
batampos – Suasana malam minggu di Perpustakaan Daerah Kepulauan Anambas terasa berbeda. Sabtu (27/9), pengunjung yang didominasi pelajar mendapat kejutan dengan hadirnya Bupati Anambas, Aneng, bersama sang istri yang juga Bunda PAUD, Shinta.
Kehadiran pasangan itu langsung disambut hangat. Anak-anak yang semula sibuk membaca tampak kaget, lalu tersenyum ketika Aneng dan Shinta ikut duduk, bercanda, hingga membaca buku bersama mereka. Suasana yang biasanya tenang berubah menjadi penuh tawa dan keceriaan.
Pantauan di lokasi menunjukkan banyak anak berebut mendekati Bupati. Ada yang ingin bertanya, ada pula yang sekadar bercerita tentang buku yang mereka baca. Sesekali, tawa pecah ketika Aneng menanggapi cerita polos anak-anak dengan guyonan ringan.
“Kami datang malam ini untuk memotivasi anak-anak. Perpustakaan bukan tempat sepi yang membosankan, tetapi tempat penuh ilmu. Dengan membaca, kita bisa membuka jendela dunia,” ujar Aneng.
Aneng
menegaskan, literasi adalah kunci menghadapi tantangan global. Anak-anak yang gemar membaca diyakini akan memiliki wawasan luas serta siap bersaing.
“Literasi adalah senjata paling dahsyat untuk meraih masa depan. Dengan membaca, kalian bisa jadi pemimpin, ilmuwan, atau tokoh yang membanggakan daerah ini,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi anak-anak yang memilih malam minggu di perpustakaan ketimbang nongkrong di luar. “Saya bangga, anak-anak Anambas lebih memilih membaca. Ini bukti generasi kita punya semangat positif,” tambahnya.
Shinta, yang turut hadir, memberikan semangat kepada anak-anak. Ia menekankan pentingnya membiasakan membaca sejak dini.
“Anak-anak harus dibiasakan membaca sejak kecil. Dari kebiasaan sederhana ini akan tumbuh karakter kuat dan mimpi besar. Saya yakin anak-anak Anambas mampu bersaing dengan siapa pun di luar sana,” ujarnya. (*)
Reporter: Ihsan Imaduddin
Artikel Saat Bupati Anambas dan Istri Hangatkan Malam Minggu di Perpustakaan Daerah pertama kali tampil pada Kepri.









