dana untuk membeli APD.
“Cuma ketersediaan APD dari supplier ini sulit didapatkan. Kalaupun ada harganya tinggi, stok pun terbatas dari supplier yang juga dibagikan ke beberapa rumah sakit,” ujarnya, Jumat (27/3/2020).
Sementara itu, kebutuhan di rumah sakit di tengah wabah Covid-19 ini terus bertambah.
“Saat ini kami masih punya 10 boks masker. Satu boks 50 lembar. Artinya untuk kebutuhan dalam waktu seminggu sangat besar, karena bukan hanya untuk Covid-19, tapi juga untuk bedah dan
lainnya,” sebutnya.
Ilustrasi
Bintang juga menjelaskan, APD itu bukan hanya masker, namun banyak item.
Termasuk baju khusus untuk penanganan pasien terduga
Covid-19. Maskernya pun sejatinya N-95.
“Kalau alat-alat kesehatan sejauh ini masih mencukupi, hanya APD saja, terutama masker N-95 juga kekurangan,” ujarnya.
Pihaknya juga membuka diri bagi pihak manapun yang mau berdonasi.
Bisa mengantarkan langsung ke RSBK atau menghubungi manajemen RSBK.
Dengan meningkatnya OPD dan PDP di Kota Batam, tentunya RS rujukan bakal tidak mencukupi, sehingga RS swasta ikut ambil bagian dalam penanganan.
“Jadi, kami di RSBK siap menerima donasi APD, baik pakaian untuk penanganan Covid-19 maupun masker, dan APD lainnya,” kata Bintang.
Di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, pemakaian APD untuk ruangan isolasi PIE (penyakit
infeksi emerging) di RSBP Batam memerlukan 25 sampai 40 set per harinya.
Satu set itu terdiri dari masker N-95, face shield, cover all (baju hazmat), handscoon latex pendek, handscoon obgyn panjang, dan sepatu boot.
Tenaga medis yang ada di RSBP Batam terdiri 33 orang dokter spesialis sesuai dengan keahliannya, 14 dokter umum, 18 perawat ruang isolasi PIE, perawat front liner IGD 24 orang yang dipimpin oleh satu orang dokter spesialis paru.
“Jadi persediaan APD di RSBP Batam cukup untuk seminggu ini. Saat ini APD tambahan sedang dalam proses pemesanan. Prosesnya mudah-mudahan berjalan lancar,” sebutnya.
Jika ada pihak yang akan memberikan bantuan APD kepada
RSBP Batam, pihak RSBP Batam siap untuk menerimanya.
Pada prinsipnya RSBP Batam sudah siap untuk melaksanakan tugas kemanusiaan untuk penanganan pasien yang positif terinfeksi corona maupun infeksi penyakit lainnya.
Sementara itu, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji memastikan APD bagi pasien ataupun tenaga medis yang menangani Covid-19 aman sampai
sebulan ke depan.
Namun demikian, manajemen tetap berharap ada bantuan atau donasi dari berbagai pihak untuk tetap menjamin ketersediaan stok APD selanjutnya.
“Untuk saat ini masih aman sampai sebulan ke depan. Mudah-mudahan pasien tak booming (banyak) ya. Tapi kalau pasien (Covid-19) banyak tentu akan kekurangan juga,” ujar Direktur RSUD Embung Fatimah Batam, Ani Dewiyana, Jumat (27/3).
Dijelaskan Ani, APD yang dibutuhkan untuk menangani pasien Covid-19 ini cukup banyak.
Untuk pasien saja dalam sehari bisa lebih dari 50-an set. Begitu juga untuk tenaga medis bisa diatas 150 set dalam sehari.
“Yang untuk medis ini tak tentu jumlahnya. Kebutuhannya tergantung berapa banyak mereka berhubungan dengan pasien,” jelansya.
