Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 10867

Kiprah Martin Hartono, Anak Bos Djarum yang Sukses Orbitkan Artis Indonesia di Level Dunia

0

batampos.co.id – Empat artis muda Indonesia sukses diorbitkan 88rising di Amerika Serikat (AS).

Yakni Rich Brian, Nicole Zefanya yang populer dengan nama panggung NIKI, Stephanie Poetri, dan Devinta Trista Agustina (Devinta).

“Mereka merupakan talenta muda terbaik yang membawa nama harum Indonesia di pentas musik dunia,” kata Martin Hartono, CEO GDP pada Creative City Conference (CCC) 2019 di Grand Dafam Hotel Ternate, Kamis (5/9/2019).

Bahkan, kata anak bos Djarum ini, “Brian sudah menjadi simbol artis muda Asia di Amerika Serikat”.

Martin tampil sebagai keynote speaker pertama di hari kedua CCC 2019, dengan topik Kota Kreatif dan Tantangan Global.

Artis-artis muda terbaik itu direkrut dari seluruh Indonesia. Yang terpilih langsung dikirim dan dididik di Los Angeles AS.

“Kita latih mereka di Los Angeles dan kita orbitkan menjadi artis sukses level dunia,” kata Martin disambut aplus panjang peserta CCC 2019.

CEO PT Global Digital Prima (GDP), Ventura, yang merangkul banyak startups dan mengelola e-commerce Blibli.com ini menampilkan beberapa video musik Brain, NIKI, Stephanie, dan Devinta.

Ratusan peserta terkesima, haru dan bangga saat menyaksikan penampilan keempat artis muda level dunia itu pada ajang Head In the Cloud Festival 2019 di Los Angeles State Historic Park, California, AS, 18 Agustus 2019 lalu.

Martin Hartono, ketiga dari kanan. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Konser yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI sukses memikat kaum milenial Amerika.

“Kami menargetkan 9 ribu, yang datang 25 ribu penonton dengan harga tiket USD150,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Talenta-talenta terbaik ini direkrut 88rising, perusahan lebel musik berbasis di Los Angeles, untuk mengorbitkan musisi Indonesia pada level dunia.

Devinta yang merupakan penyanyi gereja asal Sidoarjo, berhasil ke AS setelah berhasil lolos seleksi kompetisi Indonesia Creative Incorporate (ICINC) yang dilaksanakan BeKraf.

Setelah mengikuti pelatihan satu bulan di LA, gadis tamatan SMA dari keluarga kurang mampu itu diorbitkan oleh Martin lewat 88rising pada ajang Head In the Cloud Festival.

Jebolan University of California 1996 itu mengisahkan, NIKI belum tamat kuliah, dan Brian anak jebolan homeschooling.

Hanya Stephanie yang punya DNA musisi, anak artis senior Titi DJ-Andrew Hallis.

“Prinsipnya kami merekrut siapa saja anak Indonesia yang berbakat musik dan berkemauan keras menjadi penyanyi tingkat dunia,” kata Martin.

Martin menyebutkan, dua tantangan tersebar dalam mengembangkan dan mengorbitkan talenta-talenta kreatif anak muda Indonesia. Yakni kualitas pendidikan dan tempat berkarya.

“Jika Brian sekolah di sekolah formal, mungkin saja bakat musiknya tidak berkembang,” katanya.

Itu karena sistem dan kurikulum pendidikan di Indonesia kurang menemu kenali bakat masing-masing anak untuk dikembangkan secara spesifik dan optimal.

“Kita juga masih kurang memiliki tempat berkarya, terutama yang level dunia,” katanya.

Martin berharap, Indonesia bisa mengatasi kedua hambatan itu agar talenta-talenta kreatif anak muda Indonesia di berbagai bidang keahlian dan ketrampilan dapat menjadi kekuatan ekonomi kreatif di masa datang.

Anak-anak muda Indonesia banyak yang kreatif dan punya keinginan kuat untuk sukses dengan bakat dan keahlian yang beragam.

Mereka harus diberi kesempatan dan beri wadah yang tepat agar bisa sukses berkompetisi di level dunia.

