Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 108

Ayah Berulang Kali Cabuli Anak Kandung yang Masih Berumur 3 Tahun

0
Pelaku pencabulan terhadap anak kandung di daerah Sagulung. F. Istimewa

batampos – SSM,34 , warga Perumahan Bukit Melati, Sei Pelenggut melakukan perbuatan bejat terhadap anak kandungnya, VL, 3 tahun. Pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan tersebut berulang kali mencabuli putri bungsunya.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris mengatakan pencabulan ini terkuak dari keluhan korban kepada ibunya. Korban mengalami kesakitan pada alat vitalnya.

“Dari keluhan itu dilakukan pemeriksaan terhadap korban. Ditemukan lecet dan cairan pada alat vital korban,” ujarnya, Jumat (27/3).

Dari pemeriksaan, pencabulan tersebut sudah dilakukan pelaku berulang kali sejak bulan Januari 2026. Pelaku melancarkan aksi bejatnya saat istrinya tidak di rumah.

“Pelaku melakukan pencabulan itu di toilet dan kamar saat istrinya berada di luar rumah.,” kata Aris.

Tak hanya mencabuli anak bungsunya, pelaku juga melibatkan anak pria sulungnya untuk mengawasi situasi rumah. “Anak sulungnya ini disuruh berjaga di depan rumah untuk mengawasi ibunya kalau pulang. Anak sulungnya ini tidak tau apa yang diperbuat pelaku,” ungkapnya.

Selain pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa hasil visum dan pakaian korban. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang – Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan ke Dua atas Undang – Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 418 ayat (1) dan atau Pasal 415 huruf b dan atau Pasal 417 Undang – Undang RI No 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Pelaku kita amankan di kediamannya tanpa perlawanan,” tutup Aris.(*)

 

Artikel Ayah Berulang Kali Cabuli Anak Kandung yang Masih Berumur 3 Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

ARTOTEL Batam Dorong Pengalaman Menginap Berbasis Sustainability

0
ARTOTEL Batam dorong konsep menginap berkelanjutan, usung “STAY with Purpose”. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – Industri hospitality terus berkembang mengikuti perubahan kebutuhan wisatawan modern. Kini, pengalaman menginap tidak hanya dinilai dari kenyamanan dan desain, tetapi juga dari bagaimana sebuah hotel memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan lingkungan.

Menjawab tren tersebut, ARTOTEL Batam memperkenalkan konsep “STAY with Purpose”, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan (Environmental, Social, Governance/ESG) ke dalam setiap aspek operasional dan pengalaman tamu.

Melalui pilar STAY, ARTOTEL Batam menegaskan bahwa menginap bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga tentang kesadaran dalam menciptakan pengalaman yang lebih bertanggung jawab.

1. STAY Responsible & Healthier, komitmen nyata mengurangi plastik sekali pakai

Sebagai bagian dari implementasi ESG, ARTOTEL Batam menghadirkan berbagai langkah konkret untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di dalam kamar.

Beberapa inisiatif yang diterapkan antara lain penggunaan sedotan berbahan cassava yang biodegradable, amenities dengan kemasan berbasis turunan cassava seperti shower cap dan cotton bud, hingga key card berbahan kayu sebagai alternatif pengganti PVC.

Selain itu, air mineral di kamar Studio 45 disajikan dengan botol kaca guna meminimalkan potensi paparan mikroplastik, serta penggunaan cover glass dan coaster berbahan kertas untuk menciptakan lingkungan kamar yang lebih ramah lingkungan.

Langkah ini merupakan bagian dari sistem operasional yang dijalankan secara konsisten, bukan sekadar simbolis, guna menghadirkan ruang yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi tamu.

2. STAY Local, sentuhan lokal melalui VIP amenities

Mengangkat kekayaan lokal Batam, ARTOTEL Batam menghadirkan VIP amenities berupa anyaman daun yang dibuat langsung oleh tim ARTIST internal hotel.

Inisiatif ini tidak hanya menjadi elemen estetika, tetapi juga strategi dalam mengurangi penggunaan material sintetis sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan memanfaatkan daun yang melimpah, ARTOTEL Batam mampu menghadirkan pengalaman yang lebih autentik, unik, dan personal bagi para tamu.