“Setiap kali masuk (ke ruangan isolasi, red) harus ganti. Nah, berapa kali masuknya ini kan tidak bisa kita pastikan. Pasien BAB,
buang air kecil ataupun keperluan lain kan tak bisa kita pastikan berapa kali dalam sehari,” jelas Ani.
Untuk itu, jika ada masyarakat ataupun instansi swasta lainnya yang ingin menyumbang APD, pihak RSUD akan terima dengan senang hati.
“Kalau ada yang mau bantu (APD) silakan. Kita akan catat dan
sampaikan secara transparan,” imbuhnya.
Disinggung terkait berapa banyak pasien Covid-19 yang ditangani RSUD saat ini, Ani enggan berkomentar banyak.
Sebab penjelasan perincian jumlah pasien ataupun suspect
Covid-19 satu pintu di Dinas Kesehatan Kota Batam.(zis/eja/ptt)
batampos.co.id – Sembilan hotel di Kota Batam ditutup sementara waktu dikarenakan wabah virus corona yang kian menyebar.
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam, Muhammad Mansur, mengatakan, pihaknya sudah me-
nerima laporan tersebut.
“Karena itu (menutup sementara, red), mereka memutuskan untuk merumahkan karyawannya untuk sementara waktu,” katanya, Jumat (27/3/2020).
Namun, Mansur enggan menyebut identitas hotel-hotel yang tutup sementara tersebut.
Ia hanya menjelaskan, jika hotel-hotel yang tutup sementara waktu itu dari beragam tingkatan.
Ilustrasi. Jawa Pos
Mulai hotel bintang dua, tiga, hingga bintang empat. Sebagai gambaran, Mansur menyebutkan, satu hotel bintang empat mempekerjakan sekitar 200 orang.
Hotel bintang tiga sekitar 100 karyawan, dan hotel bintang dua dengan 40 sampai 50 orang karyawan.
“Yang dirumahkan (karyawan, red) ratusan juga jumlahnya. Data pastinya belum kami dapatkan,” ujarnya.
Adapun hotel yang masih bertahan untuk tetap beroperasi harus menelan keadaan pahit. Sebab okupansi yang rendah.
Paling tinggi hanya 20 persen, itupun cukup jarang.
“Yang masih beroperasi ini juga menerapkan kebijakan cuti tanpa
digaji bagi sebagian karyawannya,” jelasnya.
“Ada juga yang jam kerja dikurangi. Dengan demikian pendapatan pekerja juga berkurang,” sebutnya lagi.
Menurut dia, salah satu andalan pendapatan adalah wisatawan asing dari Singapura dan Malaysia.
Namun, seiring merebaknya Covid-19 ini, dua negara tersebut juga melakukan pembatasan lalulintas orang.
“Ini baru awal kita sudah drop habis-habisan, tak tahu ke depan. Tidak hanya ke pengusaha imbasnya, tapi yang kami pikirkan karyawan kami juga,” jelasnya.
Tokoh pengusaha Kota Batam, Abidin, juga membenarkan telah
mendapat kabar adanya beberapa hotel yang tutup sementara waktu.
“Kami pengusaha juga sulit dan sakit. Kami sudah dapat kabar ada tiga hotel sementara ditutup. Bukan bangkrut, ini karena tidak ada turis masuk,” jelasnya.(iza)
Kekebalan tubuh merupakan syarat mutlak bagi masyarakat dalam menangkal sejumlah penyakit termasuk dalam upaya menghadapi wabah covid-19 yang terus meluas di Indonesia.
Dari berbagai sumber yang ada, menjaga imunitas atau daya tahan tubuh merupakan cara efektif dalam pencegahannya.
Banyak sekali cara untuk menjaga imunitas, salah satunya adalah dengan mengonsumsi suplemen baik makanan maupun minuman.
Lalu bagaimana sih cara untuk memilih suplemen yang untuk menjaga daya tahan tubuh? Berikut tips memilih suplemen dari webmd.com.
