Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1108

Harga Cabai di Karimun Semakin Mahal, Harga Cabai Setan di Bawah Cabai Merah

0
Komoditi cabai merah kini harganya turun, Pemda Karimun menjamin ketersediaan sembako selama bulan suci Ramadan 1446 H. f,TRI

batampos– Dalam beberapa hari ini harga cabai merah di Pasar Utama Puan Maimun,
Tanjungbalai Karimun mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga cabai merah semakin pedas dari 80 ribu per kilogram pada minggu lalu, pada Kamis (18/9) naik menjadi Rp95 ribu per kilogram.

Irwan salah seorang warga Karimun menyebutkan, kalau pada Selasa (16/9) harga cabai merah sempat di harga Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram. ”Tapi, karena saya beli banyak untuk buat acara kenduri, dapat harga Rp108 ribu. Kalau saya tanya ke penjual memang, harga cabai sering naik turun,” ujarnya.

BACA JUGA: Di Karimun, Harga Cabai Merah dan Sayuran mulai Naik

Mama Daren, seorang pedagang berbagai jenis sayuran, termasuk cabai merah di Pasar Puan
Maimun menyebutkan, memang untuk harga cabai merah dalam minggu ini mengalami kenaikan. ”kalau ditempat saya hari ini (Kamis, red) saya jual per kilogram Rp95 ribu. Dan, cabai merah yang saya jual saat pesan langsung dengan saudara di sana. Artinya, saya ambil langsung dari tangan pertama,” paparnya.

Dikatakannya, kalau ada (pedagang, red) yang jual sampai seratus ribu atau lebih per kilogram biasanya ambil melalui tangan kedua. Dan, biasanya dia juga jual ke sesama pedagang jika butuh cabai merah harganya tetap sama. Kenaikan harga cabai ini salah satunya disebabkan faktor cuaca. Yakni, masa panen cabai merah tiba, namun namun disebabkan sering hujan jadi tidak semua kondisi cabai merah dalam keadaan bagus.

”Kalau untuk saat ini, harga-harga sayuran selain cabai merah semuanya stabil. Artinya, jika biasanya cabai setan harganya di atas cabai merah. Namun, sekarang harganya (cabai setan) sudah dibawah harga cabai merah. Yakni, Rp60 ribu per kilogram. Begitu juga dengan harga cabai rawit stabil di harga Rp55 ribu per kilogram,” katanya. (*)

Reporter: Sandi P

 

Artikel Harga Cabai di Karimun Semakin Mahal, Harga Cabai Setan di Bawah Cabai Merah pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Batuaji Keluhkan Pemotongan Bukit di Depan Top 100 Tembesi, DPRD Diminta Segera Sidak

0
Aktivitas pemotongan bukit di depan top 100 Tembesi. f.eusebius

batampos– Keluhan warga kembali mencuat terkait proyek pemotongan bukit di depan Top 100 Tembesi, Kecamatan Batuaji. Aktivitas pengerukan yang dinilai tak terkendali itu dituding membuat lingkungan sekitar kian rawan, terutama saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Retno, salah seorang warga Batuaji, mengungkapkan keresahannya. Menurut dia, akibat bukit digunduli, aliran air bercampur lumpur kerap meluber ke jalan raya. Kondisi ini membuat ruas jalan becek, licin, dan membahayakan para pengendara yang melintas.

“Harus dicek itu, kalau hujan deras, lumpurnya sampai turun ke jalan. Jangan sampai nanti ada korban gara-gara jalan licin,” ujar Retno, Senin (15/9).

BACA JUGA: Tiga Rumah yang jadi Mes Karyawan PT Naga Tata Mestika Ludes Terbakar di Bukit Melati, Sagulung

Warga pun mendesak DPRD Kota Batam, khususnya Komisi III yang membidangi pembangunan, segera turun langsung meninjau lokasi. Kritik mengemuka lantaran hingga kini belum terlihat langkah konkret pengawasan dari pemerintah maupun legislatif.