“Mereka nantinya menjadi kekuatan dan pelaku ekonomi kreatif, andalan Indonesia masa depan,” ujar alumnus Claremont Gradute University-Peter F Druker and Masatoshi Ito Graduate School of Management itu.

Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, yang tampil sebagai keynote speaker kedua, juga menekankan ekonomi kreatif sebagai masa depan Indonesia.

“Jawa Barat sudah menetapkan, ekonomi kreatif merupakan solusi masa depan,” katanya.

Saat ini, berbagai kegiatan ekonomi kreatif di Jabar menyumbang 30 persen terhadap ekonomi kreatif nasional.

Karena itu, kata pendiri Bandung Creatif City Club ini, Jabar akan menata sumberdaya manusia, menyiapkan ekosistem ekonomi kreatif, membuat peta kreatif, dan mendirikan badan ekonomi kreatif di seluruh kabupaten/kota.

“Semua kabupaten/kota di Jabar akan kami buatkan Indeks Kita Kreatif,” kata Kamil saat bersama Martin dan Ketua ICCN Indonesia Fiki Satari melihat stand Kota Kreatif garapan Dattabot Indonesia.

CCC 2019 dilaksanakan Indonesia Creative City Network (ICCN), dan merupakan salah satu kegiatan dalam ICCN Festival di Ternate 4-6 September 2019.

Pada hari kedua CCC, dilakukan pendalaman berbagai topik menarik. Di kelas perencanaan, salah satu topik yang menarik banyak perhatian penyajian Indeks Kota Kreatif.

Potret kota/kabupaten kreatif di Indonesia itu dipaparkan Imron Zuhri dan Regi Wahyu, pendiri Dattabot, dan Islamiur Pempasa, Deputi Edukasi & Litbang ICCN.(gun)

Polisi Geledah Barang Bawaan Penumpang KM Kelud 

0

batampos.co.id – Jajaran Polresta Barelang terus berupaya mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang dan berbahaya ke Kota Batam melalui jalur laut.

Salah satu langkah yang dilakukan kepolisian melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang KM Kelud di Pelabuhan Batuampar, Rabu (4/9/2019).

“Jadi, untuk kegiatan kami ini merupakan razia yang sudah termasuk kedalam rencana kegiatan rutin kami khususnya jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang,” ujar Kasat Narkoba Polresta Barelang, AKP Abdul Rahman.

Personel kepolisian memeriksa barang bawaan salahs eorang penumpang KM Kelud. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Rahman menjelaskan, razia itu dilaksanakan secara gabungan dengan Polsek Kawasan Pelabuhan, Polsek Batuampar, Satuan Sabhara, Satuan Reskrim, dan Satuan Intelkam.

“Setiap ada kapal masuk, kami akan melakukan pemeriksaan ataupun penggeledahan badan dan barang yang dibawa oleh penumpang,” jelasnya.

“Tujuan untuk mencegah masuknya peredaran narkotika ke wilayah Kota Batam,” tuturnya.

Kata dia, pemeriksaan tidak dilakukan terhadap semua penumpang. Pemeriksaan lanjutnya hanya dilakukan terhadap penumpang yang dicurigai membawa barang terlarang dan berbahaya.

Dalam kegiatan yang berlangsung hingga Rabu siang, petugas gabungan tidak ada menemukan barang-barang terlarang maupun berbahaya dari penumpang yang turun.(gie)

Tomodachi Meriahkan Japanes Festival di Kota Batam

0

batampos.co.id – Komunitas Tomodachi Kota Batam mengisi kegiatan Japanes Festival  di Grand Batam Mall.

Ketua Komunitas Tomodachi, Arta, mengatakan, pihaknya akan mengadakan pameran dan lomba cosplay

“Tomodachi ini artinya teman,” kata dia kepada batampos.co.id, Kamis (5/9/2019).

Pedang Samurai yang ditampilakn di Japanese Festival. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Kata dia, komunitas Tomodachi Batam saat ini memiliki 253 anggota dan semuanya akan meramaikan acara Japanese Festival.

Japanese Festival lanjutnya digelar pada Kamis (5/9/2019) hingga Minggu (8/9/2019) mendatang.

“Di event ini kita mengadakan ada lomba cosplay anime dan karakter lainnya yang berbau dengan tokoh jepang,” jelasnya.

