Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1098

Mengabdi Sejak 2005, Jasman Satpol PP Lingga Dilantik PPPK Meski Tak Bisa Melihat

0
Jasman Satpol PP
Jasman, petugas Satpol PP Kabupaten Lingga yang kehilangan penglihatan saat menerima SK PPPK Tahap 2 di Lapangan Kantor Bupati Lingga, Senin (6/10). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Langkah kaki Jasman mungkin tak lagi mantap seperti dulu, tapi semangat pengabdiannya tak pernah padam. Setelah hampir dua dekade mengabdi di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lingga, pria asal Dabo Singkep ini akhirnya resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bagi Jasman, pelantikan itu bukan sekadar pengakuan atas masa pengabdian panjangnya sejak 2005, melainkan juga simbol keteguhan hati di tengah ujian hidup yang berat yakno kehilangan penglihatan.

Jasman memulai kariernya di Satpol PP Kabupaten Lingga dua puluh tahun silam sebagai tenaga honorer. Bertahun-tahun ia bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Dabo Singkep, hingga kemudian diangkat menjadi Pegawai Tidak Tetap (PTT).

“Dari awal saya memang ingin mengabdi di pemerintahan. Walaupun statusnya masih honorer, saya jalani dengan ikhlas,” ujarnya pelan, Senin (6/20).

Sekitar setahun lalu, hidup Jasman berubah drastis. Malam itu, ketika tengah piket jaga, tubuhnya terasa tidak enak. Ia meminta izin pulang lebih awal dan menggantikan posnya dengan rekan kerja.

“Saya sudah bilang ke rekan, kalau tidak diizinkan, saya siap menerima sanksi. Saya hanya merasa tidak enak badan,” kenangnya.

Namun, keesokan harinya menjadi hari yang tak pernah ia lupakan. Saat membuka mata, dunia tiba-tiba gelap. Pandangannya hilang, dan sejak hari itu, Jasman tak lagi bisa melihat.

Hari-hari pertama setelah kehilangan penglihatan terasa berat. Jasman sempat diliputi rasa putus asa. Namun, dukungan dari istri dan tiga anaknya membuatnya kembali kuat.

“Istri dan anak-anak saya tidak pernah berhenti menyemangati. Mereka bilang saya masih kepala keluarga, masih bisa berbuat banyak,” ucapnya dengan suara bergetar.

Dengan semangat itu, Jasman kembali ke posnya. Kini, meski tanpa penglihatan, ia tetap bertugas sebagai petugas piket jaga di Pos Satpol PP Dabo Singkep.

Bagi Jasman, bekerja bukan sekadar mencari nafkah, melainkan wujud pengabdian kepada masyarakat dan Tuhan. Karena itu, saat namanya diumumkan sebagai penerima SK PPPK, air matanya tumpah.

“Rahmat Tuhan itu nyata. Kalau kita berdamai dengan keadaan, semua jadi mungkin. Alhamdulillah, walaupun saya tidak bisa melihat, saya masih diberi kesempatan untuk mengabdi,” katanya haru.

Jasman mengaku perasaannya campur aduk. Senang, sedih, haru, dan syukur menyatu di satu waktu. Ia tak pernah menyangka perjuangannya selama 20 tahun, bahkan dalam keterbatasan, akan berbuah pengakuan sebagai aparatur negara.

Reporter: Vatawari 

Artikel Mengabdi Sejak 2005, Jasman Satpol PP Lingga Dilantik PPPK Meski Tak Bisa Melihat pertama kali tampil pada Kepri.

Ibu dan Bayi Nyaris Jadi Korban Ambruknya Ruko di Tanjungriau

0
Ruko Devin Premier Marina di Kelurahan Tanjungriau, Sekupang, ambruk Jumat (3/10). F.Eusebius Sara

batampos – Hujan deras disertai angin kencang pada Jumat (3/10) siang nyaris menelan korban di Komplek Devin Premier, Kelurahan Tanjungriau, Sekupang. Deretan ruko dua lantai di kawasan tersebut tiba-tiba ambruk sekitar pukul 14.30 WIB, sesaat setelah hujan reda. Dari delapan unit ruko, tujuh di antaranya ambruk parah, sementara satu lainnya mengalami kerusakan sebagian.

