Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 10938

Suami Aniaya Selingkuhan Istri Hingga Tewas

0

batampos.co.id – Marlin Sinambela otak pembuhuhan Roni Priska Hasibuan menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (25/7/2019).

Tak hanya Marlin, kelima terdakwa yang terlibat pengeroyokan hingga menyebabkan kematian korban yakni Darwin Sinambela, Ronni, Hendro, Moral, dan Haryanto juga menjalani perisidangan di ruangan yang sama.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan dua Jaksa Penuntut Umum (JPU), Karya So Immanuel dan Muhammad Rizki Haharap, peristiwa pembunuhan sadis itu bermula saat terdakwa merasa kesal dan sakit hati lantaran istrinya Sumihar Marpaung berselingkuh dan kerap berkomunikasi dengan korban dengan perkataan mesra.

Terdakwa yang merasa kesal lantas menemui korban tepatnya di sebuah halte dekat dengan rumahnya.

Ilustrasi

Saat itu terdakwa langsung menganiaya korban dengan memegang rambut korban dan menempelkan pisau sayur yang dibawa dari rumahnya.

Setelah itu, terdakwa kemudian membawa korban ke sebuah warung di pinggir jalan raya ruli Baloi Kolam mengunakan sepeda motor yang berbonceng tiga dengan terdakwa Darwin.

Sesampainya di lokasi terdakwa menanyakan hubungan korban dengan istrinya. Namun, saat itu, korban mengelak dan tidak mengakui sehingga membuat terdakwa kesal dengan mengambil bongkahan batu dan memukulkan ke korban.

Meski korban meringis kesa-kitan, tidak membuat terdakwa berhenti. Terdakwa kemudian menganiaya korban hingga membuat perhatian Ronni, Hendro, Moral, dan Haryanto mendatangi terdakwa.

Bukannya melerai, keempatnya malah tersulut emosi dan mengeroyok korban setelah terdakwa Marlin menjelaskan bahwa korban menggoda istrinya.

Tidak hanya itu, mereka juga menginjak alat kelamin korban sebanyak dua kali. Akibatnya, korban lemas dan kemudian dibuang ke Tiban.

Sementara dalam perisida-ngan itu, kelima terdakwa yakni Darwin Sinambela, Ronni, Hendro, Moral, dan Haryanto itu didampingi oleh tujuh penesehat hukum. Atas surat dakwaan itu, ketujuh PH itu tidak mengajukan keberatan.

Mejelis hakim yang diketuai Renni Pitua Ambarita menjadwalkan kembali persida-ngan mereka pada 1 Agustus mendatang dengan agenda keterangan saksi.(une)

Kopi Benny Sihir Pengunjung Kepri Mall

0

batampos.co.id – Perhelatan ATB-BP Batam Festival Hijau tahun ini benar-benar meriah dan disambut antusias karena dikemas menarik.

Salah satu yang menyita perhatian adalah penampilan Presiden Direktur ATB Benny Andrianto dalam talkshow bertajuk Kopi Benny di di Atrium Kepri Mall, Sabtu (27/7/2019).

Sekadar mengingatkan, ATB-BP Batam Festival Hijau bukan kali pertama digelar. Ini sudah menjadi program tahunan ATB-BP Batam dan telah hadir sejak 2011 silam.

Seiring waktu, kemasan kegiatan yang menunjukkan konsistensi dalam menjaga lingkungan ini dibuat semakin menarik.

Tahun ini, ATB dan BP Batam kembali bekerja sama dengan Batam Pos, merangkai kegiatan Festival Hijau selama dua hari, Sabtu (27/7/2019) dan Minggu (28/7/2019).

Ada yang terbaru dari rangkaian Festival Hijau kali ini, yakni mengajak masyarakat lebih dekat mengenal ATB, khususnya sistem manajemen pengelolaan air.

Nah, Talkshow Kopi Benny kali ini mengangkat tema Strategic Management for Corporate: From Limitation To Be a Champion.