“Kayak hujan sekarang, coba anggota dewan sidak. Biar tahu efeknya, gara-gara bukit digunduli, jalan jadi becek dan kotor,” tambah seorang warga lain dengan nada kesal.

Sorotan publik terhadap proyek ini semakin kuat. Selain mengganggu kenyamanan lalu lintas, dampak lingkungan dari pemotongan bukit dinilai berpotensi memicu longsor jika dibiarkan berlanjut tanpa pengawasan ketat. Situasi ini membuat masyarakat cemas akan keselamatan mereka di kemudian hari.

Menanggapi keresahan warga, Komisi III DPRD Kota Batam menyatakan siap menjadwalkan kunjungan lapangan. Mereka memastikan akan mengecek langsung kondisi di lapangan sekaligus memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan.

“Kami sudah agendakan akan turun ke lokasi pemotongan bukit di depan Top 100 Tembesi,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Arlon Veristo. Warga pun menunggu langkah konkret dari DPRD agar sidak tidak hanya sebatas formalitas, melainkan benar-benar menindaklanjuti praktik pemotongan bukit yang dianggap semrawut dan merugikan masyarakat. (*)

Reporter: Eusebius Sara

 

Artikel Warga Batuaji Keluhkan Pemotongan Bukit di Depan Top 100 Tembesi, DPRD Diminta Segera Sidak pertama kali tampil pada Metropolis.

Begal Beraksi di Taman Kolam Greenland, Korban Dianiaya

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian. F.Cecep Mulyana

batampos– Aksi kejahatan jalanan atau begal terjadi di taman kolam Greenland, Batam Centre, Rabu (17/9) dini hari. Korban wanita yang tengah nongkrong bersama rekannya didatangi sekelompok pelaku menggunakan sepeda motor.

Pelaku berusaha merampas barang dan menganiaya korban. Beruntung aksi pelaku gagal, setelah korban berteriak hingga warga datang ke lokasi.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta membenarkan adanya peristiwa ini. Ia mengatakan saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut.

“Korban belum buat laporan, karena masih kerja, diarahkan nanti pulang kerja untuk buat laporan,” ujarnya.

BACA JUGA: Pakai Pistol Mainan, Gasak Motor hingga Laptop Gaming, Dua Begal Dituntut Tiga Tahun

Ia mengatakan laporan korban ini untuk mengetahui secara detail kronologis dan ciri-ciri pelaku. Sebab, korban sempat merekam wajah beberapa pelaku.

“Masih kita lakukan penyelidikan,” katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kejahatan jalanan. Ia meminta masyarakat lebih hati-hati saat berkendara atau nongkrong pada malam hari.

“Jangan lewat jalan-jalan yang sepi dan jam-jam rawan,” ujarnya.

Jika terjadi tindak pidana, Debby meminta masyarakat untuk segera melapor. Sehingga, pihaknya bisa melakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya.

“Apabila terjadi tindak pidana di jalan, jangan ragu untuk menghubungi Polresta Barelang untuk segera kami tindak lanjuti,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

 

 

 

Artikel Begal Beraksi di Taman Kolam Greenland, Korban Dianiaya pertama kali tampil pada Metropolis.

BNN Serahkan 6 Tersangka Penyelundupan 1,9 Ton Narkoba ke Kejari Batam

0
Tersangka penyelundup narkoba 1,9 Ton saat diserahkan ke kejari Batam. f.azis

batampos– Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam resmi menerima pelimpahan tahap II berupa tersangka dan barang bukti kasus dugaan tindak pidana narkotika dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Kamis (18/9).

Sebanyak enam orang tersangka bersama barang bukti narkotika seberat hampir 2 ton diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung RI dan Kejari Batam.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Iqram, menyampaikan bahwa proses serah terima berlangsung di kantor Kejari Batam.