Salah satu penghuni, seorang ibu yang akrab disapa Cece bersama bayi kecilnya, berada di dalam ruko yang rusak separuh tersebut saat kejadian. “Cece sama anak bayinya ada di dalam, tapi syukurlah mereka selamat, tidak apa-apa,” ujar Risma, warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu. Warga sekitar sempat panik karena suara reruntuhan terdengar cukup keras dan debu tebal mengepul dari lokasi.

Ruko yang dihuni Cece menjadi satu-satunya unit yang sudah ditempati di deretan bangunan tersebut, selain satu unit lain yang digunakan sebagai gudang penyimpanan mesin ATM. Saat kejadian, hanya Cece dan bayinya yang berada di lokasi, sementara gudang dalam keadaan kosong.

“Untung waktu itu dia tidak di bagian depan, karena bagian depan itu yang langsung ambruk,” kata Risma lagi.

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1 Juta Orang

Pantauan di lapangan menunjukkan, bagian depan deretan ruko dua lantai itu hancur total. Dinding, tiang, dan rolling door ruko runtuh menimpa trotoar di depan bangunan. Meskipun atap spandek masih menempel di bagian belakang, fondasi dan struktur bawah bangunan tampak tidak kuat menahan beban material di atasnya.

Sejumlah warga menduga, kualitas fondasi dan struktur bangunan yang tidak kokoh menjadi penyebab utama ambruknya ruko tersebut. “Kayaknya fondasinya kurang kuat, karena bagian bawahnya seperti rapuh. Hujan deras mungkin bikin tanahnya lembek,” ungkap salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena tujuh unit ruko rusak berat dan satu unit rusak sebagian. Warga berharap pemerintah dan pengembang perumahan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan di kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: Tujuh Ruko di Tanjung Riau Ambruk Usai Hujan Deras, Polisi Selidiki Developer

Pihak kepolisian dari Polsek Sekupang telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Petugas memasang garis pembatas di sekitar area ruko yang ambruk untuk mencegah warga mendekat.

Hingga Minggu (5/10), sejumlah warga masih memantau lokasi dengan rasa was was. Beberapa penghuni di sekitar kawasan Devin Premier memilih tidak beraktivitas dekat bangunan itu karena khawatir ada bagian lain yang ikut roboh. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan kualitas konstruksi, terlebih di kawasan padat yang terus berkembang pesat seperti di Sekupang. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Ibu dan Bayi Nyaris Jadi Korban Ambruknya Ruko di Tanjungriau pertama kali tampil pada Metropolis.

Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1 Juta Orang

0
Ilustrasi: Sejumlah wisatawan tengah menikmati kesenian kuda kepang yang tampil di pondok wisata Golden Prawn Bengkong, Minggu (18/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kota Batam terus menunjukkan performa gemilang di sektor pariwisata. Hingga Agustus 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam telah menembus 1.008.609 orang, berdasarkan data terbaru dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

Dari total tersebut, wisatawan asal Singapura masih mendominasi dengan 485.889 kunjungan, disusul Malaysia sebanyak 256.035 kunjungan, dan Tiongkok di posisi ketiga dengan 35.362 kunjungan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan capaian ini menjadi bukti kuat bahwa Batam tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan luar negeri, terutama dari kawasan Asia Tenggara.

“Alhamdulillah, pariwisata Batam semakin membaik. Ini tentu berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, pelaku pariwisata, serta dukungan masyarakat. Keamanan yang terjaga, kekompakan stakeholder, dan bertambahnya akses, amenitas, serta atraksi menjadi faktor utama Batam semakin maju di sektor pariwisata,” ujarnya, Minggu (5/10).

Ardi menambahkan, memasuki penghujung tahun, berbagai agenda wisata telah disiapkan untuk terus menggerakkan sektor pariwisata Batam. Sejumlah event besar seperti Batam Golf Tournament, Bajafash, dan Beratap Langit akan kembali digelar, melengkapi rangkaian kegiatan musik dan sport tourism yang sebelumnya sukses menarik perhatian wisatawan, seperti Batam Batik Fashion Week (BBFW).