Arta berharap ke depannya komunitas mereka terus berkembang.

Pengurus Tomodachi lainnya, Hengki Hendrawan, menuturkan, komunitas tersebut terbentuk sejak 23 Mei 2016 lalu.

Dari kiri: Rizky, Febriani, Lhya (dua dari kanan wakil Tomodachi Batam), Arta ( Ketua Tomodachi Batam). Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Komunitas kita ini lebih mengarah kepada para pecinta anime yang ada di Batam,” jelasnya.

Anggota Tomodachi Batam lanjutnya, didominasi kalangan pelajar SMP dan SMA.

“Tapi ada juga yang mahasiswa dan pekerja,” ujarnya.(nto)

Prabowo Minta Iman Setiawan Bertarung di Pilwako Batam 2020

0

batampos.co.id – Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto meminta kadernya, Iman Sutiawan maju sebagai calon Wali Kota Batam pada 2020 mendatang.

Hal itu diamini Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Batam, Wawan Koswara.

“Itu perintah langsung dari bapak Prabowo Subianto agar kader terbaiknya di Kota Batam, bapak Iman Setiawan maju dalam Pilwako Batam,” kata Wawan, Rabu (4/9/2019).

Menurut Wawan, Prabowo menyampaikan secara langsung agar Iman mengikuti Pilwako Batam 2020, saat mereka berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu.

Iman Setiawan memberikan bunga kepada pengendara saat memperingati hari pahlawan beberapa waktu lalu. Foto: Facebook Iman Setiawan

“Ya, tentu kami bersyukur karena beliau (Prabowo,red) yang meminta langsung, insyaAllah kita akan berjuang,” ujarnya.

Gerindra Kota Batam kata dia, optimis masyarakat Batam akan memberikan dukungan yang signifikan untuk memilih figur muda, energik, tegas.

“Pak Iman sosok muda, energik dan putra daerah kelahiran Pulau Kasu Kecamatan Belakang Padang,” kata Wawan.

Guna memuluskan langkah Iman, pihaknya akan segera merapatkan barisan. Kata dia, dukungan kader dan simpatisan Partai Gerindra pada Pemilu legislatif 2019 lalu dinilai dapat menjadi modal awal untuk pemenangan Pilwako.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua masyarakat Batam, yang telah memilih Gerindra dan Pak Prabowo,” ucap politisi Partai berlogo burung Garuda itu.(iwa)

4 Jenis Kanker yang Diderita Masyarakat Kota Batam

0

batampos.co.id – Dokter spesialis bedah Onkologi Rumah Sakit Awal Bross (RSAB) Batam, Indra Hidayah, Sp.B K (Onk), mengatakan, ada beberapa jenis kanker yang diderita masyarakat Kota Batam.

Kata dia, sejak bertugas sekitar 50 persen pasiennya terdeteksi menderita kanker stadium 3 dan 4.

ilustrasi

Menurutnya belum diketahui pasti penyebab langsung penyakit kanker bisa diidap seseorang.

Berikut jenis-jenis kanker yang diderita masyarakat Kota Batam: 

  1. Kanker payudara.
  2. Kanker paru-paru.
  3. Kanker kelenjer getah bening.
  4. Kanker mulut atau lidah.(she)

Jemaah Haji Terinfeksi Virus Flu Babi

0

batampos.co.id – HE (66) jemaah haji asal Kota Metro, Provinsi Lampung yang baru kembali dari Tanah Suci di isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr H Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung karena terinfeksi virus flu babi.

HE diketahui terinfeksi virus flu babi sejak berada di Mekkah saat melaksanakan ibadah haji.

“Iya pasien sedang menjalani perawatan sejak tanggal 1 September 2019. Tapi kondisinya berangsur baik,” kata Humas RSUDAM, Ahmad Sapri, di Bandarlampung.

Setelah diperiksa dokter di Mekkah ternyata pasien positif tertulari virus flu babi atau Mers.

Ilustrasi. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Jadi, karena sudah waktunya pulang, dari bandara langsung dibawa ke RSUDAM. Kita lakukan pengecekan kembali dan ternyata juga positif terinfeksi virus flu babi atau Mers,” imbuhnya.