“Pelimpahan tahap II ini merupakan tindak lanjut dari hasil penyidikan BNN RI terkait upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui perairan Batam,” ujarnya.

BACA JUGA: Polda Kepri Dalami Keterlibatan Pemilik Tambak Udang di Piayu, Kasus Minilab Narkoba

Enam tersangka yang diserahkan terdiri dari empat warga negara Indonesia dan dua warga negara Thailand, masing-masing RHT (46), LCS (39), HS (54), FR (25), TL (34), dan WP (31).

Mereka diduga terlibat dalam kasus penyelundupan narkotika yang digagalkan petugas pada Rabu, 21 Mei 2025, sekitar pukul 05.35 WIB di Dermaga Sandar Bea dan Cukai Tanjung Uncang, Batu Aji.

Selain para tersangka, barang bukti yang diserahkan meliputi satu unit kapal tanker, satu bundel dokumen kapal, narkotika dengan berat total 1.995.130 gram, enam paspor, enam buku pelaut, delapan unit telepon genggam, satu unit tablet, satu kartu ATM, serta uang tunai 10.000 Kyats (mata uang Myanmar).

Dalam proses pelimpahan, keenam tersangka didampingi penasihat hukum dan bersikap kooperatif.

Mereka juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan dengan hasil dinyatakan sehat.

“Terhadap para tersangka, JPU menjerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) serta Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Iqram.

Usai menerima tahap II, tim JPU akan segera menyusun surat dakwaan untuk melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Batam guna disidangkan. Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar sepanjang tahun dengan jumlah barang bukti mendekati dua ton narkotika. (*)

Reporter: Azis

Artikel BNN Serahkan 6 Tersangka Penyelundupan 1,9 Ton Narkoba ke Kejari Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad: Pendidikan Faktor Penting Daya Saing SDM

0
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, betfoto bersama usai membuka PKKMB Universitas Batam 2025 di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025). Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan untuk memperkuat daya saing SDM lokal.

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Saat menghadiri PKKMB Universitas Batam 2025, Amsakar menyampaikan bahwa penguatan SDM merupakan langkah penting untuk mempercepat pembangunan Batam sebagai kota modern dan ramah investasi.

Melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan yang terarah, ia meyakini mahasiswa dapat berkontribusi penuh, baik dalam membangun kualitas hidup masyarakat maupun menyiapkan masa depan Batam yang lebih baik.

“Batam adalah miniatur Indonesia. Kita perlu memiliki SDM berdaya saing agar mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujar Amsakar di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, penguatan SDM, khususnya di sektor pendidikan, menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global.

Pendidikan, lanjutnya, juga mendorong peningkatan kecerdasan intelektual dan pengetahuan, sehingga lulusan universitas mampu menghadapi tantangan kompleks di dunia kerja.

“Saya ingin alumni setiap universitas mampu berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” pesannya.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Pemko Batam Heriman HK, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan, serta civitas akademika Universitas Batam.
(*)

Artikel Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad: Pendidikan Faktor Penting Daya Saing SDM pertama kali tampil pada Metropolis.

Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad: Pendidikan Faktor Penting Daya Saing SDM

0
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, betfoto bersama usai membuka PKKMB Universitas Batam 2025 di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025). Ia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan untuk memperkuat daya saing SDM lokal.

batampos – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Saat menghadiri PKKMB Universitas Batam 2025, Amsakar menyampaikan bahwa penguatan SDM merupakan langkah penting untuk mempercepat pembangunan Batam sebagai kota modern dan ramah investasi.

Melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan yang terarah, ia meyakini mahasiswa dapat berkontribusi penuh, baik dalam membangun kualitas hidup masyarakat maupun menyiapkan masa depan Batam yang lebih baik.

“Batam adalah miniatur Indonesia. Kita perlu memiliki SDM berdaya saing agar mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujar Amsakar di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025).

Ia menambahkan, penguatan SDM, khususnya di sektor pendidikan, menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global.