Berdasarkan data Disbudpar, puncak kunjungan terjadi pada Juni 2025 dengan total 167.469 wisatawan, seiring banyaknya agenda wisata dan momentum libur panjang yang dimanfaatkan wisatawan asal Singapura dan Malaysia untuk berkunjung ke Batam.

Selain tiga negara utama tersebut, sejumlah negara lain juga turut berkontribusi terhadap arus kunjungan, di antaranya India (29.834 kunjungan), Filipina (17.199 kunjungan), Myanmar (17.386 kunjungan), Korea Selatan (12.195 kunjungan), serta wisatawan dari Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Vietnam dengan total mencapai puluhan ribu kunjungan.

Sementara itu, kategori wisatawan dari negara lainnya mencatat 133.198 kunjungan selama periode Januari hingga September 2025, menunjukkan keberagaman pasar wisata Batam yang semakin luas.

“Target kami hingga akhir tahun adalah mempertahankan tren positif ini dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha dan operator kapal penyeberangan,” tambah Ardi.

Disbudpar Batam optimistis, dengan masih adanya sejumlah agenda wisata besar hingga Desember 2025, jumlah kunjungan wisman akan terus bertambah dan melampaui capaian tahun sebelumnya.

Sementara itu bedasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kota Batam pada Agustus 2025 mencapai 146.897 kunjungan. Angka ini mengalami kenaikan 18,92 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu Juli 2025 yang mencatat 123.526 kunjungan.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan bahwa peningkatan tersebut juga terlihat signifikan secara tahunan. Jika dibandingkan dengan Agustus 2024, kunjungan wisman ke Batam naik 22,23 persen.

“Kunjungan wisman selama Agustus 2025 ke Batam tercatat melalui seluruh pintu masuk, seperti Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura, Harbour Bay, Pelabuhan Internasional Sekupang, dan Bandara Hang Nadim,” ujar Eko.

Menurutnya, wisatawan asal Singapura masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan ke Batam, dengan porsi 48,93 persen dari total kunjungan atau 71.878 wisatawan. Diikuti oleh Malaysia sebanyak 36.983 kunjungan (25,18 persen), Cina 5.177 kunjungan (3,52 persen), dan India 3.990 kunjungan (2,72 persen).

Negara lain yang juga berkontribusi terhadap kunjungan ke Batam di antaranya Myanmar (2.386 kunjungan), Filipina (2.224 kunjungan), Korea Selatan (2.053 kunjungan), Jepang (1.176 kunjungan), Inggris (955 kunjungan), dan Vietnam (905 kunjungan).

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2025 tercatat rata-rata 48,05 persen, turun 1,45 poin dibanding Juli 2025 (49,50 persen).

Untuk Kota Batam sendiri, TPK hotel berbintang mencapai 53,82 persen, atau menurun 2,64 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 56,46 persen.

Dari sisi nasional, TPK hotel berbintang di Kepri masih lebih rendah 2,46 poin dibanding rata-rata nasional yang mencapai 50,51 persen.“Meski ada penurunan, TPK hotel di Batam masih berada di atas rata-rata provinsi dan menunjukkan tren stabil di atas 50 persen,” tutup Eko. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kunjungan Wisman ke Batam Tembus 1 Juta Orang pertama kali tampil pada Metropolis.

Pasar Kota Wonogiri Terbakar Dini Hari, Ini Kronologi dan Dugaan Penyebabnya

0
Pasar Kota Wonogiri terbakar Senin dini hari.

batampos – Suasana dini hari di Kota Wonogiri mendadak mencekam pada Senin (6/10), ketika api besar melahap Pasar Kota Wonogiri. Pasar kota ini menjadi salah satu pusat ekonomi terbesar di wilayah tersebut.

Menurut laporan dari warga setempat, ada bau terbakar sekitar pukul 01.30 – 02.00 WIB. Api mulai menyebar sekira pukul 02.30.

Api diduga berasal dari lantai dua pasar setempat. Namun, banyak dagangan di lantai dua Pasar Kota Wonogiri yang tidak bisa diselamatkan.