Dia menambahkan, pihaknya hanya meneruskan pengobatan terhadap pasien yang diketahui telah tertular virus itu sejak berada di Mekkah.

Pasien tersebut sampai saat ini tengah menjalani perawatan oleh dr Nina Marlina.

Virus flu babi tersebut merupakan virus yang menular. Hingga saat ini baru satu pasien yang terjangkit virus flu babi yang ditangani oleh RSUDAM.

“Selama ini tidak ada, jadi kami harus benar-benar intensif merawatnya,” pungkasnya.(budisantosobudiman/ant/jpnn)

Gas Bumi PGN mulai Melayani Industri Garam di Madura

0

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai daerah di Indonesia. Pada Juli lalu, melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), PGN mulai melayani sektor industri di pulau Madura, Jawa Timur.

“Gas bumi dari Gagas sudah melayani salah satu perusahaan garam terbesar di Madura. Ini merupakan langkah awal PGN untuk terus menyebarkan manfaat energi baik gas bumi ke berbagai segmen pasar di Indonesia,” jelas Rachmat Hutama, Sekretaris Perusahaan PGN di Jakarta (5/9).

Perusahaan garam yang mulai menggunakan Gaslink produk PT Gagas adalah PT Garsindo Anugerah Sejahtera (Garsindo) di Kabupaten Sumenep. Produksi garam dari Garsindo selama ini digunakan untuk memasok bahan produksi dari PT Garam, sebuah BUMN yang fokus memproduksi garam di Indonesia.

Madura selama ini identik sebagai pulau garam. Sejak jaman kolonial Belanda, daerah Sumenep yang kaya dengan bahan baku garam sudah dikuasai pemerintah Hindia Belanda. Tahun 1813, gubernur VOC Thomas Stamford Raffles memonopoli garam mulai dari produksi sampai dengan distribusi.

Pada awalnya Belanda hanya membeli garam dengan harga tetap kepada para petani garam. Lalu mereka membuka perusahaan dan mengambil alih seluruh produksinya pada tahun 1936 (Sunjayadi, 2007). Perusahaan garam yang dikuasai Belanda itu kemudian dinasionalisasi menjadi Perusahaan Negara pada tahun 1960 (Cribb 2004:382 dan Sunjayadi 2007).

Rachmat menuturkan, penggunaan gas bumi oleh Garsindo lantaran sumber energi bersih ini mampu memberikan kualitas bahan baku yang lebih baik. Selain itu, potensi penghematan yang dihasilkan dari penggunaan Gaslink minimal 10%.

“Efisiensi dan ramah lingkungan menjadikan Gaslink jadi pilihan Garsindo sebagai bahan bakar utama proses produksi untuk pabrik kedua mereka di Sumenep. Hal ini menjadi bukti bahwa manfaat gas bumi mampu menciptakan daya saing dan manfaat berlebih kepada sektor usaha,” tuturnya.

Sebelumnya, pabrik pertama Garsindo yang berada di Gresik juga telah terlebih dahulu merasakan energi baik dari Gaslink. Direktur Utama Gagas, Sabaruddin mengungkapkan, untuk mendukung program go green dan langit biru, dalam waktu dekat Gagas akan terus memperluas penyaluran Gaslink di beberapa kabupaten di wilayah Madura. Hadirnya Gaslink, yang dapat memberikan efisiensi bagi pelaku industri, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor industri kecil dan menengah di pulau Madura.

“Kami akan terus melakukan inisiatif agar produk Gaslink dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha di Madura. Upaya ini sejalan dengan program Pemprov Jatim yang ingin mengembangkan industri di Madura, dimana salah satunya adalah pengembangan industri garam,” jelas Sabaruddin.

Rachmat Hutama mengatakan, sebagai subholding gas, PGN akan terus mendorong penggunaan gas bumi melalui pembangunan dan pengembangan berbagai infrastruktur gas. Apalagi sebagai energi bersih yang aman, ramah lingkungan dan efisien, gas bumi terbukti mampu mendorong daya saing sektor industri nasional.

Di berbagai daerah banyak sektor UMKM seperti warung bakso, warung nasi jamblang, pengusaha bakpia hingga industri genteng yang telah beralih menggunakan gas bumi.

