Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1077

857 UMKM Daftar, Baru 15 Terima Dana Rp20 Juta dari Program Pinjaman Batam

0
Ilustrasi. Aneka makanan dan minuman ditawarkan pelaku UMKM di Bazar makanan dan minuman di Dataran Engku Putri Batamcenter. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Program pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Batam mulai berjalan. Hingga 26 September 2025, tercatat 15 UMKM sudah menandatangani akad pinjaman dengan nilai masing-masing Rp20 juta.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Batam, Salim, mengatakan total dana yang sudah tersalurkan mencapai Rp300 juta. Program ini dijalankan Pemkot Batam bekerja sama dengan Bank BTN sebagai mitra penyalur.

“Per 26 September, BTN menerima 857 berkas pengajuan. Dari jumlah itu, 836 lolos tahap pengecekan SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) OJK,” katanya, Selasa (30/9).

Namun, tidak semua berkas dapat dilanjutkan. Sebanyak 354 pengajuan ditolak karena catatan kredit yang kurang baik. Selain itu, terdapat faktor lain yang menyebabkan penolakan.

Di antaranya, 52 berkas ditolak karena lokasi usaha berpindah dan tidak permanen, 19 tidak sesuai sektor prioritas, 50 berasal dari luar pulau dengan radius lebih dari 10 kilometer dari BTN Batu Aji dan Batam Kota, serta 3 bukan usaha milik pribadi.

Selain itu, 15 pemohon ditolak karena usia masih di bawah 21 tahun, 31 lainnya bermasalah dalam riwayat kredit, dan 8 nasabah memilih mengundurkan diri dari program.

“Yang bisa lanjut ada 285 berkas. Saat ini masih dalam tahap pengecekan ulang oleh pihak bank. Dari hasil akad yang berjalan, baru 15 UMKM yang resmi menerima pinjaman Rp20 juta,” ujar Salim.

Pihaknya bersama Bank BTN berupaya memperluas akses agar lebih banyak pelaku usaha yang bisa memanfaatkan fasilitas ini. Salah satunya dengan mendorong agar aturan radius 10 kilometer dari kantor BTN tidak lagi diberlakukan.

“Kami juga berharap sektor lain seperti pertanian dan perkebunan bisa masuk kategori prioritas. Dengan begitu, cakupan penerima manfaat menjadi lebih luas,” ujarnya.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, ingin hambatan administratif yang berpotensi membuat dana tidak terserap optimal dihilangkan. Baginya, semakin banyak UMKM yang memanfaatkan program ini, semakin besar pula dampak positifnya bagi perekonomian.

“Kalau anggaran sudah disiapkan tapi tidak terpakai, berarti kebijakan itu tidak efektif. Maka prinsipnya, aturan harus fleksibel supaya dana bisa segera digunakan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Untuk mendukung program ini, Pemko Batam menanggung bunga pinjaman sebesar 6 persen per bulan dengan alokasi dana Rp3 miliar. Amsakar memastikan pemerintah akan mengawasi bersama pihak bank agar penyaluran pinjaman tepat sasaran dan tingkat pengembaliannya terjaga. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel 857 UMKM Daftar, Baru 15 Terima Dana Rp20 Juta dari Program Pinjaman Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

PLN Batam Luncurkan Program “Gebyar Energi Perak” Sambut HUT ke-25

0
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo

batampos – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-25, PT PLN Batam meluncurkan program spesial bertajuk “Gebyar Energi Perak” dengan slogan “Dari Cahaya Perak Menuju Energi Masa Depan”. Program ini memberikan promo biaya penyambungan tambah daya bagi seluruh pelanggan 1 phasa.

Melalui program ini, pelanggan cukup membayar Biaya Penyambungan (BP) hanya Rp250.000 tanpa tambahan investasi (perluasan jaringan), dengan ketentuan tetap berlaku penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL). Promo berlangsung mulai 1 Oktober hingga 11 Oktober 2025.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen PLN Batam dalam memberikan pelayanan terbaik serta kemudahan akses listrik bagi pelanggan.

“Melalui momentum Hari Ulang Tahun PLN Batam ke 25, kami kembali menegaskan komitmen PLN Batam untuk selalu menghadirkan layanan berkualitas demi menjaga kepuasan pelanggan. Program Gebyar Energi Perak ini kami hadirkan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan daya listrik dengan biaya yang lebih ringan,” ujar Kwin Fo.

Promo ini berlaku untuk pelanggan tegangan rendah 1 phasa di semua golongan tarif, dengan daya awal 450 VA hingga 7.700 VA, yang ingin menambah daya hingga maksimal 11.000 VA.

Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya 1.300 VA yang ingin meningkatkan daya ke 2.200 VA cukup membayar Rp250.000 ditambah penyesuaian UJL sebesar Rp271.000, sehingga total menjadi Rp521.000. Jumlah ini jauh lebih hemat dibandingkan tarif normal sebesar Rp1.271.000.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan cukup membawa identitas diri (KTP dan NPWP), bukti kepemilikan lahan dan bukti pembayaran rekening listrik terakhir ke kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Batam di Batam Center, Nagoya, Batu Aji, atau Tiban.

“Proses penyambungan tambah daya listrik kini lebih mudah dan cepat, dengan pengajuan yang praktis. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan listrik sebelum periode promo berakhir,” tutup Kwin Fo.

Selain datang langsung ke kantor UP3, pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center PLN Batam di (0778) 5702 123, Pelayanan Virtual PLN Batam, atau melalui akun resmi media sosial PLN Batam jika ada pertanyaan. Petugas siap memberikan informasi dan membantu proses pendaftaran dengan senang hati. (*)

Artikel PLN Batam Luncurkan Program “Gebyar Energi Perak” Sambut HUT ke-25 pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini Penjelasan Medis Terkait Murid SDN 016 yang Muntah dan Mual Usai Konsumsi MBG

0
SPPG Seipelenggut yang tutup beroperasi. f. Eusebius Sara

batampos— Sebanyak 17 murid SDN 016 Seilekop, Sagulung, dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Elisabeth Seilekop setelah mengalami mual, muntah, dan pusing usai menyantap menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (26/9). Kejadian ini sontak menjadi sorotan publik, terlebih karena program MBG baru berjalan sebulan di Batam.

Perwakilan manajemen RS Elisabeth Seilekop, dr. Erie, menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan keluhan para siswa disebabkan keracunan makanan. “Konotasi keracunan itu kami tak bisa pastikan karena tidak ada pemeriksaan toksikologi. Penanganan yang kami lakukan sebatas observasi,” ujarnya.

Menurutnya, gejala yang dialami siswa memang relatif sama, yakni mual, muntah, dan pusing. Namun tidak semua kasus seragam. Beberapa anak datang dalam kondisi tubuh sudah kurang fit sebelum makan, bahkan sebagian sudah sarapan di rumah. “Bisa saja faktor kondisi tubuh atau karena tidak biasa mengonsumsi salah satu makanan yang disajikan,” jelas Erie.

Dokter Erie menambahkan, tidak ada satupun siswa yang memerlukan rawat inap. Setelah menjalani observasi sekitar 30 menit, kondisi mereka berangsur membaik dan diizinkan pulang. “Kami melihat siswa tersebut bisa rawat jalan. Kondisinya stabil setelah observasi,” tegasnya.

BACA JUGA: Diduga Keracunan, Warga Malaysia Tewas di Galangan Kapal PT ASL

Ia juga menilai terlalu dini menyimpulkan kasus ini sebagai keracunan. Tanpa pemeriksaan laboratorium, tidak ada dasar medis kuat untuk menyebut keluhan siswa akibat makanan. “Kalau gejalanya seperti itu bisa banyak faktor. Tidak sarapan lalu makan berat bisa menyebabkan kaget lambung. Itu bukan keracunan,” tambahnya.

Berdasarkan data rumah sakit, total siswa yang masuk IGD mencapai 17 orang. Mereka datang hampir bersamaan usai jam makan siang. Gejala disebut ringan dan bisa ditangani dengan terapi sederhana. “Kasus ini sifatnya ringan. Tidak ada komplikasi. Semua siswa sudah kembali dengan kondisi lebih baik,” kata Erie.

Meski demikian, fakta bahwa gejala muncul setelah konsumsi menu MBG tetap memicu perhatian. Menu siang itu diketahui berupa spaghetti, minuman yakult, dan buah salak. Menariknya, hanya murid kelas siang yang terdampak, sementara siswa kelas pagi tidak melaporkan keluhan serupa.

Hingga kini pihak manajemen MBG belum memberikan keterangan resmi. Namun, sebagai langkah awal, dapur MBG di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seipelenggut yang menyuplai makanan ke sepuluh sekolah, termasuk SDN 016 Seilekop, dihentikan sementara.

Pantauan awak media pada Selasa (30/9), aktivitas di dapur SPPG Seipelenggut benar-benar terhenti. Rolling door tiga ruko yang biasa digunakan untuk produksi tertutup rapat. Tidak terlihat aktivitas memasak maupun persiapan distribusi makanan.