Dari sana api juga meluas dengan cepat ke lantai tiga dan menjalar ke lantai satu di beberapa bagian.

Tim pemadam kebakaran Wonogiri bekerja keras memadamkan api agar tidak merembet lebih luas. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.

Bupati Wonogiri mengatakan dugaan awal kebakaran karena korsleting listrik di lantai dua tengah pasar, dikutip dari Radar Solo, Senin (6/10).

Masih dilakukan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran besar ini. Ini bukan kebakaran pertama kali.

Kebakaran kali ini mengingatkan pada insiden serupa yang terjadi 23 tahun silam, tepatnya tahun 2002. Pasar lama juga terbakar hebat sebelum dibangun kembali menjadi bangunan tiga lantai seperti sekarang.(*)

 

Reporter: Juliana Belence

Artikel Pasar Kota Wonogiri Terbakar Dini Hari, Ini Kronologi dan Dugaan Penyebabnya pertama kali tampil pada News.

Pamer Hidup Glamor di Medsos, Lisa Yulia Eks Direktur PT BDP Kini Jadi Tersangka Korupsi

0
Penampakan Lisa Yulia mengenakan masker dan rompi setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi PNBP. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Dulu tampil glamor di media sosial, kini Lisa Yulia, mantan Direktur PT Bias Delta Pratama (BDP), harus mendekam di tahanan Kejaksaan.

Perempuan yang tak jarang memamerkan gaya hidup mewah di Instagram itu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) jasa pemanduan dan penundaan kapal di pelabuhan wilayah Batam tahun 2015-2021.

Kasus ini ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri). Dari hasil penyidikan, Lisa diduga terlibat dalam praktik korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar USD 272.492 atau sekitar Rp4,5 miliar.

Lisa diketahui menjabat sebagai Direktur PT BDP pada 2016, 2018, dan 2019. Berdasarkan hasil pemeriksaan, PT BDP menjalankan kegiatan pemanduan dan penundaan kapal tanpa kerja sama operasional (KSO) dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam, sehingga BP Batam tidak menerima bagi hasil sebagaimana mestinya.

“Perkara ini merupakan lanjutan dugaan korupsi PNBP. Sebelumnya, kita sudah menahan dua tersangka lainnya, yaitu Ahmad Jauhari dan Suyono,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri, Yusnar Yusuf, Senin (6/10).

Yusnar menjelaskan, perkara ini berkaitan dengan kasus sebelumnya yang menjerat beberapa pihak, di antaranya Allan Roy Gemma, Syahrul, Hari Setyobudi, dan Heri Kafianto, yang telah lebih dulu diproses hukum.

Kini, Lisa resmi ditahan di Rutan Tanjungpinang bersama dua tersangka lain sejak 3 Oktober 2025. Ia dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, yang mengatur penyalahgunaan kewenangan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain.

Namun, sebelum kasus ini mencuat, Lisa Yulia sudah lebih dulu populer di dunia maya. Akun Instagram pribadinya, @lisayulia, menampilkan kehidupan yang serba glamor, dari liburan ke luar negeri, koleksi tas dan perhiasan bermerek, hingga pose di kafe dan hotel mewah.

Unggahan-unggahan itu sempat menarik perhatian warganet, hingga akhirnya mencuat ke publik bersamaan dengan penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi.

Kini, citra kemewahan itu kontras dengan kenyataan yang dihadapinya. Perempuan yang dulu tampil dengan gaya hidup berlimpah kini harus mempertanggungjawabkan dugaan korupsi miliaran rupiah yang menjeratnya.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Pamer Hidup Glamor di Medsos, Lisa Yulia Eks Direktur PT BDP Kini Jadi Tersangka Korupsi pertama kali tampil pada Kepri.

Meteor Cukup Besar Jatuh di Laut Jawa, BRIN Berikan Penjelasan

0
Foto beredar dengan narasi sebuah meteor yang jatuh di wilayah Cirebon Foto : ist net

batampos – Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaludin membenarkan adanya meteor yang melintas di wilayah Kuningan dan Cirebon pada Minggu, (5/10) malam. Hal itu ia simpulkan berdasarkan kesaksian warga dan laporan BMKG Cirebon.

“Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas memasuki wilayah Kuningan,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (6/10).

Ia mengatakan, meteor yang cukup besar itu ditandai dengan adanya dentuman yang didengar warga di wilayah Kuningan dan Kabupaten Cirebon.

“Terdeteksi adanya getaran oleh BMKG Cirebon (ACJM) pada pukul 18:39:12 WIB,” tuturnya.

Adapun jatuhnya meteor itu sendiri, Thomas mencatat bahwa batuan besar itu jatuh di Laut Jawa.

Thomas memastikan tak ada dampak kerusakan akibat meteor yang melewati langit Kuningan hingga Kabupaten Cirebon. Meteor itu kemudian diketahui jatuh di Laut Jawa, Minggu (5/10) malam.

“Tidak ada dampak kecuali gangguan dari gelombang kejutnya,” ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (6/10).

Hanya saja, dampak dari gangguan gelombang kejut meteor yang melewati langit Cirebon disebut Thomas tak terlalu besar.

“Kalau ukuran yang lebih besar lagi, seperti yang terjadi di Chelyabinsk, Rusia pada 2013 (ukuran 17 meter) gelombang kejutnya merusakkan bangunan,” tuturnya.

“Kalau yang agak kecil, seperti di Bone 2008 (ukuran 10 meter) hanya menggetarkan jendela kaca rumah,” sambung Thomas.

Ia menegaskan bahwa fenomena jatuhnya meteor ke bumi yang terlihat di langit Cirebon merupakan hal wajar.

“Batuan di antariksa sangat banyak. Sewaktu-waktu ada yang berpapasan dengan bumi yang terlihat sebagai meteor. Semakin besar ukurannya, semakin jarang terjadinya,” pungkas Thomas. (*)

Artikel Meteor Cukup Besar Jatuh di Laut Jawa, BRIN Berikan Penjelasan pertama kali tampil pada News.

Siswa MTsN 1 Batam Ukir Prestasi Internasional, Juara 1 Robot Sumo di Malaysia

0
Pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Batam, Keanu Al Rucci berswafoto dengan medali setelah menjuarai kompetisi Rotation Robotics Talent Competition 2025 untuk kategori Sumo Robot Senior 1 kg yang digelar di Royal Military College, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (4/10) lalu. F. Kemenag Kepri

batampos-Pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Batam, Keanu Al Rucci mengukir prestasi internasional. Ia berjaya menjadi terbaik 1 dalam ajang bergengsi Rotation Robotics Talent Competition 2025 untuk kategori Sumo Robot Senior 1 kg pada ajang yang digelar di Royal Military College, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (4/10) lalu.

Kemenangan ini terasa makin istimewa lantaran ini merupakan partisipasi pertama MTsN 1 Batam dalam ajang robotik tingkat internasional tersebut. Kepala Bidang (Kabid) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepri, Zulkarnain, mewakili Kepala Kanwil menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas raihan gemilang ini.

“Kami mengucapkan tahniah yang setinggi-tingginya kepada ananda Keanu Al Rucci dan seluruh keluarga besar MTsN 1 Batam atas perolehan juara 1 lomba robotik internasional ini,” ujar Zulkarnain, Minggu (5/10).

BACA JUGA: Puskemas Teluk Sasah Minta SPPG Lobam Perhatikan Waktu Pengemasan hingga Pengiriman MBG agar Tidak Bau

Perjalanan menuju podium juara ini bukanlah tanpa persiapan. Keanu, siswa Kelas 9.3 Program Cendikia, telah menjalani persiapan terstruktur sejak 5 Agustus 2025. Meskipun baru pertama kali tampil, tim MTsN 1 Batam melakukan persiapan yang terstruktur seperti koordinasi ahli, perakitan robot, dan strategi tanding.