“Gas Bumi merupakan salah satu energi yang dapat memberikan efisiensi, bersih dan aman dibandingkan bahan bakar fosil lainnya. PGN akan terus mengembangkan berbagai infrastruktur agar manfaat gas bumi makin banyak dinikmati oleh masyarakat dan sektor usaha di berbagai daerah,” kata Rachmat. (*)

Bupati Minta Rp 300 Juta Dengan Dua Kepala Dinas

0

batampos.co.id – Adanya komitmen fee ternyata masih merajalela di kalangan pemerintah daerah.

Dalam dua hari terakhir, KPK mengamankan hingga dua bupati. Setelah bupati Muara Enim, giliran bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, yang menjadi tersangka kasus suap.

Bahkan, suap ini menyeret juga dua dinas Bengkayang. Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap proyek di lingkungan Pemkab Bengkayang.

Tidak hanya satu instansi, Suryadman disebutkan meminta fee melalui dua kepala dinas sekaligus.

Yakni Kepala Dinas PUPR Bengkayang Aleksius dan Kepala Dinas Pendidikan Agustinus Yan. Aleksius alias AKS ikut ditetapkan tersangka bersama Suryadman sebagai penerima.

Suryadman, Aleksius, dan Agustinus Yan (YN) diamankan KPK Selasa (3/9) bersama ajudan bupati Risen Sitompul, staf Dinas PUPR Bengkayang Fitri Julihardi, dan Sekda Bengkayang Obaja.

Baca Juga: Pak Presiden Jangan Lemahkan KPK

Dari pihak swasta, KPK mengamankan satu orang, yakni Rodi. Total ada tujuh orang yang diamankan dan dibawa ke KPK secara bertahap mulai Selasa malam hingga Rabu pagi.

Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp 336 juta dalam bentuk pecahan 100 ribu.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menjelaskan, diduga Suryadman meminta sejumlah uang atas pemberian anggaran Penunjukan Langsung tambahan APBD Perubahan 2019.

Tambahan anggarannya masing-masing Rp 7,5 miliar untuk Dinas PUPR dan Rp 6 miliar untuk Dinas Pendidikan.

Pimpinan KPK Basaria Panjaitan menyaksikan penyidik KPK menunjukkan barang bukti OTT suap terkait proyek di Pemerintah Kabupaten Bengkayang Kalbar tahun 2019 di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/9/2019). Foto: Fedrik Tarigan/JAWA POS

Pada 30 September 2019, Suryadman memanggil Aleksius dan Agustinus kemudian meminta uang masing-masing Rp 300 juta.

“Uang tersebut diduga diperlukan untuk SG untuk menye-lesaikan masalah pribadinya,” jelas Basaria.

Baca Juga: Diperiksa KPK di Batam, Bupati Lingga: Emang Kalian Di sini Ngapain? Ngak Ada Apa-apa Kok

Pasca permintaan tersebut, Aleksius menghubungi beberapa rekanan dan menawarkan proyek pekerjaan penunjukan langsung.

Syaratnya, mereka harus memenuhi setoran di awal. Satu paket pekerjaan penunjukan langsung dimintai sentoran Rp 20-25 juta.

Dengan kata lain, minimal sekitar 10 persen dari nilai maksimal pekerjaan penunjukan langsung yaitu Rp 200 juta.

Aleksius menerima setoran dari tiga pihak swasta. Sebesar Rp 120 juta dari Bun Si Fat, Rp 160 juta dari Pandus, Yosef, dan Rodi, serta Rp 60 juta dari Nelly Margaretha.

Setoran tunai itu diterima Aleksius pada Senin (2/9), Seluruh pihak swasta tersebut ditetapkan sebagai tersangka, namun baru Rodi yang berhasil diamankan dan diperiksa di Gedung Merah Putih.

Baca Juga: KPK Ultimatum Pejabat Pemprov Kepri

Kadispendik Agustinus juga belum diamankan.

“Empat orang berikutnya itu memang tidak ada di sini. Masih ada tim kami di lapangan yang mencari bukti-bukti selanjutnya,” lanjut Basaria.

Melihat intensitas OTT kepala daerah belakangan, Basaria meminta agar kepala daerah keluar dari lingkaran setan komitmen fee terkait pekerjaan proyek pemerintah.