Presiden Direktur PT ATB Benny Andrianto memberi pemaparan di acara Talkshow Kopi Benny pada ATB-BP Batam Festival Hijau di Kepri Mall, Sabtu (27/7/2019). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Di hadapan para peserta dari kalangan praktisi manajemen dan mahasiswa serta program pascasarjana manajemen dari berbagai kampus terkemuka di Indonesia, Benny berbagi pengalamannya mengelola perusahaan air bersih terbaik di Indonesia secara terbuka.

Benny menguraikan secara lengkap bagaimana ia mengelola perusahaan air bersih ATB dari kondisi yang sangat sederhana dan serba terbatas, menjadi yang terbaik di Indonesia.

Bahkan menjadi rujukan banyak negara dalam pengelolaan air bersih. Saking antusiasnya peserta talkshow dengan pemaparan Benny, pemadu talkshow Dr.M.Gita Indrawan, dosen Pascasarjana Universitas Batam (Uniba), sempat kewalahan menghadapi peserta yang begitu antusias untuk bertanya, guna menggali lebih dalam manajemen yang dite-rapkan seorang Benny Andrianto dalam memajukan ATB.

Gayung bersambut, Benny pun melayani setiap pertanyaan dengan penuh semangat, sehingga penanya terpuaskan dengan jawaban-jawaban yang disampaikan Benny.

Jawaban yang penuh dengan ilmu pengetahuan yang jarang didapatkan di bangku kuliah karena merupakan perpaduan ilmu pengetahuan dan pengalaman memenej usaha pengelolaan air bersih hingga tumbuh menjadi besar dan terbaik.

Direktur Batam Pos Guntur Manchista Sunan (dua dari kiri) foto bareng dengan Benny didampingi tamu undangan. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

”Kopi Benny ini idenya adalah berbagi wawasan tentang manajemen dengan merujuk kepada keberhasilan ATB, sehingga topiknya berkaitan manajemen,” katanya.

“Kami ingin keberhasilan ATB ini bisa ditularkan untuk perusahaan lain supaya mereka juga bisa menjadi perusahaan yang profesional dan efisien. Pada akhirnya kita semua yang diuntungkan sebagai pelanggan,” terang Benny lagi.

Ia menyebutkan, secara runtut dalam tiga tahun terakhir, ATB sudah menerima sekitar 22 penghargaan sehingga pihaknya sudah punya rujukan, menjadi benchmark perusahaan air bersih di Indonesia.

Juga menjadi panutan dan rujukan banyak perusaahaan di Indonesia maupun mancanegara.

”Kami mencari timing yang tepat untuk bisa berbagi banyak hal tentang ATB, karena ATB sudah punya target selangkah lagi from Batam to Indonesia,” ujarnya.

Menariknya, Kopi Benny yang terinspirasi dari pengalaman Presiden Direktur ATB itu, serta dari inspirasi lingkungan yang didengarkan, menjadi kolom khusus di koran Batam Pos yang terbit setiap Senin.

”Harapan kami, Kopi Benny bisa menjadi inspirasi yang berkelanjutan dalam ide-ide manajemen strategi maupun risiko yang tentunya merujuk pada ATB dalam pengelolaan manajemen yang profesional,” tutur alumni UGM tersebut.(nji)

Dinas Lingkungan Hidup Kesulitan Cari Lahan Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Batuaji dan Sagulung

0

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam kesulitan menemukan lahan yang akan dijadikan lokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di dua kecamatan yakni Batuaji dan Sagulung.

Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Batam, Faisal Novrieco, mengatakan, penempatan bin kontainer di dua wilayah itu terganggu karena tidak ada lahan yang sesuai.

Hal itu lanjutnya menyebabkan pengelolaan sampah di dua kecamatan tersebut belum berjalan maksimal. Akibatnya banyak warga yang membuang sampah di jalan.

”Meskipun tetap kami bersihkan setiap hari, namun namanya sampah itu cepat sekali bertambahnya,” ujarnya, Sabtu (27/7/2019).