General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni, menyampaikan, “Anyaman daun yang kami hadirkan untuk tamu VIP merupakan karya langsung dari ARTIST Room Division ARTOTEL Batam. Inisiatif ini bukan sekadar elemen kreativitas visual, melainkan bagian dari strategi ESG yang kami jalankan secara konsisten. Kami ingin memastikan setiap elemen pengalaman memiliki nilai tambah, baik dari sisi lingkungan maupun operasional. Penggunaan bahan alami lokal seperti daun kelapa tidak hanya relevan dengan karakter Batam, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam mengurangi limbah sekaligus meningkatkan efisiensi biaya secara berkelanjutan.”

Ia menambahkan, “Bagi kami, ESG bukan program musiman, melainkan arah komitmen jangka panjang. Kami percaya bahwa hotel yang sustainable adalah hotel yang memiliki sistem operasional yang disiplin, kontrol biaya yang sehat, serta kepedulian terhadap lingkungan di setiap detailnya.”

3. STAY Conscious, standar higienitas sebagai prioritas

Selain fokus pada keberlanjutan lingkungan, ARTOTEL Batam juga memperkuat aspek kesehatan melalui penerapan standar higienitas yang tinggi. Seluruh amenities dan perlengkapan kamar dibersihkan menggunakan cairan yang telah memenuhi standar food safety berdasarkan sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses ini dilengkapi dengan pengecekan rutin menggunakan metode swab test untuk memastikan kebersihan setiap permukaan tetap terjaga. Pendekatan ini memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman menginap bagi tamu.

4. STAY Beyond Comfort, lebih dari sekadar kenyamanan

ARTOTEL Batam percaya bahwa kenyamanan modern tidak hanya diukur dari fasilitas dan desain interior, tetapi juga dari nilai yang dihadirkan. Dengan menggabungkan unsur seni dari seniman lokal dan praktik keberlanjutan, hotel ini menghadirkan pengalaman menginap yang lebih bermakna.

Konsep “STAY with Purpose” menjadi representasi bahwa setiap pilihan menginap dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Melalui komitmen ESG yang terintegrasi, ARTOTEL Batam terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pilihan bagi traveller masa kini yang mengutamakan gaya hidup sehat, sadar, dan berkelanjutan. (*/adv)

Artikel ARTOTEL Batam Dorong Pengalaman Menginap Berbasis Sustainability pertama kali tampil pada Metropolis.

Tukang Ojek di Tanjungpinang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan 3 Anak, Modus Iming-imingi Uang

0
Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Monang Parlagutan Silalahi. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Seorang tukang ojek berinisial R (62) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap tiga anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang.

Tersangka diamankan warga setelah diduga melakukan perbuatan tersebut di sebuah pangkalan ojek pada Selasa (24/3). Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian menyerahkan R kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, Monang Parlagutan Silalahi, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan.

“Saat ini R sudah ditetapkan sebagai tersangka. Korban berusia 7 tahun, 8 tahun, dan 11 tahun,” ujar Monang, Jumat (27/3).

Ia menjelaskan, ketiga korban terdiri dari satu anak laki-laki dan dua anak perempuan. Peristiwa itu bermula saat para korban beristirahat di pangkalan ojek setelah berkeliling Lebaran dari rumah ke rumah.

Tersangka kemudian mendekati korban dan diduga mengiming-imingi sejumlah uang agar menuruti keinginannya.

“Modusnya dengan memberikan iming-iming uang kepada korban. Setelah kejadian, korban melarikan diri dan melaporkan kepada orang tuanya,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan perbuatannya. Namun, polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.

Polisi juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat berada di luar rumah.

“Orang tua harus mengawasi anak saat keluar rumah, minimal mengetahui dengan siapa dan di mana mereka berada,” tutupnya. (*)

Artikel Tukang Ojek di Tanjungpinang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan 3 Anak, Modus Iming-imingi Uang pertama kali tampil pada Kepri.

Pemko Batam Klaim Keuangan Aman, Nasib PPPK Tak Terancam

0
Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan. Foto. Pemko Batam

batampos –Penerapan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) yang akan membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD mulai 2027 memunculkan kekhawatiran di sejumlah daerah.