Dua pekerja perempuan yang ditemui di lokasi mengaku bahwa operasional dapur sudah berhenti sejak Senin (29/9). “Dari Senin kemarin tak ada kegiatan lagi, dihentikan sementara,” ujar salah satunya yang enggan menyebutkan nama.

Mereka menambahkan, dapur tersebut biasanya memasok makanan MBG untuk sepuluh sekolah penerima manfaat. Namun, keduanya menolak berkomentar lebih jauh terkait alasan penghentian operasional. “Kami hanya pekerja,” ucapnya singkat.

Di depan ruko dapur, terlihat satu unit mobil operasional parkir tanpa aktivitas bongkar muat seperti biasanya. Suasana lengang menandakan dapur benar-benar berhenti berproduksi.

Koordinator SPPG Batam, Defri Frenaldi, yang dikonfirmasi terpisah, belum memberikan pernyataan resmi. Hingga kini pihaknya masih bungkam terkait evaluasi maupun rencana tindak lanjut program MBG pascakejadian.

SPPG Seipelenggut sendiri dikenal sebagai dapur terbesar yang menyalurkan makanan MBG di Sagulung dengan jumlah penerima ratusan siswa. Penutupan sementara membuat distribusi makanan ke sepuluh sekolah otomatis terhenti.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan dapur akan kembali beroperasi. Pihak sekolah maupun orang tua siswa masih menunggu kejelasan dari pengelola MBG dan pemerintah. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan agar evaluasi menyeluruh terhadap standar dapur dan distribusi MBG segera dilakukan demi menjamin keamanan konsumsi siswa. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Ini Penjelasan Medis Terkait Murid SDN 016 yang Muntah dan Mual Usai Konsumsi MBG pertama kali tampil pada Metropolis.

Universitas Universal Bantu HWKing Snack Batam Tembus Pasar Lewat Branding dan Optimalisasi Digital Marketing

0
Tim dari Universitas Universal usai melakukan pelatihan di HWKing Snack. (f: M Febrii Shaharul Iman/Universitas Universal)

batampos – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Universal sukses menggelar program Pengabdian Masyarakat Pemula.

Kegiatan yang bertajuk Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan Pengusaha Mikro di Batam: melalui Literasi Digital Marketing dan Branding Efektif ini ditujukan untuk mengatasi hambatan utama yang dihadapi oleh UMKM, khususnya yang dimiliki dan dikelola oleh perempuan di Kota Batam.

Mitra sasaran utama dalam program ini adalah HWKing Snack, sebuah industri rumahan yang dimiliki oleh Pengusaha Perempuan, Widya. Ia memproduksi aneka keripik vegetarian di kawasan Bengkong Laut, Batam.

Meskipun telah memiliki legalitas usaha NIB dan PIRT, pemilik UMKM tersebut menghadapi kompleksitas masalah yang menyebabkan omzetnya stagnan, bahkan cenderung menurun, hingga muncul rencana untuk menutup bisnisnya.

Mengatasi Tantangan Digital dan Manajemen

Hasil analisis situasi menunjukkan bahwa HWKing Snack menghadapi beberapa masalah krusial. Di antaranya adalah kurangnya ketangguhan mental (entrepreneurial resilience) dan rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan bisnis, di mana pencatatan inventaris masih manual dan terjadi pencampuran dana operasional rumah tangga dengan usaha.

Selain aspek manajemen, masalah pemasaran menjadi fokus utama. HWKing Snack masih bergantung pada metode sederhana seperti mouth to mouth marketing.

Penggunaan media sosial (Instagram) pun belum efektif, terbukti dari jumlah pengikut yang tidak mengalami peningkatan selama kurang lebih dua tahun terakhir dan penonton reels yang sangat rendah (di bawah 10 orang).

Selain itu, packaging produk dinilai belum mampu memikat perhatian konsumen dan belum mewakili nilai produk yang terkandung.

Melihat urgensi permasalahan tersebut, tim PKM menawarkan solusi komprehensif yang berfokus pada aspek pemasaran, pertama penguatan mindset dan rencana bisnis. Pelatihan diberikan untuk mengembangkan pola pikir wirausaha yang positif dan proaktif, serta menyusun rencana bisnis yang efektif dan realistis menggunakan Business Model Canvas (BMC).

Yang kedua berupa branding dan packaging kreatif. Di sini mitra diajak menciptakan brand yang kuat dan menarik. Pelatihan mencakup praktik pembuatan kemasan yang efektif, ramah lingkungan (sustainability), dan efisien biaya.