Masyarakat otomatis rugi karena pembangunan infrastruktur menggunakan uang pajak mereka tidak bisa maksimal.

“Kualitas pekerjaan proyek yang dikerjakan kontraktor akan berpengaruh akibat fee yang diminta penyelenggara negara,” tegasnya,

Sementara itu, kasus suap Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan, dan suap distribusi gula PTPN III Persero masih berlanjut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, KPK kini tengah menelusuri pemberian komitmen fee kepada Bupati Muara Enim Ahmad Yani.

Baca Juga: Peta Berubah Sebab KPK

“Diduga sebelumnya ada pemberian Rp 13,4 miliar,” jelas Febri, kemarin.

Barang bukti 35 ribu dolar AS itu juga merupakan hasil penukaran uang Rp 500 juta di money changer.

Kasus PTPN III Persero, lanjut dia, masih menyisakan tersangka yang belum diamankan. Sebelumnya, sudah ada tiga nama yang ditetapkan sebagai tersangka.

Yakni Dirut PTPN III Persero Dolly Pulungan (DPU), Direktur Pemasaran PTPN III Persero I Kadek Kertha Laksana, dan pemilik PT Fajar Mulia Transindo Pieko Nyotosetiadi (PNO). (deb/jpg)

Peringati Hari Pelanggan, BNI Syariah Batam Berikan Surprise ke Nasabah

0

batampos.co.id – Nemperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh setiap tanggal 4 September, Pemimpin Cabang BNI Syariah Batam, Muhamad Rusdy melayani langsung para nasabah di kantornya, Rabu (4/9/2019).

Pada hari pelanggan kali ini BNI Syariah Batam mengusung tema “Senyum Hasanah Eratkan Ukhuwah” dan mengkampanyekan Green Activity.

Rusdy berharap, peringatan Hari Pelanggan Nasional 2019 bisa menjadi momentum untuk terus berbenah diri dalam rangka memberikan layanan terbaik sesuai prinsip syariah bagi segenap nasanah.

“Selain itu diharapkan juga bisa membangun kedekatan secara personal dengan nasabah untuk memberikan solusi yang hasanah,” kata Rusdy.

Tiga kegiatan utama yang dilakukan BNI Syariah pada Hari Pelanggan Nasional tahun 2019 adalah Surprising Spiritual Moment, Intimate Coffee Morning, dan Manajemen Melayani.

Kata dia, Surprising Spiritual Moment yaitu manajemen memberikan kejutan kepada salah satu nasabah loyal BNI Syariah yang mengutamakan salat subuh di masjid dengan cara ikut melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid tersebut.

Nasabah BNI Syariah, Widi menerima souvenir dari pimpinan cabang BNI Syariah Batam, Muhamad Rusdy. Foto: BNI Syariah untuk batampos.co.id

Intimate Coffee Morning yaitu silaturahmi dengan nasabah loyal BNI Syariah oleh manajemen disertai dengan sarapan bersama di executive lounge masing-masing cabang.

Salah satu nasabah BNI Syariah yang diundang adalah Widi yang merpakan anak dari dari pengusaha ternama di Batam, Asman Abnur.

“BNI Syariah sangat responsif. Kalau ada keperluan, maka tinggal di foto saja dan BNI Syariah siap bantu,” jelasnya.

“Dari segi online, transfer antar bank juga sangat mudah dan efisien,” ungkapnya.

Sedangkan Manajemen Melayani merupakan pelayanan oleh manajemen BNI Syariah kepada setiap nasabah yang datang ke kantor cabang BNI Syariah yang disertai ucapan selamat hari pelanggan dan pemberian souvenir.

BNI Syariah juga melakukan Green Activity di Hari Pelanggan Nasional 2019 yaitu dengan mengimbau nasabah untuk menggunakan tumbler dan tidak menggunakan kemasan plastik atau sejenisnya untuk air minum.

Sebagai institusi perbankan syariah yang berlandaskan maqoshid syariah, yakni menjaga agama (hifdz diin), menjaga jiwa (hifdz nafs), menjaga akal (hifdz aql) menjaga keturunan (hifdz nasb) dan menjaga harta (hifdz maal), BNI Syariah berupaya untuk menerapkan ekosistem perbankan yang ramah lingkungan dan ramah bagi iklim.