‎Namun, Pemerintah Kota Batam memastikan posisi fiskalnya masih dalam kategori aman, termasuk bagi nasib pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

‎Wali Kota Batam Amsakar Achmad melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Rudi Panjaitan, mengatakan kebijakan tersebut memang belum berlaku saat ini dan baru akan diterapkan penuh pada 2027.

Meski begitu, Pemko Batam sudah mulai melakukan penyesuaian sejak dini. “Belum diterapkan sekarang, itu berlaku di 2027. Tapi kita sudah mulai menyesuaikan,” kata Rudi, Jumat (27/3).

‎Ia menjelaskan, dalam struktur APBD Batam saat ini, porsi belanja pegawai masih berada dalam batas aman. Dari total anggaran, sekitar 70 persen dialokasikan untuk belanja di luar pegawai, sementara sekitar 30 persen digunakan untuk membiayai pegawai, termasuk PPPK.

‎“Sekitar 30 persen untuk pegawai, termasuk PPPK. Jadi Batam masih aman,” ujarnya.

‎Menurut Rudi, kondisi ini berbeda dengan sejumlah daerah lain, terutama di kawasan Indonesia timur, yang menghadapi tekanan fiskal lebih berat akibat keterbatasan pendapatan daerah.

‎“Di beberapa daerah memang berat. Tapi kalau Batam, kita termasuk kota dengan kemampuan fiskal yang baik,” katanya.

‎Ia menyebut kekuatan Batam terletak pada tingginya Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang ditopang dari berbagai sektor seperti pajak daerah dan penerimaan lainnya. Bahkan, Batam disebut sebagai salah satu daerah dengan PAD tertinggi di wilayah Sumatera.

‎“Pendapatan kita kuat. Itu yang membuat kita masih dalam kategori aman,” tambahnya.

‎Terkait kekhawatiran akan kemungkinan penghentian atau tidak diperpanjangnya kontrak PPPK sebagai dampak penyesuaian anggaran, Rudi menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi di Batam.

‎“Untuk PPPK, di Batam aman. Tidak ada sampai dirumahkan atau diberhentikan,” tegasnya.

‎Ia menjelaskan, pengangkatan PPPK sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat yang wajib dijalankan daerah, khususnya dalam mengalihkan tenaga honorer menjadi pegawai dengan status yang lebih jelas. Konsekuensinya, daerah juga wajib menanggung gaji dan tunjangan mereka.

‎Namun sebelum pengangkatan dilakukan, Pemko Batam telah menghitung kemampuan fiskal daerah secara matang. “Sebelum diangkat jadi PPPK, kita sudah hitung kemampuan daerah. Artinya kita sanggup membayar hak mereka,” ujarnya.

‎Dengan perhitungan tersebut, Pemko Batam memastikan tidak akan mengambil langkah ekstrem seperti pengurangan pegawai atau penghentian massal PPPK menjelang 2027.

‎Di sisi lain, penyesuaian tetap akan dilakukan secara bertahap, terutama dalam menjaga keseimbangan antara belanja pegawai dan kebutuhan pembangunan lain yang juga bersifat mandatory, seperti pendidikan minimal 20 persen dan infrastruktur 10 persen dari APBD.

‎Rudi menegaskan, meski ada tekanan untuk efisiensi, Pemko Batam tetap berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik. “Pelayanan tetap jadi prioritas. Penyesuaian anggaran tidak boleh mengganggu itu,” katanya.

‎Dengan postur APBD yang dinilai sehat dan kemampuan fiskal yang kuat, Pemko Batam optimistis mampu memenuhi ketentuan UU HKPD tanpa harus mengorbankan pegawai maupun kualitas layanan kepada masyarakat.

 

Artikel Pemko Batam Klaim Keuangan Aman, Nasib PPPK Tak Terancam pertama kali tampil pada Metropolis.

Google Ubah Cara Cari Info, Search Live Kini Bisa Ngobrol dalam Banyak Bahasa

0
Sumber gambar: x.com/Culturevibe360.

batampos – Google resmi memperluas fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Search Live ke lebih dari 200 negara dan wilayah di dunia.

Ekspansi ini menjadi langkah besar dalam transformasi mesin pencari yang kini semakin mengedepankan interaksi percakapan dibanding metode pencarian tradisional berbasis kata kunci.