Sebagai informasi, tim melakukan koordinasi intensif dengan pengajar robotik dari Surabaya yang selama ini memberikan materi secara daring, didukung penuh oleh pembimbing guru dari MTsN 1 Batam. Dalam perakitan robot, Tim Robotik MTsN 1 Batam berfokus padanpenyiapan robot Sumo Senior 1 kg, yang menuntut ketelitian dalam desain mekanik dan pemrograman.

Sementara dalam strategi tanding, guru pembimbing yang mendampingi Keanu ke Malaysia, menyusun strategi matang untuk memenangkan setiap babak pertandingan. Keanu Al Rucci, yang dikenal aktif di ekstrakurikuler robotik, mengungkapkan bahwa dukungan penuh merupakan kunci utama keberhasilannya.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari support system terbesar yang saya miliki,” ujar Keanu.

Dukungan tersebut datang dari orang tua, Kepala MTsN 1 Batam Khairina, serta para pembina ekstrakurikuler robotik Erlina Susilowati, dan Rahmat Hidayat. Seluruh keluarga besar MTsN 1 Batam turut memberikan semangat, yang menjadi motivasi Keanu untuk berprestasi di tingkat global.

Kemenangan ini membuktikan bahwa peserta didik dari madrasah di Batam memiliki kemampuan yang mumpuni untuk bersaing dan unggul di bidang teknologi dan robotika internasional.(*)

Reporter: Jailani

Artikel Siswa MTsN 1 Batam Ukir Prestasi Internasional, Juara 1 Robot Sumo di Malaysia pertama kali tampil pada Kepri.

Buruh Desak Kenaikan UMK 2026 Naik hingga 10 Persen, Ini Tanggapan Apindo Batam

0
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid.

batampos – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafky Rasid, menegaskan bahwa permintaan kenaikan UMK merupakan hal yang wajar, namun pelaksanaannya tetap harus mengikuti mekanisme dan formula yang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan.

“Namanya permintaan itu sah-sah saja. Tapi penetapan upah minimum memiliki mekanisme perundingan di Dewan Pengupahan. Penentuan nilai UMK juga sudah ada formulasi resmi dari pemerintah, yang mengacu pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Rafky di Batam, Minggu (5/10).

Menurut Rafky, data inflasi dan pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama yang mencerminkan kemampuan riil dunia usaha dalam menyesuaikan upah. Dengan melihat tingkat inflasi di Batam yang relatif rendah tahun ini, ia memperkirakan kenaikan UMK 2026 tidak akan terlalu besar.

Baca Juga: Buruh Batam Rencanakan Aksi, Tuntut Kenaikan UMK 2026 hingga 10 Persen

“Inflasi ini ukuran naiknya biaya hidup masyarakat. Kalau inflasi rendah, maka kenaikan biaya hidup juga rendah. Jadi wajar kalau kenaikan upah minimum nantinya juga tidak terlalu tinggi,” jelasnya.

Rafky menilai, pemerintah daerah dan serikat pekerja perlu memahami bahwa kondisi ekonomi global dan nasional saat ini masih menantang. Banyak sektor industri di Batam, terutama manufaktur, masih berupaya pulih pascapandemi dan menghadapi tekanan biaya produksi yang meningkat.

“Dunia usaha sedang beradaptasi dengan berbagai perubahan, mulai dari biaya logistik, bahan baku, hingga penyesuaian pasar ekspor. Kalau kenaikan upah dilakukan terlalu tinggi, bisa berdampak ke efisiensi perusahaan,” terangnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar pemerintah mempertimbangkan tingkat pengangguran terbuka di Batam dan Kepri yang masih cukup tinggi dibandingkan daerah lain.

“Kalau upah minimum naik terlalu tinggi, dampaknya justru bisa meningkatkan angka pengangguran. Pengusaha akan menekan biaya dengan mengurangi tenaga kerja, sehingga lapangan pekerjaan malah menyempit,” katanya.

Rafky menjelaskan, apabila tekanan biaya tenaga kerja terus meningkat, industri manufaktur dikhawatirkan akan beralih dari sistem padat karya ke padat modal, dengan menggantikan sebagian tenaga kerja menggunakan robot industri atau teknologi otomatisasi.