Solusi yang ketiga berupa literasi dan praktik keuangan. Pelaku usaha dibekali pemahaman dasar pengelolaan keuangan, termasuk penyusunan business budgeting, cash flow management, anggaran proyeksi, dan edukasi terkait pajak UMKM.

Keempat, optimalisasi digital marketing berbasis AI. Inilah langkah strategis untuk meningkatkan visibilitas dan engagement.

Mitra dilatih secara praktik mandiri menggunakan AI tools seperti Canva AI, Chatgpt, dan Meta Business Suites untuk strategi konten, analisis pasar, dan otomatisasi kampanye pemasaran.

Implementasi Teknologi dan Peran Tim Dosen-Mahasiswa

Sebagai wujud penerapan teknologi dan inovasi, tim PKM ini memberikan solusi berupa Website Resmi Bisnis HWKing Snacks yang dibangun menggunakan Content Management System (CMS) WordPress.

Website ini berfungsi sebagai etalase digital yang menunjukkan kredibilitas, dan telah terintegrasi dengan Whatsapp Business, Instagram bisnis, Google Maps bisnis, dan e-marketplace seperti Shopee Food. Melalui integrasi ini, harapannya UMKM HWKing Snack dapat bersaing di pasar modern dan meningkatkan omzet penjualannya secara signifikan.

Kegiatan pengabdian ini dijalankan oleh tim dosen yang diketuai oleh Afrianti Elsye Vanomy, A.Md., S.E., M.M. Afrianti Elsye Vanomy menyampaikan materi Mindset, Rencana Bisnis, Branding, dan Kemasan.

Materi literasi keuangan dan pajak disampaikan oleh Syarif Hidayah Lubis, S.E., M.Si. Sementara optimalisasi social media marketing menggunakan AI dibawakan oleh Suryo Widyantoro, S.T., M.M.SI., M.Com(IS)

Program ini juga mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) Kampus Merdeka dengan melibatkan mahasiswa secara aktif. Mahasiswa yang terlibat memperoleh pengalaman belajar di luar kampus.

Mahasiswa yang terlibat diantaranya Nanvy Jenix Dean Polii dan M Febrii Shaharul Iman. Keduanya bertugas mencari mitra PKM, melakukan survey kebutuhan, dan melakukan aktivitas dokumentasi kegiatan baik tulisan maupun visual.

Tim pengabdian berharap, dengan peningkatan literasi digital marketing dan branding yang efektif, serta kemampuan pengelolaan keuangan yang baik, UMKM HWKing Snack dapat menjadi salah satu pengusaha perempuan mikro di Batam yang berdaya, meningkatkan pendapatan, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

Tim pengabdi mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada DRTPM atas dana hibah yang diberikan dan tidak lupa kepada pihak LLDIKTI Wilayah XVII serta pihak Universitas Universal yang berkontribusi dalam memberikan dukungan kepada tim pengabdi untuk terlaksananya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. (Nanvy Jenix Dean Polii/adv)

Artikel Universitas Universal Bantu HWKing Snack Batam Tembus Pasar Lewat Branding dan Optimalisasi Digital Marketing pertama kali tampil pada Metropolis.

Urgensi Komunikasi Krisis Menjaga Wajah Institusi

0

Di era disrupsi informasi, krisis bukan lagi sesuatu yang datang perlahan dan terduga. Dalam hitungan menit, satu pernyataan pejabat, laporan media, atau unggahan warganet bisa memicu badai persepsi yang mengancam reputasi sebuah institusi.

Dalam konteks badan publik, mulai dari kementerian hingga pemerintah daerah, situasi ini memperlihatkan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam berkomunikasi bukan lagi keunggulan, melainkan kebutuhan mendesak. Ketika krisis muncul, publik tak hanya menilai isi tanggapan, tetapi juga kehadiran, empati, dan sikap tanggung jawab dari institusi yang bersangkutan.

Sayangnya, masih banyak lembaga yang memandang komunikasi sebagai urusan pelengkap, bukan bagian dari strategi inti. Akibatnya, ketika krisis terjadi, wajah institusi tetap tercoreng karena lambatnya respons atau komunikasi yang tidak tepat. Meskipun secara substansi mereka berada di posisi yang benar.

Di sinilah komunikasi krisis menjadi penting, bukan sekedar untuk mengendalikan opini publik, tetapi untuk mempertahankan legitimasi, membangun kembali kepercayaan, dan menunjukkan kualitas kepemimpinan di tengah tekanan.

Citra institusi kini menjadi aset strategis yang menentukan kepercayaan masyarakat, bukan sekadar urusan estetika atau pencitraan belaka. Oleh karena itu, pengelolaan citra dan penanganan krisis seharusnya menjadi bagian dari strategi utama lembaga publik, dan dijalankan secara antisipatif, bukan setelah masalah membesar.