Melalui fitur Search Live, pengguna dapat berinteraksi langsung dengan mesin pencari menggunakan suara maupun kamera. Teknologi ini memungkinkan pencarian informasi secara real time dengan cara yang lebih natural.

Pengguna cukup mengajukan pertanyaan secara lisan atau mengarahkan kamera ke suatu objek. Sistem AI kemudian akan memberikan jawaban dalam bentuk audio, sekaligus menampilkan tautan informasi relevan dari web.

Google menyebut inovasi ini sebagai bagian dari evolusi mesin pencari menuju pengalaman yang lebih intuitif dan personal.

Fitur tersebut ditenagai oleh model AI terbaru, Gemini 3.1 Flash Live, yang dirancang untuk memahami berbagai bahasa secara alami. Model ini diklaim mampu merespons lebih cepat dengan alur percakapan yang lebih mulus.

Salah satu keunggulan utama Search Live adalah kemampuannya menjaga konteks percakapan. Pengguna dapat melanjutkan pertanyaan tanpa harus mengulang dari awal, bahkan saat berpindah topik.

Selain itu, dukungan multibahasa menjadi sorotan utama. Pengguna di berbagai negara kini dapat menggunakan fitur AI dalam bahasa masing-masing tanpa perlu melakukan pengaturan tambahan.

Search Live juga terintegrasi dengan layanan lain seperti Google Lens, sehingga memperluas fungsi pencarian visual berbasis kamera.

Fitur ini sudah dapat diakses melalui aplikasi Google di perangkat Android maupun iOS, selama wilayah pengguna mendukung AI Mode.

Langkah ini dinilai sebagai strategi Google untuk mempertahankan dominasinya di pasar mesin pencari global, di tengah persaingan ketat dengan berbagai platform AI lainnya. (*)

Artikel Google Ubah Cara Cari Info, Search Live Kini Bisa Ngobrol dalam Banyak Bahasa pertama kali tampil pada Lifestyle.

Nasib PPPK Kepri Masih Aman? Pemprov Tunggu Kondisi APBD 2027

0
Pj Sekda Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira. F. dok. Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) belum mengambil keputusan terkait wacana pemberhentian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjelang penerapan aturan pembatasan belanja pegawai pada 2027.

Pemprov Kepri memilih menunggu perkembangan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebelum mengambil langkah strategis terkait nasib ribuan PPPK.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kepri, Luki Zaiman, mengatakan pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap kondisi keuangan daerah, khususnya dalam menghadapi aturan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022.

“Kita masih melihat kemampuan keuangan APBD 2027. Harapan kita tidak ada yang terdampak,” ujar Luki, Jumat (27/3).

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada wacana dari Pemprov Kepri untuk merumahkan PPPK sebagai langkah efisiensi anggaran. Namun demikian, pemerintah daerah tetap akan memantau perkembangan fiskal secara berkala.

“Sejauh ini belum ada wacana ke arah itu. Tapi tentu kita terus monitor kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.

Diketahui, kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen akan mulai diberlakukan secara nasional pada 2027. Sementara itu, kondisi belanja pegawai di lingkungan Pemprov Kepri saat ini masih berada di atas ambang batas tersebut.

Berdasarkan data tahun anggaran 2025, belanja pegawai Pemprov Kepri mencapai 33,74 persen atau sekitar Rp1,2 triliun dari total APBD Perubahan 2025. Angka ini masih melampaui batas maksimal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kepri, Venni Meitaria Detiwati, belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi terbaru belanja pegawai tahun 2026. (*)

Artikel Nasib PPPK Kepri Masih Aman? Pemprov Tunggu Kondisi APBD 2027 pertama kali tampil pada Kepri.

Aktivitas di Pelabuhan Batam Centre Kembali Normal pasca Dugaan Pungli Imigrasi

0
Suasana di pintu kedatangan pelabuhan Batam Center. F azis Maulana/ Batam Pos

batampos –Aktivitas di Pelabuhan Internasional Batam Centre berangsur normal setelah mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum petugas imigrasi terhadap warga negara Singapura beberapa waktu lalu. Arus penumpang terpantau berjalan tertib, tanpa gangguan berarti, meski isu tersebut masih menjadi perhatian publik.