Memiliki Kandungan Vitamin dan Herbal yang Bermanfaat
Suplemen yang memiliki berbagai kandungan vitamin, mineral, ataupun bahan herbal yang bermanfaat untuk aktivitas sehari-hari bisa kamu pilih.
Contohnya suplemen yang mengandung Vitamin B atau D, lalu suplemen-suplemen dengan khasiat dari Ginseng, Royal Jelly yang memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh
Sesuaikan dengan Kondisi Tubuh
Ada saat dimana mengkonsumsi suplemen tidak dianjurkan, misalnya saat kita sedang hamil ataupun memiliki kondisi medis tertentu.
Oleh karena itu perlu juga diperhatikan kandungan suplemen yang dibeli agar tidak membahayakan bagi tubuh kita.
Dosis dari suplemen yang kita akan konsumsi juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan gizi dan saran oleh dokter.
Tersertifikasi dan Harga yang Terjangkau
Dengan harga yang lebih terjangkau maka produk suplemen dapat dengan mudah kita beli untuk kebutuhan harian, mingguan, bahkan bulanan.
Namun perlu diperhatikan juga apakah suplemen tersebut memiliki sertifikat yang menjamin kualitas dan keamanannya untuk dikonsumsi
Tersedia di Banyak Tempat
Suplemen biasanya akan kita konsumsi dengan dosis tertentu secara rutin, agar kita dapat menjaga daya tahan tubuh dengan stabil.
Oleh karena itu penting sekali untuk sebuah suplemen yang mudah dijangkau dan tersedia di sekitar kita seperti apotek, minimarket, maupun warung terdekat.
Nah, salah satu suplemen minum yang bisa menjaga daya tahan tubuh dengan kandungan Ginseng dan Vitamin B Complex adalah Extra Joss Active!
Extra Joss Active B7 bisa menjadi salah satu pilihan suplemen minum bagi Anda orang dewasa yang berumur 20-35 tahun.
Extra Joss memiliki kandungan 7 Vitamin B, Royal Jelly, Kafein, dan Ginseng yang dapat membantu metabolisme tubuh untuk tetap fit dan menjadi pilihan yang tepat untuk menjaga imunitas tubuh Anda.
Extra Joss dapat dikonsumsi 3 kali sehari untuk menjaga daya tahan tubuh.
Adapun cara kerja dari setiap kandungan Extra Joss Active B7 yaitu,
Royal Jelly memiliki 12 persen protein, 5-6 persen lipid, dan 12-15 persen karbohidrat. Dalam royal jelly juga terdapat vitamin B yang cukup tinggi, dengan 17 asam amino termasuk 8 asam amino penting.
Kandungan nutrisi ini dapat menjadi sumber energi. Royal Jelly juga mengandung sekitar 15 persen asam aspartat yang penting untuk pertumbuhan jaringan, otot, dan regenerasi sel.
Vitamin B kompleks yang dimiliki Extra Joss dibutuhkan oleh hampir semua tahap metabolisme energi serta membantu memecah karbohidrat, lemak, dan protein untuk membentuk energi.
Selain itu Vitamin B Kompleks juga dapat membantu mengurangi kelelahan.
Ginseng mengandung zat aktif Ginsenoside yang bekerja pada susunan saraf pusat sebagai adaptogen, yaitu mengurangi stress dan menstimulasi susunan saraf pusat sehingga dapat meningkatkan aktivitas atletik.
Ginseng juga dapat meningkatkan kapasitas oksigen paru dan mencegah pembentukan asam laktat yang menyebabkan kelelahan.
Kafein di dalam Extra Joss membantu meningkatkan konsentrasi dengan mempengaruhi reseptor kewaspadaan di otak (kompetisi dengan adenosine), meningkatkan kontraksi jantung, memompa darah ke otak, dan membantu meningkatkan kewaspadaan.