Citra publik tidak dibentuk hanya dari dokumen resmi atau konferensi pers. Ia adalah refleksi dari bagaimana masyarakat memandang suatu institusi, mulai dari pengalaman mereka dalam menerima layanan, pemberitaan media, interaksi di media sosial, hingga reputasi pejabatnya. Khususnya bagi institusi pemerintah, citra mencerminkan seberapa jauh mereka hadir dan relevan dalam menjawab kebutuhan rakyat.

Elvinaro dalam bukunya Dasar-Dasar Public Relations (2002) menyebutkan Citra merupakan kesan yang diperoleh seseorang berdasarkan pengetahuan dan pengertiannya tentang fakta-fakta atau kenyataan. Citra terbentuk berdasarkan pengetahuan dan informasi-informasi yang diterima oleh seseorang, komunikasi tidak secara langsung menimbulkan perilaku tertentu, tetapi cenderung mempengaruhi cara kita mengorganisasikan citra kita tentang lingkungan.

Namun sayangnya, masih banyak badan publik yang memperlakukan citra sebagai aktivitas kosmetik ; kampanye sesaat, promosi digital yang tak menyentuh substansi, atau program seremonial yang kurang menyentuh akar persoalan. Padahal, di zaman keterbukaan informasi, persepsi publik tidak bisa dibentuk lewat tampilan semata. Ia harus dibangun lewat komunikasi yang konsisten dan tindakan nyata.

Krisis tidak selalu datang dalam bentuk bencana besar. Ia bisa berupa pemberitaan negatif, kesalahan kebijakan, atau ketidaksiapan merespons kejadian tak terduga. Menurut Coombs dan Holladay (2010), krisis merupakan situasi luar biasa yang berpotensi merusak reputasi organisasi jika tidak dikelola dengan tepat. Bagi badan publik, krisis tidak hanya berdampak pada citra, tetapi juga legitimasi di mata publik.

Itulah sebabnya krisis komunikasi bisa muncul dari berbagai sumber, misalnya pelaksanaan program yang menuai kritik, bencana yang penanganannya dinilai lamban, pernyataan pejabat yang kontroversial, atau bahkan miskomunikasi internal. Ketika krisis terjadi, masyarakat tidak hanya melihat isi penjelasan yang diberikan, tetapi juga menilai waktu respon, kejujuran, serta sikap pejabat yang tampil di depan publik.

Komunikasi Krisis Sebagai Pilar Reputasi

Dalam menghadapi dinamika informasi publik yang semakin cepat dan kompleks, instansi pemerintah dituntut untuk mampu menyampaikan informasi secara terbuka, akurat, dan tepat waktu. Hal ini sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2010 sebagai pelaksanaan dari Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang menegaskan bahwa setiap badan publik berkewajiban menyediakan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk dalam situasi darurat atau krisis.

Ketiadaan komunikasi yang efektif dalam masa krisis dapat memunculkan kepanikan, disinformasi, serta menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Oleh karena itu, pengelolaan informasi yang cepat dan terkoordinasi melalui tim komunikasi krisis menjadi instrumen penting dalam mewujudkan prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.

Lebih lanjut, pentingnya pengelolaan komunikasi krisis juga diperkuat melalui Peraturan Menteri PAN dan RB No. 30 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Tata Kelola Kehumasan di Instansi Pemerintah. Regulasi ini menggarisbawahi perlunya struktur dan sistem kehumasan yang mampu merespons berbagai situasi komunikasi, termasuk kondisi krisis. Dalam konteks ini, pembentukan tim manajemen komunikasi krisis merupakan bagian strategis dari tata kelola kehumasan yang baik, guna memastikan bahwa pesan-pesan pemerintah tersampaikan dengan benar, terhindar dari simpang siur informasi, dan tetap menjaga citra serta kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Ketidaksiapan dalam merespons suatu isu dapat memperkeruh keadaan. Ketika respons lambat atau terkesan menyalahkan pihak lain, kepercayaan publik pun goyah. Namun sebaliknya, jika lembaga mampu tampil cepat, terbuka, dan empatik, krisis bisa menjadi peluang untuk menunjukkan kepemimpinan dan tanggung jawab.

Agar krisis tidak menjadi bumerang, badan publik perlu membudayakan pendekatan yang proaktif. Ini bukan hanya tentang kesiapsiagaan, melainkan juga antisipasi dan pencegahan sebelum masalah muncul ke permukaan.