“Kami angkut pagi sore sudah ada lagi,” kata dia lagi.

Petugas kebersihan mengangkut sampah yang berada di pinggir jalan. DLH Kota Batam mengaku kesulitan menemukan lahan untuk dijadikan TPS di wilayah Batuaji dan Sagulung. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Kata dia, pihaknya harus mencari lahan untuk menempatkan bak sampah. Karena TPS yang ada saat ini, tidak layak sebab berada di pinggir jalan dan sangat menganggu estetika kota.

”Namun, kami tidak mungkin menempatkan bak sampah di lahan orang tanpa persetujuan pemiliknya. Untuk itu TPS mereka berada di pinggir jalan,” imbuhnya.

Kata dia, hingga saat ini belum ada warga yang bersedia meminjamkan lahannya untuk dijadikan TPS di dua kecamatan padat tersebut.

“Kita terus berupaya memperbaiki kinerja satuan petugas (Satgas) yang setiap hari mengurus persoalan sampah di Batam,” ujarnya.

Apabila terjadi kendala pengangkutan, pihaknya bahkan memindahkan armada dari kecamatan lain agar pengangkutan berjalan lancar.

”Sampah kalau terlambat diangkut warga langsung protes karena ini persoalan kompleks,” sebutnya.

Saat ini lanjutnya, jumlah tenaga dan armada yang ada belum maksimal untuk mengangkut sampah di Kota Batam.

”Jadi, kami maksimalkan yang ada saat ini. Kami selalu mengusulkan penambahan armada, namun itu melihat kekuatan anggaran juga,” tutupnya.(yui)

Hongkong makin Memanas

0

batampos.co.id – Polisi menembakkan gas air mata dalam bentrokan-bentrokan di beberapa lokasi di Hong Kong, Sabtu (27/7/2019).

Sementara ribuan pegiat berkumpul untuk memprotes serangan yang diduga dilakukan para kelompok penjahat terhadap pemerotes dan pengguna jasa kereta di satu stasiun pekan lalu.

Polisi yang dikecam karena gagal melindungi masyarakat dari serangan tersebut di kawasan Yuen Long, menolak mengizinkan unjuk rasa di kota itu karena alasan-alasan keamanan.

Tetapi para pemrotes tetap melakukan aksi mereka. Unjuk rasa yang dilakukan beberapa ribu orang di siang hari berubah tegang dan bentrokan-bentrokan antara polisi dan pemerotes tak terhindarkan di beberapa lokasi.

Bebatuan dan botol-botol dilemparkan ke arah polisi oleh para pemrotes, yang juga membuat penghalang. Polisi membalas dengan tembakan gas air mata.

”Saya lupa bawa payung, jadi saya terpaksa beli raket badminton untuk melindungi diri,” ujar seorang pemuda yang mengenakan helm dan tutup muka.

Ia menolak memberi tahu nama atau usianya karena berada di barisan depan para pengunjuk rasa.

Pengunjuk rasa melempar gas air mata ke arah petugas polisi saat demonstrasi di distrik Yuen Long di Hong Kong, Sabtu (27/7/2019). Foto: Anthony Wallace/AFP

Dia menambahkan bahwa banyak yang ikut unjuk rasa tidak ingin berada di lokasi itu hingga malam, dengan mengatakan Yuen Long terlalu berbahaya bagi mereka setelah gelap.

Ahad lalu, sekitar 100 pria berbaju putih mendatangi stasiun kereta Yuen Long beberapa jam setelah para pemerotes berunjuk rasa di bagian tengah Hong Kong dan melintasi Kantor Pembantu China – simbol utama otoritas Beijing di bekas koloni Inggris itu.

Pria-pria tersebut menyerang para pemerotes yang berbusana hitam kembali dari pulau Hong Kong, para pejalan kaki, wartawan dan anggota parlemen dengan pipa-pipa dan alat-alat pemukul.