Antrean pemeriksaan dokumen keimigrasian terlihat mengalir sesuai prosedur. Sejumlah penumpang asing yang ditemui mengaku tidak mengalami kendala selama proses kedatangan.

Fahrul, warga Singapura, mengatakan ia belum pernah mengalami praktik pungli selama masuk melalui pelabuhan tersebut.

“Biasanya antre sesuai prosedur. Soal pungli, saya belum pernah mengalami langsung, hanya mendengar dari teman dan media sosial,” ujarnya, Jumat (27/3).

Di tengah sorotan publik, otoritas pelabuhan memperketat pengawasan, terutama menjelang periode angkutan Lebaran yang identik dengan lonjakan mobilitas.

Kepala Wilayah Kerja Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Centre, Pasaroan Samosir, mengatakan sejumlah langkah pengamanan telah dilakukan.

Pengawasan terhadap kapal diperketat, termasuk pemeriksaan kelaiklautan dan pembatasan kapasitas penumpang sesuai ketentuan. Selain itu, jumlah personel di lapangan juga ditambah, disertai penguatan koordinasi lintas instansi untuk mengantisipasi kepadatan.

“Langkah ini untuk memastikan seluruh aktivitas pelayaran berjalan aman, tertib, dan lancar, terutama pada masa Lebaran,” kata Pasaroan.

Sementara itu, Kantor Imigrasi Batam menyatakan tengah melakukan pemeriksaan internal terkait dugaan pungli tersebut. Kepala Kantor Imigrasi Batam, Hajar Aswad, menegaskan institusinya tidak mentolerir praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun.

Ia memastikan komitmen Imigrasi untuk menjaga standar pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel bagi seluruh pengguna jasa, termasuk wisatawan asing.

“Kami percaya setiap wisatawan asing berhak memperoleh pelayanan keimigrasian yang baik dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Meski situasi di lapangan relatif kondusif, proses penelusuran dugaan pelanggaran masih berlangsung.

Hasil pemeriksaan internal diharapkan dapat menjawab sorotan publik sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap layanan keimigrasian di salah satu pintu masuk utama Indonesia tersebut.(*)

Artikel Aktivitas di Pelabuhan Batam Centre Kembali Normal pasca Dugaan Pungli Imigrasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Nissan Z NISMO 2027 Hadir dengan Transmisi Manual, Sensasi Makin Maksimal

0
Nissan Z NISMO 2027 lebih garang dengan mesin V6 dan transmisi manual. Sumber gambar: x.com/RoadandTrack.

batampos – Nissan resmi membawa perubahan signifikan pada lini mobil sport andalannya lewat kehadiran Nissan Z NISMO 2027 yang kini dibekali opsi transmisi manual.

Langkah ini menjadi jawaban atas kritik dan permintaan komunitas otomotif yang menginginkan pengalaman berkendara lebih autentik pada varian performa tinggi.

Pada model terbaru ini, varian NISMO kini tersedia dengan transmisi manual 6 percepatan yang sebelumnya hanya hadir dalam versi otomatis.

Sistem transmisi tersebut dikembangkan langsung oleh divisi performa NISMO dengan peningkatan pada kopling serta rasio perpindahan gigi yang lebih presisi.

Transmisi manual ini dirancang untuk memberikan perpindahan gigi yang lebih cepat dan responsif, sehingga meningkatkan sensasi berkendara bagi pecinta mobil sport.

Dari sisi dapur pacu, Nissan tetap mempertahankan mesin V6 twin-turbo 3.0 liter yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 420 horsepower (hp). Meski demikian, sejumlah penyetelan ulang dilakukan untuk meningkatkan respons throttle dan distribusi tenaga.

Selain itu, sistem suara mesin juga diperbarui untuk menghadirkan karakter yang lebih agresif, terutama saat mode sport diaktifkan.

Untuk mendukung performa, Nissan menyematkan berbagai peningkatan teknis, termasuk sistem rem depan dua bagian yang terinspirasi dari Nissan GT-R. Pengurangan bobot kendaraan juga dilakukan guna meningkatkan handling.

Penyempurnaan pada suspensi dan sistem kemudi turut dilakukan agar mobil lebih stabil saat melaju dalam kecepatan tinggi maupun di lintasan balap.