Beberapa langkah strategis yang bisa dilakukan antara lain pertama, evaluasi komunikasi secara rutin. Melakukan peninjauan berkala terhadap efektivitas kanal komunikasi, keterpahaman pesan di masyarakat, serta mendeteksi potensi celah miskomunikasi.

Kedua, menyusun Rencana Komunikasi Krisis (Crisis Communication Plan). Setiap instansi perlu memiliki panduan lengkap dalam menghadapi krisis: siapa yang bertanggung jawab berbicara, jalur komunikasi resmi, serta skenario tanggapan berdasarkan jenis krisis.

Ketiga, pelatihan tim kehumasan dan protokol. Staf yang menangani komunikasi publik harus dilatih tidak hanya dalam aspek teknis, tapi juga dalam hal krisis, manajemen media, dan pengelolaan opini publik.

Keempat, mengedepankan transparansi dan konsistensi. Dalam kondisi apapun, informasi yang disampaikan harus selaras dengan data, disampaikan terbuka, dan tidak berubah-ubah. Keteguhan dalam menyampaikan fakta jauh lebih membangun kepercayaan daripada narasi defensif.

Langkah kelima atau terakhir, berjejaring dengan media dan tokoh publik. Di era media sosial dan demokratisasi informasi, peran jurnalis, content creator, dan tokoh digital sangat besar dalam membentuk opini. Kolaborasi yang sehat, edukatif, dan terbuka akan membantu menjaga narasi publik tetap objektif.

Komunikasi bukan lagi tugas pelengkap, melainkan bagian dari kepemimpinan strategis. Pemimpin lembaga publik harus hadir sebagai wajah kebijakan, terutama saat terjadi krisis. Mereka harus mampu menyampaikan informasi dengan jujur, tulus, dan penuh tanggung jawab. Ukuran keberhasilan mereka bukan hanya dari capaian program, tapi juga dari bagaimana mereka membangun dan menjaga kepercayaan publik lewat komunikasi yang berkualitas.

Oleh karena itu, badan publik perlu menata ulang cara mereka berkomunikasi. Tak cukup hanya tampil ketika krisis datang, kesiapan harus dimulai jauh sebelum itu. Ketika kepercayaan sudah dibangun, publik akan lebih memberi ruang bagi institusi untuk menjelaskan diri di saat sulit.

Krisis bisa datang tak terduga dan tidak bisa sepenuhnya dihindari. Namun, dengan kesiapan dan strategi komunikasi yang matang, krisis tidak harus menjadi akhir dari reputasi. Justru, ia bisa menjadi momen untuk menunjukkan integritas, transparansi, dan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Penanganan Komunikasi Krisis di BKKBN Kepri

Beruntungnya, Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau telah melakukan penanganan komunikasi krisis. Yaitu dengan membuat Standard Operational Prosedure (SOP) yang dijabarkan dalam Panduan Penanganan Komunikasi Krisis di Lingkungan BKKBN Kepri.

Dimulai dari analisis situasi, pengumpulan bahan dan data kronologis, analisa sentiment public terhadap pemberitaan yang ada, pembuatan agenda setting media dan menyiapkan rilis yang relevan. BKKBN Kepri juga telah membentuk tim komunikasi krisis dan melibatkan pakar yang bepengalaman sebagai fasilitator. Pembekalan terhadap personil tim komunikasi krisis dilakukan pada 2 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan materi “Strategi Komunikasi Krisis di era Digital”, yang disampaikan oleh Dr.Rulli Nasrullah,M.Si, konsultan Digital Brand-Myth. Ia juga merupakan penulis buku-buku media sosial dan konsultan kehumasan lembaga pemerintah, swasta ataupun individu

Sebagai penutup, kesadaran dan pemahaman akan pentingnya komunikasi bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan keharusan yang telah dibentuk sedini mungkin di BKKBN Kepri. Dengan bekal ini, tim komunikasi krisis diharapkan siap menghadapi berbagai tantangan di era digital sebagaimana dengan semangat yang selaras dan visi yang teguh, tim komunikasi krisis BKKBN Kepri berdiri sebagai garda terdepan menjaga citra instansi di mata publik. (***)

Oleh: Dewita

 

Artikel Urgensi Komunikasi Krisis Menjaga Wajah Institusi pertama kali tampil pada News.

Amsakar Tegaskan Industri MICE Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

0
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (2 dari kiri), menghadiri konser Rock Friend’z Batam 2025 di Cincai Cafe, Minggu (28/9/2025). Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kebangkitan industri musik Batam sebagai penggerak ekonomi kreatif dan sektor MICE.