Hal ini sesuai dengan ayat suci Al-Qur?an QS. Al-Araf:7, dimana kita dilarang untuk berbuat kerusakan di muka bumi.

Melalui kegiatan Hari Pelanggan Nasional 2019, BNI Syariah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah dengan mengedepankan nilai kebaikan, keramahan, dan kepedulian secara konsisten.

Saat ini BNI Syariah telah memiliki jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia. Yaitu tiga Kantor Wilayah, 68 kantor cabang, 208 kantor cabang pembantu, 15 kantor kas, 52 payment point, 23 Bank Layanan Gerak (BLG), serta didukung oleh lebih dari 1.746 Outlet BNI yang melayani pembukaan rekening syariah atau Sharia Channeling Office (SCO).(leo)

Wakil Rakyat Kesulitan Bahas Pasal Pemidanaan

0

batampos.co.id – DPR sedang sibuk membahas beberapa rancangan undang-undang (RUU). Salah satunya, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Namun, pembahasan peraturan baru itu harus disinkronkan dengan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), karena keduanya sangat berkaitan.

Khususnya soal pasal pemidanaan. Wakil Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang mengatakan, pembahasan RUU PKS sudah panjang. Judul pada peraturan itu juga menjadi perdebatan panjang.

“UU ini kalau hanya administratif tidak cukup, karena perilaku di lapangan yang luar biasa itu butuh pemidanaan,” terangnya, Rabu (4/9/2019).

Menurut dia, dalam RUU tersebut dicantumkan sembilan kategori kekerasan seksual yang masuk kategori pidana.

Dua kategori sudah ada dalam KUHP, yaitu pasal perkosaan dan pencabulan. Selain itu ada juga eksploitasi seksual, pemaksaan kontrasepsi, dan kekerasan lainnya.

Politikus PKB itu mengatakan, dalam membahas peraturan baru itu, pihaknya menemukan kesulitan dalam membahas pasal pemidanaan.

“Apakah kami berhak membahas ketentuan pemidanaan?” papar dia.

Sebab, ada dua pasal yang tercantum dalam RKUHP. Hal itu lah yang perlu dilakukan pendalaman.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily saat menjawab pertanyaan wartawan, beberapa waktu lalu. Foto: Antara

Ace Hasan Syadzily, wakil ketua Komisi VIII mengatakan, dengan adanya sembilan kategori kekerasan, maka ada pula sembilan jenis pemidanaan.

Pasal itu tentu harus disinkronisasi dengan RKUHP. Menurut dia, RUU PKS adalah UU lex specialis, sedangkan RKUHP ialah lex generalis.

Jadi, RUU PKS mengacu ke RKUHP.Politikus Partai Golkar itu me-ngatakan, UU lex specialis tidak boleh bertentangan dengan UU induk, dalam hal ini RKUHP.

Dalam melakukan sinkronisasi RUU, Komisi VIII akan melakukan rapat koordinasi dengan Komisi III. Khususnya terkait materi kesusilaan.

“Koordinasi akan dilakukan secara intens, sehingga RUU PKS bisa segera diselesaikan dan disahkan,” ungkap Ketua DPP Partai Golkar itu.

Ketua Komisi VIII M Ali Taher Parasong mengatakan, pembahasan RUU PKS perlu dilakukan harmonisasi, sinkronisasi, dan pembulatan konsepsi.

“Ini menjadi ranah penting, karena kita masuk dalam sistem hukum Indonesia. Bukan sekedar hukum yang parsial,” terang dia.

Dia pun menegaskan bahwa tidak boleh ada UU lex specialis bertentang dengan lex generalis.

Meski perlaku khusus, tapi tidak boleh bertentangan dengan UU yang bersifat umum.
Ali Taher menambahkan, persoalan gelombang sosial sekarang sangat besar.

Maka persoalan jangka pendek juga harus diatasi. Persoalan penindakan terhadap peristiwa-peristiwa kekerasan yang sedang berlangsung juga harus diperhatikan, supaya negara ini memberi rasa aman kepada warganya.(lum/jpg)