Akibatnya 45 orang mengalami luka-luka. Polisi, yang dipandang lamban oleh para pengunjuk rasa untuk bertindak pada Minggu lalu, menjadi fokus aksi Sabtu, menambah ketegangan.

”Mereka gagal melindungi masyarakat,” ujar seorang pengunjuk rasa yang bernama Kevin, berkaos merah, mengenai polisi, sementara dia berdiri di luar kantor polisi, memegang gerbangnya.

”Mereka membiarkan kelompok kriminal itu memukuli pengunjuk rasa sebagai pembalasan terhadap kami. Kami di sini mengajari mereka sebuah pelajaran,” kata dia,

Sementara dia berteriak-teriak dengan mengeluarkan kata-kata tak senonoh kepada polisi.

Polisi mengatakan pada hari Minggu, sejumlah pemrotes telah mengepung dan melakukan aksi sebagai tanda tak suka kepada kendaraan polisi.

Hal itulah yang menyebabkan bahaya terhadap kehidupan para personel polisi di dalam kendaraan itu.(ant)

MBtech Award Diikuti 70 Peserta

0

batampos.co.id – PT Polystar Internasional dengan produk MBtech Best Quality Synthetic Leather selaku sponsor utama ajang bergensi Indonesia Automodified MBtech (IAM MBtech) yang digelar di Mall Botania 2.

Event kontes modifikasi otomotif ini diikuti 70 peserta yang akan menampilkan hasil modifikasi terbaiknya.

”Hari ini (kemarin, red) kita masih penjurian dan besok Minggu (hari ini, red) baru masuk tahap penentuan pemenang,” ujar Brand Manager PT Polystar Internasional Dana Iswanto.

Adapun tahap penjurian dan kriteria penilaian, yakni konsep dan kreativitas, nilai estetis atau kepantasan, kualitas pengerjaan, kenyamanan, aplikasi bahan, dan kebersihan.

Para peserta MBtech Award di Mall Botania 2 Batam Center sebelum dilakukan penjurian dan penentuan  pemenang hari ini, Minggu (28/7/2019). Foto: MBtech untuk Batam Pos

Nantinya pemenang MBtech Award-the best cars interior berhak mendapatkan hadiah berupa juara pertama trophy dan plakat serta uang sebesar Rp 3 juta.

Juara kedua trophy dan plakat serta uang sebesar Rp 2 juta sedangkan pemenang ke tiga mendapatkan trophy dan plakat serta uang senilai Rp 1 juta.

Sementara itu pemenang MBtech award final the best cars interior berhak mendapatkan hadiah berupa juara pertama uang sebesar Rp 6 juta, juara kedua uang sebesar Rp 4 juta dan juara ketiga uang sebesar Rp 2 juta.

”Masing-masing pemenang juga akan mendapatkan plakat dan trophy. Nantinya penghargaan untuk Mbtech di Jakarta November mendatang” jelasnya.(ocu)

Ada Pohon Jempol di Acara ATB-BP Batam Festival Hijau

0

batampos.co.id – Selain melakukan penanaman pohon di Dam Sei Harapan, Sekupang, para peserta yang mengikuti kegiatan ATB-BP Batam Festival hijau juga ada pohon jempol.

Pohon jempol ini dibuat dari jempol-jempol para peserta yang diwarnai dengan cat aneka warna kemudian ditempel pada gambar sebuah pohon.

Direktur Keuangan PT ATB, Asriel Hay membubuhkan tanda jempol pada lukisan berbentuk pohon. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Aksi ini sebagai simbol untuk menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan di waduk-waduk yang ada di Kota Batam.

Selain peserta, Direktur Keuangan PT ATB, Asriel Hay, juga membubuhkan tanda jempolnya di pohon jempol tersebut.(nto)

Total Investasi Singapura di Kota Batam Mencapai 743 Juta Dolar Amerika

0

batampos.co.id – Singapura masih menjadi negara dengan investasi terbanyak di Batam. Totalnya mencapai 743 juta dolar Amerika.