Pendidikan, lanjutnya, juga mendorong peningkatan kecerdasan intelektual dan pengetahuan, sehingga lulusan universitas mampu menghadapi tantangan kompleks di dunia kerja.

“Saya ingin alumni setiap universitas mampu berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” pesannya.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Pemko Batam Heriman HK, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan, serta civitas akademika Universitas Batam.
(*)

Artikel Buka PKKMB Universitas Batam, Amsakar Achmad: Pendidikan Faktor Penting Daya Saing SDM pertama kali tampil pada Metropolis.

Demi Sembako, Ibu-ibu Serbu Pasar Murah TNI AL di Lanal Tarempa

0
Pasar Murah Tarempa
Antrean warga terlihat saat ingin belanja di Lanal Tarempa dengan harga jauh lebih murah dari grosir, Kamis, (18/9). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Ratusan warga Kecamatan Siantan menyerbu Lapangan Apel Lanal Tarempa, Kamis (18/9) pagi. Kerumunan yang didominasi kaum ibu-ibu ini antusias berbelanja kebutuhan pokok di pasar murah yang digelar prajurit TNI Angkatan Laut.

Sembako yang dijajakan cukup lengkap, mulai dari beras, minyak goreng, mie instan, bumbu penyedap rasa, telur, hingga tepung, semuanya dilepas dengan harga miring.

Raisa, warga Desa Pesisir Timur, mengaku sengaja menghentikan langkahnya saat melintas di depan Mako Lanal Tarempa. Niat awalnya berbelanja di pasar berubah setelah mengetahui adanya pasar murah.

“Di sini harga benar-benar di bawah grosir. Sangat membantu di tengah kondisi ekonomi yang lagi sulit. Kalau bisa kegiatan seperti ini jangan hanya sekali-sekali,” kata Raisa.

Ia juga mengapresiasi inisiatif TNI yang ikut meringankan beban masyarakat. “Ini bukan hanya soal harga sembako, tapi soal rasa kebersamaan. Kami merasa diperhatikan, itu yang paling penting,” tambahnya.

Sejak pagi, suasana pasar murah sudah dipadati warga yang rela antre demi membawa pulang kebutuhan dapur lebih terjangkau.

Danlanal Tarempa, Letkol Laut (P) Romi Sitorus, menegaskan pelaksanaan pasar murah ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, sejalan dengan slogan TNI Manunggal dengan Rakyat.

“Pasar murah ini juga kami jalankan dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-79 TNI yang jatuh pada 5 Oktober mendatang,” ujar Romi.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar bagi-bagi sembako murah, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang terdampak kondisi ekonomi saat ini.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran TNI, bukan hanya dalam hal pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Romi menambahkan, pasar murah ini akan dievaluasi dan berpeluang kembali digelar pada momen tertentu.

“Selama masyarakat masih membutuhkan, kami akan hadir. Senyum ibu-ibu ketika membawa pulang sembako murah jauh lebih berharga daripada sekadar acara seremonial,” tutupnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Demi Sembako, Ibu-ibu Serbu Pasar Murah TNI AL di Lanal Tarempa pertama kali tampil pada Kepri.

SPPG Air Asuk Anambas Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Orangtua Cemas, Polisi Turun Tangan

0
MBG Anambas
Petugas SPPG Air Asuk saat mendistribusikan makanan bergizi gratis kepada siswa di Kecamatan Siantan Tengah. F. Antara Kepri.

batampos – Sejumlah orang tua siswa di Kecamatan Siantan Tengah dibuat resah setelah mengetahui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk hingga kini belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) maupun Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL).

Padahal, dapur tersebut sudah beroperasi enam bulan menyalurkan makanan bergizi gratis (MBG) untuk ratusan pelajar.

Salah satu wali murid, Jaka (nama samaran), mengaku kaget sekaligus khawatir setelah mendengar kabar tersebut. Ia mempertanyakan keamanan makanan yang dikonsumsi anak-anak setiap hari.