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan dukungan penuh terhadap kebangkitan industri musik di Kota Batam.

Dalam konser kolaborasi internasional Rock Friend’z Batam 2025 di Cincai Cafe, Minggu (28/9/2025), Amsakar menegaskan bahwa musik bukan hanya hiburan. Tetapi juga penggerak ekonomi kreatif yang dapat memperkuat sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, dan Exhibitions).

“Saya berharap, rekan-rekan musisi di Batam dapat kembali membangkitkan industri musik,” ujar Amsakar.

Ia juga mengapresiasi solidaritas para musisi Batam yang terus berkarya dan memberi warna baru bagi pertumbuhan industri kota.

Amsakar tak memungkiri bahwa sektor MICE telah memainkan peran strategis. Khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Industri ini juga terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap sektor-sektor ekonomi lain di sekitarnya. Seperti meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan maupun peningkatan pada tingkat hunian kamar hotel.

“Konser ini adalah bagian penting untuk memantapkan kemajuan sektor MICE dan ekonomi kreatif Kota Batam,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Umum BP Batam, M. Taofan serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam. (*)

Artikel Amsakar Tegaskan Industri MICE Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Tegaskan Industri MICE Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

0
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (2 dari kiri), menghadiri konser Rock Friend’z Batam 2025 di Cincai Cafe, Minggu (28/9/2025). Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kebangkitan industri musik Batam sebagai penggerak ekonomi kreatif dan sektor MICE.

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan dukungan penuh terhadap kebangkitan industri musik di Kota Batam.

Dalam konser kolaborasi internasional Rock Friend’z Batam 2025 di Cincai Cafe, Minggu (28/9/2025), Amsakar menegaskan bahwa musik bukan hanya hiburan. Tetapi juga penggerak ekonomi kreatif yang dapat memperkuat sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, dan Exhibitions).

“Saya berharap, rekan-rekan musisi di Batam dapat kembali membangkitkan industri musik,” ujar Amsakar.

Ia juga mengapresiasi solidaritas para musisi Batam yang terus berkarya dan memberi warna baru bagi pertumbuhan industri kota.

Amsakar tak memungkiri bahwa sektor MICE telah memainkan peran strategis. Khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Industri ini juga terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap sektor-sektor ekonomi lain di sekitarnya. Seperti meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan maupun peningkatan pada tingkat hunian kamar hotel.

“Konser ini adalah bagian penting untuk memantapkan kemajuan sektor MICE dan ekonomi kreatif Kota Batam,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Umum BP Batam, M. Taofan serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam. (*)

Artikel Amsakar Tegaskan Industri MICE Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekomendasi Es Teler Legendaris di Batam yang Bikin Segar dan Ketagihan

0
Es teler
Ilustrasi. F. Jawa Pos.

batampos – Terik matahari di Kota Batam belakangan ini bikin siapa pun ingin segera mencari minuman dingin. Di tengah cuaca tropis, es teler jadi pilihan sempurna: segarnya alpukat, kelapa muda, nangka, cincau, disiram sirup manis, berpadu dalam satu mangkuk yang menggoda selera.

Tidak heran, kuliner es teler masih jadi primadona di Batam. Dari kedai sederhana hingga ruko modern, banyak tempat menyajikan es teler dengan cita rasa khas masing-masing. Berikut 5 rekomendasi es teler legendaris di Batam yang wajib dicoba.

1. Es Tiara 

Es teler satu ini melegenda di Kampung Seraya, Batu Ampar. Porsinya pas, rasa manisnya terjaga, dan selalu konsisten sejak puluhan tahun. Tidak heran pelanggan setia dari berbagai generasi masih terus datang.

2. Es Mendem

Nama yang unik, rasa yang tak kalah istimewa. Dari porsi hingga harga, Es Mendem terkenal ramah di kantong. Berlokasi di Baloi Permai, Batam Kota, tempat ini jadi favorit mahasiswa dan keluarga.

3. Es Cemara

Kalau suka durian, Es Cemara di Sagulung jawabannya. Potongan durian melimpah jadi andalan yang bikin pecinta buah ini rela antre. Segarnya makin nikmat dinikmati siang hari.

4. Rumah Es Tali Roso

Creamy, manis, dan bikin nagih. Itulah ciri khas Rumah Es Tali Roso. Kedai ini punya banyak cabang, jadi mudah ditemukan di Batam Centre, Batu Besar, hingga Tiban.

5. Omah Es Batam

Durian lovers wajib coba Omah Es. Porsinya besar, toppingnya komplet, dan kuah manis gurihnya pas di lidah. Lokasinya di Ruko Mitra Raya 2, Batam Centre.