Kepala Badan Pengusaha (BP) Batam, Edy Putra Irawadi, mengatakan, total investasi tersebut diketahui dalam 2nd Indonesia Investment Day 2019 di Singapura beberapa hari lalu.

“Harapan BP Batam melalui kegiatan ini dapat terus menarik para calon investor baru asal Singapura khususnya yang berinvestasi di Batam,” katanya, Sabtu (27/7/2019).

Kata dia, untuk menarik investasi sebanyak-banyaknya dari Singapura, BP Batam selalu melakukan kegiatan promosi di negara singa tersebut.

Dalam menggelar kegiatan promosi, BP bekerja sama dengan BKPM Indonesia di Singapura, Kementerian Perdagangan RI dan Forum Bisnis Singapura (SBF) dalam mempromosikan wilayah-wilayah di seluruh Indonesia yang tentunya memiliki potensi investasi yang sangat menjanjikan seperti Kota Batam.

Sebuah boat pancung melintas dekat galangan kapal di Tanjunguncang, Batuaji, beberapa waktu lalu. Galangan kapal yang ada di Batam sebagian besar investornya berasal dari Singapura. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Dalam catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal, Indonesia menduduki peringkat ke-9 negara yang paling aman dan stabil dalam berreformasi di dunia.

Di mana Singapura menduduki peringkat ke-1, Norwegia, Islandia, Finlandia, Uzbekistan, Hong Kong, Swiss, Kanada, Indonesia dan Denmark.

“Dan ini tentunya merupakan modal dasar bagi Indonesia dalam menarik para calon investor,” tambah Edy.

Beberapa hari sebelumnya investor asal Singapura berkunjung ke Klinik Berusaha BP Batam yang dibuka saat acara 2nd Indonesia Investment Day 2019 di Singapura beberapa hari yang lalu.

“Selain lelang KPBU Hang Nadim, rencana pengembangan light rail transit (LRT) mendapat perhatian dari Meinhardt Singapore,” kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar, kemarin.

Dendi mengungkapkan, Director Business Development of Meinhardt Pte Ltd, Mr Johnson Paul, menyarankan ada alternatif selain LRT untuk diterapkan di Batam.

Bisa menggunakan jenis Automated People Movers (APM) Railway. Penerapan APM untuk angkutan massal juga dapat dimanfaatkan untuk angkutan kargo. Biaya operasionalnya juga jauh lebih rendah dibandingkan LRT.(leo)

Polisi Kumpulkan 2 Kilogram Paku dan Benda Tajam di Jalan Utama Kota Batam

0

batampos.co.id – Jajaran Satlantas Polresta Barelang melakukan sapu ranjau paku dan benda tajam lainnya di beberapa jalan utama di kawasan Nongsa, Jumat (26/7/2019) pagi.

Dari hasil sapu ranjau itu, petugas mengumpulkan sedikitnya 2 kilogram paku dan benda tajam lainnya.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati, mengatakan, kegiatan sapu ranjau paku dan benda tajam tersebut merupakan sebagai bentuk pelayanan dari polisi khususnya jajaran Satlantas Polresta Barelang kepada masyarakat.

”Agar pengguna sepeda motor atau kendaraan roda empat yang melalui jalan-jalan kota dapat terhindar dari paku dan benda tajam yang dapat membahayakan pengendara,” ujar Putu.

Jajaran Satlantas Polresta Barelang sapu ranjau paku, Jumat (26/7/2019). Foto: Kartijo Untuk Batam Pos

Dia mengaku, pihaknya telah banyak mendapat keluhan dari pengguna jalan tentang ban sepeda motor yang bocor saat melintasi jalanan utama.

Akibatnya, sebelum sampai tujuan, pengemudi sepeda motor harus mencari bengkel untuk menambal ban.

”Laporan yang masuk itu ada yang melapor dari media sosial dan ada juga yang langsung melaporkan kepada petugas kita di lapangan,” katanya.