Tersertifikasi
Extra Joss mendapatkan sertifikat BPOM dan sertifikat halal. Diproduksi dengan standar international (ISO 9001 & 14001, OHSAS 18001, HACCP) dan telah di-expor ke mancanegara (Philippines, Malaysia, India, Austria, dll).
Extra Joss menjadi merek terbaik 10 tahun berturut-turut sejak tahun 2002 – 2012 (Penghargaan Indonesia Best Brand Award-IBBA & Indonesia Consumer Satisfaction Award-ICSA). Penghargaan tersebut didapatkan karena Extra Joss yang selalu patuh pada standar mutu berkualitas.
Extra Joss aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Sebagai salah satu bukti kontribusi pada kesehatan Indonesia, saat ini Extra Joss mendukung garda terdepan posko polisi untuk menangani Covid-19 pada 1.000 titik di seluruh Indonesia.
Extra Joss juga turut mendukung tenaga medis dan masyarakat, dengan pemberian suplemen kepada relawan agar dapat terus bekerja menjaga dan menyelamatkan kesehatan Indonesia di tengah wabah ini.(*)
batampos.co.id – Seribu warga Kota Batam yang masuk daftar Orang Dalam Pengawasan (ODP) menjadi prioritas utama utnuk dilakukan pemeriksaan terkait penyebaran virus corona dengan menggunakan rapid test.
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota
Batam, Amsakar Achmad, menyatakan, pihaknya saat ini akan mendistribusikan ratusan rapid test, termasuk dari bantuan pengusaha.
“Kami akan distribusikan hari ini (kemarin, red) melalui Dinkes dan diteruskan ke puskesmas. Selanjutnya petugas kita langsung lakukan pemeriksaan awal,” katanya, Jumat (27/3/2020).
Ia mengatakan, yang menjadi prioritas adalah pemeriksaan pada ODP yang dirilis Dinkes Kepri serta orang dengan gejala memenuhi ODP namun perlu pemeriksaan lebih lanjut yang telah disisir oleh Pemko Batam.
“Ada sekitar 1.000 lebih (ODP), tapi alat masih 800 ini kami sesu-
aikan nanti,” imbuhnya.
Ia mengatakan, orang dengan gejala memenuhi ODP namun perlu pemeriksaan lebih lanjut yang telah disisir oleh tim Pemko Batam mencapai 583.
Ke depan, pihaknya akan melakukan sinkronisasi data antara Kepri dan Batam.
“Ini kami sudah rapatkan,” ujarnya.
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Amsakar Achmad, saat berbincang dengan warga Batam yang di karantina di Rusun BP Batam dan sudah diperbolehkan pulang karena steril dari virus corona. Foto; Cecep Mulyana/batampos.co.id
Amsakar menyebutkan, pola pemeriksaan nanti dipersiapkan dua opsi.
Yakni dengan petugas turun langsung ke rumah-rumah warga atau warga yang akan diperiksa dikumpulkan dulu di tempat karantina.
“Akan disesuaikan. Apakah petugas ke lapangan atau yang kita
data kita bawa ke karantina. Dua opsi ini guna pengecekan,”
jelasnya.
Ia menyebutkan, walau ada yang menganggap rapid test kurang akurat, namun sejauh ini alat tersebut minimal dapat membantu penanganan Covid-19.
“Paling tidak ini ada gambaran, ini sangat penting bagi kami. Paling tidak menambah keyakinan kita melakukan penanganan,”
ujarnya.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyebutkan, pada prinsipnya ia sangat ingin masyarakat dites semua.
Namun keadaan tidak memungkinkan dengan kondisi alat yang terbatas. Namun, diakuinya bantuan terus berdatangan.
Bahkan ia telah ditelepon Dubes Singapura dan ditawari ribuan rapid test.
“Ditawarin ada 10 ribu rapid test. Saya sampaikan ke Didi (Kepala Dinkes Batam) dan Yusfa (Asisten 1 Pemko Batam) untuk tindaklanjuti,” kata dia.