“Parah ya, selama ini kita tidak tahu kualitas produksinya seperti apa. Apakah bahannya steril, masih bagus, atau malah sudah tidak layak konsumsi,” kata Jaka, Kamis (18/9).

Jaka juga menyoroti penggunaan wadah plastik di awal program, sebelum akhirnya diganti ke ompreng aluminium usai Idul Adha. “Dari awal saja sudah bikin ragu. Wadah plastik itu dipakai sampai bulan puasa. Baru setelah Idul Adha, wadah aluminium dipakai, itu pun telat,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah maupun aparat hukum segera turun tangan memantau langsung dapur MBG Air Asuk. “Kami bukan mau ribut, tapi ini demi keselamatan anak-anak. Jangan sampai ada yang keracunan gara-gara dapurnya belum ada sertifikat resmi,” tegasnya.

Menanggapi laporan warga, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, memastikan pihaknya akan melakukan pengecekan lapangan.

“Terima kasih atas informasinya. Kami akan pelajari dulu, lalu tim akan kami turunkan langsung ke dapur MBG Air Asuk untuk memastikan kondisinya,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, program MBG seharusnya memberi manfaat dan rasa aman bagi pelajar. “Jangan sampai menimbulkan rasa was-was. Justru harus memberi tenang, sehat, dan semangat belajar bagi anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Air Asuk, Jaya Saputra, belum merespons konfirmasi dari Batam Pos.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) juga menyoroti persoalan serupa. Sertifikat higiene dan inspeksi kesehatan disebut wajib dimiliki setiap dapur MBG, agar kualitas makanan yang disajikan benar-benar aman untuk pelajar. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel SPPG Air Asuk Anambas Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Orangtua Cemas, Polisi Turun Tangan pertama kali tampil pada Kepri.

Agen Dumai Bantah MV Dumai Line 9 Masuk Hutan Bakau

0

batampos– Cabang Agen Dumai Express Tanjungbalai Karimun membantah bahwa kapal feri penumpang MV Dumai Line 9 mengalami kecelakaan baru-baru ini. Di dalam berita yang tayang di media daring Senin (8/9/2025) tersebut disebutkan MV Dumai Line 9 masuk hutan bakau. Itu tidak benar terjadi baru-baru ini atau dalam tahun ini.

Pimpinan Cabang Dumai Express Tanjungbalai Karimun, Hartono kepada Batam Pos, Kamis (18/9/2025) mengatakan, berita yang tayang di media daring tersebut tidak benar terjadinya dalam tahun ini.

”Kami membantah dengan tegas bahwa kejadian MV Dumai Line 9 telah masuk hutan bakau di sekitar Perairan Tebing Tinggi, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau tidak benar,” tegasnya.

Artinya, tambah Hartono, kapal feri MV Dumai Line 9 saat ini masih terus berlayar mengangkut penumpang seperti biasanya. Dan, tentunya dengan adanya informasi berita kapal feri MV Dumai Line 9 masuk hutan bakau telah merugikan pihaknya perusahaan.

BACA JUGA: DP3 Anambas Ingatkan Kapal Pengangkut Ikan Tak Melebihi Kapasitas

Menyikapi hal seperti ini, jika dimasa mendatang kembali ditemukan adanya informasi berita yang sudah lama dan seolah-olah kejadiannya baru, maka managemen perusahaan akan menempuh jalur hukum.

”Memang, kapal feri Dumai Line 9 pada Februari 2023 lalu pernah mengalami kandas diperairan hutan bakau. Dan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban dan kapal tidak rusak. Artinya, sudah lama kejadiannya atau 2 tahun lebih kejadiannya. Tapi dengan adanya informasi pemberitaan media daring tersebut seolah-olah kejadiannya baru atau dalam tahun ini,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi

Artikel Agen Dumai Bantah MV Dumai Line 9 Masuk Hutan Bakau pertama kali tampil pada Kepri.