Terkait dengan adanya unsur kesengajaan menebar paku atau benda tajam di jalan, ia memastikan belum ada mengarah ke sana.

Temuan paku dan benda tajam diperkirakan terjatuh di jalanan karena tidak disengaja. Jika menemukan adanya kesengajaan, polisi akan melakukan tindakan tegas.

”Kami melakukan penyisiran dengan magnet, didapatkan beberapa kilogram paku atau potongan besi yang berceceran di sepanjang jalan,” jelasnya.

“Sejauh ini, kami tidak melihat adanya unsur kesengajaan,” tegasnya lagi.

Kegiatan sapu ranjau tersebut akan dilakukan secara berkala. Terutama di jalanan yang selalu mendapatkan keluhan masyarakat.(gie)

Bersepeda bareng ATB ke Dam Sei Harapan

0
foto: batampos.co.id / dhiyanto

batampos.co.id – Festival Hijau ATB – BP Batam telah dimulai sejak Sabtu (27/7/2019).

Hari ini festival dilanjutkan dengan acara tanam pohon dan bersepeda. Start dan Finish di Kepri Mall

Pesepeda dilepas oleh Presdir ATB Batam, Benny Andrianto ditemani Febrialin mewakili Pemko Batam serta Dirut Batam Pos, Candra Ibrahim. Juga Dwianto Eko mewakili BP Batam.

Peserta akan bersepeda menuju Dam Sungai Harapan. Di sana mereka akan menghijaukan lingkungan dam dengan bibit pohon yang telah disiapkan.

O, iya, sebelum menggowes peserta diajak senam.

Setelah melakukan kegiatan penghijauan, peserta akan kembali ke Kepri Mall. (nto)

 

 

Batik Khas Kota Batam Diperkenalkan di Tingkat Nasional

0

batampos.co.id – Promosi wisata melalui Batik Batam Fashion Week (BBFW) semakin luas jangkauannya.

Setelah sukaes digelar di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau, BBFW 2019 mulai diperkenalkan ke tingkat nasional.

Pagelaran busana hasil karya perancang Batam ini ditaja dalam rangkaian Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) 2019.

Agenda tahunan PKK dari seluruh provinsi di Indonesia ini dilaksanakan di Taman Terbuka Hijau Imam Bonjol Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, 24-27 Juli.

Salah seorang model mengenakan batik khas Kota Batam saat acara Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga 2019 di Kota Padang, Sumatera Barat. Kota Batam memiliki batik khas salah satunya bermotif gonggong. Foto: Disbudpar Kota Batam untuk batampos.co.id

Koleksi-koleksi busana kreasi dari batik Batam ini tampil di malam ketiga, Jumat (26/7/2019).

“BBFW ini merupakan inisiatif dari Ketua Umum Dekranasda Kota Batam, Ibu Marlin Agustina Rudi,” terang Ketua Harian Dekranasda Batam, Ardiwinata.

“Beliau ingin mempromosikan hasil karya pebatik Batam melalui pagelaran busana yang dilakukan bekerja sama dengan perancang di Kota Batam,” kata dia lagi.

Pagelaran busana batik Batam ini dimulai dengan roadshow di tingkat kecamatan.

Ardi mengatakan, bersama pebatik dan perancang, Dekranasda Batam berkeliling di 12 kecamatan se-Kota Batam sepanjang 2018 lalu.

Kemudian kata dia, promosi hasil kerajinan tangan warga Kota Batam ini mulai dibawa ke tingkat provinsi.

Sejak awal 2019, BBFW sudah digelar di tiga lokasi berbeda.

Yakni Kabupaten Karimun, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan.

“Hari ini kita mulai masuk ke tingkat nasional, yang dimulai dari kegiatan HKG PKK,” jelasnya.

“Harapannya selain mempromosikan batik Batam tapi juga promosi pariwisata Batam secara umum,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam tersebut.(*/esa)