Rudi mengaku, warga yang memiliki keluhan sakit tertentu dan melakukan perjalanan dari daerah terjangkit data yang telah disisir oleh tim menunggu alat ini.
“Warga dengan gejala tertentu yang tim sisir belum dibawa ke fasilitas karantina, salah satunya menunggu alat ini. Dengan alat ini, akan langsung kami tes warga yang prioritas,” jelasnya.
Rudi juga meluruskan sejumlah isu yang berkembang di tengah masyarakat seiring merebaknya Covid-19.
“Pertama ada isu pekerja diliburkan. Saya dan gubernur tidak pernah menyampaikan itu, belum sampai ke sana kami,”
ujarnya.
Isu lain yang juga berkembang adalah pasar akan ditutup. Rudi juga menegaskan informasi tersebut palsu alias hoaks.
“Mau pasar, mau mal, mau rumah makan boleh buka, yang kami larang adalah kalau berkerumun,” imbuhnya.
Maka dari itu, pihaknya menerapakan kebijakan tetap di rumah jika tidak ada hal yang penting di luar.
Menerapkan belajar maupun bekerja dari rumah hingga mengimbau masyarakat menarapkan jaga jarak satu sama lain.
“Silakan belanja, tak saya larang, yang penting jaga jarak. Terapkan social distancing,” imbuhnya.
Ia meminta masyarakat selalu menyediakan antiseptik dan jika tidak ada harus sesering mungkin mencuci tangan.
Di sejumlah titik, Pemko Batam bersama berbagai pihak sudah menyiapkan tempat cuci tangan.(iza)
batampos.co.id – Selain dibatasi interaksi dengan orang luar, para tahanan di Polda Metro Jaya juga diajak berjemur setiap pagi guna mencegah penularan virus corona.
Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Metro Jaya, AKBP Barnabas S Imam, mengatakan, cara tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh para tahanan.
“Kita sudah lakukan semua upaya untuk melakukan pencegahannya baik sosialisasi, social distancing, olah raga sampai tahanan dijemur waktu pagi,” kata Barnabas, Jumat (27/3/2020).
Selain itu, tempat tinggal tahanan pun sangat diperhatikan kebersihannya.
Ilustrasi. batampos.co.id
Penyemprotan disinfektan rutin dilakukan guna membunuh bakteri atau virus yang menempel di bangunan.
“Pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan dari Dokkes Polda, pengecekan suhu tubuh, bersih-bersih seluruh sel-sel dan lingkungan rutan dan sebagainya sampai kita berlakukan penutupan besuk tahanan untuk sementara,” jelas Barnabas.
Dia memastikan, sampai sekarang tidak ada satupun tahanan yang terpapar Covid-19 atau menunjukan gejala virus tersebut.
Kondisi ini diharapkan tetap terjaga meskipun pandemi tengah berlangsung.
“Sampai saat ini kondisi kesehatan semua tahanan Polda Metro dan anggota kami alhamdullilah sehat, belum ada yang terpapar virus tersebut,” pungkas Barnabas.(jpc)
batampos.co.id – Hukuman mati akan menanti pelaku korupsi penanganan anggaran virus Korona atau COVID-19.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, pihaknya telah berkoordinasi dengan LKPP dan BPKP untuk percepatan pengadaan barang kebutuhan penanganan COVID-19.
“Ingat, Ancaman hukuman mati koruptor anggaran bencana dan proses pengadaan darurat bencana,” kata Ketua KPK Firli Bahuri, Jumat (27/3/2020).
Firli memastikan, lembaga antirasuah masih melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi di tengah mewabahnya virus Korona.
Hingga, Kamis (27/3/2020) pihaknya masih melakukan pemeriksaan teehadap beberapa saksi.
“Rekan-rekan penyelidik dan penyidik bekerja dengan skala prioritas, tentu ada yang bisa bekerja di rumah. Tapi ada juga yang harus di kantor, karena memang harus dikerjakan di kantor,” ucapnya.