Sebelumnya, absennya opsi transmisi manual pada Z NISMO sempat menuai kritik dari para penggemar. Kehadiran fitur ini dinilai sebagai langkah strategis Nissan untuk kembali menarik minat pasar mobil sport global.

Nissan Z NISMO 2027 dijadwalkan mulai tersedia di pasar pada musim panas 2026. (*)

Artikel Nissan Z NISMO 2027 Hadir dengan Transmisi Manual, Sensasi Makin Maksimal pertama kali tampil pada Lifestyle.

Penyelundup Emas Divonis Dua Tahun, Jaksa Banding

0
Ega Aditiya bin Jumali saat menjalani sidang putusan di PN Batam, Jumat (27/3/2026). f Azis Maulana/ Batam Pos

batampos– Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ega Aditiya bin Jumali dalam perkara penyelundupan perhiasan emas dari Malaysia senilai sekitar Rp4,8 miliar. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta hukuman empat tahun penjara.

“Kami ajukan banding atas putusan tersebut,” ujar jaksa penuntut umum Gilang, Jumat, (27/3).

Upaya hukum serupa juga ditempuh pihak terdakwa melalui penasihat hukumnya.
Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan Ega terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyelundupan di bidang impor sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kepabeanan.

Hakim menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun serta denda Rp50 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 50 hari.

Majelis juga menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari hukuman. Ega tetap ditahan.

Putusan tersebut sekaligus mengatur nasib barang bukti. Dokumen pribadi seperti kartu tanda penduduk dan paspor dikembalikan kepada terdakwa.

Adapun ratusan perhiasan emas—terdiri dari gelang, kalung, dan cincin dengan total berat lebih dari 2,5 kilogram—dirampas untuk negara. Sementara barang lain seperti korset dan label penanda dimusnahkan.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa menyatakan Ega terbukti menyembunyikan barang impor secara melawan hukum.

Perhiasan emas sebanyak 145 buah dengan berat total sekitar 2.541,3 gram itu dibawa dari Malaysia ke Batam tanpa melalui prosedur kepabeanan yang sah.

Atas perbuatannya, jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan. Jaksa menuntut Ega dengan pidana penjara selama empat tahun serta denda Rp100 juta subsider 60 hari kurungan.(*)

Artikel Penyelundup Emas Divonis Dua Tahun, Jaksa Banding pertama kali tampil pada Metropolis.

Salat Istisqa di Bintan Dibarengi Imbauan Setop Bakar Lahan

0
Warga melaksanakan salat Istisqa di halaman Masjid Al Hikmah, Seri Kuala Lobam, Bintan, Jumat (27/3), sembari diimbau tidak membakar lahan di tengah kemarau. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Pelaksanaan salat Istisqa di halaman Masjid Al Hikmah, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat (27/3), menjadi momentum penting tidak hanya untuk memohon hujan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya risiko karhutla, aparat kepolisian turut hadir memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Bhabinkamtibmas Tanjungpermai Polsek Bintan Utara, Aiptu Yoyok Sumantri, menegaskan bahwa tindakan pembakaran lahan memiliki risiko besar, terutama saat cuaca panas dan angin kencang.

“Masyarakat diimbau tidak membakar lahan karena dapat memicu kebakaran yang meluas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dijerat pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ancaman kurungan dan denda.

Salat Istisqa tersebut dipimpin oleh Ustaz Silahudin yang juga menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Dalam tausiahnya, ia mengajak jemaah untuk memperbanyak istighfar dan bertaubat sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi kemarau panjang.

“Perbanyak istighfar dan peduli terhadap sesama, karena itu juga menjadi bagian dari sebab turunnya hujan,” pesannya.

Sebelum pelaksanaan salat, panitia juga memberikan penjelasan mengenai tata cara salat Istisqa agar jemaah dapat mengikuti ibadah dengan baik dan khusyuk.

Sementara itu, Camat Seri Kuala Lobam, Nona Yani M Abas Manupassa, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

“Kita berharap dengan doa bersama ini, Allah SWT segera menurunkan hujan dan kondisi kekeringan bisa teratasi,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi bencana, khususnya karhutla yang rawan terjadi di musim kemarau. (*)

Artikel Salat Istisqa di Bintan Dibarengi Imbauan Setop Bakar Lahan pertama kali tampil pada Kepri.