Setiap suapan es teler menghadirkan sensasi segar sekaligus manis yang membuat siapa pun betah berlama-lama. Bukan sekadar minuman pelepas dahaga, es teler juga sudah jadi bagian dari tradisi kuliner Batam yang tak lekang oleh waktu. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Rekomendasi Es Teler Legendaris di Batam yang Bikin Segar dan Ketagihan pertama kali tampil pada Metropolis.

Malam Ini, Film G30S PKI Kembali Tayang di TV dan Streaming

0
PKI
Poster film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI yang diproduksi di era Orde Baru. F. Istimewa.

batampos 

Film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI kembali menjadi sorotan jelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2025. Seperti tradisi tiap tahun, film karya sutradara Arifin C. Noer itu kembali diputar di televisi nasional dan platform streaming.

Film yang pertama kali rilis pada 1984 ini dibuat untuk mengenang tragedi kelam peristiwa Gerakan 30 September 1965. Dulu, film ini menjadi tontonan wajib masyarakat, kini tetap menjadi tradisi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti adanya adegan kekerasan dalam film berdurasi 226 menit tersebut. KPAI menilai film ini kurang layak ditonton anak-anak. Biasanya film ditayangkan larut malam untuk menyesuaikan durasi panjangnya.

Mengutip Kaltim Post, beberapa stasiun televisi nasional menayangkan film ini:

iNews – 30 September 2025, channel 433 iNews HD & 83 iNews, pukul 21.00 WIB

Trans7 – 30 September 2025, channel 110 Trans7, pukul 11.15–15.15 WIB

tvOne – 30 September 2025, pukul 20.00 WIB

Selain itu, iNews TV dan RCTI+ juga menyediakan akses live streaming melalui aplikasi maupun situs resmi.

Meski menuai pro dan kontra, tradisi penayangan film ini tetap berjalan. Banyak pihak menilai film ini penting sebagai edukasi sejarah untuk generasi muda agar memahami peristiwa G30S PKI yang pernah mengancam persatuan bangsa. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Malam Ini, Film G30S PKI Kembali Tayang di TV dan Streaming pertama kali tampil pada News.

Ketahui 7 Pengganti Gula Putih yang Lebih Sehat, Cocok untuk Diet

0
Madu.
Ilustrasi madu. F. Freepik.

batampos – Gula putih sering kali menjadi bahan yang perlu dibatasi dalam pola makan sehat. Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk diabetes tipe 2.

Tubuh sejatinya membutuhkan energi dari glukosa, namun sumber terbaik berasal dari makanan alami yang kaya serat dan nutrisi, bukan dari gula olahan. Karena itu, banyak orang kini mencari alternatif pemanis yang lebih sehat.

Berikut 7 pengganti gula putih alami yang bisa menjadi pilihan, dikutip dari Healthline:

1. Stevia

Stevia tidak memiliki kalori tambahan. Rasanya sangat manis sehingga hanya sedikit yang dibutuhkan sebagai pemanis.

2. Monk Fruit

Pemanis dari buah monk ini bebas kalori dan tidak menaikkan gula darah. Meski begitu, harganya relatif lebih mahal dan sulit ditemukan dalam bentuk murni.

3. Madu

Madu mengandung sedikit vitamin, mineral, dan antioksidan. Pemanis alami ini kerap digunakan dalam teh, roti, atau campuran adonan.

4. Gula Kelapa

Gula kelapa memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding gula putih, meski kandungan kalorinya hampir sama. Sedikit nutrisi tambahan juga terkandung di dalamnya.

5. Buah

Pisang dan kurma bisa menjadi pengganti gula alami. Selain memberikan rasa manis, buah juga mengandung serat serta nutrisi tambahan.

6. Allulose

Allulose adalah pemanis rendah kalori yang berasal dari buah seperti tin dan kismis. Efeknya terhadap kadar gula darah juga minimal.

7. Xylitol

Pemanis ini berasal dari buah atau sayuran. Kalorinya rendah dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti gula putih.

Meski begitu, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan pemanis alami tetap perlu dibatasi. Konsumsi berlebihan tetap bisa membebani metabolisme tubuh.

Langkah terbaik untuk menjaga kesehatan adalah mengurangi ketergantungan pada rasa manis, memperbanyak konsumsi buah utuh, serta menjaga pola makan seimbang.

Reporter: Juliana Belence

Artikel Ketahui 7 Pengganti Gula Putih yang Lebih Sehat, Cocok untuk Diet pertama kali tampil pada Lifestyle.