Ilustrasi. Foto:M Fedrik Tarigan/Jawa Pos
Terkait kegiatan penyelidikan, penggeledahan, penyitaan dan mencari para DPO hingga kini masih terus dilakukan.
Menurutnya, jika proses hukum ditunda, hal ini akan berdampak buruk dari upaya pemberantasan korupsi.
“Rekan-rekan jaksa penuntut harus melakukan inovasi untuk menyelesaikan persidangan perkara dengan bekerja sama dengan aparatur Pengadilan Negeri agar dapat berlangsung melalui sarana video conference,” bebernya.
Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini pun mengajak elemen masyarakat untuk meningkatkan rasa peduli dan empati. Hal ini dapat dilakukan dengan tidak melakukan praktik korupsi.
“Mari kita meningkatkan rasa empati, peduli, dengan bangsa ini dengan tidak melakukan korupsi. Kita fokus untuk penyelamatan jiwa manusia,” tegasnya.(jpc)
batampos.co.id – Masa libur sekolah di Kabupaten Kepulauan Anambas hingga saat ini belum berubah atua masih sama dengan ketentuan yang lalu yaitu hingga 30 Maret 2020.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas, Asiah, mengatakan, hal itu berdasarkan surat edaran Bupati Kepulauan Anambas, nomor 11/kdh.KKA/ 03.2020, tentang kegiatan belajar mengajar pada satuan pendidikan dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Deseas -19 (Covid -19) yang dikeluarkan pada tanggal 17 Maret 2020.
Ilustrasi. Foto: Cecep Mulayana/batampos.co.id
“Sejauh ini masa hari libur sekolah di Kabupaten Kepulauan Anambas, masih tetap dan belum ada perubahan,” jelasnya, Jumat (27/3/2020).
Karena itu lanjutnya, kegiatan belajar di rumah tetap dilakukan dengan sistem secara darling atau online melalui platform e- learning.
“Proses belajar mengajar berupa pemberian tugas sekolah ke peserta didik di masing-masing satuan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas,” jelasnya.(fai)
Virus Korona jenis baru membuat semua orang panik dan khawatir tertular. Virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 ini membuat semua orang harus berjarak sosial agar tak tertular lewat droplet (percikan air liur atau dahak).
Kondisi ini membuat dunia fashion tak kehilangan ide. Masyarakat seolah butuh pahlawan super untuk menyelamatkan umat manusia dari ancaman virus Korona.
Berangkat dari ide itu, desainer Tiongkok Sun Dayong merancang kostum Be a Batman seperti dilansir dari South China Morning Post, Jumat (27/3/2020).
Percaya atau tidak, menjadi Batman sendiri lebih mudah ketimbang kedengarannya. Sang desainer menciptakan perisai Be a Batman seperti perangkat keselamatan seluler yang dimaksudkan untuk menyelamatkan umat manusia dari wabah virus dengan menggunakan sinar UV untuk mensterilkan diri.
Kostum unik rancangan desainer Tiongkok, Sun Dayong, untuk mencegah terinfeksi virus Korona (Luxurylaunches)
Perisai ini terbuat dari serat karbon dan dibentuk mirip dengan sayap kelelawar untuk dikenakan seperti ransel.
Sebuah film PVC akan dipasang di antara penopang ini, meniru membran sayap kelelawar. Bingkai ini memiliki kabel yang memanaskan hingga suhu yang cukup tinggi untuk membunuh patogen, sehingga mensterilkan tubuh dan area di sekitar pemakainya.
Saat ini Sun Dayong sedang mencari pasar yang berminat. Dia telah menawarkan jasanya sebagai desainer tanpa biaya kepada seseorang yang mendanai proyek tersebut.
Perisai itu dibuat seperti jas hujan yang melindungi tubuh tetapi dari bahan yang lebih keras. Saat ini baru tersedia satu warna dalam rancangannya itu