“Kalau ini terjadi, akan makin sedikit lapangan pekerjaan untuk pekerja yang belum memiliki keterampilan tinggi. Industri akan lebih memilih investasi di mesin dan robot karena lebih efisien dalam jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga: Tergolong B3, Limbah Elektronik yang Masuk Batam akan Direekspor ke Amerika Serikat

Menurutnya, kondisi tersebut justru bisa berdampak negatif terhadap pekerja muda dan lulusan baru di Batam yang sedang mencari pekerjaan.

“Kita khawatir jika upah terus naik tanpa mempertimbangkan kondisi industri, justru akan semakin sulit bagi anak-anak muda kita untuk mendapatkan pekerjaan. Karena itu, kenaikan upah harus rasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rafky menilai pentingnya pemerintah konsisten dalam menerapkan formula upah yang telah ditetapkan. Ia mengingatkan agar keputusan penetapan UMK tidak lagi didasarkan pada kebijakan ad hoc atau instruksi politik seperti tahun sebelumnya.

“Kalau tahun lalu formula upah minimum tidak digunakan karena ada instruksi presiden, sebaiknya tahun ini kita kembali ke aturan. Karena itu sudah menjadi ketetapan hukum yang seharusnya dipatuhi semua pihak,” jelasnya.

Ia menilai kepatuhan terhadap aturan hukum pengupahan akan memberikan kepastian bagi investor dan meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap kebijakan pemerintah daerah.

“Kalau aturan sering diabaikan, investor bisa kehilangan kepercayaan terhadap kepastian hukum di Indonesia. Itu justru bisa menurunkan minat investasi dan berdampak pada ekonomi Batam sendiri,” ujarnya.

Rafky berharap, semua pihak, baik pengusaha, pekerja, maupun pemerintah dapat duduk bersama secara objektif dan mengedepankan data dalam menentukan besaran kenaikan UMK 2026.

“Tujuan akhirnya adalah menjaga keseimbangan. Upah memang harus naik, tapi kenaikannya juga harus memperhatikan kemampuan dunia usaha dan kondisi ekonomi secara menyeluruh,” pungkasnya.

Sebelumnya, buruh Batam berencana menggelar aksi sebagai bentuk desakan agar pemerintah segera membuka ruang dialog dengan serikat buruh terakit UMK 2026. Menurutnya, para pekerja mendesak adanya kenaikan UMK Batam 2026 sebesar 8,5 persen hingga 10 persen. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Buruh Desak Kenaikan UMK 2026 Naik hingga 10 Persen, Ini Tanggapan Apindo Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Jangan Salah! Ini 5 Urutan Mandi yang Benar agar Tubuh Lebih Bersih dan Segar

0
Ilustrasi mandi pagi hari (yesdoc)

batampos – Mandi adalah kegiatan yang bertujuan membersihkan tubuh dengan menggunakan air disertai sabun atau pembersih lainnya. Aktivitas ini merupakan bagian penting dari menjaga kebersihan diri dan kesehatan kulit.

Sebagian orang merasa meski telah rutin mandi, mereka masih merasakan kurang bersih dan terkadang timbul beberapa masalah. Ternyata hal ini dipengaruhi oleh urutan mandi yang belum tepat.

Cara mandi yang kurang tepat dapat memicu munculnya masalah kulit seperti bruntusan dan jerawat, terutama pada area wajah, punggung, serta kulit kepala. Oleh karena itu, mengetahui urutan mandi yang benar sangat penting agar tubuh tidak hanya bersih, tetapi juga terasa segar dan sehat sepanjang hari.

Dikutip dari Alodokter dan Halodoc, berikut 5 tahap dalam urutan mandi agar tubuh lebih terasa bersih dan segar.

1. Gunakan Air yang Bersuhu Tepat

Sebelum mandi, sebaiknya sesuaikan terlebih dahulu suhu air yang akan digunakan. Jika kamu lebih menyukai air dingin, maka gunakanlah asalkan membuatmu nyaman.

Namun, bagi yang memilih air hangat, pastikan suhunya tidak terlalu tinggi agar tidak melukai kulit. Pilihan terbaik adalah air bersuhu suam-suam kuku. Selain itu, hindari mandi terlalu lama karena dapat membuat kulit kehilangan kelembapannya dan menjadi kering.

2. Awali dengan Keramas

Saat keramas, pijatlah kulit kepala dengan lembut dan pastikan membersihkan area hingga ke garis batas rambut agar tidak ada bagian yang belum bersih. Banyak orang terbiasa untuk sabunan lebih dulu, baru setelah keramas. Padahal, kesalahan ini yang dapat menyebabkan bruntusan dan jerawat di dahi dan punggung.

Penting juga untuk memilih sampo yang sesuai dengan jenis permasalahan rambut yang dialami. Misalnya, untuk permasalahan ketombe, gunakan sampo dengan formula anti-dandruff. Jika perlu, pakailah kondisioner setelah keramas, agar hasil yang lebih memuaskan.

3. Sabunan Seluruh Tubuh

Setelah selesai keramas, langkah selanjutnya adalah membersihkan badan menggunakan sabun. Awali dari leher, punggung, lengan, area lipatan paha, sampai ke kaki.

Pastikan juga untuk membersihkan belakang telinga serta ruang di antara jari tangan dan kaki. Usap lembut seluruh tubuh dengan tangan atau bisa juga gunakan scrub untuk membantu membersihkan kulit. Pilihlah sabun yang sesuai dengan jenis kulit, agar tidak terasa kering dan busik.

4. Menyikat Gigi dan Berkumur

Disarankan untuk menyikat gigi dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan malam sebelum tidur. Pastikan kamu menyikat seluruh permukaan gigi, termasuk bagian ujungnya, selama sekitar dua menit. Setelah itu, gunakan obat kumur (mouthwash) agar kebersihan mulut lebih optimal.

5. Akhiri dengan Cuci Muka

Mencuci muka menggunakan face wash hanya perlu dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan malam sebelum tidur. Jika kamu ingin mencuci muka saat mandi, sebaiknya selalu lakukan di tahap paling akhir.

Langkah ini membantu membersihkan sisa residu sampo atau pasta gigi yang mungkin masih menempel di kulit wajah, sehingga dapat mengurangi risiko timbulnya jerawat dan bruntusan.

Kandungan bahan pada sabun muka yang lebih lembut dibandingkan produk lainnya, membuatnya aman jika sedikit tertinggal di kulit. Namun, selalu pastikan untuk membilasnya sampai benar-benar bersih. (*)

Artikel Jangan Salah! Ini 5 Urutan Mandi yang Benar agar Tubuh Lebih Bersih dan Segar pertama kali tampil pada Lifestyle.

PKP Konsisten Gelar Donor Darah, 12 Tahun Jalankan Program Rutin

0
Para calon pendonor. 12 tahun PKP menggelar acara ini secara rutin.

batampos — PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP), pengembang properti terbesar di Kota Batam, kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk PKP Peduli melalui aksi donor darah bersama PMI Kota Batam. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PKP untuk mendukung ketersediaan stok darah nasional sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Donor darah yang digelar pada Sabtu (4/10/2025) itu berlangsung di One Batam Mall, lantai B1, area dekat musala dan food court. Kegiatan dimulai pukul 10.00 hingga 15.30 WIB, dengan total 270 calon pendonor yang mendaftar.

Marketing Communication PKP, Andrian Muslim, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang telah menjadi tradisi perusahaan selama lebih dari satu dekade.

“Semoga darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di Kota Batam,” ujarnya.

Andrian juga menyampaikan apresiasi kepada para pendonor yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berpartisipasi. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan menyumbangkan darahnya demi kemanusiaan. Kami juga berterima kasih kepada tim PMI Kota Batam, sebanyak 17 orang terdiri dari dokter, perawat, dan petugas administrasi yang turut menyukseskan acara ini,” kata Andrian.

Sebagian besar peserta donor darah kali ini merupakan pendonor tetap yang secara rutin mengikuti kegiatan PKP Peduli Donor Darah yang telah berjalan selama 12 tahun. (*)

Artikel PKP Konsisten Gelar Donor Darah, 12 Tahun Jalankan Program Rutin pertama kali tampil pada Metropolis.

Play sound